Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Strategi Kebijakan Pengangguran dan Pembiayaan Pendidikan Islam: Analisis Integratif Menuju SDGs Indonesia Emas 2045 Siregar, Renal Sipangidoan; Khoiri, Qolbi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.29790

Abstract

Pengangguran menjadi isu struktural yang berkelanjutan di Indonesia, termasuk di kalangan lulusan pendidikan Islam. Keterbatasan pembiayaan pendidikan turut memperparah kualitas dan daya saing lulusan lembaga pendidikan Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa kebijakan pengangguran di Indonesia masih bersifat umum dan belum menyasar lulusan pendidikan Islam secara spesifik. Sehingga artikel ini menawarkan strategi kebijakan integratif yang mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs). Dengan pendekatan kualitatif deskriptif dan studi literatur terkini, ditemukan bahwa pembiayaan pendidikan Islam belum optimal dalam menciptakan sumber daya manusia yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja industri. Penulis merekomendasikan penguatan sinergi antarsektor, inovasi pembiayaan berbasis zakat dan wakaf produktif, serta integrasi pendidikan kewirausahaan dalam kurikulum Islam.
Hubungan Pendidikan Islam dan Kebijakan Pendidikan Nasional Ariyani, Desi; Khoiri, Qolbi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.29791

Abstract

Pendidikan Islam di Indonesia memainkan peran penting dalam membentuk karakter dan moral generasi muda. Dalam konteks kebijakan pendidikan nasional, peran ini menjadi semakin signifikan karena pendidikan Islam tidak hanya berfungsi sebagai pengajaran nilai-nilai religius, tetapi juga sebagai fondasi moral yang mendukung tujuan pendidikan nasional secara umum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara pendidikan Islam dan kebijakan pendidikan nasional, serta mengeksplorasi bagaimana integrasi keduanya dapat berdampak terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan pembentukan karakter siswa.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis data sekunder yang bersumber dari berbagai literatur, dokumen kebijakan, serta hasil-hasil penelitian terdahulu. Hasil kajian menunjukkan bahwa terdapat sinergi yang positif antara pendidikan Islam dan kebijakan pendidikan nasional. Sinergi ini terlihat dari adanya upaya harmonisasi kurikulum, penguatan nilai-nilai keislaman dalam pendidikan karakter, serta dukungan kelembagaan terhadap madrasah dan sekolah Islam. Meski demikian, penelitian ini juga menemukan adanya tantangan dalam hal implementasi, terutama terkait dengan kebijakan yang belum sepenuhnya mengakomodasi kebutuhan spesifik pendidikan Islam. Penyesuaian kebijakan diperlukan agar pendidikan Islam dapat berfungsi secara optimal dalam sistem pendidikan nasional yang lebih luas. Hal ini mencakup pengembangan kurikulum yang integratif, peningkatan kualitas tenaga pendidik, serta kebijakan anggaran yang proporsional. Dengan memperkuat sinergi ini, diharapkan pendidikan Islam dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan mutu pendidikan nasional dan menciptakan generasi muda yang unggul secara intelektual, moral, dan spiritual
Nilai-Nilai Pendidikan Karakter dalam Novel Merindu Cahaya de Amstel Karya Arumi Ekawati Insi, Regina; Khoiri, Qolbi; Effendi, Hamdan
Edusia: Jurnal Ilmiah Pendidikan Asia Vol. 2 No. 2 (2022): Geographical Coverage: Indonesia
Publisher : Perkumpulan Alumni dan Santri Mahyajatul Qurro’

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53754/edusia.v2i2.603

Abstract

This research aims to identify and explain the values of character education in the novel Merindu Cahaya de Amstel by Arumi Ekowati. This research is library research (library research). The research data is in the form of character education values in the novel Merindu Cahaya de Amstel, with the data source being the Novel Merindu Cahaya de Amstel by Arumi Ekowati. The data collection technique that the author uses in this research is the documentation method. Meanwhile, data analysis uses content analysis. This research shows that in the novel Merindu Cahaya de Amstel, there are character education values , including religious values, likes to read, independence, hard work, creativity, and tolerance. The relevance of character education values in teenagers today can be found in family, school, and community life.
Kebijakan Pendidikan Era Orde Lama Dan Pengaruhnya Terhadap Pendidikan Islam: EDUCATION POLICY OF THE OLD ORDER ERA AND ITS INFLUENCE ON ISLAMIC EDUCATION Anggita, Lonie; Khoiri, Qolbi
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 3 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i3.19230

