Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat melalui Pengelolaan Sampah Organik Menjadi Eco Enzim di Pucang Gading Mranggen Demak Zulaikhah, Siti Thomas; Sampurna, Sampurna; Masyhudi, Masyhudi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kedokteran Vol 4, No 2 (2025): Mei
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/abdimasku.4.2.58-66

Abstract

Permasalahan sampah organik rumah tangga yang terus meningkat menjadi tantangan serius bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat. Salah satu solusi inovatif dan ramah lingkungan adalah pengolahan sampah organik menjadi eco enzim. Kegiatan ini tidak hanya bermanfaat secara ekologis, tetapi juga memiliki potensi sebagai media pemberdayaan masyarakat. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan kader dalam mengolah sampah organik menjadi eco enzim melalui pendekatan edukatif dan partisipatif. Metode yang digunakan mencakup penyuluhan, praktek langsung, dan pendampingan berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman kader kesehatan tentang konsep, proses pembuatan, serta manfaat eco enzim bagi Kesehatan dan lingkungan. Peserta adalah kader kesehatan RW 13 Pucang Gading yang berjumlah 30. Peserta diberikan pretes dan postes pada akhir kegiatan sebagai evaluasi terhadap kegiatan yang dilaksanakan. Skor pengetahuan sebelum dan sesudah kegiatan dibandingkan. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan t-paired test. Rerata skor pengetahuan sebelum kegiatan adalah 50.50 dan sesudah kegiatan 95.20, hasil analisis data dengan uji t-paired diperoleh nilai p=0,020. Penyuluhan dan praktek langsung tentang pengolahan sampah organik menjadi eco enzim berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan dan ketrampilan kader dalam mengolah sampah organik menjadi eco enzim melalui pendekatan edukatif dan partisipatif.The increasing volume of household organic waste has become a serious challenge to environmental and public health. One innovative and eco-friendly solution is processing organic waste into eco-enzyme. This activity is not only ecologically beneficial but also has great potential as a means of community empowerment. This community service aimed to improve the knowledge and skills of community health cadres in processing organic waste into eco-enzyme through educational and participatory approaches. The methods included counseling sessions, hands-on practice of making eco-enzyme, and ongoing assistance. The results showed a significant increase in public understanding of the concept, production process, and benefits of eco-enzyme for both the environment and health. The participants consisted of 30 health cadres from RW 13 Pucang Gading. A pretest and posttest were administered to evaluate the activity's impact. The knowledge scores before and after the intervention were compared using a paired t-test. The mean pretest score was 50.50, while the posttest score increased to 95.20. Statistical analysis showed a significant difference (p = 0.020). Educational counseling and direct demonstration of organic waste processing into eco-enzyme positively influenced the improvement of knowledge and skills among cadres using an educational and participatory approach.
Effect of Turmeric Ethanol Extract (Curcuma Longa Linn.) on Tumor Necrosis Factor alpha (TNFα) and the extent of wound lesions (Experimental Study on Wistar Rats Exposed to UVB Rays) Rahim, Denasa Dwi Sopandita; Sumarawati, Titiek; Chodidjah; Zulaikhah, Siti Thomas; Priyantini, Sri; Trisnadi, Setyo
Gema Lingkungan Kesehatan Vol. 23 No. 3 (2025): Gema Lingkungan Kesehatan
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gelinkes.v23i3.331

Abstract

Continuous exposure to ultraviolet B (UVB) radiation can induce photoaging and accelerate premature skin aging. Turmeric (Curcuma longa) is a medicinal plant that contains curcumin, an active compound known for its anti-inflammatory properties and its role in accelerating wound healing. This study aimed to evaluate the effect of turmeric ethanol extract on TNF-α levels and wound lesion areas in Wistar rats exposed to UVB radiation. A post-test-only control group design was employed, involving 24 Wistar rats divided into four groups: a healthy control group (K1), a negative control group (K2), and two treatment groups receiving oral turmeric ethanol extract at doses of 100 mg/kg BW (K3) and 200 mg/kg BW (K4) for 14 days, with concurrent UVB exposure. TNF-α levels were assessed using one-way ANOVA followed by Tukey's post hoc test, while wound lesion areas were analyzed using the Kruskal–Wallis test followed by the Mann–Whitney U test. The results showed that the highest TNF-α levels were observed in the healthy control group (129.14 ng/L), although no statistically significant differences were found between groups (p = 0.538). In contrast, a significant difference was observed in wound lesion areas (p < 0.001), with the largest lesions occurring in the negative control group. In conclusion, oral administration of turmeric ethanol extract did not significantly affect TNF-α levels but was effective in reducing the area of wound lesions caused by UVB exposure.
Hubungan Tingkat Depresi Dengan Kemunculan Ide Bunuh Diri Pada Mahasiswa Rantau Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sultan Agung Angkatan 2021-2023 Caesara, Vidya Rahayunda; Noerhidajati, Elly; Zulaikhah, Siti Thomas
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 8 (2025): Volume 12 Nomor 8
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i8.18931

