Claim Missing Document
Check
Articles

STUDI TERHADAP PESERTA DIDIK MENGALAMI KECEMASAN SOSIAL SISWA KELAS X SMAN 1 SUNGAI RAYA Hamid, Syarif Abdurahman; Yuline, Yuline; Halida, Halida
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK) Vol 14, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jppk.v14i1.84961

Abstract

This study aims to find out students who experience anxiety social in high school. The data source of this study is two participants class X students of SMA Negeri 1 Sungai Raya which is determined through purposive techniques Sampling. The method used is qualitative descriptive with techniques or instruments Data collection in the form of interviews, observations and documentation. Data analysis using an interactive model consisting of data reduction stages, data presentation and drawing conclusions. The results of the study show the characteristics of social anxiety, namely Students are passive in following the learning process in the classroom, feel afraid and trembling when advancing in front of the class, speaking often stammering and diverting The view of the interlocutor, not wanting to be negatively evaluated, the level of confidence low, easy to panic and lose focus, many reasons if you are not ready to appear in front class, avoiding responsibility, and do not want to be the center of attention in the classroom. Internal factors that cause social anxiety are introverted personalities, mental weak, unconfident, unable to face problems and avoiding, likes daydreaming and daydreaming excessively and past traumas. For external factors, namely overprotective parents, lack of support and attention from the family, and poor social environment. The impact of social anxiety is difficult interacting, poor academic career not having many friends, decreased functioning social roles, behavioral barriers and poor mentality.
Pemberian layanan informasi sebagai upaya pencegahan perundungan verbal pada siswa kelas VIII SMPN 4 Pontianak Halida, Halida; Yuline, Yuline; Wicaksono, Luhur; Putri, Amallia; Yanti, Elli
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27082

Abstract

AbstrakPerundungan verbal merupakan bentuk perilaku kurang baik yang dilakukan menggunakan kata-kata menyakitkan,  memiliki efek buruk. Meskipun perundungan verbal tidak mematikan, namun merusak kepribadian, belajar, sosial dan karier  individu. Penting sekali bagi siswa untuk mengetahui dampak negatif karena mempengaruhi citra diri, emosi dan kondisi psikologis. Tujuan utama yang ingin dicapai dalam program ini adalah  memberikan pengetahuan, pemahaman, mengidentifikasi masalah perundungan verbal, faktor penyebab munculnya perundungan verbal, mengatasi dan menangani kasus sebagai korban perundungan. Program ini diberikan dengan dalam bentuk seminar, materi  perundungan verbal diberikan dalam  video, slide PPT, kemudian dilanjutkan sesi tanya jawab, sharing session dan diskusi. Hasil yang didapat yaitu peserta didik memahami perundungan merupakan masalah etis dan perkembangan yang dapat menghambat perkembangan psikologis individu secara optimal, serta merusak hak asasi manusia. Perundungan verbal dapat mengganggu kesehatan mental, emosional, kesulitan mengembangkan kepercayaan diri, memiliki pandangan negatif terhadap diri sendiri, kesulitan membentuk hubungan yang sehat dan mengisolasi dirinya dari lingkungan sosialnya. Korban perundungan dapat mengembangkan bakat, minat dan  prestasi yang gemilang, agar tidak dijadikan bahan ejekan. Untuk mencegah bertambahnya korban dan pelaku perundungan verbal di sekolah, perlu kerjasama para guru, staf administrasi, para siswa dan orang tua yang dimotori oleh guru bimbingan konseling di sekolah tersebut. Kata kunci: layanan informasi; perundungan verbal; peserta didik SMP Abstract Verbal bullying is a form of misbehavior that is carried out using hurtful words, having adverse effects. Although verbal bullying is not lethal, it damages an individual's personality, learning, social and career. It is important for students to know the negative impact as it affects self-image, emotions and psychological state. The main objectives to be achieved in this program are to provide knowledge, understanding, identifying verbal bullying problems, factors that cause verbal bullying, overcoming and handling cases as victims of bullying. This program is given in the form of a seminar, verbal bullying material is given in the form of videos, PPT slides, then followed by a question and answer session, sharing session and discussion. The results obtained are students understand that bullying is an ethical and developmental problem that can hinder the optimal psychological development of individuals, and damage human rights. Verbal bullying can impair mental health, emotional well-being, difficulty developing self-confidence, having a negative view of oneself, difficulty forming healthy relationships and isolating oneself from their social environment. Victims of bullying can develop their talents, interests and achievements, so as not to be ridiculed. To prevent more victims and perpetrators of verbal bullying in schools, it is necessary to have the cooperation of teachers, administrative staff, students and parents led by the counseling guidance teacher at the school. Keywords: information services; verbal bullying; junior high school students
Keefektifan Layanan Konseling Kelompok Mengaplikasikan Teknik Cognitive Behavioral Therapy guna menekan Kecanduan Gadget Siswa Kelas VII SMP Negeri 13 Pontianak Athia, Cyndi; Yuline, Yuline; Halida, Halida
Jurnal Edukasi Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Edukasi
Publisher : Edu Berkah Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60132/edu.v3i2.418

