Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Pemantapan Keuangan UMKM: Penerapan Sistem Pembukuan Sederhana di Desa Kuning Gading Yasmir Yasmir; Mela Sari; Tarjo Tarjo
Kesejahteraan Bersama : Jurnal Pengabdian dan Keberlanjutan Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): Januari: Kesejahteraan Bersama : Jurnal Pengabdian dan Keberlanjutan Masyarakat
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/bersama.v3i1.2675

Abstract

Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) play a strategic role in Indonesia’s economy, serving as key drivers of inclusive economic growth and major contributors to employment creation. Despite their importance, many UMKM operators continue to face significant challenges in financial management, particularly due to the absence of structured and systematic financial record-keeping practices. This condition is also evident among UMKM in Kuning Gading Village, Unit XVIII Kuamang Kuning, where most businesses are still managed in a traditional manner with inadequate bookkeeping systems. This community service program aims to enhance financial literacy and strengthen the capacity of UMKM actors to implement simple bookkeeping as a foundation for effective business financial management. The methods employed include needs assessment through field observation, educational and practical training sessions, hands-on mentoring, and evaluation using pre-test and post-test instruments. The results indicate a significant improvement in participants’ understanding and skills related to transaction recording, separation of business and personal finances, and preparation of simple cash flow statements. Evaluation outcomes show an increase in competency scores from an initial range of 20%–40% to 75%–85% after the training. Furthermore, the program fostered a positive shift in participants’ mindset toward more professional and accountable business management practices. Therefore, the implementation of simple bookkeeping is proven to be an effective initial strategy for strengthening MSME financial governance and supporting sustainable business development at the local level.
Dampak Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan dengan Motivasi Kerja sebagai Variabel Mediasi Widyastuti, Ira; Yasmir, Yasmir; Esdhona, Ha; Rusnaini, Sasmita
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5296

Abstract

Kinerja karyawan merupakan faktor penting dari keberhasilan suatu organisasi, berbagai faktor yang memengaruhinya menjadi fokus utama studi MSDM. Lingkungan kerja fisik maupun nonfisik adalah salah satu faktor yang dinilai yang memiliki dampak signifikan. Lingkungan kerja dapat meningkatkan kenyamanandan produktivitas karyawan. Namun, beberapa penelitian menemukan bahwa pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan tidak selalu bersifat langsung, sebaliknya, faktor psikologis lain, seperti motivasi kerja. Motivasi kerja dapat berperan sebagai variabel mediasi antara pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja, sehingga kondisi lingkungan kerja yang baik dapat meningkatkan motivasi dan berdampak pada peningkatan kinerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan dan peran motivasi kerja sebagai variabel mediasi.Dimana lingkungan kerja yang baik dapat meningkatkan motivasi karyawan dan berdampak pada peningkatan kinerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan survei. Responden yang menjadi sampel penelitian ini menerima kuesioner dengan skala Likert untuk mengumpulkan data. Uji regresi linear berganda dan uji mediasi Sobel Test digunakan untuk menganalisis data dalam SPSS. Hasil penelitian menunjukkan (1) lingkungan kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap motivasi kerja; (2) lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan; (3) motivasi kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja; dan (4) motivasi kerja tidak berperan memediasi pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kondisi lingkungan kerja dan motivasi yang baik tidak hanya berdampak langsung pada peningkatan kinerja. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi organisasi untuk tidak hanya memperbaiki aspek fisik dan nonfisik lingkungan kerja, tetapi juga penting memperhatikan faktor psikologis untuk mendorong karyawan bekerja secara optimal.
EDUKASI DIGITAL MARKETING SEKTOR USAHA INDUSTRI PENGOLAHAN DI BERINGIN SANGGUL KABUPATEN MERANGIN Yasmir Yasmir; Joko Susanto; Ade Sofa; Ira Widyastuti; Syah Amin Albadry; Delvita Juniarsih; Deni Handani; Zepa Anggraini; Fajar Ifan Dolly; Ikhsan Alfarisi; Irwan Muhammad
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 2 No. 2 (2022): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2022
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v2i2.2559

