Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Kesehatan

PROFIL PENGGUNAAN OBAT ANTIDIABETIK ORAL PADA PASIEN RAWAT JALAN PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE II Ine Suharyani; Nisya Chairunisya; Aida Maftuhah
Jurnal Kesehatan Vol 6, No 1 (2015)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38165/jk.v6i1.145

Abstract

Peningkatan kasus serta tingkat kematian pada pasien Diabetes Mellitus disebabkan oleh perkembangan teknologi yang mempengaruhi pola hidup masyarakat. Pola hidup ini dapat memberikan dampak negatif berupa meningkatnya prevalensi berbagai penyakit degeneratif salah satunya Diabetes Mellitus. Diabetes Mellitus Tipe II merupakan salah satu penyakit dengan angka kejadian yang cukup tinggi di RSUD 45 Kuningan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, data diambil dengan metode retrospektif dengan melihat rekam medis pasien rawat jalan yang berobat pada periode bulan Juli-Desember 2013 di RSUD 45 Kuningan. Sampel yang diambil menggunakan metode random sebanyak 60 sampel dari 130 pasien rawat jalan penderita Diabetes Mellitus Tipe II di RSUD 45 Kuningan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 60 pasien, 45% menggunakan obat antidiabetik oral tunggal yaitu metformin dan sisanya merupakan kombinasi dengan obat lain. Penggunaan kombinasi yang paling banyak adalah metformin+glikuidon sebanyak 15%. Berdasarkan jenis kelamin, penderita Diabetes Mellitus Tipe II didominasi oleh perempuan sebanyak 53%,sedangkan berdasarkan usia paling banyak 46-65 tahun sebanyak 82%. Berdasarkan kadar gula darah sewaktu, penderita Diabetes Mellitus Tipe II yang paling banyak dengan nilai ≥ 200 mg/dl adalah 65%. Penyakit penyerta yang menyertai Diabetes Mellitus Tipe II yang paling banyak adalah penyakit dispepsia sebanyak 13,33%, hipertensi 10%, dan rheumatoid arthtritis 6,66%. Obat penyerta yang paling banyak diberikan kepada pasien Diabetes Mellitus yaitu Amlodipin/Amdixal sebanyak 43%.Kata Kunci : Diabetes Mellitus, antidiabetik oral. ABSTRACTThe increased of case and mortality of Mellitus Diabetes patient because of the growth of technology expanding very fast recently, can influence pattern live society. Pattern live this also can give negative impact to increase of various degenerativedisease like MellitusDiabetes. Mellitus Diabetes Type II represent as one of the disease which high amount case in RSUD 45 Kuningan.This research represent descriptive research, data taken with retrosfectivemethod and studying medical record of some patient which medicinize at period of July until December 2013. Sampel taken use method of random counted 60 sample from 130 outpatient patient of Diabetes Mellitus Type of II.Result of this research showd that from 60 patient, 45% usedsingle oral antidiabeticwas metformin. Usage of combination which at most is metformin+glikuidon counted 15%. According to the gender, patient of Diabetes Mellitus Type of II predominated by woman was 53%. While to age faction that is among/between 46-65 year counted 82%. Azzording to blood sugar concentrated, patient of Mellitus Diabetes Type of II which at most with value ≥ 200 mg / dl counted 65%. Disease in combination with Diabetes Mellitus Type II aredyspepsia counted 13,33%, hypertension 10%, and rheumatoid arthtritis 6,66%. The most drug incombination was Amlodipin / Amdixal counted 43%.Keywords : Diabetes Mellitus, oral antidiabetik drug.
EVALUASI PENGGUNAAN KOMBINASI OBAT DIGOKSIN DAN FUROSEMID Ine Suharyani
Jurnal Kesehatan Vol 6, No 2 (2015)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38165/jk.v6i2.150

