cover
Contact Name
Risfaisal ris
Contact Email
risfaisal@unismuh.ac.id
Phone
+6282337038444
Journal Mail Official
risfaisal@unismuh.ac.id
Editorial Address
Btn Pelita Asri, Blok V.1, Kabupaten Gowa
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Equilibrium: Jurnal Pendidikan
ISSN : 23392401     EISSN : 24770221     DOI : 10.26618/equilibrium
Equilibrium: Jurnal Pendidikan dengan ISSN Cetak: 2339-2401 dan ISSN Online: 2477-0221 merupakan jurnal peer-review untuk publikasi artikel ilmiah di bidang pendidikan dan sosiologi, merupakan jurnal akses terbuka yang bertujuan untuk menyediakan forum untuk para peneliti, dosen, guru, praktisi, dan mahasiswa dari seluruh dunia . Sedangkan ruang publikasi keseimbangan jurnal adalah pada bidang pendidikan, sosial, budaya; isu-isu terkini yang bersifat kontekstual sebagai ilmu murni dan terapan; hasil penelitian (kualitatif, etnografi, fenomenologi, studi kasus), penilaian dan pengembangan tesis/tesis/disertasi/hasil penelitian yang belum pernah dipublikasikan di media lain. Jurnal Ekuilibrium Pendidikan telah bekerjasama dengan ASOSIASI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN Sosiologi dan Antropologi Indonesia (APPSANTI) . Jurnal ekuilibrium diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Muhammadiyah Makassar, terbit secara berkala tiga kali dalam setahun : januari, mei, september.
Articles 457 Documents
Habitus dan Krisis Transmisi Pengetahuan Tradisional: Analisis Sosiologis Regenerasi Pengrajin Songkok Recca di Kecamatan Awampone Akhmad, Muhammad Al-khahfi; Muhammad Syukur; Nursalam; Akhmad
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol. 14 No. 1 (2026): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/tq50ex37

Abstract

Penelitian ini menganalisis dinamika transmisi pengetahuan tradisional dalam konteks regenerasi pengrajin Songkok Recca di Kecamatan Awampone, Sulawesi Selatan. Menggunakan kerangka teoretis Pierre Bourdieu tentang habitus dan modal kultural, studi ini mengungkapkan bagaimana mekanisme pewarisan pengetahuan tradisional mengalami disrupsi signifikan akibat transformasi struktural masyarakat kontemporer. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode etnografi dan wawancara mendalam terhadap 25 pengrajin dari tiga generasi berbeda, penelitian ini menemukan bahwa fragmentasi waktu interaksi intergenerasional, transformasi struktur keluarga, dan devaluasi pengetahuan tradisional dalam hierarki epistemik kontemporer menjadi faktor krusial dalam menurunnya minat generasi muda terhadap kerajinan tradisional. Temuan menunjukkan bahwa generasi muda mengalami "generation gap" tidak hanya pada dimensi teknologis dan ekonomis, tetapi juga epistemologis dan aksiologis. Penelitian ini berkontribusi pada diskursus sosiologi pengetahuan dengan mendemonstrasikan bagaimana modal kultural tradisional mengalami devaluasi dalam konteks ekonomi kreatif kontemporer, sekaligus mengidentifikasi strategi adaptif yang dikembangkan pengrajin untuk mempertahankan relevansi pengetahuan tradisional.
Eksploitasi Anak Sebagai Praktik Ekonomi Informal di Ruang Publik Kota Makassar Putra, Fajir Akbar; Nauvalina, Hanadiva; Agustiawan, Renaldi; Rijal, Muh
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol. 14 No. 1 (2026): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/s0z52k87

