Claim Missing Document
Check
Articles

Penyuluhan Pencegahan Penyakit Asam Lambung (GERD) Gastro Esofangeal Reflux Desease Di SMP Negeri 19 Medan Elis Anggeria; Tiarnida Nababan; Karmila Br Kaban; Eva Latifah Nurhayati; Sunarti Sunarti; Kristina L Silalahi; Legisnaria Gulo; Agnes Gulo; Marnesry Rahmat Kristin Laoly; Priscillia Margaretta Hutagaol; Agustina Sihombing; Heru Bambang Triono; Elkana Pramujaya Brahmana
Jurnal Mitra Prima Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL MITRA PRIMA
Publisher : Mitra prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/mitra_prima.v6i2.5826

Abstract

Perubahan gaya hidup di masyarakat, seperti kebiasaan merokok, konsumsi junk food, dan kafein, meningkatkan risiko penyakit Gastroesophageal Reflux Disease (GERD). GERD adalah kondisi refluks asam lambung ke esofagus yang menimbulkan gejala seperti heartburn, regurgitasi, dan mual. Edukasi tentang pencegahan GERD sangat penting, terutama di kalangan remaja yang mulai menunjukkan pola makan tidak sehat. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan siswa-siswi SMP Negeri 19 Medan tentang pencegahan GERD. Metode yang digunakan adalah sosialisasi dengan ceramah menggunakan media presentasi PowerPoint, leaflet, dan video ilustrasi. Kegiatan ini dilaksanakan dengan observasi awal dan persiapan yang melibatkan pihak sekolah. Hasil menunjukkan bahwa siswa-siswi sangat antusias selama kegiatan berlangsung. Mereka mampu memahami materi tentang penyebab, gejala, dan cara pencegahan GERD. Diskusi dan sesi tanya jawab menunjukkan peningkatan pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan. Kesimpulannya, kegiatan edukasi ini berhasil meningkatkan pengetahuan siswa tentang GERD, sehingga mereka dapat mengelola kondisi ini dengan lebih baik dan mengadopsi pola hidup yang lebih sehat
The Impact of Service Quality on Hemodialysis Patient Satisfaction: A Literature Review Sunarti Sunarti; Karmila Br Kaban; Elis Anggeria
Jurnal Keperawatan Priority Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jukep.v9i1.7787

Abstract

Hemodialysis Unit is performed on patients with End-Stage Renal Failure (ESRD) and a background of various pre-existing health problems. Hemodialysis management requires the skills of competent nurses and is supported by hospital management, particularly good service management, to improve patient satisfaction. The study utilizes secondary data by analyzing journals obtained from 2020 to 2025. This study uses the Preferred Reporting Items for literature review and Meta-Analyzes (PRISMA) approach. The article search process was conducted electronically. Data were obtained from the Scopus database and Google Scholar, Pubmed, DOAJ and GARUDA, the literature review used the keywords service quality, patient satisfaction, and hemodialysis. The results obtained in this study obtained 21 articles, 6 articles were not selected because they were not full-text reviews (3 from Scopus, and 3 from Google Scholar). There were 8 articles that were not analyzed because of qualitative research, and a total of 33 duplicate articles were excluded. Finally, 7 articles were selected for review. From the results of the literature review, it was found that good service quality in the hemodialysis room will increase high satisfaction for patients undergoing hemodialysis. From the results of the study, there are several factors that support improved health services such as service, facilities, atmosphere, and short waiting times have a positive effect on patient satisfaction. Good quality healthcare services in the hemodialysis room increase patient satisfaction. Many factors contribute to service quality, including cleanliness, waiting times, facilities, and the hemodialysis treatment environment.
Asuhan Keperawatan pada an. A dengan Diagnosa Bronkopneumonia di RSU Royal Prima Medan Zami Nirma Okterina Hia; Marlina Harefa; Nurhayati Gulo; Natalia Br Sitorus; Murni Enye Rosani Siregar; Karmila Br Kaban
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 3 No. 1 (2026): January-June
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/3aja8848

