Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN DENGAN PRASARANA KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING DI PT. PLN (PERSERO) ULP SIBORONGBORONG Abdul Rahman Harahap; Sri Rahayu; Kiki Farida Ferine
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 8 No. 4 (2025): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/mf2svh56

Abstract

Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana variabel disiplin kerja dan motivasi kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan di PT. PLN ULP Siborongborongmelalui variabel prasarana kerja sebagai variabel intervening.Subjek dari penelitian ini adalah 91 orang karyawan PT. PLN ULP Siborongborong, dimana variabel yang ada pada penelitian ini adalah variabel eksogen, yaitu variabel disiplin kerja dan motivasi kerja, variabel endogen, yaitu variabel kinerja karyawan serta variabel intervening adalah variabel prasarana kerja. Hasil analisa data menggunakan analisis SEM dengan menggunakan software SMART PLS 4.0. Adapun teknik pengumpulan data dengan studi observasi, serta penyebaran kuesioner ke responden yaitu karyawan PT. PLN ULP Siborongborong. Adapun teknik pengumpulan data dengan studi observasi, serta penyebaran kuesioner ke responden yaitu karyawan PT PLN (Persero) ULP Siborongborong. Hasil analisa data dianalisis menggunkan analisis SEM melalui software SMART PLS 4.0. Dari hasil penelitian tersebut maka simpulan yang ada, yaitu secara parsial variabel disiplin kerja dan motivasi kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan, serta variabel prasarana kerja di PT. PLN (Persero) ULP Siborongborong, variabel prasarana kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan PT. PLN (Persero) ULP Siborongborong, sedangkan secara simultan variabel lingkungan kerja yang aman, lingkungan kerja yang sehat dan disiplin kerja dan motivasi kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan PT. PLN (Persero) ULP Siborongborong melalui prasarana kerja sebagai variabel intervening.   
PENGARUH EMPLOYEE WELL-BEING TERHADAP PENINGKATAN KINERJA DENGAN REWARD SEBAGAI VARIABEL MODERATING DI PT.PLN (PERSERO) ULP. TARUTUNG Jefri Manik; Sri Rahayu; Kiki Farida Ferine
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 8 No. 4 (2025): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/cweskw90

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh employee well-being dan lingkungan kerja terhadap peningkatan kinerja pegawai dengan reward sebagai variabel moderating di PT PLN (Persero) ULP Tarutung. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode eksplanatori, serta teknik analisis data menggunakan Moderated Regression Analysis (MRA) melalui bantuan SPSS. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 76 orang yang diambil melalui total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa employee well-being dan lingkungan kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Selain itu, reward terbukti memoderasi hubungan antara employee well-being dan lingkungan kerja terhadap kinerja. Temuan ini menegaskan pentingnya perusahaan untuk meningkatkan kesejahteraan, menciptakan lingkungan kerja yang baik, dan memberikan reward yang adil guna mendukung kinerja optimal pegawai.
PENGARUH KOMPETENSI DAN MOTIVASI PEGAWAI PELAYANAN TEKNIK TERHADAP KINERJA PEGAWAI DENGAN KUALITAS SDM SEBAGAI VARIABEL INTERVENING DI PT. PLN (PERSERO) UP3 LUBUK PAKAM ULP PERBAUNGAN Rachmat Adisyahputra; Sri Rahayu; M. Isa Indrawan
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 8 No. 4 (2025): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/rdk3ce33

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi dan motivasi pegawai pelayanan teknik terhadap kinerja pegawai dengan kualitas SDM sebagai variabel intervening di PT. PLN (Persero) UP3 Lubuk Pakam ULP Perbaungan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode analisis jalur (path analysis). Dari 110 populasi yang terdapat di PT. PLN UP3 Lubuk Pakam ULP Perbaungan, Sampel penelitian ini terdiri dari 57 responden yang merupakan pegawai pelayanan teknik di PT. PLN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi pegawai memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap kinerja pegawai, sedangkan motivasi pegawai juga terbukti memiliki pengaruh positif terhadap kinerja. Kualitas SDM berperan sebagai variabel intervening yang memperkuat hubungan antara kompetensi dan motivasi dengan kinerja pegawai. Penelitian ini memberikan kontribusi penting untuk memahami bagaimana faktor-faktor seperti kompetensi dan motivasi dapat meningkatkan kinerja pegawai, serta pentingnya kualitas SDM dalam memperkuat hubungan tersebut. Berdasarkan temuan ini, perusahaan diharapkan dapat memperbaiki program pengembangan kompetensi dan motivasi pegawai untuk meningkatkan kualitas SDM dan kinerja yang lebih optimal.
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL, MOTIVASI DAN SEMANGAT KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN DENGAN INSENTIF SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA PT. PLN (PERSERO) UP3 LUBUK PAKAM Larry Marthin; Sri Rahayu; M. Isa Indrawan
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 8 No. 4 (2025): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/nwn2ds80