Abstract

Gagal jantung merupakan kondisi ketika otot jantung sangat lemah sehingga tidak bisa memompa cukup darah keseluruh tubuh dengan tekanan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketepatan penggunaan kombinasi digoksin dan furosemid berdasarkan aspek klinis serta pengeluaran kalium dalam tubuh. Penelitian ini dilakukan dengan metode retrospektif  yaitu menggunakan data yang telah lalu yang diperoleh dari bagian rekam medik. Data yang diambil adalah  resep penggunaan obat kombinasi digoksin dan furosemid yang ada di poli klinik jantung pada periode Oktober – Desember 2014. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa  39 resep kombinasi digoksin dan furosemid yang menunjukkan bahwa terdapat 100 % obat berinteraksi, 100 % durasi pemberian obat sesuai dengan literatur, serta 100% penggunaan dosis sesuai dengan literatur. Hasil pemeriksaan laboratorium kadar elektrolit natrium dalam serum adalah 136 – 145 mEq/l, kadar kalium dalam serum adalah 4,4 – 4,5 mEq/l, serta kadar klorida dalam serum adalah 100 – 110 mEq/l yang menunjukkan hasil pemeriksaan laboratorium kadar elektrolit dalam tubuh keadaan normal.Kata kunci : gagal jantung, skrining, digoksin, furosemid  ABSTRACTHeart failure is a condition when the heart muscle becomes so weak that it can’t pump enough blood throughout the body at the right pressure. The aim of this research to determine the right of combination of digoksin and furosemide seen from clinical aspects as well as the expenditure of potassium in the body. This research is descriptive method. Data  collected used retrospective method used the data in the medical record. Prescription drug use a combination of digoxin and furosemide from October to December 2014. The results are 39 recipes combination of digoxin and furosemide which indicate that the drug interacts are 100%, 100% of the right duration of drug delivery, and 100%  are the right dose. Results of electrolyte level in serum sodium is 136-145 mEq / L, potassium is 4.4 to 4.5 mEq / l and chloride is 100-110 mEq / l which shows the electrolytes level in the body at the normal state.Keywords: Heart failure, screening, digoxin, furosemide          
Co-Authors Aan Kunaedi Adiibah, Siti Adilla Edi Arief Ahadi, Ghany Aida Maftuhah Alifia, Fathia Putri Alifia, Fathiya Putri Andriana Angela, Elva Ani Fatonah Ani Fatonah apriliyanti mugianto putri, ira dwi Arief, Adilla Edi Atiqoh Hakim Ayu Mulyani Ayu Mulyani ayunda Azzahra, Siti Berliani, Fadiyah Romadhona Cep Martono Defina Fajira Deni Firmansyah Desy Wulan Dari Dhia Salsabila Dolih Gozali Dwi Indra Purnomo Eka Nur Septya Elis Setiawati, Elis Elva Angela Encu Asep Setiadi Euis Setiawati Falya, Yuniarti Farhan Zulfa Madani Farhan Zulfa Madani Farhat Fadhilah, Muhammad Fatikhatussa'adah, Intan Fitriah, Aulia Fitriani, Vina Nurul Grantika Putri, Adelia Hafidah, Nurul Haidar, Hilal Hamidan, Azmi Hapsari, Dinda Alifia Herliningsih, Herliningsih Hidayat, Salsabila Aulia Ibnu Mas'ud IIN INDAWATI Intan Intan Lela Sulastri, Lela Lestari, Trisna Liu, Lili Diana Maisya Mauliana Insani Maryam, Diana Dwi Maryanto, Naida Ajeng Mas'ud, Ibnu Meilani Meilina, Meri Melina Muhammad Wahyu, Muhammad Mulyani, Ayu Munira, Nura Amanda mutmainah, iin Nabila, Seilefa Putri Nasrul Wathoni Nina Karlina Nina Karlina Nisa Nurmaya Nisya Chairunisya Noviani, Lusy Nur Annisa Sadira NUR RAHAYU, NUR Nur Rahmi Hidayati, Nur Rahmi Nurcholisah Nurcholisah Nurdianti, Lusy Nurhidayah, Sri Opi Nurholipah Putri, Maisya Mauliana Insani Alifa Rahmawati, Firda Renny Amelia Renny Amelia Renny Amelia Rima Yulia Senja, Rima Yulia Rindiyani Rindiyani, Rindiyani RR. Ella Evrita Hestiandari Safitri, Amanda Setiadi, Encu Asep Setyaningsih, Indah Shadrina, Ghesani Nur Sindy Putri Pratama, Sindy Putri Sri Astuti Suharyani, Arikhatuzzahro Sulistiorini Indriaty Supartini, Entin Susilo, Rinto Syafiq, Muhammad Firas Teguh Prasetyo TIANA MILANDA Tresna Lestari, Tresna Tri Septiyati Tussadiyah, Halimah Ussya'adah, Nida Utami, Mima Eliestya Wahyuni, Popi Sri Widia Ningsih, Widia Yadi Supriyadi Yasmin Yasmin Yayan Rizikiyan Yohana Yulia Afidah Yuni Rahmasari Zamzam, Muhammad Yani