Abstract

Teknologi informasi terus berevolusi dalam pengembangan usaha, dengan demikian para pelaku usaha perlu untuk meningkatkan dan memanfaatkan metode pemasaran yang tepat agar produk yang dijual laku dipasaran, Mengingat peran penting dari teknologi informasi dalam kegiatan bisnis, menuntut pelaku usaha untuk meningkatkan literasi digitalnya minimnya pengetahuan pengrajin anyaman tradisional di desa Beringin Sanggul memberikan motivasi untuk dilaksanakan pengabdian kepada masyarakat. Dimana produk yang dihasilkan termasuk dalam produk yang unik dan langka ditemukan dipasaran, sasaran penjualan selain dari penggunaan produk tersebut sesuai dengan manfaat sebelumnya, namun beberapa tempat yang menggunakan konsep klasik digunakan sebagai hiasan dalam ruangan yang berkesan estetik. berdasarkan hal tersebut pengabdian kepada masyakarat ini dilakukan dengan cara pemberian materi tentang pemasaran digital, dimana metode yang diterapkan adalah ceramah, tanya jawab dan simulasi. Adapun target yang ingin dicapai dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pelaksanaan pengenalan digital marketing dalam upaya meningkatkan penghasilan sekaligus melestarikan kerajinan anyaman yang pada saat sekarang sulit ditemukan. Target luaran yang dapat diharapkan adalah terpublikasi melalui jurnal, serta kemampuan dalam memanfaat media online untuk memasarkan produk.
PELATIHAN DAN PEMDAMPINGAN PROSES PRODUK HALAL DAN PENERBITAN SERTIFIKAT HALAL BAGI PELAKU UMKM DI DESA BANGUN HARJO KUAMANG KUNING Ira Widyastuti; Ramadhani Adi Nugroho; Syah Amin Albadry; Deni Handani; Silvia Jesika; Sasmita Rusnaini; Siti Rahmiati; Haesdhona Haesdhona; Yasmir Yasmir
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 1 (2025): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Juni 2025
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v5i1.4431

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran serta kemampuan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam menerapkan prinsip halal pada produk yang mereka hasilkan. Meskipun kesadaran terhadap pentingnya produk halal terus berkembang, masih banyak UMKM yang menghadapi kesulitan dalam memahami regulasi dan prosedur sertifikasi halal. Melalui pelatihan dan pendampingan, peserta dibekali pemahaman mengenai konsep halal, alur sertifikasi menggunakan platform SIHALAL, serta persiapan dokumen yang sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta terkait kehalalan produk dan kesiapan mereka dalam mengikuti proses sertifikasi. Sebagian peserta bahkan telah berhasil menyelesaikan tahap awal dalam pendaftaran sertifikasi halal. Hal ini membuktikan bahwa dengan pelatihan dan bimbingan yang tepat, pelaku UMKM mampu meningkatkan daya saing produk mereka melalui pemenuhan aspek kehalalan yang kini semakin menjadi perhatian utama pasar
PELATIHAN PENULISAN PROPOSAL PENELITIAN KUANTITATIF MAHASISWA SEMESTER AKHIR Tarjo; Panji Ulum; Yasmir; Deni Handani
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 6 No. 1 (2026): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Juni 2026
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v6i1.5318

Abstract

Mahasiswa semester akhir memiliki kewajiban menyusun skripsi sebagai salah satu syarat penyelesaian studi. Namun, dalam praktiknya masih banyak mahasiswa yang mengalami kesulitan dalam menyusun proposal penelitian kuantitatif secara sistematis dan sesuai kaidah metodologi ilmiah. Permasalahan tersebut menyebabkan sebagian mahasiswa melakukan copy-paste dari berbagai sumber yang tidak dapat dipertanggungjawabkan secara akademik, terutama pada aspek perumusan masalah, penyusunan hipotesis, penentuan populasi dan sampel, penyusunan instrumen penelitian, serta teknik analisis data. Kondisi ini berdampak pada rendahnya kualitas proposal penelitian dan keterlambatan penyelesaian tugas akhir. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan mahasiswa semester akhir dalam menyusun proposal penelitian kuantitatif secara benar. Kegiatan dilaksanakan di Institut Administrasi dan Kesehatan Setih Setio Muara Bungo dengan melibatkan 35 mahasiswa semester akhir sebagai peserta. Metode pelaksanaan terdiri atas tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap persiapan meliputi penyusunan materi pelatihan berbasis presentasi, sedangkan tahap pelaksanaan dilakukan melalui penyampaian materi, diskusi, dan sesi tanya jawab interaktif. Evaluasi dilakukan menggunakan pretest dan posttest untuk mengukur efektivitas pelatihan. Materi yang diberikan mencakup konsep dasar penelitian kuantitatif, identifikasi masalah, penyusunan latar belakang, hipotesis, kajian pustaka, populasi dan sampel, instrumen penelitian, teknik pengumpulan data, serta analisis data kuantitatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta sebesar 70%, disertai meningkatnya kemampuan menyusun proposal penelitian, menentukan desain penelitian, menyusun instrumen, serta motivasi dan kepercayaan diri dalam menyelesaikan tugas akhir. Pelatihan ini terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas proposal penelitian kuantitatif mahasiswa.
Strategi Komunikasi AI pada Media Sosial Perusahaan Teknologi Indonesia: Analisis Instagram dan Linkedin Panji Ulum; Tarjo Tarjo; Yasmir Yasmir; Deni Handani
JUEB : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 5 No. 2 (2026): JUEB: Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jueb.v5i2.2938

