cover
Contact Name
Renaldi M
Contact Email
renaldimumar11@gmail.com
Phone
+6285241067888
Journal Mail Official
lppmstikmakassar@gmail.com
Editorial Address
Jl. Maccini Raya No. 197 Panakukang Makassar - Sulawesi Selatan
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT)
ISSN : 26218364     EISSN : 26231972     DOI : 10.51171
Core Subject : Health,
Jurnal ini menerima tulisan ilmiah berupa laporan hasil kegiatan Pengabdian Masyarakat dengan fokus dan scope meliputi Ilmu Kesehatan Masyarakat yakni Epidemiologi, Biostatistik, Pendidikan dan Promosi Kesehatan, Kesehatan Lingkungan, Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Administrasi Kebijakan Kesehatan, Manajemen Rumah Sakit, Gizi Kesehatan Masyarakat dan Kesehatan Reproduksi serta Ilmu Keperawatan yakni Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Anak, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Manajemen, Keperawatan Komunitas, Keluarga dan Keperawatan Gerontik.
Articles 73 Documents
SIPIL (SOSIALISASI INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH) DI MASYARAKAT DESA BONTO-BONTOA KABUPATEN BANTAENG Dewi Purnama Windasari; Sri Syatriani; Aminullah; Miftahul Jannah; Serli Marsanda; Sulfitra Alhidayah; Muhammad Ali
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT) Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT)
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jgs.v5i1.539

Abstract

Latar belakang: Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) merupakan sarana penting yang dirancang untuk mengelola air limbah dari rumah tangga, guna mengurangi dampak lingkungan yang merugikan. Di Indonesia, tantangan sanitasi masih signifikan, dengan data WHO menunjukkan peringkat ketiga terburuk di dunia. Air limbah yang tidak diolah dengan baik dapat mencemari sumber air dan merusak ekosistem, serta berpotensi menimbulkan berbagai masalah kesehatan bagi masyarakat. Tujuan: untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait pentingnya sistem pengolahan air limbah yang memenuhi standar STBM. Metode: Metode yang digunakan adalah intervensi berupa penyampaian informasi dengan menggunakan media poster serta pemberian materi edukasi dalam bentuk power point yang dimana kegiatan ini dilakukan di Kantor Desa Bonto-bontoa dan dihadiri oleh 14 orang masyarakat. Hasil: Setelah diberikan edukasi mengenai IPAL pada Masyarakat diberikan Kembali kuesioner posttest, Sebanyak 12 anggota masyarakat (85,71%) mampu menjawab pertanyaan dengan tingkat pengetahuan yang cukup, sementara 2 anggota masyarakat (14,29%) menunjukkan tingkat pengetahuan yang kurang. Kesimpulan: Terjadi peningkatan pengetahuan masyarakat setelah diberikan edukasi mengenai IPAL.
CIPTAKAN KELUARGA SEHAT DENGAN SANITASI LINGKUNGAN YANG BAIK Iskandar Zulkarnaen; Andi Sani Silwanah; Aminullah; Hardianti; Ruslan Suryanto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT) Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT)
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jgs.v5i1.540

Abstract

Latar belakang: Stunting adalah kondisi gangguan pertumbuhan linear yang disebabkan oleh kekurangan gizi kronis, yang banyak dijumpai di negara berkembang, termasuk Indonesia. Persentase stunting di Indonesia termasuk dalam kategori masalah kesehatan masyarakat ringan, karena lebih dari 20%. Sanitasi lingkungan berperan sebagai penyebab tidak langsung terjadinya stunting. Sanitasi bertujuan mengurangi jumlah patogen di lingkungan untuk menjaga kesehatan manusia. Tujuan: untuk mengidentifikasi sanitasi lingkungan masyarakat di Desa Bajiminasa, Kecamatan Gantarangkeke, Kabupaten Bantaeng, Provinsi Sulawesi Selatan. Metode: Pelaksanaan kegiatan ini metode ceramah, yaitu penyampaian materi terkait sanitasi lingkungan secara satu arah dari pemateri ke peserta, dan tanya jawab dengan menggunakan media brosur. Adapun jumlah responden yang mengikuti penyuluhan sebanyak 14 responden Hasil: Sebelum diberikan penyuluhan (pretest) terdapat 7 (50%) responden yang berpengatahuan baik dan 7 (50%) responden yang berpengetahuan kurang dan setelah diberikan penyuluhan atau edukasi (posttest) terdapat 14 (100%) yang berpengetahuan baik. Kesimpulan: Setelah dilakukan penyuluhan terdapat peningkatan pengetahuan sebanyak 7 (50%) responden.
SOSIALISASI DAMSA PALI (DAMPAK MASYARAKAT PEDULI LINGKUNGAN) DI DESA SAOTENGAH KECAMATAN SINJAI TENGAH KABUPATEN SINJAI Chitra Dewi; Nurfitri; Agustinus Ngongo Bulu; Andi Ayumar; Muhammad Syahrir; Muti Sahida; Sulaiman
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT)
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jgs.v5i2.579

