Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Implemention of Islamic Religious Education Curriculum Based on Integrated Islamic School Quality Standards at SMAIT Nurul Ilmi Tenggarong Meyfa Rizkia Al Aswa; Salsa Nazwa Maharani; Muhammad Ilham Ainurrojab; Khaerul Azmi; Riziq Aulia Rahman; Maryam Maryam; Qurrotul Aini Mufidah
AL GHAZALI: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol. 6 No. 2: Maret-April 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Jami Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69900/ag.v6i2.567

Abstract

The implementation of the Islamic Religious Education (IRE) curriculum based on the Quality Standards of Integrated Islamic Schools (IIS) is a strategic effort to integrate spiritual values with national academic standards. This study aims to analyze the planning, implementation, evaluation, as well as the supporting and inhibiting factors in the implementation of the PAI curriculum at SMAIT Nurul Ilmi Tenggarong. this research employed a qualitative method with a descriptive design. Data were collected through observation and in-depth interviews to gain a detailed understanding of the processes of planning, implementation, and evaluation of the curriculum, the results indicate that the curriculum implementation has been carried out systematically through the preparation of learning instruments aligned with the Merdeka Curriculum and integrated with Islamic values. The learning implementation includes intracurricular activities and religious habituation programs such as congregational prayers and Qur’an recitation. Evaluation is conducted comprehensively, covering cognitive, affective, and psychomotor aspects, with a focus on strengthening students’ Islamic character. Although there are challenges related to administrative aspects and the diverse backgrounds of students, this implementation has proven to contribute positively to the overall improvement of educational quality in a holistic manner.
Hambatan dan Solusi Pembelajaran Anak Tunarungu di Era Digital dalam Meningkatkan Keterampilan Komunikasi lukman adha; Lu’lu’ul Maknunah; Maryam; Nayla Alwiyatuzzahra
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i3.8739

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan, termasuk pada proses pembelajaran anak tunarungu. Meskipun teknologi memberikan berbagai kemudahan dalam akses informasi dan pembelajaran, anak tunarungu masih menghadapi berbagai hambatan yang memengaruhi perkembangan keterampilan komunikasi mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hambatan pembelajaran anak tunarungu di era digital serta merumuskan solusi yang efektif dalam meningkatkan keterampilan komunikasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan guru, siswa tunarungu, dan orang tua sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan utama meliputi keterbatasan media pembelajaran digital yang ramah tunarungu, rendahnya kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi secara inklusif, kendala komunikasi dalam pembelajaran daring, serta kurangnya dukungan lingkungan keluarga. Di sisi lain, penggunaan media digital berbasis visual seperti video bersubtitel, bahasa isyarat, dan aplikasi pembelajaran interaktif terbukti mampu membantu meningkatkan pemahaman serta keterampilan komunikasi siswa. Selain itu, kolaborasi antara guru, orang tua, dan lembaga pendidikan menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemanfaatan teknologi digital yang aksesibel dan strategi pembelajaran yang adaptif dapat mendukung peningkatan keterampilan komunikasi anak tunarungu secara optimal.
Efektivitas Media Pembelajaran ICT terhadap Pemahaman Konsep Keagamaan Siswa Kelas X di SMA Muhammadiyah 1 Tenggarong M. Habil Al-Faqih; Muhammad Tegar Ramadhan; Mumtazah Nawar Afifah; Rifky Alfharis; Diana Anggraini; Noval Putra Mulya; Salsabila Putri Miansi; Emi Maryam Hasanuddin; Akhmad Riadi; Ummu Latifah
Al-Fikri: Jurnal Studi dan Penelitian Pendidikan Islam Vol 9, No 1 (2026): Al-Fikri: Jurnal Studi dan Penelitian Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jspi.9.1.95-110

