cover
Contact Name
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika
Contact Email
subaer@unm.ac.id
Phone
+6282194261640
Journal Mail Official
jspf@unm.ac.id
Editorial Address
Jurusan Fisika FMIPA Universitas Negeri Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika
ISSN : 1858330X     EISSN : 25486373     DOI : https://doi.org/10.35580/jspf.v22i2
Core Subject :
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika (JSPF) JSPF is a scientific journal that undergoes a peer-review process and is open access, focusing on the fields of science and physics education. The journal covers various topics such as theories, developments, and educational media in physics, as well as applied physics related to material physics, earth physics, instrumentation, and computational physics.
Arjuna Subject : -
Articles 77 Documents
ANALISIS KESIAPAN SEKOLAH DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA PADA MATA PELAJARAN FISIKA SMA NEGERI DI KABUPATEN TANA TORAJA Cika Yohana Siregar; Pariabti Palloan; Mutahharah Hasyim
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol. 22 No. 2 (2026): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Physics Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jspf.v22i2.9854

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesiapan pengimplementasian Kurikulum Merdeka pada mata Pelajaran Fisika SMAN di Kabupaten Tana Toraja. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian SMAN di Kabupaten Tana Toraja dengan jumlah 4 sekolah yaitu SMAN 1 Tana Toraja, SMAN 2 Tana Toraja, SMAN 3 Tana Toraja, SMAN 5 Tana Toraja. Teknik penelitian yang digunakan adalah non tes menggunakan kuesioner, observasi,dan dokumentasi. Fokus penelitian adalah (1) kesiapan guru terdapat empat indikator yaitu pemahaman struktur dan karakteristik kurikulum merdeka, pengembangan diri (workshop), pemahaman proses pembelajaran kurikulum merdeka serta pemahaman penilaian kurikulum merdeka; (2) kesiapan modul ajar denngan indikator informasi umum,kompetensi inti, dan lampiran; (3) kesiapan sarana dan prasarana yang terdiri dari indikator infrastruktur fisik,teknologi dan akses internet serta bahan ajar dan sumber belajar Hasil penelitian menunjukkan kesiapan guru memperoleh rata-rata sebesar 78,37%, kesiapan modul ajar dengan rata-rata sebesar 90,00%,kesiapan sarana dan prasarana memperoleh rata-rata sebesar 90,15%. Indikator kesiapan guru sudah memenuhi kesiapan implementasi kurikulum merdeka dalam kategori siap, kesiapan modul ajar serta sarana dan prasarana sudah memenuhi dalam kategori sangat siap. Kata Kunci : Kesiapan, Kurikulum Merdeka, Modul ajar, Pembelajaran Fisika, Sarana dan Prasarana This reserarch aims to determine the readiness for the implementation of the Merdeka Curriculum in Physics lessons at public high schools in Tana Toraja Regency. This reserarch is a qualitative descriptive study with the research subjects being public high schools in Tana Toraja Regency, consisting of four schools, namely SMAN 1 Tana Toraja, SMAN 2 Tana Toraja, SMAN 3 Tana Toraja, and SMAN 5 Tana Toraja. The research technique used was non-test using questionnaires, observation, and documentation. The focus of the research was (1) teacher readiness, which consisted of four indicators, namely understanding the structure and characteristics of the independent curriculum, self-development (workshops), understanding the independent curriculum learning process, and understanding independent curriculum assessment; (2) teaching module readiness, with indicators of general information, core competencies, and attachments; (3) readiness of facilities and infrastructure consisting of indicators of physical infrastructure, technology and internet access, as well as teaching materials and learning resources. The results of the study show that teacher readiness obtained an average of 78.37%, teaching module readiness obtained an average of 90.00%, and facility and infrastructure readiness obtained an average of 90.15%. The teacher readiness indicator has met the readiness for the implementation of the independent curriculum in the ready category, while the readiness of teaching modules and facilities and infrastructure has met the very ready category. Keywords : Readiness, Independent Curriculum, Teaching Modules, Physics Learning, Facilities and Infrastructure
PENGGUNAAN SHIELDING UNTUK MEREDUKSI DOSIS RADIASI KELENJAR TIROID MELALUI PEMERIKSAAN CT SCAN PADA PHANTOM LEHER Samantha Abigael; Gregoria Illya
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol. 22 No. 1 (2026): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Physics Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/k2yt8289

