Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Produksi Gas Metan dari Kotoran Sapi dan Kotoran Kambing dengan Jerami Jagung dan Efektifitas Mikroorganisme-4 (EM4) Amelia novinda sari; Mufarida, Nely Ana; Kosjoko, Kosjoko
J-Proteksion: Jurnal Kajian Ilmiah dan Teknologi Teknik Mesin Vol. 8 No. 2 (2024): J-Proteksion
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jp.v8i2.619

Abstract

Abstrak Era Industrialisasi memaksa manusia melakukan eksploitasi secara besar-besaran terhadap pemenuhan bahan bakar yang sangat terbatas keberadaannya. Eksploitasi yang dilakukan berlebihan mengakibatkan menipisnya jumlah bahan bakar dan kerusakan lingkungan yang tidak bisa di hindarkan. Kondisi tersebut menyebabkan beberapa Negara maju memanfaatkan potensi dari sumber bahan bakar alternatif yang melimpah. Biogas merupakan bahan bakar alternatif dan salah satu jawaban untuk mengatasi keterbatasan bahan bakar serta ramah lingkungan. Limbah kotoraan sapi, kambing dan jerami jagung sangat melimpah di Indonesia. pemanfaatan limbah tersebut secara baik akan dapat menghasilkan biogas yang berkualitas. Penelitian ini melakukan pengujian terhadap biogas yang dihasilkan yaitu; kandungan rasio C/N, nilai PH, suhu, volume gas, oksigen (O2 ), hitrogen sulfide, karbon dioksida (CO2), gas metana (CH4) untuk pembuatan variasi komposisi starter kotoran sapi, kotoran kambing dengan campuran jerami dan EM4. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variasi komposisi campuran starter S2 yang paling baik, dengan 8 kg kotoran kambing + 8 liter air + 1,5 liter jerami jagung dan 0,5 liter EM4 yang mengandung rasio C/N sebesar 34,768% mengalami peningkatan kualitas bahan bakar biogas ditandai dengan meningkatnya kandungan CH₄ sebesar 890%, suhu sebesar 26,6 ᵒC, volume sebesar 62,800 mL dan menurunnya kandungan H₂S sebesar 0 ppm, CO sebesar 100 ppm, O₂ sebesar 0 %.
Unjuk Kerja Performa Mesin Motor 4 Langkah dengan Menggunakan Campuran Bioethanol-Pertamax Mufarida, Nely Ana; Abidin, Asroful; Ridlo, Muhammad Zainur; Nurhalim, Nurhalim
Jurnal Penelitian IPTEKS Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL PENELITIAN IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/penelitianipteks.v9i2.1536

Abstract

Bahan bakar fosil yang mengandung minyak bumi memiliki dampak negatif bagi lingkungan dan ketersediaannya semakin menipis. Oleh karena itu, diperlukan alternatif bahan bakar yang dapat mengurangi emisi gas rumah kaca dan meningkatkan efisiensi mesin. Salah satu alternatif bahan bakar adalah bioetanol, yaitu bahan bakar nabati yang dihasilkan dari fermentasi tanaman seperti tebu, jagung, atau gandum. Bioetanol dapat digunakan secara langsung pada mesin atau dicampur dengan bensin sebagai campuran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis performa mesin motor 4 langkah dengan menggunakan campuran bioetanol-pertamax sebagai bahan bakar. Metode penelitian yang digunakan adalah pengujian torsi dan daya pada mesin 4 langkah 110cc dengan variasi putaran mesin dari 5000-9000 rpm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa campuran bioetanol-pertamax dapat meningkatkan daya dan torsi mesin pada putaran tinggi, sehingga dapat menghemat konsumsi bahan bakar dan merawat mesin lebih baik.
PENGARUH VARIASI ARUS LAS SMAW TERHADAP KEKUATAN TARIK & BENDING PADA MATERIAL BAJA ST 42 Romadhon, Muhammad Firly; Mufarida, Nely Ana; Kosjoko, Kosjoko
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v5i3.6312