Abstract

Latar belakang: Permasalahan sampah akibat perilaku membuang sampah sembarangan masih menjadi isu lingkungan yang krusial di berbagai wilayah, termasuk di pedesaan. Rendahnya kesadaran masyarakat, kurangnya fasilitas pengelolaan sampah, serta minimnya edukasi menjadi tantangan utama dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Tujuan: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk DAMSA PALI (Dampak Masyarakat Peduli Lingkungan) dilaksanakan di Dusun Kaleleng, Desa Saotengah, Kecamatan Sinjai Tengah dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan membentuk perilaku peduli lingkungan melalui pendekatan edukatif dan aplikatif. Metode: Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui observasi, penyuluhan, praktik langsung pembuatan pagar tanaman dari limbah kayu, serta pemanfaatan sekam padi sebagai media tanam. Kegiatan ini melibatkan ibu rumah tangga, pemuda, dan tokoh masyarakat setempat. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan terhadap pengetahuan warga mengenai prinsip pengelolaan sampah 3R (Reduce, Reuse, Recycle) serta keterlibatan aktif dalam aksi kebersihan lingkungan. Warga mulai memilah sampah, melakukan daur ulang sederhana, dan mengusulkan sarana pendukung seperti tempat sampah terpilah. Meskipun masih terdapat hambatan berupa keterbatasan fasilitas dan kebiasaan lama, antusiasme warga menjadi indikator keberhasilan pendekatan yang diterapkan. Kesimpulan: Program DAMSA PALI berhasil menjadi model edukasi lingkungan berbasis komunitas yang efektif dan berkelanjutan serta dapat direplikasi di wilayah lain yang menghadapi permasalahan serupa.
EDUKASI CEGAH ISPA SEJAK DINI PADA ANAK SEKOLAH DASAR MENGGUNAKAN VIDEO INTERAKTIF Fitri Yanti; Asfani Yuhadi; Putri Puspita Sari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT)
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jgs.v5i2.582

Abstract

Latar belakang: Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan penyakit menular yang penyebarannya dapat terjadi melalui droplet saat batuk dan bersin, terutama pada anak usia sekolah dasar. Tujuan: Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai etika batuk dan bersin melalui metode edukatif yang menarik. Metode: Edukasi menggunakan video interaktif, demonstrasi langsung, dan praktik bersama yang dilaksanakan pada tanggal 6 Mei 2025 di SDN 2 Lalonggasumeeto dengan jumlah peserta sebanyak 18 siswa. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan praktik sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil: Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan dari 10% siswa yang mengetahui etika batuk dan bersin sebelum penyuluhan menjadi 100% siswa yang mampu menjelaskan dan mempraktikkannya dengan benar setelah kegiatan. Kesimpulan: intervensi edukatif ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan pembentukan perilaku hidup bersih dan sehat sejak dini. Saran, pihak sekolah diharapkan dapat melanjutkan edukasi secara rutin melalui media visual dan praktik langsung agar perilaku sehat dapat terbentuk secara konsisten di lingkungan sekolah.
EFEKTIVITAS MEDIA ULAR TANGGA DALAM MENINGKATKAN LITERASI KESEHATAN REMAJA PUTRI TENTANG ANEMIA DAN TABLET FE Ilham Syam; Sulaiman; Rifkah Aulia; Rahmi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT)
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jgs.v5i2.583

