cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Dinamika Pengabdian (JDP)
Published by Universitas Hasanuddin
ISSN : 24608173     EISSN : 25283219     DOI : -
Core Subject :
Jurnal Dinamika Pengabdian (JDP) merupakan media publikasi kegiatan pengabdian pada masyarakat di bidang agrokompleks, sains, sosial kemasyarakatan dalam bentuk penerapan IPTEKS maupun peningkatan pemberdayaan masyarakat. Jurnal ini terbit dua kali setahun di bulan Mei dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 363 Documents
INOVASI TEKNOLOGI PRODUKSI LIPAT GANDA CABAI SEBAGAI SOLUSI KETAHANAN PANGAN DAN EKONOMI KELUARGA MELALUI OPTIMALISASI PEKARANGAN Ulfa, Fachira; Syam'un, Elkawakib; Dungga, Novaty Eny; Dewi, Vien Sartika; Rafiuddin, Rafiuddin; Heliawaty, Heliawaty
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 10 NO. 2 JANUARI 2025
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v10i2.41891

Abstract

Kegiatan pengabdian dilaksanakan di kelompok Tani Talakaya Desa Campagaya Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar dengan masalah pemanfaatan pekarangan yang belum optimal. Sebagian besar pekarangan hanya ditanami tanaman hias atau bahkan dibiarkan terlantar. Selain itu, petani juga memiliki keterbatasan pengetahuan dalam budidaya cabai dan akses terhadap pupuk organik. Tujuan kegiatan ini adalah mengoptimalkan pemanfaatan pekarangan dengan menanam cabai menggunakan teknologi produksi lipat ganda (Proliga) yang diharapkan dapat meningkatkan ketahanan pangan dan ekonomi keluarga. Beberapa komponen teknologi proliga yang diterapkan, diantaranya: (1) Menggunakan varietas unggul yang adaptif; (2) Menggunakan sistem persemaian sehat; (3) Meningkatkan populasi tanaman; (4) Melaksanakan pengelolaan hara, tanah, dan air; dan (5) Pengendalian hama dan penyakit. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi penyuluhan, pelatihan pembuatan rumah semai, pembuatan pupuk organik cair, zat pengatur tumbuh, dan pestisida nabati. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan kelompok tani dalam budidaya cabai, terbukti dengan kemampuan mereka menghasilkan produk pertanian yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Manfaat kegiatan ini selain membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga melalui produksi cabai sendiri, juga berpotensi mengurangi biaya rumah tangga dan meningkatkan pendapatan. Kegiatan ini berhasil mencapai tujuan dengan optimalisasi pekarangan sebagai sumber pangan dan pendapatan tambahan bagi keluarga. Kata kunci: Proliga, cabai, pekarangan, pangan, ekonomi keluarga. ABSTRACT This activity was carried out in the Talakaya Farmers group, Campagaya Village, Galesong District, Takalar Regency, which faced the problem of suboptimal yard use. Most yards are only planted with ornamental plants or even left neglected. Apart from that, farmers also have limited knowledge of cultivating chilies and access to organic fertilizer. This activity aims to optimize the use of the yard by planting chilies using double production technology (Proliga), which is expected to increase food security and the family economy. Several components of the proliga technology implemented include: (1) using adaptive superior varieties; (2) using a healthy nursery system; (3) increasing plant populations; (4) carrying out nutrient, soil and water management; and (5) pest and disease control. The methods used in this activity include counseling, training in making seedling houses, liquid organic fertilizer, and vegetable pesticides. The activity results show an increase in the knowledge and skills of farmer groups in chili cultivation, as evidenced by their ability to produce more efficient and environmentally friendly agricultural products. The benefits of this activity not only help increase family food security through their chili production but also have the potential to reduce household costs and increase income. This activity achieved its objectives by optimizing the yard as a food source and additional income for the family. Keywords: Proliga, chili, home garden, food, family economy.
PENANAMAN MANGROVE SEBAGAI UPAYA KONSERVASI EKOSISTEM MANGROVE DI DESA TABULO SELATAN KABUPATEN BOALEMO Mile, Lukman; Pasisingi, Nuralim; Koniyo, Yuniarti; Hamzah, Sri Nuryatin; Sulistijowati, Rieny; Naiu, Asri Silvana; ., Juliana; Harmain, Rita Marsuci
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 10 NO. 2 JANUARI 2025
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v10i2.42023