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas media pembelajaran berbasis Information and Communication Technology (ICT) dalam meningkatkan pemahaman konsep keagamaan peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMA Muhammadiyah 1 Tenggarong. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi kelas, wawancara semi-terstruktur dengan guru PAI, dan penyebaran kuisioner melalui Google Form. Subjek penelitian terdiri atas satu guru PAI dan lima belas siswa kelas X, dengan sepuluh siswa memberikan respons terhadap kuisioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media berbasis ICT seperti PowerPoint dan Google Form membantu peserta didik memvisualisasikan serta memahami materi keagamaan secara lebih mudah. Namun, efektivitas penggunaannya masih bergantung pada kesiapan digital peserta didik, kondisi ruang kelas, serta pola pedagogis guru yang masih konvensional. Hambatan teknis seperti keterbatasan ruang, jaringan internet yang tidak stabil, dan rendahnya literasi digital siswa turut menjadi kendala dalam penerapan ICT. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media ICT memiliki potensi positif dalam memperkuat pemahaman konseptual keagamaan, namun perlu dukungan infrastruktur, pelatihan guru, dan pendampingan siswa agar lebih optimal. Secara praktis, penelitian ini merekomendasikan pengembangan media ICT yang lebih interaktif seperti video, kuis, dan permainan bertema keislaman, serta memberikan kontribusi teoretis terhadap literatur pembelajaran digital dalam pendidikan agama Islam.
Implemention of Islamic Religious Education Curriculum Based on Integrated Islamic School Quality Standards at SMAIT Nurul Ilmi Tenggarong Meyfa Rizkia Al Aswa; Salsa Nazwa Maharani; Muhammad Ilham Ainurrojab; Khaerul Azmi; Riziq Aulia Rahman; Maryam Maryam; Qurrotul Aini Mufidah
AL GHAZALI: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol. 6 No. 2: Maret-April 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Jami Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69900/ag.v6i2.567

Abstract

The implementation of the Islamic Religious Education (IRE) curriculum based on the Quality Standards of Integrated Islamic Schools (IIS) is a strategic effort to integrate spiritual values with national academic standards. This study aims to analyze the planning, implementation, evaluation, as well as the supporting and inhibiting factors in the implementation of the PAI curriculum at SMAIT Nurul Ilmi Tenggarong. this research employed a qualitative method with a descriptive design. Data were collected through observation and in-depth interviews to gain a detailed understanding of the processes of planning, implementation, and evaluation of the curriculum, the results indicate that the curriculum implementation has been carried out systematically through the preparation of learning instruments aligned with the Merdeka Curriculum and integrated with Islamic values. The learning implementation includes intracurricular activities and religious habituation programs such as congregational prayers and Qur’an recitation. Evaluation is conducted comprehensively, covering cognitive, affective, and psychomotor aspects, with a focus on strengthening students’ Islamic character. Although there are challenges related to administrative aspects and the diverse backgrounds of students, this implementation has proven to contribute positively to the overall improvement of educational quality in a holistic manner.
Strategi Menghafal Berbasis Talkback pada Siswa Tunanetra di Sekolah Luar Biasa Tenggarong Maryam Maryam; Akhmad Riadi; Arbiah Arbiah; Ferdianur Ferdianur; Muhammad Amin Badali; M. Rafli Aditya; Intan kurnia Wati
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 9 (2026): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v5i9.3503

