Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Perkembangan Kurikulum Merdeka di SD dalam Menghadapi Tantangan Globalisasi Sari, Linda; Haifaturrahmah
Journal of Authentic Research Vol. 4 No. 2 (2025): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/xh0j8b32

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar (SD) dalam menghadapi tantangan globalisasi, dengan menyoroti prinsip, implementasi, dan relevansinya terhadap kebutuhan pendidikan abad ke-21. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kepustakaan (library research) yang dianalisis melalui analisis isi (content analysis) terhadap berbagai sumber literatur seperti jurnal ilmiah, buku, laporan kebijakan, dan artikel penelitian terkini yang relevan dengan topik Kurikulum Merdeka dan globalisasi pendidikan. Data dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman, melalui tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka hadir sebagai inovasi kurikulum yang fleksibel, berpusat pada peserta didik, dan berbasis pada penguatan profil pelajar Pancasila. Kurikulum ini memberikan otonomi lebih luas kepada satuan pendidikan dan guru dalam merancang pembelajaran sesuai konteks lokal dan kebutuhan peserta didik. Dalam konteks globalisasi, Kurikulum Merdeka berfungsi sebagai strategi nasional untuk meningkatkan kompetensi literasi, numerasi, berpikir kritis, kreativitas, dan karakter adaptif siswa terhadap perubahan global. Namun, implementasi di lapangan masih menghadapi kendala seperti disparitas sumber daya sekolah, kesiapan guru, dan keterbatasan fasilitas digital. Secara praktis, penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan kompetensi guru, digitalisasi sumber belajar, serta sinergi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka secara berkelanjutan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengambil kebijakan pendidikan dalam menyusun strategi peningkatan mutu pembelajaran dasar yang relevan dengan dinamika global. This study aims to analyze the development of the Merdeka Curriculum in primary schools in responding to the challenges of globalization, with an emphasis on its principles, implementation, and relevance to the needs of 21st-century education. The study employs a library research approach, analyzed through content analysis of various literature sources such as scholarly journals, books, policy reports, and recent research articles relevant to the topics of the Merdeka Curriculum and educational globalization. Data were analyzed using the interactive analysis model of Miles and Huberman, consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing. The results of the review indicate that the Merdeka Curriculum emerges as an innovative curriculum that is flexible, learner-centered, and based on strengthening the Pancasila Student Profile. This curriculum provides greater autonomy for educational institutions and teachers to design learning that aligns with local contexts and students’ needs. In the context of globalization, the Merdeka Curriculum functions as a national strategy to enhance students’ literacy, numeracy, critical thinking, creativity, and adaptive character in facing global changes. However, its implementation in practice still encounters challenges such as disparities in school resources, teacher readiness, and limitations in digital facilities. Practically, this study recommends strengthening teachers’ competencies, digitalizing learning resources, and fostering synergy among the government, schools, and communities to ensure the sustainable implementation of the Merdeka Curriculum. These findings are expected to serve as a foundation for education policymakers in formulating strategies to improve the quality of primary education that aligns with global dynamics.
Efek antihiperglikemik tepung parchment dan pulp kulit kopi pada Tikus Wistar Diabetes Tipe 2 yang diinduksi dengan streptozocotin-nicotinamide Rizkaprilisa, Windy; Luwidharto, Joshua; Sari, Linda
Journal of Tropical AgriFood Accepted Manuscripts
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35941/jtaf.0.0.0.22688.%p

