Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

The Dynamics of Education in the Reactualization of Betawi Cultural Identity: The Roles of Family, School, and Community Irfan, Ahmad; Setiady, Dicky; Setiyawan, Agus
Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 1 (2023)
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Education, Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jpi.2023.121.111-116

Abstract

Purpose – This article aims to explore the integrative role of family education, community, and school in the process of reactualizing the identity and cultural heritage of Betawi, focusing on two main questions: (1) How do family education, school, and community contribute to maintaining and promoting the Betawi culture? Moreover, (2) How do these three elements interact in reactualizing Betawi cultural identity?. Design/methods/approach – This study employs a qualitative approach, mainly historical research, to analyze the evolution and dynamics of Betawi culture. Data were collected through the study of historical and contemporary documents and group discussion forums with experts in Betawi history and culture. The data analysis was conducted using Miles and Huberman's method. Findings – The research reveals that family education, schools, and communities play a significant role in maintaining and promoting Betawi culture. Families contribute to teaching language and customs, schools provide formal education about the history and culture of Betawi, and communities strengthen cultural practices through social and communal activities. This study also highlights the richness and complexity of Betawi culture, consisting of various elements such as language, livelihoods, social systems, occupations, education, beliefs, and arts. Research implications – The findings of this study offer valuable insights into the importance of a multidimensional approach in understanding and preserving Betawi culture. These findings affirm the crucial roles of family education, schools, and communities as integral components in actualizing cultural identity, especially amid the challenges of globalization and modernization. The study also suggests the need for more integrated and comprehensive cultural preservation strategies, considering the influence of history, location, language, and religion.
Perkembangan Nuklir dalam Pandangan Islam: Analisis Manfaat, Mudarat, Pahala dan Dosa Khoirulloh, Hilmi; Irfan, Ahmad; Setiady, Dicky
Himmah: Jurnal Kajian Islam Kontemporer Vol 7 No 2 (2023): Volume 7, Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47313/jkik.v7i2.2886

Abstract

Pemanfaatan energi nuklir semakin berkembang pesat seiring dengan adanya perkembangan teknologi. Dalam pemanfaatannya, nuklir mempunyai dampak khususnya bagi kehidupan manusia dan lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui manfaat dan mudarat dari pemanfaatan energi nuklir menurut pandangan Islam. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif melalui pendekatan deskriptif analitik. Peneliti menggunakan teknik pengumpulan data melalui proses identifikasi masalah dan menganalisis secara kritis serta mendalam berbagai referensi ilmiah yang relevan pada penelitian ini serta menafsirkan ayat-ayat Al-Qur’an berkaitan dengan pahala dan dosa bagi orang berilmu yang memanfaatkan energi nuklir sesuai dengan kepentingan, baik secara manfaat maupun mudarat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam proses pemanfaatan energi nuklir, pasti membawa manfaat dan mudarat bergantung pada kepentingan orang-orang yang mengelolanya. Orang yang mengembangkan pemanfaatan energi nuklir untuk memberikan dampak baik bagi kehidupan manusia dan lingkungan akan mendapatkan pahala serta bagi yang menyalahgunakannya akan mendapatkan dosa dari Allah SWT. Oleh karena itu, penelitian ini membahas tentang perkembangan nuklir ditinjau dari pandangan Islam, baik secara manfaat dan mudaratnya bagi kehidupan umat manusia serta lingkungan, juga balasan berupa pahala yang didapatkan untuk orang-orang yang mengembangkannya bagi kesejahteraan umat dan dosa bagi orang yang menyalahgunakan energi nuklir untuk kepentingan merusak kehidupan manusia dan lingkungan.
Pemikiran Imam Al Ghazali Dalam Kitab Minhajul Muta'allim dan Imam Badruddin Ibnu Jamaah Dalam Kitab Tadzkiratus Sami Wal Mutakallim Fi Adabil Alim Wal Muta'allim tentang Adab Menuntut Ilmu Irfan, Ahmad; Ayuhan, Ayuhan; Basit, Abdul; Johan, Budi; Riyadi, Didi Ageng; Setiyadi, Dicky
Tadarus Tarbawy : Jurnal Kajian Islam dan Pendidikan Vol 6, No 2 (2024): Tadarus Tarbawy : Jurnal Kajian Islam dan Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jkip.v6i2.12834

