Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Impact of Health Education about Stroke Pre-Hospital Emergency Treatment on Family Knowledge in Puskesmas Kartini Pematangsiantar Region Siregar, Nabilah; Damanik, Derma Wani; Handayani, Astika
Jurnal Kesehatan Holistic Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal Kesehatan Holistic Volume 7/ Nomor 2/ Juli 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan RS Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33377/jkh.v7i2.166

Abstract

Introduction: Stroke was the second leading cause of death in the world from 2000 to 2019, reached 11% of total deaths. Delay in pre-hospital treatment of stroke patients can lead to a reduced proportion of patients receiving recanalization therapy. Lack of family knowledge can cause families to seek help late when an attack occurs, the severity of the disease, repeated strokes even to death. Objective: This study aims to determine the effect of health education about pre-hospital stroke management on the knowledge of families of stroke sufferers in the area of ?? Kartini Public Health Center, Pematangsiantar City. Method: The research sample were 40 family members of stroke sufferers. The sampling technique was purposive sampling. Data analy used the Wilcoxon test. Result: The results showed that majority of respondents before receiving health education had less knowledge as many as 22 people (55%), and majority of respondents had good knowledge as many as 29 people (72.5%) after being given health education, and there was an influence of health education about stroke pre-hospital management on the knowledge of families of stroke sufferers (p value 0.000). Conclusion: Health education can increase family knowledge.
EDUKASI ENAM LANGKAH CUCI TANGAN PAKAI SABUN “TEPUNGSELACIPUPUT” PADA ANAK USIA SEKOLAH Siregar, Nabilah; Lismawati; Julianto; Pasaribu, Yohanna Adelina
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 14 No 1 (2024): Juli 2024
Publisher : LPPM UNINUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/jpkm.v14i1.3174

Abstract

Improper hand washing practices caused more than half of child deaths per year due to infectious diseases. This community service activity took the form of education used lecture and demonstration with musical accompaniment about six-steps hand washing exercises, and was carried out on May 18 2024 with 50 elementary school students. The results of the activity analysis showed that there was an increase in the percentage of students' ability to wash their hands in six steps with soap from 0% to 78%. Education on hand washing with demonstrations accompanied by music for children helps improve the ability of school-aged children to wash their hands so as to maintain hand hygiene and is useful in preventing disease transmission. Health workers and teachers have an important role in teaching clean and healthy living habits to improve children's health status.
Edukasi Cuci Tangan Tepung Sela Cipuput pada Anak Usia Prasekolah dengan Metode Audiovisual dan Demonstrasi Hanum, Syafrida; Pitaloka, Rika Diah; Tesa, Auliana; Siregar, Nabilah; Dianti, Puteri; Wahyuni, Surya; Cleodora, Cindy
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 1 (2025): Bulan September
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i1.516

Abstract

Anak usia prasekolah memiliki kerentanan tinggi terhadap penyakit menular seperti diare dan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) akibat imunitas yang belum matang serta keterbatasan perilaku hidup bersih, khususnya kebersihan tangan. Cuci tangan dengan benar terbukti efektif menurunkan angka kejadian penyakit menular pada kelompok usia ini. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan keterampilan cuci tangan anak prasekolah melalui metode edukasi interaktif berbasis audiovisual dan lagu Tepung Sela Cipuput. Kegiatan dilaksanakan pada 7 Agustus 2025 di TK Akramunnas Pekanbaru dengan peserta 53 anak prasekolah. Intervensi meliputi penayangan media audiovisual, demonstrasi, praktik bersama, serta penggunaan lagu edukatif sebagai media pembelajaran. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi keterampilan cuci tangan sesuai standar WHO pada pre dan post intervensi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan keterampilan cuci tangan anak: sebelum intervensi 98,11% anak tidak mampu melakukan langkah cuci tangan dengan benar, sementara setelah intervensi 26,42% anak mampu melakukan seluruh langkah secara mandiri dan 73,58% mampu melakukan sebagian langkah dengan bantuan. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan edukasi partisipatif dengan kombinasi audiovisual, demonstrasi, dan lagu anak efektif meningkatkan keterampilan cuci tangan pada anak prasekolah. Metode Tepung Sela Cipuput yang sederhana, menyenangkan, dan kontekstual dapat menjadi alternatif strategi promosi kesehatan berbasis sekolah untuk membentuk kebiasaan hidup bersih sejak dini.
PELATIHAN BANTUAN HIDUP DASAR PADA MASYARAKAT AWAM DALAM PENANGANAN KEJADIAN CARDIAC ARREST DI LUAR RUMAH SAKIT Siregar, Nabilah; Purba, Wulan Sari; Lismawati, Lismawati
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.24590

