Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

KEBERHASILAN HIDUP STEK PUCUK MERAWAN (Hopea odorata Roxb.) DENGAN PEMBERIAN BEBERAPA KONSENTRASI ROOTONE-F Hirung, Agustinus Frederiku; Jumani, Jumani; Kamarubayana, Legowo; Hidayat, Muhammad Rizyan Anggra
Jurnal Agroteknologi dan Kehutanan Tropika Vol 4, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/jakt.v4i1.9014

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi Rootone-F untuk kemampuan berakar stek pucuk merawan dan lama perendaman Rootone-F untuk memperolah kemampuan berakar stek pucuk merawan yang terbaik. Penelitian mwnggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) pola factorial 3 x 10 x 48 dan didalam masing-masing ulangan berisi 10 stek pucuk dengan perlakuan konsentrasi Rootone-F (Kontrol, 200 ppm, 350 ppm, 500 ppm) dan lama perendaman (kontrol, 8 jam, 16 jam, dan 24 jam). Hasil penelitian menunjukan bahwa persentase hidup tanaman tertinggi sebesar 81,25 % pada ulangan 1. Hasil sidik ragam persentase hidup dari perlakuan dosis hormon dan lama perendaman memberikan pengaruh yang signifikan terhadap interaksi kombinasi pemberian dosisi Rootone-F dengan perlakuan lama perendaman. Sedangkan parameter tunas baru, daun baru, panjang akar dan jumlah akar hasil sidik ragam tidak signifikan atau tidak berbeda nyata.
KESADARAN GENERASI MUDA TERHADAP EKOSISTEM MANGROVE Jumani, Jumani; Januati, Naqiyyah Ariska; Yulianthi, Rolly; Orianto, Karolina Sherly; Evrizal, Zevie Tresna; Emawati, Heni
Jurnal Abdimas Untag Samarinda Vol 3, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/jaus.v3i2.9179

Abstract

Pengelolaan pesisir mengalami berbagai kendala baik dari segi ekosistem dan kurangnya peduli masyarakat terhadap hutan mangrove. Kepedulian masyarakat terhadap hutan mangrove dirasa masih kurang. Metode kegiatan abdimas ini dengan melakukan kunjungan di mangrove center Balikpapan. Pengabdian ini diberikan materi dari nara sumber dari mangrove center Bapak Agus Bei tentang pentingnya hutan mangrove dan pengelolaannya. Abdimas mahasiswa dan dosen dikenalkan ekosistem mangrove mulai dari awal mula pengelolaan mangrove dari ekosistem yang rusak karena digunakan sebagai tambak. Edukasi hutan mangrove kepada generasi muda sangat diperlukan. Berbagai masalah terjadi mulai kerusakan ekosistem, bencana angin yang menyebabkan kerusakan di perumahan yang dekat dengan Pantai. Hutan mangrove sangat diperlukan bagi kawasan pesisir, maka perlu dipertahankan keberadaannya. Pentingnya hutan mangrove dengan cara memberikan wawasan dan kesadaran pada generasi muda termasuk mahasiswa dan dosen untuk andil dalam menjaga dan melestarikannya melalui aksi nyata baik langsung maupun tidak langsung.
BUDAYA KERJA KARYAWAN DI CV WANA KARYA SAMARINDA DENGAN PENERAPAN MENAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA Indriani, Masitah; Fajriani, Fenny; Yahya, Zuhdi; Ismail, Ismail; Azham, Zikri; Amrullah, Tazri; Jumani, Jumani
Jurnal Abdimas Untag Samarinda Vol 3, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/jaus.v3i2.9054

Abstract

Perkembangan industri kayu di Indonesia memiliki resiko kecelakaan walaupun dalam skala kecil dibanding pertambangan. Industri kayu merupakan salah satu industri kehutanan yang memanfaatkan kayu sebagai bahan utamanya. Keselamatan dan kesehatan kerja merupakan aspek fundamental dalam industri dan organisasi modern, yang berkaitan dengan menjaga karyawan tetap sehat, aman, dan produktif. Pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 22 Juli 2025 mulai jam 8.00 Wita pagi sampai selesai, di CV Mana Karya Samarinda. Peserta adalah karyawana CV Wana Karya, Dosen dan mahasisswa Fakultas Pertanian Untag 1945 Samarinda.  Metode dalam abdimas ini adalah memberikan materi berupa slide (ceramah), kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab. Hasil yang dicapai dalam abdimas ini adalah memberikan masukan betapa pentingnya keselamtan dan kesehtan kerja bagi karyawan CV Wana Karya Samarinda. Hasil diskusi dengan karyawan langsung masih ada yang belum disiplin dalam penggunaan masker dan sepatu standar. CV Wana Karya telah menerapkan keselamatan dan kesehatan kerja namun masih kurang disiplin dalam pemakaian sepatu, pelindung suara dan masker kerja.
Pengaruh Kenaikan Upah Pekerja Di Atas Satu Tahun Untuk Peningkatan Produktivitas Perusahaan Jumani, Jumani; Suhartini, Endeh; Yumarni, Ani
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i2.7497