Abstract

Shielded Metal Arc Welding (SMAW) is an essential metal joining process in the manufacturing and construction industries. The background of this research is the importance of knowing the correct welding parameters to ensure joint quality. The focus of this study is to analyze the effect of variations in electrical current on the tensile and bending strength of ST 42 steel. The research phase involved welding specimens using E6013 electrodes at three different current variations: 95 A, 105 A, and 115 A. The specimens were then tested for strength through tensile testing to obtain strength, stress, and strain data. The main findings indicate that current variation significantly affects the material's mechanical properties. The highest tensile test results were achieved using a current of 105 A, with an average maximum stress of 229.083 MPa and a strain of 4.99%. On the other hand, the lowest strength was produced by a current of 95 A. Thus, it can be concluded that a current of 105 A is the most optimal parameter among the variations tested to obtain a welded joint with the highest tensile strength in ST 42 steel. ABSTRAKPengelasan dengan metode Shielded Metal Arc Welding (SMAW) merupakan proses penyambungan logam yang esensial dalam industri manufaktur dan konstruksi. Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya mengetahui parameter pengelasan yang tepat untuk menjamin kualitas sambungan. Fokus masalah dalam studi ini adalah untuk menganalisis pengaruh variasi arus listrik terhadap kekuatan tarik dan *bending* pada material baja ST 42. Tahapan penelitian dilakukan dengan mengelas spesimen menggunakan elektroda E6013 pada tiga variasi arus berbeda, yaitu 95 A, 105 A, dan 115 A. Selanjutnya, spesimen tersebut diuji kekuatannya melalui pengujian tarik untuk memperoleh data kekuatan, tegangan, dan regangan. Temuan utama menunjukkan bahwa variasi arus berpengaruh signifikan terhadap sifat mekanik material. Hasil uji tarik tertinggi dicapai pada penggunaan arus 105 A, dengan rata-rata tegangan maksimal sebesar 229,083 MPa dan regangan 4,99%. Sebaliknya, kekuatan terendah dihasilkan oleh arus 95 A. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa arus 105 A merupakan parameter paling optimal di antara variasi yang diuji untuk mendapatkan sambungan las dengan kekuatan tarik tertinggi pada baja ST 42.
ANALISIS PENGARUH VARIASI STARTER EM4 TERHADAP PRODUKSI BIOGAS DARI KOTORAN TERNAK DAN LIMBAH BUAH SEMANGKA Gilang, Aditya; Kosjoko, Kosjoko; Mufarida, Nely Ana
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v5i3.6434

