Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Pengembangan Desa Wisata Kesehatan Berbasis Masjid sebagai Pusat Literasi Kesehatan Kusumawinakhyu, Titik; Darodjat, Darodjat; Damajanti, Neni; Farisi, Muhammad Faqih Al
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Peduli Masyarakat: Juni 2023
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v5i2.1941

Abstract

Desa merupakan komponen negara yang mempunyai potensi sangat tinggi, dengan sumber daya alam yang masih dapat digali potensinya sebagai desa wisata. Desa wisata sedang ramai di bentuk dengan sentuhan pemberdayagunaan perilaku hidup bersih dan sehat. Sehat dalam arti ini juga sehat jiwa dan raga. Tujuan dalam kegiatan ini adalah fokus pengembangan wisata berbasis masjid adalah Masjid Abu Bakar Sidik Dusun Kesemek Desa Pekuncen, di mana sudah terbentuk TPA, Majels Taklim Ibu-Ibu, dan adanya ruangan yang dipergunakan untuk unit kesehatan masjid berupa posyandu lansia dan posyandu remaja. Metode yang digunakan berupa sosialisasi ke Permerintah Desa Cibangkong beserta seluruh Ta’mir Masjid di Desa Cibangkong, Pelatihan Ketrampilan dan sekolah kader. Lama pengabdian yang dilaksanakan adalah 8 bulan. Hasil kegiatan yang dilakukan adalah terwujudnya pengembangan desa wisata kesehatan,berbasis masjid, melatih kader posyandu agar dapat mandiri melakukan kegiatan pendataan kesehatan terutaman Penyakit Tidak Menular (PTM), Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS), pencegahan penyakit tropis, pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) di rumah dan di jalan raya, pengembangan potensi alam berupa jalur susur alam jalan kaki dan sepeda, pemanfaatan tanaman herbal sebagai etalase tanaman obat keluarga (TOGA), pengembangan usaha masjid sesuai dengan kaidah Maqosyidah Syariah. Luaran berupa Unit Kesehatan Masjid (UKMD) berupa posyandu lansia dan remaja, telah mendapat ijin dari Pusat Kesehatan Masyarakat Pekuncen I, dan terbentuk struktur organisasi kader sebagai penggerak dan keberlangsungan UKMD. Melihat hasil yang ada maka dapat disimpulkan kegiatan berjalan dengan sesuai tujuan dan memberikan manfaat untuk masayarakat.
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKU DOKTER DAN PERAWAT TERHADAP KUALITAS PELAYANAN MASA PANDEMIK COVID-19 DI RSI BANJARNEGARA Nitiprodjo, Abdul Hakim; Kusumawinakhyu, Titik; Septianawati, Paramita; Ujianto, Agus
Jurnal Forensik dan Medikolegal Indonesia Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Forensik dan Medikolegal Indonesia
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jfmi.2023.4.1.6164

Abstract

Masa pandemik Covid-19 dan adaptasi kebiasaan baru menuntut tenaga medis melakukan pelayanan yang mengutamakan keselamatan pasien dan diri sendiri, namun tetap melakukan tindakan yang menjaga keamanan untuk mengurangi penyebaran virus Covid-19. Pengetahuan akan aturan layanan di masa pandemik serta sikap dan perilaku dokter dan perawat untuk melakukan inovasi pelayanan tetap harus berdasarkan mutu layanan dan standar operasional prosedur. Tujuan penelitian ini menganalisa hubungan antara pengetahuan, sikap dan perilaku dokter dan perawat terhadap kualitas pelayanan di masa pandemik Covid-19. Penelitian ini merupakan deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah tenaga kesehatan yang meliputi dokter dan perawat yang bekerja di RSI Banjarnegara. Data dianalisis dengan uji korelasi Spearman. Berdasarkan hasil penelitian dari uji analisis dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan bermakna antara pengetahuan, sikap dan perilaku dokter dan perawat terhadap kualitas pelayanan di masa pandemik Covid-19. Kata kunci: kualitas pelayanan, masa pandemik Covid-19, pengetahuan, perilaku, sikap
Studi Kasus Neurodermatitis pada Lansia dan Tata Laksana di Tempat Praktik Dokter Mandiri Kusumawinakhyu, Titik
Jurnal Farmasetis Vol 13 No 3 (2024): Jurnal Farmasetis: Agustus 2024
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/far.v13i3.3178

