Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK MENGGUNAKAN MEDIA BUKU CERITA BERGAMBAR DI TK AISYIYAH BUSTANUL ATHFAL AMPANA Pratiwi; Salam, Abdul; Nurhaeda
Ana' Bulava: Jurnal Pendidikan Anak Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PIAUD), Instutut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/abulava.Vol6.Iss1.192

Abstract

Penelitian ini bertujuan, untuk mengetahui perkembangan kemampuan kognitif anak melalui buku cerita bergambar di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Ampana. Pendekatan yang digunakan penelitian ini adalah pendekatan deskriptif dengan subjek pendekatan ini diambil di kelompok B1 yang berjumlah 23 anak dan 10 orang guru yang ada di TK Aisiyah Bustanul Athfal Ampana. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil observasi penelitian menunjukkan bahwa guru dan orang tua peserta didik sangat berperan penting dalam perkembangan kemampuan kognitif menggunakan media buku cerita bergambar di TK Aisyiyah Bustanul Athafal Ampana. Sebelum guru melaksanakan pembelajaran, guru membuat RPPH dan RPPM, menyiapkan alat dan bahan yang di gunakan, mengatur posisi anak, memberikan arahan kepada anak, mencontohkan cara mempraktekan, memberikan kesempatan kepada anak untuk mempraktekan, memberi support kepada anak, menanyakan respon anak dengan mengevaluasi hasil prakteknyan. Penghambat guru dalam pelaksanaan pembelajaran adalah guru dan peneliti kesulitan dalam mengarahkan anak untuk diam saat pembelajaran sedang berlangsung. Penerapan menggunakan media buku cerita bergambar di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Ampana. Langsung di lakukan di dalam kelas, kemudian dengan penerapan menggunakan media buku cerita bergambar dengan pengawasan guru di dalam kelas. Sehingga guru dapat mengetahui perkembangan kognitif anak. dengan bantuan guru tersebut peneliti dapat menyelesaikan dengan baik dan lancar.
ANALISIS KARAKTERISTIK KOMPOSIT PULP KERTAS DAN SERABUT KELAPA UNTUK PEMBUATAN BAHAN BAKU KERTAS RAMAH LINGKUNGAN Pratiwi; Rohmawati, Lydia; Suaebah, Evi
Inovasi Fisika Indonesia Vol. 14 No. 2 (2025): Vol 14 No 2
Publisher : Prodi Fisika FMIPA Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ifi.v14n2.p141-151