Abstract

Bunuh diri merupakan tindakan mengakhiri hidup secara sengaja, sering kali dikaitkan dengan gangguan jiwa, terutama depresi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara tingkat depresi dengan kemunculan ide bunuh diri pada mahasiswa rantau Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sultan Agung Angkatan 2021, 2022, dan 2023 yang berasal dari luar Jawa Tengah. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional dan melibatkan 130 mahasiswa sebagai sampel, yang dipilih menggunakan metode proportionate stratified random sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Tingkat depresi diukur menggunakan Zung Self-Rating Depression Scale (ZSDS), sedangkan kemunculan ide bunuh diri diukur dengan Suicidal Ideation Scale (SIS). Data yang diperoleh menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa mengalami depresi ringan (51.5%), sementara 43.8% memiliki tingkat depresi normal, dan hanya 4.6% yang mengalami depresi sedang. Sedangkan, 96.2% mahasiswa tidak memiliki ide bunuh diri, sementara 3.8% lainnya menunjukkan adanya ide bunuh diri. Hasil analisis statistik dengan uji Rank Spearman menunjukkan adanya hubungan signifikan antara tingkat depresi dengan kemunculan ide bunuh diri, dengan nilai p = 0.024 dan r = 0.198, yang mengindikasikan kekuatan hubungan yang sangat rendah. Kesimpulannya, penelitian ini menemukan bahwa ada hubungan antara tingkat depresi dengan kemunculan ide bunuh diri pada mahasiswa rantau Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sultan Agung.
Penguatan Birrul Walidain & Fiqh Wanita terhadap siswa TPQ dan Madrasah Diniyah Nurul Ulum di Desa Karangroto Zulaikhah, Siti Thomas; Hariyanto, Ropik; Raharja, Mediana Emilia; Erinda, Adysa; Noorrahman, Handy Triya; Isaroh, Nila Latifatul; Ardiansyah, Ferdi; Faiqoh, Elok; Prissanty, Anne Aninditha; Putra, Alexander Vito Dharma
Community Empowerment Journal Vol. 3 No. 3 (2025)
Publisher : CV. Yudhistt Fateeh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61251/cej.v3i3.273