Abstract

Neurodermatitis atau disebut dengan  lichen simplex chronicus merupakan penyakit kulit yang dirasakan penderitanya dengan rasa gatal, sehingga sering terjadi iritasi bahkan luka lecet akibat garukan. Lokasi tersering berada di kulit kepala, tengkuk, bahu, siku dan pergelangan tangan dan kaki. Tujuan penelitian ini yaitu melakukan analis studi kasus neurodermatitis pada lansia dan tata laksana di tempat praktik dokter mandir.  Tempat dokter praktik mandiri menjadi tempat penderita periksa dan berobat. Kasus pada Tn. S usia 70 tahun datang dengan keluhan gatal di bagian tengkuk, bahu, lengan kanan dan kiri, punggung tangan kanan dan kiri, lebih dari 1 tahun menderita sakit seperti ini, Pasien sudah sering berobat di layanan primer, dan membeli salep di apotek tetapi belum membaik. Kulit tampak putih menebal, luka bekas garukan Memburuk setelah seharian bekerja di sawah, mempunyai Mempunyai riwayat penyakit dahulu hipertensi, pasien merasakan emosi menjadi labil dan perasaan menarik diri. Setelah dilakukan pemeriksaan, didiagnosis dan diberikan terapi  farmakologi oral dan topikal, pelembab kulit, sabun berbahan dasar zaitun,  perawatan luka lecet menggunakan NaCl dan betadine cair serta diedukasi pada pertemuan pertama dan kedua pasien sudah sangat mengalami perkembangan yang baik, kulit halus dan penebalan kulit tidak tampak, gatal menghilang, warna kulit yang putih memudar.
Utilization of Used Cooking Oil as an Aroma Candle Making Material as a Product Innovation in Karangklesem Village: Pemanfaatan Minyak Jelantah Sebagai Bahan Pembuatan Lilin Aroma Sebagai Inovasi Produk di Desa Karangklesem Nandaria, Bella; Hadisiswoyo, Revierra Zahwa; Wiyanatari, Denisa Asta; Setyaningsih, Anis; Putri, Dinda Faridaeni; Waladin, Bayu Aji; Kusumawinakhyu, Titik
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 18th University Research Colloquium 2023: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian masyarakat yang berjudul Pemanfaatan Minyak Jelantah dalam Pembuatan Lilin Aroma melibatkan Ibu-Ibu, Desa Karangklesem, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Tujuan dari kegiatan ini yaitu mengurangi pencemaran lingkungan akibat limbah minyak goreng bekas atau minyak jelantah dengan mengolahnya menjadi lilin aroma. Limbah minyak jelantah kemudian dikembangkan untuk dibuat menjadi lilin aroma. Dengan demikian limbah rumah tangga berupa minyak jelantah yang dapat menyebabkan pencemaran lingkungan dapat diolah menjadi produk yang bernilai guna dan mampu menambah penghasilan rumah tangga. Target luaran yang dihasilkan yaitu suatu produk lilin aroma yang dapat digunakan dengan baik oleh warga Desa Karangklesem. Dalam mewujudkan target luaran tersebut metode yang diterapkan meliputi sosialisasi, pelatihan, dan praktik langsung untuk menambah kemampuan dan kreativitas dari para warga desa karangklesem. Harapan dari pelatihan yang telah dilakukan ini, para warga memiliki pengetahuan dan wawasan dalam pengolahan minyak goreng bekas sekaligus dapat menjadi ide usaha yang kreatif dan inovatif.
