Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Pendidikan Karakter dalam Menanamkan Nilai Peduli lingkungan Kebersihan Sekolah Melalui Hadits di SD Islam Az-Zahrah Palembang Zaenuri, Zaenuri; Muqowim, Muqowim
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.458 KB)

Abstract

Dalam penelitian ini permasalahan yang diangkat yaitu tentang bagaimana penanaman karakter peduli lingkungan disekolah dan bagaimana implementasi guru dalam menanamkan nilai-nilai kebersihan melalui hadits. Dari permasalahan yang muncul tersebut diharapkan mampu menjadikan diterapkan oleh siswa baik dilingkungan sekolah maupun dilingkungan rumahnya. Dalam menyelesaikan permasalahan tersebut, pendidikan karakter dapat digunakan sebagai upaya terencana untuk menjadikan peserta didik mengenal, peduli dan meninteralisasi nilai-nilai kebersihan sehingga peserta didik berperilaku sebagai manusia yang berkarakter dan memiliki kepribadian luhur. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yang digunakan penelitian ini dimaksud untuk memperoleh informasi mengenai pendidikan karakter siswa dalam menanamkan peduli lingkungan melalui hadist kebersihan disekolah. Adapun sumber data dalam penelitian ini mencakup sumber primer dan sekunder. Sumber data primer disini yaitu guru di SD Islam Az-Zahrah Palembag. Kemudian hasil dari penelitian ini yaitu, pendidikan karakter yang dilakukan oleh guru menanamkan karakter dalam menjaga kebersihan kepada siswa, terutama dengan menunjukkan bagaimana cara menjaga kebersihan ketika pembelajaran di kelas. Kemudian dalam implementasi pendidikan karakter peduli lingkungan bahwasanya implementasi pendidikan karakter peduli lingkungan ini tercipta adanya pembiasaan siswa untuk membuang sampah pada tempatnya, dan siswa ditanamkan nilai akibat dari bahayanya membuang sampah sembarangan. Selanjutnya dalam penanaman nilai hadits tentang kebersihan bahwasanya guru melakukan kegiatan rutin untuk siswa agar selalu melafalkan hadis terkait kebersihan setiap hari Jum'at bersamaan dengan muroja'ah hafalan surah-surah pendek. Selain itu, wali kelas dan guru pendamping keagamaan menjelaskan makna dari hadis dan bagaimana penerapan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari juga siswa selalu ditanmkankan pemahaman agar selalu mengingatkan sesama teman untuk menjaga kebersihan.
KORELASI ANTARA TEORI BELAJAR KONSTRUKTIVISME LEV VYGOTSKY DENGAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) SALSABILA, YULIA RAKHMA; MUQOWIM, MUQOWIM
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v4i3.3185

Abstract

This study aims to analyze the relationship between Lev Vygotsky's constructivism learning theory and the problem-based learning (PBL) learning model. This research is a type of library research with a qualitative approach. Data collection methods in this study use documentation methods such as bubu-book articles related to constructivism theory and Problem Based Learning learning models. Data analysis techniques using the Miles and Huberman model include data reduction, data presentation and conclusion drawing. The results of this study indicate that there is a significant relationship between Lev Vygotsky's constructivism theory, especially the concept of Zone of Proximal Development (ZPD) and scaffolding with the Problem Based Learning learning model. This is seen from the application of the same principles of how learning occurs effectively. Both emphasize active, collaborative, context-based learning and are supported by appropriate guidance so that overall it can create a learning environment that supports students' cognitive development and skills in solving problems. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara teori belajar konstruktivisme Lev Vygotsky dengan model pembelajaran problem based learning (PBL). Penelitian ini merupakan jenis penelitian kepustakaan atau library research dengan Pendekatan Kualitatif. Metode Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode dokumentasi seperti bubu-buku artikel yang terkait tentang teori konstruktivisme dan model pembelajaran Problem Based Learning. Teknik analisis data mengunakan model Miles dan Huberman meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara teori konstruktivisme Lev Vygotsky terutama konsep Zone of Proximal Development  (ZPD) dan scaffolding dengan model pembelajaran Problem Based Learning. Hal tersebut diilihat dari penerapan prinsip-prinsip yang sama tentang bagaimana pembelajaran terjadi secara efektif. Keduanya menekankan pembelajaran aktif, kolaboratif, berbasis konteks dan didukung oleh bimbingan yang tepat sehingga secara keseluruhan dapat menciptkan lingkungan belajar yang mendukung perkembangan kognitif dan keterampilan siswa dalam memecahkan masalah.
PEMANFAATAN APLIKASI WHATSAPP GROUP SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN DARING PADA MATA KULIAH ULUMUL HADIS Maula, Atika Rofiqatul; Muqowim, Muqowim; Aula, Siti Khodijah Nurul; Ridhaeva, Haqan
Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta Vol. 4 No. 2 (2023): WAWASAN: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta
Publisher : Balai Diklat Keagamaan Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53800/wawasan.v4i2.250

