Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLMENTASI MUTU PELAYANAN JAMINAN KESEHATAN NASIONAL (JKN) DI DINAS KESEHATAN KABUPATEN ROKAN HILIR (SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW) Suci Fajarimah; Ambia Nurdin; Dian Rahayu; Kiki Asrifa Dinen; Khairuman Khairuman
Public Health Journal Vol. 2 No. 3 (2025): July–September, Public Health Education and Health Literacy
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/wmcgdg61

Abstract

Program pelayanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) meliputi layanan promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif serta pada obat-obatan dan bahan medis dengan menggunakan pelayanan pengendalian mutu dan biaya keterampilan. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini yaitu Literature Review. Proses pengumpulan data dilakukan secara online untuk mencari jurnal yang dipublikasikan melalui Google Scholar dan situs jurnal. Jurnal yang dimasukkan dalam review ini adalah yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Artikel tersedia dalam bentuk full text dan free access. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis Implementasi Mutu Pelayanan Kesehatan di Dinas Kesehatan Kabupaten Rokan Hilir
Faktor Penyebab Kejadian Diare Pada Balita Di Aceh : Literature Review Sofia Marisya Putri; Ambia Nurdin; Dian Rahayu; Khairuman Khairuman
Public Health Journal Vol. 2 No. 3 (2025): July–September, Public Health Education and Health Literacy
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/n6fnxx85

Abstract

Diare adalah gejala umum infeksi gastrointestinal yang disebabkan oleh berbagai patogen, termasuk bakteri, virus, dan protozoa. Diare lebih sering terjadi di negara berkembang karena kurangnya air minum yang aman, sanitasi dan kebersihan serta status gizi yang buruk. Menurut angka terbaru, diperkirakan 2,5 miliar orang tidak memiliki sanitasi yang memadai dan hampir 1 miliar orang tidak memiliki akses ke air minum yang aman. Lingkungan yang tidak sehat ini memudahkan penyebaran patogen penyebab diare. Diare merupakan pembunuh utama anak-anak, terhitung sekitar 8% dari semua kematian pada anak di bawah usia 5 tahun di seluruh dunia. Metode yang digunakan dalam pembuatan artikel ini adalah literature review yang membahas literatur mengenai faktor penyebab kejadian diare pada balita di Aceh. Pencarian literatur dilakukan melalui Google Scholar dengan kata kunci “kejadian diare di Aceh’ sampai akhirnya diperoleh 10 literatur yang relevan untuk menyusun artikel ini. hasil perhitungan Odds Ratio menunjukkan bahwa responden yang jambannya tidak memenuhi syarat memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami diare dibandingkan dengan responden yang jambannya memenuhi syarat. Hasil ini diperoleh dari wilayah kerja Puskesmas Seunuddon Kabupaten Aceh Utara. Penelitian ini menemukan adanya hubungan antara kondisi jamban dengan kejadian diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Seunuddon Kabupaten Aceh Utara tahun 2023 dengan P value 0.018. Mencegah terjadinya diare pada balita, perlu dilakukan upaya perbaikan jamban yang memenuhi syarat, seperti memiliki jarak lebih dari 10 meter dengan sumber air, memiliki septic tank, bebas dari vektor, mudah digunakan dan dibersihkan, bebas dari bau, dan tidak mencemari permukaan tanah
Kebijakan Hukum Berdasarkan Uu No.18 Tahun 2014 Tentang Kesehatan Jiwa Dan Kuhp Sapriani Rahayu; Ambia Nurdin; Khairuman Khairuman; Dian Rahayu
Public Health Journal Vol. 2 No. 1 (2025): January–March, Health Policy and Health Systems
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/9yprkd93

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis kebijakan hukum bagi pelaku yang melakukan tindak kekerasan/bullying/penindasan/penyiksaan terhadap orang dengan gangguan jiwa berdasarkan UU No. 18 Tahun 2014 Tentang Kesehatan Jiwa Dan KUHP, dan akibat hukum kebijakan hukum bagi pelaku yang melakukan tindak kekerasan/bullying/penindasan/penyiksaan terhadap orang dengan gangguan jiwa berdasarkan UU No. 18 Tahun 2014 Tentang Kesehatan Jiwa Dan KUHP. Metode yang dipergunakan adalah penelitian hukum normatif. Sumber data terdiri atas bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tertier.. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa kebijakan hukum bagi pelaku yang melakukan tindak kekerasan/bullying/penindasan/penyiksaan terhadap orang dengan gangguan jiwa berdasarkan UU No. 18 Tahun 2014 Tentang Kesehatan Jiwa Dan KUHP ini masih belum ada sanksi yang tegas mengatur hal tersebut, akan tetapi, dalam pelaksanaan penegak hukum masih merujuk pada kitab undangundang hukum pidana
Observasi Sarana Terminal Brawijaya Bayuwangi Melalui Assessment Indikator Sanitasi Lingkungan Salmalia Salmalia; Ambia Nurdin; Khairuman Khairuman; Dian Rahayu; Reza Kurnia
Public Health Journal Vol. 2 No. 1 (2025): January–March, Health Policy and Health Systems
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/876c1244