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan di Desa Tabulo Selatan Kabupaten Boalemo Kecamatan Mananggu, Boalemo, Provinsi Gorontalo dengan pertimbangan hasil survey penelitian dan permasalahan penanaman mangrove dan pengembangan pemanfaatan rumput laut. Warga setempat belum memiliki pengetahuan dan pemahaman yang optimal akan pentingnya ekosistem mangrove dan pemanfaatan rumput laut. Kegiatan yang dilakukan pada bulan Oktober tahun 2024 ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat wilayah pesisir Desa Tabulo Selatan dan membantu mereka memaksimalkan potensi sumber daya lokal yang tersedia khususnya mangrove dan rumput laut. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat akan pentingnya fungsi ekosistem mangrove dalam menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir, sekaligus memberikan informasi yang relevan bagi pihak-pihak terkait. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu sosialisasi dan aktivitas penanaman bibit mangrove. Keterlibatan masyarakat dalam konservasi mangrove sangat krusial, terutama dalam menghadapi tantangan perubahan iklim yang berdampak pada kestabilan lingkungan pesisir. Dengan adanya peningkatan permukaan air laut dan frekuensi bencana alam yang lebih tinggi, keberadaan mangrove menjadi semakin krusial. Beberapa komunitas telah memulai inisiatif untuk menanam kembali mangrove, tidak hanya untuk memperbaiki kerusakan yang telah terjadi, tetapi juga untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya ekosistem ini. Kata kunci: Ekosistem, mangrove, Desa Tabulo. ABSTRACT Community service was conducted in South Tabulo Village, Mananggu District, Boalemo Regency, Gorontalo Province, based on the findings of research surveys addressing challenges in mangrove planting and the development of seaweed utilization. The local community has yet to acquire optimal knowledge and understanding of the critical role of mangrove ecosystems and the potential benefits of seaweed. Implemented in October 2024, these activities aimed to enhance the awareness of coastal communities in South Tabulo Village while assisting them in maximizing the sustainable use of local resources, particularly mangroves and seaweed. The initiative also sought to improve public understanding of the ecological functions of mangrove ecosystems in maintaining the sustainability of coastal environments and to provide valuable information for relevant stakeholders. The program was conducted in two phases: socialization and practical mangrove seedling planting. Community participation in mangrove conservation is essential, particularly in addressing the challenges of climate change, which significantly impacts coastal ecosystem stability. With rising sea levels and the increasing frequency of natural disasters, the preservation and restoration of mangroves have become more critical than ever. Several community-driven efforts to replant mangroves have emerged, aiming to mitigate existing environmental damage and foster greater awareness of the indispensable role these ecosystems play in coastal resilience and biodiversity conservation. Keywords: Ecosystem, mangrove, Tabulo Village
PENINGKATAN PENDAPATAN PETANI PADA KELOMPOK TANI CENDRANA 1 DAN 2 MELALUI PRODUKSI BENIH PADI VARIETAS GENJAH DALAM MENUNJANG KEMANDIRIAN PERBENIHAN DI KABUPATEN BARRU Anshori, Muhammad Fuad; Musa, Yunus; Farid BDR, Muh.; Mario, M. Bayu; Baharuddin, Achmad Kautsar; Ahmad, Ahmad; Hasyim, Rostyati; Sadar, Muhammad
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 10 NO. 2 JANUARI 2025
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v10i2.42118

