cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
COPING (Community of Publishing in Nursing)
Published by Universitas Udayana
ISSN : 23031298     EISSN : 27151980     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
COPING (Community of Publishing in Nursing) adalah E-Jurnal Keperawatan yang diterbitkan oleh Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. E-Jurnal keperawatan ini akan menjadi salah satu wahana pengembangan Evidence Based Nursing dalam pengembangan dan update ilmu-ilmu keperawatan dan meningkatkan kualitas asuhan keperawatan pada pasien. Jurnal ini terbit tiga kali setahun dan menerima artikel atau publikasi penelitian-penelitian di bidang keperawatan dari berbagai kalangan yang belum pernah diterbitkan. Naskah dapat ditulis dalam Bahasa Indonesia yang baik dan benar atau Bahasa Inggris. Tim Redaksi akan melakukan analisis dan memilih naskah publikasi atau artikel yang akan diterbitkan setelah mendapat hasil evaluasi dari Tim Penyunting. Tim Redaksi berhak menolak, menerima atau meminta penulis melakukan revisi pada naskah yang dikirim
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 12 No 2 (2024): April 2024" : 15 Documents clear
HUBUNGAN STATUS PSIKOLOGIS DENGAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA DI BANJAR KAJENG KOTA DENPASAR Mariska, Luh Putu Melda; Nurhesti, Putu Oka Yuli; Jagat Raya, Nyoman Agus; Sani Utami, Putu Ayu
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 12 No 2 (2024): April 2024
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2024.v12.i02.p03

Abstract

Proses penuaan yang dialami lansia menyebabkan lansia rentan mengalami perubahan status psikologis yang dapat berpengaruh terhadap tekanan darah lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan status psikologis dengan tekanan darah pada lansia di Banjar Kajeng Kota Denpasar. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode cross sectional yang dilakukan selama satu minggu pada bulan Maret 2023. Pemilihan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling (n=45). Data dikumpulkan menggunakan kuesioner The Depression Anxiety Stress Scales 21 (DASS-21) dan sfigmomanometer digital. Hasil penelitian yang didapatkan melalui uji spearman rank menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara status psikologis dengan tekanan darah lansia di Banjar Kajeng Kota Denpasar dengan p=0,004, r=0,419 untuk hubungan status psikologis dengan tekanan darah sistolik dan nilai p=0,044, r=0,302 untuk hubungan status psikologis dengan tekanan darah diastolik. Kontribusi status psikologis terhadap peningkatan tekanan darah sistolik yaitu 17,56%, sedangkan kontribusi status psikologis terhadap peningkatan tekanan darah diastolik yaitu 9,12%. Status psikologis berhubungan dengan tekanan darah yang berarti jika nilai status psikologis tinggi, maka tekanan darah juga akan tinggi. Pelaksanaan kegiatan khusus bagi lansia, seperti posyandu, senam lansia, dan penyuluhan kesehatan dapat dilakukan untuk membantu menjaga kestabilan status psikologis dan tekanan darah lansia.
GAMBARAN PERILAKU PERAWATAN KAKI PADA PASIEN DIABETES MELITUS DI DESA PEKUTATAN Triani, Ni Komang Sania; Widyanthari, Desak Made; Damayanti, Made Rini
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 12 No 2 (2024): April 2024
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2024.v12.i02.p11