Abstract

Tempat-tempat umum berpotensi sebagai tempat terjadinya penularan penyakit, pencemaran lingkungan, ataupun gangguan kesehatan lainnya sehingga diperlukan sanitasi untuk mewujudkan lingkungan yang bersih guna melindungi kesehatan masyarakat dari kemungkinan penularan penyakit dan gangguan kesehatan lainnya. Terminal Brawijaya merupakan salah satu tempat umum yang ramai didatangi umum untuk melakukan kegiatan transportasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi gambaran umum sanitasi terminal Brawijaya pada tahun 2019. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan observasi yang menggunakan metode observasi dan wawancara untuk mengumpulkan data. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada instrumen lembar inspeksi sanitasi terminal. Instrumen penelitian berisi 5 variabel antara lain bagian luar, ruang tunggu, sarana sanitasi, kesehatan dan keselamatan kerja, dan penunjang. Hasil penelitian sanitasi terminal Brawijaya dengan 5 variabel menunjukkan bahwa secara keseluruhan telah memenuhi syarat sanitasi terminal dengan total skor yang didapatkan 1675 dan tergolong kategori baik yaitu sebesar 76,13%. Supaya sanitasi terminal Brawijaya tetap terjaga dan menjadi lebih baik lagi diperlukan peningkatan terhadap variabel sanitasi yang meliputi jamban dan urinoir, tempat cuci tangan, dan pembuangan air hujan dan air kotor.
Analisis Proses Penyembuh Tradisional Di Gampong Kajhu Aceh Besar Roza Maolida; Ambia Nurdin; Ully Fitria; Khairuman Khairuman; Dian Rahayu
Public Health Journal Vol. 2 No. 1 (2025): January–March, Health Policy and Health Systems
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/ghv6c386

Abstract

Artikel ini menganalisis terkait dengan proses penyembuhan masyarakat gampong rawa yang melakukan pengobatan tradisional. Artikel melihat faktor menyebabkan masyarakat lebih memilih pengobatan tradisional di Gampong Kajhu adalah karena masyarakat menilai pengobatan tradisional adalah pengobatan yang alami. Pengobatan ini berawal dari pengobatan yang menjadi kepentingan yang sangat penting bagi setiap individu dalam sebuah kehidupan yang dimulai dari kepercayaan. Artikel ini diketahui bahwa fenomena pengobatan tradisional dibagi kedalam sejarah lahirnya pengobatan tradisional, proses pengobatan yang dilakukan, ramuan yang digunakan, perkembangan dan kondisi kesehatan pasien serta alasan pasien lebih memilih berobat pengobatan tradisional. Observasi penyembuhan pengobatan Bang Pan merupakan pandangan masyarakat tentang pengobatan tradisional yang sanga terbantu dan terpercaya. Terbukti banyak masyarakat Gampong Rawa sampai saat ini datang dan percaya dengan pengobatan tradisional Bang Pan, bahkan tidak hanya masyarakat sekitar saja yang berobat, tetapi masyarakat luar Gampong Kajhu pun banyak yang datang. Untuk memperoleh data yang sesuai dengan topik permasalahan “Penyembuhan Tradisonal di Gampong Kajhu Kecamatan Mesjid Raya Kabupaten Aceh Besar”. Artikel in menggunakan teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi nonpartisipatif, wawancara terstruktur dan mendalam, literature dan dokumentasi. Observasi dan wawancara: akan dilakukan selama satu bulan, serta pengeditan skripsi dilakukan selama satu bulan. Analisis data dilakukan sebelum penelitian, selama waktu proses dilapangan bersamaan dengan pengumpulan data.Hasil artikel ini menunjukkan bahwa pengobatan tradisional di Gampong Kajhu Kecamatan Mesjid Raya Kabupaten Aceh Besar, bertujuan untuk mengetahui pandangan masyarakat dan fenomena terhadap pengobatan tradisional di Gampong Kajhu Kecamatan Mesjid Raya Kabupaten Aceh Besar yang dilakukan oleh Bang Pan
Dampak Kesehatan Terhadap Pola Konsumsi Rumah Tangga: Tinjauan Kesehatan Masyarakat Di Indonesia Ambia Nurdin; Dian Rahayu; Khairuman Khairuman; Risna Maulita
Public Health Journal Vol. 2 No. 1 (2025): January–March, Health Policy and Health Systems
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/g41m9631

