p-Index From 2021 - 2026
11.753
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Waste Technology R.E.M (Rekyasa Energi Manufaktur) Jurnal Turbo : Jurnal Program Studi Teknik Mesin Jurnal Rekayasa Material, Manufaktur & Energi JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Multitek Indonesia : Jurnal Ilmiah Adimas : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Elemen Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Jurnal Penelitian IPTEKS Jurnal Teknik Mesin Cakram Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS J-Proteksion: Jurnal Kajian Ilmiah dan Teknologi Teknik Mesin Kontribusia : Research Dissemination for Community Development Jurnal Abdi Insani ScienceEdu : Jurnal Pendidikan IPA CENDEKIA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Jurnal Penelitian Inovatif ARMATUR : Artikel Teknik Mesin dan Manufaktur TRANSFORMASI : JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Jurnal Teknik Mesin Sinergi Surya Teknika: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Journal of Engineering Science and Technology National Multidisciplinary Sciences Jurnal Pengabdian Inovasi Masyarakat Indonesia AutoMech : Jurnal Teknik Mesin International Applied Science Jurnal Pengabdian Masyarakat dan aplikasi Teknologi Journal of Innovative and Creativity Jurnal Polimesin MEDIAKOM : Jurnal Ilmu Komunikasi ABDIMASTEK J-Proteksion : Jurnal Kajian Ilmiah dan Teknologi Teknik Mesin Jurnal Penelitian IPTEKS Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer
Claim Missing Document
Check
Articles

Inovasi Solar Dryer Aktif untuk Meningkatkan Kualitas dan Efisiensi Pengeringan Biji Kakao Pascapanen Nely Ana Mufarida; Machmud Effendy; Sofia Ariyani
ARMATUR : Artikel Teknik Mesin & Manufaktur Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Armatur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/armatur.v7i1.10694

Abstract

Drying is a crucial stage in post-harvest handling of cocoa beans because it significantly determines the final quality, storage stability, and market value of the product. Traditional drying methods, still widely used by farmers, often face challenges such as weather dependence, long drying times, and the risk of contamination. This study aimed to evaluate the performance of an active solar dryer as a more efficient and hygienic alternative technology. A prototype was designed using solar collectors and a solar panel-powered ventilation system to maintain a steady flow of hot air throughout the drying process. The results showed that the active solar dryer was able to maintain a drying temperature of 45–60°C, reducing the moisture content of cocoa beans from approximately 58% to 7% in 48–72 hours. In contrast, traditional methods require 120–144 hours to achieve the same moisture content. The physical quality of cocoa beans produced by the active solar dryer was superior, with a more uniform color, an even dry texture, and no signs of case hardening. Furthermore, the fermentation aroma was stronger and the level of microbial contamination was lower than that of traditional drying. Overall, the active solar dryer technology has been shown to improve drying efficiency and cocoa bean quality, thus offering potential for widespread adoption at the farmer level.
Thermal Analysis And Performance Of An Active Solar Dryer System Based On Solar Panels For Improving The Quality Of Cocoa Bean Drying Nely Ana Mufarida; Sofia Ariyani; Nurhalim; Sutikno; Ulya Anisatur Rosydah
MULTITEK INDONESIA Vol 20 No 1 (2026): July
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/mtkind.v20i1.12863

Abstract

Cocoa is one of Indonesia’s leading agricultural commodities and plays a strategic role in increasing national foreign exchange earnings. However, the low quality of Indonesian cocoa beans remains a major obstacle in penetrating the export market. This issue is largely caused by post-harvest drying processes that still rely on traditional sun-drying methods. Dependence on weather conditions often results in cocoa beans failing to reach the ideal moisture content (6–8%), making them susceptible to mold growth, deterioration, and reduced quality. These conditions ultimately lower the market value and competitiveness of Indonesian cocoa in the global market.This study aims to develop a direct-type active solar dryer technology powered by solar energy to improve drying efficiency and preserve the quality of cocoa beans. The system is designed using a combination of solar panels, heating elements, and exhaust fans controlled to regulate temperature, humidity, and airflow optimally throughout the drying process. The methodology includes design engineering, thermal simulation, and experimental testing to determine the best operating conditions that ensure fast drying, energy efficiency, and maintained physical and chemical quality of the cocoa beans. This research is expected to serve as an innovative step in the application of renewable energy in the agricultural sector, contributing to improved productivity and sustainable competitiveness for Indonesian cocoa farmers.
Analysis of heat and mass transfer in the manufacturing process of instant soy milk using a laboratory scale spray dryer Nely Ana Mufarida; Asroful Abidin
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 10 No 2 (2021): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v10i2.1629