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit kronis yang terjadi akibat kondisi hiperglikemia, dimana hiperglikemia kronis dapat menimbulkan komplikasi, salah satunya yakni ulkus kaki diabetes. Upaya pencegahan terkait pengelolaan kaki diabetik dapat dilakukan dengan perawatan kaki. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku perawatan kaki pada pasien diabetes melitus di Desa Pekutatan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif. Responden pada penelitian ini berjumlah 20 orang. Penelitian ini menggunakan kuesioner Diabetes Foot Care Knowledge Scale (DFKS), kuesioner sikap terkait perawatan kaki dan kuesioner questions determining the knowledge and practices about foot care. Mayoritas usia responden berkisar antara usia 56-65 tahun (55%), jenis kelamin laki-laki dan perempuan masing-masing memiliki jumlah yang sama (50%), responden memiliki tingkat pendidikan tamat SMA/MA (85%), dan sebagian besar memiliki pekerjaan (70%). Mayoritas responden mengalami DM ? 5 tahun (60%). Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan sebanyak 12 responden (60%) memiliki tingkat pengetahuan cukup, sedangkan pada kategori sikap dan praktik responden dalam kategori baik (100%). Hasil penelitian ini dapat dijadikan masukan kepada tenaga kesehatan setempat untuk lebih meningkatkan pemberian edukasi terkait perawatan kaki pada pasien DM dan memotivasi pasien melakukan perawatan kaki agar tidak terjadi komplikasi.
PENERAPAN E-PEER KONSELOR SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PENGETAHUAN REMAJA TENTANG TRIAD KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA DI MASA PANDEMI COVID-19 Pramitaresthi, I Gusti Ayu; Sanjiwani, Ida Arimurti; Pramesemara, I Gusti Ngurah
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 12 No 2 (2024): April 2024
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2024.v12.i02.p12

Abstract

TRIAD Kesehatan Reproduksi Remaja (TRIAD KRR) yaitu seksualitas, HIV/AIDS, dan NAPZA merupakan permasalahan remaja yang terjadi saat ini. Konselor sebaya atau peer konselor sebagai pengelola pusat informasi dan konseling remaja berperan penting dalam peningkatan pengetahuan remaja tentang TRIAD KRR. Remaja banyak menghabiskan waktu dengan teman sebaya serta pengaruh teman sebaya dapat membawa akibat positif maupun negatif. Peer konselor adalah program pemberdayaan teman sebaya untuk dapat memberikan informasi dan pengetahuan kesehatan serta konseling bagi remaja. Pada saat ini, dengan masih berlangsungnya pandemi Covid-19, maka akses pertemuan langsung masih terbatas sehingga peer konselor dilakukan secara online dengan memanfaatkan teknologi yang berkembang saat ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh E-Peer Konselor terhadap peningkatan pengetahuan remaja tentang TRIAD KRR di masa pandemi. Metode penelitian ini yaitu secara kuantitatif dengan quasi eksperimental. Desain penelitian yang digunakan adalah one group pre-test post-test design. Analisis bivariat dilakukan dengan uji non parametrik karena data terdistribusi tidak normal, diuji dengan uji Wilcoxon untuk menganalisis tingkat pengetahuan sebelum (pretest) dan setelah (posttest). Penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus-Oktober 2021 di SMA Negeri 4 Denpasar. Sampel sebanyak 30 siswa-siswi yang mengikuti ekstrakulikuler KSPAN. Hasil yang didapatkan bahwa E-Peer Konselor terhadap peningkatan pengetahuan remaja tentang TRIAD KRR di masa pandemi (p<0,05).
ANALISIS PARENTAL SELF EFFICACY DALAM MENDAMPINGI ANAK MELAKSANAKAN PEMBELAJARAN DARING SEBAGAI DETERMINAN PERKEMBANGAN ANAK USIA SEKOLAH Puspita, Luh Mira; Utami, Kadek Cahya
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 12 No 2 (2024): April 2024
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2024.v12.i02.p04

