cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Buletin Udayana Mengabdi
Published by Universitas Udayana
ISSN : 14120925     EISSN : 25498304     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Udayana Mengabdi (JUM) diterbitkan sebagai media komunikasi, informasi, edukasi dan pembahasan masalah-masalah pembangunan, utamanya hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat dan hasil-hasil penelitian dalam berbagai disiplin ilmu pengetahuan dan teknologi. Tujuannya adalah untuk menyebarluaskan hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat dan penelitian, tidak saja kepada masyarakat ilmiah, tetapi juga masyarakat umum. serta meningkatkan kecerdasan penulis dan pembaca.
Arjuna Subject : -
Articles 32 Documents
Search results for , issue "Vol 16 No 2 (2017)" : 32 Documents clear
MENINGKATKAN KOMPETENSI SISWA PAKET B DAN C DI PKBM MENTARI FAJAR MELALUI PELATIHAN PERANGKAT LUNAK PERKANTORAN I.W. Sumarjaya; M. Joni; N. N. Rupiasih; J. Sibarani
Buletin Udayana Mengabdi Vol 16 No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.152 KB)

Abstract

Tujuan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kompetensi siswa Paket B dan Paket C di Pendidikan Kesetaraan Belajar Masyarakat (PKBM) Mentari Fajar. Materi pelatihan meliputi pengantar dasar-dasar komputer dan pengantar perangkat lunak perkantoran Microsoft Office (Word, Excel, dan Powerpoint). Kegiatan workshop terdiri dari prauji, sesi praktik, sesi tanya jawab, dan pascauji. Prauji dilakukan untuk mengetahui kemampuan dasar para siswa dalam pengoperasian komputer dan perangkat lunak perkantoran sebelum mengikuti pelatihan. Sesi praktik dan tanya jawab dilakukan selama pelatihan berlangung. Pada sesi praktik para siswa mengerjakan tugas yang diberikan dan pendampingan dilakukan untuk memberikan arahan pada para siswa. Evaluasi berupa pascauji diberikan seminggu setelah pelatihan. Hasil pengujian secara statistika menunjukkan pelatihan mampu meningkatkan kompetensi siswa dalam menggunakan perangkat lunak perkantoran. Selain itu, umpan balik menunjukkan bahwa pelatihan membantu para siswa dalam mengerjakan tugas-tugas sekolah dan juga dalam pekerjaan sehari-hari.
PENGAWETAN RAMAH LINGKUNGAN PADA USAHA BAMBU TRADISIONAL BERORIENTASI EKSPOR DI DESA BELEGA GIANYAR IM. Sutha Negara; IN. Simpen; G.M. Arya Sasmita
Buletin Udayana Mengabdi Vol 16 No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1150.625 KB)

Abstract

Tujuan kegiatan Ipteks bagi Masyarakat (IbM) ini adalah (1) dihasilkan bambu awet yang ramah lingkungan (biodegradable) sebagai bahan baku kerajinan bambu berorientasi ekspor, dengan cara gravitasi di mitra Setiana Bamboo Furniture dan (2) meningkatkan mutu dan kualitas hasil kerajinan bambu untuk bisa bersaing di pasaran lokal, nasional bahkan internasional, sehingga kelangsungan industri mitra dapat dipertahankan dan tentunya juga pendapatan perajin bambu menjadi meningkat. Untuk pencapaian tujuan tersebut, peningkatan mutu dan kualitas produk kerajinan bambu akibat terserang kumbang bubuk, maka bahan baku kerajinan perlu diawetkan sebelum dilakukan proses pengerjaan lebih lanjut menggunakan bahan pengawet biodegradable khitosan, yang disolasi dari kulit udang limbah restoran seafood. Proses pengawetan yang dilakukan sifatnya mengganti cairan (zat pati) yang disukai oleh kumbang bubuk dengan larutan pengawet khitosan. Dari hasil pelaksanaan kegiatan IbM, mitra saat ini telah memiliki alat pengawetan cara gravitasi dengan pengerjaan yang relatif mudah dan cepat serta dengan bahan pengawet khitosan yang aman dan ramah lingkungan serta larutan pengawet dapat ditampung kembali untuk dimanfaatkan ulang (reuse). Secara umum, masalah yang dihadapi sebelum pelaksanaan IbM, dapat teratasi.
TEKNIK GRAFTING DAN BUDIDAYA HORTIKULTURA PADA KELOMPOK TANI MODEL KAWASAN RUMAH PANGAN LESTARI DI DESA GETASAN- KABUPATEN BADUNG I N. Suarsana; I. W. Suardana; I K.M. Budiasa; I P. Sudiarta; I G. Wijana
Buletin Udayana Mengabdi Vol 16 No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.185 KB)