Abstract

The events that occur during the drying include heat and mass transfer processes. So based on this, this research will discuss "Analysis of Heat and Mass Transfer in the Process of Making Instant Soy Milk Using a Laboratory Scale Spray Dryer". The research method used is the experimental method. The research that will be carried out will consist of preliminary research and main research. The purpose of this preliminary study was to determine the drying air temperature, fogging pressure, and the ratio of soy milk powder to water in solution. The best results from preliminary research are used in the main study. Data processing using technical analysis. The results showed that an increase in the drying air temperature of 80 ° C, 85 ° C, 90 ° C, 95 ° C, and 100 ° C caused a decrease in the need for drying air, namely 27.323 kg of dry air / hour to 9.840 kg of dry air / hour, time the drying of the material is shorter, namely 1 hour 10 minutes to 1 hour, the increase in thermal efficiency is 81.9% to 84.3%, and the increase in product weight coming out of the drying chamber is 3.1 grams to 4.1 grams. The results of the questionnaire showed that the panelists tended to rank taste first (65%), aroma second (61.25%), color third (47.5%).
Analisis Pengaruh Variasi Arus Pengelasan Dan Pola Gerakan Elektroda Terhadap Kekuatan Tarik Sambungan Las SMAW Pada Baja ST-37 Muhammad Nabiil Hadiyyatullah; Nely Ana Mufarida; Kosjoko Kosjoko
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer Vol. 6 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/juritek.v6i1.6996

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi arus pengelasan (80 A, 100 A, dan 120 A) dan variasi pola gerakan elektroda (lurus, zig-zag, dan setengah lingkaran) terhadap kekuatan tarik dan struktur mikro sambungan las SMAW pada baja ST-37 menggunakan elektroda E6013 dengan konfigurasi single V-groove butt joint (60°). Pengujian dilakukan melalui uji tarik dan uji mikrostruktur pada daerah HAZ dari 9 kombinasi parameter. Hasil uji tarik menunjukkan kombinasi pola zig-zag dengan arus 80 A menghasilkan kekuatan tarik tertinggi 29 MPa (regangan 120%), sementara pola lurus 80 A memberikan nilai terendah 24,8 MPa (30%). Seluruh spesimen memiliki struktur ferit-perlit dengan ferit dominan (81–95%) dan komposisi ferit terbaik (95%) pada pola lurus 100 A dan setengah lingkaran 80 A. Kombinasi optimum diperoleh pada pola zig-zag arus 80 A.
Analisis Beban Statis Pada Desain Chassis Mobil Listrik Bha-rata 2KW Aqilah Zulfa Azzahra; Nely Ana Mufarida; Irawati Irawati; Nurhalim Nurhalim
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer Vol. 6 No. 2 (2026): Juli: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/juritek.v6i2.7475