Abstract

Perkembangan sosial, emosional, dan kognitif anak dipengaruhi oleh perilaku pengasuhan orangtua. Pandemi Covid-19 menyebabkan gangguan pada proses pembelajaran anak usia sekolah. Perubahan situasi proses pembelajaran menjadi tantangan bagi orangtua dalam melaksanakan pengasuhan pada anak. Salah satu faktor yang mempengaruhi pengasuhan orangtua dan anak adalan parental self efficacy (PSE). PSE mempengaruhi perilaku anak, kemampuan sosialisasi, self efficacy, tingkat ansietas, dan kemampuan akademik anak. Berbagai faktor mempengaruhi tingkat PSE. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi parental self efficacy dalam mendampingi anak melaksanakan pembelajaran online saat pandemi Covid-19. Desain penelitian menggunakan studi deskriptif kuantitatif. Responden dalam penelitian ini adalah orangtua siswa sekolah dasar yang mengikuti pembelajaran online di Denpasar sebanyak 94 orang. Teknik pengambilan data dilakukan dengan purposive sampling dengan menggunakan kuesioner Self Efficacy for Parenting Tasks Index. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagain besar orangtua memiliki self efficacy yang baik. Faktor yang berhubungan signifikan dengan PSE adalah tingkat stres orangtua. Orangtua disarankan untuk mengelola stres dengan baik sehingga dapat melakukan pengasuhan pada anak secara optimal.
PENINGKATAN KESIAPSIAGAAN MENOLONG KORBAN KEGAWATDARURATAN WISATA PADA PEDAGANG PESISIR PANTAI DENGAN EDUKASI WATER RESCUE DI KABUPATEN BADUNG Juniartha, I Gusti Ngurah; Saputra, I Kadek; Suindrayasa, I Made
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 12 No 2 (2024): April 2024
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2024.v12.i02.p14

Abstract

Meningkatnya jumlah wisatawan yang berkunjung ke Bali untuk berwisata di pantai selain berdampak positif juga akan menjadi perhatian khusus pada kejadian kegawatdaruratan. Banyaknya kasus kegawatdaruratan pada wisawatan dipengaruhi oleh pertolongan pertama orang terdekat/bystander salah satunya adalah peran pedagang pesisir. Pedagang pesisir menyatakan sangat jarang terpapar pendidikan kesehatan untuk meningkatkan kesiapsiagaannya dan apabila ditinjau dari kesibukannya, pedagang pesisir akan lebih memprioritaskan untuk berdagang dibandingkan meningkatkan kompetensi pertolongan. Untuk menanggulangi hal tersebut, metode yang dipilih adalah dengan pembuatan media audio visual berupa video Water Rescue. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kesiapsiagaan pedagang pesisir untuk menolong korban kegawatdaruratan wisata pantai di Kabupaten Badung. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif dengan metode pre-experiment one group pretest-posttest dan dilaksanakan pada delapan lokasi pantai yang ada di Kabupaten Badung. Pemilihan responden dengan menggunakan teknik purposive sampling dengan total responden sebanyak 103 orang. Pengambilan data dengan kuesioner untuk menilai kesiapsiagaan sebelum dan setelah pemberian video Water Rescue. Hasil analisis dengan uji t-Test menyatakan ada perbedaan kesiapsiagaan pedagang pantai yang signifikan sebelum dan sesudah diberikan video Water Rescue dengan nilai signifikansi 0,000 (p<0,05). Edukasi melalui pemberian media audio visual bisa dikatakan efektif untuk meningkatkan kesiapsiagaan kelompok pedagang pantai karena media dibuat dengan real setting dan real time, serta memadukan pendekatan budaya setempat dengan penggunaan bahasa yang sesuai dengan responden. Selain itu, diperlukan lokasi khusus untuk scan barcode penanganan kegawatdaruratan di lokasi pantai/air serta pelatihan secara berkala guna memantapkan kemampuan psikomotor dari pedagang sekitar lokasi wisata pantai/air.
PENGARUH DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP KEPATUHAN DIET PADA PASIEN DIABETES MELLITUS DI RUMAH SAKIT PEKANBARU Roni, Yunisman; Lestari, Rizky Dwi; Khusniyati, Nia
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 12 No 2 (2024): April 2024
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2024.v12.i02.p07

