Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

KESIAPSIAGAAN PETUGAS KESEHATAN PUSKESMAS DALAM MANAJEMEN BENCANA DI WILAYAH KERJAPUSKESMAS SILIH NARA KABUPATEN ACEH TENGAH Adisah, Adisah; Silitonga, Evawani Martalena; Manurung, Jasmen; Hidayat, Wisnu; Wandra, Toni
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i1.2937

Abstract

   Disaster management is a very important factor to reduce the impact of disaster events. This study aims to determine the preparedness of health workers in disaster management based on the characteristics, knowledge, attitudes and practices/previous experiences of health workers in disaster management. This type of research is a quantitative research with a cross sectional approach. The study was conducted in the Working Area of the Silih Nara Health Center, Central Aceh Regency in August 2021 with a population of 85 health workers and all of them were used as samples (total sampling). Data analysis used univariate, bivariate and multivariate analysis. The results of data analysis show that there is a relationship between age and knowledge and attitudes, while based on previous practice/experience there is no relationship; there is no relationship between gender and previous knowledge, attitude and practice/experience; there is a relationship between education and previous knowledge, attitudes and practices/experience; there is a long-standing relationship with knowledge but no long-standing relationship with previous attitudes and practices/experiences; there is a relationship between involvement in disaster response with previous knowledge, attitudes and practices/experiences; there is a relationship between disaster management training and previous attitudes and practices/experience, while disaster management training has no relationship with knowledge; There is a relationship between being included in the Rapid Action Team (TGC) with previous knowledge, attitudes and practices/experiences based on the preparedness of health workers in disaster management in the Work Area of the Silih Nara Health Center, Central Aceh Regency. The variable of disaster management training is the most dominant variable in the preparedness of health workers in disaster management in the Work Area of the Silih Nara Health Center, Central Aceh Regency.
FAKTOR FAKTOR BERHUBUNGAN KEJADIAN KARIES GIGI ANAK SD NEGERI 2 & NEGERI 14 AEKSIPITUDAI Simarmata, Rawaty; Hidayat, Wisnu; Johansen, Johansen
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.25051

Abstract

Masalah kesehatan gigi yang paling sering terjadi pada anak adalah karies gigi. Keadaan  kebersihan mulut anak lebih buruk dan anak lebih banyak makan makanan dan minuman yang menyebabkan karies di banding orang dewasa. Efek buruk dari sering mengkonsumsi makanan manis terhadap kesehatan gigi dapat menyebabkan karies gigi. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian karies gigi pada anak sekolah dasar di SD Negeri 2 dan SD Negeri 14 Aeksipitudai Kabupaten Samosir tahun 2023. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik observasional dengan pendekatan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian seluruh adalah seluruh siswa beserta orang tua siswa di SD Negeri 2 dan SD Negeri 14 Aeksipitudai total siswa sebanyak 165 orang dengan sampel penelitian total populasi. Penelitian ini menggunakan uji Chi-square dan selanjutnya menggunakan regresi logistik untuk melihat faktor paling berpengaruh. Hasil penelitian menunjukkan ada berhubungan frekuensi sikat gigi (p=0.009) dan tidak ada hubungan waktu mengosok gigi (p=0.393) dengan kejadian kareis gigi.
FAKTOR RESIKO KEJADIAN HIPERTENSI DI PUSKESMAS PADANG BULAN KOTA MEDAN TAHUN 2023 Bancin, Lenny Lestryani Br; Hidayat, Wisnu; Girsang, Vierto Irrenius; Nababan, Donal; Sembiring, Rinawati
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.26796