Abstract

Universitas Muhammadiyah Jember, dengan sasis yang berfungsi sebagai komponen struktural utama yang menanggung beban statis. Pemilihan bahan sasis yang tepat sangatlah penting; oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tegangan, perpindahan, dan faktor keamanan (FOS) pada baja AISI 4340 guna menentukan kesesuaian bahan tersebut sebagai sasis yang optimal. Metode yang digunakan adalah simulasi beban statis dengan SolidWorks pada desain sasis tunggal menggunakan baja AISI 4340, dilengkapi dengan perhitungan sistematis untuk validasi. Hasil simulasi menunjukkan bahwa material tersebut menghasilkan tegangan aksial sebesar 0,58847 N/cm² dan perpindahan rata-rata sebesar 0,00458645 cm, yang menunjukkan ketahanan deformasi yang baik dalam kondisi beban statis. Nilai Faktor Keamanan (FOS) yang diperoleh adalah 1,20652, jauh melebihi batas keamanan minimum. Dengan demikian, baja AISI 4340 terbukti valid dan optimal sebagai bahan sasis untuk Mobil Listrik Bharata 2KW karena memiliki kekuatan luluh tertinggi dan FOS terbesar, sehingga memberikan keamanan struktural terbaik.
Pengaruh Variasi Posisi Duduk Driver Mobil Listrik Terhadap Kenyamanan Dan Resiko Kerja Junet Rimet; Nely Ana Mufarida; Latifa Mirzatika Al-Rosyid; Nurhalim Nurhalim
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer Vol. 6 No. 2 (2026): Juli: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/juritek.v6i2.7493

Abstract

Pengembangan kendaraan listrik memerlukan penerapan prinsip-prinsip ergonomi dalam desain kabin untuk meningkatkan kenyamanan pengemudi dan mengurangi risiko gangguan muskuloskeletal. Kendaraan listrik BHARATA, yang dikembangkan oleh mahasiswa Teknik Mesin di Universitas Muhammadiyah Jember, memerlukan evaluasi ergonomi untuk menentukan posisi mengemudi yang paling nyaman dan aman. Studi ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi posisi tempat duduk terhadap kenyamanan pengemudi dan risiko ergonomi menggunakan metode Rapid Upper Limb Assessment (RULA). Pendekatan kuantitatif deskriptif digunakan dengan empat variasi jarak tempat duduk ke setir: 42 cm, 37 cm, 32 cm, dan 27 cm. Data diperoleh melalui pemodelan kabin menggunakan SolidWorks dan simulasi postur menggunakan CATIA V5, diikuti dengan penilaian ergonomi menggunakan metode RULA. Hasil menunjukkan bahwa jarak tempat duduk 42 cm, 37 cm, dan 32 cm menghasilkan skor RULA 4, menunjukkan tingkat risiko ergonomi moderat, sedangkan jarak 27 cm menghasilkan skor RULA 5, menunjukkan risiko ergonomi yang lebih tinggi yang memerlukan tindakan korektif. Analisis komparatif mengungkapkan bahwa jarak 37 cm memberikan skor postur paling seimbang untuk lengan atas, lengan bawah, pergelangan tangan, leher, dan batang tubuh, menjadikannya posisi duduk paling ergonomis. Studi ini menunjukkan bahwa metode RULA efektif untuk mengevaluasi risiko ergonomis dan dapat berfungsi sebagai referensi untuk mengembangkan desain kabin kendaraan listrik yang lebih aman, lebih nyaman, dan mendukung kesehatan pengemudi.
Pengaruh Variasi Bed Temperature Proses 3D Printing Terhadap Visual Produk Berbahan Dasar Filament PLA Hilmi Raharjo; Asroful Abidin; Nely Ana Mufarida
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer Vol. 6 No. 2 (2026): Juli: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/juritek.v6i2.7506

