Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

PENINGKATAN PENGELOLAAN PETERNAKAN SAPI MELALUI PROGRAM PENDAMPINGAN PUPUK ORGANIK DARI LIMBAH PETERNAKAN SAPI DI DESA SUMBER REJEKI Haekal, Muhammad; Budiarto, Tri; Wiraguna, Edi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 7 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i7.2709-2719

Abstract

Sapi merupakan ternak ruminansia yang memiliki potensi besar di Indonesia, dan kebutuhan konsumsi daging sapi di Indonesia terus meningkat setiap tahunnya. Salah satu kendala dalam pengembangan sapi potong di Desa Sumber Rejeki adalah rendahnya sumber daya peternak. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah ini adalah melalui program pendampingan kepada peternak. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan pendampingan kepada peternak untuk mengoptimalkan peternakan sapi pedaging. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, Focus Group Discussions (FGD), dan kuesioner. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa program pendampingan yang diberikan kepada peternak meliputi pembuatan pupuk padat dan cair dari limbah sapi. Kegiatan ini berhasil menjawab permasalahan utama, yaitu kurangnya pengetahuan dan keterampilan peternak. Melalui pendampingan yang diberikan, pengetahuan dan keterampilan peternak dalam memanfaatkan dan membuat pupuk organik padat dan cair meningkat.
PELATIHAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DI PABRIK SAGU KOTA BOGOR BAGI KARYAWAN PABRIK Julio Pratama, Agief; Prayudha Hidayat, Agung; Nurulhaq, M. Iqbal; Dharmawan, Leonard; Zaim Adzkiya, M. Agung; Budiarto, Tri; Hasian Situmeang, Widya; Wiraguna, Edi; Kemala Dewi, Ratih; Intan Kusuma, Zefania
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i2.407-413

Abstract

Penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) pada aktivitas kerja termasuk dalam salah satu target pembangunan berkelanjutan yaitu pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi. Kualitas kerja yang baik pada suatu pekerjaan dapat meningkatkan kinerja karyawan dalam memproduksi barang maupun jasa yang dihasilkan. Pabrik pengolahan sagu menjadi pati sagu merupakan salah satu areal kerja yang cukup banyak menyerap tenaga kerja dengan beberapa risiko kecelakaan kerja seperti bahaya kebakaran. Pemahaman karyawan pabrik perlu ditingkatkan dalam rangka meminimalisir kejadian kecelakaan kerja di pabrik. Tujuan dilakukannya pengabdian masyarakat ini antara lain memperkenalkan budaya K3 di lingkungan kerja dan peningkatan pemahaman karywan dalam penggunaan alat pemadam api ringan (APAR). Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan peningkatan pemahaman karyawan dalam mengaplikasikan APAR serta meningkatkan pemahaman karyawan terhadap kondisi-kondisi yang dapat memicu terjadinya kebakaran dan melakukan tindakan pengendalian yang tepat, selain itu penerapan K3 di pabrik telah dilakukan seperti penggunaan alat pelindung diri.
PENDAMPINGAN KOMUNITAS PETANI TANAMAN PANGAN DUSUN SILIMAPULUH DENGAN PENDEKATAN PENYULUHAN Andreas Pangaribuan, Beril; Iqbal Nurulhaq, Muhammad; Hasian Situmeang, Widya; Budiarto, Tri
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 2 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i2.727-740

