Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

PENGARUH MEDIA PAPAN BANGUN DATAR TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Putri, Agnadita Aulia; Puspita, Dea; Widadarni, Fedycha Tyas; Alpian, Yayan
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 15, No 1: Juni 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jh.v15i1.55864

Abstract

Pembelajaran matematika di sekolah dasar cenderung mempersulit siswa untuk memahami konsep bangun datar secara luas. Dalam hal ini guru dituntut untuk kreatif dalam menyampaikan materi. Oleh karena itu, diperlukan media pembelajaran yang lebih inovatif. Penerapan pembelajaran dengan menggunakan media sebagai alat yang membantu guru belajar matematika akan lebih efisien. Dari pendapat di atas dapat dipahami bahwa media digunakan sebagai perantara dalam menciptakan suasana belajar yang dapat menunjang tercapainya tujuan pembelajaran yang diwujudkan dalam bentuk pemahaman materi. Salah satu media pembelajaran yang inovatif adalah papan datar. Disini peneliti mengajukan alternatif atau solusi yaitu pembelajaran matematika dengan menggunakan media papan datar, agar siswa dapat tertarik untuk mengikuti pembelajaran dan mengingat materi yang dipelajari. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode observasi dan wawancara. Bangun datar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media papan datar berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar matematika materi bangun datar siswa kelas IV SDN Darawolong IV. Kesimpulannya, media papan datar dapat digunakan sebagai alat yang efektif untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA Alpian, Yayan; Anwar, Aang Solahudin; Puspawati, Puspawati
Jurnal Basicedu Vol. 3 No. 3 (2019)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v3i3.174

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran contextual teaching and lerning terhadap motivasi belajar siswa kelas V SD Negeri Kondangjaya III. Penelitian ini merupakan jenis pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu dengan desain nonequivalent comparison-group design. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri Kondangjaya III yang terdiri atas 4 kelas yaitu VA, VB, VC, dan VD. Teknik pengumpulan data penelitian dengan simple Random Sampling. Teknis analisis data untuk menguji hipotesis dilakukan dengan perhitungan statistik korelasi product moment. Hasil pengujian hipotesis, terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas yang belajar menggunakan model pembelajaran contextual teaching and learning dan kelas yang belajar tanpa model pembelajaran contextual teaching and learning. Hal ini diperoleh rhitung sebesar 0,696 > rtabel 0,242 dengan signifikan 0,05 dan n = 66 bahwa H0 ditolak. Artinya dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran contextual teaching and lerning terhadap motivasi belajar siswa kelas V SD Negeri Kondangjaya III.
Pengembangan Multimedia Pembelajaran Interaktif Berbasis Video untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Sekolah Dasar Anggraeni, Sri Wulan; Alpian, Yayan; Prihamdani, Depi; Winarsih, Euis
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1636

Abstract

Antusiasme dan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran dipengaruhi oleh minat belajar siswa. Namun kenyataan di lapangan, minat belajar siswa masih sangatlah rendah. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan multimedia pembelajaran interaktif berbasis video dalam menarik minat belajar siswa Sekolah Dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah Research And Development (R&D) dengan tujuan membuat multimedia interaktif berbasis video untuk siswa sekolah dasar dan menentukan kualitas multimedia interaktif berdasarkan penilaian ahli media, ahli materi, dan penilaian teknis. Berdasarkan hasil temuan, ahli media memiliki nilai kelayakan rata-rata 82,9% dalam kategori baik, sedangkan ahli materi memiliki nilai kelayakan rata-rata 89,5% dalam kategori sangat baik. Uji coba kelompok kecil memiliki skor rata-rata 82% dalam kategori baik, dan uji coba lapangan memiliki skor rata-rata 80% dalam kategori baik, hasil penilaian guru memperoleh nilai rata-rata sebesar 92,6% pada kategori sangat baik. Adapun perolehan nilai angket minat belajar siswa dengan uji-gain di mana pada aspek perasaan senang diperoleh N-gain sebesar 0,61 dan aspek perhatian siswa diperoleh n-gain sebesar 0,69. Sedangkan  diperoleh N-gain keseluruhan aspek minat belajar siswa diperoleh 0,64 dengan peningkatan minat belajar siswa termasuk pada kategori sedang. Dengan demikian, Alhasil, pembuatan multimedia interaktif berbasis video dapat meningkatkan minat belajar siswa.
Pengaruh Kompetensi Pedagogik Guru Terhadap Motivasi Belajar Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Di Sekolah Dasar Sunaryati, Titin; Sudharsono, Muhamad; Alpian, Yayan
JANACITTA Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jnctt.v6i2.2575