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik komposit pulp kertas daur ulang dan serat kelapa sebagai bahan baku pembuatan kertas ramah lingkungan. Proses penelitian mencakup persiapan pulp kertas dari kertas bekas dan serat kelapa yang diproses menjadi serbuk, yang kemudian dicampur dengan berbagai rasio massa (0:100, 20:80, 30:70, dan 40:60). Pengujian dilakukan untuk mengukur tebal, gramatur, daya serap air, dan kekuatan tarik kertas dengan mengacu pada standar (SNI 7274:2008) dan (SNI-ISO-1924-2-2016). Hasil uji tebal kertas menunjukkan bahwa perbedaan rasio massa tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap tebal kertas, sebagian besar hasil komposit memiliki tebal rata-rata 0.13 mm. Pengujian selanjutnya berupa uji gramatur yang memberikan hasil sebesar 108 – 200 g/mm2, dari dua uji tersebut dapat digunakan untuk menghitung nilai bulk kertas. Hasil perhitungan bulk kertas menyatakan bahwa semua sampel telah memenuhi standart (SNI 7274:2008) yang memiliki nilai dibawah 1.5 cm3/gr. Komposisi  serat kelapa dan pulp kertas (20:80) pada penelitian ini memiliki kuat tarik sebesar 2.73 kN/m dan daya regang  1.37% menjadi pilihan komposisi rasio paling optimal sesuai standar (SNI-ISO-1924-2-2016). Penambahan serat kelapa pada pulp kertas dapat meningkatkan kekuatan tarik melalui efek penguatan, sedangkan pada rasio serat yang lebih tinggi (>30), terjadi penurunan kualitas akibat distribusi serat yang tidak merata dan ikatan yang lemah dalam pulp kertas. Dengan demikian, hasil penelitian ini dapat dijadikan alternatif produk kertas daur ulang yang ekonomis yang memiliki karakteristik yang sesuai dengan standar yang telah ditentukan.   Abstract This study aims to analyze the characteristics of recycled paper pulp and coconut fiber composites as raw materials for environmentally friendly paper production. The research process includes the preparation of paper pulp from waste paper and coconut fibers processed into powder, which is then mixed in various mass ratios (0:100, 20:80, 30:70, and 40:60). Tests were conducted to measure the thickness, grammage, water absorption, and tensile strength of the paper, referring to the standards (SNI 7274:2008) and (SNI-ISO-1924-2-2016). The paper thickness test results indicate that variations in mass ratio do not significantly affect the paper thickness, with most composite samples having an average thickness of 0.13 mm. The grammage test results ranged from 108 to 200 g/mm², and these two tests were used to calculate the paper bulk value. The bulk calculation results show that all samples met the SNI 7274:2008 standard, which requires a bulk value below 1.5 cm³/g. The 20:80 composition of coconut fiber and paper pulp in this study exhibited a tensile strength of 2.73 kN/m and an elongation of 1.37%, making it the most optimal ratio according to the SNI-ISO-1924-2-2016 standard. The addition of coconut fiber to paper pulp enhances tensile strength through a reinforcement effect, while higher fiber ratios (>30) result in a decline in quality due to uneven fiber distribution and weak bonding within the paper pulp. Therefore, the findings of this study provide an economical alternative for recycled paper products that meet the specified standards.  
Pola Mahasiswa Mengonsumsi Ikan Laut Sebagai Sumber Pangan Bergizi Sukma, Raka Nur; Pratiwi; Sa'adah, Nor
Arborescent Journal Vol 2 No 3 (2025): Juni - September (In Progress)
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/arj.v2i3.1369

Abstract

Pola Mengonsumsi Ikan Sebagai Sumber Pangan Bergizi. Ikan laut merupakan salah satu sumber pangan hewani yang kaya akan protein, omega-3, vitamin, dan mineral penting bagi kesehatan. Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki potensi besar dalam sektor perikanan laut, namun tingkat konsumsi ikan laut di kalangan masyarakat, termasuk mahasiswa, masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola konsumsi ikan laut di kalangan mahasiswa Program Studi Ilmu Kelautan Universitas Ronggolawe Tuban, termasuk frekuensi konsumsi, jenis ikan yang dikonsumsi, sumber perolehan, serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan menyebarkan kuesioner kepada 20 responden yang merupakan mahasiswa aktif dari berbagai angkatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa mengonsumsi ikan laut 1–2 kali per minggu, dengan jenis ikan yang paling banyak dikonsumsi adalah tongkol (35%), tuna (25%), cakalang (15%), dan sarden (10%). Sebagian besar mahasiswa memperoleh ikan laut dari warung makan atau kantin  sekitar  kampus (65%), sedangkan  sisanya  dari rumah  atau memasak sendiri.  Faktor  yang  paling memengaruhi konsumsi adalah rasa (85%), harga (65%), dan kepraktisan penyajian (45%), sementara nilai gizi hanya menjadi pertimbangan  bagi 30% responden. Temuan ini menunjukkan  adanya kesenjangan antara pemahaman akademik mahasiswa terhadap manfaat pangan laut dan pola konsumsinya. Diperlukan pendekatan edukatif yang lebih aplikatif serta peningkatan akses terhadap ikan laut di lingkungan kampus untuk mendorong pola makan sehat yang berbasis potensi lokal dan mendukung ketahanan pangan laut secara berkelanjutan.
Pengembangan Aplikasi Berbasis Web untuk Pengelolaan Arsip Surat Masuk dan Surat Keluar di Kantor Dinas Lingkungan Hidup Kota Palopo Zulpan Hadi; Pratiwi
Jurnal Ilmiah Teknologi Informatika Vol 2 No 1 (2024): JITAKU: Jurnal Ilmiah Teknologi Informatika UNCP
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jitaku.v2i1.92