Abstract

Kelompok Tani Cendrana 1 dan 2 menghadapi tantangan rendahnya produktivitas padi akibat penggunaan benih berkualitas rendah dan kurangnya benih yang adaptif terhadap perubahan iklim. Hal ini disebabkan oleh terbatasnya ketersediaan benih unggul di Kabupaten Barru. Sebagai solusi yang ditawarkan, kedua mitra dilatih untuk memproduksi benih padi varietas genjah yang lebih resilien terhadap perubahan iklim. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pendapatan petani dan menunjang kemandirian perbenihan dengan memproduksi benih padi varietas genjah di Kelompok Tani Cendrana 1 dan 2. Metode yang diterapkan meliputi sosialisasi program pengabdian, pelatihan produksi benih unggul mulai dari awal hingga pemasaran benih serta para kelompok tani dilatih memproduksi kompos dari sumberdaya organik, serta dilakukan pendampingan pembuatan demplot perbenihan padi. Hasil yang dicapai menunjukkan bahwa Kelompok Tani Cendrana 1 dan 2 kini mampu memproduksi benih secara mandiri dan meningkatkan hasil panen. Pada Kelompok Tani Cendrana 1, hasil panen varietas Cakrabuana meningkat dari 3,05 ton/ha (kontrol) menjadi 4,14 ton/ha setelah pemupukan, sedangkan pada Kelompok Tani Cendrana 2, hasil panen varietas Padjajaran meningkat dari 5,2 ton/ha (kontrol) menjadi 6,7 ton/ha. Pendapatan yang semula Rp. 550.000.000,- kini menjadi Rp. 1.265.000.000,- Program ini berkontribusi signifikan terhadap peningkatan produktivitas padi dan kemandirian benih unggul di Kabupaten Barru. Dengan keberlanjutan program ini, diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan pada Kelompok Tani Cendrana 1 dan 2. Kata kunci: Benih unggul, hasil panen, kemandirian perbenihan, kelompok tani, padi genjah, perubahan iklim, produktivitas. ABSTRACT Cendrana Farmer Groups 1 and 2 face the challenge of low rice productivity due to the use of low-quality seeds and the lack of seeds that are adaptive to climate change. This is due to the limited availability of superior seeds in the Barru District. As a solution, Cendrana Farmer Groups 1 and 2 were trained to produce early-maturing rice seeds more resilient to climate change. This community service activity aims to increase farmers' income and support seed independence by producing early-maturing rice seeds in Cendrana Farmer Groups 1 and 2. The methods applied include socialization of the service program, training in superior seed production from the beginning to seed marketing farmer groups are trained to produce compost from organic resources, and assistance in making rice seedling demonstration plots. The results show that Cendrana Farmer Groups 1 and 2 can now produce seeds independently and increase yields. In Cendrana Farmer Group 1, the yield of the Cakrabuana variety increased from 3.05 tons/ha (control) to 4.14 tons/ha after fertilization, while in Cendrana Farmer Group 2, the yield of the Padjajaran variety increased from 5.2 tons/ha (control) to 6.7 tons/ha. The income that was initially IDR. 550,000,000 is now IDR. 1,265,000,000 This program significantly contributes to the increase in rice productivity and superior seed independence in the Regency. Keywords: Climate change, early-maturing rice, farmers' group, harvest yield, productivity, seed independence, superior seeds.
PELATIHAN PEMBUATAN TERRARIUM UNTUK MENUMBUHKAN MINAT WIRAUSAHA BAGI SISWA SMK SAHID SURAKARTA Mutiasari, Annisa Indah; Kusumastuti, Anggit Dyah; Paningrum, Destina; Cahyani, Rusnandari Retno
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 10 No. 4 (2025): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 10 NO. 4 JULI 2025
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v10i4.29861

Abstract

Kewirausahaan menjadi salah satu aspek penting dalam perekonomian terutama bagi siswa SMK agar bisa memenuhi kebutuhan industri dan mengembangkan keterampilan praktis dalam menciptakan peluang usaha mandiri. Namun, kurangnya pemahaman dan pelatihan praktis menghambat minat siswa untuk berwirausaha. Salah satu bisnis kreatif yang mudah dan dapat dikembangkan adalah pembuatan terrarium. Terrarium adalah seni merangkai tanaman dalam suatu ruang dengan sebuah wadah. Solusi yang ditawarkan atas masalah yang ada adalah dengan menjalankan program berupa kegiatan pelatihan pembuatan Terrarium untuk menumbuhkan minat wirausaha bagi siswa SMK Sahid Surakarta. Target yang ingin dicapai dalam program pengabdian ini adalah memberikan tambahan pengetahuan tentang kewirausahaan bagi siswa SMK Sahid Surakarta melalui pembuatan terrarium. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan tambahan pengetahuan tentang kewirausahaan bagi siswa SMK Sahid Surakarta melalui pembuatan terrarium. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah dalam bentuk pelatihan dengan kegiatan melibatkan siswa kelas XI SMK Sahid Surakarta dengan menjelaskan dan praktik proses pembuatan terrarium menggunakan tanaman hias jenis kaktus dan sukulen. Hasil dari kegiatan ini menambah keterampilan siswa dalam membuat Terrarium dan menambah ide untuk berwirausaha sejak dini. Kata kunci: Pelatihan, kewirausahaan, terrarium. ABSTRACT Entrepreneurship is an important aspect of the economy, especially for vocational school students, so they can meet industry needs and develop practical skills in creating independent business opportunities. However, a lack of understanding and practical training hinders students' interest in entrepreneurship. One creative business that is easy and can be developed is making terrariums. Terrarium is the art of arranging plants in a space in a container. The solution offered to the existing problem is to run a program in the form of Terrarium making training activities to foster entrepreneurial interest for Sahid Surakarta Vocational School students. The target to be achieved in this service program is to provide additional knowledge about entrepreneurship for Sahid Surakarta Vocational School students through making terrariums. This activity aims to provide additional knowledge about entrepreneurship for students at Sahid Vocational School, Surakarta through making terrariums. The method used in this activity is in the form of training with activities involving class The results of this activity increase students' skills in making terrariums and increase ideas for entrepreneurship from an early age. Keywords: Training, entrepreneurship, terrarium.
PENDAMPINGAN SISTEM KONSERVASI USAHA TANI JAGUNG BERBASIS KARBON PADA KELOMPOK TANI MAMMINASA DECENG Sukmawati, Sukmawati; Bahruddin, Bahruddin; Harsani, Harsani; Suwardoyo, Untung; Zamzam, Syamsiar; Suherman, Suherman; Yamin, Mayasari; Qadri, Sri Nur; Fatmawati, Fatmawati
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 10 No. 4 (2025): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 10 NO. 4 JULI 2025
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v10i4.30912