Abstract

Abstract WhatsApp is one of the most practical social media. The ease of use and completeness of features of the application can be used as a learning media at various levels of education, including lectures. This research examines student satisfaction with the WhatsApp Group (WAG) use as learning media in the Ulumul Hadith course. This type of research is quantitative descriptive. Data was obtained from a survey distributed to 73 students using Google Forms. The survey found that 94.5% of students stated that Ulumul Hadith's lectures using WAG media are elementary to follow, and 84.9% answered that using WAG as a learning medium increased student motivation. Furthermore, the survey finds that 63% of students are "Satisfied," 34.2% are "Slightly Satisfied," and 2.7% are "Not Satisfied." The research recommends three things for WhatsApp use. Firstly, firmness of learning flow; secondly, lecture attendance rule and active participation. Abstrak Aplikasi WhatsApp merupakan salah satu media sosial paling praktis. Kemudahan akses dan fitur yang tersedia pada aplikasi WhatsApp dapat digunakan sebagai media belajar untuk berbagai tingkatan Pendidikan termasuk dalam perkuliahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kepuasan mahasiswa terhadap pemanfaatan aplikasi WhatsApp Group sebagai media pembelajaran pada mata kuliah Ulumul Hadis. Adapun jenis penelitian ini ialah deskriptif kuantitatif. Data diperoleh dari survei yang disebarkan kepada 73 mahasiswa menggunakan aplikasi Google Form. Berdasarkan hasil survei, ditemukan bahwa sebanyak 94,5% menyatakan bahwa perkuliahan Ulumul Hadis menggunakan media WAG sangat memudahkan mahasiswa, sebanyak 84,9% menjawab penggunaan WAG sebagai media pembelajaran meningkatkan motivasi mahasiswa dalam mempelajari hadis. Selanjutnya untuk kepuasan media pembelajaran dengan WAG, sebanyak 63% menjawab “Puas”, 34,2% menjawab “Tidak Puas” dan 2,7% menjawab “Kurang Puas”. Berdasarkan hasil penelitian direkomendasikan tiga hal yang perlu diperhatikan dalam pemanfaatan aplikasi WhatsApp sebagai media pembelajaran, yaitu alur perkuliahan, ketentuan mengikuti perkuliahan dan partisipasi aktif.
Implementasi Pendidikan Karakter dalam Menanamkan Nilai Peduli lingkungan Kebersihan Sekolah Melalui Hadits di SD Islam Az-Zahrah Palembang Zaenuri, Zaenuri; Muqowim, Muqowim
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2530