Abstract

Kejadian henti jantung di luar rumah sakit (Out-of-hospital cardiac arrest/OHCA) merupakan tantangan kesehatan yang besar di dunia, dimana rata-rata orang dewasa yang mengalami OHCA yaitu 55 orang per 100.000 orang setiap tahun. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat awam tentang Bantuan Hidup Dasar (BHD) dalam penanganan cardiac arrest di luar rumah sakit. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu pelatihan kepada masyarakat awam tentang Bantuan Hidup Dasar yang meliputi: pengkajian pengetahuan dan keterampilan awal (pre test), pelatihan dengan menggunakan metode ceramah dan tanya jawab serta demonstrasi resusitasi jantung paru, penilaian pengetahuan dan keterampilan setelah pelatihan (post test). Kegiatan pelatihan ini dihadiri 34 orang masyarakat awam (resimen mahasiswa, satpol Pamong Praja, security) di aula Korem 022/PT Pematangsiantar. Hasil analisa data diperoleh rata-rata skor pengetahuan masyarakat awam sebelum mengikuti pelatihan yaitu 5,82 sedangkan rata-rata skor pengetahuan sesudah mengikuti pelatihan meningkat menjadi 18,24. Rata-rata skor keterampilan masyarakat awam tentang Bantuan Hidup Dasar sebelum mengikuti pelatihan yaitu 7,29, sedangkan rata-rata skor keterampilan sesudah mengikuti pelatihan meningkat menjadi 15,06. Terdapat pengaruh pelatihan tentang Bantuan Hidup Dasar terhadap pengetahuan (p value=0,000) dan keterampilan (p value=0,000) masyarakat awam. Peran serta petugas kesehatan diperlukan dalam memberikan pelatihan yang rutin dan berkesinambungan untuk mempertahankan dan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat awam tentang BHD.
Pengetahuan Orang Tua Tentang Pendidikan Seks Pada Anak Usia Dini Nabilah Siregar; Syafrida Hanum; Rika Diah Pitaloka; Surya Wahyuni
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya (JAKMW)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v5i1.1327

Abstract

Insiden kekerasan seksual yang terjadi di Indonesia selama tahun 2024 sebanyak 11.711 kasus. Sedangkan jumlah kekerasan seksual pada anak di provinsi Riau tahun 2024 mencapai 615 kasus. Minimnya pengetahuan dan kesiapan orang tua dalam menyampaikan informasi yang sesuai menyebabkan anak-anak rentan terhadap kekerasan seksual dan kesalahpahaman tentang tubuh mereka sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan orang tua tentang pendidikan seks pada anak usia dini. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif menggunakan desain cross sectional yang dilakukan pada tanggal 02-23 September 2025. Sampel berjumlah 51 orang dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data yaitu berupa analisis univariat pengetahuan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi (persentase) dengan bantuan aplikasi SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan mayoritas responden (orang tua) memiliki pengetahuan yang cukup yaitu sebanyak 38 orang (74,5%). Penulis menyarankan agar pengetahuan orang tua tentang pendidikan seks pada anak usia dini dapat ditingkatkan lagi melalui berbagai media dan teknik edukasi yang sesuai, sehingga diharapkan orangtua dapat mengimplementasikan pendidikan seks pada anak usia dini dengan tepat juga.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Masyarakat dalam Penanganan Pertama Korban Kecelakaan Lalu Lintas Julianto Julianto; Nabilah Siregar
Nexus: Journal of Cross-Disciplinary Insights Vol. 1 No. 2 (2025): Multidisciplinary Studies on Education, Agriculture, and Social Resilience in C
Publisher : Yayasan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sisi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69836/nexus.v1i2.235