Abstract

Target produktivitas jagung di lahan kering miring akan sulit dicapai tanpa teknologi konservasi tanah, khususnya penanggulangan erosi dan peningkatan bahan organik tanah.  Biochar merupakan teknologi tepat guna yang dapat meningkatkan daya ikat tanah sehingga tidak muda terdispersi. Kandungan karbonnya yang tinggi menjadi sumber C-organik jika digunakan sebagai bahan pemenah tanah. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan wawasan petani melaksanakan usahatani jagung berbasis konservasi menggunakan biochar sebagai sumber karbon tanah. Metode pelaksanaan adalah demplot di lahan jagung dimana petani melakukan partisipasi aktif dalam setiap kegiatan, yang terdiri dari  pembuatan rorak searah dengan lereng, pembuatan lubangan biopori, aplikasi biochar sebagai bahan pembenah tanah, budidaya jagung sistem legowo 2:1. Luaran kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan petani (76 orang anggota kelompok tani Mamminasa Deceng) tentang konsep usahatani jagung sistem legowo berbasis konservasi dan peran biochar sebagai sumber karbon dalam meningkatkan kulitas tanah serta meningkatnya kesuburan tanah berdasarkan kandungan C-organik tanah (4%).   Kata kunci: Degradasi lahan, jagung, karbon, kekeringan, produktivitas. ABSTRACT The target of corn productivity on sloping dry land will be difficult to achieve without soil conservation technology, especially erosion control and increasing soil organic matter. Biochar is an appropriate technology that can increase soil binding capacity so that it is not easily dispersed. Its high carbon content becomes a source of organic C if used as a soil enhancer. The purpose of this activity is to increase farmers' insight into implementing conservation-based corn farming using biochar as a source of soil carbon. The implementation method is a demonstration plot in corn fields where farmers actively participate in each activity, consisting of making rorak in the direction of the slope, making biopore holes, applying biochar as a soil conditioner and corn cultivation using the 2:1 legowo system corn cultivation using the 2:1 legowo system. The output of this activity is increased knowledge of farmers (76 members of the Mamminasa Deceng farmer group) about the concept of conservation-based corn farming and the role of biochar as a carbon source in improving soil quality and increasing soil fertility based on soil organic C content (4%). Keywords: Land degradation, corn, carbon, drought, productivity.
UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG PREEKLAMSIA PADA MASYARAKAT DI PUSKESMAS MAKKASAU MAKASSAR: Improvement of Preeclampsia Knowledge for Community in Makkasau Public Health Center, Makassar Jusuf, Elizabet Catherine; Lisal, Lenny Maria; Mustafa, Susiawaty; Aman, Abadi; N., Astra Budiati; Ola, A. Nurul Faizah Tenri
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 10 No. 3 (2025): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 10 NO. 3 APRIL 2025
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v10i3.32059