Abstract

Abstract The purpose of this study was to analyze the effect of teacher pedagogical competence on learning motivation for Pancasila and Citizenship education at Cijengkol 01 and Cijengkol 02 State Elementary Schools, Bekasi Regency. Sampling using sampling procedures using non-probability sampling. using saturated sample techniques with a total research population of 75. Simple linear regression data analysis techniques using IBM SPSS version 20.0 software assistance. The results found that the pedagogical competence of teachers has a positive and significant effect on the motivation to learn Pancasila education in elementary schools.   Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh kompetensi kepribadian guru dan kompetensi sosial guru terhadap pembenukan karakter toleransi siswa Sekolah Dasar Negeri di Kabupaten Bekasi. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 126 jumlah sampel yang ditiliti berjumlah 64 orang pengambilan sampel dengan menggunakan teknik sampel acak sederhana (Simple Random Sampling). Analisis dilakukan menggunakan analisis SEM (Sttucturtal Equating Modeling)  dengan metode PLS (Partial Least Square-Sttucturtal) menggunakan bantuan Sofware smartPLS versi 3.2.9. Hasil penelitian menemukan bahwa kompetensi kepribadian guru dan kompetensi sosial guru berpengaruh siginifkan terahadap pembentukan karakter toleransi siswa di Sekolah Dasar.
Studi Literatur Meningkatkan Hasil Belajar Matematika di Sekolah Dasar dengan Model Projects Based Learning (PJBL) Kania, Anggun; Fadila, Rerey; Hasanah, Saidah; Alpian, Yayan
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 21 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.14273584

Abstract

The aim of this research is to re-analyze the use of project-based learning models to improve learning outcomes in mathematics subjects. The research method used is meta-analysis. Data collection was carried out by searching for articles, e-journals and papers using project based learning models, learning outcomes and mathematics research in basic education. The search results showed that there were 10 articles and e-journals and articles, but only 5 articles, e-journals and related articles analyzed the data using quantitative descriptive analysis. The analysis results show that the project -based learning model can improve student learning outcomes from a low of 11.30% to a high of 37.48% (average 24.72%).
Enhancing Social Maturity: A Study on the Effectiveness of TGT Method in Primary Schools Anggraeni, Sri Wulan; Alpian, Yayan; Prihamdani, Depi; Fahrudin, Riki
Jurnal Prima Edukasia Vol. 13 No. 1 (2025): January 2025
Publisher : Asosiasi Dosen PGSD dan Dikdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpe.v13i1.75923

Abstract

This study addresses the challenge of social immaturity among elementary school students by exploring the social benefits of the Teams Games Tournament (TGT) Cooperative Learning Method. The research involved 21 third-grade students from Karyamakmur III Elementary School, using a one- group pretest-posttest experimental design. Data were collected through questionnaires measuring aspects of social maturity and analyzed using descriptive and inferential statistical methods. The results revealed a significant improvement in students' social maturity, with the average score increasing by 0.54 points, from 13.5 in the pretest to 14.04 in the posttest, supported by a significance value of 0.000 < 0.05. The TGT method proved effective in fostering teamwork, positive interactions, and healthy competition, helping students achieve shared learning goals. The study concludes that TGT is an effective strategy for enhancing social maturity in elementary education. Teachers are encouraged to integrate TGT into classroom activities to strengthen students' interpersonal skills and create a more collaborative learning environment.
Primary School Students' Learning Anxiety during the COVID-19 Pandemic Anggraeni, Sri Wulan; Alpian, Yayan; Kodariah, Siti
International Journal of Elementary Education Vol 5 No 1 (2021): February
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijee.v5i1.33036

Abstract

This study aims to determine how elementary school students' learning anxiety during the COVID-19 period. This research method uses a qualitative descriptive approach with observation data collection techniques, interviews, and questionnaires. The data were analyzed through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The subjects in this study were elementary school students, teachers, and the participation of students' parents. The results of this study indicate that the level of learning anxiety of elementary school students during the COVID-19 pandemic did not show a high level of anxiety or was still limited and still considered light, did not cause excessive anxiety. Besides, the role of parents in accompanying and guiding students to study at home is quite effective in overcoming student learning anxiety. Various efforts were made to overcome student learning anxiety during the COVID-1 pandemic. These findings concluded that the anxiety experienced by elementary school students was still within normal limits.
Penerapan Metode Pembelajaran Berbasis Masalah untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Siswa Sekolah Dasar Firmansyah, Abdullah; Oktapianti, Desti; Sulistianingrum, Febry Angellyca; Zakiyah, Sarah; Alpian, Yayan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.12785