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun aplikasi pengarsipan surat masuk dan keluar berbasis web di Kantor Dinas Lingkungan Hidup Kota Palopo. Sistem ini dikembangkan karena metode pengarsipan konvensional menyulitkan pencarian dan meningkatkan risiko kehilangan surat. Aplikasi ini dibuat menggunakan Sublime Text 3, XAMPP, MySQL, Bootstrap, dan PHP, dengan metode pengembangan Research and Development serta model waterfall. Pengujian menggunakan teknik black box menunjukkan bahwa semua fitur berfungsi dengan baik, dan sistem layak digunakan.
Studi Etnografi Komunikasi Tradisi Tari Kejei (Study Kasus Kecamatan Binduriang Kab. Rejang Lebong Prov. Bengkulu) Pratiwi
Jurnal Studi Islam Indonesia (JSII) Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Studi Islam Indonesia (JSII)
Publisher : Publication and Inovasi Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jsii.v1i1.196

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan komponen komunikasi, situasi komunikasi, peristiwa komunikasi, tindakan komunikasi, dan makna komunikasi yang terkandung dalam Tari Kejei yang dipentaskan pada Upacara Penyambutan Kepala Daerah dan Upacara Pernikahan di Kecamatan Binduriang Kabupaten Rejang Lebong. Kabupaten, Provinsi Bengkulu. Tarian ini dilakukan pada upacara pernikahan. Penelitian ini menggunakan teknik komunikasi etnografis, yaitu suatu jenis penelitian yang menyelidiki fungsi bahasa asli suatu masyarakat dalam praktik komunikatif anggotanya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan etnografi komunikasi Dell-Hymes. Hal ini disebabkan fakta bahwa, sebagai komponen dari sistem budaya, ia beroperasi di seluruh lingkungan budaya, menghubungkan pola-pola yang merupakan komponen dari sistem budaya lainnya. Metodologi kualitatif dipilih untuk penyelidikan ini. Menurut temuan penelitian, peranan tari Kejei pada upacara penyambutan kepala daerah dan upacara pernikahan di Kecamatan Binduriang Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu sangat erat kaitannya dengan kehidupan masyarakat setempat. Pengikat solidaritas masyarakat setempat, sarana pergaulan pemuda di masyarakat Kecamatan Binduriang, pengikat antarsuku Rejang, dan sebagai hiburan pada upacara pernikahan di Kecamatan Binduriang Kabupaten Rejang Lebong, fungsi tarian tersebut adalah untuk mendekatkan sang pemimpin kepada dirinya sendiri. singgasana di tengah masyarakat, dan kedua mempelai ke pelaminan. Selain itu, tarian tersebut berfungsi sebagai pengikat antarsuku Rejang.
Tinjauan Yuridis Pertanggungjawaban Hukum Jasa Pengiriman Yang Lalai Terhadap Pengiriman Barang Dari Transaksi Jual Beli Di Martekplace Shopee: Studi Kasus Shopee Express Pangkalpinang Pratiwi; Yandi; Baharudin; Rahmiati Ranti Pawari; Sukrisno, Wijayono Hadi
Jurnal Legalitas (JLE) Vol 1 No 2 (2023)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERTIBA PANGKALPINANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58819/jle.v1i2.99

Abstract

Pada Keterkaitan antara pihak-pihak di Marketplace Shopee dalam kegiatan jual beli online menimbulkan permasalahan yang dapat merugikan. Kelalaian yang dilakukan jasa pengirim (Ekspedisi) ke konsumen dalam proses jual beli online di Marketplace Shopee seperti kehilangan/kerusakaan dalam pengiriman. Maka dalam hal ini sesuai dengan Undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 konsumen perlu mendapatkan perlindungan dan pertanggungjawaban berdasarkan Pasal 1366 KUHPerdata. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana perlindungan penjual sebagai konsumen di Shopee dan tanggungjawab jasa pengiriman (Ekspedisi) Shopee Express terkait kelalaian yang dilakukan dalam proses pengiriman ke konsumen. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dan empiris. Teknik pengumpulan datanya melalui wawancara dan penelaahan terhadap bahan-bahan pustaka. Metode analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian sebagai upaya Shopee dalam perlindungan penjual sebagai konsumen adalah dengan mengantikan barang yang hilang/rusak ada yang berdasarkan Asuransi Pengiriman dan tidak dengan Asuransi Pengiriman. Bentuk pertanggungjawaban Shopee Express atas kehilangan/kerusakan barang dalam proses pengiriman ke pembeli adalah berupa pengembalian dana ke Shopeepay dan penjual ke saldo penjual masing-masing seharga kerugian yang dialami.
Representasi Nilai-Nilai Budaya dalam Tari Kejei di Kecamatan Binduriang, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu Pratiwi
Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Vol. 6 No. 6 (2024): RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/reslaj.v6i6.2455