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji keefektifan konseling kelompok menggunakan teknik cognitive behavioral therapy untuk mengurangi kecanduan gadget kelas VII SMP Negeri 13 Pontianak. Metode penelitian yang digunakan yaitu eksperimen dengan bentuk penelitian Pre-Eksperimental Design dengan rancangan penelitian Pre-test – Post-test One Group Design. Sampel diambil berdasarkan teknik non-probability sampling dengan jenis purposive sampling. Sampel diambil sebanyak 6 orang siswa yang memiliki tingkat kecanduan gadget tinggi dari populasi yang berjumlah 31 orang yaitu siswa kelas VII yang memiliki tingkat kecanduan gadget tinggi. Berdasarkan perhitungan yang diperoleh dari hasil rata-rata sebelum diberikan perlakuan (pre-test) adalah 131,5 dan sesudah diberikan perlakuan (post-test) adalah 82,5. Selanjutnya, diperoleh T hitung menggunakan Paired Sample T-test yaitu 9.078 dengan nilai Sig. (2 tailed) 0.00 < 0.05 serta hasil Effect Size 3,70 (very large) yang artinya Ha diterima dan Ho ditolak, dengan itu dijelaskan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara tingkat kecanduan gadget siswa sebelum dan sesudah diberikan konseling kelompok menggunakan teknik cognitive behavioral therapy. Jadi, dapat disimpulkan bahwa konseling kelompok menggunakan teknik cognitive behavioral therapy sangat efektif untuk mengurangi kecanduan gadget siswa kelas VII SMP Negeri 13 Pontianak.
EFEKTIVITAS KONSELING KELOMPOK DENGAN SOLUTION FOCUSED BRIEF COUNSELING UNTUK MENINGKATKAN RESILIENSI SISWA BROKEN HOME Pratiwi, Utari Ayunda; Yuline, Yuline; Putri, Amallia
Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi (JUBIKOPS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jubikops.v5i1.851

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan solution focused brief counseling dalam meningkatkan resiliensi siswa broken home di SMP Negeri 1 Sungai Raya. Metode yang digunakan adalah pre-experimental dengan one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII yang mengalami broken home dengan pengambilan sampel sebanyak 6 siswa broken home yang berada pada kategori resiliensi rendah. penelitian ini menggunakan instrumen berupa angket untuk mengetahui tingkat resiliensi siswa broken home sebelum dan sesudah diberikan layanan konseling kelompok pendekatan SFBC. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor angket resiliensi siswa broken home sebelum diberikan perlakuan berada pada kategori rendah dengan nilai rata-rata persentase sebesar 50% dan setelah diberikan perlakuan mengalami peningkatan sebesar 72% yang masuk pada ketegori sedang. Dari hasil uji hipotesis menggunakan paired sample t-test didapatkan nilai sig. (2 tailed) 0,002<0,05 . Maka H0 ditolak dan Ha ­diterima, yang artinya terjadi peningkatan resiliensi pada siswa broken home. Dapat disimpulkan bahwa solution focused brief counseling efektif untnuk meningkatkan resiliensi siswa broken home di SMP Negeri 1 Sungai Raya.
Dampak Broken-Home Terhadap Perolehan Akademik Peserta Didik: Sebuah Studi Kasus Sinta, Pelagia; Yuline, Yuline; Halida, Halida
Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman Vol 11, No 1 (2025): June
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jbkr.v11i1.17192

