Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KEBERLANJUTAN DESA WISATA (STUDI KASUS DESA WISATA SEPAKUNG, KECAMATAN BANYUBIRU, KABUPATEN SEMARANG) Hafida, Siti Hadiyati Nur; Dewi, Ratih Puspita; kesumaningtyas, mayang arum; Nastiti, Bening Ati; Puspitasari, Windy; Masruroh, Laila; Meliani, Meliani; Satria, Alviedo Bagoes; Ali, Fierda Abdullah; Bima, Dadang Surya
Jurnal Ilmiah Pariwisata Vol 24 No 3 (2019): Jurnal Ilmiah Pariwisata
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Institut Pariwisata Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30647/jip.v24i3.1313

Abstract

Tourism sustainability is a process to determine the impact and implementation of prevention in tourism activity. The potential tourism is rural tourism. In rural tourism, development will be very helpful in improving the economy and welfare of the community. Communities become active manage in participating rural tourism to boost the economy and their own welfare. Tourism activities will appreciate the potential of local and community-based resources. It is with such considerations in anticipation of changes in land ownership, social structure, and culture. One of the rural tourism in Indonesia is the Sepakung Village, that located in Banyubiru, Semarang District. This study used a quantitative research. This study was conducted to determine the sustainability of Sepakung based on the ecological, economic, and social dimensions. Collecting data using random sampling with 100 respondents. Sustainability analysis using Multi-Dimensional Scaling (MDS) in Rapfish method. The results showed that the sustainability of the ecological, economic, and social dimensions have higher indeks, that is 80.8; 70.3 and 98.9. Need a cooperation between communities, village government and private organization to develop rural tourism so, the management in rural tourism will be good and can help the community to improve their welfare.
Peningkatan Kesiapsiagaan Bencana Gempa Bumi Bagi Tenaga Migran Indonesia di Thailand Puspita Dewi, Ratih; Hafida, Siti Hadiyati Nur; Wardhani, Puspita Indra; Nuryanti, Lusi; Bestari, Rochmadina Suci; Putri, Ajeng Santika; Yulianti, Eva; Billah, Mufid Mu'tashim
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21287

Abstract

Background: Bencana merupakan salah satu peristiwa yang dapat mengancam atau mengganggu kehidupan manusia yang disebabkan oleh faktor alam dan non alam. Thailand merupakan salah satu wilayah di Asia Tenggara yang memliki kerawanan terhadap bencana alam seperti banjir dan gempa bumi. Masyarakat yang tinggal di kawasan rawan bencana memerlukan ketrampilan dalam pengurangan risiko bencana namun, disatu sisi akses untuk memperoleh penguatan ketrampilan dalam pengurangan risiko bencana sangat terbatas khususnya bagi pekerja migran Indonesia. Tujuan: Untuk meningkatkan kemampuan tenaga migran Indonesia dalam menghadapi risiko bencana alam. Metode kegiatan ini berupa kegiatan pelatihan komprehensif mencakup penyampaian materi kebencanaan dan langkah-langkah mitigasi bencana yang diperlukan. Sasaran kegiatan ini adalah tenaga migran Indonesia di Bangkok, Thailand. Diharapkan melalui kegiatan ini dapat meningkatkan ketrampilan tenaga migran dalam menghadapi risiko bencana alam, meningkatkan kesadaran terhadap hak-hak selama bencana dan akses layanan bencana, dan dapat berkontribusi dalam meraih tujuan pembangunan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian ini telah dilaksanakan dilaksanakan baik secara daring maupun luring. Hasil: Kegiatan dimulai sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan pada Bulan Maret hingga Mei 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 20 peserta yang merupakan tenaga migran Indonesia yang berkerja di Bangkok, Thailand. Pengabdian ini fokus pada peningkatan resiliensi bencana bagi tenaga migran di Thailand. Kegiatan utama dalam pengabadian ini secara garis besar meliputi kegiatan identifikasi kebutuhan, pengembangan bahan ajar, diskusi kegiatan, pelatihan kebencanaan, dan tindak lanjut. Berdasarkan hasil analisis pengisian pretest dan postest kegiatan diperoleh bahwa peserta mengalami kenaikan literasi bencana sebesar 42%.
ADAPTIVE CAPACITY AND RESILIENCE TO THE EARTHQUAKE AMONG STUDENTS IN KLATEN REGENCY WIbowo, Yunus Aris; Safriani, Eka Wulan; Ronggowulan, Lintang; Dewi, Ratih Puspita; Hafida, Siti Hadiyati Nur; Widiyatmoko, Wahyu; Wardhani, Puspita Indra; Septiningrum, Usmaningtyas Ayu Dwi; Putri, Sindi Ashyari; Aris, Ibnu Abdullah; Wijayanto, Saifulloh Rizqi
GeoEco Vol 9, No 2 (2023): GeoEco July 2023
Publisher : Universitas Sebelas Maret (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ge.v9i2.75292