Abstract

Preeklamsia merupakan suatu keadaan peningkatan tekanan darah setelah usia kehamilan 20 minggu disertai gangguan multiorgan. Tingkat pengetahuan masyarakat terkait dengan preeklamsia masing sangat rendah, oleh karena itu, dilakukan penyuluhan kepada masyarakat di wilayah Puskesmas Makkasau Makassar sehingga diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang preeklamsia. Terdapat 60 mitra yang ikut dalam penyuluhan ini. Kegiatan diawali evaluasi pengetahuan dengan melakukan pre-test, kemudian dilanjutkan dengan ceramah, sesi tanya jawab serta diskusi. Kegiatan ditutup dengan evaluasi pengetahuan dengan post-test. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata hasil pre-test yaitu 6.06 ± 0.95 dan nilai rata-rata hasil post-test yaitu 8.38 ± 0.67dengan nilai maksimal yaitu 10. Berdasarkan evaluasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat terdapat pengaruh yang signifikan dari penyuluhan dalam meningkatkan pengetahuan tentang preeklampsia (p<0,05). Kata kunci: Konseling, masyarakat, preeklamsia. ABSTRACT Preeclampsia is a condition of increased blood pressure after 20 weeks of gestation accompanied by multiorgan disorders. The level of public knowledge related to preeclampsia is very low; therefore, counseling was conducted in the community in the Makassar Makkasau Health Center area, and it is expected to increase public knowledge about preeclampsia. 60 partners participated in this counseling. The activity began with an evaluation of basic knowledge by conducting a pre-test, then continued with lectures, question-and-answer sessions, and discussions. The activity was closed by evaluating knowledge with a post-test. The results showed that the average value of the pre-test results was 6.06 ± 0.95, and the post-test results were 8.38 ± 0.67 with a maximum value of 10. Based on the community service activity evaluation, counseling significantly increases knowledge about preeclampsia (p <0.05). Keywords: Counseling, community, preeclampsia.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI JAGUNG LAHAN GAMBUT DI DESA ARANG LIMBUNG KECAMATAN SUNGAI RAYA KABUPATEN KUBU RAYA Hayati, Rita; Junaidi, Junaidi; Alhaddad, Abdul Mujib; Gafur, Sutarman
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 10 No. 4 (2025): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 10 NO. 4 JULI 2025
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v10i4.32571

Abstract

Desa Arang Limbung terletak di Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya dan berjarak sekitar 15 km dari Pontianak. Budidaya jagung yang diusahakan petani pada tanah gambut menunjukkan produksi yang rendah yakni < 3 ton/ha.  Hal ini disebabkan karena rendahnya kesuburan tanah gambut, rendahnya kemampuan petani dalam memberikan pupuk secara optimal karena mahalnya harga pupuk. Selain itu kurangnya pengetahuan petani dalam pemanfaatan limbah lokal seperti kompos tandan kosong kelapa sawit dan biochar.Tujuan kegiatan PKM adalah memberikan pelatihan pembuatan kompos dan biochar, aplikasi kompos dan biochar pada tanaman jagung. Metode yang digunakan adalah: penyuluhan, pembimbingan dan pendampingan dan evaluasi kegiatan. Rencana target luaran adalah: meningkatnya pengetahuan dan ketrampilan petani dalam pembuatan Kompos TKKS dan biochar sebanyak 80%, meningkatnya pengetahuan dan keterampilan petani dalam aplikasi pupuk organik dan anorganik pada tanaman jagung 80%. Setelah dilakukan kegiatan PKM maka pengetahuan petani dalam pengolahan limbah tandan kosong kelapa sawit dan jerami untuk dijadikan sebagai pupuk organik sebelumnya 20,5% yang telah paham cara pembuatan pupuk organik dan setelah dilakukan penyuluhan dan pelatihan meningkat menjadi 70%. Demikian juga halnya dengan menentukan dosis pupuk, sebelum penyuluhan pengetahuan tentang menghitung dosis pupuk 0%, setelah penyuluhan meningkat menjadi 70%. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan kapasitas  pengetahuan  dan ketrampilan petani pada kelompok mitra setelah dilakukan pelatihan dan pendampingan. Kata kunci: Gambut, Kompos, Biochar, Jagung. ABSTRACT Arang Limbung Village is located in Sungai Raya District, Kubu Raya Regency and is about 15 km from Pontianak. Corn cultivation carried out by farmers on peat soil shows low production, namely <3 tons/ha. This is due to the low fertility of peat soil, the low ability of farmers to provide optimal fertilizer due to the high price of fertilizer. Apart from that, farmers lack knowledge in utilizing local waste such as empty oil palm fruit bunch compost and biochar. The aim of PKM activities is to provide training in making compost and biochar, applying compost and biochar to corn plants. The methods used are: counseling, guidance and assistance and evaluation of activities. The planned output targets are: increasing farmers' knowledge and skills in making TKKS Compost and biochar by 80%, increasing farmers' knowledge and skills in applying organic and inorganic fertilizers to corn plants by 80%. After PKM activities were carried out, the knowledge of farmers in processing empty oil palm fruit bunches and straw to be used as organic fertilizer was previously 20.5% who understood how to make organic fertilizer and after counseling and training this increased to 70%. Likewise with determining fertilizer doses, before the counseling, knowledge about calculating fertilizer doses was 0%, after counseling increased to 70%. This shows an increase in the knowledge and skills capacity of farmers in the partner group after training and mentoring. Keywords: Peat, Compost, Biochar, Corn.
PELATIHAN MERAMBAN DAN PEMANFAATAN TANAMAN LIAR SEBAGAI SUMBER PANGAN ALTERNATIF DALAM MENDUKUNG KETAHANAN PANGAN DI KABUPATEN PINRANG Umar, Muhammad Ruslan; Masniawati, Andi; Tambaru, Elis; Darmawansyah, Andi; Kusmawati, Iin; Mooduto, Moh. Ikram
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 10 No. 3 (2025): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 10 NO. 3 APRIL 2025
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v10i3.35838

