Claim Missing Document
Check
Articles

PENDAMPINGAN PERENCANAAN DESAIN PONDOK PESANTREN AL-HIKMAH ASYUHADA DI KABUPATEN SUKOHARJO Fadhilla Tri Nugrahaini; Indrawati; Nurhasan; Dyah Widi Astuti; Alfia Magfirona
Empowerment Journal Vol. 6 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/empowerment.v6i1.2371

Abstract

Islamic boarding schools (pondok pesantren) play a vital role as educational and religious institutions, requiring adequate physical facilities to support their activities. Historically, the construction of these facilities has often been carried out incrementally with assistance from various stakeholders. Therefore, developing a comprehensive building design plan is essential to ensure construction efficiency that aligns with short-, medium-, and long-term development strategies. This situation underscores the need for design planning assistance that integrates specific spatial needs with phased development planning. This community service program aims to assist the planning and design development process of the Al-Hikmah Asyuhada Islamic Boarding School in Sukoharjo Regency. The methods utilized include field surveys, literature reviews, interviews, and Focus Group Discussions (FGDs) to identify design requirements and formulate planning concepts. The result of this program is a comprehensive architectural design document encompassing spatial concepts, design development drawings, and architectural visualizations, which serves as a definitive reference for the institution's physical development. The direct impact experienced by the partner is the acquisition of an architectural design blueprint that functions as a guiding document for construction. The existence of this document effectively transforms the partner's development plan from a previously unguided approach into a structured, phased construction process that complies with spatial layout and building regulations.
Strategi Desain Arsitektur Responsif Pengembangan Ruang Komunal Terbuka Pesisir Pantai Pancer Haszan Nugroho; Fadhilla Tri Nugrahaini
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kawasan pesisir Pantai Pancer, Pacitan memiliki karakter iklim dan sosial yang khas, dengan aktivitas masyarakat yang dominan berlangsung di ruang luar. Namun, keterbatasan ruang komunal terbuka yang nyaman dan inklusif menyebabkan interaksi sosial masyarakat belum terwadahi secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji karakter interaksi sosial masyarakat pesisir serta merumuskan strategi desain arsitektur responsif dalam pengembangan ruang komunal terbuka di Pantai Pancer. Metode penelitian menggunakan pendekatan studi kasus dengan teknik observasi lapangan dan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ruang komunal di kawasan pesisir perlu dirancang secara adaptif terhadap iklim melalui pengolahan ruang terbuka, semi-terbuka, dan tertutup yang saling terintegrasi. Strategi desain arsitektur responsif dirumuskan sebagai dasar konseptual pengembangan ruang komunal terbuka yang adaptif terhadap lingkungan pesisir di Pantai Pancer, Pacitan.
Optimalisasi Pencahayaan terhadap Kondisi Kenyamanan Thermal pada Bangunan DPUPR Boyolali Ahmad Faiq Nabil Yafi Bakri; Fadhilla Tri Nugrahaini
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pencahayaan merupakan salah satu faktor penting dalam perancangan ruang untuk menunjang kenyamanan pengguna dengan adanya strategi desain pada bangunan DPUPR Boyolali terdapat beberapa jendela kaca dan fasad pada sumber dari pencahayaan alami pada lantai 1 dan 2 yang dimana bangunan ini termasuk kantor dengan pencahayaan buatan sebesar 300 watt.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui intensitas Cahaya alami yang masuk ke dalam bangunan DPUPR Boyolali dengan standar SNI yang sudah ditentukan.Metode penelitian ini menggunakan metode Simulasi Pencahayaan,yang Dimana simulasi pada optimalisasi pencahayaan dapat dilakukan dengan menggunakan aplikasi software Dialux Evo 13.0 yang bisa menunjukan hasil penelitian pada saat melakukan survei untuk memasukan hasil simulasi data Lux ke aplikasi software Dialux Evo 13.0.Recomendasi optimalisasi pencahayaan pada Bangunan DPUPR Boyolali menerapkan penambahan secondary skin serta simulasi jendela kaca pada beberapa ruang sebagai upaya pengoptimalan pencahayaan alami yang dapat dilakukan untuk membandingkan hasil simulasi pencahayaan pada waktu pagi, siang, dan sore hari. Selain itu, penyesuaian pada beberapa ruang bertujuan untuk mengendalikan intensitas cahaya yang masuk ke dalam bangunan, meningkatkan distribusi pencahayaan alami, serta menyesuaikan kondisi pencahayaan pada ruang-ruang yang belum memenuhi tingkat kenyamanan visual sesuai dengan standar yang berlaku.