Abstract

The issue of delinquency among students is regrettable, as it deviates from the objectives of education, especially Islamic education. Islamic education, as the cornerstone of character development, becomes an important factor to examine in order to find solutions. This research was conducted using a qualitative method with a comparative analysis between two literatures, namely Minhajul Muta’allim by Imam Al-Ghazali and Tadzkiratussami’ Wal Mutakallim Fi Adabil Alim Wal Muta'allim  by Imam Badruddin Ibnu Jamaah. The study found that the character traits that should be developed in the world of education include purifying the soul, honoring the teacher, having good character towards oneself, and exhibiting good character towards the subject matter. All of these elements are essential to internalize Islamic values into the students' lives.
Penguatan Akhlak Mahmudah pada Kegiatan Silaturahmi Alam Al Awfiya Bagi Komunitas Pecinta Alam Ngabala Cimahi Bandung Irfan, Ahmad; Karimah, Ummah; Setiady, Dicky; Faqih, Abdulloh
Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al Khidma Vol. 5 No. 1 Januari 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/ak.v5i1.4639

Abstract

Masalah krisis akhlak menjadi sebuah masalah yang sangat menjangkit manusia. Masalah tersebut tidak hanya menjangkit para pemuda saja, tetapi juga setiap kalangan. Masalah krisis akhlak pun tidak hanya tentangan hubungan sosial ataupun hubungan dengan Allah, tetapi juga hubungan dengan alam sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan saling bertukar pikiran mengenai peranan akhlak dalam menjadi standar moral dalam kehidupan manusia. Oleh karena itu, kolaborasi dalam setiap sektor masyarakat menjadi hal yang sangat penting dalam pendidikan. Hal itu dilakukan dalam rangka mengisi lini dalam masyarakat dengan hal-hal yang positif dalam rangka mencapai tujuan-tujuan dalam pendidikan, khususnya pendidikan Islam. Penelitian pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan berkolaborasi dengan dua lembaga komunitas masyarakat, yaitu Lembaga Studi Islam Al Awfiya dan Komunitas Ngariung Balad Alam (Ngabala). Pengabdian ini dilakukan dengan membawa konsep alam, yaitu dilakukan dengan kegiatan camping langsung di daerah Curug Layung, Jawa Barat. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan forum group discussion, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan metode deskriptif analitis. Hasil penelitian menunjukkan pentingnya untuk para pemuda memahami perbedaan konsep etika, moral, dan akhlak sebagai idealitas hidup, khususnya konsep akhlak dengan idealitas absolutnya mampu untuk bertahan dalam era postmodernism ini dengan tantangan-tantangan moralitas yang hadir. Selain itu konsep akhlak tidak hanya berkaitan seputar hubungan antar manusia atau dengan Allah saja, tetapi hubungan dengan alam menjadi hal penting untuk diperhatikan dan termasuk kepada perintah Allah. Pengabdian ini memberikan dampak positif dengan mengelaborasikan konsep alam dan pendidikan Islam dengan rangkaian kegiatan lainnya, peserta pengabdian masyarakat menjadi merasa lebih tertarik karena variasi kegiatannya.
Contribution Of Pesantren Through Collective Leadership From A Total Quality Management Perspective Basit, Abdul; Irfan, Ahmad; Rayhan, Ahmad
Tadarus Tarbawy : Jurnal Kajian Islam dan Pendidikan Vol 7, No 1 (2025): Tadarus Tarbawy : Jurnal Kajian Islam dan Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jkip.v7i1.14087