Abstract

Meramban merupakan salah satu praktik tradisional masyarakat pedesaan dalam mengumpulkan tumbuhan liar untuk dijadikan sumber pangan. Berbagai jenis tanaman liar telah teridentifikasi berpotensi dijadikan sebagai makanan alternatif yang kaya nutrisi. Desa Salipolo yang terletak di Kecamatan Cempa, Kabupaten Pinrang, merupakan salah satu desa yang memiliki potensi sumber daya hayati yang dapat dimaksilkan kegunaannya dalam peningkatan ketahanan pangan, untuk mencegah terjadinya ”stunting” atau kekerdilan pada anak-anak, yang menjadi salah satu indikator gizi buruk. Berbagai jenis tanaman liar diketahui memiliki khasiat obat, yang dapat digunakan mengatasi berbagai masalah kesehatan. Oleh karena itu, literasi pangan yang baik akan membantu masyarakat dalam memahami nilai gizi dan khasiat dari tanaman liar dan cara pengolahan yang tepat untuk mendapatkan manfaat maksimal. Metode yang digunakan dalam Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) adalah penyuluhan dan pengenalan tumbuhan yang dapat dimakan yang cukup bernutrisi, praktek meramban, serta pelatihan pengolahan beberapa jenis tanaman liar menjadi makanan siap konsumsi yang bergizi sebagai makanan alternatif. Hasil dari pengabdian kepada masyarakat ini meningkatkan pengetahuan anggota masyarakat desa Salipolo tentang tumbuhan liar yang ada disekitar desa mereka untuk dapat diolah menjadi makanan alternatif bergizi, dan membuka peluang sebagai wirausaha pedesaan. Olahan makanan yang telah dihasilkan adalah puding daun kelor, keripik pepaya muda, keripik daun bayam, dendeng daun singkong, selei daun kersen, dan manuk burak. Dengan demikian penyuluhan dan pelatihan ini telah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para anggota PKK dan kelompok remaja desa dalam memanfaatkan tumbuhan liar menjadi makanan alternatif bergizi, dan sebagai peluang wirausaha dalam meningkatkan ekonomi rumah tangganya. Diharapkan kedepannya anggota masyarakat ini dapat menjadi agen strategis dalam penyebaran informasi dan mengedukasi anggota masyarakat lainnya khususnya dalam pemanfaatan tumbuhan liar sebagai makanan alternatif untuk menjaga ketahanan pangan. Kata kunci: Meramban, tanaman liar, makanan alternatif, ketahanan pangan. ABSTRACT Meramban is a traditional practice among rural communities for the collection of wild plants for food. A variety of wild plants have been identified as having the potential to serve as alternative food sources that are rich in nutrients. Salipolo Village, situated within the Cempa subdistrict of the Pinrang regency, is one of several villages in the region that possesses a wealth of untapped biological resources with the potential to enhance food security and prevent the occurrence of "stunting" in children, a significant indicator of malnutrition. A variety of wild plants are understood to possess medicinal properties, which can be employed in the treatment of diverse health concerns. Consequently, the development of sound food literacy will assist individuals in comprehending the nutritional value and efficacy of wild plants, as well as the optimal methods for their processing to ensure maximal benefit. The methods used in the community service (PKM) are counseling and introduction to edible plants that are nutritious enough, browsing practices, and training in processing different types of wild plants into nutritious ready-to-eat foods as alternative foods. The results of this community service will increase the knowledge of Salipolo village community members about wild plants around their village that can be processed into nutritious alternative foods and open opportunities as rural entrepreneurs. The processed foods produced are moringa leaf pudding, young papaya chips, spinach leaf chips, cassava leaf jerky, selei kersen leaves, and manuk burak. As a result of this guidance and training, PKK members and village youth groups have increased their knowledge and skills in using wild plants as nutritious alternative foods and as entrepreneurial opportunities to improve their household economies. It is hoped that in the future, these community members can become strategic agents in disseminating information and educating other community members, especially in the use of wild plants as alternative foods to maintain food security. Keywords: Browsing, wild plants, alternative food, food security.
PELATIHAN WORKSHOP PENCEGAHAN BULLYING DAN PENGELOLAAN EMOSI Pratama, Ananda Stevvan Vallentino Petrix; Azizah, Andi Nur Aidha; Khasanah, Siti; Arief, Dayyanah Malika; Esfahan, Aufa Salman; Rozamuri, Arif Murti
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 10 No. 3 (2025): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 10 NO. 3 APRIL 2025
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v10i3.35844