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan pelindung radiasi dalam menurunkan dosis serap pada organ tiroid selama prosedur CT-Scan, yang merupakan salah satu modalitas pencitraan dengan kontribusi signifikan terhadap paparan radiasi medis. Pengukuran dosis diimplementasikan menggunakan Thermoluminescent Dosimeter (TLD) yang diposisikan pada Alderson Rando Phantom sebagai representasi anatomi pasien. Data diperoleh melalui dua kondisi berbeda, yakni tanpa pelindung dan dengan pemasangan pelindung tiroid, pada empat variasi arus–waktu (mAs): 300, 350, 400, dan 450 mAs. Nilai keluaran TLD yang terbaca dalam satuan nanocoulomb (nC) kemudian dikonversi ke satuan dosis ekuivalen miliSievert (mSv) untuk memungkinkan analisis kuantitatif tingkat reduksi dosis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelindung radiasi memberikan penurunan dosis sebesar 21%–24% pada seluruh variasi mAs yang diuji, menandai adanya kontribusi protektif yang konsisten. Perolehan nilai reduksi dosis radiasi pada penelitian ini dimana pelindung (shielding) berbahan karet, tembaga, dan bismut berhasil mereduksi dosis pada pemeriksaan CT-Scan leher yang diperoleh sebesar 19%-20%. Nilai reduksi yang diperoleh dalam penelitian ini cukup membantu dalam mengurangi risiko tiroid. Kata Kunci: Pelindung (Karet, Tembaga, dan Bismuth), TLD, Tiroid, Dosis.   This research aims to evaluate the effectiveness of radiation shielding in reducing the absorbed dose to the thyroid during CT-Scan examinations, a modality known for its considerable contribution to medical radiation exposure. Dose measurements were performed using Thermoluminescent Dosimeters (TLDs) placed on a phantom to simulate patient anatomy. Data were collected under two conditions—without shielding and with the application of thyroid shielding—across four tube current–time (mAs) settings: 300, 350, 400, and 450 mAs. The TLD output values, initially recorded in nanocoulombs (nC), were converted into equivalent dose units (mSv) to enable quantitative assessment of dose reduction. The findings indicate that the use of radiation shielding resulted in a dose reduction of approximately 21%–24% across all tested mAs variations, demonstrating a consistent protective effect. The radiation dose reduction values ​​obtained in this research, where shielding made of rubber, copper, and bismuth successfully reduced the dose obtained during CT scans of the neck by 19%-20%. The reduction values ​​obtained in this research are quite helpful in reducing the risk of thyroid cancer. Keywords: Shielding (Rubber, Copper, and Bismuth), TLD, Thyroid, Dosage. 
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS WERBSITE PADA MATERI TERMODINAMIKA KELAS XI SMA Muhammad Alfian Amirullah; Nurhayati; Mutahharah Hasyim
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol. 22 No. 1 (2026): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Physics Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/k2yt8211