Abstract

This study aims to examine the extent to which the quality of management at Darunnajah Islamic Boarding School in Ulujami has improved through the implementation of collective leadership. The research begins by observing Darunnajah as a community-based pesantren established in Jakarta, Indonesia. Today, Darunnajah students have achieved both national and international recognition in the fields of religious studies, applied sciences, and vocational skills. The study then focuses on the leadership’s commitment to enhancing the quality management of the pesantren from the perspective of Edward Sallis's Total Quality Management (TQM), particularly in relation to the three main educational components: students, educators, and educational staff. This research employs a qualitative approach. Data collection was carried out through two methods. First, primary data were obtained through initial and follow-up field observations, as well as structured and unstructured interviews. Second, secondary data were collected from documents, alumni input, seminars, relevant literature, electronic media, and academic materials. The validity of the data was ensured through prolonged engagement in the field and triangulation. The results of the study indicate that collective leadership at Darunnajah Islamic Boarding School has had a positive impact on various aspects. The teaching and learning process has improved through better educator qualifications, satisfactory staff performance, and well-maintained facilities and infrastructure, which has also contributed to an increase in student enrollment. Internally, institutional development is reflected in the establishment of laboratories, canteens and cooperatives, sports facilities, and enhanced student skills. Externally, the pesantren has strengthened cooperation with local governments and companies, served as a role model for other Islamic boarding schools, and attracted attention from researchers and foreign education experts
ANCAMAN BUDAYA ASING TERHADAP IDENTITAS NASIONAL BANGSA INDONESIA Meidiana, Cahya; Ashari, Michelle; Irfan, Ahmad
Ganesha Civic Education Journal Vol 5 No 1 (2023): April, Ganesha Civic Education Journal
Publisher : Program Studi PPKn Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/gancej.v5i1.5140

Abstract

Era globalisasi membawa ancaman lunturnya indentitas nasional bangsa Indonesia karena pengaruh budaya asing. Budaya asing yang masuk ke Indonesia sebagai akibat dari era globalisasi (penyebaran metode sosial antar benua) juga mengubah perilaku dan budaya Indonesia, baik budaya nasional maupun budaya murni yang ada di seluruh wilayah Indonesia. Untuk mengetahui tujuan penelitian budaya asing membawa ancaman lunturnya identitas nasional bangsa Indonesia, menggunakan metode penelitian studi ilmiah ini adalah studi literatur. Pengaruh kebudayaan asing bagi bangsa Indonesia dapat berdampak positif fan negatif, makadari itu proses penyaringan budaya asing yang masuk perlu dilakukan supaya kebudayaan barat yang masuk ke Indonesia tidak akan merusak identitas kebudayaan nasional bangsa kita.
PERAN GURU DALAM PENANAMAN KETELADANAN RASULULLAH PADA ANAK USIA DINI DI TKIT ASSHIDDIQ BONE Irfan, Ahmad; Harianti, Harlisa
EDUCHILD (Journal of Early Childhood Education) Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bone

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30863/educhild.v3i2.5441

Abstract

AbstractThis research discusses the role of teachers in the cultivation of the example of Prophet Muhammad SAW in early childhood at TKIT Asshiddiq Bone which uses qualitative descriptive methods. Data collection is carried out through interviews, observations and documentation, then the data obtained is analyzed by reducing data, presenting data, and drawing conclusions. The results of this study show that teachers play the role of proofreaders, motivators and mentors in instilling the example of the Prophet Muhammad SAW in early childhood at TKIT Asshiddiq Bone, so that children are able to show charitable morals obediently in carrying out worship, polite in speaking, polite in deeds and able to bepatient.
PERAN ORANG TUA DALAM PENGELOLAAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA DINI SELAMA PEMBELAJARAN DARING R, Rahmi; Irfan, Ahmad; Fatimah, Sitti
EDUCHILD (Journal of Early Childhood Education) Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bone