Abstract

Emosi sering dianggap negatif, padahal merupakan reaksi alami manusia terhadap situasi tertentu dan melibatkan pengalaman perilaku serta fisiologis. Pada remaja, perkembangan emosi signifikan dan kompleks, sering membawa ketidakstabilan. Pengelolaan emosi penting untuk mencegah dampak negatif seperti gangguan konsentrasi, konflik, dan bullying. Program pengabdian masyarakat di SMKN 18 Jakarta bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa tentang bullying dan pentingnya pengelolaan emosi. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan menggunakan metode pelatihan dan workshop yang terdiri dari kegiatan diskusi, praktek, observasi, dan kuisioner. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman siswa melalui sesi interaktif dan diskusi. Manfaat jangka panjangnya adalah meminimalisir bullying, meningkatkan prestasi akademis, dan mempersiapkan siswa menghadapi tantangan masa depan dengan keterampilan mengelola emosi yang baik, sehingga mengurangi risiko masalah kesehatan mental dan depresi. Pelatihan diakhiri dengan praktik teknik pengelolaan emosi dan pengisian pre- dan post-test. Kata kunci: Pelatihan, workshop, pengendalian emosi. ABSTRACT Emotions are often considered harmful, even though they are a natural human reaction to certain situations and involve behavioral and physiological experiences. The James-Lange theory explains that physiological stimuli trigger emotions. In adolescents, emotional development is significant and complex, often bringing instability. Emotion management is essential to prevent negative impacts such as impaired concentration, conflict, and bullying. For this reason, the community service program at SMKN 18 Jakarta on June 4, 2024, was held using training and workshop methods with discussion, practice, observation, and questionnaires. The aim is to increase students' awareness about bullying and managing emotions. This activity succeeded in increasing students' understanding through interactive sessions and discussions. The long-term benefits are minimizing bullying, improving academic achievement, and preparing students to face future challenges with good emotional management skills, thereby reducing the risk of mental health problems and depression. The training ends with practicing emotional management techniques and completing pre- and post-tests. Keywords: Training, workshops, emotional control.
UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG INFEKSI MENULAR SEKSUAL SIFILIS PADA MASYARAKAT DI PUSKESMAS MAKKASAU: Improvement of Knowledge About the Sexually Transmitted Infection Syphilis in the General Community at the Makkasau Health Center Jusuf, Elizabet Catherine; Abidin, Nuraini; Mailoa, Johnsen; Andi Mappaware, Nasrudin; Rauf, Fauzia Tamara; Syamsuri, Nurul Fajri
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 10 No. 3 (2025): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 10 NO. 3 APRIL 2025
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v10i3.36319