Abstract

Pengembangan media pembelajaran berbasis website tentang termodinamika untuk siswa kelas XI SMA merupakan tujuan dari proyek ini. Kelayakan materi telah dievaluasi oleh ahli materi pelajaran, ahli media, praktisi pembelajaran, dan siswa. Pada penelitian ini digunakan jenis penelitian Research & Development (R&D). Pendekatan pengembangan yang digunakan untuk menciptakan media ini adalah Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi (ADDIE). Media yang dibuat mencakup konten termodinamika dengan elemen interaktif, termasuk simulasi konsep, tes penilaian, dan film instruksional. Lembar evaluasi dan kuesioner digunakan sebagai alat pengumpulan data untuk mengukur kelayakan media. Berdasarkan hasil validasi, evaluasi ahli 1 dan ahli 2 mendapatkan skor V 1, menempatkan bahan pembelajaran yang dibuat dalam kategori sangat layak. Selain itu, skor V 1 dari evaluasi praktisi menunjukkan bahwa media tersebut sangat layak digunakan dalam penelitian. Persentase respon siswa terhada media pembelajaran adalah 100%, masuk ke dalam kelompok “Sangat Setuju”. Oleh karena itu, sumber belajar berbasis website ini dapat digunakan sebagai pengganti untuk meningkatkan pemahaman tentang konten termodinamika, terutama untuk meningkatkan aktivitas siswa. Kata Kunci : Media Pembelajaran, Termodinamika, Website   The development of web-based learning media on thermodynamics for eleventh-grade senior high school students is the objective of this project. The feasibility of the material has been evaluated by subject matter experts, media experts, learning practitioners, and students. This research uses the Research & Development (R&D) type of research. The development approach applied in creating this media follows the Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation (ADDIE) model. The media produced contains thermodynamics content with interactive elements, including concept simulations, assessment tests, and instructional videos. Evaluation sheets and validation questionnaires were employed as data collection instruments to measure the feasibility of the media. Based on the validation results, the evaluations from Expert 1 and Expert 2 obtained a V score of 1, categorizing the developed learning material as highly feasible. In addition, the V score of 1 from the practitioner’s evaluation also indicated that the media is highly feasible to be used in research. Furthermore, the percentage of student responses toward the learning media was 100%, which falls into the “Strongly Agree” category. Therefore, this web-based learning resource can be utilized as an alternative to enhance understanding of thermodynamics content, particularly in improving student learning activities. Keywords : Learning Media, Thermodynamics, Website
ANALISIS KEMAMPUAN MENGINTERPRETASI GRAFIK PESERTA DIDIK KELAS XI MIA DI SMAN 7 LUWU TIMUR Yestisiani; Kaharuddin Arafah; Herman Anis
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol. 21 No. 3 (2025): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Physics Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jspf.v21i3.10124

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif dengan menggunakan metode survey yang bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan menginterpretasi grafik peserta didik kelas XI MIA di SMA Negeri 7 Luwu Timur pada Tahun Ajaran 2020/2021. Variabel dalam penelitian ini adalah variabel tunggal yaitu kemampuan menginterpretasi grafik. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI MIA di SMA Negeri 7 Luwu Timur pada Tahun Ajaran 2020/2021, sedangkan sampelnya sebanyak 60 peserta didik yang dipilih secara acak. Data hasil penelitian diperoleh dengan memberikan tes kemampuan menginterpretasi grafik pada materi elastisitas dan juga hukum Hooke kepada peserta didik kelas XI MIA di SMA Negeri 7 Luwu. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh bahwa kemampuan menginterpretasi grafik peserta didik kelas XI MIA di SMAN 7 Luwu Timur berada pada kategori sedang. salah satu kesulitan yang dialami peserta didik dalam menentukan besaran dari grafik adalah peserta didik tidak mengetahui rumus yang tepat digunakan untuk menyelesaikan soal sehingga peserta didik hanya menuliskan rumus yang dianggap benar. Kata Kunci: Elastisitas dan hukum Hooke, Grafik, Interpretasi, Kemampuan menginterpretasi grafik.   This research is a descriptive quantitative research using a survey method that aims to describe the ability to interpret graphs of class XI MIA students at SMA Negeri 7 Luwu Timur in the 2020/2021 Academic Year. The variable in this study is a single variable, namely the ability to interpret graphs. The population in this study were all class XI MIA students at SMA Negeri 7 Luwu Timur in the 2020/2021 Academic Year, while the sample was 60 students who were selected randomly. The research data were obtained by giving a test of the ability to interpret graphs on the material of elasticity and also Hooke's law to class XI MIA students at SMA Negeri 7 Luwu. The data analysis technique used descriptive statistics. Based on the results of the data analysis, it was found that the ability to interpret graphs of class XI MIA students at SMAN 7 Luwu Timur was in the moderate category. One of the difficulties experienced by students in determining the magnitude of the graph was that students did not know the correct formula used to solve the problem so that students only wrote the formula that was considered correct. Keywords: Elasticity and Hooke’s Law, Graph, interpretation, graph interpreting ability.
PENGEMBANGAN MEDIA INFOGRAFIS BERBANTUAN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM SEBAGAI MEDIA PELENGKAP PEMBELAJARAN FISIKA DI SMAN 11 MAKASSAR Dindi Akhlakul Karimah; Subaer; Nurhayati
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol. 21 No. 3 (2025): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Physics Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jspf.v21i3.10125

