cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Edu-Sains: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Published by Universitas Jambi
ISSN : 2301833X     EISSN : 25032275     DOI : -
Core Subject : Education,
Edu-Sains: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam is published twice a year e-ISSN 2503-2275 online writing conceptual notions, studies and application of theories, practitioners' writing and research results and teaching in the field of education.
Arjuna Subject : -
Articles 152 Documents
Pengaruh Media Crossword Puzzle dalam Pembelajaran Discovery terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Kesetimbangan Kimia : The Influence of Crossword Puzzle Media in Discovery Learning on Students' Critical Thinking Skills on Chemical Equilibrium Material ilaa, Bi' Aqilah Amaliyah; Auliah, Army; Jusniar, Jusniar
Edu-Sains: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 13 No. 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jmpmipa.v13i2.31903

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya pengaruh media Crossword Puzzle dalam Model Discovery Learning terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas XI SMAN 9 Makassar pada materi pokok Kesetimbangan Kimia. Penelitian ini merupakan penelitian Quasi Experiment dengan desain Pretest-Posttest Control Group Design. Adapun sampel dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI Kimia 1 dengan jumlah 22 orang dan kelas XI Kimia 3 dengan jumlah 22 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini ada dua yakni, lembar penilaian kemampuan berpikir kritis pada proses pembelajaran dan tes kemampuan berpikir kritis. Analisis data menggunakan ANOVA. Hasil perhitungan dari Uji Oneway-Anova menggunakan IBM SPSS Statistics 23, menunjukkan nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,002 < 0,05 maka H0 ditolak H1 diterima yang artinya ada pengaruh media Crossword Puzzle dalam model Discovery Learning terhadap kemampuan berpikir kritis  peserta didik kelas XI SMAN 9 Makassar. Selain itu rata-rata persentase nilai Gain kemampuan berpikir kritis pada kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol, adapun rata-rata persentase pada kelompok eksperimen sebesar 40,9 dan rata-rata persentase pada kelompok kontrol sebesar 37,18.
Pengaruh Model Blended Learning Berbantuan Media Canva dan Phet Terhadap Hasil Belajar Fisika SMA : The Effect of Blended Learning Model Assisted by Canva and Phet Media on High School Physics Learning Outcomes Siboro, Asiroha; Mujasam, Mujasam
Edu-Sains: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 13 No. 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jmpmipa.v13i2.33778

Abstract

Pembelajaran pada abad 21 adalah pembelajaran yang berlandaskan pada aspek kemajuan teknologi dimana pembelajaran dapat dilakukan kapan dan dimana saja. Salah satu model pembelajaran yang dapat dilakukan pada saat ini adalah model Blended Learning. Model Blended Learning adalah gabungan pembelajaran antara online dan offline. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model Blended Learning berbantuan canva dan phet terhadap hasil belajar fisika SMA. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain penelitian non-equivalent control group design. Kelas eksperimen dan kelas kontrol terdiri masing-masing 35 peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif yang dihitung dengan membandingkan nilai rata-rata setiap variabel. Uji prasyarat analisis data menggunakan uji normalitas dan uji homogenitas. Dari hasil pengolahan data diperoleh bahwa data berdistribusi normal (Lo<Ltabel) (0,1078<0,1041) dan bersifat homogen (Fhitung<Ftabel) (1,652<1,723). Uji hipotesis yang digunakan adalah uji paired sampel t-test dimana diperoleh bahwa thitung>ttabel (3,58>1,67). Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan dengan menggunakan model Blended Learning berbantuan media canva terhadap hasil belajar fisika SMA.
Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing terhadap Keterampilan Proses Sains Siswa Kelas VIII Materi Pesawat Sederhana: The Influence of the Guided Inquiry Learning Model on the Science Process Skills of Class VIII Students with Simple Plane Material Ristiani, Nia Pratama; Mulyani, Bakti; Supurwoko
Edu-Sains: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 14 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jmpmipa.v14i1.34625