Abstract

Sifilis merupakan infeksi menular seksual yang disebabkan oleh Spirochaete Treponema Pallidum. Peningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang sifilis dapat melakukan tindakan pencegahan yang efektif untuk menghindari penularan sifilis. Penyuluhan tentang infeksi menular seksual Sifilis telah dilakukan di Puskesmas Makkasau Makassar. Sebelum memulai materi penyuluhan, dilakukan dengan pengisian kuisoner awal (Pre-Test), dilanjutkan pemaparan materi penyuluhan dan sesi diskusi/tanya jawab dengan peserta penyuluhan dan yang terakhir pengisian kuisioner evaluasi (Post-Test). Hasil pengisian kuisioner awal dan akhir dianalisis dengan uji normalitas Saphiro-Wilk dan uji Wilcoxon Rank Test. Penyuluhan diikuti oleh 45 orang. Kegiatan ini mendapatkan respon dan feedback positif dari masyarakat dengan memperhatikan dan dengan memberikan pertanyaan dan peserta tampak paham dan puas dengan penjelasan-penjelasan yang telah diberikan. Pengetahuan masyarakat meningkat signifikan setelah penyuluhan dengan nilai p < 0,05. Namun masih ada hambatan atau kendala yang dihadapi saat penyuluhan yaitu adanya keterbatasan waktu penyuluhan bersamaan dengan jam pelayanan di Puskesmas Makkasau, baik kegiatan pelayanan didalam gedung serta pelayanan luar gedung. Kata kunci: Kesadaran masyarakat, Penyuluhan, Sifilis. ABSTRACT Syphilis is a sexually transmitted infection caused by Spirochaete Treponema Pallidum. Increasing public awareness and knowledge about syphilis can help carry out effective preventive measures to avoid the transmission of syphilis. Counseling about sexually transmitted infections of Syphilis has been carried out at the Makkasau Makassar Health Center. A Pre-Test was conducted before the counseling started by filling out the initial questionnaire, followed by the presentation of counseling material and discussion/question and answer sessions with counseling participants, and finally filling out an evaluation questionnaire (Post-Test). The results of filling out the initial and final questionnaires were analyzed by the Saphiro-Wilk normality test and the Wilcoxon Rank Test. The counseling was attended by 45 people. This activity received positive responses and feedback from the community by paying attention and by giving questions and participants seemed to understand and be satisfied with the explanations that had been given. Community knowledge increased significantly after counseling with a p < 0.05. However, there are still obstacles faced during counseling, namely the limited counseling time along with service hours at the Makkasau Health Center, both service activities inside the building and services outside the building. Keywords: Public awareness, Education, Syphilis.

Filter by Year

2015 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 2 (2026): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 11 NO. 2 JANUARI 2026 Vol. 11 No. 1 (2025): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 11 NO. 1 OKTOBER 2025 Vol. 10 No. 4 (2025): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 10 NO. 4 JULI 2025 Vol. 10 No. 3 (2025): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 10 NO. 3 APRIL 2025 Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 10 NO. 2 JANUARI 2025 Vol. 10 No. 1 (2024): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 10 NO. 1 OKTOBER 2024 Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 9 NO. 2 MEI 2024 Vol. 9 No. 1 (2023): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 9 NO. 1 OKTOBER 2023 Vol. 8 No. 2 (2023): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 8 NO. 2 MEI 2023 Vol. 8 No. 1 (2022): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 8 NO. 1 OKTOBER 2022 Vol. 7 No. 2 (2022): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 7 NO. 2 MEI 2022 Vol. 7 No. 1 (2021): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 7 NO. 1 OKTOBER 2021 Vol. 6 No. 2 (2021): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 6 NO. 2 MEI 2021 Vol. 6 No. 1 (2020): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 6 NO. 1 OKTOBER 2020 Vol. 5 No. 2 (2020): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 5 NO. 2 MEI 2020 Vol. 5 No. 1 (2019): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 5 NO. 1 OKTOBER 2019 Vol. 4 No. 2 (2019): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 4 NO. 2 MEI 2019 Vol. 4 No. 1 (2018): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 4 NO. 1 OKTOBER 2018 Vol. 3 No. 2 (2018): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 3 NO. 2 MEI 2018 Vol. 4 (2018): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 4 NO. (EDISI KHUSUS) NOVEMBER 2018 Vol. 3 No. 1 (2017): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 3 NO. 1 OKTOBER 2017 Vol. 2 No. 2 (2017): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 2 NO. 2 MEI 2017 Vol 2, No 1 (2016): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 2 NO. 1 OKTOBER 2016 Vol. 2 No. 1 (2016): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 2 NO. 1 OKTOBER 2016 Vol. 1 No. 2 (2016): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 1 NO. 2 MEI 2016 Vol. 1 No. 1 (2015): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 1 NO. 1 OKTOBER 2015 More Issue