Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pengaruh Bauran Promosi, Persepsi Harga dan Kualitas Produk Terhadap Keputusan Pembelian Sepeda Motor Yamaha pada PT. Yamaha Lautan Teduh di Kecamatan Rawajitu Selatan Kabupaten Tulang Bawang saputra, yoga; saputra, Prayoga Adi; Supriyaningsih, Okta
WORKFORCE JOURNAL: Manajemen & Bisnis Vol 3 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Indonesia YAPMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Indonesia Yamaha sebagai perusahaan otomotif yang sedang berkembang saat ini tentunya telah menyadari adanya persaingan. Yamaha senantiasa memberikan keyakinan dan harapan kepada para pelanggannya untuk terus memberikan ang terbaik kepada pelanggannya. Lautan Teduh Rawa[1]jitu yang berlokasi di Kecamatan Rawajitu Selatan Kabupaten Tulmg Bawang merupakan perusahaan yang bergerak di bidang bisnis penjualan kendaraan roda dua (sepeda motor) dengan memasarkan produk unggulah Yamaha Indonesia. Majunya sebuah perusahaan semestinya dapat berjalan sesuai dengan analisis perilaku konsumen. Semakin besar konsumen mempunyai keinginan untuk membeli produk atau jasa, Juga semakin besar bagi perusahaan untuk mendapatkan pelanggan atau keuntungan. Keputusan konsumen untuk memutuskan sebuah produk diawali dengan sadarnya kebutuhan atau keinginan dan sadar terhadap masalah yang akan datang. Konsumen dapat melakukan beberapa tahapan yang akhirnya sampai ditahap evaluasi menjelang pembelian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini dilakukan pada masyarakat yang bertempat tinggal di Kecamatan Rawajitu Selatan yang sudah menjadi pelanggan pada dealer Yamaha Lautan Teduh yang berjumlah 100 responden. Penarikan sampel pada penelitian ini menggunakan tehnik non probability sampling yaitu purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan penyebaran kuesioner kepada pelanggan dealer Yamaha Lautan Teduh yang berada di Kecamatan Rawajitu Selatan. Penelitian ini menggunakan analisis Structural Equation Model (SEM) berbasis Partial Least Square(PLS) dengan menggunakan aplikasi SmartPLS versi 3.0    
ANALISIS STRATEGI PEMANFAATAN KAMUS HIWARI UNTUK MENGATASI PROBLEMATIKA PENGUASAAN ISTI'MAL KELAS X AGAMA MA JAMILURRAMAN Amirudin, Fajar; As-Sajid, Habib Hassan; Alhaj, Ahmad Farid; Saputra, Yoga; Mubarok, Mubarok
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2025): Regular Issue (In Progress)
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jmp.v10i4.1098

Abstract

This study aims to analyze teachers’ strategies in utilizing Kamus Hiwari as a learning medium to address the problems of isti‘mal mastery (contextual vocabulary use) among tenth-grade Islamic students at MA Jamilurrahman. The research stems from the observation that students’ functional use of Arabic vocabulary remains low due to the dominance of rote-learning approaches in language instruction. A qualitative descriptive method with a field study design was employed, collecting data through participatory observation, in-depth interviews, and documentation of Arabic language teaching activities. The findings reveal that teachers implement three primary strategies in using Kamus Hiwari: meaning contextualization, collaborative learning, and integrative-evaluative strategies. These approaches effectively enhance students’ ability to understand and apply vocabulary within real communication contexts. However, several challenges were identified, including limited instructional time, passive dictionary use, and varying levels of vocabulary proficiency among students. To address these issues, teachers conducted contextual dictionary training, applied thematic vocabulary lists, and employed peer tutoring systems. The study concludes that the effectiveness of Kamus Hiwari depends largely on teachers’ creativity and pedagogical awareness in transforming it from a mere reference tool into a communicative learning medium that fosters contextual isti‘mal proficiency.