Adaptasi Material Bangunan terhadap Kondisi Lingkungan Pesisir di Kota Pacitan Kawnan Aynurrob Harviary; Fadhilla Tri Nugrahaini
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kawasan pesisir memiliki karakter lingkungan yang memberikan tantangan signifikan terhadap kinerja bangunan, terutama akibat tingginya kelembapan udara, paparan angin laut, serta kandungan garam yang berpotensi mempercepat degradasi material bangunan. Kondisi tersebut menuntut adanya respons arsitektur yang adaptif, khususnya pada aspek material, agar bangunan mampu bertahan dan berfungsi secara optimal dalam jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk adaptasi material bangunan terhadap kondisi iklim laut tropis di kawasan pesisir Kota Pacitan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus pada bangunan hunian di kawasan pesisir Pantai Pancer dan Pantai Watu Karung. Data diperoleh melalui observasi lapangan, dokumentasi visual, serta wawancara dengan tukang bangunan lokal dan pemilik bangunan yang memahami kondisi lingkungan setempat. Analisis dilakukan dengan mengaitkan karakter lingkungan pesisir dengan bentuk adaptasi material yang diterapkan pada bangunan objek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adaptasi material bangunan diwujudkan melalui cara pemilihan, penggunaan, dan perlakuan material yang disesuaikan dengan kondisi lingkungan pesisir, seperti kelembapan tinggi dan paparan angin laut. Adaptasi tersebut tercermin pada detail konstruksi dan praktik pembangunan masyarakat setempat, serta berperan dalam meningkatkan ketahanan bangunan dan kenyamanan ruang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa adaptasi material bangunan merupakan aspek penting dalam merespons karakter iklim laut tropis di kawasan pesisir Kota Pacitan dan dapat menjadi dasar pemahaman kontekstual bagi pengembangan bangunan pesisir yang lebih adaptif dan berkelanjutan.
Desain Responsif Iklim dan Interior Adaptif Rumah Tipe 48 Griya Mutiara Slanggen Nur Ayuning Hapsari; Fadhilla Tri Nugrahaini
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perancangan rumah perumahan tipe 48 pada lahan terbatas menuntut pendekatan desain yang mampu menjawab aspek kenyamanan iklim sekaligus efisiensi ruang. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan rancangan rumah perumahan tipe 48/96 di Griya Mutiara Slanggen, Boyolali, melalui pendekatan desain responsif iklim dan interior adaptif terhadap keterbatasan luasan lahan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif berbasis perancangan dengan dukungan analisis iklim digital, kajian literatur, dan studi preseden. Analisis iklim berupa arah angin dan temperatur dilakukan menggunakan Autodesk Forma sebagai dasar pengambilan keputusan desain terkait pengolahan orientasi bangunan, sistem bukaan, dan ventilasi alami. Hasil perancangan menunjukkan bahwa penerapan ventilasi silang, pemanfaatan bukaan atas berupa clerestory, serta pengolahan massa atap dan plafon tinggi mampu meningkatkan kinerja penghawaan alami dan kenyamanan termal ruang dalam. Di sisi interior, desain adaptif dievaluasi menggunakan parameter dan indikator interior adaptif dengan sistem skoring, yang menghasilkan nilai 30 dari 32 atau 93,75%, menunjukkan kategori sangat adaptif. Integrasi desain bangunan dan interior menghasilkan hunian yang nyaman secara termal, visual, dan fungsional, serta relevan untuk pengembangan rumah perumahan berluas terbatas di wilayah beriklim tropis.