Abstract

Guna mengurangi penyakit-penyakit pada tanaman tomat maka perlu dilakukan penyambungan dengan tanaman terong sehingga hortikultura tersebut tahan terhadap penyakit. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengatahuan grafting (penyambungan) dan budidaya hortikultura dengan sistim polibag. Metode yang digunakan adalah pendekatan dengan advokasi (penyuluhan) dan metode edukasi (pelatihan) grafting (teknik penyambungan). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kelompok tani Model Kawasan Rumah Pangan Lestari (MKRPL) mampu melakukan teknik budidaya hortikultura mulai pemilihan bibit dan persyaratanya, syarat pertumbuhan, teknik penyediaan media tanam (tanah dan pupuk), penyemaian bibit, dan cara bertanam dengan sistim polibag. Kelompok MKRPL mampu menguasai teknik grafting (penyambungan) dan melakukan penyambungan tanaman terong pada bagian bawah dan tanaman tomat pada bagian atas dengan hasil baik. Dapat disimpulkan bahwa kelompok tani Model Kawasan Rumah Pangan Lestari (MKRPL) mampu melakukan grafting (penyambungan) dan budidaya hortikultura dengan sistim polibag dan dapat memanfaatkan lahan kosong untuk diisi dengan tanaman hortikultura sehingga lebih produktif.
PENINGKATAN PRODUKTIVITAS KELOMPOK WANITA TANI BANJAR PILING DALAM PEMBUATAN KRIPIK TALAS MENGGUNAKAN MESIN PEMOTONG UMBI I M Astika; I W B Adnyana; I P Lokantara; I GK Dwijana
Buletin Udayana Mengabdi Vol 16 No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.664 KB)

Abstract

Banjar Piling berada di wilayah Desa Mengesta, Kecamatan Penebel Kabupaten Tabanan Bali. Hampir sama dengan daerah lain yang ada di kabupaten Tabanan, Banjar Piling juga merupakan daerah pertanian. Produk utama dari hasil pertanian adalah padi sedangkan dari perkebunan adalah berbagai macam buah, sayuran dan umbi-umbian. Di Banjar Piling Kawan ada sekelompok ibu-ibu yang tergabung dalam Gapoktan dan KWT yang menekuni pembuatan kripik dengan bahan dasar singkong dan umbi talas. Hasil survey dan wawancara dengan kelompok pembuat kripik didapatkan bahwa pada proses pemotongan/pengirisan membutuhkan waktu yang relatif lama karena diperlukan ketelitian terutama pada proses pemotongan agar mendapatkan irisan yang tipis dan relatif sama. Peralatan yang dipakai untuk mengupas dan mengiris umbi masih menggunakan alat tradisional, sehingga hasil produksi masih rendah meskipun pangsa pasar masih sangat terbuka. Melalui program pengabdian ini dilakukan perbaikkan/pembuatan peralatan produksi yaitu alat pemotong/pengiris umbi sehingga diharapkan jumlah produksi akan meningkat dan pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
SOSIALISASI PROGRAM IBM-PEMANFAATAN ENERGI TERBARUKAN (SOLAR CELL) UNTUK FASILITAS UMUM MASYARAKAT PEDESAAN L. Jasa; I.P. Ardana; A.I. Weking
Buletin Udayana Mengabdi Vol 16 No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.382 KB)