Abstract

Permasalahan petani Dusun Silimapuluh meliputi pengurangan alokasi pupuk kimia bersubsidi di Kabupaten Simalungun pada tahun 2023, masalah kesuburan tanah di Dusun Silimapuluh, serta banyaknya hama tikus di lahan pertanian milik para petani di Dusun Silimapuluh. Alternatif yang ditawarkan peneliti untuk membantu petani di Dusun Silimapuluh dalam mengatasi permasalahan tersebut mencakup pembuatan pupuk organik berbasis Mikro Organisme Lokal (MOL), penerapan ameliorasi, dan sistem polikultur, serta pengendalian hama tikus. Langkah-langkah tersebut tidak hanya diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian, tetapi juga penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem agar tetap lestari. Tujuan penelitian yaitu  mengidentifikasi permasalahan utama yang dihadapi oleh komunitas petani di wilayah penelitian, menguraikan pendampingan yang dilakukan terhadap komunitas petani tanaman pangan Dusun Silimapuluh, mengevaluasi efektivitas pendampingan komunitas petani dengan pendekatan penyuluhan dalam meningkatkan, produktivitas dan kesejahteraan petani, menganalisis faktor-faktor yang mendukung keberhasilan pendampingan komunitas petani dengan pendekatan penyuluhan. Data dikumpulkan dengan metode FGD, wawancara, observasi, kuesioner, pretest dan postest, serta dokumentasi. Kegiatan penyuluhan dilakukan dengan sosialisasi pemaparan materi dan demonstrasi cara di lahan milik petani di Dusun Silimapuluh. Tingkat kehadiran petani dalam setiap kegiatan penyuluhan memiliki rata-rata sebesar 83%. Tingkat pengetahuan petani terhadap MOL mengalami peningkatan sebesar 57%, tingkat pengetahuan petani terhadap pengapuran tanah sebesar 62%, tingkat pengetahuan petani terhadap alat emposan sebesar 66%. Hasil interpretasi persepsi petani terhadap kegiatan penyuluhan sebesar  91,44% dengan kategori sangat tinggi.
EDUKASI LITERASI DIGITAL: PENGEMBANGAN KAPASITAS DIGITAL PETANI IKAN KOI Siwi, Mahmudi; Retno Hapsari, Dwi; Budiarto, Tri; Ardinal Barlan, Zessy; Aulia, Titania; Adistika, Exciyona; Luthfiyah Arham, Iffah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i1.236-243

Abstract

Masih rendahnya kemampuan petani koi di Dusun Kuwut, Desa Kemloko, dalam pemahaman dan pemanfaatan teknologi digital dalam membudidayakan ikan koi menjadi alasan dilaksanakannya pelatihan literasi digital. Pelatihan ini dilaksanakan melalui dua tahap, yaitu tahap persiapan berupa Focus Group Discussion (FGD) antara tim IPB dengan Kelompok Masyarakat (Pokmas) Ana Cahaya Koi dan tahap pelaksanaan berupa pengembangan masyarakat berbasis desa wisata dan pelatihan literasi digital untuk pengembangan media promosi paket wisata unggulan berbasis budi daya ikan koi. Rangkaian pelatihan ini dilaksanakan di Dusun Kuwut, Desa Kemloko, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, pada bulan 2-10 Agustus 2024. Pelatihan ini membekali petani koi tentang pentingnya pengetahuan dan pemahaman mengenai literasi digital dan kemampuan digital dalam perkembangan usaha, seperti penggunaan teknologi IoT untuk budi daya koi. Melalui penggunaan IoT, efisiensi dan efektivitas dalam budi daya ikan koi lebih dapat dirasakan, salah satunya dalam pemberian pakan yang tidak terlalu boros namun tepat waktu. Pelatihan literasi digital ini menjadi salah satu strategi dalam menyelesaikan permasalahan terkait keterbatasan pemahaman terkait literasi digital, sehingga melalui pelatihan ini harapannya tingkat literasi digital petani dapat meningkat dan diaplikasikan langsung dalam membudidayakan ikan koi.
Analisis SWOT sebagai Alat Bantu Pengambilan Keputusan dalam Program Penyuluhan di Kelompok Tani Hutan Lubang Emas Sholihah, Istiqomatush; Budiarto, Tri; Mardisiwi, Ririh Sekar
Jurnal Penyuluhan Vol. 21 No. 02 (2025): Jurnal Penyuluhan
Publisher : Department of Communication and Community Development Sciences and PAPPI (Perhimpunan Ahli Penyuluhan Pembangunan Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25015/21202563412