Abstract

Asuransi kesehatan dan akses kredit mikro memiliki peran penting dalam mengurangi dampak guncangan kesehatan terhadap konsumsi rumah tangga di Indonesia. Metode evaluasi dampak Propensity Score Matching (PSM) digunakan untuk mengestimasi dampak guncangan kesehatan terhadap konsumsi rumah tangga di Indonesia dengan data Indonesian Family Life Survey (IFLS-5). Hasil penelitian menunjukkan bahwa guncangan kesehatan secara signifikan berpengaruh terhadap penurunan konsumsi rumah tangga baik pada konsumsi makanan dan bukan makanan. Asuransi kesehatan membantu melindungi rumah tangga dari beban finansial yang tidak terduga akibat biaya kesehatan yang tinggi, sementara akses kredit mikro memberikan kesempatan bagi rumah tangga untuk memperoleh modal tambahan yang dapat digunakan untuk kebutuhan kesehatan dan meningkatkan kesejahteraan secara keseluruhan.
Korelasi Variasi Jenis Makanan Dan Lingkungan Dengan Pola Makan Anak Usia Sekolah Ambia Nurdin; Dian Rahayu; Khairuman Khairuman; Raudatul Aina
Public Health Journal Vol. 2 No. 1 (2025): January–March, Health Policy and Health Systems
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/580rtp33

Abstract

Abstrak Berdasarkan data Badan Pelaporan dan Statistik (BPS) Propinsi Jawa Tengah tahun 2016 sebanyak lebih dari 20 % anak usia sekolah ditemukan mengalami masalah kesulitan makan. Gangguan kesulitan makan berpengaruh pada pemenuhan gizi, pertumbuhan fisik biomedik otak dan imunitas anak. Ketiga hal ini penting untuk menunjang kualitas hidup bagi anak sebagai generasi penerus bangsa. Gangguan sulit makan dapat diakibatkan karena semakin bertambahnya aktivitas seperti bermain, sekolah dan kurangnya peranan lingkungan sekitar anak sehingga terkadang mereka menjadi malas makan dan jajan sembarangan. Tujuan: Mengetahui korelasi antara variasi jenis makanan dan dukungan lingkungan dengan pola makan pada anak usia sekolah. Metode: Jenis penelitian analitik korelasional dengan pendekatan waktu cross sectional. Besar sampel 70 responden dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner tentang jenis makanan, dukungan lingkungan dan pola makan. Analisis data uji statistik Spearman Rho. Hasil Penelitian : Mayoritas jenis makanan responden adalah kurang sehat sebanyak 54,3%, lingkungan yang mendukung sebanyak 54,3% dan mayoritas mengalami kesulitan makan tingkat sedang sebanyak 48,6%. Simpulan : Terdapat korelasi variasi jenis makanan (p=0,002 ; r = -0,698) dan lingkungan (p=0,001 ; r = -0, 687) dengan pola makan anak usia sekolah.
Hubungan Persepsi Orang Tua Dengan Kelengkapan Imunisasi Dasar Pada Bayi Usia 9-12 Bulan Di Desa Keubon Baro Kecamatan Simpang Keuramat Khairuman Khairuman; Ambia Nurdin; Lismaijar Lismaijar
Public Health Journal Vol. 2 No. 4 (2025): October–December, Occupational Health and Safety
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/4wefhb62