Abstract

Kecamatan Pupuan merupakan salah satu dari 10 Kecamatan yang ada di Kabupaten Tabanan, terletak kurang lebih 45 Km di Sebelah Barat Kota Kabupaten Tabanan. Kecamatan Pupuan merupakan daerah yang sangat potensial untuk dikembangkan dalam bidang pertanian dan perkebunan, karena selain lahan yang subur, curah hujan yang cukup tinggi serta wilayahnya cukup luas. Kecamatan Pupuan wilayahnya terbagi menjadi 14 Desa dinas diantaranya desa Padangan. Dusun Padangan Dauh Tukad merupakan salah satu dusun dari desa Padangan dengan jumlah penduduk kurang lebih 80 KK, mayoritas penduduk kedua desa adalah petani. Kendala yang dihadapi oleh masyarakat desa selama ini adalah hasil pertanian yang dihasilkan penduduk harganya tidak stabil terutama dimusim panen, sehingga pendapatan penduduk tidak menentu. Kendala transportasi dan komunikasi yang masih sulit. Sebagian masyarakat sudah menikmati aliran listrik dari PT. PLN terutama yang bermukim dijalan raya jurusan Pupuan-Tabanan, namun tidak menjakau seluruh dusun karena kondisi topograpi dan pemukiman penduduk yang tersebar. Terlebih kendala baru yang dihadapi dengan adanya kenaikan BBM menjadikan masyarakat bertambah sulit untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Untuk itu melalui program IbM ini peneliti ingin mencoba untuk mensosialisasikan hasil penelitian yang berhubungan dengan energi terbarukan (solar cell), karena pemahaman masyarakat pedesaan selama ini, bahwa listrik selalu berasal dari PLN, sedangkan smber dari energi terbarukan yang berasal dari alam yang dapat dimanfaatkan secara mandiri belum dimanfaatkan secara maksimal. Melalui pemasangan perangkat solar cell dan sosialisasi langsung kepada kelompok kecil dari penduduk diharafkan dapat menyebarkan ilmu pengetahuan dan teknologi tentang energi terbarukan ditengah-tengah masyarakat, sehingga ilmu pengetahuan dapat bermanfaat untuk mensejahterakan masyarakat desa. Manfaat yang diharafkan dari penelitian ini adalah (1). Energi Matahari sangat potensial untuk dikembangkan di desa Padangan khususnya dusun padangan dauh tukad. Karena lingkungan dan situasi alam yang sangat mendukung.(2).Pengembangan energi terbarukan (solar cell), menciptakan pengetahuan baru bagi masyarakat desa padangan dauh tukad (3). Kesadaran masyarakat desa akan tumbuh melihat potensi daerahnya, bila mendapat sentuhan teknologi khususnya solar cell.
PEMBERIAN KEGIATAN MINDFULNESS PADA ANAK PANTI ASUHAN P.N. Widiasavitri; M.D. Lestari; L.M.K.S. Suarya; I.M. Rustika
Buletin Udayana Mengabdi Vol 16 No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (123.08 KB)

Abstract

Mindfulness adalah kesadaran yang muncul saat kita memberi perhatian pada tujuan, saat ini, dan tanpa menghakimi pengalaman yang terjadi saat ini, kejadian demi kejadian. Manfaat mindfulness pada anak-anak adalah dapat meningkatkan konsentrasi, menurunkan tingkat kecemasan dan menurunkan tingkat stres anak. Tujuan memberikan kegiatan mindfulness pada program pengabdian ini adalah untuk meningkatkan konsentrasi. Kegiatan mindfulness ini diberikan selama 4 minggu. Minggu pertama, kegiatan mindfulness dilakukan dengan menikmati beng-beng. Minggu kedua kegiatan mindfulness dilakukan dengan mewarnai yang mindful. Kegiatan minggu ketiga adalah body scanning dan kegiatan minggu keempat adalah bernafaslah. Pembekalan program dilakukan pada tanggal 9 Oktober 2016. Pembekalan diberikan kepada semua anggota panti asuhan, namun treatment mindfulness selama empat minggu diberikan kepada 5 orang. Pre test dan post test dilakukan dengan memberikan subtest deret angka Weschler Intelligence Sclae for Children (WISC). Hasil yang diperoleh setelah pemberian kegiatan mindfulness adalah terjadi peningkatan skor pada subtes deret angka pada post test, yang berarti dapat dikatakan ada peningkatan daya konsentrasi pada anak-anak.
PELATIHAN BUDIDAYA CACING Lumbricus Rubellus SEBAGAI ALTERNATIF PAKAN LELE BERPROTEIN TINGGI PADA PEMBUDIDAYA LELE DI KEC. ABIANSEMAL, KAB. BADUNG N.M. Ernawati; P.G.S. Julyantoro; E.W. Suryaningtyas; A.H.W. Sari; G.R.A. Kartika; S.A. Saraswati; D.A.A. Pebriani
Buletin Udayana Mengabdi Vol 16 No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.235 KB)