Abstract

Empat pilar dalam pengelolaan dan pencegahan penyakit diabetes mellitus yaitu edukasi, terapi gizi medis, latihan jasmani dan intervensi farmakologis. Diet bertujuan untuk mencegah terjadinya komplikasi diabetes mellitus, tetapi tantangan diet merupakan tantangan besar untuk mencapai kualitas hidup yang lebih baik. Kepatuhan diet dapat dipengaruhi oleh dukungan keluarga, karena keluarga memberikan motivasi, dukungan penuh, serta perhatian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dukungan keluarga terhadap kepatuhan diet pada pasien diabetes mellitus. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional yang melibatkan 60 responden yang dipilih secara purposive sampling di sebuah Rumah Sakit Pekanbaru. Pengumpulan data menggunakan kuesioner HDFSS untuk dukungan keluarga dan PDAQ untuk kepatuhan diet. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 63,3% responden memiliki dukungan keluarga yang rendah dan 73,3% responden memiliki kepatuhan diet DM yang rendah sehingga terdapat pengaruh yang kuat antara dukungan keluarga dengan kepatuhan diet pasien diabetes mellitus dengan p-value 0,000. Kepatuhan diet pasien DM akan semakin tinggi jika dukungan keluarga semakin tinggi namun begitupun sebaliknya. Simpulan dalam penelitian ini adalah adanya pengaruh yang kuat antara dukungan keluarga terhadap kepatuhan diet pada pasien diabetes mellitus.
GAMBARAN KEPATUHAN PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN IBU HAMIL PADA MASA ADAPTASI KEBIASAAN BARU DI PUSKESMAS 1 DENPASAR SELATAN Wulandari, Putu Aditya Ika; Astuti, Ika Widi; Pramitaresthi, I Gusti Ayu; Sawitri, Ni Komang Ari
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 12 No 2 (2024): April 2024
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2024.v12.i02.p13

Abstract

Memasuki masa adaptasi kebiasaan baru, protokol kesehatan harus tetap diterapkan untuk mencegah terjadinya infeksi terutama pada ibu hamil yang termasuk kedalam kelompok rentan. Penerapan protokol kesehatan merupakan suatu upaya yang dilakukan oleh pemerintah dalam mencegah penularan COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kepatuhan penerapan protokol kesehatan ibu hamil pada masa adaptasi kebiasaan baru. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Responden penelitian berjumlah 30 orang ibu hamil yang dipilih dengan purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner kepatuhan yang telah dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa rerata usia responden adalah 26,5 tahun, rata-rata usia kehamilan responden adalah 25,6 minggu, mayoritas responden berada pada gravida 1 (primipara) sebesar 46,7%, mayoritas berpendidikan SMA/SMK (53,3%), mayoritas responden tidak bekerja (63,3%). Hasil kuesioner kepatuhan menunjukkan mayoritas responden berada pada kategori patuh terhadap penerapan protokol kesehatan sebesar 63,3%. Salah satu penyebab masih adanya ibu hamil yang kurang bahkan tidak mematuhi protokol kesehatan karena kurangnya pengetahuan dan kesadaran ibu hamil dalam pencegahan COVID-19, maka diperlukan strategi yang tepat untuk meningkatkan kepatuhan dalam penerapan protokol kesehatan yaitu dengan menyebarkan informasi dan mengedukasi ibu hamil tentang pentingnya patuh terhadap protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus COVID-19.
PERBANDINGAN EFEKTIVITAS LAMA WAKTU RENDAM KAKI AIR HANGAT CAMPUR SERAI DAN GARAM PADA LANSIA HIPERTENSI Aldo, Aldo; E.M. Gaghauna, Eirene; Santoso, Bagus Rahmat
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 12 No 2 (2024): April 2024
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2024.v12.i02.p08

