Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Basicedu

Peran Guru dalam Penguatan Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar Filiansi, Mutmoza; Lapasere, Sisriawan; Rizal, Rizal; Wahyuni, Sri; Pahriadi, Pahriadi
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i3.7454

Abstract

Pendidikan sejati tidak hanya menumbuhkan informasi, tetapi juga membingkai karakter, otonomi, keterampilan interaktif, dan karakter. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru dalam penguatan pendidikan  karakter siswa di SDN 23 Balaesang, penelitian ini berfokus pada peran guru dalam mendidik dan membimbing, untuk mengetahui faktor-faktor penghambat guru dalam mendidik dan membimbing karakter siswa di SDN 23 Balaesang. Pendekatan digunakan dalam penelitian ini deskriptif kualitatif. Subyek penelitian ini berjumlah 25 orang siswa, teknik pengumpulan data yang digunakan Observasi, wawancara, angket dan dokumentasi. Dalam mendidik dan membimbing karakter siswa harus membiasakan keteladanan siswa dalam pembinaan penguatan pendidikan karakter yang meliputi: Religius, Nasionalis, mandiri, gotong  royong dan integritas. Faktor-faktor penghambat peran guru dalam mendidik dan membimbing karakter siswa adalah: pengaruh pergaulan teman sebaya baik di lingkungan sekolah maupun di  masyarakat, tidak adanya korespondensi antar siswa dengan orang tuanya, dampak penggunaan telepon genggam yang berlebih di luar sekolah.  hasil penelitian menunjukkan bahwa: peran guru dalam penguatan pendidikan karakter siswa di SDN 23 Balaesang dari jumlah 25 responden siswa yang  dilihat dari hasil presentase dapat disimpulkan  masuk dalam klasifikasi baik
Peran Guru terhadap Keterampilan Literasi Siswa di Sekolah Dasar Faradilla, Aulia; Lapasere, Sisriawan; Rizal, Rizal; Wahyuni, Sri; Pahriadi, Pahriadi
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i4.8301

Abstract

Membaca dan menulis merupakan keterampilan literasi yang harus dikuasai. Penelitian ini lebih memfokuskan pada peranan guru saat mengajar serta mendidik siswa di SDN 18 Balaesang dalam menganalisis beberapa faktor yang menghambat guru saat mengajar serta mendidik siswa di SDN 18 Balaesang dalam keterampilan literasi. Penelitian menggunakan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi terhadap 20 siswa yang menjadi peserta penelitian dalam mengajarkan pendidikan karakter kepada siswa, khususnya melalui pendekatan keteladanan dan pembiasaan keterampilan literasi seperti membaca dan menulis. Pengaruh hubungan dengan teman sebaya di lingkungan sekolah maupun di masyarakat, kurangnya komunikasi orang tua dengan siswa, serta penggunaan Handphone yang berlebihan diluar sekolah merupakan faktor-faktor yang menghambat kemampuan guru dalam mendidik dan mengajarkan keterampilan literasi. Terlebih lagi dari hasil tindak lanjut peninjauan menunjukkan bahwa: peran pendidik dalam kemampuan keterampilan peserta didik di SDN 18 Balaesang dari keseluruhan 20 siswa yang dapat di lihat pada presentase yang di simpulkan berada di kategori baik
Meningkatkan Keterampilan Literasi Siswa dengan Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Facilitator And Explaining Rahma, Dewi; Lapasere, Sisriawan; Surahman, Surahman; Pratama, Ryan Andhika; Pahriadi, Pahriadi
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i4.8495

Abstract

Kemampuan literasi siswa dapat ditingkatkan dengan perencanaan yang mengintegrasikan proses pembelajaran guru dan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk lebih mengembangkan keterampilan lietrasi siswa kelas IV SD Negeri 6 Kasiguncu dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Student Facilitator and Explaining. Metode pengumpulan data meliputi tes kemampuan keterampilan literasi dan pengamatan observasi aktivitas guru dan aktivitas peserta didik. Analisis data yang digunakan analisis data subjektif serta analisis data kuantitatif. Kajian ini menggunakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 4 pertemuan yaitu perencanaan, penerapan, observasi, dan analisis. Hasil kajian menunjukkan bahwa pada tes awal hanya 11,11% siswa yang mencapai hasil belajar klasikal. Setelah dilaksanakan siklus I, hasil kajian menunjukkan bahwa hasil belajar klasikal pada siklus I sebesar 44,44% sedangkan pada siklus II sebesar 94,44%. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan belajar siswa. Dengan demikian, model pembelajaran Student Facilitator and Explaining dapat lebih mengembangkan kemampuan belajar siswa