Abstract

Indonesia is an archipelagic country rich in natural resources and has abundant potential for fossil energy sources that can be used as gas production materials. The community's dependence on gas fuel (LPG) with increasing population growth can result in an energy crisis for the community, so they are looking for a solution by using biomass as a gas production material. The biomass used in this study is agricultural waste, one of which is watermelon and livestock manure, namely cows and goats. In making biogas, a fairly long fermentation is needed, usually the most common for 36 days to produce optimal methane gas, but there are materials to accelerate the fermentation process, namely EM4. The formulation of the problem in this study is how the effect of EM4 concentration of 10%, 15% and 20% on biogas production and fermentation time efficiency of a mixture of cow, goat and fruit waste manure. The purpose of this study is to analyze how the effect of EM4 concentration of 10%, 15% and 20% on biogas production and fermentation time efficiency of a mixture of cow, goat and fruit waste manure. The research method is an experiment by collecting data that has been tested or analyzed. The results of this study are that watermelon waste, cow dung, goat dung and 10% EM4 are superior to the mixture of 15% and 20% EM4 because they contain the ideal pH value of 6.8, mesophilic temperature of 34°C, O2 gas composition of 20.9%, the smallest H2S of 2 ppm, the smallest CO2 of 2 ppm, the highest CH4 of 766 ppm and the highest volume of 7,536 cm3. ABSTRAKIndonesia merupakan negara kepulauan yang kaya sumber daya alam dan memiliki potensi sumber energi fosil melimpah yang dapat di buat bahan pembuatan gas. Ketergantungan masyarakat terhadap bahan bakar gas (LPG) dengan pertumbuhan penduduk yang semakin meningkat dapat mengakibatkan krisis energi bagi masyarakat sehingga mencari solusi dengan menggunakan biomassa sebagai bahan pembuatan gas. Biomassa yang digunakan dalam penelitian ini yaitu limbah pertanian salah satunya semangka dan kotoran hewna ternak yaitu sapi serta kambing. Pada pembuatan biogas diperlukan fermantasi yang cukup lama biasanya paling umum selama 36 hari untuk menghasilkan gas metana yang optimal, namun terdapat bahan untuk mempercepat proses fermentasi yaitu EM4. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimana pengaruh konsentrasi EM4 10%, 15% dan 20% terhadap produksi biogas dan efisiensi waktu fermentasi dari campuran kotoran ternak sapi, kambing dan limbah buah. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisi bagaimana pengaruh konsentrasi EM4 10%, 15% dan 20% terhadap produksi biogas dan efisiensi waktu fermentasi dari campuran kotoran ternak sapi, kambing dan limbah buah. Metode penelitian ini yaitu eksperimen dengan mengumpulkan data-data yang sudah di lakukakan pengujian atau analisis. Hasil dari penelitian ini yaitu limbah semangka, kotoran sapi, kambing dan EM4 10% lebih unggul dari pada campuran EM4 15% serta 20% karena mengandung nilai pH ideal yaitu 6,8, suhu mesofilik 34°C, komposisi gas O2  20,9%, H2S terkecil 2 ppm, CO2 terkecil 2 ppm, CH4 tertinggi yaitu 766 ppm dan volume tertinggi 7.536 cm3.
PERBANDINGAN PENGEREMAN PENGUJIAN REM STATIS DAN PENGUJIAN REM JALAN PADA KENDARAAN PICK UP L300 Nurlina, Ika Tyas; Kosjoko, Kosjoko; Mufarida, Nely Ana
AutoMech : Jurnal Teknik Mesin Vol. 1 No. 01 (2021): Nopember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jtm.v1i01.4088

Abstract

Keselamatan adalah unsur utama dalam pelayanan jasa transportasi. Pemerintah berkewajiban memastikan bahwa kendaraan bermotor yang beroperasi di jalan memenuhi syarat teknis dan laik jalan. Terpenuhinya ambang batas minimal efisiensi pengereman, merupakan salah satu persyaratan teknis yang harus dipenuhi agar kendaraan dapat beroperasi di jalan. Pengujian efisiensi pengereman dapat  dilakukan  dengan  dua  cara  yaitu  Static  Brake  Test  dan  Road  Test.  Hasil  pelaksanaan kedua  pengujian tersebut menunjukkan adanya  perbedaan  hasil yang  diperoleh  yaitu untuk Pengujian Rem Statis menghasilkan efisiensi pengereman sebesar 64,8% sedangkan untuk Pengujian Rem Jalan menghasilkan efisiensi pengereman sebesar 53% dan  hal  ini  dapat menimbulkan  hasil  yang  berbeda  terhadap  pemenuhan  syarat  teknis dan laik jalan kendaraan.
Pengaruh Sudut Pitch Pada Blade Terhadap Kinerja Turbin Angin Darrieus-H Ulumudin, M Ikhya; Kosjoko, Kosjoko; Mufarida, Nely Ana
AutoMech : Jurnal Teknik Mesin Vol. 1 No. 01 (2021): Nopember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jtm.v1i01.4089