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit kelainan jantung dan pembuluh darah, yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah. Upaya nonfarmakologis dapat dilakukan dengan rendam kaki air hangat yang dapat memberikan efek relaksasi dan melebarkan pembuluh darah. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk membandingan rendam kaki dengan air hangat campur serai dan garam selama 10 dan 15 menit pada lansia hipertensi di Puskesmas Cempaka Putih. Metode penelitian menggunakan eksperimen two group pretest posttest design. Pengambilan sampel purposive sampling dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Masing-masing kelompok terdiri 19 responden, diuji menggunakan Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan pre rerata sistolik kelompok 10 menit 147,37 mmHg, dan diastolik 92,37 mmHg. Rerata pre sistolik kelompok eksperimen 15 menit 150,53 mmHg, dengan diastolik 88,42 mmHg. Hasil post rerata sistolik kelompok 10 menit 129,47 mmHg dengan diastolik 83,16 mmHg. Pada kelompok eksperimen 15 menit post rerata sistolik 123,68 mmHg dan diastolik 81,58 mmHg. Uji Mann Whitney menunjukkan ada perbedaan rerata penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik dengan p-value 0,049 pada sistolik dan 0,000 pada diastolik. Nilai mean rank menunjukkan adanya penurunan pre dan post sistolik pada waktu 10 menit sebesar 22,87, sedangkan pada waktu 15 menit sebesar 16,13. Hasil penurunan rerata diastolik kelompok 15 menit (11,23 mmHg) lebih kecil dibandingkan kelompok 10 menit (17,66 mmHg). Terlihat dari rerata sistolik dan diastolik pada kelompok 15 menit lebih kecil dibanding 10 menit, maka disimpulkan rendam kaki dengan air hangat campur serai dan garam lebih efektif pada waktu 15 menit untuk menurunkan tekanan darah baik sistolik dan diastole pada lansia hipertensi di Puskesmas Cempaka Putih.
GAMBARAN POLA KONSUMSI DAN STATUS GIZI BALITA PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS 1 JEMBRANA Wulandari, Ni Putu Diah; Sawitri, Ni Komang Ari; Yanti, Ni Luh Putu Eva
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 12 No 2 (2024): April 2024
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2024.v12.i02.p05

Abstract

Pandemi Covid-19 menyebabkan penurunan pendapatan keluarga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti kebutuhan pangan sehingga mempengaruhi pola konsumsi dan status gizi terutama balita yang menjadi kelompok rentan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pola konsumsi dan status gizi balita di wilayah kerja Puskesmas 1 Jembrana pada masa pandemi Covid-19. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif menggunakan pendekatan cross sectional. Responden dalam penelitian ini berjumlah 75 orang yang dipilih dengan teknik simple random sampling. Pengambilan data penelitian ini dilakukan pada bulan April 2022. Food Frequency Questionnaire (FFQ) merupakan instrumen yang digunakan dalam pengambilan data pola konsumsi dan berat badan menurut umur merupakan metode yang digunakan untuk menilai status gizi balita. Balita yang terlibat dalam penelitian ini sebagain besar berjenis kelamin laki-laki (54,7%), dengan rentang usia balita 12-36 bulan (61,3%). Pola konsumsi balita sebagian besar berada pada konsumsi kurang (78,7%). Walaupun pola konsumsi sebagian besar kurang, namun status gizi balita mayoritas masih dalam kategori berat badan normal (78,7%). Informasi mengenai orang tua, sebagian besar ayah balita (92%) memiliki pekerjaan, dan hanya 50,7% ibu balita yang bekerja. Penghasilan ayah dan ibu sebagian besar masih di bawah UMR (< 2.500.000), yaitu dengan persentase masing-masing 56,0% dan 93,3%. Peneliti berharap data penelitian ini dapat dijadikan acuan bagi perawat untuk mengembangkan program kesehatan mengenai pola konsumsi dan status gizi balita.
HUBUNGAN MEKANISME KOPING DENGAN KUALITAS TIDUR PADA PASIEN HCU DI RSUD NGIMBANG KABUPATEN LAMONGAN Salsabilah, Shofiyah; Maghfiroh, Isni Lailatul; Hanafi, Aprelia Afidatul
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 12 No 2 (2024): April 2024
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2024.v12.i02.p01