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap keterampilan proses sains peserta didik kelas VIII SMPN 4 Karanganyar pada materi pesawat sederhana. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kuasi eksperimen dengan desain penelitian non-equivalent control group. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIII B sebagai kelas eksperimen menerapkan model inkuiri terbimbing dan kelas VIII H sebagai kelas kontrol. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan tes pilihan ganda keterampilan proses sains dengan indikator yang meliputi aspek mengamati, mengelompokkan, menafsirkan, meramalkan,  mengajukan pertanyaan dan aspek merumuskan hipotesis untuk keterampilan proses sains dasar, merencanakan percobaan, menggunakan alat/bahan, menerapkan konsep dan berkomunikasi untuk keterampilan proses sains terpadu. Uji hipotesis yang digunakan adalah uji t. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap keterampilan proses sains siswa kelas VIII SMP. Didapatkan nilai Sig. 0,000 kurang dari 0,05 sehingga H0 ditolak yang artinya terdapat pengaruh model inkuiri terbimbing dalam meningkatkan keterampilan proses sains peserta didik. Selain itu dilihat dari perbedaan nilai n-gain, dimana kelas eksperimen memperoleh nilai n-gain sebesar 0,56 dengan kategori sedang. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing memiliki pengaruh positif terhadap peningkatan keterampilan proses sains siswa kelas VIII SMP. Oleh karena itu, penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing dapat dijadikan alternatif yang baik dalam upaya peningkatan kualitas pembelajaran sains di sekolah, terutama dalam mengembangkan keterampilan proses sains yang penting bagi siswa. Diharapkan temuan ini dapat mendorong guru untuk lebih mengoptimalkan penggunaan model ini dalam kegiatan pembelajaran di kelas.
Analisis Kemampuan Kognitif Peserta Didik Pada Materi Getaran Gelombang Dan Cahaya Di Tingkat Sekolah Menengah Pertama : Analysis of Cognitive Skill on the Vibrational Waves And Light for Class VIII Putri, Rahmah Evita; Mardiyah, Hidayatul
Edu-Sains: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 14 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jmpmipa.v14i1.37818

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan kognitif peserta didik dengan menggunakan model pembelajaran PjBL – STEM pada materi getaran gelombang dan cahaya. Penelitian ini dilakukan karena lingkungan belajar peserta didik tidak menarik dan mereka tidak menerima pengalaman belajar yang mereka butuhkan sehingga kemampuan kognitif peserta didik masih rendah. Metode yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII.5 yang berjumlah 28 siswa pada semester genap tahun akademik 2024/2024. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Adapun instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu berupa tes pilihan ganda untuk mengukur kemampuan kognitif pada C1–C4 yang diberikan sebelum dan sesudah penggunaan model pembelajaran project based learning terintegrasi STEM. Hasil dari penelitian ini menunjukkan nilai pretest rata-rata siswa sebesar 32,69 dan posttest rata-rata siswa sebesar 64,03. Selain itu model pembelajaran PjBL-STEM berdampak pada kemampuan kognitif peserta didik, dengan persentase rerata kemampuan kognitif peserta didik sebesar C1 sebesar 34%, C2 sebesar 45%, C3 sebesar 61%, C4 sebesar 50 %. Kognitif peserta didik C1-C4 masih rendah. Implikasi dari temuan ini adalah pentingnya guru untuk lebih fokus pada penguatan pemahaman konsep dasar di awal pembelajaran, selain melibatkan siswa dalam proyek yang aplikatif. Selain itu, penting juga bagi sekolah untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih menarik dan mendukung pembelajaran aktif agar siswa dapat memperoleh pengalaman belajar yang lebih optimal. Dengan demikian, penerapan model PjBL-STEM bisa lebih maksimal dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan kemampuan kognitif peserta didik.
Analisis Tingkat Pemahaman Konsep Siswa Pada Pembelajaran IPA: Analysis of Students' Concept Understanding Level in Science Learning Ainul, Salsabila As Sa'adah; Wakhidah , Nur; Wahyuni Fajar Arum; Sri Hidayati; Tatik Indayati
Edu-Sains: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 14 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jmpmipa.v14i1.39419