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami fenomena eksploitasi anak dalam aktivitas penjualan tisu di ruang publik Kota Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan menentukan informan melalui metode purposive sampling. Enam anak usia 5 sampai 10 tahun yang aktif menjual tisu di lokasi-lokasi yang ramai, seperti Pertamina Alauddin, Pertamina Hertasning, dan Pantai Losari, dipilih untuk menceritakan pengalaman mereka secara langsung. Data diperoleh melalui wawancara, pengamatan di lapangan, serta pemeriksaan dokumen, kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles, Huberman, & Saldaña. Teknik triangulasi sumber dan peningkatan validitas data juga digunakan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa eksploitasi anak terjadi dalam berbagai bentuk, seperti jam kerja yang terlalu lama (10-15 jam per hari), pendapatan sepenuhnya diberikan kepada keluarga, adanya kekerasan fisik dan tekanan emosional, lingkungan kerja yang tidak aman, serta hilangnya hak untuk belajar dan bermain. Faktor yang mendukung terus berlangsungnya praktik ini meliputi kondisi keluarga yang miskin, perintah dari orang tua, kebiasaan yang sudah dianggap biasa, keluar sekolah dini, serta kurangnya pengawasan dari pihak berwenang. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kegiatan menjual tisu yang dilakukan anak-anak di Kota Makassar adalah bentuk eksploitasi yang terstruktur. Faktor yang memengaruhi terjadinya hal ini melibatkan aspek ekonomi, sosial, dan budaya. Hasil penelitian ini menegaskan perlunya tindakan dari pemerintah serta penguatan sistem perlindungan anak di ruang publik. Kata Kunci : eksploitasi anak, anak jalanan, ruang publik, kemiskinan structural
Implementasi Karakter Handep Hapakat Pada Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dI SMPN 11 Palangka Raya Pebrianti, Anisa; Rusmanto, Joni; Adiwijaya, Saputra; Ulfaritha Lapalu, Ester Sonya; Sontoe, Sontoe; Anam, M. Syaeful; Saragih, Osi Karina; Kaharap, Yorgen; Damayanti, Elia; Silalahi, Juli Natalia
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol. 14 No. 1 (2026): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/d27x3188

Abstract

Implementation of strategic national policies at the school level often faces adaptation and acceptance challenges in local institutions, particularly in regions rich in local wisdom such as Central Kalimantan. This study was conducted to analyze the integration of the local wisdom value handep hapakat (cohesion and mutual assistance) within the Free Nutritious Meal Program (MBG) at SMPN 11 Palangka Raya. This background prompted a study focusing on the socio-cultural dimension of MBG, which has been effectively running for two months since September 1, 2025. The primary objective of the research was to analyze the implementation of handep hapakat, identify the roles of actors (teachers, students, parents) in the program's sustainability, and examine socio-cultural barriers. The study employed a descriptive qualitative approach with data collected through in-depth interviews with teachers and students. Thematic analysis was conducted using a sociological framework encompassing Solidarity (Durkheim), Inequality (Marx), and Habitus/Social Capital (Bourdieu). The main findings indicate that Handep Hapakat serves as a catalyst for mechanical solidarity (Durkheim). This is evidenced by students' spontaneous initiative in logistics mutual cooperation and the collective meal as a cohesion-strengthening social ritual. Teachers play a central role as guarantors of equitable distribution, ensuring consistent and fair portions, thereby effectively mitigating the risk of access inequality (Marx) within the school environment. Although a clash of taste habitus (menu boredom) was observed, the Handep Hapakat value is capitalized as Social Capital (Bourdieu), realized through the mechanism of sharing leftover food (anti-waste). The active role of teachers in shaping responsible habitus is also crucial. It is concluded that the success of the MBG program at SMPN 11 Palangka Raya relies on the harmonious integration between national policy and local values. The implementation supported by Handep Hapakat yields a Sustainable Implementation Model that not only achieves nutritional goals but significantly reinforces students' social character, collective responsibility, and social capital. The scientific contribution of this research confirms the important role of local culture in the adaptation and effectiveness of public policies at the grassroots level.
Pengaruh Pekerja Anak Terhadap Gejala Putus Sekolah Pada Suku Kajang Ammatoa Yulia, Irma; Nurlela, Nurlela; Sumilih, Dimas Ario
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol. 14 No. 1 (2026): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/zkxt8k60