Abstract

Strategi pembelajaran yang tepat memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan belajar siswa tunanetra, khususnya dalam kegiatan menghafal materi pelajaran. Salah satu pendekatan yang relevan dengan karakteristik siswa tunanetra adalah pemanfaatan teknologi berbasis suara, seperti aplikasi TalkBack. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan strategi menghafal berbasis TalkBack serta mengkaji dampaknya terhadap kemampuan hafalan siswa tunanetra di Sekolah Luar Biasa (SLB) Tenggarong. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari 5 siswa tunanetra dan 3 guru pendamping yang dipilih secara purposive berdasarkan keterlibatan aktif dalam penggunaan TalkBack. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk mengidentifikasi pola dan tema yang muncul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi menghafal berbasis TalkBack mampu meningkatkan kemandirian belajar siswa sebesar 78%, memudahkan pengulangan materi dengan fleksibilitas waktu hingga 85%, serta membantu siswa memahami dan mengingat informasi secara lebih sistematis dengan tingkat retensi hafalan meningkat 62% dibandingkan metode konvensional. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan perangkat, perbedaan kemampuan awal siswa dalam mengoperasikan teknologi, dan kebutuhan pendampingan intensif pada fase awal implementasi. Melalui pemanfaatan TalkBack, penelitian ini mengonfirmasi bahwa teknologi asistensi berbasis audio dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran yang efektif dan inklusif bagi siswa tunanetra dalam kegiatan menghafal.
Inovasi Pembelajaran PAI melalui Media ICT di Pesantren: Studi di Pesantren Al-Hidayah Tenggarong Akhmad Riadi; Maryam; Muhammad Ikhsan; Nur Amanah; Niya Armita Sari
Chalim Journal of Teaching and Learning Vol. 5 No. 2 (2025): Teaching and Learning
Publisher : Program S3 Pendidikan Islam Institut Pesantren KH. Abdul Chalim Pacet Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/cjotl.v5i2.2754

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk dan proses pemanfaatan media Information and Communication Technology (ICT) dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di Pesantren Al-Hidayah Tenggarong. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan media ICT meliputi penggunaan platform digital seperti PowerPoint, YouTube, dan Google Classroom dalam pembelajaran kitab dan materi keislaman. Proses pemanfaatan dilakukan melalui tiga tahapan utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap pelaksanaan, santri dilibatkan secara aktif dalam proyek digital berbasis nilai-nilai Islam, seperti pembuatan video dakwah dan presentasi tematik. Penerapan model pembelajaran ini terbukti meningkatkan antusiasme, motivasi, keterampilan berpikir kritis, serta literasi digital santri. Selain itu, mayoritas santri menunjukkan kepuasan terhadap pembelajaran berbasis ICT. Kendala utama yang dihadapi adalah keterbatasan sarana teknologi dan kompetensi digital guru, sehingga diperlukan pelatihan dan dukungan infrastruktur berkelanjutan. Secara keseluruhan, pemanfaatan media ICT menjadi inovasi strategis dalam meningkatkan mutu pembelajaran PAI tanpa mengabaikan nilai-nilai keislaman tradisional
PERENCANAAN DAN PEMANFAATAN POWERPOINT SEBAGAI MEDIA DALAM PEMBELAJARAN PAI DI SMP IT AL-HIDAYAH TENGGARONG Akhmad Riadi; Maryam; Falisha Ramadhani; Julia Muryani; Chusnul Chotimah; Annisa Fathimadhani; Nayla Alwiyatuzzahra
Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Al-Munadzomah Vol 5 No 2 (2026): AL-MUNADZOMAH
Publisher : Institut Ummul Quro Al-Islami Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the planning, implementation, and effectiveness of PowerPoint media in Islamic Religious Education (PAI) learning at SMP IT Al-Hidayah Tenggarong. The research employed a descriptive qualitative approach using field research methods through observation, interviews, and documentation. The findings indicate that the use of PowerPoint can improve students’ attention, motivation, and understanding of PAI materials when it is designed according to instructional objectives and supported by proper preparation. PowerPoint helps teachers present learning materials in a more interesting, systematic, and interactive manner through the combination of text, images, videos, and animations. However, its implementation still faces several obstacles, such as limited facilities, unequal technological competence among teachers, and limited time for preparing learning media. Therefore, school support through the provision of facilities and continuous training is needed to optimize the use of PowerPoint in PAI learning
TEACHERS’ STRATEGIES IN TEACHING ABLUTION AND PRAYER TO STUDENTS WITH MULTIPLE DISABILITIES Sofian Efendi; Maryam; Lumngatul Khabibah; Ittikhatul Mudawamah; Julia Muryani; Intan Kurniawati
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 13 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v13i2.6910