Abstract

Dalam penelitian ini permasalahan yang diangkat yaitu tentang bagaimana penanaman karakter peduli lingkungan disekolah dan bagaimana implementasi guru dalam menanamkan nilai-nilai kebersihan melalui hadits. Dari permasalahan yang muncul tersebut diharapkan mampu menjadikan diterapkan oleh siswa baik dilingkungan sekolah maupun dilingkungan rumahnya. Dalam menyelesaikan permasalahan tersebut, pendidikan karakter dapat digunakan sebagai upaya terencana untuk menjadikan peserta didik mengenal, peduli dan meninteralisasi nilai-nilai kebersihan sehingga peserta didik berperilaku sebagai manusia yang berkarakter dan memiliki kepribadian luhur. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yang digunakan penelitian ini dimaksud untuk memperoleh informasi mengenai pendidikan karakter siswa dalam menanamkan peduli lingkungan melalui hadist kebersihan disekolah. Adapun sumber data dalam penelitian ini mencakup sumber primer dan sekunder. Sumber data primer disini yaitu guru di SD Islam Az-Zahrah Palembag. Kemudian hasil dari penelitian ini yaitu, pendidikan karakter yang dilakukan oleh guru menanamkan karakter dalam menjaga kebersihan kepada siswa, terutama dengan menunjukkan bagaimana cara menjaga kebersihan ketika pembelajaran di kelas. Kemudian dalam implementasi pendidikan karakter peduli lingkungan bahwasanya implementasi pendidikan karakter peduli lingkungan ini tercipta adanya pembiasaan siswa untuk membuang sampah pada tempatnya, dan siswa ditanamkan nilai akibat dari bahayanya membuang sampah sembarangan. Selanjutnya dalam penanaman nilai hadits tentang kebersihan bahwasanya guru melakukan kegiatan rutin untuk siswa agar selalu melafalkan hadis terkait kebersihan setiap hari Jum'at bersamaan dengan muroja'ah hafalan surah-surah pendek. Selain itu, wali kelas dan guru pendamping keagamaan menjelaskan makna dari hadis dan bagaimana penerapan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari juga siswa selalu ditanmkankan pemahaman agar selalu mengingatkan sesama teman untuk menjaga kebersihan.
Pembelajaran PKN Dengan Paradigma Integratif Guna Pembentukan Karakter Siswa Siregar, Veni Veronica; Muqowim, Muqowim; Jonata, Jonata
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 9 No. 2 (2021): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v9i2.35232

Abstract

Karakter menjadi permasalahan yang tidak pernah usai, misalnya saja pelecehan seksual, bullying dan korupsi yang meraja rela dinegeri kita, hal ini mencerminkan bahwa minimnya kualitas karakter bagi manusia. Pendidikan diharapkan mampu menjadi solusi dalam pembentukan. Tujuan penelitian ini menganalisis karakter apa saja yang dapat terbentuk dengan mengintegrasikan pembelajaran PKn. Jenis penelitian ini yaitu kualitatif yang bersifat penelitian lapangan (field research). Subjek penelitian ini berjumlah 9 orang guru. Pengambilan sampel sumber data dilakukan secara purposive. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu observasi, wawancara, serta dokumentasi. Instrument yang diguanakn untuk mengumpulkan data yaitu angket. Teknik yang digunakan untuk menganalsis data yaitu analisis dekriptif kualitatif. Prosedur penelitian ini mengunakan teknik analisis data yang berupa pengumpulan data, reduksi data, display data dan verifikasi data. Hasil penelitian yaitu pembelajaran PKn dengan mengintegrasikan nilai PKn bagi siswa dapat dikatakan berhasil dimana siswa memiliki krakter rasa toleransi, memiliki rasa persahabatan dan komunikasi serta siswa memiliki rasa cinta dan peduli terhadap tanah air.  Implikasi penelitian ini yaitu pembelajaran PKn sangat cocok diberikan kepada siswa untuk membangun karakter siwa yang positif.
Analisis Mahasiswa dalam Memahami Kurikulum Pendidikan masa Rasulullah SAW (Studi Kasus kelas MPI dalam Mata Kuliah Pengantar Islam) Nurrohmah, Nisa; Muqowim, Muqowim; Syasiyatun, Siti
JURNAL PENDIDIKAN ROKANIA Vol 8 No 2 (2023): Jurnal Pendidikan Rokania
Publisher : STKIP ROKANIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37728/jpr.v8i2.504

Abstract

The state of Islamic education in Indonesia actually faces a very worries fate, especially Islamic education faces various problems and gaps in more complex aspects. In the development of Islamic education, the education of the Prophet is the education adopted in the Islamic education system in Indonesia. This research uses descriptive qualitative research method with case study method. Data were collected using observation, interview, and analysis techniques. This study focuses on student analysis in understanding the educational curriculum at the time of the Prophet Muhammad, as an effort to realize effective education and achieve educational curriculum goals, and students are expected to become the relay generation of educators who are exemplified by the Prophet Muhammad.
Perspektif Mahasiswa Prodi Pendidikan Kimia tentang Integrasi: Konseptual Ilmu Sosial dalam Pengetahuan Islam, Paradigma Integrasi-Interkonektif: Epistemologi Bayani, Burhani dan Irfani, Perspektif Mahasiswa: Integrasi-Interkonektif Binti Astuti; Eva Latipah; Muqowim, Muqowim
DIAJAR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/diajar.v3i1.2169