Mental Health Psychoeducation for the Candinegara Village Community Baseon on Educational Games Through Mental Health Posts: Psikoedukasi Kesehatan Jiwa Masyarakat Desa Candinegara Berbasis Permainan Edukatif Melalui Posyandu Jiwa Lita, Qory Diana; Fatmawati, Erina Farah; Ningrum, Fouela Dwi; Aguestin, Farra Elsya; Saputri, Puput Ayu; Jehan, Salma Nur; Kusumawinakhyu, Titik
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 18th University Research Colloquium 2023: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyandang Disabilitas Mental atau yang dikenal sebagai Orang Dengan Gangguan Jiwa/ODGJ sering dihadapkan pada permasalahan yang kompleks yang didasari oleh pengabaian hak-hak yang setara dengan warga negara lainnya, salah satunya adalah hak untuk memperoleh jaminan akan kesehatan yang baik melalui akses layanan atau fasilitas kesehatan. Desa Candinegara Kecamatan Pekuncen Kabupaten Banyumas Provinsi Jawa Tengah terdapat berbagai kasus kesehatan jiwa melalui penelantaran dan pemasungan, berupaya melakukan tindakan yang responsif dengan membentuk Program Posyandu Jiwa yang berbasis permainan edukatif. Pelaksanaan Program Posyandu Jiwa berbasis permainan edukatif ini melibatkan peran keluarga dan masyarakat dengan bantuan tenaga kesehatan profesional untuk mencapai tujuan yang optimal. Oleh karena itu, kehadiran program ini sebagai suatu inovasi yang perlu dianalisis lebih jauh terkait dengan pelaksanaan Program Posyandu Jiwa dan peran yang dijalankan oleh relawan dan tenaga profesional. Kesehatan jiwa merupakan suatu keadaan di mana individu mampu menyadari kemampuan diri yang dimiliki secara utuh, dapat menyelesaikan masalah dan menghadapi setiap stresor yang datang, mampu berperan dan berkontribusi di lingkungannya serta bekerja produktif dan memenuhi segala kebutuhan hidupnya. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pelaksanaan Program Posyandu Jiwa terdiri dari lima tahapan meja yaitu layanan konsultasi dan cek kesehatan fisik, layanan terapi psikofarma dan non psikofarma, layanan pemberian makanan tambahan (PMT), nutrisi dan vitamin, layanan pelatihan keterampilan hidup sehari-hari dan produktivitas dan layanan konsultasi bagi keluarga ODGJ. Adapun peran tenaga profesional terdiri dari peran motivasi dan rehabilitasi, sedangkan peran relawan terdiri dari peran teknis maupun peran pencegahan. Saran dalam proses pelaksanaan Program Posyandu Jiwa adalah perlu melibatkan unsur penerima manfaat pada proses evaluasi dan monitoring mengingat kompleksitas masalah yang dialami oleh ODGJ semakin berkembang dan untuk mewujudkan optimalisasi Program Posyandu Jiwa di Desa Candinegara serta mengadakan peningkatan kapasitas bagi para kader Posyandu Jiwa.
THE STUDENT PERCEPTIONS, ITEM ANALYSIS, AND ISLAMIC ACADEMIC PERFORMANCE IN THE REPRODUCTION BLOCK AT THE FACULTY OF MEDICINE UMP Rynando, Nabil Gusapo; Kusumawinakhyu, Titik; Annisa, Yunia
International Journal of Islamic and Complementary Medicine Vol. 6 No. 2 (2025): International Journal of Islamic and Complementary Medicine
Publisher : International Islamic Medicine Forum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55116/IJICM.V6I2.94