Abstract

Teknologi 3d printing dengan metode Fused Deposition Modeling (FDM) semakin berkembang dalam berbagai sektor industri karena fleksibilitas desain dan efisiensi materialnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi bed temperature terhadap visual produk, kekuatan bending, dan cacat porositas pada hasil cetakan 3d printing berbahan filament Polylactic Acid (PLA). Spesimen uji bending dibuat mengacu pada standar ASTM D790 dengan variasi bed temperature 30°C, 40°C, 50°C, dan 60°C, serta parameter lainnya dibuat konstan. Pengujian bending dilakukan menggunakan Universal Testing Machine (UTM) HT-2402, sedangkan pengamatan porositas dilakukan menggunakan digital microscope. Hasil penelitian menunjukkan nilai load bending tertinggi diperoleh pada bed temperature 50°C dengan rata-rata 45,20 N, sedangkan nilai terendah pada bed temperature 40°C sebesar 42,37 N. Hasil analisis One Way ANOVA menunjukkan nilai F_hitung sebesar 1,29 dan P-value 0,342 (> 0,05), yang mengindikasikan bahwa variasi bed temperature tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap kekuatan bending filament PLA. Pengamatan mikroskopis menunjukkan adanya cacat porositas pada seluruh spesimen dengan jumlah bervariasi antara 1-4 porositas pada setiap variasi suhu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun variasi bed temperature 30°C-60°C tidak berpengaruh signifikan terhadap kekuatan bending, suhu 50°C memberikan performa mekanik terbaik dan seluruh variasi menghasilkan produk dengan tingkat porositas yang bervariasi.
Desain Rancang Bangun Dan Analisis Aerodinamik Bodi Kendaraan Mobil Listrik 2KW Dengan Metode Computational Fluid Dinamics (CFD) Ilham Maulana; Kosjoko Kosjoko; Nely Ana Mufarida
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer Vol. 5 No. 2 (2025): Juli: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/juritek.v5i2.4137

Abstract

Seiring berkembangnya zaman teknologi otomotif menjadi salah satu dari produk yang diandalan di dunia saat ini, terutama pada kendaraaan roda 4 salah satunya mobil listrik sebagai penggerak utama. Manusia diberi tuntutan untuk selalu bersifat dinamis atas penghematan energi melalui bahan bakar yang dilakukan pengurangan serta efisiensi mesin yang nilainya dilakukan peningkatan. Banyak sejumlah cara yang bisa diterapkan untuk bisa merealisasikan hal tersebut seperti melakukan penurunan beban kendaraan, melakukan pengoptimalan efesiensi mesin kendaraan, cara untuk mengemudi serta melakukan pembuatan bodi yang aerodinamis. Metode yang dilakukan adalah dengan menggunakan pendekatan simulasi numerik dengan metode elemen hingga. Di cakupan penelitian ini akan dilakukan simulasi bodi standar serta modifikasi kendaraan mobil listrik 2KW. Lalu dilakukan pengujian aerodinamik pada bodi standar dan modifikasi untuk mencari nilai koefisien drag (Cd), koefisien lift (Cl), serta koefisien pressure (Cp) dengan mempergunakan sofware Ansys 2022 R2. Sehingga bisa diketahui aerodinamik dari bodi standar dan modifikasi kendaraan mobil listrik 2KW. Dari hasil simulasi yang telah dilakukan, hasil dari bodi standar menghasilkan nilai koefisien drag yang besarannya 0.4408, serta nilai koefisien lift yang besarannya 0.3738, dengan tekanan maksimum 51.5166 Pa. Sedangkan pada bodi modifikasi menghasilkan nilai koefisien drag 0.3641, dan nilai koefisien lift -0.3372, dengan tekanan maksimum 47.2228 Pa. Hasil dari simulasi menunjukan bodi modifikasi lebih baik dari bodi standar dengan nilai koofesien pressure lebih kecil setelah merubah bentuk bodi yang secara arti tekanan pada bodi modifikasi lebih kecil dibandingkan bodi standar. Tidak hanya pada pressure penurunan nilai koefisien drag serta koefisien lift juga menurun selepas merubah bentuk bodi kendaraan, bisa dilakukan penyimpulan bodi modifikasi lebih memiliki gaya aerodinamis apabila diperbandingkan dengan bodi standar.
Pengaruh Variasi Ekstrak Daun Kelor, Daun Sembukan, Daun Kapuk Terhadap Laju Korosi Baja ST 37 Zuhairi, Rafi; Kosjoko; Nely Ana Mufarida
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer Vol. 5 No. 3 (2025): November: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/juritek.v5i3.6200

