Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

MENINGKATKAN PENGETAHUAN PERTANIAN MELALUI PROGRAM PENYULUHAN UNTUK PETANI WANITA DI DESA RAWAPANJANG Juan Ardiansyah, Agi; Iqbal Nurulhaq, Muhammad; Budiarto, Tri; Furqoni, Hafith; Wiraguna, Edi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 12 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i12.5241-5246

Abstract

Pembangunan pertanian di Indonesia sangat penting untuk ketahanan pangan, terutama di daerah padat penduduk seperti Desa Rawapanjang, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi anggota Kelompok Wanita Tani (KWT), memberikan penyuluhan tentang budidaya tanaman hortikultura, dan mengevaluasi peningkatan pengetahuan mereka. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan Focus Group Discussions (FGD), serta pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan. Hasil FGD mengidentifikasi tantangan utama seperti kurangnya pengetahuan budidaya, frekuensi pertemuan yang rendah, dan keterbatasan lahan. Penyuluhan dilaksanakan pada 30 Juli 2024 dan melibatkan 11 anggota KWT, yang menunjukkan peningkatan pengetahuan dari 69% pada pre-test menjadi 87% pada post-test, dengan signifikansi P=0,02. Peningkatan ini menunjukkan efektivitas penyuluhan dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan budidaya. Diharapkan, hasil penelitian ini dapat menjadi acuan dalam merancang program penyuluhan yang lebih efektif di masa mendatang
EDUKASI LITERASI DIGITAL: PENGEMBANGAN KAPASITAS DIGITAL PETANI IKAN KOI Siwi, Mahmudi; Retno Hapsari, Dwi; Budiarto, Tri; Ardinal Barlan, Zessy; Aulia, Titania; Adistika, Exciyona; Luthfiyah Arham, Iffah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i1.236-243

Abstract

Masih rendahnya kemampuan petani koi di Dusun Kuwut, Desa Kemloko, dalam pemahaman dan pemanfaatan teknologi digital dalam membudidayakan ikan koi menjadi alasan dilaksanakannya pelatihan literasi digital. Pelatihan ini dilaksanakan melalui dua tahap, yaitu tahap persiapan berupa Focus Group Discussion (FGD) antara tim IPB dengan Kelompok Masyarakat (Pokmas) Ana Cahaya Koi dan tahap pelaksanaan berupa pengembangan masyarakat berbasis desa wisata dan pelatihan literasi digital untuk pengembangan media promosi paket wisata unggulan berbasis budi daya ikan koi. Rangkaian pelatihan ini dilaksanakan di Dusun Kuwut, Desa Kemloko, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, pada bulan 2-10 Agustus 2024. Pelatihan ini membekali petani koi tentang pentingnya pengetahuan dan pemahaman mengenai literasi digital dan kemampuan digital dalam perkembangan usaha, seperti penggunaan teknologi IoT untuk budi daya koi. Melalui penggunaan IoT, efisiensi dan efektivitas dalam budi daya ikan koi lebih dapat dirasakan, salah satunya dalam pemberian pakan yang tidak terlalu boros namun tepat waktu. Pelatihan literasi digital ini menjadi salah satu strategi dalam menyelesaikan permasalahan terkait keterbatasan pemahaman terkait literasi digital, sehingga melalui pelatihan ini harapannya tingkat literasi digital petani dapat meningkat dan diaplikasikan langsung dalam membudidayakan ikan koi.
PENGUATAN KELEMBAGAAN PETANI ORGANIK DI KELURAHAN MULYAHARJA, KOTA BOGOR Budiarto, Tri; Fitriani, Syahayyunur; Sulaeman, Revalina; Azkyah, Sylvina; Surya Aditama, Galih; Azzahra, Fauziah; Julio Pratama, Agief; Iqbal Nurulhaq, Muhammad; Wiraguna, Edi; Dharmawan, Leonard; Hasian Situmeang, Widya; Sekar Mardisiwi, Ririh; Puji Mumpuni, Restu; Kemala Dewi, Ratih; Kasmanhadi Saputra, Henri
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i1.340-349