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu PTM di Indonesia yang paling beresiko menyebabkan kematian di Indonesia tertinggi ketiga dengan Case Fatality Rate (CFR) sebesar 4,81%. Hipertensi menjadi 1 dari 10 penyakit terbesar di Puskesmas Padang Bulan Kota Medan. Tujuan Dilakukan Penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor resiko yang mempengaruhi kejadian hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Padang Bulan Kota Medan Tahun 2023. Jenis Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang berjenis observasional analitik dengan rancangan studi kasus kontrol, Penelitian dilakukan pada bulan Agustus 2023 – Januari 2024 pada 136 responden dengan 68 kasus dan 68 kontrol. Kriteria inklusi kasus adalah pasien berusia ? 20 tahun dan tercatat sebagai penderita hipertensi berdasarkan rekam medis di UPT puskesmas padang bulan Medan, sedangkan kriteria inklusi kontrol adalah pasien yang tidak mengalami hipertensi berdasarkan rekam medis di UPT Puskesmas Padang Bulan Medan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil uji bivariat didapatkan hubungan usia dengan kejadian hipertensi (p value 0,000), tidak ada hubungan jenis kelamin dengan kejadian hipertensi (p value 0,158), ada hubungan kebiasaan merokok dengan kejadian hipertensi (p value 0,000), ada hubungan konsumsi garam dengan kejadian hipertensi (p value 0,020), tidak ada hubungan obesitas dengan kejadian hipertensi (p value 0,585), ada hubungan aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi (p value 0,011). Adapun faktor dominan terhadap kejadian hipertensi adalah usia dengan OR = 9,185. Dengan demikian diharapkan masyarakat dapat secara rutin untuk memeriksakan tekanan darah di pelayanan kesehatan dan bagi masyarakat penderita hipertensi agar meminum obat yang diberikan di puskesmas secara rutin.
Faktor Resiko Faktor Resiko Yang Mempengaruhi Kejadian Tuberkulosis (Tb) Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Perbaungan Susanto Sipayung, Jenni; Hidayat, Wisnu; Silitonga, Evawani M
HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol 9 No 2 (2023): Kesehatan Lingkungan
Publisher : Public Health Department, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/higiene.v9i2.36532

Abstract

Tuberculosis is a disease caused by Mycobacterium Tuberculosis bacterium. According to WHO (2021), 9.9 million people have died due to Pulmonary Tuberculosis. One of the factors affecting Tuberculosis incidents is the environment. The research aims to find out the factors affecting the incidents of Pulmonary Tuberculosis {TB) in the working area of the Public Health Center (Puskesmas) of Perbaungan in 2022. Risk factors investigated encompass occupancy density, ventilation, temperature, humidity, lighting, as well as home floor and walls condition. This is a quantitative research that uses case-control. 96 respondents are used as samples encompassing 48 cases and 48 controls. Data are analyzed using chi-square and binary logistic regression tests. Based on bivariate test results, it is found that the occupancy density (0.014), ventilation (0. 038), humidity (0. 008), lighting (0. 002), home floor condition (0. 000) dan home wall condition (0.002) are the factors affecting the incidents of Tuberculosis (p-value <0.05) while temperature (0.540) is not the factor that can affect the incidents of Tuberculosis (p-value >0.05). It is suggested that Puskesmas frequently monitor and give counseling related to Tuberculosis and the society clean their houses regularly and keep the house clean. Keywords : Puskesmas Perbaungan, Pulmonary Tuberculosis, Risk Factors
Comparison Of Knowledge And Attitudes Of Pregnant Women About Stunting Using Booklet Media And Audiovisual Media Contents Of My Plate Sapnita, Sapnita; Hidayat, Wisnu; Sinaga, Taruli Rohana
Jurnal EduHealth Vol. 13 No. 02 (2022): Jurnal eduHealth, Periode Oktober - December, 2022
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A World Health Organisation (WHO) report from 2021 states that Universal Health Coverage (UHC) ensures that everyone gets high-quality medical care as and when they need it, without creating any barriers. Of the anticipated 1 billion population, only about 270 million people are expected to get health services between 2000 and 2023. The purpose of this study is to evaluate the job satisfaction of nurses working in inpatient wards of hospitals in 2023 in Banyuasin Regency. This study will be conducted in May 2023. A total of 34 nurses working in the inpatient wards of Banyuasin Regional Hospital were the sample population for this quantitative, cross-sectional study. the sample was 34 respondents, and used complete sampling for sample collection. using questionnaires for data collection and retrieval. Chi-Square statistical test and multiple logistic regression were used in the statistical test analysis, and the findings showed a significant relationship (p-value 0.05) between the variables of incentives (p=0.037), work environment conditions (p=0.001), training (p=0.000), legal protection rights (p=0.002), and rewards (p=0.016). Age (p=0.447), gender (p=0.591), education (p=0.660), length of service (p=0.448), leadership (p=1.000), promotion opportunities (p=0.662), supervision (p=1.000), and punishment (p=0.731) were not correlated with each other. Based on the results of multivariate statistical analysis, the training variable is the most important factor in determining the level of satisfaction of nurses with their work (p=0.003; OR=63.254). It is intended that nursing management in Banyuasin Hospital can protect nurses legally, educate nurses to become competent nurses, pay attention to the quantity of incentives, build a pleasant work environment, and use rewards and punishments to inspire nurses.
Rancang Bangun Sensor THC pada Mesin CNC Plasma Cutting Berbasis Arduino Ramady, Givy Devira; Hidayat, Rahmad; Sujana, Ahmad; Hidayat, Wisnu; Lestari, Ninik Sri
Smart Comp :Jurnalnya Orang Pintar Komputer Vol 13, No 1 (2024): Smart Comp: Jurnalnya Orang Pintar Komputer
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/smartcomp.v13i1.6059

