Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Pemasangan Kateter di Unit Gawat Darurat Rumah Sakit Umum terhadap Perilaku Perawat dalam Pencegahan Infeksi Asrianto, Asrianto
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemasangan kateter semakin bertambah. Kondisi seperti ini secara tidak langsung mengingatkan pentingnya pelaksanaan upaya pencegahan onset dan penyebaran infeksi saluran kemih atau infeksi Nasokomial oleh perawat sebagai salah satu komponen dari tim kesehatan yang bertanggung jawab terhadap proses pemasangan kateter. Tujuan: Untuk mengetahui prilaku perawat dengan pencegahan infeksi saluran kemih pada pasien pemasangan kateter di Instalasi gawat darurat. Metode: Metode penelitian yang dipakai adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, tingkat pendidikan dan lama kerja perawat dengan peran perawat dalam upaya pencegahan infeksi luka operasi. Hasil: Uji statistic yang didapatkan dengan menggunakan uji Chi Square adalah (p)= 0,851. Tingkat kemaknaan dari uji Chi Square adalah a = 0,05. Kesimpulan: Ada hubungan antara tingkat pengetahuan dan Tidak ada hubungan antara lama kerja perawat dalam upaya pencegahan infeksi saluran kemih pada pemasangan kateter.
Pelatihan dan Penyuluhan Kader Malaria di Distrik Sentani Timur Kabupaten Jayapura Mulyani, Wiwiek; Asrianto, Asrianto; Jarona, Marlin M.
SEGANTANG LADA : JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN Vol. 1 No. 2 (2023): SEGANTANG LADA : JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN
Publisher : Poltekes Kemenkes Tanjungpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53579/segantang.v1i2.145

Abstract

Sebagian kader malaria di Distrik Sentani Timur kurang memiliki motivasi dalam menjalankan peran mereka. Hal ini terlihat dari hasil observasi kami, beberapa kader hanya mampu menggunakan satu merk pemeriksaan RDT. Oleh karena itu, edukasi kader dalam bentuk penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan dilakukan untuk meningkatkan peran kader. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan metode ceramah, diskusi, dan demonstrasi. Kegiatan penyuluhan dimaksudkan untuk meningkatkan dan menguatkan pengetahuan kader tentang malaria. Dengan pengetahuan yang memadai, diharapkan kader dapat menjalankan peran mereka dengan lebih baik, sehingga dapat meningkatkan cakupan penemuan dan penanganan kasus malaria. Pelatihan dimaksudkan agar para kader malaria memiliki keterampilan melakukan pemeriksaan menggunakan metode Rapid Diagnostic Test (RDT). Pendampingan dimaksudkan untuk melatih kader untuk memiliki mental melakukan edukasi terhadap masyarakat. Hasil pengabdian kepada kader menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan setelah diberikan penyuluhan mengenai informasi yang berkaitan tentang penyakit malaria dengan capaian post-test 100% baik, pemeriksaan RDT dengan capaian post-test 83% baik. Hasil pendampingan sekaligus mengevealuasi kader malaria dalam menjalankan tugasnya menunjukan secara umum para kader sudah dapat menjelaskan tujuan pemeriksaan RDT, prinsip kerja RDT, keterbatasan pemeriksaan RDT, langkah-langkah pemeriksaan RDT, melakukan pemeriksaan, membaca hasil, dan menerapkan etika dan komunikasi efektif pada pasien. Kesimpulan kegiatan ini adalah Pelatihan dan penyuluhan kader malaria di Distrik Sentani Timur Kabupaten Jayapura berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dalam bidang malaria, termasuk pemeriksaan RDT.
Pengaruh Promosi Dan Kualitas Layanan Terhadap Keputusan Pembelian Mahasiswa Memilih Program UNIPREP Bumi Serpong Damai Di Tangerang Selatan Suriansha, Reza; Asrianto, Asrianto
Journal of Economics and Business UBS Vol. 10 No. 1 (2021): Journal of Economics & Business UBS
Publisher : Cv. Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52644/joeb.v10i1.58