Abstract

Pemakaian energi fosil untuk menghasilkan listrik memiliki dampak negatif terhadap lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan energi alternatif yang bersih serta tidak mencemari lingkungan yaitu energi angin. Angin dapat dimanfaatkan menjadi energi listrik dengan turbin angin. Turbin angin vertikal darrieus disebut juga dengan turbin lift, cara kerjanya yang memanfaatkan gaya angkat pada sudu turbin mengakibatkan rotor berputar dan menggerakkan generator sehingga menghasilkan listrik. Penelitian ini melakukan pengujian pada turbin angin darrieus tipe-H 4 sudu dengan variasi sudut pitch 5°, 10°, 15°, 20° dan 25°. Diuji pada 3 variasi angin yaitu 4, 5 dan 6 m/s. diperoleh hasil terbaik yaitu pada kecepatan angin 6 m/s dan daya generator sebesar 1,82 Watt dan putaran poros sebesar 115 Rpm pada sudut pitch 5°. Putaran dan daya generator menurun seiring bertambah besarnya sudut pitch.
PENGARUH VARIASI REGULATOR RECTIFIER (GIPROK) DAN AUTOMATIC VOLTAGE REGULATOR (AVR) TERHDAP VOLT DAN FREKUENSI PADA GENERATOR TENEGA DIESEL 16 HP Hawaij, Dedi Maulana; Kosjoko, Kosjoko; Mufarida, Nely Ana
AutoMech : Jurnal Teknik Mesin Vol. 2 No. 01 (2022): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jtm.v2i01.4866

Abstract

Listrik yang setabil dan sesuai batas aman yang mana saat ini masih terjadi naik turunnya tegangan listrik di daerah daerah tertentu maka dibutuhkan alat alat penunjang seperti AVR singkatan dari Automatic Voltage Regulator, dimana komponen ini berfungsi untuk terus menjaga keseimbangan atau stabilitas voltase dan hz listrik dari sebuah generator atau genset ketika berhadapan dengan beban listrik yang kerap berubah-ubah. Untuk masyarakat pada umumnya, biasanya mengetahui bahwa tegangan listrik yang tidak stabil akan berdampak buruk pada berbagai perangkat elektronik atau listrik yang ada termasuk untuk perangkat genset sendri, sehingga diperlukan adanya komponen AVR ini. Alat yang berfungsi untuk mengatur tegangan listrik keluaran generator tersebut kita kenal dengan nama AVR. Arus AC adalah singkatan dari Alternating Current, yaitu Listrik arus bolak-balik. Dinamakan demikian karena listrik ini mempunyai bentuk gelombang sinusoidal. Artinya ialah listrik ini mempunyai polaritas yang berubah-ubah
Analisis Perbandingan Single Piston Dan Double Piston Terhadap Jarak Dan Waktu Pengereman Menggunakan Variasi Discbrake Pada Motor 125 Cc Octa, Hakim; Mufarida, Nely Ana; Kosjoko, Kosjoko
AutoMech : Jurnal Teknik Mesin Vol. 4 No. 02 (2024): Nopember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jtm.v4i02.9460

Abstract

Safety is a major factor in planning and designing road facilities. Various studies related to accident risk analysis have been carried out, but there are still not many practical applications, especially for accident risk analysis at priority intersections. The method used in this research is a data collection method using a braking test process using single piston and double piston with standard disc brake variations. and after market. This research is intended to compare the braking distance and time using a variation discbrake. The results of comparative testing of single piston and double piston using a standard discbrake and a variation discbrake show that the maximum discbrake performance is the variation discbrake because it has a lower average braking time and distance than the standard disc brake. On a single piston with a pressure of 2kg, the average travel distance was 0.27 m (11.53 m - 11.26 m) with a time of 0.39 s (2.75 s - 2.36 s). Meanwhile, with a double piston with a pressure of 2kg, the average distance traveled was 0.06 m (8.50 m - 8.44 m) with a time of 0.15 s (1.88 s - 1.73 s). Variations in single piston braking greatly influence the braking distance and time, an average of 0.27 m with a time of 0.39 s from the standard discbrake, and variations of the double piston discbrake have a distance and time of 0.06 m with a time of 0.15 s from the standard discbrake.
ANALISIS PENGARUH STARTER EM4 TERHADAP PRODUKSI BIOGAS DARI KOTORAN HEWAN SAPI, KAMBING DAN KUDA SEBAGAI ENERGI ALTERNATIF Aminulloh, Romi; Mufarida, Nely Ana; Bahri, Hairul; Nurhalim, Nurhalim
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v5i2.5777