Abstract

Tujuan dari dilaksanakannya program kerja pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang birrul walidain dan fiqh wanita kepada masyarakat Karangroto sehingga mereka terutama kalangan anak-anak maupun remaja dapat menjadi umat Islam yang senantiasa bertakwa dan berakhlak mulia. Metode pelaksanaan program ini adalah dengan melakukan pendampingan TPQ (Taman Pendidikan Quran) dan Madrasah Diniyah, bimbingan belajar untuk anak-anak tingkat SD (Sekolah Dasar), serta penyuluhan mengenai Fiqh Wanita yang dilaksanakan di Desa Karangroto. Kegiatan pendampingan TPQ dan Madrasah Diniyah dilaksanakan di TPQ dan Madrasah Diniyah Nurul Ulum, kemudian kegiatan penyuluhan fiqh wanita juga dilaksanakan di TPQ dan Madrasah Diniyah Nurul Ulum yang dihadiri oleh para siswa dari berbagai kelas di TPQ dan Madrasah Diniyah Nurul Ulum Desa Karangroto. Strategi pendampingan yang digunakan yaitu penyampaian materi yang menarik, atraktif dan menyenangkan. The purpose of this community service work program is to increase a deeper understanding of birrul walidain and women's fiqh to the Karangroto community so that they, especially children and teenagers, can become Muslims who are always pious and have noble morals. The method of implementing this program is by providing mentoring to TPQ (Quran Education Park) and Madrasah Diniyah, tutoring for elementary school children, and counseling on Women's Fiqh carried out in Karangroto Village. TPQ and Madrasah Diniyah mentoring activities were carried out at TPQ and Madrasah Diniyah Nurul Ulum, then women's fiqh counseling activities were also carried out at TPQ and Madrasah Diniyah Nurul Ulum which were attended by students from various classes at TPQ and Madrasah Diniyah Nurul Ulum Karangroto Village. The mentoring strategy used was delivering interesting, attractive and fun material.
Risk Factors of Acute Respiratory Infections in Practice Area for Community of Medical Students in Semarang Zulaikhah, Siti Thomas; Soegeng, Purwito; Sumarawati, Titiek
Kesmas Vol. 11, No. 4
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infeki saluran pernapasan akut (ISPA) menempati urutan pertama dari 10 besar penyakit di Puskesmas Bangetayu dengan persentase terbanyak di Kelurahan Penggaron Lor. Keterampilan untuk mempelajari distribusi dan frekuensi penyakit serta faktor determinan yang memengaruhi manusia sangat diperlukan untuk menetapkan intervensi yang paling efektif untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui faktor risiko yang paling dominan berhubungan dengan kejadian ISPA di lokasi praktik komunitas mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sultan Agung Semarang. Penelitian ini menggunakan desain potong lintang dengan jumlah responden 100 orang dan sampel dikumpulkan dengan menggunakan stratified random sampling. Sepuluh variabel yang diteliti adalah faktor risiko sanitasi lingkungan, sedangkan enam faktor risiko terkait dengan perilaku dan pelayanan kesehatan. Data dianalisis secara bivariat dengan uji kai kuadrat dan multivariat dengan regresi logistik ganda. Faktor yang berhubungan dengan kejadian ISPA adalah ventilasi, lubang asap dapur, ruang tidur, dan kepadatan hunian. Faktor yang paling dominan adalah kebiasaan anggota keluarga yang merokok di Kelurahan Penggaron Lor. Lokasi ini dapat digunakan sebagai lahan praktik komunitas bagi mahasiswa kedokteran yang sedang kepaniteraan di program studi Ilmu Kesehatan Masyarakat karena memiliki permasalahan kesehatan yang kompleks. Acute respiratory infection (ARI) ranks first of 10 major diseases in Primary Health Care Bangetayu with the highest percentage in Penggaron Lor Subdistrict. Skill to learn distribution and frequency of diseases as well as determinant factors that affect human health is needed in determine the most effective intervention to increase public health level. This study aimed to determine dominant factors related to ARI incidence in location of practice for community of medical students of Islam Sultan Agung University, Semarang. This study used cross-sectional design with 100 respondents and the samples were collected by stratified random sampling. Ten variables examined were environmental sanitation risk factors, while six related to behavior and health care. Data analysis used a chi-square test (bivariate) and multiple regression logistic (multivariate). Environmental sanitation factors were significantly related to ARI including the presence of ventilation, smoke hole kitchen, bedroom, residential density and the most dominant factor was the habit of smoker family members in Penggaron Lor Subdistrict. This location can be used as a practice area for the community of medical students who take Public Health Studies due to complex health problems.
Association between prenatal factors and incidence of stunting in toddlers aged 0 – 23 months: A case-control study Maula, Fanindy Ghanif; Ratnawati, Ratnawati; Zulaikhah, Siti Thomas
JKKI : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Indonesia JKKI, Vol 15, No 3, (2024)
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/JKKI.Vol15.Iss3.art8

Abstract

Background: Stunting is impaired growth caused by chronic malnutrition in the first thousand days of life divided into prenatal and postnatal period. The prenatal period starts from conception until before time of birth. It is caused by multifactor including dietary consumption, infectious diseases, maternal nutrition, socioeconomic factors, and environmental factors. Objective: This study aims to identify the correlation between prenatal factors and incidence of stunting in toddlers aged 0 – 23 months in the area of Puskesmas Guntur II (Guntur II Primary Health Care), Demak Regency.Methods: This was an analytic observational study with a case control design. Independent variables in this study were haemoglobin levels, iron tablet consumption behaviour, chronic energy deficiency (CED) status, maternal height, and antenatal care (ANC) frequency. Its sampling technique was a purposive and consecutive sampling. Its data were analysed by chi-square for bivariate analysis and logistic regression test for multivariate analysis.Results: The results of correlation between haemoglobin levels (p = 0,012; OR = 4,375; CI = 1,320 – 14,504), iron tablet consumption behaviour (p= 0,297; OR = 1,727; CI = 0,616 – 4,845), chronic energy deficiency status (p = 0,045; OR = 3,333; CI = 0,998 – 11,139), maternal height (p = 0,045; OR = 3,333; CI = 0,998 – 11,139), and ANC frequency (p = 0,067; OR = 2,667; CI = 0,924 – 7,699) with incidence of stunting . Risk factors for stunting based on multivariate analysis are chronic energy deficiency status (β = 1,703; p = 0,014; OR = 5,489; CI = 1,417 – 21,263) and frequency of ANC (β = 1,460; p = 0,018; OR = 4,307; CI = 1,287 – 14,417).Conclusion: The haemoglobin levels, maternal height, and CED status have significant correlation with incidence of stunting in toddlers aged 0 – 23 months. The CED status is the dominant risk factor of incidence of stunting in toddlers aged 0 – 23 months.
The Effect of Cucumber (Cucumis sativus) Extract Cream on VEGF and IL-10 in Xerotic Rats Yanti, Erica Lidya; Harlisa, Pasid; Zulaikhah, Siti Thomas
Medical Laboratory Technology Journal Vol. 11 No. 2 (2025): December
Publisher : Poltekkes Kemenkes Banjarmasin Jurusan Analis Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31964/mltj.v11i2.664