Abstract

Latar Belakang: Pada bronkopneumonia, yang kadang-kadang disebut pneumonia lobular, bronkiolus dan alveoli di sekitarnya merupakan lokasi umum terjadinya peradangan lokal pada parenkim paru. Bakteri, virus, jamur, dan benda asing termasuk di antara berbagai penyebab potensial penyakit ini, yang dapat menyerang pada segala usia. Tujuan: penulis yakni guna mengidentifikasi, memahami, dan menjelaskan perawatan keperawatan bagi pasien bronkopneumonia. Metode: Metodologi penelitian ini dipakai guna mengumpulkan data dalam studi kasus deskriptif ini meliputi wawancara mendalam, pengamatan cermat, pemeriksaan fisik menyeluruh, dan tes tambahan. Masalah-masalah keperawatan yang umum ditemui pada pasien bronkopneumonia antara lain pembersihan saluran napas yang tidak memadai, suhu tubuh tinggi, gangguan tidur, potensi kekurangan gizi, sensitivitas terhadap aktivitas fisik, dan rasa tidak nyaman yang parah. Hasil: Sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan untuk hasil yang diharapkan, intervensi keperawatan tersebut menunjukkan bahwa diagnosis keperawatan yang dibuat oleh penulis dapat mengatasi masalah-masalah tersebut.
The Effectiveness of the Combination of Virgin Coconut Oil (VCO) and Lemongrass (Cymbopogon nardus L) on Skin Moisture in Patients Undergoing Hemodialysis Sunarti Sunarti; Karmila Br Kaban; Elis Anggeria
JUMANTIK (Jurnal Ilmiah Penelitian Kesehatan) Vol 11, No 1 (2026)
Publisher : Prodi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jumantik.v11i1.28210

Abstract

Chronic kidney disease (CKD) is a chronic disease caused by a progressive, irreversible and chronic decline in kidney function, causing the accumulation of toxins such as urea, phosphate, and creatinine in the blood because the kidneys cannot filter them properly, causing mineral imbalances and disorders of the sweat and oil glands, which cause the skin to become dry, scaly and trigger itching. This study aims to analyze the combination of VCO and Lemongrass for skin care in patients undergoing hemodialysis therapy. This research method is quantitative using a quasi-experimental design with a one group pre-test-post-test design between the intervention group and the control group. The sampling technique used purposive sampling on 20 respondents in the intervention group and 20 respondents in the control group. The results of the Wilcoxon test showed an increase in skin moisture in the intervention group with a p value = 0.002 and the control group with a p value = 0.046 (P <0.005). The results of the visual skin dryness test and uremic pruritus did not show significant results, so it is hoped that patients can use the combination of VCO and lemongrass as an alternative for skin care for CKD patients undergoing hemodialysis.
Asuhan Keperawatan pada Tn. A dengan Diagnosa Hipertensi di UPTD Puskesmas Rawat Inap Lolofitu Moi Jessanta Kristina Telaumbanua; Siska Agustina; Lia Gusnita; Titin Hartati; Tio Roganda Situmorang; Karmila Br Kaban
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 3 No. 2 (2026): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/7n1xzj42

Abstract

Penanganan pasien hipertensi secara medis dilakukan dengan cara menggunakan obat antihipertensi secara rutin dan melakukan pemeriksaan tekanan darah secara berkala. Sementara itu, pengelolaan secara non medis pada pasien hipertensi mencakup penerapan gaya hidup sehat. Gaya hidup sehat tersebut mencakup pengendalian berat badan, pengelolaan stres, pengurangan konsumsi garam, menghindari alkohol, dan tidak merokok. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, memahami, dan menjelaskan perawatan bagi pasien hipertensi. Metodologi penelitian ini dipakai guna mengumpulkan data dalam studi kasus deskriptif ini meliputi wawancara mendalam, observasi cermat, pemeriksaan fisik menyeluruh, dan tes tambahan. Masalah-masalah kesehatan umum yang ditemui pada pasien hipertensi antara lain Nyeri akut serta kaku pada leher dan bagian belakang kepala, peningkatan tekanan darah, perfusi perifer menurun, curah jantung menurun, gangguan pola tidur, mual meningkat. Sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan untuk hasil yang diharapkan, intervensi pembunuhan tersebut menunjukkan bahwa diagnosis pembunuhan yang dibuat oleh penulis dapat mengatasi masalah-masalah tersebut.
HUBUNGAN PERSONAL HYGIENE DAN SANITASI LINGKUNGAN DENGAN KEJADIAN PENYAKIT KULIT DI DESA TELUK SENTOSA, KABUPATEN LABUHANBATU Johannes Bastira Ginting; Tri Suci; Santy Deasy Siregar; Hartono -; Karmila Kaban
Jurnal Kesmas Prima Indonesia Vol. 8 No. 2 (2024): Edisi Juli
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jkpi.v8i2.5563