Abstract

Imunisasi dasar pada bayi merupakan salah satu langkah penting dalam mencegah berbagai penyakit menular yang dapat mengancam kesehatan dan keselamatan anak. Namun, masih ditemukan bayi yang belum mendapatkan imunisasi dasar secara lengkap, termasuk di Desa Keubon Baro, Kecamatan Simpang Keuramat, sehingga menunjukkan bahwa kelengkapan imunisasi tidak hanya dipengaruhi oleh tersedianya fasilitas kesehatan, tetapi juga oleh persepsi orang tua mengenai pentingnya imunisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi orang tua dengan kelengkapan imunisasi dasar pada bayi usia sembilan hingga dua belas bulan di Desa Keubon Baro. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan kuantitatif, melibatkan tiga puluh orang tua yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang memuat pertanyaan terkait persepsi orang tua mengenai manfaat imunisasi, keyakinan terhadap keamanan imunisasi, serta pemahaman mengenai risiko yang mungkin timbul apabila imunisasi tidak diberikan. Data mengenai kelengkapan imunisasi bayi diperoleh melalui pencatatan berdasarkan buku kesehatan ibu dan anak. Analisis data menggunakan uji chi-square untuk mengetahui hubungan antara persepsi orang tua dan kelengkapan imunisasi dasar. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara persepsi orang tua dan kelengkapan imunisasi dasar pada bayi, di mana orang tua yang memiliki persepsi positif lebih cenderung melengkapi imunisasi dibandingkan orang tua dengan persepsi kurang mendukung. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan edukasi kepada orang tua untuk meningkatkan cakupan imunisasi dasar di masyarakat.
Pengobatan Tradisional (Teut) Di Desa Krueng Kluet Kecamatan Kluet Selatan Raihatul Husna; Ambia Nurdin; Ully Fitria; Khairuman Khairuman; Dian Rahayu
Public Health Journal Vol. 2 No. 1 (2025): January–March, Health Policy and Health Systems
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/f2925s50

Abstract

Setiap suku bangsa yang ada di Indonesia mempunyai ciri khas budaya yang berbeda satu sama lain. Setiap kebudayaan juga mempunyai berbagai aspek yang mengandung pengetahuan dan pedoman serta tata cara hidup yang sangat berharga. Salah satu aspek tersebut adalah pengobatan tradisional.Salah satu Suku Bangsa di Indonesia yang masih mempunyai Pengetahuan akan Pengobatan Tradisional adalah Suku Sangihe yang berada di Desa Krueng Kluet Kecamatan Kluet Selatan Kabupaten Aceh Provinsi Aceh masih mereka pertahankan, dan masih mengandalkan pengobatan tradisional baik berupa ramuan, khususnya pada wanita setelahnya. persalinan atau masa sedasi. Masyarakat sangat percaya bahwa dengan obat tradisional Teut penyakit ini dapat disembuhkan dengan cepat dan tidak  mempunyai efek samping.Pengobatan Tradisional Teut sebagai penyembuh merevitalisasi tubuh yang melemah setelah melahirkan, merawat kulit dan juga organ kewanitaan. Selain itu pengobatan Teut juga mempunyai makna persaudaraan karena pada saat proses pengobatan Teut berlangsung, para kerabat dekat berkumpul hanya untuk menyemangati ibu-ibu yang sedang melakukan pengobatan Teut.Pengobatan tradisional seringkali dianggap tidak rasional, tidak ada ukuran dan penuh takhayul. Menurunnya pengetahuan masyarakat tentang pengobatan tradisional Teut, disebabkan oleh tidak adanya generasi tua dalam memberikan ajaran atau tulisan yang mendukung pelestarian tradisi tersebut. Pergeseran dipicu oleh interaksi yang intensif dengan dunia luar akibat urbanisasi serta faktor pendidikan
Pengobatan Tradisional Menggunakan Media Daun Sirih Rama Mutiara; Ambia Nurdin; Dian Rahayu; Khairuman Khairuman; Reza Kurnia
Public Health Journal Vol. 2 No. 2 (2025): April–June, Epidemiology and Population Health
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/yp3naq75