Abstract

Latar Belakang: Anemia masih menjadi masalah kesehatan umum pada remaja putri yang berdampak pada kualitas hidup dan prestasi belajar. Upaya edukasi yang menarik dan interaktif diperlukan untuk meningkatkan literasi kesehatan, khususnya terkait pentingnya konsumsi Tablet Fe Tujuan: Meningkatkan literasi kesehatan remaja putri terkait anemia dan konsumsi Tablet Fe Metode: Edukasi menggunakan media permainan ular tangga, penyuluhan kesehatan, pemberian Tablet Fe dan makanan tambahan kepada 39 siswi MTs dan MA YAPAKH Biring Ere. Penilaian dilakukan dengan pre-test dan post-test. Hasil: Terjadi peningkatan pengetahuan dari 76,9% menjadi 100% dalam kategori cukup. Kesimpulan: model edukasi berbasis permainan terbukti efektif, menyenangkan, dan relevan untuk diterapkan dalam program kesehatan remaja di sekolah.
EDUKASI PENTINGNYA KONSUMSI IKAN PADA SISWA DI SD NEGERI 48 LAPPAE KABUPATEN SINJAI Andi Abad Jemma; Kamariana; Esse Puji Pawenrusi; Marisna Eka Yulianita
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT)
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jgs.v5i2.586

Abstract

Latar belakang: Pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang paling utama. Demi tercapainya sumber daya manusia yang berkualitas, diperlukan konsumsi pangan yang bergizi. Kecukupan gizi sangat diperlukan oleh setiap individu, termasuk kelompok anak usia sekolah. Tujuan: Tujuannya agar siswa-siswi memahami dan mengetahui manfaat serta kandungan gizi yang terdapat dalam ikan. Solusi yang diberikan dalam sosialisasi ini mencakup penyampaian materi tentang pentingnya mengonsumsi ikan dan ajakan untuk membiasakan diri gemar makan ikan. Metode: Metode pelaksanaan kegiatan ini adalah ceramah dalam bentuk sosialisasi mengenai manfaat mengonsumsi ikan kepada siswa-siswi kelas 4 SDN 48 Lappae. Hasil: Kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan membentuk kesadaran baru mengenai pentingnya konsumsi ikan bagi kesehatan dan pertumbuhan anak. Kesimpulan: Sosialisasi memberikan dampak positif terhadap pengetahuan dan sikap siswa terhadap konsumsi ikan, terbukti dari peningkatan hasil post-test dan respon siswa.
PEMANFAATAN IKAN LOKAL DALAM PEMBUATAN NUGGET SEHAT UNTUK MP-ASI Aminullah; Irwan; Reski; Jufri; Muhammad Hatta
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT) Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT)
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jgs.v6i1.592

Abstract

Latar belakang : Stunting pada balita adalah masalah gizi yang berlangsung secara berkepanjangan dan memengaruhi pertumbuhan serta perkembangan anak secara permanen. Salah satu penyebab utamanya adalah kurangnya makanan bergizi, termasuk protein hewan. Edukasi dan pemanfaatan pangan lokal sebagai MP-ASI merupakan langkah strategis dalam pencegahan stunting. Tujuan: Memberikan edukasi dan memperkenalkan inovasi makanan tambahan bergizi berbahan dasar ikan lokal dalam bentuk nugget kepada ibu kader dan masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Samataring. Metode: Kegiatan dilakukan melalui demonstrasi pembuatan nugget ikan, serta pembagian dan evaluasi produk melalui wawancara kepada 23 partisipan yang terdiri dari kader posyandu dan anggota PKK. Hasil: Seluruh responden menyatakan rasa nugget enak (100%) dan habis dikonsumsi (100%). Komentar responden umumnya positif, beberapa menyatakan ingin mencoba membuatnya di rumah sebagai bentuk keberlanjutan inovasi. Kesimpulan: Pemanfaatan ikan lokal sebagai MP-ASI dalam bentuk nugget memberikan dampak positif dalam peningkatan pengetahuan dan minat masyarakat terhadap pengolahan makanan sehat untuk anak, serta berpotensi mencegah stunting di tingkat rumah tangga.
EFEKTIVITAS EDUKASI DAMPAK PERNIKAHAN USIA DINI DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN KESADARAN REMAJA DI MA ALWAHID BULUKAMASE Basri; Andi Wahyuni; Renaldi M; Sakina Nasya Lestaluhu
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT)
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jgs.v5i2.593