Abstract

Integration is an attempt to unite Islamic knowledge and general knowledge. This integration with Amin Abdullah's view will likely result in difficulties in balancing Islamic and general studies, which are often not very successful due to the desire of both sides to successfully build a closely related system. The purpose of the research is to know the perspective of students of chemistry education on the integration of social sciences and humanities. This research uses descriptive qualitative methods, the method used in qualitational research is data collection through observations and interviews, and documentation. The results of this research show that the perspective of students of chemistry education, students of State Islamic University Sunan Kalijaga through integration with responsibility, answers to the curriculum of the campus, so that students not only learn about religious sciences but also general sciences. Humanism and social sciences are general sciences that are integrated with religious sciences. Each student has a unique perspective related to the knowledge of social sciences and humanities.
SEJARAH PERKEMBANGAN LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA Herlambang, M.; Muqowim, Muqowim; Rofik, Rofik
Tarbiyatuna Kajian Pendidikan Islam Vol 8 No 2 (2024): (September 2024)
Publisher : LPPM Institut Agama Islam Ibrahimy Genteng Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69552/tarbiyatuna.v8i2.2512

Abstract

Islamic education in Indonesia has a long and complex history, with developments that have occurred since the beginning of Islam's arrival in the archipelago. This article discusses how Islamic educational institutions in Indonesia have developed over time, and how they have adapted to social and cultural changes in society. In this article, we will discuss the development of Islamic educational institutions in Indonesia, starting from the early days of informal Islamic education to the present day with Islamic education integrated with the national education system.
PEMBELAJARAN PAI DENGAN PENDEKATAN HUMANISTIK DALAM KURIKULUM MERDEKA: Pendekatan Humanistik, Pembelajaran PAI Dengan Pendekatan Humanistik, Pembelajaran PAI Dalam Kurikulum Merdeka Okvani Kartika, Resti; Nabih Billah, Ahmad; Muqowim, Muqowim
al-Iltizam: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 9 No. 1 (2024): Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/alt.v9i1.7309

Abstract

This article discusses the application of PAI learning with a humanistic approach in the independent curriculum. The facts show that technological developments that occur have a negative influence on character education and cause a decline in human attitudes so that appropriate learning approaches are needed. The humanistic approach is the main basis for increasing human values ​​to overcome the problem of students' moral decline. Therefore, the researcher used the library research method (Library Research) with content analysis techniques (content analysis). The results of this research found that PAI learning, the humanistic approach and the independent curriculum are in harmony in achieving the goal of forming students' characters with freedom based on humanity. So that PAI teachers can collaborate between humanistic approaches, PAI learning and independent curriculum to achieve success in forming students' character. The results of this research, although still simple, can be used as a reference for teachers to choose an approach that is appropriate to the applicable learning and curriculum.
REKONTRUKSI PEMIKIRAN K.H. HASYIM ASY’ARI TENTANG ADAB MURID TERHADAP GURU DALAM MENGHADAPI REVOLUSI INDUSTRI 4.0 Aditya Ramadhani, Reza; Muqowim, Muqowim
Jurnal Tawadhu Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (430.742 KB) | DOI: 10.52802/twd.v5i1.119

Abstract

The reforms that occurred in the era of the industrial revolution 4.0 have changed various aspects of life, starting from education, economics and social. Even this revolution changed the mindset of student behavior. There are many ethical setbacks that have occurred at this time, especially the problem of student etiquette towards teachers. K.H. Hasyim Asy'ari is a kyai figure who has become a central figurehead thinker in Islamic education. not only a hero who contributes to the needs of the nation. In the book Adabul Alim Wal Mutaallim, he is able to provide an idea that reflects a concept of character education. This concept provides a view of character as a student who is civilized and has an ideal personality, and of course, gives a very positive value for civil society in facing the challenges of the industrial revolution 4.0.