Abstract

CNC plasma cutting merupakan proses pemotongan material menggunakan teknologi plasma yang dikendalikan oleh sistem CNC. Pada saat pemotongan, gas inert seperti nitrogen, argon, atau campuran gas lainnya ditiupkan melalui nozzle torch dan diterapkan tegangan listrik tinggi. Ini menciptakan aliran plasma panas yang dapat mencapai suhu tinggi, yang digunakan untuk memotong material yang bersentuhan dengan nozzle. Pada pemotongan dengan menggunakan teknologi plasma, jarak antara nozzle torch dan material kerja sangat penting. Jika jarak terlalu dekat, dapat terjadi overheating dan deformasi material. Sebaliknya, jika jarak terlalu jauh, pemotongan mungkin tidak akan efektif atau bahkan tidak terjadi pemotongan sama sekali. Untuk mengatasi tantangan ini, maka dibuatlah sebuah sistem pengatur ketinggian torch berbasis mikrokontroler arduino uno menggunakan sensor THC, yang kemudian akan memberikan informasi dari besaran tegangan listrik  variatif yang dikeluarkan oleh mesin plasma cutting untuk mengendalikan gerakan motor yang mengatur tinggi rendahnya nozzle torch sesuai dengan permintaan pemrograman. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode RD (Research and Development). Proses pemotongan menggunakan arus listrik sebesar 20 ampere, tekanan udara diberikan dengan bertekanan 4 bar. Kecepatan pemotongan dengan kecepatan 1500 mm/s. Setelah melakukan percobaan pemotongan pada sudut kemiringan 20 derajat, hasil dari pemotongan ternyata sesuai dengan yang direncanakan sehingga dapat disimpulkan bahwa Sensor THC sudah berkerja dengan baik.
Faktor Risiko yang Memengaruhi Kejadian Tuberkulosis (TB) Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Perbaungan Sipayung, Jeni Susanto; Hidayat, Wisnu; Silitonga, Evawani M
Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat : Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat Vol 15 No 2 (2023): JIKM Vol. 15, Edisi 2, Mei 2023
Publisher : Public Health Undergraduate Program, Faculty of Health Science, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52022/jikm.v15i2.444

Abstract

Abstrak Latar belakang: Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium Tuberculosis. Tahun 2021, WHO menyatakan bahwa sekitar 9,9 juta orang meninggal yang diakibatkan oleh penyakit tuberkulosis paru. Faktor yang dapat memengaruhi kejadian TB paru diantaranya yaitu faktor lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko yang memengaruhi kejadian penyakit TB paru di wilayah kerja Puskesmas Perbaungan tahun 2022. Faktor risiko yang diteliti berupa kepadatan hunian, ventilasi, suhu, kelembapan, pencahayaan, lantai rumah dan dinding rumah. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain case-control. Jumlah sampel sebanyak 96 responden yang terdiri dari 48 kasus dan 48 kontrol. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dan juga regresi binari logistik. Hasil: Hasil analisis bivariat didapatkan kepadatan hunian (0,014), ventilasi (0,038), kelembapan (0,008), pencahayaan (0,002), lantai rumah (0,000), dan dinding rumah (0,002) merupakan faktor yang dapat memengaruhi kejadian TB paru. Sedangkan suhu (0,540) bukan merupakan faktor yang dapat memengaruhi kejadian TB paru.. Kesimpulan: Diharapkan kepada pihak puskesmas untuk lebih sering memantau dan meningkatkan survei serta memberikan penyuluhan terkait TB paru dan juga diharapkan kepada masyakarat agar lebih membenahi rumah secara berkala dan menjaga kebersihan rumah. Risk Faktors Affecting the Incident of Pulmonary Tuberculosis (TB) in the Working Area of Perbaungan Public Health Center Abstract Background: Tuberculosis was a disease caused by Mycobacterium Tuberculosis. According to WHO (2021), 9.9 million people have died due to pulmonary tuberculosis (TB). One of the factors affecting TB incidents was the environment. The research aims to find out the factors affecting the incidents of pulmonary TB in the working area of the Public Health Center of Perbaungan in 2022. Methods: Risk factors investigated encompass occupancy density, ventilation, temperature, humidity, lighting, as well as home floor and walls condition. This is a quantitative research that uses case-control. The sample was consisted of 96 respondents included 48 cases and 48 controls. Data was analyzed using Chi-Square and binary logistic regression tests. Result: Based on bivariate test results, this study was found that the occupancy density (0.014), ventilation (0.038), humidity (0. 008), lighting (0.002), home floor condition (0.000) dan home wall condition (0.002) was the factors affecting the incidents of TB. While, temperature (0.540) is not the factor that can affect the incidents of TB. Conclusion: It is suggested that puskesmas frequently monitor and give counseling related to TB and the society clean their houses regularly and keep the house clean
KEPERCAYAAN IBU MENYUSUI TERHADAP DENA DALAM PEMBERIAN ASI EKSLUSIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PANTE RAYA KECAMATAN WIH PESAM KABUPATEN BENER MERIAH TAHUN 2021 Kahayati, Dewi; Hidayat, Wisnu; Manurung, Kesaktian
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1717