Abstract

Penelitian ini merupakan desain dan pengembangan (D&D). Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan media pelengkap pembelajaran yang layak dan memperoleh respon positif dari peserta didik dan guru. Penelitian ini dilaksanakan dengan melalui tahap desain dan tahap pengembangan untuk menghasilkan media infografis yang layak serta memperoleh respon positif dari peserta didik dan guru. Instagram adalah media sosial yang digunakan dalam menyebarkan media infografis yang telah dikembangkan ke subjek uji coba. Subjek uji coba pada penelitian ini adalah peserta didik kelas XI MIPA 5 SMAN 11 Makassar yang berjumlah 30 orang. Data penelitian diperoleh dengan cara validasi lembar penilaian media oleh tim validator dan memberi angket respon kepada peserta didik dan guru melalui platform google form. Penelitian ini menunjukkan bahwa hasil validitas media sebesar 84% dan hasil analisis angket respon peserta didik dan guru sebesar 79% dan 87%. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa media infografis pada materi elastisitas yang dikembangkan sudah layak dan memperoleh respon positif dari peserta didik dan guru. Kata Kunci : Instagram, Media Infografis, Pengembangan  This research is a design and development (D&D). The purpose of this research was to produce appropriate complementary learning media and obtain positive responses from students and teachers. This research was carried out through the design stage and the development stage to produce appropriate infographic media and obtain positive responses from students and teachers. Instagram is a social media used to upload infographic media that has been developed to test subjects. The test subjects in this research are students of class XI MIPA 5 SMAN 11 Makassar, totaling 30 people. The research data was obtained by validating the media assessment sheet by the validator team and giving response questionnaires to students and teachers through the google form platform. This research shows that the results of media validity of 84% and the results of the questionnaire response analysis of students and teachers of 79% and 87%, respectively. Based on the results of the research, it was concluded concluded that the infographic media on the elasticity topic developed is feasible and has received positive responses from students and teachers. Keywords : Instagram, Infographics Media, Development
ANALISIS BUKU TEKS DITINJAU DARI LITERASI SAINS PADA ASPEK PENYELIDIKAN MATA PELAJARAN IPA KELAS VIII Dewi Rahmawati Hamrah Eka Putri; Khaeruddin; Abdul Haris
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol. 21 No. 3 (2025): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Physics Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jspf.v21i3.10126

