Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Logan Avenue Problem Solving (LAPS)-Heuristik terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Peserta Didik pada Materi Pemanfaatan Lingkungan Sekitar dalam Pemenuhan Kebutuhan Ekonomi di SMPN 63 Surabaya Putri Endah Purnamasari, Putri Endah Purnamasari; Ketut Prasetyo; Nuansa Bayu Segara; Silvi Nur Afifah
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 5 No. 1 (2025): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran IPS mengenai pemanfaatan lingkungan untuk kebutuhan ekonomi penting sebab mencakup kajian geografis dan isu lingkungan, yang sering kali kompleks menyulitkan peserta didik dalam memahami dan menyelesaikan persoalan tersebut khususnya kaitan dengan permasalahan konteks nyata, akibatnya kemampuan pemecahan masalah peserta didik belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan peningkatan signifikan kemampuan pemecahan masalah peserta didik pada materi pemanfaatan lingkungan dalam pemenuhan kebutuhan ekonomi melalui penggunaan Model Pembelajaran LAPS-Heuristik pada peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 63 Surabaya. Penelitian ini menggunakan teknik eksperimen pada pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian Quasi Experimental Design dan desain Pretest-Posttest Nonequivalent Control Group, sampel dipilih menggunakan teknik Purposive Sampling, dan instrumen pengukuran kemampuan pemecahan masalah menggunakan tes kemampuan pemecahan masalah tipe pilihan ganda yang diuji validitas dan reliabilitasnya, serta pengujian hipotesis dianalisis dengan uji normalitas, homogenitas, N-Gain, Paired Sample T-Test, dan Independent Sample T-Test. Hasil pembelajaran IPS pada materi pemanfaatan lingkungan sekitar untuk pemenuhan kebutuhan ekonomi di SMP Negeri 63 Surabaya dengan menggunakan Model Pembelajaran LAPS-Heuristik menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah peserta didik berada pada kategori sedang, tinggi, dan sangat tinggi, dan tidak ada yang tergolong dalam kategori rendah. Hasil uji N-Gain score sebesar 0,56 (kategori sedang) menunjukkan efektivitas model ini dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah, dengan N-Gain persen sebesar 56%. Uji Paired Sample T-Test menunjukkan pengaruh antara kemampuan awal dan akhir pemecahan masalah peserta didik dengan penggunaan model pembelajaran LAPS-Heuristik, dengan nilai signifikansi 0,00 < 0,05. .Selain itu, uji Independent Sample T-Test menunjukkan adanya pengaruh positif yang signifikan antara penggunaan model LAPS-Heuristik daripada model pembelajaran langsung terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah, dengan nilai signifikansi 0,006 < 0,05. Selanjutnya, rata-rata nilai kemampuan pemecahan masalah peserta didik setelah pembelajaran dengan model LAPS-Heuristik lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata nilai setelah pembelajaran langsung.
Pelatihan Pembelajaran dan Penilaian Berbasis Literasi untuk Guru Mata Pelajaran IPS Kabupaten Lamongan: Pengabdian Segara, Nuansa Bayu; Utami, Wiwik Sri; Harmanto, Harmanto; Prabawati, Indah; Wisnu, Wisnu; Purnomo, Nugroho Hari; Meirinawati, Meirinawati; Mudzakkir, Moh.; Afifah, Silvi Nur; Huda, Mi'rojul
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3454

Abstract

This Community Service Program (PKM) aims to enhance the pedagogical competence of Social Studies (IPS) teachers in Lamongan Regency in implementing literacy-based learning and assessment. The program was initiated in response to teachers’ limited understanding of comprehensive literacy concepts and their challenges in designing learning strategies and authentic assessment tools that measure students’ critical thinking skills. The activity was conducted through workshops and sharing sessions using participatory approaches, including interactive lectures, group discussions, and practical sessions on designing literacy-based lesson plans and assessment instruments. The results indicate a significant improvement in teachers’ understanding and ability to apply literacy principles in Social Studies instruction. Most participants were able to identify literacy elements, design learning activities that promote critical thinking, and develop authentic literacy-based assessment tools. Furthermore, the training fostered collaboration among teachers through the MGMP as a sustainable professional learning community. Overall, this program contributes to improving the quality of Social Studies learning in Lamongan Regency and serves as a best practice model that can be replicated in other regions.
ANALISIS PENYIMPANAN SISTEM KEARSIPAN DALAM MENDUKUNG PENGELOLAAN INFORMASI PADA BIRO KESEJAHTERAAN RAKYAT SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI JAWA TIMUR Farda Wulandari; Alif Faizah Qurota A’yun; Imelsya Afra Nabila Zahra; Silvi Nur Afifah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.44050