Abstract

Penyakit kulit merupakan masalah kesehatan global yang signifikan, berdampak luas pada kualitas hidup individu dan sering memerlukan penanganan medis yang intensif. Penelitian ini mengeksplorasi hubungan antara perilaku masyarakat dan sanitasi lingkungan terhadap kejadian penyakit kulit. Jenis penelitian ini adalah survei analitik dengan pendekatan cross-sectional, yang melibatkan 30 sampel yang dipilih secara acak dari populasi sekitar 1.000 orang di Desa Teluk Sentosa, Kabupaten Labuhanbatu, pada Desember 2023. Variabel independen yang diteliti adalah personal hygiene dan sanitasi lingkungan, sementara variabel dependen adalah keluhan penyakit kulit, termasuk gejala seperti gatal, kemerahan, ruam, atau luka yang dapat mempengaruhi kualitas hidup dan aktivitas sehari-hari. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan wawancara langsung dengan responden, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square dengan batas signifikansi p-value ≤ 0,05. Hasil analisis bivariat menunjukkan hubungan signifikan antara personal hygiene (p=0.000) dan sanitasi lingkungan (p=0.000) dengan keluhan penyakit kulit. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa responden yang memiliki personal hygiene dan sanitasi lingkungan yang baik cenderung tidak mengalami keluhan penyakit kulit. Sebaliknya, responden dengan personal hygiene dan sanitasi lingkungan yang buruk lebih sering mengeluhkan gejala penyakit kulit. Hasil ini menekankan pentingnya upaya menjaga kebersihan pribadi serta memperbaiki kondisi sanitasi lingkungan sebagai langkah pencegahan utama terhadap penyakit kulit. Temuan ini juga memberikan wawasan penting untuk merancang intervensi kesehatan yang lebih efektif dan berkelanjutan dalam komunitas.
Analysis of Dominant Factors Affecting the Mental Health of Social Media Users Johannes Bastira Ginting; Tri Suci; Karmila Kaban; Evalatifah Nurhayti
Jurnal Kesmas Prima Indonesia Vol. 10 No. 1 (2026): January Edition
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sleep quality matters most for mental health among social media users—more than screen time, stress, or any demographic factor. We analyzed data from 477 social media users to identify which behavioral and psychosocial factors best predict mental well-being, as measured by a happiness index. Three factors showed significant associations: daily screen time, sleep quality, and stress levels. Respondents who spent more time on screens, slept poorly, and experienced high stress reported worse mental health. But sleep quality dominated. People with good sleep were 5.6 times more likely to report healthy mental wellbeing than those sleeping poorly (OR = 5.559; 95% CI: 2.841-10.878; p < 0.001), even after accounting for screen time and stress. Surprisingly, age, gender, physical activity, and platform choice showed no relationship with mental health. These findings challenge the assumption that simply reducing social media use improves wellbeing. Instead, public health interventions should prioritize sleep hygiene alongside, not instead of, managing screen time and stress. In our increasingly digital world, how we rest may matter more than how much we scroll
Pengaruh Edukasi Manajemen Gejala terhadap Self Care Pasien DM yang Menjalani Perawatan Paliatif M. Reza Pahlevi; Aina Nabila; Aprillia Dewi Ningsih; Fiqa Aysara; Mina Rahmadani; Karmila Br Kaban
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 2 (2026): April 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i2.1875