Abstract

Penguatan kelembagaan petani organik di Kelurahan Mulyaharja, khususnya bagi Kelompok Wanita Tani (KWT) Ciharashas, merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kemandirian dan keberlanjutan usaha tani organik. Kegiatan ini mencakup serangkaian aktivitas seperti Focus Group Discussion (FGD), pelatihan pembuatan pestisida nabati, pemaparan analisis usaha tani, serta monitoring dan evaluasi untuk menilai perkembangan dan dampak program. FGD bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan dan tantangan yang dihadapi anggota kelompok, sementara pelatihan pestisida nabati memberikan pengetahuan praktis dalam mengelola hama tanpa menggunakan bahan kimia berbahaya. Pemaparan analisis usaha tani membantu petani memahami aspek keuangan dan peluang usaha tani organik, sedangkan monitoring dan evaluasi memastikan implementasi yang efektif serta memberikan umpan balik untuk perbaikan program. Hasil kegiatan ini menunjukkan peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kapasitas kelembagaan KWT Ciharashas dalam mendukung pertanian organik yang berkelanjutan.
Pengembangan Masyarakat Melalui Program Urban Farming di Kelurahan Kutisari, Kota Surabaya Triwahyuni, Dini Ayu; Pratama, Agief Julio; Budiarto, Tri
AGRIEKSTENSIA : Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian Vol 23 No 2 (2024): AGRIEKSTENSIA: Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34145/agriekstensia.v23i2.3263

Abstract

The agricultural sector in the city of Surabaya makes a relatively small contribution considering the limited agricultural land due to land conversion in urban areas and population density which is increasing every year. Urban farming can be an alternative solution to achieve food sovereignty amidst the problem of limited land in urban areas. This research aims to describe the internal and external factors that influence the development of urban farming communities in Kutisari Village. This research uses a combined qualitative and quantitative research approach (mix methods). Data collection methods were obtained from observation, interviews, documentation, questionnaires, and literature studies/related literature. The target of the research is the urban farming community. The results of the research show that internal factors at the level of education are in the middle category (SMA) and are included in the middle class of society in Surabaya UMK income. The majority of community members are men with main jobs as private employees in the productive age range of 40-49 years. External factors on access to information and accountability are in the high category with community participation in the medium category. Supporting facilities in the form of public facility land in Kutisari Village also support these activities.
KETERTARIKAN PENGGUNAAN PUPUK ORGANIK UNTUK MENGATASI PEMBATASAN PUPUK SUBSIDI DI KELOMPOK TANI SUBUR MAKMUR DESA CIHERANG KECAMATAN DRAMAGA KABUPATEN BOGOR Warohmah, Nisa; Budiarto, Tri; Wiraguna, Edi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 8 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i8.2831-2840

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi karakteristik petani terhadap penggunaan pupuk organik untuk mengatasi pembatasan pupuk subsidi, memperkenalkan pupuk organik melalui sosialisasi, mengukur ketertarikan petani dan mengidentifikasi hubungan antara karakteristik petani di Desa Ciherang dengan ketertarikan petani terhadap penggunaan pupuk organik. Metode penelitian menggunakan mixed method, yang menggabungkan pendekatan kualitatif (wawancara dan observasi) dan kuantitatif (kuesioner skala likert). Data dianalisis menggunakan teknik persentase dan uji korelasi Pearson dengan bantuan R-studio. Penelitian dilaksanakan selama enam bulan di Kelompok Tani Subur Makmur, Desa Ciherang. Sosialisasi pupuk organik diadakan pada 12 Maret 2024, meliputi pemaparan materi, diskusi, tanya jawab dan pengisian kuesioner. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas petani berada dalam usia produktif (70%), mayoritas perempuan (57%), berpendidikan dasar (70%), memiliki pengalaman bertani sedang (50%) dan memiliki lahan sempit (<0,5 hektar) sebanyak 97%. Analisis kuesioner menunjukkan ketertarikan tinggi terhadap pupuk organik dengan persentase skor 90%. Hubungan antara karakteristik petani dan ketertarikan terhadap pupuk organik menunjukkan bahwa pengalaman bertani dan luas lahan memiliki hubungan positif signifikan (0,38*), sementara usia menunjukkan hubungan negatif. Petani yang lebih muda dan memiliki lahan lebih luas cenderung lebih tertarik menggunakan pupuk organik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sosialisasi efektif meningkatkan pengetahuan dan minat petani terhadap penggunaan pupuk organik.
PENDAMPINGAN KOMUNITAS PETANI TANAMAN PANGAN DUSUN SILIMAPULUH DENGAN PENDEKATAN PENYULUHAN Andreas Pangaribuan, Beril; Iqbal Nurulhaq, Muhammad; Hasian Situmeang, Widya; Budiarto, Tri
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 2 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i2.727-740