Abstract

This study aims to describe counseling teachers' characteristics, learning outcomes, impacts, and efforts in addressing the effects of broken homes on student learning outcomes at SMP Negeri 4 Pontianak. The research utilized a qualitative approach with a descriptive method. Data was collected through interviews, observations, and documentation, with the researcher as the primary instrument. The data analysis involved stages of data reduction, data presentation, and drawing/verifying conclusions. The results indicated that students from broken homes in the first case exhibited disruptive behavior in class, lacked focus during lessons, failed to complete assignments, frequently used harsh language, skipped classes, were often angry, and achieved low learning outcomes in mathematics, with daily assignment scores of 0 and 70, and test scores of 30 and 50, against the minimum passing grade of 75. In the second case, the students demonstrated a lack of concentration, failed to complete tasks, often isolated themselves, cried frequently, daydreamed, became easily angered, and also had low math scores, with daily assignment scores of 0 and 70, and test scores of 50 and 70, also below the passing grade of 75. The impact of broken homes on these students included decreased learning outcomes, diminished interest in learning, frequent episodes of anger, and a tendency to isolate themselves. Counseling teachers addressed these issues by providing individual counseling services.    ____________________________________________________________ Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan karakteristik, hasil belajar, dampak, serta upaya yang dilakukan oleh guru BK dalam menangani dampak broken home terhadap hasil belajar siswa di SMP Negeri 4 Pontianak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan human instrument sebagai instrumen utama. Analisis data meliputi tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang mengalami broken home pada subjek pertama karakteristiknya sering mengganggu teman sekelas, kurang fokus saat belajar, tidak menyelesaikan tugas, sering berbicara kasar, membolos, sering marah, dan memiliki hasil belajar yang rendah dalam mata pelajaran matematika dengan nilai tugas harian 0 dan 70, serta nilai ulangan harian 30 dan 50 dari KKM 75. Pada subjek kedua, karakteristiknya mencakup kurang konsentrasi saat belajar, tidak menyelesaikan tugas, sering menyendiri, sering menangis, melamun, sering marah, dan juga memperoleh hasil belajar yang rendah dalam mata pelajaran matematika dengan nilai tugas harian 0 dan 70, serta nilai ulangan harian 50 dan 70 dari KKM 75. Dampak broken home pada siswa meliputi penurunan hasil belajar, menurunnya minat belajar, sering marah, dan kecenderungan untuk menyendiri. Guru BK mengatasi masalah ini dengan memberikan layanan konseling individual. 
EFEKTIVITAS BIMBINGAN KELOMPOK MENERAPKAN ASSERTIVE TRAINING PADA PENINGKATAN INTERAKSI SOSIAL Mawarni, Dini; Yuline, Yuline; Halida, Halida
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK) Vol 14, No 6 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jppk.v14i6.95288

Abstract

The research was conducted with the effectiveness of group guidance by implementing assertive training in increse the social interaction students at SMP Negeri 2 Pontianak. With the experimental method, the true experimental design uses a posttest only control design. The research samples was selected using a probability sampling technique with simple random sampling. The sample consisted of 20 students who were separated into two groups, namely an experimental group containing 10 people and a control group containing 10 people. Data analysis was carried out using the independent sample t-test. The results show that there are differences in the average values obtained from the two groups. The average score for the experimental group that was given tratment in the form of group guidance by applying assertive training was 133,5. Meanwhile, the average score for the control group that was given tratment in the form of group guidance using conventional methods was 107,6. Next, the Sig value is obtained. (2-tailed) of 0,000 < 0,05, indicating a significant difference between the two groups, so Ha is accepted. So it is concluded that group guidance by implementing assertive training is very effective in increasing the social interaction of students at SMP Negeri 2 Pontianak.
Analisis Kebutuhan Remaja pada Peserta Didik Kelas VIII SMP Negeri 14 Pontianak Wahyuni, Sri; Yuline, Yuline
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.14072