Abstract

Sebagai salah satu instansi yang memiliki kewajiban untuk memberikan pelayanan kepada Masyarakat, Kinerja Karyawan PT PLN UP3 Lubuk Pakam memegang peranan strategis dalam pencapaian tujuan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional, motivasi dan semangat kerja terhadap kinerja karyawan dengan insentif sebagai variabel intervening pada karyawan PT PLN (Persero) UP3 Lubuk Pakam. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif, melibatkan 60 responden yang dipilih menggunakan teknik sampling sensus. Analisis data dilakukan menggunakan metode analisis jalur menggunakan SPSS. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa insentif, kepemimpinan transformasional, motivasi dan semangat kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja, serta didapati temuan bahwa insentif merupakan variable yang mampu memediasi pengaruh kepemimpinan transformasional, motivasi dan semangat kerja terhadap kinerja karyawan PLN UP3 Lubuk Pakam.
PENGARUH FLEKSIBILITAS KERJA DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA DENGAN KESEIMBANGAN KEHIDUPAN PEGAWAI SEBAGAI VARIABEL MODERASI PADA PEGAWAI PLN UP3 BUKIT BARISAN Topan Richardo; Sri Rahayu; Kiki Farida Ferine
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 8 No. 4 (2025): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/mzppeh60

Abstract

Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana variabel fleksibilitas kerja dan motivasi kerja pegawai berpengaruh terhadap kepuasan kerja pegawai di PT. PLN UP3 Bukit Barisan melalui variabel keseimbangan kehidupan pegawai sebagai variabel moderasi.Subjek dari penelitian ini adalah 75 orang pegawai di PT. PLN UP3 Bukit Barisan, dimana variabel yang ada pada penelitian ini adalah variabel eksogen, yaitu variabel fleksibilitas kerja dan motivasi kerja, variabel endogen, yaitu variabel kepuasan kerja pegawai serta variabel moderasi adalah variabel keseimbangan kehidupan pegawai. Hasil analisa data menggunakan analisis SEM dengan menggunakan software SMART PLS 4.0. Adapun teknik pengumpulan data dengan studi observasi dan penyerahan kuesioner ke responden yaitu karyawan PT. PLN UP3 Bukit Barisan. Hasil analisa data dianalisis menggunkan analisis SEM melalui software SMART PLS 4.0. Adapun teknik pengumpulan data dengan studi observasi dan pemberian kuesioner ke responden.Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan penyebaran kuesioner ke objek penelitian.Dari hasil penelitian tersebut maka simpulan yang ada, yaitu secara parsial variabel fleksibilitas kerja dan motivasi kerja pegawai berpengaruh terhadap kepuasan kerja pegawai PT. PLN UP3 Bukit Barisan, hanya variabel motivasi kerja pegawai berpengaruh terhadap keseimbangan kehidupan pegawai PT. PLN UP3 Bukit Barisan, variabel keseimbangan kehidupan pegawai berpengaruh terhadap kepuasan kerja pegawai PT. PLN UP3 Bukit Barisan, sedangkan secara simultan variabel fleksibilitas kerja dan motivasi kerja pegawai berpengaruh terhadap kepuasan kerja pegawai PT. PLN UP3 Bukit Barisan melalui keseimbangan kehidupan pegawai sebagai variabel moderasi.
PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL KARYAWAN MELALUI PROGRAM EMPLOYEE WELL-BEING PERUSAHAAN DAN REWARD DALAM PENINGKATAN KINERJA KARYAWAN TERHADAP EMPLOYEE ENGAGEMENT SEBAGAI VARIABEL INTERVENING DI PT. PLN (PERSERO) ULP TARUTUNG Ramoti Reinhard Iqnatius Siagian; Sri Rahayu; Kiki Farida Ferine
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 8 No. 4 (2025): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/qeeq5p57