Abstract

Penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui ruang lingkup literasi sains ditinjau dari aspek Sains Sebagai Jalan Penyelidikan pada buku ajar IPA kelas VIII SMP yang digunakan dalam proses pembelajaran di sekolah. Penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil tahun akademik 2020/2021. Data yang diolah dalam penelitian ini bersumber dari buku IPA yang fokus pada materi fisika SMP Kelas VIII. Fokus penelitian ini adalah pada aspek Sains Sebagai Jalan penyelidikan yang terdiri dari 8 indikator. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik studi dokumen. Pengujian keabsahan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik triangulasi sumber. Berdasarkan hasil analisis diperoleh kesimpulan bahwa buku IPA Kelas VIII mempunyai total kemunculan pernyataan aspek sains sebagai jalan penyelidikan sebanyak 47 pernyataan dengan presentasi kemunculan 75% dari 8 indikator yang diteliti. Buku pelajaran siswa memegang peran penting di dalam proses pembelajaran, karena buku siswa menjadi buku yang diperuntukan bagi siswa sebagai panduan aktivitas pembelajaran untuk mempermudah menguasaan mata Pelajaran Kata Kunci : Aspek Penyelidikan, Buku ajar, Literasi sains   This research is qualitative research that aims to determine the scope of scientific literacy in terms of the aspect of Science as a Way of Inquiry in science textbooks for class VIII SMP which are used in the learning process at school. This research was carried out in the odd semester of the 2020/2021 academic year. The data processed in this study came from science books which focused on class VIII junior high school physics materials. The focus of this research is on the aspect of Science as a Way of Investigation which consists of 8 indicators. Data collection was carried out using document study techniques. Testing the validity of the data in this study was carried out using source triangulation techniques. Based on the results of the analysis, it was concluded that the Class VIII Science book had a total appearance of statements on aspects of science as a way of investigation of 47 statements with an appearance presentation of 75% of the 8 indicators studied. Student textbooks play an important role in the learning process, because student textbooks are books intended for students as a guide for learning activities to make it easier to master the subject matter. Keywords: Investigative aspects, Textbooks, Scientific literacy
PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN SIMULASI PhET TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA PESERTA DIDIK KELAS XII SMAN 3 KOTA PAREPARE Nilam; Pariabti Palloan; Mutahharah Hasyim
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol. 21 No. 3 (2025): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Physics Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jspf.v21i3.10127

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan media pembelajaran simulasi PhET Colorado terhadap hasil belajar fisika peserta didik di kelas XII SMAN 3 Parepare. Desain penelitian yang digunakan adalah pre eksperimen One group pretest-postest dengan jumlah sampel sebanyak 40 peserta didik dari populasi kelas XII MIPA SMAN 3 Parepare. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan dalam hasil belajar fisika peserta didik setelah penerapan pretest dan posttest di kelas XII MIPA 1 SMAN 3 Kota Parepare, dengan skor gain sebesar 0,32 yang menandakan adanya peningkatan kategori sedang pada hasil belajar fisika peserta didik. Hasil belajar peserta didik di Kelas XII MIPA 1 SMAN 3 Kota Parepare sebelum menggunakan media pembelajaran PhET Colorado berada pada kategori baik berdasarkan tabel frekuensi pada penyajian hasil data. Setelah menggunakan media pembelajaran PhET Colorado, hasil belajar peserta didik di Kelas XII MIPA 1 SMAN 3 Kota Parepare meningkat menjadi kategori sangat baik. Hal ini menunjukkan penerapan media pembelajaran simulasi PhET Colorado dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya pemanfaatan media pembelajaran PhET Colorado dalam konteks pendidikan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik. Kata Kunci : Fisika, Hasil Belajar, Media Simulasi PhET   This research aims to apply the PhET Colorado simulation learning media to the physics learning outcomes of students in class XII at SMAN 3 Parepare. The research design used was pre eksperimen One group pretest-postest with a total sample of 40 students from all of students at class XII MIPA SMAN 3 Parepare as population. The results showed that there was an increase in students' physics learning outcomes after the application of the pretest and posttest in class XII MIPA 1 SMAN 3 Parepare City, with a gain score of 0.32 indicating a moderate increase in students' physics learning outcomes. The learning outcomes of students in Class XII MIPA 1 SMAN 3 Kota Parepare before using the PhET Colorado learning media were in the good category. After using the PhET Colorado learning media, the learning outcomes of students in Class XII MIPA 1 SMAN 3 Kota Parepare increased to a very good category. This shows that the application of PhET Colorado simulation learning media can improve student learning outcomes. The implication of this research is the importance of using PhET Colorado learning media in the educational context to improve student learning outcomes. Keywords : Physics, Learning Outcome, PhET Simulation Media
HUBUNGAN KEMAMPUAN BERPIKIR FORMAL DAN MINAT BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR FISIKA PESERTA DIDIK KELAS X SMAN 10 MAKASSAR Andi Ulismayanti; Sidin Ali; Helmi
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol. 21 No. 3 (2025): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Physics Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jspf.v21i3.10128