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan remaja pada peserta didik kelas VIII SMP Negeri 14 Pontianak. Masalah penelitian ini adalah ”Kebutuhan apa yang paling dominan pada peserta didik kelas VIII SMP Negeri 14 Pontianak? ”.Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan informasi dan kejelasan serta mendeskripsikan tentang kebutuhan apa yang paling dominan pada peserta didik kelas VIII SMP Negeri 14 Pontianak. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah Teknik komunikasi tidak langsung. Alat pengumpul data yang digunakan adalah kuesioner. Partisipan penelitian ini adalah 222 peserta didik dengan sampel 52 peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 14 Pontianak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan untuk berprestasi mencapai 98,29%, kebutuhan untuk berkuasa mencapai 99,35%, kebutuhan untuk berafiliasi mencapai 100% dan Dampak jika kebutuhan tidak terpenuhi mencapai 95,35%.
Pengembangan Multimedia Interaktif Berbasis Powerpoint Game Sebagai Media Informasi Studi Lanjut Bagi Siswa Kelas IX SMP Negeri 19 Pontianak Cahyani, Indah Prenesti; Yuline, Yuline; Halida, Halida
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i5.14655

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan powerpoint game yang akan digunakan sebagai media informasi studi lanjut bagi siswa SMP. Penelitian ini merupakan Research and Development, dengan model ADDIE. Model pengembangan ini memiliki lima tahapan dalam pengembangannya yaitu Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation. Sumber data penelitian pengembangan ini adalah ahli media, ahli materi, calon pengguna, dan siswa kelas IX SMP Negeri 19 Pontianak. Pengumpulan data dilakukan dengan validasi menggunakan lembar instrumen oleh ahli media, ahli materi, calon pengguna, respon dari siswa melalui uji coba kelompok kecil dan besar, serta pretest posttest siswa. Berdasarkan hasil analisis diperoleh : (1) Hasil validasi dari ahli media 4,31 “sangat valid”, ahli materi 4,45 “sangat valid”, dan calon pengguna 3,36 “valid” (2) Hasil uji coba kelompok kecil 4,5 “sangat senang” dan kelompok besar 4,3 “sangat senang”, (3) Hasil efektivitas uji T mendapatkan nilai  value < 0,005 yang artinya terdapat perbedaan yang signifikan terhadap nilai siswa sebelum dan sesudah diberikan layanan. Sedangkan hasil uji effect size dengan nilai 2,22 yang masuk kriteri “strong effect”.
Bimbingan dan Konseling sebagai Sarana Meningkatkan Kesadaran dan Penerimaan Diri Remaja dalam Mencegah Perilaku LGBT Halida, Halida; Pu'at, Siti Natijatul; Rusydiana, Marwah; Yuline, Yuline; Putri, Amallia; Yanti, Elli
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 6 No 3 (2025): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v6i3.1095

Abstract

Masa remaja merupakan fase kritis dalam perkembangan identitas dan penerimaan diri. Kurangnya pemahaman diri dan pengaruh lingkungan yang tidak sehat dapat mendorong munculnya perilaku yang menyimpang dari norma sosial dan budaya, termasuk perilaku LGBT. Salah satu upaya preventif yang efektif dalam menghadapi permasalahan ini adalah melalui layanan bimbingan dan konseling yang berperan penting dalam meningkatkan kesadaran dan penerimaan diri remaja secara positif. Program ini bertujuan memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang pentingnya mengenali jati diri, membentuk citra diri yang sehat, serta mengarahkan potensi remaja ke arah yang sesuai dengan nilai-nilai moral, agama, dan budaya yang berlaku. Kegiatan dilakukan melalui seminar edukatif, penyampaian materi lewat video dan slide PPT, sesi tanya jawab, diskusi kelompok, serta sharing session untuk membangun empati dan refleksi diri. Hasil yang diharapkan dari program ini adalah meningkatnya kesadaran diri remaja, kemampuan menerima diri secara utuh tanpa terdorong pada eksplorasi identitas seksual yang menyimpang, serta mampu membangun relasi sosial yang sehat. Dengan adanya program ini, remaja diharapkan mampu memahami dampak jangka panjang dari perilaku LGBT terhadap aspek psikologis, sosial, dan spiritual, serta mampu mengembangkan potensi diri secara optimal sesuai nilai-nilai yang dianut. Keberhasilan program ini membutuhkan sinergi antara guru bimbingan konseling, guru mata pelajaran, orang tua, serta lingkungan sekolah yang suportif terhadap proses pembentukan karakter remaja.
Membangun Generasi Toleran: Strategi Efektif Mencegah Intoleransi di Sekolah Menengah Pertama Putri, Amallia; Wicaksono, Luhur; Halida, Halida; Yuline, Yuline; Yanti, Elli
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 16, No 2 (2025): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v16i2.20633