Abstract

Abstract : Corrosion is a common problem encountered in various sectors, particularly industrial and maritime applications that utilize ST 37 steel. The widespread use of synthetic chemical inhibitors is considered less environmentally friendly; therefore, alternative materials derived from natural sources are required. This study aims to analyze the effect of variations of three organic inhibitors—moringa leaf extract, sembukan leaf extract, and kapok leaf extract—on inhibiting the corrosion rate of ST 37 steel. The research method employed a laboratory experimental approach by immersing steel plates in each inhibitor for different durations of 1, 3, and 5 days, followed by immersion in seawater for 30 days. The corrosion rate was determined using the weight loss method, while inhibitor efficiency was evaluated by comparison with a control sample without inhibitor. The experimental results showed that moringa leaf extract exhibited the best performance with a 5-day inhibitor immersion, achieving the lowest corrosion rate of 0.09 mmpy and the highest efficiency of 89.8%, followed by kapok leaf extract with a corrosion rate of 0.16 mmpy and an efficiency of 81.38%. Sembukan leaf extract showed the highest corrosion rate among the inhibitors at 0.18 mmpy with an efficiency of 80.00%. These results indicate that longer inhibitor immersion periods enhance corrosion protection effectiveness. The findings highlight the potential of organic inhibitors as environmentally friendly alternatives for corrosion mitigation in industrial applications.
Pengaruh Variabel Proses Laser Dioda Terhadap Kualitas Engraving Pada Produk Kayu Di Industri Mrhs Woodenmerch Jember Soleh, Abdullah Robeid; Nely Ana Mufarida; Muhtar Muhtar
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer Vol. 5 No. 3 (2025): November: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/juritek.v5i3.6227