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kenaikan upah terhadap produktivitas kerja karyawan yang telah bekerja lebih dari satu tahun di sebuah perusahaan. Latar belakang dari studi ini adalah kebutuhan perusahaan untuk mempertahankan tenaga kerja berpengalaman sekaligus meningkatkan efisiensi operasional. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner dan wawancara terhadap karyawan dan manajer HRD. Hasil awal menunjukkan adanya korelasi positif antara kenaikan upah dan motivasi kerja, yang kemudian berdampak pada peningkatan produktivitas. Temuan ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam perumusan kebijakan upah perusahaan demi meningkatkan kinerja jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kebijakan kenaikan upah bagi pekerja yang telah bekerja lebih dari satu tahun terhadap tingkat produktivitas perusahaan. Dalam konteks hukum ketenagakerjaan Indonesia, pengupahan merupakan instrumen vital yang tidak hanya mencerminkan pemenuhan hak tenaga kerja, tetapi juga berperan sebagai strategi manajemen sumber daya manusia yang berpengaruh pada kinerja dan keberlanjutan usaha.Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif dan empiris, dengan studi kasus pada perusahaan sektor manufaktur di wilayah Jabodetabek. Data diperoleh melalui wawancara, survei, dan analisis dokumen hukum serta laporan perusahaan terkait produktivitas kerja sebelum dan sesudah implementasi kenaikan upah tahunan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kenaikan upah setelah satu tahun masa kerja secara konsisten dapat meningkatkan motivasi dan loyalitas karyawan, yang berimplikasi positif terhadap efisiensi dan output kerja. Namun demikian, kebijakan tersebut perlu diimbangi dengan sistem evaluasi kinerja dan kemampuan finansial perusahaan agar tidak menimbulkan beban ekonomi berlebih.Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi para pengambil kebijakan, pelaku usaha, dan akademisi dalam merumuskan sistem pengupahan yang adil, adaptif, dan produktif sesuai dengan prinsip hukum ketenagakerjaan dan realitas pasar kerja.
IDENTIFIKASI HOTSPOT PADA KAWASAN KONSERVASI DI CAGAR ALAM MUARA KAMAN SEDULANG PROVINSI KALIMANTAN TIMUR TAHUN 2021-2023 Robiansyah, Zainul; Emawati, Heni; Jumani, Jumani
Jurnal Agroteknologi dan Kehutanan Tropika Vol 4, No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/jakt.v4i2.9246

Abstract

Kebakaran hutan dan lahan merupakan salah satu kejadian alam yang rutin terjadi di Indonesia dan selalu menjadi masalah serius yang harus dihadapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah titik hotspot dan mengidentifikasi lokasi rawan kebakaran hutan dari sebaran titik hotspot di Cagar Alam Muara Kaman Sedulang dalam 3 tahun terakhir. Penelitian ini menggunakan data titik hotspot dari pantauan website SiPongi milik Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada tahun 2021-2023. Metode penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskriptif, yakni dengan cara memaparkan data dan informasi akurat yang telah diperoleh dari hasil pengumpulan dan pengolahan data. Hasil penelitian ini adalah akumulasi jumlah titik hotspot setiap tahunnya dari data tiga tahun terakhir di kawasan Cagar Alam Muara Kaman Sedulang yaitu pada tahun 2021 sebanyak 1 titik hotspot, tahun 2022 sebanyak 7 titik hotspot dan tahun 2023 sebanyak 644 titik hotspot, dimana desa yang paling sering terdeteksi titik hotspot yaitu Desa Liang Buaya 213 titik hotspot, Desa Muara Kaman Ulu 144 titik hotspot, Desa Sedulang 129 titik hotspot dan Desa Tunjungan 87 titik hotspot. Sedangkan desa yang tidak terdapat titik hotspot dalam 3 tahun terakhir adalah Desa Ngayau, Desa Muara Bengkal Ilir, Desa Kelinjau Ulu dan Desa Senyiur. Hasil observasi lapangan menunjukkan lokasi-lokasi rawan kebakaran hutan dan lahan pada kawasan Cagar Alam Muara Kaman Sedulang berada pada tutupan lahan rawa, baik itu rawa yang berhutan, rawa semak dan rawa berair. Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi semua merupakan tipe kebakaran permukaan sehingga cepat kembali pulih secara alami pada saat musim hujan.
PERTUMBUHAN TANAMAN JATI BERDASARKAN KELAS BONITA DI DESA MANUNGGAL JAYA KECAMATAN TENGGARONG SEBERANG Jumani, Jumani; Atmaja, Dani Surya; T, Srireski Gunawan; Liah, Saturninus Fernando; Arista, Saidah Yunda; Yana, Wanda Kiki; Januati, Naqiyyah Arizka
Jurnal Agroteknologi dan Kehutanan Tropika Vol 4, No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/jakt.v4i2.9362

Abstract

Kesuburan tanah adalah kemampuan tanah menyediakan nutrisi/hara, air, udara dan kondisi klimatis tanah untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan tanaman secara optimal. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kelas bonita tanaman jati di hutan rakyat milik Bapak Sugiman di Desa Manunggal Jaya Kecamatan Tenggarong Seberang. Penelitian di Desa Manunggal Jaya, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur. Pada bulan Desember 2025. Hasil penelitian pohon jati rata-rata diameter 18,21 cm, berdasarkan tabel kelas bonita termasuk kelas bonita III, sesuai dengan tabel kelas bonita 17,7 cm sedangkan kelas bonita IV rata-rata diameter 22,0 cm. Rata-rata tinggi pada plot penelitian 13,26 meter, berdasarkan tabel kelas bonita termasuk kelas bonita III. Pada tapak tanaman jati kandungan unsur hara yang tergolong sedang sampai dengan sangat rendah.