Abstract

Diabetes Melitus adalah gangguan kesehatan kronis yang muncul akibat defisiensi produksi insulin oleh pankreas atau terjadinya gangguan efektivitas kerja insulin di dalam tubuh. Penyakit ini merupakan persoalan kesehatan masyarakat yang krusial dan termasuk dalam daftar empat PTM utama yang ditargetkan untuk segera ditindaklanjuti melalui kebijakan para pemimpin dunia. Riset ini dilakukan dengan tujuan menganalisis bagaimana edukasi manajemen gejala berdampak pada kemampuan self-care pada pasien Diabetes Melitus yang berada dalam perawatan paliatif. Peneliti menerapkan desain Quasi-Experimental melalui pendekatan Pre-Post Test with Control Group. Melalui teknik purposive sampling, didapatkan total 44 partisipan yang dibagi rata ke dalam kelompok intervensi dan kontrol. Data diuji secara statistik menggunakan Paired T-Test dan Independent T-Test. Temuan studi mengungkapkan peningkatan drastis pada rata-rata skor self-care kelompok intervensi, yakni dari 32,45 ke 56,80 (p=0,000). Sebaliknya, kelompok kontrol tidak menunjukkan progres berarti dengan skor awal 33,10 menjadi 34,25 (p=0,115). Perbandingan akhir antara kedua kelompok mengonfirmasi adanya perbedaan signifikan (p=0,000), yang membuktikan bahwa edukasi manajemen gejala efektif dalam meningkatkan perawatan mandiri pasien DM paliatif.
Pengaruh Peran Edukasi Perawat terhadap Kemampuan Manajemen Diri pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II Wardi Raja Gukguk; Nia Rosalina; Gebby Monica Sabatini; Afifa Turodia; Resha Febyswara R; Karmila Br Kaban
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 2 (2026): April 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i2.1947