Abstract

The Faculty of Medicine at Universitas Muhammadiyah Purwokerto (FK UMP) integrates Islamic values into its curriculum, particularly within the reproduction block, aligning with national and Muhammadiyah competency standards. Student performance in Islamic materials is assessed using multiple-choice questions (MCQs), which are analyzed for quality. This study examines the correlation between student perceptions, item analysis, and Islamic academic performance in the reproduction block at FK UMP. An observational, analytic, cross-sectional study was conducted among 103 FK UMP students (class of 2021). Data were collected via a validated 35-item perception questionnaire (Cronbach’s alpha = 0.86) and MCQ item analysis using Anates version 4.0. Scores on 10 Islamic MCQs measured academic performance. The results show that there is no significant correlation found between student perceptions and academic performance (p = 0.278). However, item analysis significantly correlated with academic performance (p < 0.01). The conclusion of this research is that student perceptions did not significantly impact academic performance; high-quality MCQ items were strongly associated with better Islamic academic outcomes in the reproduction block.   ABSTRAK Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Purwokerto (FK UMP) mengintegrasikan nilai-nilai Islam ke dalam kurikulumnya, terutama dalam blok reproduksi, yang selaras dengan standar kompetensi nasional dan Muhammadiyah. Kinerja mahasiswa dalam materi keislaman dinilai dengan menggunakan pertanyaan pilihan ganda (MCQ), yang kemudian dianalisis kualitasnya. Penelitian ini menguji korelasi antara persepsi mahasiswa, analisis butir soal, dan kinerja akademik Islam di blok reproduksi di FK UMP. Penelitian observasional, analitik, dan cross-sectional dilakukan pada 103 mahasiswa FK UMP (angkatan 2021). Data dikumpulkan melalui kuesioner persepsi 35 item yang telah divalidasi (Cronbach's alpha = 0,86) dan analisis item MCQ menggunakan Anates versi 4.0. Skor pada 10 MCQ Islam mengukur kinerja akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada korelasi yang signifikan antara persepsi siswa dan kinerja akademik (p = 0,278). Namun, analisis butir soal berkorelasi secara signifikan dengan prestasi akademik (p <0,01). Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa persepsi mahasiswa tidak secara signifikan berdampak pada kinerja akademik; item MCQ berkualitas tinggi sangat terkait dengan hasil akademik Islam yang lebih baik di blok reproduksi.    
Penanganan Fimosis pada Anak: Sebuah Studi Kasus Kusumawinakhyu, Titik
Journal of Language and Health Vol 6 No 2 (2025): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i2.7000

Abstract

Fimosis, yaitu kondisi di mana kulup tidak bisa ditarik sepenuhnya dari ujung penis, merupakan kelainan urologi yang sering ditemukan pada anak laki-laki. Walaupun fimosis yang bersifat fisiologis seringkali membaik seiring waktu, kondisi fimosis patologis memerlukan penanganan medis. Penelitian studi kasus ini bertujuan untuk menguraikan ciri-ciri klinis, metode diagnostik, dan hasil terapi pada tujuh pasien anak yang mengalami fimosis dan berkunjung ke Klinik Pratama X. Data retrospektif dikumpulkan dari catatan medis pasien yang menerima penanganan fimosis antara Januari 2024 hingga Mei 2025. Dari ketujuh kasus yang dianalisis, rentang usia pasien adalah 8 hingga 11 tahun, dengan keluhan utama meliputi kesulitan berkemih, balanitis berulang, dan akumulasi smegma. Analisa dalam penelitian ini menggunakan Analisa deskriptif berdasarkan hasil intervensi. Semua pasien menjalani prosedur sirkumsisi, sembuh dengan baik dan 2 mendapatkan terapi kortikosteroid topikal dan antibiotik oral,di karena adanya peradangan yang belum sembuh dikarenakan terlambat control untuk membuka kasa verban. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sirkumsisi berhasil memberikan resolusi total pada semua kasus yang dioperasi. Keterlambatan membuka balutan kasa memerlukan pemantauan lebih lanjut dan lebih lama penyembuhannya. Studi ini menekankan pentingnya deteksi dini, penentuan penanganan yang disesuaikan dengan kondisi individu, dan edukasi orang tua untuk mencapai hasil terbaik pada anak dengan fimosis. Selain itu dokter wajib mengetahui kategori fimosis fisiologis dan patologis, agar keberhasilan pemelihan prosedur tepat dipilih dan tercapai waktu kesembuhan yang cepat.
Mengoptimalkan Program Khitan Massal: Peran Penting Sosialisasi dan Edukasi Perawatan Pasca-Sirkumsisi Kusumawinakhyu, Titik; Santi, Nurul Eka; Purwa, Indra; Purwanto, Tulis Budi; Widyatomo, Harry
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 7 No 4 (2025): Jurnal Peduli Masyarakat: Juli 2025
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v7i4.7015