Abstract

Analisis SWOT (Strengths, Weakness, Opportunities, Threats) berperan penting dalam pengambilan keputusan strategis dalam program penyuluhan di Kelompok Tani Hutan Lubang Emas, Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat. Penelitian ini dilakukan bertujuan menyusun strategi Kelompok Tani Hutan dalam pengelolaan hutan di wilayah kerja Desa Ciloto yang melibatkan 30 petani dengan teknik penentuan sampel menggunakan purposive sampling. Penelitian menggunakan metode purposive sampling dengan memilih responden berdasarkan kemampuan untuk menjawab dan memberikan informasi. Data dianalisis menggunakan analisis SWOT melalui penilaian IFAS dan EFAS. Kesimpulan yang diambil berdasarkan hasil penelitian yaitu aspek permasalahan yang paling banyak terjadi di KTH Lubang Emas adalah aspek non-perilaku yang berkaitan dengan lahan, limbah, permodalan dan akses pemasaran, sehingga perlu adanya program penyuluhan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Berdasarkan analisis SWOT, kondisi pengelolaan hutan desa di Desa Ciloto termasuk ke dalam kuadran V berdasarkan matriks IE (Internal-External), sehingga berdasarkan hasil kajian analisis SWOT, berada pada posisi sedang-menengah yang memiliki arti “Hold and Maintain” atau strategi bertahan dan menjaga. Sementara hasil akhir pengambilan keputusan alternatif strategis berada di kuadran I, sehingga strategi yang dilakukan adalah agresif strategy yaitu strategi yang digunakan untuk memanfaatkan kekuatan dan peluang yang ada, serta mengurangi kelemahan dan ancaman agar pengelolaan menjadi lebih efisien.
Penguatan Kedaulatan Pangan melalui Edukasi dan Implementasi Pengendalian Hama Terpadu di Desa Sempu, Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur: Ceramah, Diskusi Interaktif, dan Pendampingan Digital Triwidodo, Hermanu; Sugiana, Fenny Aulia; Budiarto, Tri; Pendong, Lexi Majesty; Cintaning, Anis Bias; Monica, Eva; Rahmawati, Dewi
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 1 (2026): JAMSI - Januari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2316

Abstract

Desa Sempu, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri adalah salah satu desa yang mayoritas penduduknya bergantung pada sektor pertanian sebagai sumber penghidupan utama. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan petani, membentuk sikap dan perilaku yang mendukung penerapan pengendalian hama terpadu serta memanfaatkan platform Digitani sebagai sarana informasi dan panduan teknis. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan ceramah, diskusi interaktif, dan tanya jawab secara luring maupun daring. Kegiatan pengabdian dilaksanakan pada tanggal 18 Juni–9 Agustus 2025 melibatkan 45 peserta yang terdiri dari masyarakat dan kelompok tani Desa Sempu. Hasil diskusi menunjukkan masalah utama yang dihadapi, yaitu serangan penyakit dan hama pada komoditas unggulan, yakni nanas, cabai, dan tomat. Selain itu, penggunaan pestisida tanpa panduan teknis, ketiadaan rotasi bahan aktif, serta ketidakakuratan identifikasi organisme pengganggu tanaman. Melalui program penyuluhan pengabdian ini, petani memperoleh pengetahuan tentang identifikasi hama dan penyakit, penggunaan pestisida yang tepat, pemanfaatan agens hayati, dan teknologi digital untuk konsultasi pertanian. Output yang diperoleh, yaitu adanya peningkatan minimal 50% pengetahuan, kemandirian petani, dan produktivitas pertanian masyarakat di Desa Sempu yang mendukung ketahanan pangan lokal. Hal tersebut dapat dilihat dari terbentuknya kebiasaan baru untuk rotasi bahan aktif, melakukan konsultasi berbasis Digitani, dan berkurangnya aplikasi pestisida kombinasi yang berisiko.
Tilapia Processing Innovation for Sustainable Development by Islamic Boarding School in Kambitin Village, Tabalong Regency, South Kalimantan Province Flora Devica; Edi Wiraguna*; Tri Budiarto; Muhammad Iqbal Nurulhaq
Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Vol 7, No 3 (2024): July, Educational and Social Issue
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jr.v7i3.39856