Optimalisasi Ventilasi Alami dalam Perencanaan Rumah Tinggal untuk Meningkatkan Kenyamanan Termal Bagus Muhammad Iqbal; Fadhilla Tri Nugrahaini
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kenyamanan termal merupakan aspek penting dalam perencanaan rumah tinggal, khususnya di wilayah beriklim tropis seperti Indonesia. Peningkatan kebutuhan energi akibat penggunaan pendingin buatan mendorong perlunya penerapan strategis desain pasif, salah satunya melalui optimalisasi ventilasi alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana penerapan ventilasi alami dalam perencanaan rumah tinggal dapat meningkatkan kenyamanan termal penghuni. Medode penelitian yang digunakan adalah metode simulasi dengan pendekatan kualitatif, melalui studi literatur, wawancara, modeling, serta simulasi, guna mendapatkan hasil berupa orientasi bangunan, letak bukaan, tata ruang, dan arah angin. Hasil penelitian menunjukan bahwa perencanaan ventilasi alami yang optimal, melalui pengaturan orientasi bangunan, penempatan bukaan, mampu mendukung adanya ventilasi alami. Dengan demikian, optimalisasi ventilasi alami dapat berperan penting dalam meningkatkan kenyamanan termal serta mendukung adanya efisiensi energi pada bangunan.
Analisis Penerapan Prinsip Feng Shui terhadap Optimalisasi Pencahayaan Alami pada Rumah Samanvaya Guptasthana Ferlin Asti Nathaniela; Fadhilla Tri Nugrahaini
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pencahayaan alami merupakan aspek penting dalam perancangan rumah tinggal karena berpengaruh terhadap kenyamanan visual, kesehatan penghuni, dan efisiensi energi. Optimalisasi pencahayaan alami tidak terlepas dari strategi penataan ruang, yang salah satunya dapat dikaji melalui prinsip feng shui sebagai pendekatan perancangan yang menekankan keseimbangan dan kenyamanan ruang. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran prinsip feng shui dalam mendukung optimalisasi pencahayaan alami pada rumah Samanvaya Guptasthana. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif-simulatif dengan pemodelan bangunan dan pengukuran tingkat pencahayaan alami dengan DIAlux Evo yang dilakukan dalam tiga waktu untuk memperoleh nilai iluminasi tiap ruang, yang kemudian dilakukan perbandingan dengan standar SNI 03-6575-2001. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebesar ±79,31% ruang telah memenuhi, bahkan melebihi standar minimum nilai iluminasi, sementara beberapa ruang servis masih belum memenuhi standar. Penelitian ini menegaskan bahwa penerapan prinsip feng shui pada rumah Samanvaya Guptasthana berpengaruh terhadap optimalisasi pencahayaan alami, yang ditunjukkan oleh terpenuhinya standar pencahayaan melalui pengaturan orientasi bangunan, bukaan, sirkulasi, zonasi ruang, dan penerapan elemen alam.
