Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

DINAMIKA SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT YAHUKIMO DALAM SEKTOR INFORMAL PERKOTAAN: STUDI KASUS KOTA JAYAPURA Yanthy, Normalia Ode; Weya, Kalemon; Musfira, Musfira
DINAMIS Vol 22 No 2.Desember (2025): Dinamis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jd.v22i2.Desember.1579

Abstract

Penelitian ini menganalisis dinamika sosial ekonomi masyarakat Yahukimo yang bekerja dalam sektor informal Kota Jayapura, dengan fokus pada karakteristik demografis, pola usaha, persebaran spasial, serta tantangan dan modal sosial yang membentuk strategi bertahan hidup mereka. Migrasi masyarakat Yahukimo menuju Jayapura dipahami sebagai respons terhadap ketimpangan wilayah, keterbatasan infrastruktur, dan minimnya peluang ekonomi di daerah asal. Hasil survei menunjukkan bahwa mayoritas pelaku usaha berada pada usia produktif (20-40 tahun), berpendidikan dasar (70%), serta telah bermukim lebih dari enam tahun, menandakan migrasi permanen dan pembentukan jaringan sosial yang stabil. Sektor informal menjadi arena adaptasi utama bagi masyarakat Yahukimo akibat rendahnya akses terhadap pekerjaan formal. Sebanyak 40% responden bekerja sebagai pedagang kaki lima dan 30% sebagai penjual makanan, dengan persebaran usaha terkonsentrasi di pasar tradisional (45%) dan pinggir jalan (35%). Aktivitas ini tidak hanya berfungsi sebagai sumber penghidupan, tetapi juga sebagai ruang negosiasi identitas dan pembentukan micro-territories berbasis etnis dalam struktur ruang Kota Jayapura. Perempuan Yahukimo memainkan peran signifikan dalam ekonomi subsisten urban melalui perdagangan makanan dan kerajinan (termasuk noken), sehingga berkontribusi pada keberlanjutan ekonomi rumah tangga sekaligus pelestarian budaya. Temuan utama penelitian menunjukkan bahwa modal sosial Yahukimo, terutama melalui jaringan kekerabatan, solidaritas etnis, dan pinjaman keluarga menjadi mekanisme penting dalam mempertahankan usaha, mengingat 55% modal awal berasal dari tabungan pribadi dan 25% dari jaringan internal. Tantangan struktural meliputi keterbatasan modal (40%), persaingan tinggi (30%), minimnya fasilitas (20%), dan tekanan regulasi (10%). Kondisi ini menegaskan perlunya tata kelola kota yang lebih inklusif, pengakuan terhadap sektor informal, revitalisasi pasar rakyat, serta kebijakan penataan ruang yang mendukung keberlanjutan ekonomi migran Papua. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sektor informal tidak hanya menopang ekonomi masyarakat Yahukimo, tetapi juga membentuk interaksi sosial-budaya dan struktur ruang Kota Jayapura. Temuan ini memberikan kontribusi penting bagi studi perencanaan wilayah dan kota, khususnya terkait urban informalities, migrasi internal Papua, dan inklusivitas kebijakan kota.
Pengaruh Metode Bermain dan Bercerita Terhadap Perkembangan Bahasa Anak Di TK Dian Harapan Makkio Baji Takalar Roihanatus Salsabila; Putri, Adelia; Musfira, Musfira; Martuty, Arie
ISOLEK: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, Bahasa, dan Sastra Vol. 4 No. 1 (2026): Isolek: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, Bahasa, dan Sastra (Maret 2026)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/isolek.v4i1.758

Abstract

Early childhood language development is a crucial aspect of holistic growth and development, especially in Dian Harapan Makkio Baji Kindergarten in Takalar, located in an area with a language delay rate of 12–14%. This study aims to examine the effect of play and storytelling methods on the expressive language skills of children aged 5–6 years, analyze development before and after intervention, and assess the effectiveness of the integrated application of both methods. Using a Quasi-Experimental design with 14 subjects divided into experimental and control groups, the study was conducted over six weeks with a Likert-scale pretest and posttest. The results showed a significant increase in the experimental group, with an average score of 67.57 to 86.43, while the control group only increased from 65.29 to 68.43. The Wilcoxon test confirmed a significant effect (p = 0.018) of the play and storytelling method on language development, compared to the insignificant change in the control group (p = 0.310). Thus, this method is proven to be effective in improving the quality of children's language development objectively and measurably.