Abstract

This study explores the integration of Islamic education with practical training in fishery management at Al Islam Agricultural Technology Islamic Boarding School, focusing on tilapia cultivation in South Kalimantan, Indonesia. Despite challenges in post-harvest management leading to limited sales of raw tilapia, innovative training initiatives aim to extend product shelf life and enhance market value. A community service program evaluated from September to December 2023 assessed the sustainability of tilapia processing training among students (santri), emphasizing skills development in product innovation and hygiene practices. The program, utilizing various tools and materials, successfully introduced processed fish products such as shredded meat, nuggets, tofu meatballs, and baby tilapia crispy, garnering high participant satisfaction (79.91%) and affirming potential for sustainable fishery practices.
OPTIMALISASI JERAMI HASIL PERTANIAN SEBAGAI KOMPOS DENGAN INOVASI METODE TAKAKURA DI KELURAHAN KAPAS KECAMATAN SUKOMORO KABUPATEN NGANJUK Iqbal Nurulhaq, Muhammad; Hasian Situmeang, Widya; Budiarto, Tri; Julio Pratama, Agief; Kemala Dewi, Ratih; Kasmanhadi Saputra, Henry; Sekar Mardisiwi, Ririh; Puji Mumpuni, Restu; Surya Aditama, Galih; Bekti Fajarwati, Aliana
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 2 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i2.722-728

Abstract

Limbah jerami hasil pertanian yang cukup berlimpah cenderung kurang banyak dimanfaatkan oleh petani. Jerami yang dihasilkan akan dibakar kemudian lahan sawah akan langsung diolah untuk penanaman selanjutnya. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih para petani mengolah jerami sebagai kompos dengan menggunakan teknik pengomposan Takakura, dan disertai dengan upaya menjaga kesehatan dan kesuburan lahan pertanian. Adapun metode yang digunakan yaitu ceramah, demonstrasi cara, serta pendampingan petani untuk mengidentifikasi kesuburan lahan secara sederhana dan evaluasi menggunakan pre test dan posttest. Hasil dari kegiatan ini, sebanyak 38% petani peserta mengalami peningkatan pengetahuan berkaitan dengan kesehatan tanah dan pembuatan kompos, rata-rata nilai pre test 72% dan rata-rata nilai posttest 78%. Hasil demonstrasi pengomposan jerami berhasil diperoleh pupuk kompos dalam jangka waktu 4 minggu setelah pengomposan.
SEKOLAH LAPANG IOT: PENGEMBANGAN MASYARAKAT DESA WISATA BERBASIS BUDIDAYA IKAN KOI MELALUI PENGEMBANGAN TEKNOLOGI DIGITAL Siwi, Mahmudi; Retno Hapsari, Dwi; Budiarto, Tri; Haryanto, Toto; Aulia, Titania; Luthfiyah Arham, Iffah; Adistika, Exciyona
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 2 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i2.%p