Abstract

This research aims to determine the educational policies implemented by the Old Order government and their impact on Islamic education in Indonesia. The focus of this research is to understand in depth the Old Order government, the educational policies implemented, and the influence of these policies on Islamic education in the country. During the Old Order, there were efforts to fight for reform in Islamic education, marked by the issuance of a number of policies aimed at improving the quality of Islamic education, including the implementation of the Compulsory Madrasah Learning (MBW) program. Indonesia achieved independence from colonialism. The Netherlands on August 17, 1945. The period of President Soekarno's leadership, which lasted from 1945 to 1966, was known as the Old Order, which was different from the subsequent era led by President Soeharto. Government policy during this period paid special attention to Islamic boarding schools and madrasas, which started when the Central Indonesian National Committee Working Body (BP KNIP) submitted recommendations to the government on December 27 1945. This research aims to examine the concept of government in that era and its impact on education in Indonesia. The method used in this research is a basic theory method which is based on data collection through literature study, where the author reads and analyzes books or literature related to the issue under study. Although there are positive and negative sides to the policies issued, the development of madrasas can be considered a significant effort by Islamic education to maintain its existence and identity, while adapting to changing times.
Reformasi Pendidikan Islam dalam Kebijakan Pendidikan Era Reformasi: ISLAMIC EDUCATION REFORM IN EDUCATION POLICY IN THE REFORM ERA Sulis, Sulistri; Khoiri, Qolbi
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 3 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i3.19241

Abstract

The purpose of this study is to understand the rules made by the government during the reform era for Islamic Education. A rule that is already present can provide a problem so that it provides the need to solve it properly. Therefore, this rule can be used as a guideline. The purpose of this study is to be able to provide an explanation and develop educational policies in the reform era and explain the system and rules of the Indonesian Government in this reform era in the field of education, especially in Islamic education. This study uses a qualitative type with a phenomenological approach, informant selection techniques through purposive sampling and collecting data through interviews, observations, and documentation
Kapitalisasi Pendidikan: Dampak Positif dan Negatif terhadap Pendidikan Islam Triani, Sefti; Khoiri, Qolbi
Irsyaduna: Jurnal Studi Kemahasiswaaan Vol. 5 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LP3M STIT Al Urwatul Wutsqo Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54437/irsyaduna.v5i2.2138

Abstract

Abstract This study discusses the phenomenon of educational capitalization and its impact on Islamic education. Educational capitalization is defined as the process of implementing market economic principles, such as competition, profitability, and privatization, which have a significant impact on the education system. In this context, education is viewed as a market where a commercial approach is applied in the management, financing, and provision of educational services. This study aims to identify the positive and negative impacts of educational capitalization on Islamic educational institutions, as well as to review Islamic views on educational capitalization. The method used is a literature study with a descriptive analytical approach to various library sources. The results of the study indicate that educational capitalization has a positive impact in the form of increasing institutional autonomy, innovation, and accelerating the development of science and technology. However, on the other hand, it also has negative impacts such as excessive commercialization, privatization, increasing education costs, and threats to the fundamental values ??of Islamic education. The conclusion of this study emphasizes the importance of regulation and strengthening Islamic values ??to minimize the negative impacts of educational capitalization. Keywords: Islamic educational capitalization, positive impact, negative impact Abstrak Penelitian ini membahas fenomena kapitalisasi pendidikan dan dampaknya terhadap pendidikan Islam. Kapitalisasi pendidikan diartikan sebagai proses penerapan prinsip-prinsip ekonomi pasar, seperti persaingan, profitabilitas, dan privatisasi, yang berpengaruh signifikan terhadap sistem pendidikan. Dalam konteks ini, pendidikan dipandang sebagai pasar di mana pendekatan komersial yang diterapkan dalam pengelolaan, pembiayaan, dan penyediaan layanan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dampak positif dan negatif kapitalisasi pendidikan terhadap lembaga pendidikan Islam, serta mengulas pandangan Islam terhadap kapitalisasi pendidikan. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif analitis terhadap berbagai sumber pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapitalisasi pendidikan memberikan dampak positif berupa peningkatan otonomi kelembagaan, inovasi, dan percepatan pengembangan ilmu pengetahuan serta teknologi. Namun, di sisi lain juga menimbulkan dampak negatif seperti komersialisasi berlebihan, privatisasi, peningkatan biaya pendidikan, serta ancaman terhadap nilai-nilai fundamental pendidikan Islam. Kesimpulan penelitian ini menekankan pentingnya regulasi dan penguatan nilai-nilai keislaman untuk meminimalkan dampak negatif kapitalisasi pendidikan. Kata kunci: kapitalisas pendidikan Islam, dampak positif, dampak negatif
Peran Orang Tua Dalam Membina Karakter Religius Pada Anak di RT 01 RW 01 Kelurahan Paluwah Terap Kecamatan Ilir Talo Kabupaten Seluma Komala Sari, Sentia; Khoiri, Qolbi; Syahbudin, Rizkan
JPT : Jurnal Pendidikan Tematik Vol 4 No 2 (2023): Agustus
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/jpt.v4i1.436