Abstract

Diabetes Melitus Tipe II merupakan kondisi kronis yang menuntut kompetensi pengelolaan diri yang optimal guna mencegah komplikasi jangka panjang. Perawat berperan krusial sebagai fasilitator pembelajaran dalam meningkatkan kapasitas self-management pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas peran edukatif perawat dalam meningkatkan kemampuan manajemen diri penderita Diabetes Melitus Tipe II di RS Amalia Medika Pangkalan Kerinci. Quasi-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest melibatkan 66 responden yang dipilih secara purposive sampling. Instrumen yang digunakan meliputi kuesioner Peran Edukasi Perawat dan Diabetes Self-Management Questionnaire (DSMQ), dengan hasil uji validitas menunjukkan bahwa seluruh item kuesioner memiliki nilai korelasi di atas 0,30, sehingga dinyatakan valid. Sementara itu, uji reliabilitas menunjukkan nilai Cronbach’s Alpha di atas 0,9 untuk semua variabel. Nilai ini menunjukkan bahwa instrumen memiliki tingkat konsistensi yang sangat tinggi. Dengan demikian, instrumen yang digunakan dalam penelitian ini dapat dikatakan sangat baik dan layak untuk digunakan dalam pengumpulan data Analisis data menggunakan paired sample t-test dan regresi linear sederhana dengan taraf signifikansi 0,05. Terjadi peningkatan signifikan pada skor peran edukasi perawat (p < 0,05) dan kemampuan manajemen diri pasien (p < 0,05) pasca intervensi. Analisis regresi menunjukkan hubungan positif antara perubahan peran edukasi perawat dan perubahan kemampuan manajemen diri dengan nilai R² sebesar 0,050. Intervensi edukasi keperawatan berkontribusi dalam meningkatkan kemampuan manajemen diri pasien Diabetes Melitus Tipe II, meskipun kontribusinya relatif kecil dan dipengaruhi oleh faktor multidimensional lainnya.
Hubungan Dukungan Tenaga Kesehatan dan Self Management dengan Kualitas Hidup Penderita Diabetes Mellitus Indah Pretty; Karmila Br Kaban; Elisa Alia Sari; Rita Mastiur Marpaung; T. Refina Molinda; Pretty Egina Br Sembiring
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 2 (2026): April 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini, tren penyebab kematian tertinggi pada masyarakat lintas generasi didominasi oleh kelompok Penyakit Tidak Menular (PTM). Di dalam klasifikasi tersebut, Diabetes Melitus muncul sebagai salah satu kontributor kematian yang paling signifikan. Dunia kini menempatkan penyakit ini sebagai salah satu dari empat PTM prioritas yang memerlukan penanganan serius dari pemerintah secara global. Studi ini dilakukan untuk mengevaluasi korelasi antara dukungan tenaga kesehatan serta self-management terhadap kualitas hidup penderita Diabetes Melitus. Desain penelitian yang dipilih adalah deskriptif analitik dengan pendekatan potong lintang (cross sectional). Sasaran penelitian ini mencakup seluruh penderita DM di RSU Royal Prima Medan dengan populasi sebesar 178 orang. Adapun sampel penelitian ditetapkan sebanyak 123 subjek yang dipilih secara acak melalui metode simple random sampling. Data primer menjadi sumber utama dalam studi ini dengan pengukuran terhadap ketiga variabel penelitian: dukungan tenaga medis, self-management, dan kualitas hidup penderita DM. Secara statistik, analisis data dilakukan pada tingkat univariat untuk melihat distribusi frekuensi dan tingkat bivariat menggunakan uji chi-square untuk melihat hubungan antar variabel. Hasil penelitian menjelaskan mayoritas responden dengan dukungan tenaga kesehatan cukup sebanyak 67 orang (54,5%) dan minoritas dukungan tenaga kesehatan baik sebanyak 25 orang (20,3%). Sedangkan menurut Self Management, mayoritas dengan Self Management cukup sebanyak 65 orang (59%) dan minoritas Self Management baik sebanyak 23 orang (25%). Mayoritas responden memiliki kualitas hidup kurang dengan jumlah 66 orang (53,7%) dan minoritas kualitas hidup baik sebanyak 57 responden (46,3%). Hasil uji statistik mengonfirmasi adanya keterkaitan yang signifikan antara dukungan tenaga medis (p=0,025) serta self-management (p=0,000) terhadap kualitas hidup pasien. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kedua faktor tersebut berhubungan erat dengan tingkat kualitas hidup penderita Diabetes Melitus.