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30863/educhild.v4i1.5511

Abstract

The research was conducted to determine the contribution of parents in Asri Kindergarten Waru, Bulu Tempe Village, West Tanete Riattang District, Bone Regency. And to know the social emotional management of early childhood during online learning at Asri Waru Kindergarten, Bulu Tempe Village, Tanete District Riattang Barat, Bone Regency. This research method uses a type of qualitative research, for obtain the desired data researchers using primary data and secondary. Furthermore, it was analyzed by reducing data, presenting data and conclusion. The results of this study indicate that the contribution of parents in online learning at Asri Waru Kindergarten, Bulu Tempe Village, Tanete District West Riattang Bone Regency, as an educator with priority children's interests and children's needs, the role of parents as controllers with regulate the attitude of children, parents as facilitators by providing facilities and infrastructure for children, while parents act as mentors, parents can provide direction or guidance to children. As for social management emotional early childhood during online learning, namely respect where children can respect others, adjust themselves so that children can be accepted environment, and solidarity with children.
Strategi Guru PAI dalam Meningkatkan Kepercayaan Diri Peserta Didik di SDIT Al Insan Islamic School Saumu Nur Hanifa, Tria; Nur Fadhili, Nandang; irfan, ahmad; Mutiara, Diah; Karimah, Ummah
Murid: Jurnal Pemikiran Mahasiswa Agama Islam Vol 3 No 2 (2025): Murid : Jurnal Pemikiran Mahasiswa Agama Islam
Publisher : LPM STAI Pelabuhan Ratu, Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51729/murid.321785

Abstract

Rasa percaya diri (self confident) sangat penting karena sebagai bekal dalam kehidupannya. Ketika seseorang percaya terhadap kemampuan yang dimilikinya maka dirinya akan merasa mampu melakukan suatu hal pada kehidupannya yang akan memotivasi untuk berusaha mencapai tujuannya. Kesuksesan dalam segala bidang akan sulit dicapai jika seseorang tidak memiliki rasa percaya diri yang cukup. Percaya diri juga merupakan salah satu faktor keberhasilan seseorang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana strategi dan kendala yang dihadapi guru PAI dalam meningkatkan kepercayaan diri peserta didik di SDIT Al Insan Islamic School. Untuk mencapai tujuan tersebut, penulis menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan dengan cara mengumpulkan data-data yang meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data hasil penelitian itu diperoleh melalui observasi dan wawancara dengan tiga guru PAI. Hasil penelitian: 1) Strategi yang dilakukan oleh guru PAI dalam meningkatkan rasa percaya peserta didik di SDIT Al Insan Islamic School adalah dengan cara memberikan bimbingan dan motivasi kepada peserta didik, tidak pernah membandingkan peserta didik dengan peserta didik lain, memuji dan mengapresiasi peserta didik, serta selalu mempraktekkannya. 2) Kendala yang dihadapi oleh guru PAI dalam meningkatkan rasa percaya diri peserta didik di SDIT Al Insan Islamic School adalah keterbatasan waktu dalam mengajar, kondisi psikis peserta didik, dan lingkungan yang tidak wajar dalam mendukung perkembangan peserta didik jasmani maupun rohani peserta didik.
ANCAMAN BUDAYA ASING TERHADAP IDENTITAS NASIONAL BANGSA INDONESIA Meidiana, Cahya; Ashari, Michelle; Irfan, Ahmad
Ganesha Civic Education Journal Vol. 5 No. 1 (2023): April, Ganesha Civic Education Journal
Publisher : Program Studi PPKn Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/gancej.v5i1.5140

Abstract

Era globalisasi membawa ancaman lunturnya indentitas nasional bangsa Indonesia karena pengaruh budaya asing. Budaya asing yang masuk ke Indonesia sebagai akibat dari era globalisasi (penyebaran metode sosial antar benua) juga mengubah perilaku dan budaya Indonesia, baik budaya nasional maupun budaya murni yang ada di seluruh wilayah Indonesia. Untuk mengetahui tujuan penelitian budaya asing membawa ancaman lunturnya identitas nasional bangsa Indonesia, menggunakan metode penelitian studi ilmiah ini adalah studi literatur. Pengaruh kebudayaan asing bagi bangsa Indonesia dapat berdampak positif fan negatif, makadari itu proses penyaringan budaya asing yang masuk perlu dilakukan supaya kebudayaan barat yang masuk ke Indonesia tidak akan merusak identitas kebudayaan nasional bangsa kita.