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang sangat cepat telah membuka peluang baru sekaligus tantangan bagi masyarakat perdesaan, termasuk para petani ikan koi di Dusun Kuwut, Desa Kemloko, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar. Meskipun budidaya koi telah menjadi mata pencaharian utama, para petani masih menghadapi berbagai kendala teknis dan manajerial seperti perubahan kualitas air, kesalahan pemberian pakan, keterbatasan akses pasar, serta rendahnya pemanfaatan inovasi berbasis digital. Untuk menjawab persoalan tersebut, program Dosen Pulang Kampung (Dospulkam) IPB University tahun 2025 melaksanakan kegiatan pengembangan kapasitas masyarakat melalui pengenalan Internet of Things (IoT) pada budidaya koi dan pelatihan pembuatan film pendek storytelling sebagai strategi pemasaran digital. Kegiatan berlangsung pada 23–27 September 2025, melibatkan 65 warga, Kelompok Masyarakat (Pokmas) Ana Cahaya Koi, pemerintah desa dan kecamatan, serta pemangku kepentingan lokal lainnya. Rangkaian kegiatan meliputi partisipasi dalam acara Jagong Petani multipihak, pelatihan Sekolah Lapang IoT, serta praktik langsung pembuatan video pendek untuk promosi koi. Pelatihan IoT memperkenalkan sistem sensor untuk pemantauan kualitas air secara real-time, teknologi pemberian pakan otomatis, dan kerangka kerja digital yang dapat meningkatkan efisiensi budidaya sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan. Sementara itu, pelatihan storytelling membekali peserta terutama generasi mudadengan keterampilan merancang konten, teknik pengambilan gambar, penyuntingan video, serta pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi yang efektif. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya pemahaman dan minat petani dalam menerapkan teknologi IoT dan media digital untuk pemasaran koi. Beberapa output berupa modul pelatihan, HKI, publikasi media, serta dokumentasi video berhasil dihasilkan. Program ini menyimpulkan bahwa integrasi literasi digital, inovasi IoT, dan promosi berbasis storytelling berpotensi meningkatkan kesiapan teknologi petani, memperluas pemasaran, dan mendukung pengembangan desa wisata berbasis budidaya koi. Pendampingan lanjutan dan pengembangan teknologi yang berkelanjutan direkomendasikan untuk memperkuat dampak program
PENGUATAN KELEMBAGAAN PETANI ORGANIK DI KELURAHAN MULYAHARJA, KOTA BOGOR : PENGUATAN PROSES PANEN DAN PASCAPANEN Budiarto, Tri; Azkyah, Sylvina; Sulaeman, Revalina; Surya Aditama, Galih; Aurel Kanayla, Alleta; Gadhah Kun Atha, Rabbani; Julio Pratama, Agief; Iqbal Nurulhaq, Muhammad; Hasian Situmeang, Widya; Kemala Dewi, Ratih; Kasmanhadi Saputra, Henry; Sekar Mardisiwi, Ririh
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 2 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i2.592-599