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kecerdasan emosional, employee well-being, dan reward terhadap kinerja karyawan melalui employee engagement sebagai variabel intervening di PT. PLN (Persero) ULP Tarutung. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan path analysis untuk menganalisis hubungan antar variabel. Sampel yang digunakan sebanyak 76 responden yang terdiri dari karyawan PT. PLN (Persero) ULP Tarutung. Data diperoleh melalui kuesioner yang mengukur kecerdasan emosional, employee well-being, reward, employee engagement, dan kinerja karyawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional, employee well-being, dan reward memiliki pengaruh signifikan terhadap employee engagement. Selanjutnya, employee engagement terbukti memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan. Analisis path juga menunjukkan bahwa terdapat pengaruh langsung dan tidak langsung dari kecerdasan emosional, employee well-being, dan reward terhadap kinerja karyawan melalui employee engagement. Temuan ini memberikan bukti bahwa pengelolaan faktor-faktor tersebut dapat meningkatkan keterlibatan karyawan, yang pada gilirannya dapat meningkatkan kinerja mereka. Penelitian ini menyarankan perusahaan untuk mengembangkan program yang dapat meningkatkan kecerdasan emosional, kesejahteraan, dan penghargaan bagi karyawan sebagai strategi untuk meningkatkan keterlibatan dan kinerja karyawan. Kontribusi penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang bermanfaat bagi pengembangan sumber daya manusia di perusahaan-perusahaan serupa.
PENGARUH KOMPETENSI, MOTIVASI, DAN REWARD TERHADAP KINERJA KARYAWAN DAN VARIABEL SEMANGAT KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA KARYAWAN PELAYANAN TEKNIK PT. PLN (PERSERO) ULP. GEBANG Yusmardi Akbar; Sri Rahayu; Kiki Farida Ferine
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 8 No. 4 (2025): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/5btpcn47

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi, motivasi, dan reward terhadap kinerja karyawan dengan semangat kerja sebagai variabel intervening pada karyawan pelayanan teknik PT. PLN (Persero) ULP Gebang. Kinerja karyawan merupakan faktor krusial dalam keberhasilan perusahaan, terutama dalam industri ketenagalistrikan yang menuntut kecepatan dan akurasi dalam pelayanan teknis. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif, melibatkan 37 responden yang dipilih menggunakan teknik sampling sensus. Analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi (β = 0.432, p = 0.000), motivasi (β = 0.425, p = 0.000), dan reward (β = 0.438, p = 0.000) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Selain itu, kompetensi (β = 0.437, p = 0.000), motivasi (β = 0.411, p = 0.001), dan reward (β = 0.521, p = 0.000) juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap semangat kerja. Semangat kerja sendiri terbukti berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan (β = 0.393, p = 0.002), serta memediasi hubungan antara kompetensi, motivasi, dan reward terhadap kinerja karyawan. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya penguatan kompetensi melalui pelatihan, peningkatan motivasi kerja, serta sistem reward yang efektif dalam meningkatkan kinerja karyawan. Dengan demikian, PT. PLN (Persero) dapat lebih optimal dalam meningkatkan kualitas layanan teknis dan kepuasan pelanggan.
PENGARUH KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA DAN BEBAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DENGAN KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA (K3) SEBAGAI VARIABEL MODERATING DI PT. PLN (PERSERO) ULP BALIGE Rayfo Fatra; Sri Rahayu; Kiki Farida Ferine
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 8 No. 4 (2025): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kcfrvj92

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas sumber daya manusia dan beban kerja terhadap kinerja pegawai dengan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) sebagai variabel moderating di PT PLN (Persero) ULP Balige. Kinerja pegawai menjadi faktor utama dalam menjamin efektivitas operasional perusahaan ketenagalistrikan. Kualitas sumber daya manusia yang tinggi diharapkan mampu meningkatkan kinerja, sementara beban kerja yang berlebihan dapat berkontribusi terhadap penurunan kinerja pegawai. Selain itu, penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) berperan dalam mengurangi dampak negatif beban kerja serta meningkatkan kinerja pegawai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi berganda dan uji moderasi (Moderated Regression Analysis - MRA). Populasi penelitian adalah seluruh pegawai tetap di PT PLN (Persero) ULP Balige, dengan jumlah sampel sebanyak 89 pegawai yang diperoleh menggunakan teknik sampel jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan SPSS 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas sumber daya manusia berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, sedangkan beban kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Secara simultan, kualitas sumber daya manusia dan beban kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Selain itu, hasil uji moderasi menunjukkan bahwa keselamatan dan kesehatan kerja (K3) tidak memoderasi hubungan antara kualitas sumber daya manusia dan kinerja pegawai secara signifikan, namun berperan signifikan dalam memperlemah pengaruh negatif beban kerja terhadap kinerja pegawai.