Abstract

Pengobatan Tradisional menggunakan media daun sirih merupakan bagian dari kebudayaan masyarakat Madura. Salah satu tradisi yang masih dilakukan masyarakat Madura di Desa Wajok Hilir adalah pengobatan tradisional dengan menggunakan daun sirih atau dalam kalangan Madura disebut pengobatan tradisional asempur. Akar permasalahan dalam penelitian ini, masih banyak tradisi pengobatan tradisional tersebut yang digunakan oleh masyarakat Madura akan tetapi terdapat kurang pengetahuan generasi saat ini akan makna simbolik yang terkandung dalam pengobatan tradisional tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengobatan tradisional menggunakan daun sirih sudah ada sejak lama di Mustakim, Arkanudin , Pabali Musa. Pengobatan Tradisional Menggunakan Media Daun Sirih pada Etnis Madura di Desa Wajok Hilir Kecamatan Siantan Kabupaten Mempawah 11 pulau Madura Jawa Timur. Asal usul pengobatan tradisional ini bermula dari kisah nabi Musa AS yang menderita penyakit  begitu lama sehingga mendapatkan petunjuk dari Allah SWT untuk mengobati penyakitnya dengan menggunakan daun sirih yang mempunyai makna yang terkandung didalamnya. Faktor-faktor masyarakat Madura menggunakan pengobatan tradisional daun sirih antara lain faktor ekonomi, faktor waktu, dan faktor praktis
Co-Authors Abel Domika Abel ahmadi ahmadi alul asriadi Amiruddin Amiruddin Amiruddin Amiruddin Amiruddin Annisa Yuia Anza Novaldi Banta Cut Bukhari Bukhari Bukhari Bukhari Chairummi Chairummi Cut Husnul Khatimah Cut Mega Putri Cut Megawati Cut Yasifa Adillah Salma Dalima Hayati Dewi Astini Dhini aminarti Dian Rahayi Dian Rahayu Dian Rahayu diana Diana Lestari DIYAN ZAHRA DIYAN Elisa nur Ellianufara Ellianufara Ellianufara elsa fajira Endang Sihaloho Erna Fitria Erna Fadhlul Ihsan Fardilla Aisya Fauzi Aldina Fazlil Mudawali fazzira rhaudatul jannah Feby Anggi Astuti Fikri Faidul Jihad Firjatullah Freya Aprilia Gelva Irayana Hendra Cipta Herfa iswanda Wanda Idal Bahri Intan Safitri Ismaturrahmi Jira fajira Jira fajira karmila br sihotang Khairuman Khairuman Khairuman Khesya Nayla Puspita Sari Ponda Kiki Asrifa Kiki Asrifa Dinen Lasmi LAURA YOHANA lilis aprilia frasticha april Lismaijar Lismaijar Lismaijar Maijar Lydia Syanesah M. Akil Rizkullah Mahyuddin MAIBON IBON Maiza Duana Maiza Duana maizzatul raziah Marida Tiana Maudatul Izza Maula Habna Maulidar maulidia lidya Maulina 05 Mau’izzatun Jannah Meylissa Mhd Hidayattullah Milna Firizki Mirna Mirna Mohd Isa T Ibrahim Mohd Isa T. Ibrahim Mohd Isa T.Ibrahim Muhammad Muhammad Muhammad Furqan Muhammad Haikal Muhammad Muhammad Muhammad Muhammad MUHAMMAD YUSUF Mulyadi Mulyadi Murtadhahadi Murtadhahadi Murtadhahadi Murtadhahadi MUSFIRA FIRA najma Nazira Nazrratul Hadawiyah Novita Mlina nur atiya Nurhaliza Nurhaliza Nuri Andriani Nuri Andriani Nurul Afrida Nurul Arisfa Nurul A’la Nurul Hijjah Putri Rifka Quratuainisa Quratuainisa Rahma Dani Rahma Hidayati Rahma Saswita Raihatul Husna Rama Mutiara Raudatul Aina Reza Reza Kurnia Ricky Dear Fitria Ricky Dear Fitria Ricky Dear Fitria Ricky Dear Fitria RISKA MAHYUNI Riskayuniarma Riskayuniarma Risna Maulita Ristiani Ristiani Roza Maolida Safrida Safrida Saiful Basri Salmalia Salmalia Salsabila Sapriani Rahayu Saprizal Saprizal Saskia Arsyva serly adhariaty Sisca Amelia Sita Dara Humaira Sita Siti Fatimah Zuhra Zuhraa Siti humairah Sofia Marisya Putri Sri Maywati sri wahyuni suci fajarima Suci Fajarimah suci maulidar surna surna Susan Marlinda Susri Nurhazizah Syafriani Syarifah Rahmiza Muzana Syarifah Rozati Nomira Syarifah Rozati Nomira Syarifah T. Muhammad Isa Ibrahim Taufiq Karma tiaafdila dila Titin Mirnalista Ufairatul ulaiya Ufairatul ulaiya Ulfa Nazillah Ully Fitria Ully Fitria yesidiana Yulizar Kasma Yunida Pangastuti Zahra Mahfudzah zahratul rahmi zahra Zahrul Fuadi Zakiyuddin Zakiyuddin zamzami Zamzami Zamzami Zoel Helmi Zoel Helmi