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis atau mendeskripsikan tingkat kemampuan pemahaman konsep pada pembelajaran IPA siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis metode penelitian deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu dengan observasi, tes, wawancara. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, diperoleh kemampuan pemahaman konsep siswa tergolong rendah pada materi IPA. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan berdasarkan hasil analisis deskriptif diperoleh nilai maksimum sebesar 70 dan nilai minimum sebesar 24 dengan rata-rata 46,67. Kemudian pemberian tes dengan acuan tes berdasarkan indikator menurut Anderson dan Krathwol, dimana terdapat 13 siswa dengan kriteria tingkat pemahaman konsep tergolong rendah dengan persentase sebesar 43,33%. Rendahnya kemampuan pemahaman konsep siswa disebabkan beberapa faktor di UPT SMP Negeri 14 Gresik diantaranya pertama, kurangnya minat dan motivasi belajar siswa; kedua guru masih dominan dalam proses pembelajaran IPA sehingga pembelajaran berpusat pada guru dan yang terakhir kurangnya inovasi dalam penggunaan media pembelajaran.
Peningkatan Kemampuan Pemahaman Konsep Melalui Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Mobile Berbantuan Smart Apps Creator: Increasing the Ability to Understand Concepts through the Development of Mobile-Based Learning Media Assisted by Smart Apps Creator Nursalim, Riki; Netriwati; Rizki Wahyu Yunian Putra
Edu-Sains: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 14 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jmpmipa.v14i1.39789

Abstract

Siswa mengalami kesulitan untuk memahami dan menerapkan konsep dalam menyelesaikan suatu permasalahan matematika. Pengembangan media pembelajaran berbasis mobile bertujuan untuk mengetahui kelayakan, kemenarikan, dan keefektifitasan media dalam upaya meningkatkan kemampuan pemahaman konsep siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan atau Research and Development dengan model pengembangan 4D (Define, Deign, Develop and Disseminate). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X E4 dan siswa kelas X E5 di SMA Islam Kebumen. Hasil validasi oleh ahli media memperoleh skor rata-rata 3,76 dan oleh ahli materi memperoleh skor rata-rata 3,77 yang termasuk dalam kategori sangat layak. Hasil uji kemenarikan yang dilakukan pada siswa kelas X E5 memperoleh skor rata-rata sebesar 3,58 dan pada siswa kelas X E4 memperoleh skor rata-rata sebesar 3,53 dengan kriteria sangat menarik. Media pembelajaran berbasis Smart Apps Creator (SAC) efektif dalam meningkatkan kemampuan pemahaman konsep siswa, sebagaimana ditunjukkan oleh persentase hasil tes N-Gain kelas eksperimen sebesar 61,6% dengan kriteria cukup efektif. Hal ini menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis mobile dapat meningkatkan kemampuan pemahaman konsep siswa.
Implementasi Inkuiri Terbimbing Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik SMP Pada Materi IPA: Implementation of Guided Inquiry to Enhance Junior High School Student’s Critical Thinking Skills in Science Salamah, Ummu; An Nuril Maulida Fauziah
Edu-Sains: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 14 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jmpmipa.v14i1.40217

Abstract

Pendidikan abad ke 21 menuntut peserta didik memiliki beberapa keterampilan, salah satu keterampilan tersebut adalah keterampilan berpikir kritis. Akan tetapi, meskipun keterampilan berpikir kritis penting untuk dikuasai, ternyata keterampilan berpikir kritis peserta didik saat ini masih berada pada kategori rendah. Keterampilan berpikir kritis peserta didik yang masih rendah dapat diatasi dengan penerapan model pembelajaran yang dapat merangsang siswa untuk berpartisipasi aktif dalam pembelajaran. Model pembelajaran tersebut adalah inkuiri terbimbing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh implementasi model pembelajaran inkuiri terbimbing untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik pada materi IPA yang dilakukan di SMP Negeri 2 Jetis tahun ajaran 2024/2025. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan kriteria tertentu. Teknik pengumpulan data menggunakan tes keterampilan berpikir kritis yang dilakukan dua kali yaitu pretest dan posttest, serta lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran yang diisi oleh tiga observer. Hasil tes kemudian dianalisis menggunakan N-Gain. Rata-rata nilai N-Gain peserta didik adalah sebesar 0,71 dengan kriteria peningkatan tinggi. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan uji wilcoxon dengan hasil akhir nilai Asym. Sig yang diperoleh mendapat skor <0,000, artinya terdapat perbedaan antara nilai pretest dengan nilai posttest. Hal ini menunjukkan bahwa keterampilan berpikir kritis peserta didik meningkat setelah penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing pada materi IPA.
Pengembangan E-Magazine Berbasis Problem Based Learning untuk Pembelajaran Energi Terbarukan di SMA: Development of Problem Based Learning E-Magazine for Renewable Energy Learning in High School Wulandari, Sri; M Hidayat, M Hidayat; Amnie, Erlida
Edu-Sains: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 14 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jmpmipa.v14i2.41541

