Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Pengaruh Latihan Aktif (Stretching) Terhadap Penurunan Nyeri Sendi Lutut Pada Lansia Di Rs Mitra Medika Tanjung Mulia Ridho, Mahmud Ar Rasyid; Saputra, Heri; Ikhsan, Muhammad
Journal of Nursing Update Vol 7, No 2 (2025): Desember
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jnu.v7i2.6879

Abstract

Pendahuluan : Peningkatan angka harapan hidup menyebabkan jumlah populasi lansia terus bertambah, baik secara global maupun nasional. Seiring dengan proses penuaan, lansia mengalami berbagai perubahan fisiologis yang memengaruhi sistem muskuloskeletal, salah satunya adalah gangguan pada sendi lutut. Tujuan : Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh latihan aktif (stretching) terhadap penurunan nyeri sendi lutut pada lansia dengan membandingkan tingkat nyeri sebelum dan sesudah diberikan intervensi. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain quasi experiment, yaitu one group pretest–posttest design. Hasil : Hasil penelitian diperoleh bahwa intensitas nyeri pada kelompok kasus dengan intensitas nyeri ringan sebanyak 1 orang (16,7%), nyeri sedang sebanyak 2 orang (33,3%) dan nyeri berat sebanyak 3 orang (50%). Sedangkan pada kelompok kontrol, yakni nyeri ringan sebanyak 1 orang (16,7%) dan nyeri sedang sebanyak 5 orang (83,3%). Kesimpulan : Lansia pada kelompok kasus semuanya mengalami penurunan nyeri sendi. Sedangkan intensitas nyeri sendi pada pada kelompok kontrol diperoleh tidak ada perbedaan nilai rata – rata intensitas nyeri sebelum dan sesudah pada kelompok kontrol yang dinyatakan tidak terdapat pengaruh penurunan nyeri sendi lutut yang tidak diberikan latihan pasif (stretching). Saran : Gerakan gerakan latihan pasif (stretching) diharapkan dapat mengembalikan patella pada alur yang tepat serta mengurangi stress mekanis pada ruang sendi patellofemoralis
PENGARUH PENGAWASAN PIMPINAN, KOMPENSASI FINANSIAL DAN KNOWLEDGE MANAGEMENT TERHADAP KEDISIPLINAN KERJA PEGAWAI PADA KANTOR KECAMATAN KRUENG SABEE KABUPATEN ACEH JAYA Hanum, Filia; Ikhbar, Samsul; Juwita, Juwita; Fitriliana, Fitriliana; Mauliza, Putri; Saputra, Heri
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i2.9131

Abstract

ABSTRACT Employee work discipline is one of the important factors in supporting the effectiveness and improvement of performance in government organizations. Various factors are assumed to influence the level of employee discipline, including leadership supervision, financial compensation, and the implementation of knowledge management that has not been optimally carried out. This study aims to analyze the effect of leadership supervision, financial compensation, and knowledge management, both simultaneously and partially, on employee work discipline at the Krueng Sabee Sub-District Office, Aceh Jaya Regency. This research employed a quantitative approach using a survey method. Data were collected through questionnaires and documentation studies, with the research subjects consisting of all employees of the Krueng Sabee Sub-District Office totaling 32 respondents. Data analysis was conducted using multiple linear regression to examine the relationships and effects among the research variables. The results indicate that leadership supervision, financial compensation, and knowledge management simultaneously have a positive and significant effect on employee work discipline. Partially, each independent variable also shows a positive and significant effect, with knowledge management identified as the most dominant variable influencing employee work discipline. The coefficient of determination reveals that most of the variation in employee work discipline can be explained by these three variables, while the remaining variation is influenced by other factors outside the research model. The findings conclude that improving employee work discipline can be achieved through strengthening leadership supervision, providing adequate financial compensation, and implementing effective and sustainable knowledge management. ABSTRAK Kedisiplinan kerja pegawai merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung efektivitas dan peningkatan kinerja organisasi pemerintahan. Berbagai faktor diduga memengaruhi tingkat kedisiplinan pegawai, di antaranya pengawasan pimpinan, kompensasi finansial, dan penerapan knowledge management yang belum berjalan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengawasan pimpinan, kompensasi finansial, dan knowledge management baik secara simultan maupun parsial terhadap kedisiplinan kerja pegawai pada Kantor Camat Krueng Sabee Kabupaten Aceh Jaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan studi dokumentasi, dengan objek penelitian seluruh pegawai Kantor Camat Krueng Sabee Kabupaten Aceh Jaya yang berjumlah 32 responden. Analisis data dilakukan menggunakan metode regresi linier berganda untuk mengetahui hubungan dan pengaruh antarvariabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan pengawasan pimpinan, kompensasi finansial, dan knowledge management berpengaruh positif dan signifikan terhadap kedisiplinan kerja pegawai. Secara parsial, masing-masing variabel independen juga memiliki pengaruh positif dan signifikan, dengan knowledge management sebagai variabel yang paling dominan dalam memengaruhi kedisiplinan kerja pegawai. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa sebagian besar variasi kedisiplinan kerja pegawai dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan kedisiplinan kerja pegawai dapat dicapai melalui penguatan pengawasan pimpinan, pemberian kompensasi finansial yang memadai, serta penerapan knowledge management yang efektif dan berkelanjutan.