Abstract

Rendahnya cakupan ASI ekslusif, di daerah benr meriah meliputi berbagai faktor, salah satunya adalah kepercayaan tentang Dena, Dena yakni istilah dari dataran tinggi Gayo untuk menyatakan ASI Ibunya bermasalah. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret –Agustus 2021, dengan menggunakan metode Penelitian Kwalitatif, guna menggali lebih dalam tentang kepercayaan terhadap Dena. Dari hasil Penelitian didapatkan bahwa kepercayaan ibu menyusui terhadap Dena dalam pemberian ASI ekslusif di wilayah kerja Puskesmas Pante Raya masih tinggi, hal ini dibuktikan dari informasi-informasi yang peneliti dapatkan bahwa 1 dari 3 orang ibu menyusui yang mempercayai adanya Dena. Sementara informan dari petugas kesehatan telah melakukan konseling ASI ekslusif pada ibu menyusui tapi kepercayaan terhadap Dena yang begitu mempengaruhi sikap dalam pemberian ASI ekslusif, sehingga berdampak pada rendah nya cakupan ASI ekslusif  bahwa Untuk mematahkan mitos Dena ini merupakan suatu tugas yang rumit, karena masyarakat Gayo sangat memegang teguh adat istiadat yakni menghormati Orang Tua, walau pun kenyataannya banyak yang menolak mitos tersebut.Jika dilihat dari sudut pandang Antropologi Dena perlu dipertahankan, karena merupakan suatu budaya kearifan local, akan tetapi jika dilihat dari segi kesehatan Dena seharusnya hanya tinggal cerita saja, tinggal sejarah saja, bahwa betul anggapan sebagian informan bahwa Dena adalah suatu penyakit alergi ASI yang disebabkan oleh factor makanan, bukan karena kuman yang terdapat di dalam ASI, apalagi penyakit kutukan yang hanya ada di daerah  dataran tinggi Gayo.     Kata kunci: mitos Dena, cakupan ASI ekslusif, kepercayaan, kepatuhan
ANALISIS PERBANDINGAN TINGKAT PENGETAHUANPENGGUNAAN MEDIA DIDONG BAHASA GAYO DENGAN BAHASA INDONESIA SEBAGAI MEDIA PROMOSI KESEHATAN DI WILAYAH KECAMATAN KETOL KABUPATEN ACEH TENGAH Kartika, Mahrona; Hidayat, Wisnu; Lina Tarigan, Frida
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1682

Abstract

Promosi kesehatan merupakan hal utama yang harus menjadi perhatian kita sebagai tenaga kesehatan guna mencegah perburukan akan suatu kondisi kesehatan di negara kita.Dimasa pandemi saat ini, penulis ingin menganalisa pengetahuan masyarakat tentang covid karena masih banyak sekali perlakuan salah atas pernyataan maupun ungkapan tentang covid dilingkungan masyarakat dan juga supaya semua lapisan masyarakat terutama diKemacatan Ketol paham betul akan masalah ini.Aceh adalah wilayah penghujung sumatera yang memiliki keragaman suku dan kekayaan dalam seni budaya. Dengan tipe masyarakat yang sangat menjunjung adat istiadat maka banyak sekali ragam seni budaya yang masih dipertahankan didaerah ini, salah satunya adalah Didong. Didong merupakan seni dengan paduan syair dan tari yang didalam penelitian ini dimasukkan  unsur pengetahuan  tentang covid-19 kedalam syairnya dan bisa dijadikan media promosi kesehatan. Didong ditampilkan dalam bahasa asli Gayo dan Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan uji Anova. Penelitian dilakukan di desa Blangmancung Bawah Kecamatan Ketol Kabupaten Aceh Tengah dengan mengambil sampel sebanyak 54 orang yang dibagi dalam 2 kelompok sehingga dihasilkan 27orang  perkelompok. Kelompok 1 akan dilakukan intervensi dengan Didong bahasa Gayo dan kelompok 2 dengan Didong bahasa Indonesia. Hasil penelitian didapatkan adanya penigkatan pengetahuan dari kelompok 1 sebesar rata-rata nilai 9 menjadi 14 setelah posttest dengan nilai p value: 0,000 dan peningkatan pada kelompok 2 dengan nilai rata-rata pretest 9,6 menjadi 13,7 setelah posttest dengan nilai p valuenya 0,001 sehingga dinilai sangat besar pengaruhnya dari Didong ini terhadap peningkatan pengetahuan masyarakat. Tentu saja hubungan ini menunjukkan  Didong dapat dijadikan sebagai media efektif untuk promosi kesehatan diwilayah kerja puskesmas Ketol Kabupaten Aceh Tengah dan diperlukan kerjasama dari seluruh pihak terkait untuk melestarikan Didong sebagai kesenian khas daerah suku Gayo.Kata Kunci: Kesenian Didong, Promosi kesehatan
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMANFAATAN POS PELAYANAN TERPADU (POSBINDU) PENYAKIT TIDAK MENULAR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIMPANG TIGA KECAMATAN BUKIT KABUPATEN BENER MERIAH Rusmiati, Rusmiati; Hidayat, Wisnu; Silitongga, Evawani
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1724