Abstract

Abstract. This study aims to determine the influence of child labor on the school dropout rate among the Kajang Ammatoa tribe and to analyze the extent to which socio-cultural, economic, and educational access factors moderate the relationship between child labor and school dropout rates. This research employs a quantitative approach with an associative research design. The study population consists of 50 individuals divided into five categories: school dropouts, working children who are still in school, parents, traditional leaders, and teachers or school representatives. The sample was determined using a purposive sampling technique, resulting in 44 respondents. Data were collected through questionnaires and documentation, and analyzed using simple linear regression, moderated regression analysis (MRA), t-test (partial), and f-test (simultaneous) with the assistance of SPSS version 26. The results show that, partially, child labor has a significant effect on school dropout rates among the Kajang Ammatoa community. However, simultaneously, the combined influence of child labor with socio-cultural, economic, and educational access factors is not significant in increasing school dropout rates.   Keywords : Child Labor, School Dropout, Socio-Cultural Factors, Economy, Educational Access.
Pappasang ri Kajang sebagai Sistem Nilai Ekologis dalam Pelestarian Lingkungan Masyarakat Adat Lalang Embayya Isnul Amran; Mubarak Dahlan; Sumilih, Dimas Ario
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol. 14 No. 1 (2026): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/djhwyw60

Abstract

This study aims to analyze the application of Pappasang ri Kajang in the family life of the indigenous community in the Lalang Embayya Settlement, Tana Toa Village, Bulukumba Regency in maintaining environmental sustainability. Pappasang is a traditional mandate that is passed down from generation to generation and serves as a moral guideline for behavior, including in environmental management. A qualitative approach was used in this study with data collection techniques through in-depth interviews, participatory observation, and documentation. The results show that Pappasang such as kamase-masea (simple living), respect for forests, prohibition of destroying nature, and maintaining the purity of water, are instilled in families as ecological education based on local wisdom. This is not only a social norm, but also an integral part of the spirituality and cultural identity of the Kajang community. Thus, the family becomes the main actor in maintaining environmental sustainability through the inheritance of traditional values orally and practically. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Pappasang ri Kajang dalam kehidupan keluarga masyarakat adat di Pemukiman Lalang Embayya, Desa Tana Toa, Kabupaten Bulukumba dalam menjaga kelestarian lingkungan. Pappasang merupakan amanah adat yang diwariskan secara turun-temurun dan menjadi pedoman moral dalam berperilaku, termasuk dalam pengelolaan lingkungan. Pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pappasang seperti kamase-masea (hidup sederhana), penghormatan terhadap hutan, larangan merusak alam, serta menjaga kesucian air, ditanamkan dalam keluarga sebagai pendidikan ekologis berbasis kearifan lokal. Tersebut tidak hanya dijadikan norma sosial, namun menjadi bagian integral dari spiritualitas dan identitas budaya masyarakat Kajang. Dengan demikian, keluarga menjadi aktor utama dalam menjaga keberlanjutan lingkungan melalui pewarisan nilai adat secara lisan dan praksis.
Upaya Pembentukan Sikap Moderasi Beragama Mahasiswa Dalam Mata kuliah PAI di Universitas Yapis Papua Muttaqin, Muttaqin; Sileuw, Marwan; Zulihi, Zulihi; Taslim, Muh.
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol. 14 No. 1 (2026): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/d8wwyn79

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh realitas sosial mahasiswa di Papua yang hidup dalam lingkungan multikultural sehingga rentan terhadap sikap intoleransi dan konflik antaragama. Matakuliah pendidikan agama Islam (PAI) di perguruan tinggi, khususnya di Universitas Yapis Papua (UNIYAP), memiliki peran strategis dalam membentuk sikap moderasi beragama mahasiswa. Moderasi beragama penting untuk mencegah sikap ekstrem, intoleransi, dan potensi konflik dikalangan mahasiswa. Rumusan masalah dalam penelitian ini mencakup Upaya Pembentukan Sikap Moderasi Beragama Mahasiswa dalam matakuliah PAI di Universitas Yapis Papua serta Faktor Pendukung dan Penghambat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya pembentukan sikap moderasi beragama mahasiswa melalui matakuliah PAI di Universitas Yapis Papua, sekaligus menganalisis strategi yang diterapkan serta faktor yang memengaruhi keberhasilannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi dosen PAI dan mahasiswa dari berbagai program studi dan berbagai latar belakang agama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam matakuliah PAI di Universitas Yapis Papua telah diupayakan untuk menanamkan nilai-nilai moderasi beragama, seperti toleransi, sikap adil dan menghargai perbedaan. pembinaaan dalam jam perkuliahan dan diluar jam perkuliahan, penyampaian materi PAI yang di integrasikan dengan moderasi beragama, keteladanan dan nasehat serta adanya pembiasaan kegiatan sosial dan seminar keagamaan. Strategi yang digunakan meliputi diskusi interaktif, studi kasus, serta pembelajaran berbasis proyek yang mendorong mahasiswa memiliki sifat inklusif. Faktor pendukung adalah keragaman lingkungan sosial kampus dan dukungan institusi, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu perkuliahan dan perbedaan latar belakang mahasiswa. Kesimpulannya, mata kuliah PAI berkontribusi signifikan dalam membentuk sikap moderasi beragama mahasiswa, meskipun masih diperlukan strategi yang lebih inovatif dan berkelanjutan.
Interpretasi Siswa SMAN 4 Kota Pasuruan Terhadap Monopoli Pertamina Dalam Perspektif Hukum Persaingan Usaha: Studi Fenomenologi Hermeneutik Agung Prakoso, Firza; Karisma, Nurul; Rifana, Sinta Putri; Fahmi, M. Nuril; Fatimah, Nur
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol. 14 No. 1 (2026): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/12smx535