Abstract

Subjek pengabdian kepada masyarakat ini adalah siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri 4 Pontianak yang berada pada usia 13 - 16 tahun, fase di mana mereka sering mengalami ketidakstabilan psikologis dan pencarian identitas diri sehingga rentan terhadap pengaruh negatif seperti keterlibatan dalam tawuran. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengurangi kasus kekerasan di kalangan remaja, seperti perundungan yang menunjukkan kurangnya sikap toleransi. Program ini bertujuan membentuk karakter toleransi pada siswa melalui seminar pencegahan sikap intoleransi. Metode yang digunakan mencakup diskusi, praktik dan permainan interaktif. Kegiatan ini melibatkan 70 siswa dari dua kelas, dosen, guru, serta mahasiswa bimbingan dan konseling. Siswa berpartisipasi aktif dalam seminar, menunjukkan kebutuhan mereka untuk memahami dan mengatasi intoleransi di kalangan mereka. Interaksi dan diskusi yang terjadi selama kegiatan memperkaya pengalaman siswa tentang toleransi dan membangun empati yang penting dalam menciptakan lingkungan sosial yang sehat. Evaluasi menunjukkan tanggapan positif dari siswa, terlihat dari antusiasme mereka selama berlangsungnya kegiatan.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abas Yusuf Alda, Veronika Alimudin, Muhammad Amalia, Sri Rezeki Amallia Putri Amallia Putri Ana Fergina Anak Agung Gede Sugianthara Anysa, Fitri Ardhini, Merry Asmarita, Asmarita Astuti, Nita Wahyu Athia, Cyndi Ayunda, Utari Aziz, Qithfirul Azzahrah, Dessy A’yun, Qurrotul Borneo, Zaky Ibrahim Zayn Busri Endang Cahyani, Indah Prenesti Citrawati, Neka Deana, Miranda Putri Dewantara, Jagad Aditya Diba, Putri Vara Elisa Elisa Fadlun, Egwan Februari, Ankgah Fetriana, Shara Fitriani, Lidia Gusti, Dermawanti Setyo H.M. Asrori Halida Halida Hamid, Syarif Abdurahman Hazar, Suariti Herman, Ria I Gusti Bagus Wiksuana Ilhamdi, Hikmah Imaroh, Lailatul Indri Astuti Iskandar, Abdul Muis Jayatra, Rizky Julita, Marcellina Khotif, Muhammad Labret, Anassia Lestari, Yuliana Dwi Lion, Dominikus Lqabilah, Lqabilah Luhur Wicaksono Luthfiah, Qonita M. Asrori Maemonah, Maemonah Marwah, Siti Muthiah Mawarni, Dini Meldawati, Heni Mita, Maria Sefania Mohammad Asrori Mosa, Efrilly Muhammad Asrori Muhammad Jailani Muhammad Rivai Musrifah Musrifah, Musrifah Natalia, Fily Fioleta Novandini, Desi Nugraha, Prima Nur Hasanah Nurazizah Nurazizah, Nurazizah Nursiani, Astri Oktavianita, Oktavianita Pratiwi, Rani Diah Pratiwi, Utari Ayunda Pu'at, Siti Natijatul Pupun Tamara PURWANTI PURWANTI Rahmania, Nida Rehanaisha, Rehanaisha Restini, Anjellina Riska Fitriani Rismawati Rismawati Riyadah, Riyadah Rofiqoh, Khofidatur Rusydiana, Marwah Saifudin Saifudin Shaina Amanda, Gusti Ayu Sidik, Ardo Saputra Simamora, Fetandralia Medita Sinta, Pelagia Sitoresmi, Maria Aprisilla Sri Wahyuni Suhardi, Sonia Sumardi . Sumita, Sumita Syaputra, Rendy Zulfian Ade Tamam, Badrot Wahyuni, Synta Willy, Thomas Yanti, Elli Yuandra, Afrila Muhartisa Zulfiqram Syahdilla Rama