Abstract

Industri kerajinan kayu di Indonesia terus berkembang, namun sebagian pelaku usaha masih menggunakan metode ukir manual yang kurang presisi dan efisien. Teknologi laser dioda menjadi alternatif untuk meningkatkan kualitas dan konsistensi hasil engraving pada produk kayu. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh daya laser, kecepatan pemindaian, dan jarak fokus terhadap kedalaman gravir pada kayu mahoni (Swietenia mahagoni). Metode yang digunakan adalah eksperimen kuantitatif dengan variasi daya laser 5 W, 10 W, dan 15 W; kecepatan pemindaian 1000, 1500, dan 2000 mm/menit; serta jarak fokus 10 mm dan 15 mm. Kedalaman gravir diukur menggunakan depth gauge. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan daya laser secara signifikan meningkatkan kedalaman gravir, sedangkan peningkatan kecepatan pemindaian menyebabkan kedalaman gravir menurun akibat berkurangnya waktu interaksi energi laser dengan material. Selain itu, jarak fokus 15 mm menghasilkan kedalaman gravir yang lebih besar dibandingkan jarak fokus 10 mm. Kombinasi parameter daya 10 W, kecepatan 2000 mm/menit, dan jarak fokus 15 mm diperoleh sebagai kondisi optimal karena menghasilkan kedalaman gravir yang memadai dengan waktu proses yang lebih efisien dan residu pembakaran minimal. Hasil penelitian ini dapat menjadi acuan dalam pengaturan parameter proses laser dioda untuk meningkatkan kualitas produksi pada industri kerajinan kayu.
Co-Authors Abadi Sanosra Aditya Dimas Pratama Aditya Surya Manggala Agus Hari Cahyono Ahmad Abi Sodik Aji Sangjoko Alfian Anggraista Ali Usman Amelia novinda sari Aminulloh, Romi Amri Gunasti Andik Irawan Andre, Irham Andrean Angga Dwinanda Anggraista, Alfian Aqilah Zulfa Azzahra Ardhi Fathoni Syam PN Ardhi, Nusantara Fathonisyam Putra Arief Alihudien Ariyanto Ariyanto Ariyanto, Ariyanto Asroful Abidin Ayun Baskara Azimansyah, Rafidan Bagus Setya Rintiyarna Bahri, Hairul Bahri, Mokh Hairul Bahri, Mokh. Hairul Baskara, Ayun Beni Pamuji Lestar Bintang Yudhistira Adi Wibowo Budi Satria Bakti Cahyono, Agus Hari David Maulana Dekiyanto Dwi Haryono Desta, Senki Dewi Amalia Dwi Bayu Kristanto Dwi Yunita Haryanti Dwinanda, Angga Eko Budi Satoto Erna Ipak Rahmawati Febri Ari Sandi Fendi Hermawan Ferdian Tegar Al-Azizi Feti Fatimah Finali, Asmar Firmansyah Firmansyah Firmansyah, Firmansyah Fitriana Fitriana Fitriana, Fitriana Galatea, Chusnul Khotimah Gery Retanubun Gilang, Aditya Hamdan Katsiro Hamduwibawa, Rofi Budi Harum Tri Wahyudi Hawaij, Dedi Maulana Hidayat, Rahmat Hifni, Mada Naufal Hilmi Raharjo Iin Ervina, Iin Ikhfan Tri Wahyulianto Putra Ilanka Cahya Dewi Ilanka Cahya Dewi Ilham Maulana Indra Eka Prasetya Irawati Irawati Irawati Irawati Iskandar Umarie Iswahyudi Jawantino Samawa Juariyah Juariyah Junet Rimet Khoiri, Yasirul Kosjoko Kosjoko Kosjoko Kosjoko Kosjoko Kosjoko Kosjoko kosjoko kosjoko Kosjoko, Kosjoko Lakum, Yuslih Latifa Mirzatika Al-Rosyid Lestar, Beni Pamuji M. Wildanul Kahfi Machmud Effendy Mihrozi, Moch Iqbal Moch Iqbal Mihrozi Moch Taufik Moch. Arif Wibowo Moh Hasan Noval Moh. Ainul Yaqin Muarifin Muarifin, Muarifin Muh Andrea Wahyu Muhammad Nabiil Hadiyyatullah Muhammad Reza Ardian Putra Muhammad Zaenuri Muhammad Zainur Ridlo Muhtar Muhtar Muhtar Muhtar Nanang Saiful Rizal Noval, Moh Hasan Nurhalim Nurhalim Nurhalim Nurhalim Nurhalim, Nurhalim Nurhalim, Nurhalim Nurlina, Ika Tyas Octa, Hakim Orisanto Darma Setiawan Prakosa, Gilang Satria Pranoto, Rachmad Adi Pratama, Mokhammad Yoga Prayogi Donny Dharmawan Priagung Sujud Prasetyo Probowulan, Diyah Putra, Dhian Wahana Putra, Ikhfan Tri Wahyulianto Putra, Muhammad Reza Ardian Rachmad Adi Pranoto Rahmat Hidayat Retanubun, Gery Reza Fahlevi Romadhon, Muhammad Firly Rusdiana Setyaningtyas Sandi, Febri Ari Setiyo Ferdi Yanuar Shofiyah, Rohimatush Sholehuddin, Ilham Sodik, Ahmad Abi Sofia Ariyani Sofia Ariyani Sofyan Rofi Soleh, Abdullah Robeid Suharso, Wiwik Sultan Maulana Abdul Wahid Surahman, Andika Susi Wahyuning Asih Sutikno Sutikno Sutikno Syah, Moch. Thoriqur Rahman Taufan Abadi Taufik, Moch Toha, Kamil Totok Dwi Kuryanto Ukasyah Shibghaturrahman Ulumudin, M Ikhya Ulya Anisatur Rosydah Ulya Anisatur Rosyidah Umarie, Iskandar Umilasari, Reni Wahyu, Muh Andrea Wahyudi, Harum Tri Wahyudi, Irfan Sholeh Wibowo, Moch. Arif Winahyu, Pawestri Wisnu Iqbal Yuniar Yanuar, Setiyo Ferdi Yaqin, Moh. Ainul Yasirul Khoiri Yuslih Lakum Zuhairi, Rafi