Abstract

Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan (Fiel Research) untuk memperoleh data-data primer, selain itu juga deskritif metode penelitian kualitatif. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah orang tua dan anak. Sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah Observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dalam penelitian ini tentang Peran Orang Tua dalam Membina Karakter Religius pada Anak di RT 01 RW 01 Kelurahan Paluwah Terap Kecamatan Ilir Talo Kabupaten Seluma adalah mengadakan kegiatan ibadah shalat dan mengaji bagi anak-anak yang dilaksanakan habis shalat ashar dari senin-sabtu, memberikan contoh yang baik kepada anak-anak,memberi pengawasan kepada anak, memberi nasehat dan arahan kepada anak, memarahi anak-anak dengan cara mendidik, mengajarkan anak-anak untuk berkata jujur dan mengajarkan anak-anak untuk dapat menghormati.
Penerapan Metode Demonstrasi Pada Mata Pelajaran Fiqih Di Man 2 Kota Bengkulu (Studi Pada Materi Praktik Penyelenggaraan Jenazah). Handayani, Putri; Khoiri, Qolbi; nurhayati
JPT : Jurnal Pendidikan Tematik Vol 2 No 1 (2021): April
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/jpt.v2i1.574

Abstract

Ketepatan dalam menerapkan metode untuk kegiatan pembelajaran merupakan salah satu faktor penting dari keberhasilan kegiatan pembelajaran. Guru Fiqih memilih menerapkan metode pembelajaran demontsrasi untuk diterapkan dengan harapan agar semua tujuan dari pelaksanaan pembelajaran praktik penyelenggaraan jenazah dapat tersampaikan secara maksimal dan dengan cara yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk (1) untuk mengetahui bagaimana guru mata pelajaran Fiqih menerapkan metode demosntrasi pada materi praktik penyelenggaraan jenazah, (2) untuk mengetahui hambatan yang dihadapi guru Fiqih dalam menerapkan metode demosntrasi pada materi praktik penyelenggaraan jenazah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus. Prosedur pengumpulan datanya adalah dengan observasi, wawancara terstruktur dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah reduksi, data display dan kemudian ditarik kesimpulan sesuai dengan tujuan penelitian. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh hasil: (1) Pelaksanaan pembelajaran metode demonstrasi pada mata pelajaran Fiqih praktik penyelenggaraan jenazah di MAN 2 Kota Bengkulu dilaksanakan mulai dari yang pertama perencanaan dan persiapan, kedua pelaksanaan, yang ketiga penutup. (2) Hambatan pelaksanaan pembelajaran Fiqih praktik penyelenggaraan jenazah menggunakan metode demonstrasi di di MAN 2 Kota Bengkulu terdapat pada perencanaan dan persiapan.
ANALISIS PERBANDINGAN METODE MENGHAFAL Al-QUR’AN PADA SANTRI PUTRI (Studi Pesantren Darussalam Dan Pesantren Harsallakum Kota Bengkulu) Apriani, Ria; Khoiri, Qolbi; Delta Fitrianah, Rossi
JPT : Jurnal Pendidikan Tematik Vol 1 No 2 (2020): Agustus
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/jpt.v1i2.576