Abstract

Permasalahan petani Dusun Silimapuluh meliputi pengurangan alokasi pupuk kimia bersubsidi di Kabupaten Simalungun pada tahun 2023, masalah kesuburan tanah di Dusun Silimapuluh, serta banyaknya hama tikus di lahan pertanian milik para petani di Dusun Silimapuluh. Alternatif yang ditawarkan peneliti untuk membantu petani di Dusun Silimapuluh dalam mengatasi permasalahan tersebut mencakup pembuatan pupuk organik berbasis Mikro Organisme Lokal (MOL), penerapan ameliorasi, dan sistem polikultur, serta pengendalian hama tikus. Langkah-langkah tersebut tidak hanya diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian, tetapi juga penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem agar tetap lestari. Tujuan penelitian yaitu  mengidentifikasi permasalahan utama yang dihadapi oleh komunitas petani di wilayah penelitian, menguraikan pendampingan yang dilakukan terhadap komunitas petani tanaman pangan Dusun Silimapuluh, mengevaluasi efektivitas pendampingan komunitas petani dengan pendekatan penyuluhan dalam meningkatkan, produktivitas dan kesejahteraan petani, menganalisis faktor-faktor yang mendukung keberhasilan pendampingan komunitas petani dengan pendekatan penyuluhan. Data dikumpulkan dengan metode FGD, wawancara, observasi, kuesioner, pretest dan postest, serta dokumentasi. Kegiatan penyuluhan dilakukan dengan sosialisasi pemaparan materi dan demonstrasi cara di lahan milik petani di Dusun Silimapuluh. Tingkat kehadiran petani dalam setiap kegiatan penyuluhan memiliki rata-rata sebesar 83%. Tingkat pengetahuan petani terhadap MOL mengalami peningkatan sebesar 57%, tingkat pengetahuan petani terhadap pengapuran tanah sebesar 62%, tingkat pengetahuan petani terhadap alat emposan sebesar 66%. Hasil interpretasi persepsi petani terhadap kegiatan penyuluhan sebesar  91,44% dengan kategori sangat tinggi.
STRATEGI PENURUNAN EMISI METANA PADA PADI SAWAH ORGANIK SEBAGAI UPAYA OPTIMALISASI PERTANIAN BERKELANJUTAN Mumpuni, Restu Puji; Pratama, Agief Julio; Nurulhaq, Muhammad Iqbal; Dewi, Ratih Kemala; Wiraguna, Edi; Situmeang, Widya Hasian; Budiarto, Tri; Mardisiwi, Ririh Sekar
RISALAH KEBIJAKAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN Rumusan Kajian Strategis Bidang Pertanian dan Lingkungan Vol 12 No 1 (2025): April
Publisher : Pusat Studi Pembangunan Pertanian dan Pedesaan (PSP3) dan Ilmu Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (PSL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jkebijakan.v12i1.60733