Abstract

One of the risk components that are most vulnerable to earthquake disasters is children. Klaten Regency is one of the areas frequently shaken by earthquakes. Therefore, this study aims to measure students' adaptive capacity and resilience to earthquakes in the Klaten Regency. Respondents in this study were students of SMP M 8 Wedi, MTs M 10 Wedi, and SMP M 21gantiwarno, Klaten Regency. The adaptive capacity of students is measured based on institutional memory, innovative learning, and connectedness. In contrast, students' resilience level is measured based on emotion regulation, control over problems, optimism, empathy, self-efficacy, ability to analyze issues, and achievement. Data were collected using a questionnaire and processed using descriptive statistics. The level of adaptive capacity and resilience of the student community to natural disasters has different characteristics due to the influence of several factors such as the location of the school in a disaster-prone area, the integration of disaster material into learning, experience in disaster emergency response conditions, school policies on disaster mitigation and family or community factors environment. The best level of adaptive capacity is found in SMP Muhammadiyah 8 Wedi with 62.90%, and MTs Muhammadiyah 10 Wedi has a poor level of adaptive capacity with 44.32%. Moreover, based on gender characteristics, the level of adaptive capacity of male students is better than female students, with the lowest percentage being female at MTs Muhammadiyah 10 Wedi. The highest level of student resilience is found at MTs Muhammadiyah 10 Wedi at 61.36%, while SMP Muhammadiyah 21 Gantiwarno is classified as poor at 33.33%. Based on gender characteristics, the highest level of resilience is female at MTs Muhammadiyah 10 Wedi, with 91.67%.
Co-Authors Afif Baihaqi Verinza Ali, Fierda Abdullah Alif Akbar Irfansyah Alviedo Bagoes Satria Alya Hamidah Amelia Pertiwi Amin, Moh Afif Khoirul Anggi Nuryanti Ariandi, Arga Prasetya Aris, Ibnu Abdullah Bening Ati Nastiti Billah, Mufid Mu'tashim Bima, Dadang Surya Churun Cholina Silfia Ciptosari, Dewi Candra Dadang Surya Bima Danick Wahyu Pratiwi Dewa Maulana Ibrahim Djalal Fuadi Eka Wahyu Lestari Eka Wulan Safriani Elvina Dara Puspita Elvina Mukti Satiti Eva Yulianti Eva Yulianti Fajri Irfani Riswan Farhan, Novandra Faza Mayestha Aji Fibula Risnanti Fierda Abdullah Ali Hamidah, Alya Handayani, Erfin Dwi Fitria Hardika Dwi Hermawan Harun Joko Prayitno Hidayat, Manarul Ibnu Abdullah Aris Ibrahim, Dewa Maulana Ibrahim, Mohd Hairy Indah Prasetyowati Intaniasari, Yossinta Ismiyatin, Laela Jan Wantoro Jati, Kurniawan kesumaningtyas, mayang arum Kuncara, Ramadhan Bima Kusumaningrum, Hanifah Laila Fitri Mayrosidah, Laila Fitri Mayrosidah Laila Masruroh Lestari, Widya Widi Lilis Karunia Atmaja Lintang Ronggowulan Lusi Nuryanti Masruroh, Laila mayang arum kesumaningtyas Mazlini Adnan Meggy Novitasari Meliani Meliani Meliani, Meliani Misya Silvia Mohd Hairy Ibrahim Muhammad Jolang Umar Mucthar Muhammad Yusuf Ariyadi Muhammad Zakki A Muthia Kusuma Insani Nastiti, Bening Ati Negal Hendriyanto Ningrum, Rizky Septiana Novianti, Alvin Dwi Nur Aida Farani Nurhadi Nurhadi Nurul Anggita Pahleviannur, Muhammad Rizal Pertiwi, Amelia Pratiwi, Citra Dwi Puspita Indra Wardhani Puspitasari, Windy Putri, Ajeng Santika Putri, Sindi Ashyari Rahmat Riandi Suparno Rahmat Riandi Suparno Ratih Puspita Dewi Ratih Puspita Dewi, Ratih Puspita Ratnasari Diah Utami Reygina, Novita Rochmadina Suci Bestari Rokhmah, Akhirul Insan Nur S Suharjo Sabar Narimo Safriani, Eka Wulan Sahira, Gigih Yulia Saifulloh Rizqi Wijayanto Sapuntala, Anggik Satria, Alviedo Bagoes Septiningrum, Usmaningtyas Ayu Dwi Setyawati, Lia Silfia, Churun Cholina Sindi Ashyari Putri Siti Azizah Susilawati Siti Azizah Susilawati Siti Nur Hidayatush Sholikah Siti Zuhriah Ariatmi Sochiba, Salma Lutfiani Sofyan Anif Sri Pujiati Suharjo Suharjo Sunanih Suparno, Rahmat Riandi Sutama Sylvia Mildiana Ningrum Taufiq, Muhammad Luqman Toni Ahmad Subekti Tri Setyaningsih Usmaningtyas Ayu Dwi Septiningrum Uswatun Nikmah Vita Tranismawati Wahyu Widiyatmoko Wardani, Vifi Ayu Wijayanti, Alfina Wijayanto, Saifulloh Rizqi Windy Puspitasari Wulandari, Diyah Ayu Yudiantari, Amalia Luthfi Yuniandari, Kartika Yunus Aris Wibowo Zainuddin, Almuntaqo