Abstract

Orderly and systematic archive management is an essential element in supporting the effectiveness of information management and administrative order within the government environment. This research aims to analyze the archival storage system and the process of transferring inactive archives in support of information management at the Bureau of People's Welfare, Regional Secretariat of East Java Province. This research uses a qualitative approach with a descriptive method. Data collection techniques were carried out thru direct observation and in-depth interviews with archive managers and relevant parties. The research results show that procedurally, the archive storage system has adhered to archival regulations, from file submission and verification, archive registration and classification, active archive storage, to the transfer of inactive archives based on the Archive Retention Schedule (ARS). However, in its implementation, various obstacles are still found, especially limitations in storage space, delays in transferring inactive archives, and a lack of optimal understanding of archival techniques. This condition leads to an accumulation of archives and potentially hinders information retrieval processes, as well as decreasing the effectiveness of administrative services. This research confirms that optimizing the archival system requires consistent application of procedures, improved human resource competency, and adequate infrastructure support to ensure information management can be carried out effectively, efficiently, and accountably.
Integrasi Nilai-Nilai Multikultural dalam Pembelajaran IPS untuk Mendukung Pencapaian SDGs 4 dan SDGs 16 dalam Pembentukan Karakter Toleransi Peserta Didik Sofia Latifah; Silvi Nur Afifah; Niswatin Niswatin; Dhimas Bagus Virgiawan
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 7 Issue 1 March 2026
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v7i1.3476

Abstract

Keragaman budaya, agama, suku, dan latar belakang sosial di Indonesia menuntut dunia pendidikan untuk menghadirkan pembelajaran yang mampu menanamkan sikap toleransi serta penghargaan terhadap perbedaan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan integrasi nilai-nilai multikultural dalam pembelajaran IPS untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 4 tentang pendidikan berkualitas dan SDGs 16 tentang perdamaian, keadilan, serta kelembagaan yang kuat dalam pembentukan karakter toleransi peserta didik di SMP Negeri 43 Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri atas guru IPS, wakil kepala sekolah, dan peserta didik kelas VIII. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai multikultural dilakukan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran IPS. Guru mengintegrasikan nilai toleransi, keadilan, kesetaraan, gotong royong, dan penghargaan terhadap perbedaan ke dalam perangkat pembelajaran, metode diskusi, kerja kelompok, studi kasus, serta refleksi pembelajaran. Pelaksanaan pembelajaran mampu menciptakan interaksi sosial yang inklusif dan harmonis antarpeserta didik dari latar belakang berbeda. Evaluasi dilakukan melalui penilaian sikap, observasi perilaku, dan partisipasi peserta didik selama proses pembelajaran berlangsung. Integrasi nilai-nilai multikultural dalam pembelajaran IPS terbukti mendukung pembentukan karakter toleransi serta memperkuat kesadaran sosial peserta didik dalam kehidupan sekolah maupun masyarakat.
RELEVANSI GEOGRAFIS DAN AKTIVITAS EKONOMI WISATA SUMBER GEMPONG SEBAGAI SUMBER BELAJAR IPS KELAS VIII Anindita Nasywa Pramesti; Putri Yasmin Efendi; Annisa Dewi Meida Ashok Putri; Radiffa Zabrina Cinta; Silvi Nur Afifah
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i2.10750