Abstract

Pasien yang dirawat di rumah sakit sering mengalami gangguan pemenuhan kualitas tidur, terutama pada pasien dengan kondisi kritis yang diakibatkan dari kegagalan adaptasi dengan lingkungan baru seperti pasien pada ruang High Care Unit (HCU). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara mekanisme koping dengan kualitas tidur pada pasien HCU di RSUD Ngimbang. Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional pada 35 pasien di RSUD Ngimbang Kabupaten Lamongan yang diambil dengan teknik consecutive sampling pada bulan Maret-April 2023. Pengambilan data menggunakan kuesioner mekanisme koping dan kualitas tidur. Data dianalisis menggunakan uji Pearson. Hasil penelitian didapatkan 21 pasien memiliki mekanisme koping maladaptif dan 14 pasien dengan koping adaptif, sedangkan 31 pasien memiliki kualitas tidur cukup baik, 3 pasien kualitas tidur buruk dan 1 pasien memiliki kualitas tidur baik. Hasil uji statistik nilai Pearson Correlation rs = 0,581 dengan nilai signifikansi p = 0,000 artinya terdapat hubungan mekanisme koping dengan kualitas tidur pada pasien HCU di RSUD Ngimbang dengan kekuatan korelasi positif. Mekanisme koping diperlukan dalam pengontrolan emosional seseorang. Hal tersebut dapat menyebabkan kecemasan sehingga dapat mengakibatkan kualitas tidur cukup baik. Faktor lain yang dapat menyebabkan pasien HCU memiliki kualitas tidur sedang, yaitu lingkungan seperti suara monitor dari pasien lainnya dan cahaya ruangan. Untuk memperbaiki kualitas tidur baik, pasien dapat melakukan identifikasi diri terhadap emosional agar tidak timbul kecemasan yang dapat mengakibatkan stres.

Page 1 of 2 | Total Record : 15


Filter by Year

2024 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 12 No 2 (2024): April 2024 Vol 12 No 1 (2024): Februari 2024 Vol 11 No 6 (2023): Desember 2023 Vol 11 No 5 (2023): Oktober 2023 Vol 11 No 4 (2023): Agustus 2023 Vol 11 No 3 (2023): Juni 2023 Vol 11 No 2 (2023): April 2023 Vol 11 No 1 (2023): Februari 2023 Vol 10 No 6 (2022): Desember 2022 Vol 10 No 5 (2022): Oktober 2022 Vol 10 No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 10 No 3 (2022): Juni 2022 Vol 10 No 2 (2022): April 2022 Vol 10 No 1 (2022): Februari 2022 Vol 9 No 6 (2021): Desember 2021 Vol 9 No 5 (2021): Oktober 2021 Vol 9 No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 9 No 3 (2021): Juni 2021 Vol 9 No 2 (2021): April 2021 Vol 9 No 1 (2021): Februari 2021 Vol 8 No 4 (2020): Desember 2020 Vol 8 No 3 (2020): Oktober 2020 Vol 8 No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 8 No 1 (2020): April 2020 Vol 7 No 3 (2019): Desember 2019 Vol 7 No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 7 No 1 (2019): April 2019 Vol 6 No 3 (2018): Desember 2018 Vol 6 No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 6 No 1 (2018): April 2018 Vol 5 No 3 (2017): Desember 2017 Vol 5 No 2 (2017): Agustus 2017 Vol 5 No 1 (2017): April 2017 Vol 4 No 3 (2016): Desember 2016 Vol 4 No 2 (2016): Agustus 2016 Vol 4 No 1 (2016): APRIL 2016 Vol 3 No 3 (2015): JURNAL EDISI SEPTEMBER-DESEMBER 2015 Vol 3 No 2 (2015): JURNAL EDISI MEI-AGUSTUS 2015 Vol 3 No 1 (2015): JURNAL EDISI JANUARI-APRIL 2015 Vol 2 No 3 (2014): JURNAL EDISI SEPTEMBER-DESEMBER 2014 Vol 2 No 2 (2014): JURNAL EDISI MEI-AGUSTUS 2014 Vol 2 No 1 (2014): JURNAL EDISI JANUARI-APRIL 2014 Vol 1 No 2 (2013): JURNAL EDISI JULI-DESEMBER 2013 Vol 1 No 1 (2013): JURNAL EDISI JANUARI-JUNI 2013 More Issue