Abstract

This research aims to understand the role and meaning of Dance Art in the context of local culture, with a focus on the representation of Kejei dance in the Binduriang District of Bengkulu. Using a Semiotic approach in descriptive qualitative research methodology, the analysis of Kejei dance reveals that each element of the dance, such as movements, costumes, and music, holds profound symbolic meaning, showcasing the social, cultural, and aesthetic values of the Binduriang community. The research findings affirm that Kejei dance is not merely entertainment, but also serves as a means of preserving cultural heritage and traditions, as well as a strong cultural identity for the local community, with significant implications for regional cultural development. The representation of Kejei dance also plays a vital role in preserving the cultural heritage and traditions of the Binduriang community. Through this dance, younger generations can learn and respect the culture and traditions passed down by their ancestors for generations. Overall, the representation of Kejei dance in the Binduriang District of Bengkulu embodies the cultural richness and traditions of the local community, and is highly important for the development of regional culture and heritage.Keywords: Representation of Cultural Values, Kejei Dance
FORMULASI DAN EVALUASI PASTA GIGI HERBAL BERBASIS EKSTRAK DAUN PEPPERMINT (Mentha piperita L) DAN EKSTRAK DAUN SIRIH MERAH (Piper crocatum) : Kata Kunci : Formulasi, Pasta Gigi Herbal, Daun Sirih Merah, Daun Mint Qurry Mahdania; Pratiwi; Fitriana; Lydia Rohmawati
Inovasi Fisika Indonesia Vol. 14 No. 3 (2025): Vol 14 No 3
Publisher : Prodi Fisika FMIPA Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ifi.v14n3.p334-339

Abstract

Abstrak Salah satu masalah pada kesehatan gigi yang paling umum dialami oleh masyarakat di seluruh dunia adalah karies gigi atau kerusakan gigi. Karies gigi muncul akibar proses demineralisasi jaringan gigi yang dipicu oleh bakteri penyebab karies, seperti Streptococcus mutans. Pencegahan karies gigi dapat dilakukan dengan penggunaan pasta gigi yang dioleskan dan digosokkan pada permukaan gigi. Agar penyikatan gigi lebih efektif, diperlukan penggunaan pasta gigi yang mengandung bahan antibakteri. Daun peppermint (Mentha piperita L.) dan daun sirih merah (Piper crocatum) merupakan bahan alami yang telah terbukti mampu menghambat pertumbuhan Streptococcus mutans. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan efektivitas formulasi pasta gigi ekstrak daun mint (Mentha piperita L.) dan ekstrak daun sirih merah (Piper crocatum). Sediaan pasta gigi ekstrak daun mint dan daun sirih merah dibuat dengan 4 formula (F1, F2, F3, dan F4). Pengujan mutu fisik kimia sediaan pasta gigi ekstrak daun mint dan daun sirih merah dilakukan uji organoleptik, uji homogenitas, dan uji pH. Berdasarkan hasil yang diperoleh, formulasi pasta gigi yang menunjukkan efektivitas terbaik adalah formula F1 (tanpa penambahan ekstrak) dan F2 (dengan ekstrak daun mint).   Abstract One of the most common dental health problems experienced by people around the world is dental caries or tooth decay. Dental caries occurs due to the demineralization process of tooth tissue triggered by caries-causing bacteria, such as Streptococcus mutans. Dental caries prevention can be done by using toothpaste that is applied and rubbed on the surface of the teeth. In order for brushing to be more effective, it is necessary to use toothpaste containing antibacterial ingredients. Peppermint leaves (Mentha sp.) and red betel leaves (Piper crocatum) are natural ingredients that have been proven to inhibit the growth of Streptococcus mutans. This study aims to determine the comparison of the effectiveness of the formulation of toothpaste with mint leaf extract (Mentha sp.) and red betel leaf extract (Piper crocatum). Mint leaf and red betel leaf extract toothpaste preparations are made with 4 formulas (F1, F2, F3, and F4). Testing the physical and chemical quality of toothpaste preparations containing mint leaf extract and red betel leaf extract was carried out through organoleptic tests, homogeneity tests, and pH tests. Based on the results obtained, the toothpaste formulations that showed the best effectiveness were formulas F1 (without the addition of extract) and F2 (with mint leaf extract).
Penerapan Penceritaan Terbatas Menggunakan Pendekatan Psychological Realisme Pada Film “Side” Pratiwi; Dani Manesah; Joko Bintarto
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3508