Abstract

Dalam proses belajar mengajar, guru memimpin pembelajaran, memecahkan masalah yang terjadi dalam pembelajaran, mengevaluasi pembelajaran siswa sebelum, selama dan setelah pembelajaran. Masalah penelitian dalam artikel ini adalah apakah pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan keterampilan membaca dan menulis siswa, sedangkan tujuan dari penulisan ini adalah: untuk mengetahui bahwa pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan keterampilan membaca dan menulis siswa. Penerapan metode pembelajaran berbasis masalah di sekolah dasar dapat meningkatkan kemampuan membaca siswa. Melalui pendekatan ini, siswa diajak untuk memecahkan masalah nyata menggunakan keterampilan membaca. Guru dapat merancang aktivitas yang menantang dan relevan, memotivasi siswa untuk lebih aktif dalam pembelajaran. Metode ini tidak hanya meningkatkan pemahaman membaca, tetapi juga mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah. Selain itu, melibatkan siswa dalam situasi kehidupan sehari-hari dapat membuat pembelajaran lebih bermakna, memperkuat koneksi antara teori dan praktik. Dengan demikian, penerapan metode pembelajaran berbasis masalah di sekolah dasar menjadi strategi yang efektif untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang stimulatif dan berdaya guna. Kesimpulan dari artikel ini adalah pembelajaran melalui metode pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan keterampilan membaca dan menulis siswa khususnya di kelas SD.
Analisis perilaku Peduli Lingkungan pada Siswa Sekolah Dasar Sadikin, Disa Nurfauziah; Athiyyah, Lulu Aribah; Purnomo, Willi Dwi; Restyalino, Intan Lavieola; Alpian, Yayan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.12812

Abstract

Dunia Pendidikan adalah tempat di mana semua siswa dapat memperoleh manfaat dari pendidikan. Salah satunya adalah mendidik seluruh siswa tentang pengembangan kepribadian hijau Memungkinkan Anda merasa nyaman dan tenteram saat menjalankan proses belajar mengajar. Memberikan pendidikan lingkungan hidup sejak dini merupakan salah satu cara untuk memberikan dampak yang besar dan merupakan hal yang tepat untuk dilakukan di sekolah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kepribadian sadar lingkungan siswa kelas V dalam membuang sampah pada tempat yang tepat. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. eknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah purposive sampling dengan teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui wawancara dan kuesioner .Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan model Miles dan Huberman.Penelitian ini menggunakan dua indikator untuk mengetahui kesadaran lingkungan siswa sekolah dasar pemahaman siswa terhadap jenis sampah Berdasarkan hasil penelitian, dari indikator pengetahuan tentang jenis sampah, tercapai proporsi sebesar 37,38%, dan hanya indikator yang memahami jenis sampah organik dan anorganik. Indikator konsep 3R yang kedua memperoleh share sebesar 45,27%. Dengan demikian, hasil 4.444 menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan siswa tentang perlindungan lingkungan hidup termasuk dalam standar rendah.
Pengaruh Media Audi Visual terhadap Kemampuan Membaca pada Anak Kelas Dua Sekolah Dasar Iqbal, Muhammad; Fadullah, Rizqi; Sopyan, Salwa Hayati; Alpian, Yayan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.12868

Abstract

Kemajuan dunia mempengaruhi banyak hal termasuk dalam bidang pendidikan, hal ini sangat membantu siswa untuk lebih mengembangkan kemampuannya. Maka dari itu dengan inovasi yang ada maka dikembangkan kembali menjadi animasi pembelajaran guna membantu guru dalam mengajar dan membantu siswa dalam memahami pelajaran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dimana teknik pengumpulan datanya menggunakan metode observasi secara langsung untuk meilhat hasil belajar siswa sebelum dan sesudah menggunakan media yang telah dipersiapkkan. Selain itu pemilihan media juga dilihat dari karakter siswa dikelas dimana penelitian inni berfokus pada siswa kelas dua SDN Warung Bambu 2. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi guru mengahdapi anak hiperaktif yang cukup banyak. Dari data yang telah dikumpulkan maka di tarik sebuah kesimpulan media audio visual berupa animasi belajar memiliki pengaruh yang besar terhadap kemampuan membaca pada siswa. Hal ini dilihat dari kegiatan menonton animasi saat didalam kelas, dimana terjadi sebuah kesalahan pada infokus yang menyakibatkan suara dari vidio tidak terdengar dengan jelas. Walaupun demikian, dengan semangat siswa membaca teks yang ada dalam vidio animasi. Selain itu Peran guru juga sangat mempengaruhi kemampuan siswa, dimana guru kelas dari dua dari SDN Warung Bambu 2 ini dapat dikatakan berhasil dalam memebrikan pengajaran pada siswa yang hiperaktif.