Abstract

Latar Belakang: Penanggulangan PTM adalah upaya kesehatan yang mengutamakan aspek promotif dan preventif tanpa mengabaikan aspek kuratif dan rehabilitatif serta paliatif yang ditujukan untuk menurunkan angka kesakitan, kecacatan dan kematian yang dilaksanakan secara komprehensif, efektif, efisien dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan pemanfaatan Pos Pelayanan Terpadu (Posbindu) Penyakit Tidak Menular di wilayah kerja Puskesmas Simpang Tiga Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah.Metode: Penelitian ini menggunakan studi observational non experimental dengan jenis penelitian deskriptif dan rancangan penelitian Cross-sectional yang bersifat analitik yang dilakukan pada bulan Maret – September 2021. Menggunakan data primer dan data sekunder. Populasi adalah seluruh masyarakat usia produktif usia 15-59 tahun di wilayah kerja Puskesmas Simpang Tiga Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah. Sampling dari perhitungan rumus Slovin, dengan jumlah sampel sebanyak 100 orang yang diambil secara accidental sampling. Uji yang digunakan Chi-Square dan regresi logistik dengan tingkat kemaknaan p>0,05dan Confidence Interval (CI) 95%.Hasil: Bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara umur dengan nilai p=0,004, jenis kelamin dengan nilai p=0,002, pendidikan dengan nilai p=0,000, pengetahuan dengan nilai p=0,000, sikap dengan nilai p=0,001, jarak tempuh dengan nilai p=0,003, dukungan tenaga kesehatan dengan nilai p=0,003 dan dukungan keluarga dengan nilai p= 0,002 terhadap pemanfaatan Posbindu PTM di wilayah kerja Puskesmas Simpang Tiga Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah. Berdasarkan regresi logistik diketahui bahwa variable yang paling dominan dalam pemanfaatan Posbindu adalah dukungan tenaga kesehatan dengan nilai p= 20,287 yang artinya responden yang mendapat dukungan dari tenaga kesehatan berpeluang 20,287 kali lebih banyak memanfaatkan Posbindu dibandingkan dengan responden yang tidak mendapatkan dukungan dari tenaga kesehatan. Pengetahuan dengan nilai p=12,167 artinya : responden yang memiliki pengetahuan baik, berpeluang 12,167 kali lebih banyak akan memanfaatkan Posbindu dibandingkan dengan responden yang berpengetahuan kurang baik. Dukungan keluarga dengan nilai p= 6,074 artinya : responden yang mendapat dukungan dari keluarga berpeluang 6,074 kali lebih bayak akan memanfaatkan Posbindu dibandingkan dengan responden yang tidak mendapatkan dukungan dari keluargaKesimpulan: Dukungan tenaga kesehatan, pengetahuan dan dukungan keluarga memiliki hubungan yang bermakna terhadap pemanfaatan Posbindu PTM di wilayah kerja Puskesmas Simpang Tiga Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah. Diharapkan bagi tenaga kesehatan agar lebih aktif untuk memberikan informasi berupa penyuluhan, arahan, bimbingan, motivasi dan kunjungan ke rumah masyarakat untuk ikut serta melakukan pemanfaatan Posbindu PTM.Kata Kunci : Pemanfaatan Posbindu, Penyakit Tidak Menular, Kabupaten Bener Meriah