Abstract

Penelitian ini mengkaji strategi komunikasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang diterapkan oleh perusahaan teknologi terkemuka di Indonesia melalui platform media sosial Instagram dan LinkedIn dalam rentang 2023–2025. Dengan menggunakan pendekatan mixed methods eksplanatori berurutan yang menggabungkan analisis konten kuantitatif dan analisis framing kualitatif, penelitian menganalisis 1.280 unggahan dari akun resmi GoTo, Traveloka, Bukalapak, dan Ruangguru. Keempat perusahaan dipilih berdasarkan status unicorn/decacorn, intensitas penerapan AI, dan keragaman segmen pasar yang diwakili. Analisis framing mengidentifikasi tiga kategori dominan: framing inovatif-optimistik yang lebih kuat di LinkedIn; framing humanistik-empatik yang lebih menonjol di Instagram dan menghasilkan tingkat keterlibatan audiens tertinggi; serta framing teknikal-kredibilitas yang lebih berfungsi membangun kepercayaan pemangku kepentingan institusional. Uji Chi-square mengonfirmasi perbedaan distribusi framing yang signifikan secara statistik antara kedua platform. Secara temporal, analisis memperlihatkan pergeseran orientasi komunikasi AI yang mencolok dari tahun ke tahun: dari penekanan pada pembuktian kapasitas teknis di awal periode, menuju narasi dampak personal yang menguat pada periode berikutnya, hingga pengintegrasian narasi AI ke dalam konteks keberlanjutan dan nilai sosial yang lebih luas menjelang akhir rentang 2023–2025. Secara teoretis, penelitian ini mengembangkan penerapan Media Richness Theory dan Framing Theory ke ranah komunikasi korporat digital di pasar berkembang. Secara praktis, penelitian ini menawarkan kerangka strategi komunikasi AI yang responsif terhadap karakteristik platform dan konteks audiens lokal.
Pengaruh Literasi Keuangan Dan Gaya Hidup Terhadap Perilaku Menabung Dengan Sikap Keuangan Sebagai Variabel Mediasi yasmir; Muhammad Nasir; Tarjo Tarjo; Syah Amin Albadry; Deni Handani; Panji Ulum
Jurnal Ekonomi, Akutansi dan Manajemen Nusantara Vol. 5 No. 1.1 (2026): SPECIAL ISSUE — AUGUST 2026
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh literasi keuangan dan gaya hidup terhadap perilaku menabung mahasiswa, dengan sikap keuangan sebagai variabel mediasi. Penelitian ini mengintegrasikan ketiga variabel tersebut dalam satu model untuk mengungkap mekanisme psikologis di balik hubungan literasi keuangan dan gaya hidup terhadap perilaku menabung, khususnya pada konteks mahasiswa perguruan tinggi kesehatan yang belum banyak diteliti. Pendekatan kuantitatif dengan metode survei digunakan pada 164 mahasiswa Institut Administrasi dan Kesehatan Setih Setio yang dipilih melalui teknik probability sampling. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap sikap keuangan (β = 0,480; t = 6,142), sedangkan gaya hidup berpengaruh negatif dan signifikan terhadap sikap keuangan (β = −0,249; t = 4,246). Sikap keuangan menjadi variabel paling dominan dalam memengaruhi perilaku menabung (β = 0,511; t = 6,696). Literasi keuangan juga berpengaruh langsung terhadap perilaku menabung meski relatif lemah (β = 0,160; t = 1,985), sementara gaya hidup tidak berpengaruh langsung signifikan (β = −0,017; t = 0,236). Model mampu menjelaskan 36,2% variasi sikap keuangan dan 38,6% variasi perilaku menabung. Sikap keuangan memediasi secara parsial pengaruh literasi keuangan terhadap perilaku menabung (indirect effect = 0,245), namun tidak memediasi pengaruh gaya hidup. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan sikap keuangan lebih efektif membentuk perilaku menabung mahasiswa dibandingkan hanya meningkatkan literasi keuangan atau mengendalikan gaya hidup, sekaligus memberikan landasan bagi pengembangan program edukasi keuangan berbasis pembentukan sikap.