Abstract

Proses panen yang kurang terampil dan minimnya pengetahuan mengenai kesehatan dan keselamatan kerja (K3), menjadi permasalahan yang dirasakan oleh KWT Ciharashas dalam praktik budidaya pertanian. Tujuan kegiatan pengabdian dan pengembangan masyarakat (PPM) adalah untuk menyelenggarakan pelatihan dan pendampingan intensif bagi seluruh anggota KWT Ciharashas guna meningkatkan keterampilan dan pengetahuan dalam proses panen dan pascapanen dengan teknik ramah lingkungan dan efisien. Pada akhirnya kegiatan ini akan Mendorong peningkatan kesejahteraan petani melalui peningkatan kualitas hasil panen dan mengurangi kerugian pascapanen. Pendekatan kegiatan meliputi: lokakarya bersama pemangku kepentingan (Pemerintah Kelurahan Mulyaharja, PPL, Anggota KWT Ciharashas, dan warga), re-assessment terkait masalah dan kebutuhan prioritas terkait panen dan pascapanen, pelatihan fasilitasi penguatan kelembagaan kelompok pertanian organik : sortasi, grading, packaging, storage dan limbah pertanian, pendampingan proses penguatan kelembagaan kelompok pertanian organik, serta monitoring dan evaluasi kegiatan. Hasil dari kegiatan antara lain bahwa re-assessment menunjukkan penanganan saat panen dan proses panen belum semua anggota paham dan belum menerapkan prinsip K3 yang sesuai. Program pelatihan Good Handling Practices (GHP) dan sosialisasi aturan keselamatan di lahan menjadi program utama untuk menjawab permasalahan dan kebutuhan anggota KWT Ciharashas. Dalam kegiatan pelatihan inovasi yang dihasilkan berupa cardboard langkah GHP, tanam sayur-rawat bumi, keselamatan kerja dan aturan keselamatan di lahan KWT Ciharashas. Selain itu, pelatihan biocomposser dengan media bag composserjuga menjadi inovasi yang telah diterapkan oleh KWT Ciharashas. Program PPM terpusat dan terpadu Sekolah Vokasi di Mulyaharja merupakan rangkaian kegiatan lanjutan sebagai bentuk komitmen bersama dan stakeholder enggagementyang telah dibangun antara Sekolah Vokasi dengan KWT Ciharashas. Bentuk komitmen yang dibangun adalah menindaklanjuti roadmap pengabdian kepada masyarakat hingga 2027 melalui laboratorium sosial.
Co-Authors Adistika, Exciyona Afiya Hashina Muhamnu Agief Julio Pratama Agnia, Arba Wildan Agung Prayudha Hidayat Ajmir Akmal Akbar , Rizal Alamsyah, Muhammad Yusuf Aliana Bekti Fajarwati Andreas Pangaribuan, Beril Anna Fatchiya Anna Sabrina Arif Satria Arya Hadi Dharmawan Asri Sulistyawati Aulia, Dhiva Luthfi Aurel Kanayla, Alleta Azkyah, Sylvina Azzahra, Fauziah Bayu Budiandrian, Bayu Bekti Fajarwati, Aliana Butarbutar, Pesalmen Cintaning, Anis Bias Darmawan, Leonard DEWI RAHMAWATI Dewi, Ratih Kemala Dheanita, Ismi Dini Ayu Triwahyuni Edi Wiraguna Egi Wiraguna Ernan Rustiadi Eva Monica, Eva Farora, Alya Yasmin Fitriani, Syahayyunur Flora Devica Fredian Tonny Nasdian Furqoni, Hafith Gadhah Kun Atha, Rabbani Galih Surya Aditama Haekal, Muhammad Hajir Nonci Henry Kasmanhadi Saputra Henry Kasmanhadi Saputra Hermanu Triwidodo Imamul Hak Intan Kusuma, Zefania Jasir, Ilham Naufal Juan Ardiansyah, Agi Julio Adisantoso Kasmanhadi Saputra, Henri Leo Ayun Leonard Dharmawan Luthfiyah Arham, Iffah M. Agung Zaim Adzkiya M. Iqbal Nurulhaq Mahmudi Siwi Mahmudi Siwi, Mahmudi Mangasih, Yessy Octavia Rungkat Tuani Mardisiwi, Ririh Sekar Muhammad Iqbal Nurulhaq Mumpuni, Restu Puji Muthmainnah, Muthiah Mutohar, Nabil Ahmad Nadira Cidita Salsabilla Nur Hannah Muthohharoh Nurulhaq, M. Iqbal Nurulhaq, Muhammad Iqbal Pendong, Lexi Majesty Prasetyo, Kunandar Qisti, Hanifah Zul Ratih Kemala Dewi Restu Puji Mumpuni Retno Hapsari, Dwi Revalina Sulaeman Rhynanda, Hafiz Septio Rici Tri Harpin Pranata Ririh Sekar Mardisiwi Sholihah, Istiqomatush Siti Arneidha Naimah Marasabessy Sugiana, Fenny Aulia Sulaeman, Revalina Sury, Shella Afifah Surya Aditama, Galih Syahayyunur Fitriani Titania Aulia Toto Haryanto Versanudin Hekmatyar Warohmah, Nisa Widya Hasian Situmeang Widya Hasian Situmeang Willy Bachtiar Yuza, Feimas Beringin Zahra, Alvita Zessy Ardinal Barlan