Abstract

Penelitian ini adalah peneitian survei. Tujuannya mencari hubungan antara kemampuan berpikir formal dan minat belajar dengan hasil belajar fisika.  Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas X SMAN 10 Makassar yang berjumlah 250 orang yang terdiri dari 7 kelas. Sampel sebanyak 71 peserta didik kelas X. Pengumpulan data dilakukan melalui Instrumen tes berupa tes dalam bentuk objektif dan instrumen non tes berupa lembar kuoesioner yang divalidasi secara teoretik menggunakan dua pakar. Adapun variabel penelitian terdiri atas variabel bebas yaitu Kemampuan Berpikir Formal (X1), Minat Belajar (X2) dan variabel terikat Hasil Belajar (Y). Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deksriptif dan analisis inferensial. Hasil penelitian statistik deksriptif skor rata – rata kemampuan berpikir formal 9,62 berada pada kategori sedang, skor rata – rata minat belajar 162,70 berada pada kategori tinggi, skor rata – rata hasil belajar fisika 8,42 berada pada kategori sedang. Untuk statistik inferensial diperoleh (1) terdapat hubungan positif dan signifikan antara kemampuan berpikir formal dengan hasil belajar, (2) tidak terdapat hubungan yang signifikan antara minat belajar dengan hasil belajar, (3) terdapat hubungan positif dan signifikan antara kemampuan berpikir formal dan minat belajar dengan hasil belajar fisika peserta didik kelas X SMAN 10 Makassar Kata Kunci : Berpikir Formal, Hasil Belajar, Minat Belajar This research is survey research. The aim is to find a relationship between formal thinking skills and interest in learning with physics learning outcomes. The population in this study was all 250 students of class X of SMAN 10 Makassar consisting of 7 classes. The sample was 71 students of class X. The data was collected through a test instrument in the form of a test in the form of an objective and a non-test instrument in the form of a questionnaire sheet which was validated theoretically using two experts. The research variables consist of independent variables, namely Formal Thinking (X1), Interest in Learning (X) and variables affecting Learning Outcomes (Y). The data analysis technique used is descriptive analysis and inferential analysis. The results of descriptive statistical research are the average score of 9.62 formal thinking skills in the medium category, the average interest in learning score of 162.70 is in the high category, the average score of 8.42 physical learning outcomes is in the medium category. For inferential statistics obtained (1) there is a significant relationship between formal thinking skills and learning outcomes, (2) there is no significant relationship between interest in learning and learning outcomes, (3) there is a significant relationship between formal thinking skills and interest in learning with learning outcomes. . learn physics for class X students of SMAN 10 Makassar  Keywords: Formal Thinking, Learning Outcomes, Learning Interest
PENERAPAN MEDIA BUKU SAKU DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS PESERTA DIDIK SMA NEGERI 10 MAKASSAR Amri; Muhammad Arsyad; Pariabti Palloan
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol. 22 No. 1 (2026): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Physics Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/h8s7c478