Abstract

Pendahuluan : Promosi menjadi faktor yang dianggap mampu mempengaruhi keputusan pembelian pada barang/jasa, yang merupakan aktivitas pemasaran yang berusaha menyebarkan informasi, mempengaruhi atau membujuk, dan atau meningkatkan pasar sasaran atas perusahaan dan produknya agar bersedia menerima, membeli, dan loyal pada produk yang ditawarkan perusahaan bersangktuan. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh promosi dan kualitas pelayanan terhadap keputusan mahasiswa di kampus UNIPREP BSD. Metode : Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei 2019 melalui penyebaran kuisioner (research questioner). Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa aktif uniprep selama penelitian. Pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Data penelitian diperoleh melalui angket tentang promosi kualitas pelayanan dan keputusan mahasiswa kepada 40 responden. Metode pengujian instrumen yang digunakan adalah uji validitas dan uji reliabilitas. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik deskriptif kuantitatif, analisis regresi linier berganda, uji t, dan uji F. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam promosi berpengaruh signifikan terhadap keputusan mahasiswa, sedangkan kualitas pelayanan tidak berpengaruh terhadap keputusan mahasiswa memilih UNIPREP BSD pada alpha 5%. Secara bersamaan, promosi dan kualitas layanan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap keputusan mahasiswa untuk memilih UNIPREP BSD. Kesimpulan : Semakin bagus promosi yang digunakan dalam sebuah iklan maka akan meningkatkan keputusan mahasiswa memilih program UNIPREP BSD, begitu pula sebaliknya. Sedangkan kualitas layanan tidak berpengaruh terhadap keputusan mahasiswa memilih program UNIPREP BSD pada tingkat kesalahan 5%. Secara simultan, promosi dan kualitas layanan berpengaruh terhadap keputusan mahasiswa memilih program UNIPREP BSD.
Pengaruh Terapi Musik Klasik Terhadap Tingkat Kecemasan pada Ibu Bersalin Primipara Kala I Fase Laten di Rumah Sakit Ibu dan Anak Siti Khadijah 1 Muhammadiyah Kota Makassar Putri, Yusma; Asrianto, Asrianto; Sukri, Karmila
Journal of Health Quality Development Vol. 3 No. 1 (2023): Juni 2023, JHQD
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/jhqd.v3i1.857

Abstract

Ibu hamil menjelang persalinan cenderung mengalami rasa cemas. Jika rasa cemas ini berlebihan maka dapat mengakibatkan partus lama, yang merupakan salah satu factor penyebab terjadinya kematian ibu. Upaya yang dilakukan petugas hanya berupaya meyakinkan ibu bersalin bahwa ibu dapat melewati proses persalinan dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk pengaruh terapi musik klasik terhadap tingkat kecemasan pada ibu bersalin primipara kala I fase laten. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain quasi-eksperimen dengan desain one group pretest posttest. Populasi adalah ibu yang melahirkan atau yang melakukan persalinan di Rumah Sakit Ibu dan Anak Siti Khadijah 1 Muhammadiyah Kota Makassar yang berjumlah rata-rata perbulannya yaitu 18 persalinan, dengan pengambilan sampel secara purposive sampling sebanyak 11 orang. Pengolahan dan analisa data dilakukan secara komputerisasi. Hasil univariat diketahui rata rata kecemasan ibu bersalin primipara kala I fase laten sebelum diberikan terapi musik klasik adalah 22,7 (kecemasan sedang), Rata-rata kecemasan ibu bersalin primipara kala I fase laten setelah diberikan terapi musik klasik adalah 12,9 (tidak ada kecemasan). Hasil bivariat ada pengaruh terapi musik klasik terhadap tingkat kecemasan pada ibu bersalin primipara kala I fase laten di Rumah Sakit Ibu dan Anak Siti Khadijah 1 Muhammadiyah Kota Makassar tahun 2023 (p = 0,000). Disarankan pada pihak Rumah Sakit agar membuat protap pemberian terapi musik klasik pada semua pasien yang akan menjalani proses persalinan primipara kala I fase laten.
Pengurangan kejadian pityriasis versicolor dan dermatofitosis di Panti Asuhan Muhammadiyah Abepura Wardani, Afika Herma; Sahli, Indra Taufik; Asrianto, Asrianto; Hartati, Risda; Kurniawan, Fajar Bakti; Purwati, Rina
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 6 (2025): November (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i6.35036

Abstract

Abstrak Pityriasis versicolor dan dermatofitosis merupakan infeksi kulit yang umum terjadi di seluruh dunia, terutama di negara-negara tropis dan sub-tropis. Pityriasis versicolor menginfeksi 20-25% populasi global, dengan prevalensi mencapai 60% di daerah tropis. Di Indonesia, yang memiliki iklim tropis, dermatofitosis menempati urutan kedua setelah pityriasis versicolor, dengan tinea pedis dan tinea kruris sebagai kasus terbanyak.  Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan melalui penyuluhan dan edukasi mengenai infeksi kulit, serta monitoring aktivitas kebersihan diri anak-anak. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan anak-anak tentang penyakit kulit setelah kegiatan edukasi, serta penurunan kejadian pityriasis versicolor dari 37,5% menjadi 12,5% setelah intervensi. Saran diberikan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat dalam mencegah infeksi kulit. Kata kunci: abepura; dermatofitosis, edukasi; jamur; pityriasis versicolor. AbstractPityriasis versicolor and dermatophytosis are common skin infections worldwide, particularly in tropical and subtropical countries. Pityriasis versicolor affects 20–25% of the global population, with a prevalence of up to 60% in tropical regions. In Indonesia, which has a tropical climate, dermatophytosis ranks second after pityriasis versicolor, with tinea pedis and tinea cruris being the most frequent cases. Community service activities were conducted through counseling and education on skin infections, along with monitoring the children’s personal hygiene practices. The evaluation showed an increase in the children’s knowledge of skin diseases after the educational activities, and a reduction in the incidence of pityriasis versicolor from 37.5% to 12.5% following the intervention. Recommendations were provided to promote awareness of the importance of clean and healthy living behaviors in preventing skin infections. Keywords: abepura; dermatophytosis, education; fungy; pityriasis versicolor.