Abstract

Ikan lele merupakan ikan air tawar yang telah lama dikenal dan dibudidayakan di Indonesia dan merupakan salah satu komoditas air tawar yang bernilai ekonomis penting. Permintaan pasar terhadap ikan lele cukup tinggi sehingga memiliki prospek untuk dibudidayakan secara intensif. Kegiatan budidaya ikan lele secara intensif menggunakan pakan buatan merupakan salah satu faktor penting dalam pertumbuhan ikan. Harga pakan buatan yang tinggi menyebabkan usaha budidaya sulit untuk berkembang. Untuk menyiasati mahalnya harga pakan, timbul kebutuhan terhadap bahan pakan yang lebih murah tetapi memiliki nilai nutrisi yang diperlukan ikan. Salah satu pakan alami yang memiliki kandungan protein tinggi adalah cacing tanah (Lumbricus rubellus). Pemberian pakan cacing tanah (L. rubellus) sebagai pakan alternatif selain pakan buatan dapat diterapkan untuk mengatasi permasalahan ketersediaan pakan tersebut. Dengan demikian diperlukan adanya pelatihan tentang cara budidaya cacing tanah (L. rubellus) sebagai pakan alternatif kepada pembudidaya ikan lele. Tujuan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah untuk mengenalkan dan menerapkan teknologi budidaya cacing tanah (L. rubellus) sebagai pakan alternatif dalam budidaya lele dengan cara memberikan pelatihan (teori dan praktek) terhadap masyarakat pembudidaya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dalam tiga tahap, yaitu: survey lokasi, pendekatan masalah, pelatihan budidaya cacing L. rubellus, dan monitoring setelah pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memahami materi yang diberikan. Keberhasilan ditunjukkan dengan adanya respon positif dari peserta saat kegiatan pelatihan dan juga melakukan pengembangan terhadap kegiatan budidaya cacing L. rubellus sebagai pakan alternatif.
SOSIALISASI PENYAKIT ZOONOSIS ESCHERICHIA COLI O157:H7 SERTA PELAYANAN KESEHATAN SAPI DI DUSUN LAMPU DESA CATUR KINTAMANI BANGLI I W. Suardana; I.B.N. Swacita; I.N. Suartha; I G.N. Sudisma; M.D. Rudyanto; I.G.M. Krisna Erawan; I.N. Suarsana; I.W. Batan; P.A. Sisyawati Putriningsih; T. Sari Nindia; A.L.T. Rompis; I.N. Mantik Astawa; K. Karang Agustina; I.H. Utama; I.G.A. Suartini; I.M. Sukada; I.K. Suada; A.A.A. Mirah Adi
Buletin Udayana Mengabdi Vol 16 No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.738 KB)