Abstract

Energy is a source that cannot be separated from society because it is needed is everyday life, especially natural gas. Society dependece on energy as the popilation increases and energy sumpplies become increasingly depleted can lead to an energy crisis, so a solution is needed, namely alternative energy, namely biogas. The biogas production in this research uses cow, goat and horse manure with EM4 starter. The problem formulation is how the EM4 starter in cow, goat and horse manure affects the volume of gas produced, as wel as how the EM4 starter in cow, goat and horse manure affects pH stability. This research uses a experimental method with tests that include the C/N ration of the material, initial to final pH, temepertur, gas volume, gas composition and fermentation for 32 days. The results and discussion in this research are that goat manure is suitable as an alternative energy because in has an ideal C/N ratio of 21, the ideal initial pH of goat manure is 7, the pH of the mixture is 6.8, the final pH 5.0, has a temperature of 26.6%, the highest gas volume is 7539.84 cm3, the gas composition consists of the smallest oxygen 3.6%, the smallest hydrogen sulfide 2 ppm, carbon dioxide 11 ppm and most importantly the highest methane gas 786 ppm. ABSTRAKEnergi merupakan salah satu sumber yang tidak dapat dipisahkan dari masyarakat karena dibutuhkan dalam kehidupan sehari hari terutama gas bumi. Ketergantungan masyarakat pada energi dengan seiring bertambahnya penduduk dan pasokan energi semakin menipis dapat menyebabkan kirsis energi sehingga dibutuhkan solusi yaitu energi alternatif biogas. Pembuatan biogas pada penelitian ini menggunakan kotoran hewan ternak sapi, kambing serta kuda dengan starter EM4. Rumusan masalah bagaimana pengaruh starter EM4 pada kotoran sapi, kambing dan kuda terhadap volume gas yang dihasilkan, serta bagaimana pengaruh starter EM4 pada kotoran sapi, kambing dan kuda terhadap kesetabilan pH. Pada penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan pengujian yang meliputi rasio C/N pada bahan, pH awal hingga akhir, suhu, volume gas, komposisi gas dan fermentasi selama 32 hari. Hasil dan pembahasan pada penelitian ini yaitu kotoran kambing yang cocok sebagai enargi alternatif karena meiliki rasio C/N yang ideal yaitu 21, untuk pH awal kotoran kambing yang ideal 7, pH campuran 6.8, pH akhir 5.0, memiliki suhu 26,6, volume gas tertinggi 7539.84 cm3, komposisi gas terdiri dari oksigen terkecil 3,6%, hydrogen sulfida terkecil 2 pmm, karbon dioksida 11 ppm dan yang utama gas methana tertinggi 786 ppm.
Design and implementation of a pulley locking tool for air fan cooling system to enhance maintenance safety at company XYZ LNG Mufarida, Nely Ana; Wibowo, Moch. Arif; Muarifin, Muarifin
Jurnal Polimesin Vol 23, No 4 (2025): August
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jpl.v23i4.6968