Abstract

Xerosis cutis is a chronic dry skin condition aggravated by impaired skin barrier function and increased transepidermal water loss (TEWL). Decreased levels of interleukin-10 (IL-10) and vascular endothelial growth factor (VEGF) contribute to prolonged inflammation and hinder tissue regeneration. Cucumber (Cucumis sativus) contains flavonoids and vitamin C, which possess anti-inflammatory and angiogenic properties, making it a promising candidate for natural topical therapy. This study aimed to determine the effect of cucumber extract cream on IL-10 and VEGF levels in the skin of female Wistar rats with grade II xerosis cutis induced by acetone and ethanol. This experimental research employed a post-test only control group design. A total of 30 Wistar rats were randomly divided into five groups: normal control, negative control, positive control (10% ceramide cream), and two treatment groups receiving cucumber extract cream at concentrations of 3% and 5%. Following the induction of xerosis, the respective creams were applied topically for 14 consecutive days. Results showed that administration of 5% cucumber extract cream significantly increased VEGF levels (715.75 ± 152.65 ng/L) and IL-10 levels (200.35 ± 43.49 pg/mL) compared to the negative control (VEGF 494.29 ± 95.05 ng/L; IL-10 120.62 ± 22.11 pg/mL, p<0.05). The 3% cucumber extract cream also elevated VEGF (522.96 ± 115.48 ng/L) and IL-10 (197.86 ± 31.32 pg/mL), though less effectively than the 5% formulation. Meanwhile, the group treated with ceramide 10% cream showed increases in VEGF (694.87 ± 180.52 ng/L) and IL-10 (140.85 ± 32.42 pg/mL), indicating that cucumber extract at 5% comparable to ceramide therapy. In conclusion, cucumber extract cream, particularly at 5% concentration, significantly enhances IL-10 and VEGF levels in the skin of xerosis cutis model rats. These findings indicate its potential as an effective natural topical therapy for reducing inflammation and promoting skin regeneration in xerosis cutis caused by chemical exposure.
Co-Authors Ali Djamhuri Amellia, Nazzala Luthfin Arif, Mohamad Arrizki Azka Pratama Artanti, Sekar Arum Caesara, Vidya Rahayunda Cahyani, Adhisa Rizky Chodidjah Choirinnisa, Luluk Damayanti, Indy Anindya David Akbar M Dea, Salsabila Ratna Dewa, Yusuf Kusuma Dhanny Rona Etika Egan, Zahir Khan Gaddy Shaquille Eka Norma Anggorowati, Eka Norma Eko Naning Sofyanita Elly Noerhidajati Elly Noerhidayati Elok Faiqoh Endang Surani, Endang Erinda, Adysa Erwin Budi Cahyono Faida, Soraya Nur ferdi ardiansyah, ferdi Fitrianisa, Nadya Ghani, Muhammad Firman Hariyanto, Ropik Iis Aisyah Sutisna Imam Djamaludin Mashoedi Indriatno, Anang Wiwik Isaroh, Nila Latifatul Iwang Yusuf Joko Wahyu Wibowo Joko Wahyu Wibowo Joko Wahyu Wibowo Joko Wahyu Wibowo Joko Wahyu Wibowo Joko Wahyu Wibowo Joko Wahyuwibowo Khairunnisa, Sekarayu Septia Kurniasari, Linda Kurniawan, Yuwono Tulus Lestari, Novi Dian Livana Ph, Livana Lusito Lusito Masyhudi Masyhudi, Masyhudi Maula, Fanindy Ghanif Menik Sahariyani Minidian Fasitasari Minidian Fasitasari Muhammad Saugi Abduh Muhammad Ulil Fuad Mustika Rani Nafisyah, Nafisyah Nisaa, Salsabila Amarti Noorrahman, Handy Triya Nurkhikmah, Eli Octavia, Tania Pasid Harlisa Perez Wahyu Purnasari Prasetijono, Purwito Soegeng Prasetyo Bhakti H Pratami, Rani Windasari Prissanty, Anne Aninditha Pritasari, Alteriana Mydriati Sita Purwito Soegeng Putra, Alexander Vito Dharma Raharja, Mediana Emilia Rahim, Denasa Dwi Sopandita Rahmadhani, Ilham Suci Ratnawati Ratnawati Ratnawati Ratnawati Ratnawati Ratnawati Reza Adityas Trisnadi Rohadi Rohadi Sampurna Sampurna, Sampurna Setyo Trisnadi Shinta, Sopia Silvyana Helmalia Putri Sita, Tiara Laras Sri Priyantini Sulastri, Neng Suparmi Suparmi Susilorini Susilorini Taufiqurrachman Nasihun Titiek Sumarawati Wardhana, Naufal Al Faris Widianto, Fadhilla Dimas Yanti, Erica Lidya Yusuf, Iwang