Abstract

Monopoli Pertamina sebagai badan usaha milik negara di sektor energi nasional merupakan isu strategis yang tidak hanya berdimensi ekonomi dan hukum, tetapi juga berpengaruh terhadap pembentukan kesadaran hukum generasi muda sebagai warga negara. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam bagaimana siswa SMA menafsirkan praktik monopoli Pertamina dalam perspektif hukum persaingan usaha. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi hermeneutik. Subjek penelitian berjumlah 10 siswa SMA yang dipilih secara purposive berdasarkan pengetahuan dasar tentang isu BBM dan kesediaan menjadi narasumber. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, direkam, ditranskripsikan secara verbatim, dan dianalisis secara interpretatif menggunakan NVivo 12 Pro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa memaknai monopoli Pertamina sebagai bentuk dominasi negara yang dipandang sah dan diperlukan untuk menjaga stabilitas energi nasional, namun sekaligus dipersepsikan menimbulkan keterbatasan pilihan, potensi ketidakadilan harga, serta persoalan pelayanan publik. Kesadaran hukum siswa bersifat reflektif, ditandai dengan penerimaan terhadap peran negara yang disertai tuntutan transparansi, akuntabilitas, dan perlindungan kepentingan masyarakat, sehingga menegaskan pentingnya pendidikan hukum dan literasi ekonomi yang kontekstual.

Filter by Year

2015 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2026): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN Vol. 13 No. 3 (2025): EQUILIBRIUM: JURNAL PENDIDIKAN Vol 13, No 2 (2025): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN Vol. 13 No. 2 (2025): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN Vol 13, No 1 (2025): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN Vol. 13 No. 1 (2025): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN Vol 12, No 3 (2024): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN Vol. 12 No. 3 (2024): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN Vol 12, No 2 (2024): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN Vol. 12 No. 2 (2024): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN Vol. 12 No. 1 (2024): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN Vol 12, No 1 (2024): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN Vol 11, No 3 (2023): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN Vol 11, No 2 (2023): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN Vol 11, No 1 (2023): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN Vol 10, No 3 (2022): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN Vol 10, No 2 (2022): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN Vol 10, No 1 (2022): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN Vol 9, No 3 (2021): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN Vol 9, No 2 (2021): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN Vol 9, No 1 (2021): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN Vol 8, No 2 (2020): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN Vol 8, No 1 (2020): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN Vol 7, No 2 (2019): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN Vol 7, No 1 (2019): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN Vol 6, No 2 (2018): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN Vol 6, No 1 (2018): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN Vol 5, No 2 (2017): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN Vol 5, No 1 (2017): KEARIFAN LOKAL Vol 5, No 1 (2017): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN Vol 4, No 2 (2016): PENDIDIKAN Vol 4, No 2 (2016): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN Vol 4, No 1 (2016): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN Vol 4, No 1 (2016): PENYIMPANGAN SOSIAL Vol 2, No 1 (2016): EQUILIBRIUM Vol 3, No 2 (2015): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN Vol 3, No 1 (2015): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN More Issue