Abstract

Sektor pertanian terutama padi sawah merupakan penyumbang emisi gas rumah kaca terutama gas metana. Gas metana dihasilkan dari proses dekomposisi bahan organik secara anaerobik di sekitar perakaran tanaman padi, terutama yang terus digenangi. Penambahan bahan organik pada padi organik juga merupakan penyumbang gas metana. Strategi untuk menurunkan emisi metana pada budidaya padi sawah organik perlu dilakukan, apalagi saat ini produk beras organik memiliki nilai tambah ekonomi dan daya saing yang lebih baik terutama dengan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat akan produk yang sehat dan ramah lingkungan. Beberapa upaya untuk menurunkan emisi metana antara lain irigasi padi secara intermiten, pemilihan varietas padi yang lebih tahan terhadap genangan air dan berumur pendek, perlunya mengelola sisa-sisa tanaman secara tepat dengan mengomposkannya dan cermat dalam menggunakan pupuk organik yang dapat membantu mengurangi emisi metana. Kombinasi berbagai strategi budidaya yang menekan produksi emisi metana di atas diharapkan dapat meningkatkan keberlanjutan sistem padi sawah organik dan mendukung program pertanian cerdas iklim.
Enhancing Farmers’ Knowledge and Sustainable Agriculture through Coconut Husk Utilization in Kalikur Village Butarbutar, Pesalmen; Pratama, Agief Julio; Nurulhaq, M. Iqbal; Budiarto, Tri; Situmeang, Widya Hasian; Dewi, Ratih Kemala; Mumpuni, Restu Puji; Wiraguna, Edi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32815/jpm.v6i1.2635

Abstract

Purpose: This program aimed to enhance farmers' knowledge of coconut husk waste management by transforming it into cocopeat, an eco-friendly planting medium. The initiative sought to promote sustainable agriculture and provide economic benefits for the community. Method: A participatory approach was used, involving community engagement through observation, socialization, training, and hands-on practice. The process included theoretical discussions, practical demonstrations, and knowledge assessments through pre- and post-tests. Practical Applications: Farmers learned to convert coconut husks into cocopeat using simple tools. The training increased awareness of waste management and provided an alternative planting medium with high water retention and nutrient content, benefiting agricultural productivity. Conclusion: The program successfully increased participants’ knowledge by 57%, demonstrating the effectiveness of agricultural extension in improving local resource utilization. Future efforts should focus on continued training and mentorship to ensure sustainable implementation and long-term benefits.
Tilapia Processing Innovation for Sustainable Development by Islamic Boarding School in Kambitin Village, Tabalong Regency, South Kalimantan Province Devica, Flora; Wiraguna*, Edi; Budiarto, Tri; Nurulhaq, Muhammad Iqbal
Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Vol 7, No 3 (2024): July, Educational and Social Issue
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jr.v7i3.39856

Abstract

This study explores the integration of Islamic education with practical training in fishery management at Al Islam Agricultural Technology Islamic Boarding School, focusing on tilapia cultivation in South Kalimantan, Indonesia. Despite challenges in post-harvest management leading to limited sales of raw tilapia, innovative training initiatives aim to extend product shelf life and enhance market value. A community service program evaluated from September to December 2023 assessed the sustainability of tilapia processing training among students (santri), emphasizing skills development in product innovation and hygiene practices. The program, utilizing various tools and materials, successfully introduced processed fish products such as shredded meat, nuggets, tofu meatballs, and baby tilapia crispy, garnering high participant satisfaction (79.91%) and affirming potential for sustainable fishery practices.
MENINGKATKAN PENGETAHUAN PERTANIAN MELALUI PROGRAM PENYULUHAN UNTUK PETANI WANITA DI DESA RAWAPANJANG Juan Ardiansyah, Agi; Iqbal Nurulhaq, Muhammad; Budiarto, Tri; Furqoni, Hafith; Wiraguna, Edi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 12 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i12.5241-5246

Abstract

Pembangunan pertanian di Indonesia sangat penting untuk ketahanan pangan, terutama di daerah padat penduduk seperti Desa Rawapanjang, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi anggota Kelompok Wanita Tani (KWT), memberikan penyuluhan tentang budidaya tanaman hortikultura, dan mengevaluasi peningkatan pengetahuan mereka. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan Focus Group Discussions (FGD), serta pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan. Hasil FGD mengidentifikasi tantangan utama seperti kurangnya pengetahuan budidaya, frekuensi pertemuan yang rendah, dan keterbatasan lahan. Penyuluhan dilaksanakan pada 30 Juli 2024 dan melibatkan 11 anggota KWT, yang menunjukkan peningkatan pengetahuan dari 69% pada pre-test menjadi 87% pada post-test, dengan signifikansi P=0,02. Peningkatan ini menunjukkan efektivitas penyuluhan dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan budidaya. Diharapkan, hasil penelitian ini dapat menjadi acuan dalam merancang program penyuluhan yang lebih efektif di masa mendatang