Abstract

Social Studies (IPS) instruction is currently still dominated by a theoretical approach that fails to integrate the realities of the surrounding environment into classroom materials. This study aims to analyze the interactions between geographical conditions, environmental utilization, and community economic activities in Sumber Gempong, Trawas, Mojokerto, as well as to examine their relevance as a source of contextual IPS learning for eighth-grade students. A descriptive qualitative approach was applied to process the data obtained through field observations and in-depth interviews with managers, merchants, farmers, and tourists using purposive sampling. The data analysis process utilized an interactive model encompassing data reduction, presentation, and drawing conclusions. Findings indicate that the mountainous geographical conditions with abundant water sources support the optimization of the tourism sector, horticultural agriculture, and the empowerment of MSMEs. However, a challenge was identified in the form of a decline in visitor numbers over the past five years due to suboptimal promotional strategies. Regardless of these aspects, the phenomenon at Sumber Gempong represents a tangible interconnection between geographical space and human activities that holds significant potential as a learning resource. It can be concluded that integrating the local environment into the curriculum enhances students’ conceptual understanding and active engagement in social studies learning. ABSTRAK Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) saat ini masih didominasi oleh pendekatan teoritis yang kurang mengintegrasikan realitas lingkungan sekitar ke dalam materi kelas. Kajian ini diarahkan untuk menganalisis interaksi antara kondisi geografis, pemanfaatan lingkungan, dan aktivitas ekonomi masyarakat di Sumber Gempong, Trawas, Mojokerto, serta mengkaji relevansinya sebagai sumber belajar IPS kontekstual bagi siswa kelas VIII. Pendekatan kualitatif deskriptif diterapkan dalam mengolah data yang diperoleh melalui observasi lapangan dan wawancara mendalam dengan pengelola, pedagang, petani, serta wisatawan melalui teknik purposive sampling. Proses analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Temuan menunjukkan bahwa kondisi geografis pegunungan dengan sumber air melimpah mendukung optimalisasi sektor pariwisata, pertanian hortikultura, dan pemberdayaan UMKM. Namun, ditemukan kendala berupa penurunan jumlah kunjungan dalam lima tahun terakhir akibat strategi promosi yang belum optimal. Terlepas dari aspek tersebut, fenomena di Sumber Gempong merepresentasikan keterkaitan nyata antara ruang geografis dan aktivitas manusia yang sangat potensial dijadikan sumber belajar. Dapat disimpulkan bahwa integrasi lingkungan lokal ke dalam kurikulum mampu meningkatkan pemahaman konseptual dan keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran IPS.  
Penguatan Nilai Karakter Nasionalisme Dan Ketahanan Mental Dalam Perspektif Ips Melalui Film “Jenderal Soedirman” Terhadap Siswa Dari Keluarga Broken Home Zianika Zalfa Mufidha; Durrrotun Nafisah; Kusnul Khotimah; Silvi Nur Afifah
Jurnal Sains, Teknik, Ekonomi, dan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2026): SATEDIK - Juli
Publisher : CV. SINAR HOWUHOWU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70134/satedik.v2i2.1776