Abstract

Salah satu bentuk kejadian yang dapat menyebabkan kondisi kegawatdaruratan pada korban dan kerap terjadi di masyarakat yaitu kecelakaan lalu lintas. setidaknya 1,9 juta nyawa manusia di dunia terancam akibat kecelakaan setiap tahun. Sebagian besar korban akibat trauma dan meninggal di lingkup pra rumah sakit tidak memperoleh pertolongan pertama yang adekuat sebelum mencapai fasilitas kesehatan. Rendahnya kapasitas masyarakat dalam menangani kondisi darurat ini berkontribusi terhadap tingginya angka keparahan cedera dan kematian. Masyarakat sering kali berperan sebagai first responder sehingga pengetahuan dan sikap mereka terhadap pertolongan pertama menjadi faktor krusial dalam menurunkan angka komplikasi dan kematian akibat kecelakaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan dan sikap masyarakat dalam penanganan pertama korban kecelakaan lalu lintas. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional yang dilakukan pada 50 masyarakat di Huta III di Kabupaten Simalungun menggunakan purposive sampling pada tanggal 05-07 Februari 2026. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Chi Square. Hasil penelitian ini yaitu mayoritas masyarakat memiliki pengetahuan kurang (24 orang atau 48%) dan sikap negatif (29 orang atau 58%) dalam penanganan pertama kecelakaan lalu lintas 24 orang (48%). Ada hubungan signifikan antara pengetahuan dengan sikap masyarakat dalam penanganan pertama pada korban kecelakaan lalu lintas (P value 0.000). Penulis menyarankan agar dilakukan tindak lanjut secara kontinyu berupa edukasi atau penyuluhan atau pelatihan bagi masyarakat awam tentang penanganan pertama kecelakaan lalu lintas.
Rekam Medis Elektronik Dalam Praktik Keperawatan Dan Pelayanan Kesehatan: Literatur Review Auliana Tesa; Puteri Dianti; Nabilah Siregar; Cindy Cleodora; Surya Wahyuni; Rika Diah Pitaloka; Syafrida Hanum
JURNAL PENDIDIKAN KESEHATAN Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Kesehatan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pekanbaru Medical Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64931/jks.v5i2.182

Abstract

Digitalisasi layanan kesehatan melalui rekam medis elektronik merupakan strategi global untuk meningkatkan mutu dokumentasi keperawatan serta mendukung pengambilan keputusan klinis berbasis data. Mengevaluasi dampak implementasi rekam medis elektronik terhadap akurasi dokumentasi, integritas data, efisiensi layanan, dan sikap tenaga kesehatan. Tinjauan literatur terhadap artikel dari Scopus dan Sage (2020–2025) dengan kata kunci terkait rekam medis elektronik. Dari 1.374 artikel yang teridentifikasi, enam studi memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis. Rekam medis elektronik meningkatkan akurasi diagnosis keperawatan, kelengkapan dokumentasi, dan efisiensi manajemen kasus. Tantangan tetap ada berupa kesalahan dokumentasi, keterbatasan pemanfaatan data rutin, serta kurangnya standardisasi terminologi. Sikap positif tenaga kesehatan terhadap rekam medis elektronik memerlukan dukungan organisasi, anggaran, dan infrastruktur teknologi. Keberhasilan implementasi rekam medis elektronik bergantung pada integrasi teknologi dengan kesiapan sumber daya manusia, kebijakan organisasi, dan kerangka manajemen data yang komprehensif. Temuan ini memberikan implikasi bagi kebijakan kesehatan dan pendidikan keperawatan untuk memastikan mutu dokumentasi, integritas data, serta efektivitas pengambilan keputusan berbasis bukti
Pedriatric Population in Disaster: How Should We Care for Them? Siregar, Nabilah
IJNP (Indonesian Journal of Nursing Practices) Vol. 2 No. 2 (2018): Indonesian Journal Of Nursing Practices
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ijnp.2283

Abstract

AbstractBackground: Disaster might cause many impacts for vulnerable people, especially children (pediatric population).Objective: This paper aims to explain how should nurse do in caring for children in disaster management. Method: This review is conducted by searching many literatures from Science direct, ProQuest, PubMed, and google scholar about children and care for pediatric population. Result: Management for children in disaster should consider to many important things, such as: physical condition, psychology, development and behavior. Health practitioner include nurse should care for and involve families, consider to physical and psychological need and protect children from exploitation or any harms to prevent Post Traumatic Distress Syndrome (PTSD) in disaster management. Nurse should pay more attention for children as a unique vulnerable population by considering all aspects of pediatric and involve their families in disaster management.