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Afifa Turodia Agfornidar Zalukhu Agnes Gulo Agnes Gulo Agusriman Doho Agustina Sihombing Aina Nabila Alpiani Alpiani Ambarita, Sarah Emma Tiovani Anastasya Beatrick Andriyanto Andriyanto Anggraini Maulidiya Sary Aprillia Dewi Ningsih Aritonang, Murni Armia - Asniat Zebua Audible, Dea Aulia, Febri Nanda Ayu Darman Halawa Aziva Zahrianis Bella Sakina Fitri Betty Nurmala Samosir Bohalima, Kharisman Brahmana, Elkana Pramujaya Buliato Zebua Chelsea Paulina Duha Cheriza Addara Chrismis Novalinda Ginting Chrismis Novalinda Ginting Cristine Welga Cut Kanza Lindia Sari Debora Angelina Gulo Debora, Trionyta Delfiana Zamili Desniar Pandiangan Dian Ari Fransisca Diana, Cut Dinda Maharany Diyan Marsella Sirait Dwi Apriani Anjarina Eben Haezer Harefa Eka Della Muhaningsyah Elis Anggeria Elisa Alia Sari Elkana Pramujaya Brahmana Emanuel Giovan Kabeakan Endang Simangunsong Erna Elfrida Naiborhu Eva Latifah Nurhayati Eva Nurzannah Hutabarat Evalatifah Nurhayti Faarozatulo Ndruru Fandu, Bonay A.M Fanny, Ananda Fiqa Aysara Fitriani Lubis Flora Marbun Foibe Kristin Br Situmeang Gabriella S. Pandiangan Gebby Monica Sabatini Geby Laura Lastry Sinambela Giawa, Nirmala Putri Ayuningsih Gina Gresia Nababan Ginting, Chrismis Novalinda Grasia Maharani Manik Griandani Zagoto Gulo, Legisnaria Gusti Susanti Telaumbanua Halawa, Kurniawati Harefa, Perdamaian Harefa, Ria Juwinta Hartono Hartono Helen Triwati Ziraluo Hengki Sirait Heru Bambang Triono Hia, Zami Nirma okterina Hotmaria Simanullang Hutagaol, Priscillia Margaretta Hutapea, Dwight Mahaputera Marulitua Ibrahasan Hulu Indah Pretty Irfan Harefa Istiqomah Istiqomah Iswadi Jakasmir Girsang Jessanta Kristina Telaumbanua Johannes Bastira Ginting Julia Yosida Damanik Julimanto Hia Juniati Simanjuntak Junita Silaban Juwita Imelda Telaumbanua Kaniya, Putri Karmelinda, Karmelinda Kezia Chaterine Hasibuan Khairullah Khairullah Kharisman Bohalima Kristina L Silalahi Kurunia Gea Laia, Yulisry Imelda Lamsiana Lamsiana Laoly, Marnesry Rahmat Kristin Legisnaria Gulo Leny Kreativitas Zebua Lia Gusnita M. Reza Pahlevi M. Rizky Ma’ruf Manalu, Ester Y.R Manalu, Filius Gratcia Marbun, Eva Kristin Marbun, Yesa Meliana Margareta Pratiwi MARIA BINTANG Maria Ulfa Marlina Harefa Marlina Manurung Marnesry Rahmat Kristin Laoly Melati Hutagalung Mikha Lamtiur Sihaloho Mina Rahmadani Monica Clara Siregar Muhammad Syahrullah Pohan Muhammad Thob Dhiya’ul Haq Murni Enye Rosani Siregar Nasution, Anggina Putri Nasution, Rizki Syadiyah Natalia Br Sitorus Natalia Marsolina Simaremare Ndraha, Herti Wahyu Ningsih Nelviwarniati Laoli Nency Purmaya Mendrofa Nia Rosalina Novika Dinda Pratiwi Novita Indenada Br. Tarigan Novita K. Rambe Nurhayati Gulo Nurhayatika Sidabutar Nurlela Petra Saragih Nurmasyitah Nursaida Purba Nurul Amirah Tamimi Patricia Saragih Peringati Waruwu Pretty Egina Br Sembiring Priscilia Ursula Rumondang Aruan Priscillia Margaretta Hutagaol Purba, Monica Nysia Putri Pramita Turnip Qania Anazsya Lubis Rael Malia Putri Wau Ramadhani Ramadhani Resha Febyswara R Ribka Juntri Yanti Dakhi Rindu Hari Lestari Rindu Meynanti Pasaribu Rita Mastiur Marpaung Rolastiur Panjaitan Rosa Elisabeth Hutapea Rosalina Pakpahan Ruth Kristyanti Dakhi S. Cristin Tambunan Safira Firyaal Saniyyah Aribah Dhilla Br. Sitohang Santri, Heirika Santy Deasy Siregar Satria, Mhd Yuda Selnia, Emika Septi Cahyani Laowo Setiawan, Ika Sihombing, Agustina Sihombing, Melisa Silalahi, Kristina L Simangunsong, Rina Kristina Simanjuntak, Melati Silvia Simanullang , Hotmaria Siregar, Monica Clara Siska Agustina Sitepu, Marinta Br Siti Aisyah Siti Basyariah Situmorang Sitompul, Mutiara Rolika Putri Sondang Selviana Silitonga Sonya Azira Martasya Stella Anjuliani Sihite Suci Christin Zega Sunarti Sunarti Surpan Manto Situmorang Syukur Selamat Waruwu T. Refina Molinda Tantri Sonia Manullang Tarigan, Dewi Sartika Br Tasya Sandhika Hutabarat Telaumbanua, Juwita Imelda Theresia Theresia Tiarnida Nababan Tio Roganda Situmorang Titin Hartati Tommy Syahputra Pardede Tri Suci Triono, Heru Bambang Uci Silalahi Vania Almira Vina Irma Sulistina Wardi Raja Gukguk Waruwu, Dian Souvenir Waruwu, Idaman Hati Wiajeng Mustikah Wilda Hani Roully Winda Octriyanti Yantriani Talunohi Yemima Sahputri Nadeak Yohana Agnes Zebua Yolanda Valeri Yusmar Christianto Zai Zahra, Khairani Zai, Yusmar Christianto Zami Nirma Okterina Hia Zeta Silaban