Abstract

The main problem of this research is how the method of students in memorizing the Qur'an. By looking at the condition of female students not only memorizing the Qur'an in the dormitory, they also have to memorize subjects at school. The research entitled "Comparative Analysis of Al-Qur'an Memorizing Methods for Female Santri (Study of Darussalam Islamic Boarding School and Harsallakum Islamic Boarding School Bengkulu City)" has a problem formulation, How is the process of implementing memorizing the Qur'an in female students how to analyze the method of memorizing the Qur'an 'an for female students of Darussalam Islamic Boarding School and Harsallakum Islamic Boarding School. The type of research used is descriptive qualitative research to describe systematically the facts found in the field based on observations and interviews and other documents. The object of this research is asatidz and the santriwatai in the two Islamic boarding schools, and the data collection procedures used are structured interviews, and documentation. Data analysis is carried out by examining existing data, then conducting data reduction, data presentation, drawing conclusions and holding the end of this data analysis is to hold data validity by using triangulation observation persistence. Based on the results of research and discussion showing the similarities and differences in the methods used in memorizing the Qur'an in the two Islamic boarding schools, it shows that the students can memorize the Qur'an in accordance with the law of reading, using a predetermined method that aims to facilitate students in memorizing the Qur'an. The methods used in the Darussalam Islamic boarding school are the bin-nazhar method and the tahfizh method, while the Harsallakum Islamic boarding school uses the talqin and tikrar methods, and the tahfizh method by using the Al-Qur'an memorization method so that the students can memorize the Al-Qur'an which want to be memorized correctly without any errors in makharijul letters, harakat and so on. And it is hoped that the students will be more focused and concentrated in memorizing the Qur'an with good reading and understanding, so that the target can be achieved. and from friends.
Analisis Strategi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Persfektif Akidah Akhlak Nurlaili, Nurlaili; Khoiri, Qolbi; Hidayat, Sandra; Pusvita Dewi, Yenni
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.1829

Abstract

Strategi pembelajaran merupakan cara pandang dan pola pikir guru dalam mengajar. Dalam mengembangkan strategi pembelajaran, setidaknya guru harus mempertimbangkan beberapa hal, antara lain: cara mengaktifkan siswa, cara siswa membangun peta konsep, cara mengumpulkan informasi dengan stimulus pertanyaan yang efektif, cara mengekstrak informasi dari media cetak. Pembelajaran membentuk suatu strategi, karena strategi pembelajaran merupakan suatu kegiatan pembelajaran yang harus dilaksanakan oleh guru dan siswa agar tujuan kegiatan pembelajaran dapat tercapai secara efektif dan efisien. Pendapat lain juga menyatakan bahwa strategi pembelajaran adalah seperangkat bahan dan prosedur pembelajaran yang digunakan secara bersama-sama untuk menghasilkan hasil belajar bagi siswa. Aqidah merupakan salah satu mata pelajaran agama Islam yang dijadikan sebagai sumber hukum untuk mencapai kemajuan lahiriah dan kebahagiaan rohani. Pelajaran aqidah merupakan ruang lingkup pendidikan agama Islam, yaitu upaya sadar dan terencana dalam mempersiapkan peserta didik untuk mengenal, memahami, menghayati dan beriman kepada Allah serta mewujudkannya dalam perilaku akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari melalui bimbingan, pengajaran, pelatihan, dan penggunaan pengalaman. Strategi yang digunakan untuk pembelajaran tersebut berbagai macam, diantaranya bisa menggunakan strategi ceramah, tanya jawab, demonstrasi, diskusi dan juga dapat menggunakan contoh-contoh atau perandaian yang dapat mendekatkan kepada pemahaman peserta didik tersebut. Dengan menggunakan strategi yang jitu, tepat sasaran pembelajaran aqidah pun berkesan terhadap peserta didik, memperkokoh keimanan, baik keimanan kepada yang nampak maupun yang ghaib sehingga dapat diaplikasikan di dalam kehidupan sehari-hari.