Abstract

Objek penciptaan karya seni ini adalah film fiksi berjudul Side yang menceritakan tentang pergulatan identitas dan konflik batin seorang tokoh bernama Banu. Cerita berkembang melalui interaksi Banu dengan sosok misterius bernama Radit, yang sesungguhnya merupakan representasi dari sisi gelap dirinya. Penciptaan film ini menggunakan penerapan penceritaan terbatas dengan membatasi alur narasi hanya pada sudut pandang Banu. Dengan teknik tersebut, penonton memperoleh informasi yang sama seperti tokoh utama, sehingga tercipta keterlibatan emosional yang lebih intens. Untuk memperkuat pengalaman batin tokoh, pendekatan psychological realisme diterapkan melalui penekanan pada ekspresi wajah, bahasa tubuh, serta detail reaksi emosional. Kamera digunakan secara dekat untuk menangkap perubahan halus dalam ekspresi Banu, sehingga dunia batin tokoh lebih terasa nyata. Melalui penggabungan penceritaan terbatas dan psychological realisme, film Side berusaha menyajikan pengalaman menonton yang imersif sekaligus menyoroti isu identitas diri dan tekanan psikologis.
Analisis Efektivitas Sistem Informasi Rujukan Terintegrasi (Sisrute) dalam Kasus Covid-19 di Semen Padang Hospital : Analysis of the Effectiveness of the Integrated Referral Information System (Sisrute) in the Covid-19 Case at Semen Padang Hospital Pratiwi; Jaslis Ilyas; Ede Surya Darmawan
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 2 (2023): February 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i4.3172

Abstract

Latar belakang: Pemerintah Indonesia telah menetapkan Sistem Informasi Rujukan Terintegrasi (SISRUTE) dalam mempermudah rujukan kasus COVID – 19. Namun, praktik dan efektifitasnya masih sangat bervariasi di berbagai daerah. Penggunaan SISRUTE sebelum COVID – 19 saja dinilai masih belum optimal, sementara saat pandemi sangat sedikit pasien COVID – 19 yang diterima melalui SISRUTE. Tujuan: Memperoleh gambaran efektivitas penggunaan SISRUTE dalam kasus COVID – 19 di Semen Padang Hospital sebagai rumah sakit swasta pertama di Kota Padang yang menjadi rumah sakit rujukan COVID – 19 selama periode April 2020 hingga Oktober 2021. Metode: Merupakan penelitian kualitatif dengan proses pengumpulan data dilakukan dengan analisis data sekunder, wawancara mendalam kepada tujuh orang informan yang dipilih secara purposive sampling dan telaah dokumen. Hasil: Response time rujukan via SISRUTE sangat lama disebabkan tidak adanya dokter yang khusus bertugas mengecek SISRUTE dan panjangnya alur konsultasi penerimaan rujukan. Banyaknya penolakan rujukan via SISRUTE disebakan oleh penuhnya ruangan, tidak tersedianya fasilitas seperti kamar operasi dan persalinan khusus COVID, ventilator mekanik dan alat hemodialisa. Kendala dari kualitas SISRUTE yang tidak menampilkan kapasitas dan fasilitas yang tersedia dan versi mobile yang tidak mudah digunakan juga menjadi penyebab tidak efektifnya SISRUTE dalam rujukan pasien COVID 19. Kesimpulan: Penggunaan SISRUTE dalam kasus COVID – 19 tidak efektif karena kemungkinan pasien akan diterima lewat SISRUTE jauh lebih kecil dibandingkan dengan pasien datang sendiri ke UGD.