Abstract

Ternak sapi yang menderita diare berpeluang besar untuk ditemukan adanya agen zoonosis E. coli O157:H7 mengingat sapi sebagai reservoir utama dari agen tersebut.Transmisi penularan strain bakteri ini ke manusia umumnya terjadi melalui konsumsi daging yang kurang dimasak, produk susu yang tidak dipasteurisasi, air yang terkontaminasi feses. Dusun Lampu sebagai salah satu Dusun di Desa Catur merupakan salah satu daerah potensial untuk pengembangan ternak khususnya sapi sehingga menjadikan program pelayanan kesehatan di wilayah tersebut sangat potensial untuk dilakukan. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat berupa sosialisasi penyakit zoonosis E. coli O157:H7 serta pelayanan kesehatan ternak sapi di Dusun ini, memperlihatkan respon positif yang dicirikan dengan cukup banyaknya jumlah ternak yang memperoleh pelayanan yaitu sejumlah 65 ekor sapi dari 35 petani ternak. Jenis pelayanan yang dilakukan meliputi tindakan spraying atau pemberian butox terhadap semua ternak sapi yaitu 65 ekor (100%), disusul dengan pemberian vitamin pada 52 ekor (80%), pemberian obat cacing sebanyak 39 ekor (60%), serta pemberian delladryl pada 1 ekor sapi (1,5%). Hasil ini mengindikasikan bahwa program pengabdian yang dilakukan cukup efektif dapat menyentuh kebutuhan dasar petani ternak, sehingga benar-benar dapat dirasakan manfaatnya.
PELATIHAN PENGENDALIAN ARUS SISA LISTRIK SESUAI PERSYARATAN UMUM INSTALASI LISTRIK DI DESA MELINGGIH PAYANGAN-GIANYAR A.A. Ngurah Amrita; A. Ibi Weking; W. G. Ariastina; G. Sukadarmika
Buletin Udayana Mengabdi Vol 16 No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.362 KB)

Abstract

Pertumbuhan penduduk dan peningkatan aktifitas masyarakat, membuat konsumsi listrik mengalami peningkatan. Selama ini pelanggan listrik kurang memahami, seberapa besar energi listrik yang dipakai setiap bulannya, apakah ini disebabkan oleh peralatan yang membutuhkan energi besar atau karena adanya hal-hal lain yang menyebabkan energi terus terpakai dan terbuang dengan percuma. Salah satu penyebab energi terbuang secara percuma adalah adanya arus sisa. Arus sisa perlu dikendalikan, karena besaran arus sisa yang mengalir bisa disebabkan oleh adanya kerusakan pada peralatan atau akibat adanya induksi dari peralatan yang sangat berbahaya bagi manusia dan lingkungannya. Kebakaran sering disebabkan oleh adanya arus sisa yang mengalir terus menerus. Pengendalian arus sisa listrik harus sesuai dengan pengaman yang digunakan. Pengamanan terhadap manusia harus mampu memutuskan arus sisa sebesar 30 mA (mili Ampere), sedangkan untuk peralatan listrik harus mampu memutuskan arus sisa sebesar 300 mA. Pengendalian arus sisa tersebut harus memenuhi Persyaratan Umum Instalasi Listrik yang di terbitkan oleh Badan Standarisasi Nasional dan harus mempunyai saluran pembumian, sehingga arus dapat mengalir ke bumi. Tim Pengabdian Masyarakat dari Jurusan Teknik Elektro, FT Universitas Udayana melalui sosialisasi dan pelatihan yang dilakukannya bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat Desa Melinggih, mengenai arus sisa, bahaya yang ditimbulkannya, cara pengamanannya dan pentingnya pemasangan peralatan pengaman arus sisa tersebut.
SOSIALISASI POTENSI SUSU FERMENTASI BAGI MASYARAKAT DI DESA PEMPATAN KARANGASEM DAN UPAYA PENGEMBANGANNYA BERBASIS POTENSI LOKAL IN. Suparta; S.A. Lindawati; IW. Sukanata; IN.S. Miwada; M. Hartawan
Buletin Udayana Mengabdi Vol 16 No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.184 KB)