Abstract

Latar Belakang: Pernikahan di usia muda merupakan persoalan yang signifikan karena dapat memberikan dampak buruk terhadap kesehatan, pendidikan, serta kondisi ekonomi perempuan muda. Minimnya pemahaman mengenai kesehatan reproduksi dan hak-hak perempuan turut memperburuk situasi tersebut. Tujuan: Mengedukasi masyarakat, terutama para remaja dan orang tua, guna menumbuhkan pemahaman dan kesadaran yang lebih baik mengenai bahaya serta dampak merugikan yang dapat ditimbulkan oleh pernikahan di usia dini. Metode: Penelitian ini menerapkan metode quasi-eksperimen dengan rancangan pre-test dan post- test. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari siswa dan siswi kelas 10 dan 11 di MA Alwahid Bulukamase. Hasil: Minimnya pemahaman remaja mengenai dampak pernikahan usia dini turut menjadi faktor tingginya angka pernikahan dini di Desa Bulukamase. Kegiatan penyuluhan yang dilaksanakan di MA ALWAHID Bulukamase terbukti mampu meningkatkan pengetahuan siswa secara signifikan. Diharapkan, program serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan oleh Pemerintah Kabupaten Sinjai Selatan melalui pendekatan pemberdayaan anak dan keluarga. Kesimpulan: Meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat, khususnya remaja dan orang tua, merupakan strategi efektif dalam mencegah terjadinya pernikahan di usia dini. Dengan pemahaman yang lebih menyeluruh terkait berbagai risiko dan dampak negatif pernikahan dini baik dari sisi kesehatan, psikologis, sosial, maupun pendidikan masyarakat cenderung membuat keputusan yang lebih bijak.
EDUKASI BAHAYA ANEMIA PADA IBU HAMIL DENGAN PEMBERIAN TABLET FE DI DESA PANAIKANG Muhammad Hatta; Andi Wahyuni; Jufri; Asmiati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT)
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jgs.v5i2.594

Abstract

Latar belakang: Anemia pada ibu hamil merupakan masalah kesehatan serius yang berdampak pada ibu dan janin, seperti kelahiran prematur dan bayi berat lahir rendah. Salah satu penyebab utama adalah rendahnya asupan zat besi dan ketidakpatuhan dalam mengonsumsi tablet Fe. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu hamil mengenai pencegahan anemia melalui edukasi dan pemberian tablet Fe di Desa Panaikang, Kecamatan Sinjai Timur. Metode: Menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan desain pre-test dan post-test, kegiatan dilakukan pada 10 ibu hamil melalui penyuluhan, diskusi interaktif, dan pembagian leaflet. Hasil: Hasil pre-test menunjukkan bahwa sebanyak 7 Ibu Hamil (70%) berada dalam kategori pengetahuan "Kurang", dan hanya 3 ibu Hamil (30%) dalam kategori 'Cukup". Setelah edukasi, hasil post-test menunjukkan peningkatan yang signifikan, di mana seluruh peserta (100%) berada dalam kategori "Cukup". Hal ini menunjukkan bahwa adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman ibu tentang manfaat asi eksklusif setelah di berikan edukasi. Kesimpulan: Edukasi kesehatan terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman ibu hamil tentang pencegahan anemia. Kegiatan ini direkomendasikan untuk diterapkan secara berkelanjutan guna mendukung upaya penurunan prevalensi anemia selama kehamilan.
CEGAH RISIKO ANEMIA UNTUK REMAJA PUTRI SERTA PEMBERIAN TABLET FE DI MA DARUS SHAFAA KELURAHAN BALAKIA SINJAI BARAT Ilham Syam; Hardianti; Esse Puji Pawenrusi; Ayu Fatmawati Nurjannah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT)
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jgs.v5i2.595

Abstract

Latar belakang: Anemia merupakan masalah gizi yang sering dialami remaja putri dan berdampak pada kesehatan, konsentrasi belajar, serta produktivitas. Salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) yang mengandung zat besi untuk menjaga kadar hemoglobin. Tujuan: Untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja putri terkait anemia, gejala, penyebab, serta cara pencegahannya. Metode: Kegiatan mencakup sosialisasi materi, pembagian tablet Fe, diskusi interaktif, serta evaluasi berupa post test dan lomba ranking 1. Kegiatan dilaksanakan di MA Darus Shafaa, Kelurahan Balakia, Kecamatan Sinjai Barat pada 14 Mei 2025 dengan melibatkan 14 siswi. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman, dimana pengetahuan baik pada peserta meningkat dari 28,6% saat pre test menjadi 71,4% setelah post test. Antusiasme siswi juga terlihat dari keterlibatan aktif selama diskusi dan evaluasi. Kesimpulan: Sosialisasi dan pembagian TTD terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja putri mengenai pencegahan anemia. Kegiatan ini diharapkan mendorong terbentuknya perilaku sehat pada remaja putri sekaligus menjadi langkah preventif dalam menurunkan risiko anemia dan dampak jangka panjangnya.