Abstract

Teaching ablution and prayer to students with multiple disabilities, particularly those with hearing, speech, and intellectual impairments, requires learning strategies that are adjusted to the characteristics and needs of the learners. Limitations in communication and cognitive abilities become significant challenges in understanding and practicing religious activities properly. This study aims to describe the learning strategies implemented by teachers and their role in supporting students’ understanding of ablution and prayer materials. The study employed a descriptive qualitative approach involving junior secondary students in a special school. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and were analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings indicate that learning becomes more effective through direct practice conducted gradually and repeatedly, supported by visual media in the form of instructional videos. These strategies assist students in understanding and practicing the sequence of ablution and prayer movements according to their individual abilities. In addition, communication barriers were identified due to differences in the use of sign language between the home and school environments. Social interaction and students’ level of independence were also found to influence the learning process. Therefore, adaptive, visual, and practice-based learning strategies play an important role in supporting Islamic Religious Education for students with multiple disabilities.
Penggunaan Aplikasi ICT Kahoot! untuk Evaluasi Formatif PAI di SMA Miftahul Ulum Tenggarong 2025 Akhmad Riadi; Maryam Maryam; Zahratun Halimah; Maulida Fitriani; Ittikhatul Mudawamah; Muhammad Abror; Saskya Delsalsa; Rani Aulia; Muhammad Hastiavin Habibi
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan aplikasi Teknologi Vol. 05 No. 01: March 2026
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.adipati.2026.v5i1.8377

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dan siswa dalam memanfaatkan informasi teknologi melalui penggunaan aplikasi Kahoot! sebagai alat evaluasi formatif dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMA Miftahul Ulum. Metode pelaksanaannya dilakukan secara sistematis melalui tujuh tahapan, yaitu observasi, identifikasi, sosialisasi, pelatihan, implementasi, evaluasi, dan pelaporan. Kegiatan ini melibatkan guru dan peserta didik dalam pelatihan pembuatan serta penggunaan kuis interaktif berbasis Kahoot!. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa penerapan Kahoot! Mampu meningkatkan motivasi belajar siswa, memperkuat partisipasi aktif, serta membantu guru melaksanakan evaluasi formatif menarik secara dan efektif. Selain itu, kegiatan ini juga berkontribusi dalam meningkatkan literasi guru digital, keterampilan teknologinya, dan kemampuan menyesuaikan diri dengan pembelajaran berbasis ICT. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil mendorong proses pembelajaran yang lebih kreatif, interaktif, dan menyenangkan tanpa meninggalkan nilai-nilai keagamaan, serta menjadi contoh penerapan inovasi teknologi yang relevan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran PAI di sekolah menengah.
Penerapan Media PowerPoint Interaktif untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa pada Mata Pelajaran PAI Nur Fajar Fadillah; Alda Amalia Daniar; Reza Aisyah; Irawansyah Irawansyah; Jamilatul Mu’aqila; Dedi Oktavianur; Maryam Maryam
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 6 No. 4 (2026): August (on process)
Publisher : Yayasan Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jider.v6i4.896

Abstract

This classroom action research aimed to improve students’ understanding of Islamic Religious Education (PAI) through the implementation of interactive PowerPoint media. The research was conducted with 17 tenth-grade students at SMK YPK Tenggarong using the Kemmis and McTaggart classroom action research model, consisting of planning, action and observation, and reflection. The study was conducted in two cycles. Data were collected through tests, observations, interviews, and documentation and analyzed using descriptive quantitative and qualitative approaches. Interactive PowerPoint incorporated text, images, animations, videos, questions, and exercises to encourage students’ active participation and support their understanding of learning materials. Based on the simulated data, students’ average scores increased from 67.65 in the pre-cycle to 74.71 in Cycle I and 82.94 in Cycle II. Learning completeness also increased from 41.18% to 64.71% and 88.24%, respectively. The findings indicate that interactive PowerPoint has potential to improve students’ understanding, engagement, and participation in PAI learning. However, the results should be confirmed using the actual research data.