Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Evaluasi Kinerja Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Berdasarkan Persepsi Dosen Pembimbing Lapangan dan Tokoh Masyarakat di Desa Bargottopong Silitonga, Yusnita Wahyuni; Siregar, Irmalia Fitri; Harahap, Imelda Sari; Nurhalimah, Msy; Harahap, Fatma Suryani; Lubis, Jalilah Azizah
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 4 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i4.2976

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk implementasi program pengabdian kepada masyarakat. Salah satu aspek penting dalam pelaksanaan KKN adalah evaluasi terhadap kinerja mahasiswa selama menjalankan program tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kinerja mahasiswa KKN berdasarkan persepsi Dosen Pembimbing Lapangan dan tokoh masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif untuk mengukur dan menggambarkan sejauh mana mahasiswa KKN dinilai berhasil menjalankan tugas dan perannya di masyarakat. Data dikumpulkan melalui beberapa metode yaitu kuesioner, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penilaian dari dosen pembimbing lapangan dan tokoh masyarat, kinerja mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan di Desa Bargottopong secara umum berada pada kategori “Baik” hingga “Sangat Baik”. Nilai tertinggi diperoleh dari aspek etika yaitu dengan skor 6,7 hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa mampu menjaga sikap, norma, dan sopan santun selama menjalankan kegiatan KKN. Beberapa aspek lain seperti inovasi, kreativitas, kemampuan memecahkan masalah masih berada dalam kategori baik. Skor ini menunjukkan bahwa mahasiswa telah menjalankan tugasnya dengan baik, namun masih terdapat ruang untuk peningkatan.
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BROKOLI (Brassica oleracea L) TERHADAP PUPUK KOTORAN SAPI DAN PUPUK NPK Siregar, Irmalia Fitri; Nasution, Nurul Mawaddah
Agros Journal of Agriculture Science Vol 24, No 1 (2022): edisi Januari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v24i1.3942

Abstract

The purpose of this study was to find out: How many doses of cow manure and NPK fertilizer are right for the growth and yield of broccoli (Brassica oleracea L) and what is the right dose of interaction for the growth and yield of broccoli (Brassica oleracea L). This study used a randomized block design (RBD). The factorial consisted of 2 factors studied, namely: the factor of giving cow manure (S) which was given with 4 levels namely S0 : 0 (control), S1 : 100 g/plant, S2 : 150 g/plant, S3 : 200 g/plant plants and the application of NPK (N) fertilizer given with 3 levels, namely N0: 0 (control), N1: 100 ml/plant, N2: 200 g/plant. There were 12 treatment combinations repeated 3 times resulting in 36 experimental plots, the number of plants per plot was 4 plants with 2 sample plants, the total number of plants was 144. The parameters observed were plant height, number of leaves, flower weight per sample and flower weight per plot. The results showed that the application of cow dung fertilizer had no significant effect on all observed parameters and the application of NPK fertilizer had a significant effect on plant height at 7 WAP, number of leaves aged 3 and 7 WAP, sample bubonic flower weight and flower weight per plot, but had no significant effect on plant height at 3 and 5 weeks old and number of leaves at 5 weeks old and the interaction of the two treatments showed no significant effect on all observed parameters. Keywords: Broccoli plants, cow manure, NPK fertilizer INTISARITujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui : Berapa dosis pupuk kotoran sapi dan pupuk NPK yang tepat untuk pertumbuhan dan hasil tanaman brokoli (Brassica oleracea L)dan berapa dosis interaksi yang tepat untuk pertumbuhan dan hasil tanaman brokoli (Brassica oleracea L). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Faktorial terdiri dari 2 faktor yang diteliti, yaitu: faktor pemberian pupuk kotoran sapi (S) yang diberikan dengan 4 taraf yaitu S0  : 0 (kontrol), S1 : 100 g/tanaman, S2 : 150 g/tanaman, S3 : 200 g/tanaman dan pemberian pupuk NPK (N) yang diberikan dengan 3 taraf yaitu  N0 : 0 (kontrol), N1 : 100 ml/tanaman, N2 : 200 g/tanaman. Terdapat 12 kombinasi perlakuan yang diulang 3 kali menghasilkan 36 plot percobaan, jumlah tanaman per plot 4 tanaman dengan 2 tanaman sampel, jumlah tanaman keseluruhan 144. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah daun, berat bunga per sampel dan berat bunga per plot. Hasil penelitian menunjukkan pemberian pupuk kotoran sapi tidak berpengaruh nyata terhadap semua parameter yang diamati dan pemberian pupuk NPK berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 7 mst, jumlah daun umur 3 dan 7 mst, berat bunga pes sampel dan berat bunga per plot, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman 3 dan 5  mst dan  jumlah daun umur 5 mst dan interaksi dari kedua perlakuan menunjukkan pengaruh yang tidak nyata terhadap semua patrameter yang diamati. Kata kunci : Tanaman brokoli, pupuk kotoran sapi, pupuk NPK
RESPON PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI KACANG BUNCIS (Phaseolus Vulgaris L ) TERHADAP PEMBERIAN BOKASHI KOTORAN AYAM DAN POC KULIT PISANG Siregar, Irmalia Fitri; Khairina, Eliza
Agros Journal of Agriculture Science Vol 24, No 2 (2022): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v24i2.3857