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of the film General Soedirman in improving the character values of nationalism and mental resilience of students, especially those from Broken Home families (parents divorced or families in disharmony). This study uses a qualitative approach with a case study methodology. Data were obtained through observation, in-depth interviews and documentation of students, social studies teachers, and guidance and counseling (BK) teachers of SMP Negeri 57 Surabaya. The research findings show that the film General Soedirman has a double effectiveness. First, this film successfully internalizes the character values of nationalism, such as patriotism, willingness to sacrifice, immortality, loyalty, solidarity, and unity. Second, this film is able to improve the mental resilience of Broken Home students based on Grotberg's three sources of resilience, namely "I HAVE", "I AM", and "I CAN". Theoretically this study also highlights the relationship between Thomas Lickona's character education theory (moral knowledge, moral emotions, and moral action) and Grotberg's theory of mental resilience. The film "General Soedirman" (General Soedirman) is worthy of consideration as a social studies educational medium and a guidance and counseling tool to help students from broken homes develop character and mental resilience.
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS APLIKASI POWTOON TERHADAP CAPAIAN PEMBELAJARAN PENGETAHUAN PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN IPS KELAS VIII DI SMPN 19 SURABAYA Tiara Inas Salsabila; Agus Suprijono; Sukma Perdana Prasetya; Silvi Nur Afifah
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 6 No. 1 (2026): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menilai pengaruh media Powtoon dalam meningkatkan capaian pembelajaran pengetahuan peserta didik kelas VIII pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial di SMPN 19 Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment. Subjek penelitian terdiri atas kelas eksperimen dan kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan melalui pre-test dan post-test menggunakan instrumen tes objektif. Analisis data memanfaatkan uji statistik komparatif untuk melihat perbedaan peningkatan hasil belajar antara kedua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan capaian pembelajaran pada kelas yang memanfaatkan Powtoon dibandingkan kelas yang menggunakan PowerPoint pasif berisi teks panjang tanpa visual yang menarik. Temuan tersebut menandakan bahwa media berbasis animasi dan visualisasi mampu memperkuat keterlibatan kognitif serta memperkaya pemahaman peserta didik. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa Powtoon layak diterapkan sebagai alternatif media pembelajaran yang mendukung pencapaian kompetensi pengetahuan IPS. Saran penelitian mendorong guru untuk mengintegrasikan media interaktif dalam pembelajaran serta memperluas penerapan pada materi IPS lainnya agar efektivitasnya dapat diuji lebih luas.
Pengaruh Penggunaan Game Edukasi Wordwall terhadap Karakter Kejujuran Siswa dalam Pembelajaran IPS Kelas VII-D di SMPN 21 Surabaya Fajar Wulan Lestari; Agus Suprijono; Sukma Perdana Prasetya; Silvi Nur Afifah
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 6 No. 1 (2026): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran IPS tidak hanya berorientasi pada penguasaan materi, tetapi juga berperan penting dalam pembentukan karakter siswa, khususnya karakter kejujuran yang masih menjadi tantangan dalam praktik pembelajaran di sekolah. Salah satu upaya yang berkembang adalah pemanfaatan media pembelajaran digital berbasis game edukasi, seperti Wordwall, yang telah digunakan dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penggunaan game edukasi Wordwall dan karakter kejujuran siswa dalam pembelajaran IPS kelas VII-D di SMP Negeri 21 Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian ex post facto. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan dokumentasi dengan jumlah responden sebanyak 28 siswa. Analisis data menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment dan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan game edukasi Wordwall dan karakter kejujuran siswa, dengan nilai koefisien korelasi r = 0,669 dan signifikansi 0,000 (< 0,05), yang termasuk dalam kategori hubungan kuat dan bersifat positif. Analisis regresi menunjukkan bahwa penggunaan Wordwall berpengaruh positif dan signifikan terhadap karakter kejujuran siswa dengan koefisien determinasi sebesar 44,8%, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengalaman belajar berbasis game edukasi dapat menjadi bagian dari lingkungan pembelajaran yang mendukung penguatan karakter kejujuran. Penelitian selanjutnya disarankan untuk memperluas subjek, menambahkan variabel lain, atau menggunakan desain penelitian yang berbeda agar diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif.
Pengaruh Pemanfaatan Platform Bamboozle terhadap Capaian Pembelajaran Pengetahuan Siswa Kelas VIII SMP 10 Nopember Sidoarjo Azharia Aghni Billadina; Agus Suprijono; Sukma Perdana Prasetya; Silvi Nur Afifah