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 (DMT2) adalah penyakit metabolik dengan hiperglikemia akibat resistensi insulin dan disfungsi sel β pankreas. Pencegahan dan pengendalian dapat dilakukan dengan pangan fungsional berbasis bahan lokal. Limbah pengolahan kopi, yaitu pulp dan parchment kulit kopi, kaya serat pangan dan senyawa bioaktif seperti asam klorogenat, fenol, flavonoid, dan kafein yang berpotensi menurunkan glukosa darah. Penelitian ini mengevaluasi efek antihiperglikemik tepung pulp dan parchment kulit kopi pada tikus Wistar model DMT2. Penelitian terdiri dari lima kelompok: normal, kontrol negatif, kontrol positif glibenklamid, perlakuan tepung pulp, dan tepung parchment. Induksi diabetes dengan streptozotocin-nicotinamide, intervensi selama 14 hari. Parameter yang diamati: berat badan, kadar glukosa darah puasa, analisis serat pangan, dan senyawa bioaktif pada tepung kulit kopi. Hasil menunjukkan tepung parchment memiliki serat pangan total lebih tinggi (76,78%) dibanding pulp (57,47%), sedangkan pulp memiliki aktivitas antioksidan, fenol, flavonoid, dan kafein lebih tinggi. In vivo, pemberian tepung pulp dan parchment menurunkan glukosa darah puasa tikus lebih signifikan dibanding kontrol positif glibenklamid, sekaligus meningkatkan berat badan yang menurun akibat induksi diabetes. Efek antihiperglikemik diduga berasal dari kombinasi serat pangan dan senyawa bioaktif yang meningkatkan sensitivitas insulin, memperlambat penyerapan glukosa, serta melindungi sel β pankreas dari stres oksidatif.
Gambaran Strategi Coping Mahasiswa Pengguna Aplikasi Tik Tok yang Menjalani Social Distancing Wabah Covid-19 Hajriah, Hajriah; Suryani, Anti; Sari, Linda; Rahmah, Dian Dwi Nur
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 9, No 3 (2021): Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v9i3.6509

Abstract

Strategi Coping yang baik pada masa sosial distancing wabah Covid-19 penting untuk mengurangi kejenuhan dan rasa bosan serta menghindari terjadinya stress. Untuk itu, strategi coping yang baik bagi mahasiswa dapat dilakukan dengan menggunakan aplikasi Tik Tok untuk memperoleh dukungan sosial dan sebagai bentuk pengekspresian diri serta penyaluran perasaan di tengah kejenuhan kuliah online dan kesibukan tugas-tugas kuliah. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi mengenai bagaimana gambaran strategi coping mahasiswa pengguna aplikasi Tik Tok yang menjalani sosial distancing pada Universitas Mulawarman Samarinda. Subjek yang digunakan sebanyak empat orang mahasiswa Universitas Mulawarman pengguna aplikasi Tik Tok dengan menggunakan teknik purposive sampling yaitu pemilihan subjek penelitian didasarkan atas ciri-ciri atau sifat-sifat tertentu.  Pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam semiterstruktur dan observasi. Data yang terkumpul dianalisis dengan teknik analisis data yang dikemukakan Miles dan Huberman yakni pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran strategi coping mahasiswa pengguna aplikasi Tik Tok selama menjalani sosial distancing wabah Covid-19 lebih cenderung menggunakan pendekatan emosional focus coping yakni menggunakan Tik Tok sebagai pengalihan atau penyaluran emosi ketika mengalami tekanan atau stres. Sehingga menggunakan aplikasi Tik Tok cukup efektif untuk strategi coping selama sosial distancing wabah Covid-19. A good coping strategy during the social distancing period of the Covid-19 outbreak is important to reduce boredom and boredom and avoid stress. For this reason, a good coping strategy for students can be done by using the Tik Tok application to get social support and as a form of self-expression and channeling feelings during saturation of online lectures and busy college assignments. This study aims to obtain information on how to describe the coping strategies of students using the Tik Tok application who undergo social distancing at Mulawarman University, Samarinda. The subjects used were four students of Mulawarman University users of the Tik Tok application using purposive sampling technique, namely the selection of research subjects based on certain characteristics or traits. The data collection used is semi-structured in-depth interviews and observation. The data collected were analyzed using data analysis techniques proposed by Miles and Huberman, namely data collection, data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results showed that the description of the coping strategies of students using the Tik Tok application during the social distancing of the Covid-19 outbreak was more likely to use an emotional focus coping approach, namely using Tik Tok as a diversion or channeling of emotions when experiencing pressure or stress. So, using the Tik Tok application is quite effective for coping strategies during the social distancing of the Covid-19 outbreak.