DESAIN REVITALISASI RUMAH SAMPAH DI DESA TRANGSAN KECAMATAN GATAK GUNA OPTIMALISASI PENGELOLAAN SAMPAH ORGANIK DAN ANORGANIK Pranaya Edi Setama; Agus Triyono; Fadhilla Tri Nugrahaini
Abdi Teknoyasa Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6, Nomor 2, Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/abditeknoyasa.v6i2.13783

Abstract

ABSTRAK Desa Trangsan, Kecamatan Gatak, merupakan salah satu sentra pengrajin mebel rotan di Kabupaten Sukoharjo yang menghasilkan limbah organik dan anorganik dalam jumlah signifikan setiap harinya. Minimnya infrastruktur pengelolaan sampah, terutama rumah sampah yang tidak terstandarisasi secara fungsional maupun desain, menyebabkan pengelolaan sampah menjadi tidak optimal. Program pengabdian ini bertujuan untuk merevitalisasi desain rumah sampah yang ada agar lebih efisien dan mampu mengakomodasi pemilahan serta pengelolaan sampah organik dan anorganik. Metode yang digunakan meliputi observasi dan identifikasi masalah, Focus Group Discussion (FGD) bersama mitra, pemerintah desa, dan segenap warga Desa Trangsan, serta perencanaan desain revitalisasi. Tidak sampai disitu, setelah melakukan observasi dan FGD, hasil pengamatan dan FGD kemudian disepakati tim, mitra dan pemerintah desa untuk merevitalisasi desain rumah sampah dengan berbagai tahapan yaitu tahap desain, tahap pembangunan dan pengawasan, serta hasil setelah dibangun dan disertai evaluasi pasca pembangunan. Desain rumah sampah yang baru dan sudah dibangun berhasil meningkatkan optimalisasi pengelolaan sampah dengan adanya penataan rumah sampah anorganik dan perancangan rumah sampah organik, serta meningkatnya kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah. Masyarakat sudah bisa menggunakan rumah sampah sebagai media edukasi dan media untuk pengelolaan sampah di tingkat desa. Dengan adanya desain rumah sampah yang sudah dibangun ini diharapkan mampu untuk memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat Desa Trangsan dan dapat direplikasi di desa-desa lain sebagai solusi inovatif dalam menangani permasalahan sampah. KATA KUNCI: desa wisata rotan, desain revitalisasi, rumah sampah, pengelolaan sampah, Desa Trangsan
Optimizing Equipment Layout with ARC and 5S in a Metal Casting Molding Division Arinda Soraya Putri; Pujji Hastuti; Afiqoh Akmalia Fahmi; Eko Setiawan; Fadhilla Tri Nugrahaini; Much Djunaidi; Bayu Permana; Riva'i Arva Irianto
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol. 25 No. 1 (2026): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Industrial Engineering Study Program, Faculty of Engineering, Universitas Sebelas Maret (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/performa.v25i1.2907

Abstract

A metal casting manufacturing company operating in Ceper, Klaten. One of the key areas in its production process is the molding division, where casting molds are made. Several issues were identified in this area, including poor organization, inadequate cleanliness, and insufficient attention to workplace safety. This study aims to evaluate the implementation of the 5S culture (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, and Shitsuke) in the molding division and to propose improvements to enhance four key principles: effectiveness, efficiency, productivity, and occupational safety. Based on the results of the 5S questionnaire data analysis, the overall implementation level was relatively low at 52.78%, with Seiso scoring the highest (66%), followed by Shitsuke (57%), Seiri (54%), Seiton (51%), and Seiketsu (35%). To address these issues, several improvements were proposed, including procedures for item sorting, equipment labeling, implementation of workplace signage, development of Standard Operating Procedures (SOP) for machines, scheduling of machine/tool maintenance, and the establishment of a reward and punishment system. These efforts were further supported by optimizing the workplace layout using the Activity Relationship Chart (ARC) method. The implementation of these improvements resulted in a significant increase in the utilization of the production area, from 33% to 66%.
Pemilihan Material Bangunan Perumahan Developer Ditinjau dari Aspek Biaya dan Keberlanjutan Hafidz Mahardika; Fadhilla Tri Nugrahaini
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan perumahan oleh developer umumnya menekankan efisiensi biaya melalui standarisasi desain dan spesifikasi material, khususnya pada perumahan subsidi. Di sisi lain, tuntutan terhadap penerapan prinsip keberlanjutan dalam pembangunan hunian semakin meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemilihan material bangunan perumahan developer ditinjau dari aspek biaya dan keberlanjutan melalui studi kasus Perumahan Griya Rivera Hills Boyolali yang dikembangkan oleh WIN Property. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus, dengan membandingkan dua tipe hunian, yaitu KPR FLPP Tipe 30/60 sebagai hunian subsidi dan TWP TNI AU Tipe 36/72 sebagai hunian non-subsidi. Data diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara dengan pihak pengembang, serta analisis dokumen teknis dan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua tipe hunian menggunakan material utama yang relatif seragam pada elemen struktur dan konstruksi dasar, namun berbeda pada kualitas, dimensi, dan penyelesaian akhir material arsitektural dan finishing. KPR FLPP Tipe 30/60 lebih menekankan efisiensi biaya dengan penggunaan material sederhana dan mudah diperoleh secara lokal, sementara TWP TNI AU Tipe 36/72 menggunakan material dengan kualitas dan harga satuan yang lebih tinggi untuk meningkatkan kenyamanan, estetika, dan umur layanan bangunan. Secara umum, pemilihan material pada hunian subsidi telah memenuhi standar minimum teknis sesuai regulasi, sedangkan hunian non-subsidi menunjukkan pendekatan keberlanjutan yang lebih optimal melalui peningkatan kualitas material.