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian pra-eksperimen yang bertujuan untuk mengukur kemampuan literasi sains peserta didik kelas XI MIPA 8 SMAN 10 Makassar, yang diajarkan dengan menggunkan media buku saku digital untuk meningkatkan literasi sains peserta didik, variabel bebas dalam penelitian ini adalah buku saku digital, sedangkan variabel terikat pada penelitian ini adalah kemampuan literasi sains. Subjek dalam penelitin ini adalah seluruh siswa kelas XI MIPA 8 SMAN 10 Makassar. Data hasil penelitian diperoleh melaui pemberian tes dengan soal-soal berdasarkan indikator literasi sains pada materi Elastisitas dan Hukum Hooke yang memenuhi kriteria valid sebanyak 20 soal. Berdasarkan hasil analisis statistik deskriptif, diperoleh skor rata-rata literasi sains peserta didik sebelum perlakuan (pre-test) yakni sebesar 7,3 dengan standar deviasi 2,78 dan varians sebesar 7,73 sedangkan skor rata-rata peserta didik setelah perlakuan (pos-ttest) yakni 13,06 dengan standar deviasi 2,75 dan varians sebesar 7,58. Dari hasil analisis N-Gain diperoleh sebesar 0,454 atau berada pada kategori sedang, hal tersebut menunjukkan adanya peningkatan signifikan literasi sains peserta didik setelah dilakukan uji paired sample t test.. Kata Kunci : Buku Saku Digital, Indikator Literasi Sains, Kemampuan Literasi Sains   This research is pre-experimental research which aims to measure the scientific literacy abilities of class XI MIPA 8 students at SMAN 10 Makassar, which are taught using digital pocket book media to increase students' scientific literacy. while the dependent variable in this research is scientific literacy ability. The subjects in this research were all students of class XI MIPA 8 SMAN 10 Makassar. The research data was obtained by administering a test with questions based on scientific literacy indicators in the material Elasticity and Hooke's Law which met the valid criteria, totaling 20 questions. Based on the results of descriptive statistical analysis, the average score of students' scientific literacy before treatment (pre-test) was 7.3 with a standard deviation of 2.78 and a variance of 7.73, while the average score of students after treatment (post -ttest) namely 13.06 with a standard deviation of 2.75 and a variance of 7.58. From the results of the N-Gain analysis, it was obtained that it was 0.454 or in the medium category, this shows that there was a significant increase in students' scientific literacy after the paired sample t test was carried out. Keywords : Digital Pocket Book, Scientific Literacy Indicators, Scientific Literacy Ability
ANALISIS KESIAPAN BELAJAR AKTIF PESERTA DIDIK PADA PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS MASALAH DI SMA NEGERI 1 TAKALAR Arham Salam; Pariabti Palloan; A. Momang Yusuf
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol. 22 No. 2 (2026): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Physics Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jspf.v22i2.11497

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kesiapan belajar aktif peserta didik kelas XI pada pembelajaran fisika berbasis masalah di SMA Negeri 1 Takalar. Metode yang digunakan adalah survei dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Sampel terdiri dari 124 peserta didik yang dipilih menggunakan Random Sampling dari populasi 315 peserta didik. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang mencakup enam indikator: motivasi belajar fisika, kemandirian, pengetahuan awal, keterampilan pemecahan masalah, keterampilan komunikasi, dan keterampilan kolaborasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 69,35% peserta didik berada dalam kategori siap. Indikator motivasi belajar, keterampilan pemecahan masalah, keterampilan komunikasi, dan kolaborasi peserta didik tinggi, sementara indikator kemandirian berada dalam kategori baik serta indikator pengetahuan awal berada dalam kategori cukup baik. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan kesiapan belajar fisika peserta didik dan mendukung efektivitas proses pembelajaran. Sebagian besar peserta didik menunjukkan motivasi yang tinggi untuk belajar fisika, terutama ketika pembelajaran dihubungkan dengan kehidupan sehari-hari dan ketika guru menggunakan metode yang menarik Kata Kunci: Kesiapan Belajar Aktif, Pembelajaran Berbasis Masalah, Siswa This research aims to describe the level of active learning readiness of eleventh-grade students in problem-based physics learning at SMA Negeri 1 Takalar. The research employed a survey method with a descriptive quantitative approach. The sample consisted of 124 students selected through random sampling from a population of 315 students. The research instrument was a questionnaire covering six indicators: motivation to learn physics, independence, prior knowledge, problem-solving skills, communication skills, and collaboration skills. The results showed that 69.35% of the students were categorized as ready. The indicators of learning motivation, problem-solving skills, communication skills, and collaboration skills were in the high category, while independence was in the good category and prior knowledge was in the fairly good category. These findings indicate that problem-based learning can enhance students’ readiness to learn physics and support the effectiveness of the learning process. Most students show high motivation to learn physics, especially when learning is connected to everyday life and when teachers use interesting methods. Keywords: Active Learning Readiness, Problem-Based Learning, Students.