Abstract

Tujuan pengabdian ini dilakukan adalah untuk mendorong penguatan usaha budidaya kambing perah yang dilakukan masyarakat di desa Pempatan melalui pengenalan teknologi fermentasi susu dan manfaatnya. Penyuluhan merupakan metode yang dikembangkan dengan melibatkan para peternak kambing perah dan masyarakat lainnya yang berminat untuk mendapatkan pengetahuan. Kegiatan ini dilakukan di balai banjar dusun Geliang pada hari Minggu tanggal 1 Mei 2016. Hasil kegiatan diawali dengan pemaparan tentang manfaat susu fermentasi, proses fermentasi susu fermentasi dan diikuti dengan pembagian produk susu fermentasi. Beberapa produk susu fermentasi yang dikenalkan, seperti yogurt dan kefir. Pada kesempatan tersebut dikenalkan pula produk susu fermentasi yang berantioksidan (yang bersumber dari penggunaan tepung ketela ungu sebanyak 4 % b/v). Kesimpulan yakni telah disosialisasikan produk inovasi aneka olahan susu fermentasi pada masyarakat di desa Pempatan. Hampir 90% masyarakat dan para peternak di desa Pempatan telah mengetahui manfaat susu fermentasi dan potensi susu kambing perah untuk dikembangkan aspek pengolahannya sehingga melalui kegiatan ini telah mendorong kesadaran masyarakat untuk pengembangan potensinya..

Page 1 of 4 | Total Record : 32


Filter by Year

2017 2017


Filter By Issues
All Issue Vol 23 No 5 (2024): Buletin Udayana Mengabdi Vol 23 No 4 (2024): Buletin Udayana Mengabdi Vol 23 No 3 (2024): Buletin Udayana Mengabdi Vol 23 No 2 (2024): Buletin Udayana Mengabdi Vol 23 No 1 (2024): Buletin Udayana Mengabdi Vol 22 No 4 (2023): Buletin Udayana Mengabdi Vol 22 No 3 (2023): Buletin Udayana Mengabdi Vol 22 No 2 (2023): Buletin Udayana Mengabdi Vol 22 No 1 (2023): Buletin Udayana Mengabdi Vol 21 No 4 (2022): Buletin Udayana Mengabdi Vol 21 No 3 (2022): Buletin Udayana Mengabdi Vol 21 No 2 (2022): Buletin Udayana Mengabdi Vol 21 No 1 (2022): Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 4 (2021): Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 3 (2021): Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 2 (2021): Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 1 (2021): Buletin Udayana Mengabdi Vol 19 No 4 (2020): Buletin Udayana Mengabdi Vol 19 No 3 (2020): Buletin Udayana Mengabdi Vol 19 No 2 (2020): Buletin Udayana Mengabdi Vol 19 No 1 (2020): Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 4 (2019): Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 3 (2019): Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 2 (2019): Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 1 (2019): Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 4 (2018): Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 3 (2018): Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 2 (2018): Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 1 (2018): Buletin Udayana Mengabdi Vol 16 No 3 (2017) Vol 16 No 2 (2017) Vol 16 No 1 (2017) Vol 15 No 3 (2016) Vol 15 No 2 (2016): Jurnal Udayana Mengabdi Vol 15 No 1 (2016): Jurnal Udayana Mengabdi Vol 14 No 1 (2015): April 2015 Vol 13 No 2 (2014): Vol 13, No. 2 (2014) Vol 13 No 1 (2014): Vol 13, No 1, April 2014 Vol 12 No 2 (2013): Volume 12 No.2 – September 2013 Vol 12 No 1 (2013): Volume 12 No.1 – April 2013 Vol 11 No 2 (2012): Volume 11 No.2 – September 2012 Vol 11 No 1 (2012): Volume 11 No.1 – April 2012 Vol 10 No 2 (2011): Volume 10 No.2 – September 2011 Vol 10 No 1 (2011): Volume 10 No.1 – April 2011 Vol 9 No 2 (2010): Volume 9 No.2 – September 2010 Vol 9 No 1 (2010): Volume 9 No.1 – April 2010 Vol 8 No 1 (2009): Volume 8 No.1 – April 2009 Vol 7 No 2 (2008): Volume 7 No.2 – September 2008 Vol 7 No 1 (2008): Volume 7 No.1 – April 2008 Vol 6 No 2 (2007): Volume 6 No.2 - September 2007 Vol 6 No 1 (2007): Volume 6 No.1 - April 2007 Vol 5 No 1 (2006): Volume 5 No.1 – April 2006 More Issue