Abstract

This study addressed a critical safety and efficiency challenge in the maintenance of air fan cooling systems at company XYZ LNG, where technicians traditionally relied on unsafe manual methods, using bare hands and a wooden block to stop rotating pulleys. These practices, observed over a decade of operations, were identified as a leading cause of near-miss incidents, exposing operators to crush injuries, entanglement, and amputations. Motivated by the need for a safer, engineered solution, this research designed, fabricated, and implemented a specialized pulley locking tool. Developed through a structured engineering design process, the tool prevents direct human contact with moving components while aligning with modern safety management principles and human factors engineering. Field trials demonstrated a reduction in braking time from 20–30 minutes to only 4 minutes, along with significant ergonomic and psychological benefits reported by operators. The tool not only improved efficiency but also strengthened confidence in maintenance procedures. This work represents a practical intervention that transforms safety theory into application, providing a replicable model for other LNG facilities and industries with rotating equipment. The results highlight how engineered tools can simultaneously mitigate risks and improve productivity in high-risk environments.
Co-Authors Abadi Sanosra Abadi, Taufan Aditya Dimas Pratama Aditya Surya Manggala Agus Hari Cahyono Ahmad Abi Sodik Aji Sangjoko Alfian Anggraista Amelia novinda sari Aminulloh, Romi Amri Gunasti Andik Irawan Andre, Irham Andrean Angga Dwinanda Anggraista, Alfian Ardhi Fathoni Syam PN Ardhi, Nusantara Fathonisyam Putra Ariyanto Ariyanto Ariyanto, Ariyanto Asroful Abidin Azimansyah, Rafidan Bahri, Hairul Bahri, Mokh Hairul Bahri, Mokh. Hairul Bakti, Budi Satria Baskara, Ayun Beni Pamuji Lestar Cahyono, Agus Hari Dekiyanto Dwi Haryono Desta, Senki Dwi Bayu Kristanto Dwinanda, Angga Eko Budi Satoto Erna Ipak Rahmawati Febri Ari Sandi Finali, Asmar Firmansyah Firmansyah Firmansyah, Firmansyah Fitriana Fitriana Fitriana, Fitriana Galatea, Chusnul Khotimah Gery Retanubun Gilang, Aditya Hamduwibawa, Rofi Budi Harum Tri Wahyudi Hawaij, Dedi Maulana Hidayat, Rahmat Hifni, Mada Naufal Ikhfan Tri Wahyulianto Putra Ilanka Cahya Dewi Indra Eka Prasetya Irawati Irawati Iskandar Umarie Jawantino Samawa Khoiri, Yasirul Kosjoko Kosjoko Kosjoko kosjoko kosjoko Kosjoko Kosjoko Kosjoko Kosjoko Kosjoko, Kosjoko Lakum, Yuslih Lestar, Beni Pamuji M. Wildanul Kahfi Mihrozi, Moch Iqbal Moch Iqbal Mihrozi Moch Taufik Moch. Arif Wibowo Moh Hasan Noval Moh. Ainul Yaqin Muarifin, Muarifin Muh Andrea Wahyu Muhammad Reza Ardian Putra Muhammad Zaenuri Muhammad Zainur Ridlo Muhtar Muhtar Muhtar Muhtar Nanang Saiful Rizal Noval, Moh Hasan Nurhalim Nurhalim, Nurhalim Nurhalim, Nurhalim Nurlina, Ika Tyas Octa, Hakim Orisanto Darma Setiawan Prakosa, Gilang Satria Pranoto, Rachmad Adi Pratama, Mokhammad Yoga Prayogi Donny Dharmawan Probowulan, Diyah Putra, Dhian Wahana Putra, Ikhfan Tri Wahyulianto Putra, Muhammad Reza Ardian Rachmad Adi Pranoto Rahmat Hidayat Retanubun, Gery Romadhon, Muhammad Firly Sandi, Febri Ari Setiyo Ferdi Yanuar Shofiyah, Rohimatush Sholehuddin, Ilham Sodik, Ahmad Abi Sofia Ariyani Sofyan Rofi Soleh, Abdullah Robeid Suharso, Wiwik Sultan Maulana Abdul Wahid Surahman, Andika Sutikno Sutikno Syah, Moch. Thoriqur Rahman Taufan Abadi Taufik, Moch Toha, Kamil Totok Dwi Kuryanto Ulumudin, M Ikhya Umarie, Iskandar Wahyu, Muh Andrea Wahyudi, Harum Tri Wahyudi, Irfan Sholeh Wibowo, Bintang Yudhistira Adi Wibowo, Moch. Arif Yanuar, Setiyo Ferdi Yaqin, Moh. Ainul Yasirul Khoiri Yuslih Lakum