Co-Authors Adi , Wahyu Purnomo Afiqoh Akmalia Fahmi Agnandhany, Khairiyah Anom Agus Triyono Ahmad Faiq Nabil Yafi Bakri Akbar, Alfath Faiz Alfath Faiz Akbar Alfia Magfirona Alfia Magfirona Alpha Febela Priyatmono Amalia, Rizqi Shafa Anggana Fitri Satwikasari, Anggana Fitri Angger Adi Bastian Aprilia, Della Natasya Wulan Arif Kusumawanto Arinda Soraya Putri Arinda Soraya Putri Ayu Permata Sari Bagus Muhammad Iqbal Bayu Permana Damia, Fildzati Nazala Dwi Haryanti, Dwi Dyah Widi Astuti Eko Setiawan Fadillah, M Riski Faisal Fajri, Rohman Deni Nur Farid Ramadhan Fariskha Diva Cellya Oktaviana Ferlin Asti Nathaniela Fildzati Nazala Damia Finta Lissimia, Finta Firmansah, Muhammad Sandy Arwana Putra Fuad Saiful Lutfi Hafidz Mahardika Hafidz, Ihsanudin Yusuf Nur Halimah, Isnaeni Nur Handayani, Rancang Sari Hanifah, Nurunnisa Hasti Widyasamratri Haszan Nugroho Havika, Awwy Nanda Herning, Belinda Kumaratih Puspa Husamuddin, Rasyid Iffat Rifdah Rosyid Iffat Rosyid Ihsanudin Yusuf Nur Hafidz Indra Wahyu Nusantara Indra Wahyu Nusantara Indrawati Indrawati Indrawati Jumastan, Jumastan Junaedi, Rifqi Aditama Kawnan Aynurrob Harviary Kharisma Kusuma A. Kusuma, Nabil Belantara Kusumawati, Mutia Latif, Muhamad Burhanudin Lutfi, Fuad Saiful Luthfi, Najmuddin Muamar M Riski Faisal Fadillah Ma'arif, Anas Bhakti Manunggal , Mangku Setyo Masruri, Faizal Ramadhan Mayangsari, Hilda Yusi Meilawati, Sofiana Chajar Mochammad Geraldy Much Djunaidi Muhammad Ghofar Shidiq Muhtadi Muhtadi Musthofa, Zaini Nabil Belantara kusuma Nila Kusuma Ayu Lestari Nugroho, Muhammad Anang Nur Aklis Nur Aklis Nur Ayuning Hapsari Nurhasan Nurhasan Nurhasan, Nurhasan Nurokhmah, Demes Rafika Syahrul Pamungkas, Dhieto Maulaya Hakim Pranaya Edi Setama Prasetia, Avian Kresna Pratiwi , Indah Pujji Hastuti Putri Nur Sholikha Riadi, Agustinus Rizki Wirawan Rini Hidayati Riva'i Arva Irianto Rizky, Mifta Aprilia Nur Safitri, Amara Nissa Salsabila, Nisa Santoso, Aji Putro Saputra, Arif Enggal Sasri, Nisrina Dayita Anggoro Satriyatama, Bagas Setyobudi, Razin Yogadwilapatri Suharyani Suharyani Suwarno, Nadia Patricya Meilya Syakir Maghfuri Syarif Hidayat Syarifah, Zahra Amalia Tsulis Iq'bal Khairul Amar Utomo, Vendy Seno Widiyaningrum, Alfitra Widyastuti Nurjayanti Wisnu Setiawan Yuliarahma, Tasya Zulfa P, Aliyah