Abstract

Program khitan massal merupakan bentuk pelayanan kesehatan preventif yang umum dilaksanakan oleh berbagai lembaga sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat. Khitan atau sirkumsisi merupakan praktik budaya dan keagamaan yang umum di Indonesia, sekaligus memiliki manfaat kesehatan signifikan dalam pencegahan infeksi. Program khitan massal menjadi pilihan efektif untuk menjangkau masyarakat dengan keterbatasan ekonomi. Namun, keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada proses khitan itu sendiri, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh pemahaman orang tua dan anak tentang perawatan luka pasca-sirkumsisi. Kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan keberhasilan khitan massal melalui sosialisasi dan edukasi perawatan pasca-khitan. Metode pelaksanaan mencakup pemberian edukasi langsung, distribusi leaflet, dan demonstrasi praktik perawatan luka. Peserta kegiatan ada 30 anak dimana masing-masing anak ada 1 pendamping dari keluarga. Kegiatan dilakukan di Praktik Dokter PKU Muhammadiyah Zam-Zam Cilongkok Banyumas Jawa Tengah. Evaluasi dilakukan dengan memberikan pertanyaan tentang materi edukasi yang telah disampaikan Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dan keluarga terhadap perawatan luka khitan serta menurunnya insiden infeksi. Edukasi yang tepat dan mudah dipahami terbukti berperan signifikan dalam mendukung proses penyembuhan.
Pengaruh Tingkat Aktivitas Fisik Terhadap Eksaserbasi Asma Bronkial Di KKPM Purwokerto Depifo, Agrevito; Kusumawinakhyu, Titik; Dewantoro, Luhur; Kusumawati, Anis
ANATOMICA MEDICAL JOURNAL | AMJ Vol 8, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/amj.v8i3.24596

Abstract

Eksaserbasi asma merupakan perburukan progresif, yang memiliki ciri seperti sesak napas, batuk, mengi, dan rasa tertekan. Penyakit asma ini masih menjadi suatu permasalahan kesehatan dari anak anak, dewasa, maupun lansia. Tingkat intensitas eksaserbasi asma tersebut dari ringan hingga berat. Eksaserbasi asma dapat timbul melakukan aktivitas fisik yang berlebihan sehingga dapat menyebabkan bronkokontriksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Tingkat aktivitas fisik terhadap eksaserbasi asma. Metode yang digunakan dengan pendekatan cross sectional dengan teknik consecutive sampling, jumlah sampel sebanyak 108 pasien penderita asma . analisis data univariat dan analisis bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian sebagian besar melakukan aktivitas sedang sebanyak 43,5% dan mengalami ekaserbasi asma sebanyak 68,5%. Setelah dilakukan uji chi square didapatkan p sebesar 0.005 (p0.05). Kesimpulan:   terdapat pengaruh aktivitas fisik terhadap eksaserbasi asma bronkial.Kata Kunci: aktivitas fisik, eksaserbasi, asma bronkial
Implementasi Hilirasisasi Minuman Herbal Kreativitas Mahasiswa JENI JAMU (Jeruk Nipis Jahe Madu) di Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Purwokerto Titik Kusumawinakhyu; Yenni Bahar; Ade Dian Shah Putri; Harits Aqil Kurniawan; Faiz Rafi Dzulfiqar; Fatmanur Hurulhanifa
Media Pengabdian Kesehatan Indonesia Vol. 1 No. 1 (2024): JANUARY
Publisher : Kabar Gizi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62358/2jxm0634

Abstract

Minuman herbal dikenal secara empiris turun temurun dalam bentuk jamu, perkembangan jaman merubah minuman jamu menjadi berbagai bentuk sediaan dan komposisi yang modern dan dapat disesuaikan dengan semua kalangan. Mahasiswa kedokteran sebagai calon tenaga medis yang akan nantinya melakukan pelayanan di masyarakat perlu mengenal kearifan lokal dan bagaimana cara mengenalkan penunjang kesehatan seperti konsumsi minuman herbal agar kualitas kesehatan masyarakat meningkat. Kreativitas asisten mahasiswa laboratorium herbal membuat minuman dari bahan jeruk nipis, jahe dan madu dengan metode sosialisasi, penyuluhan dan edukasi kepada pengunjung di pojok herbal adalah bentuk hilirisasi minuman herbal kekinian dapat dirasakan oleh seluruh mahasiswa, dosen, karyawan dan tenaga pendidikan di Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Hasil yang diperoleh adalah hilirisasi minuman herbal kekinian kreativitas asisten mahasiswa laboratorium herbal dapat diterima dengan baik.