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 6 No. 1 (2026): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemanfaatan platform Bamboozle terhadap capaian pembelajaran pengetahuan IPS siswa kelas VIII SMP. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experimental tipe nonequivalent control group design. Subjek penelitian terdiri atas kelas eksperimen yang menggunakan Bamboozle dan kelas kontrol yang menerapkan pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian berupa tes pre-test dan post-test serta angket respon siswa. Hasil uji validitas menunjukkan seluruh butir soal dinyatakan valid, sedangkan uji reliabilitas menghasilkan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,962 yang menunjukkan reliabilitas sangat tinggi. Uji normalitas menggunakan Shapiro–Wilk menunjukkan data berdistribusi normal, sedangkan uji homogenitas melalui Levene’s Test menunjukkan varians kedua kelompok bersifat homogen. Pengujian hipotesis menggunakan independent sample t-test menghasilkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05 yang menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara capaian pembelajaran kelas eksperimen dan kelas kontrol. Rata-rata nilai post-test kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol dengan selisih sebesar 16,167. Hasil uji effect size menunjukkan bahwa pemanfaatan Bamboozle memberikan pengaruh yang besar terhadap capaian pembelajaran pengetahuan siswa. Respon siswa terhadap penggunaan Bamboozle berada pada kategori sangat positif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Bamboozle efektif digunakan sebagai media pembelajaran interaktif dalam pembelajaran IPS.
PENGARUH PENERAPAN PEMBELAJARAN MODEL KOOPERATIF TIPE INSIDE-OUTSIDE CIRCLE TERHADAP KETERAMPILAN SOSIAL SISWA PADA MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS) KELAS IX D DI SMPN 1 SIDOARJO sylvia agustin; agus suprijono; sukma Perdana Prasetya; silvi Nur Afifah
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 6 No. 1 (2026): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyebarkan pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Inside-Outside Circle (IOC) terhadap keterampilan sosial siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) kelas IX di SMP Negeri 1 Sidoarjo. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain Ex Post Facto , karena variabel bebas berupa pengalaman pembelajaran IOC telah terjadi sebelum pengukuran dilakukan. Subjek penelitian berjumlah 33 siswa kelas IX D. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket persepsi siswa terhadap penerapan model IOC dan angket keterampilan sosial siswa, yang disusun dalam skala Likert. Data yang dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial, meliputi uji normalitas Shapiro-Wilk, uji korelasi Pearson, dan uji regresi linier sederhana dengan bantuan program SPSS versi 25. Hasil analisis menunjukkan bahwa data berdistribusi normal. Uji menghasilkan korelasi korelasi sebesar 0,702 yang menunjukkan hubungan kuat dan positif antara penerapan model IOC dan keterampilan sosial siswa. Hasil uji regresi menunjukkan nilai R Square sebesar 0,493, yang berarti bahwa 49,3% variasi keterampilan sosial siswa dapat dijelaskan oleh penerapan model pembelajaran IOC. Temuan ini menunjukkan bahwa pengalaman belajar melalui model pembelajaran kooperatif tipe IOC memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keterampilan sosial siswa. Penelitian ini menekankan pentingnya penerapan pembelajaran kooperatif dalam mendukung pengembangan aspek sosial siswa pada pembelajaran IPS.
Co-Authors Adelia Zhakila Ramadhani Agung Stiawan Agus Suprijono Agus Suprijono Alfa Maziyyata Diyni Ali Imron Ali Imron Alif Faizah Qurota A’yun Alista Debby Ariyanti Andi Gunawan Aninda Najma Agustina Anindita Nasywa Pramesti Annisa Dewi Meida Ashok Putri Annisa Fithri Dwi Jayanti Arini Fina Haryanti Asnimawati, Asnimawati Azharia Aghni Billadina Budairil Munir Al Bustomi Choirun Nisa Dhimas Bagus Virgiawan Dhimas Bagus Virgiawan Dhimas Bagus Virgiawan Dian Ayu Larasati Dian Ayu Larasati Dian Ayu Larasati Dias Widya Ningtyas Disman Disman Disman, Disman Durrotun Nafisah Durrotun Nafisah Durrrotun Nafisah Elly Malihah Fadiah Hanim Maulidah Fajar Wulan Lestari Farda Wulandari Handika Pratama Harmanto Harmanto Huda, Mi'rojul Imelsya Afra Nabila Zahra INDAH PRABAWATI Irfana Nuril Fadhilah Ketut Prasetyo Kokom Komalasari Kusnul Khotimah Marzuqi, Muhammad Ilyas Maulana Rizky F. Meirinawati Meirinawati, Meirinawati Moch. Zakki Mubarok MOH. MUDZAKKIR Mohamad Mambaus Su'ud Muhammad Ilyas Marzuqi Muhammad Romahurmuzi F. Nadya Lufikasari Niswatin Niswatin Niswatin Nuansa Bayu Segara Nuansa Bayu Segara Nugroho Hari Purnomo Nurul Hasanah Pambudi, Bilian Wicaksono Prastiyono, Hendri Prastiyono, Hendry Putri Endah Purnamasari, Putri Endah Purnamasari Putri Yasmin Efendi Radiffa Zabrina Cinta Rofiah, Lailatul Salsabila Fatikhah Rahma Andisti Putri Setyawan, Katon Galih Sofia Latifah Sugiantoro Sugiantoro Sugiantoro Sugiantoro Sugiantoro Sukma Perdana Prasetya Sukma Perdana Prasetya sylvia agustin Tiara Inas Salsabila Titin Kholisna Winda Aisyah Hardijanti wisnu wisnu, wisnu Wiwik Sri Utami Wiwiwk Sri Utami Yasmin Fara Dila Zianika Zalfa Mufidha