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-magazine berbasis problem based learning (PBL) pada materi energi terbarukan di SMA Negeri 2 Kota Jambi. E-magazine dikembangkan sebagai media pembelajaran yang dapat menunjang kegiatan pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model 4D terdiri dari 4 tahap yakni define (pendefinisian), design (perancangan), develop (pengembangan) and disseminate (penyebaran). Proses pengembangan dimulai dengan analisis kebutuhan guru dan peserta didik, lalu merancang e-magazine. E-magazine yang telah dirancang divalidasi oleh validator untuk melihat bagaimana kelayakannya. E-magazine yang telah dihasilkan diujicobakan kepada siswa untuk mendapatkan respon terkait penggunaannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-magazine berbasis problem based learning (PBL) dinyatakan sangat baik dengan skor validasi materi sebesar 91% dan validasi media sebesar 90%. Produk e-magazine berbasis problem based learning pada materi energi terbarukan mendapatkan respon nilai persentase rata-rata hasil respon guru sebesar 81% dan nilai persentase hasil respon siswa sebesar 84%. E-magazine berbasis problem based learning pada materi energi terbarukan dapat dijadikan sebagai media pembelajaran tambahan pada jenjang SMA fase E. Peneliti selanjutnya disarankan untuk melanjutkan penelitian sampai tahap disseminate (penyebaran)
Pengembangan E-Magazine Berbasis Problem Based Learning Pada Materi Dampak Pemanasan Global Di MAN 2 Kota Jambi: Development Of A Problem-Based Learning Based E-Magazine On The Topic Of Global Warming Impacts At MAN 2 Kota Jambi Balqis, Putri; M Hidayat, M Hidayat; Amnie, Erlida
Edu-Sains: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 14 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jmpmipa.v14i2.41623

Abstract

Pemanasan global merupakan permasalahan lingkungan yang semakin meningkat dan memerlukan pemahaman yang mendalam oleh peserta didik.  Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-magazine berbasis Problem-Based Learning (PBL) sebagai media pembelajaran pada materi dampak pemanasan global di MAN 2 Kota Jambi. Metode penelitian yang digunakan adalah research and development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Instrumen penelitian meliputi lembar validasi ahli, angket respon siswa, serta tes pemahaman konsep. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-magazine berbasis PBL yang dikembangkan mendapatkan kategori sangat valid dari ahli materi dan ahli media dengan skor rata-rata 89,5%. Respon siswa terhadap e-magazine menunjukkan tingkat keterbacaan dan ketertarikan yang tinggi dengan persentase 86,7%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa e-magazine berbasis PBL ini layak digunakan sebagai media pembelajaran yang inovatif dan efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap dampak pemanasan global. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan media pembelajaran berbasis digital yang mendukung pembelajaran aktif dan kontekstual di sekolah.
Pengembangan E-Modul Bermuatan Etnosains Pembuatan Serabi Untuk Membekali Literasi Sains Peserta Didik: Development Of E-Module Containing Ethnoscience On Making Serabi To Enhance Students' Science Literacy Halisa, Dian Nur; Eralita, Norma
Edu-Sains: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 14 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jmpmipa.v14i2.45477

Abstract

Kemampuan literasi sains merupakan keterampilan penting yang harus dimiliki peserta didik untuk berpikir kritis, mengambil keputusan, dan berpartisipasi aktif dalam dunia pendidikan dan masyarakat. Rendahnya hasil literasi sains Indonesia pada penilaian sains tingkat internasional menunjukkan perlunya media pembelajaran yang kontekstual dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji kelayakan serta efektivitas e-modul bermuatan etnosains pembuatan serabi untuk membekali literasi sains peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan dengan model 4D, yaitu define, design, develop, dan disseminate. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul yang dikembangkan secara sistematis melalui model 4D, dinilai sangat layak dengan presentase 95,85% berdasarkan hasil validasi, dan mendapat respon positif sebesar 94,5% dari peserta didik, serta terbukti cukup efektif dalam meningkatkan literasi sains peserta didik dengan hasil nilai signifikansi uji wilcoxon  sebesar <0,001 , dan n-gain 0,66. Oleh karena itu, e-modul ini dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang mampu meningkatkan literasi sains peserta didik.