Abstract

This study used a factorial randomized block design (RBD) with 2 factors, the first factor was chicken manure bokashi with 4 levels, namely A0: no treatment (control), A1: 50 gr/plant, A2: 100 gr/plant, A3: 150 gr/plant plants and the second factor was giving POC banana peels with 3 levels, namely P0: no treatment (control), P1: 100 ml/plant, P2: 300 gr/plant. There were 12 treatment combinations which were repeated 3 times to produce 36 experimental units, the number of plants per plot was 6 plants with 3 sample plants, the total number of plants was 216 plants. Parameters observed were plant height, number of leaves, fruit weight per sample and fruit weight per plot. The results showed that the administration of bokashi chicken manure had no significant effect on all parameters, the administration of POC banana peels showed no significant effect on all parameters and the interaction of the two treatments showed no significant effect on all parameters but had a significant effect on the parameter of fruit weight per plot at harvest. 1. Keywords : Green Beans, Bokashi Chicken Manure, POC Banana Peel. INTISARIPenelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) faktorial dengan 2 faktor, faktor pertama bokashi kotoran ayam dengan 4 taraf yaitu A0 : tanpa perlakuan  (kontrol) , A1 : 50 gr/tanaman, A2 : 100 gr/tanaman, A3 : 150 gr/tanaman dan faktor kedua pemberian POC kulit pisang dengan 3 taraf yaitu P0 : tanpa perlakuan (kontrol), P1 : 100 ml/tanaman, P2: 300 gr/tanaman. Terdapat 12 kombinasi perlakuan yang diulang 3 kali menghasilkan 36 satuan percobaaan, jumlah tanaman per plot 6 tanaman dengan 3 tanaman sampel, jumlah tanaman seluruhnya 216 tanaman. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah daun, berat buah per sampel dan berat buah per plot. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian bokashi kotoran ayam tidak berpengaruh nyata terhadap semua parameter, pemberian POC kulit pisang menunjukkan tidak berpengaruh nyata terhadap semua parameter dan interaksi dari kedua perlakuan menunjukkan pengaruh yang tidak nyata terhadap semua parameter tetapi berpengaruh nyata pada parameter berat buah per plot pada panen 1. Kata Kunci : Kacang Buncis, Bokashi Kotoran Ayam, POC Kulit Pisang 
Patchouli Agroindustry Technology In Guo Batu Village, Mandailing Natal Regency, North Sumatera Province Siregar, Irmalia Fitri; Rismawaty; Halimatus Syahdia Hasibuan
Jurnal Riset Perkebunan Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Riset Perkebunan (JRP)
Publisher : Jurusan Budidaya Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrp.3.2.56-65.2022

Abstract

Achievement level of input use efficiency will determine the success of farmers in achieving maximum production and income from farming and agro patchouli and can compete in the market. The research aimed to analyze system of patchouli agroindustry conducted from production technology, input using, cost, production, income and patchouli agroindustry efficiency and marketing sub-system conducted from channel, marketing organization, cost, profit and marketing efficiency in Guo Batu Village, Mandailing Natal Districk, North Sumatra Province. Census method used in this research with 30 farmers as sampling. The average of agroindustry sub-system production 116,70 kg of patchouli oil per production process, gross income Rp. 64,185,000 and net income Rp. 41,453,091.67. family income Rp. 45,185,076.53 and RCR 2,90. The conclusion is the marketing doesn’t have problem because the farmers sell the patchouli in oil directly to traders with the price Rp. 550,000/kg.
MEMBANGUN KEMANDIRIAN EKONOMI KELOMPOK WANITA TANI MELALUI INISIASI BERWIRAUSAHA MINUMAN FUNGSIONAL BERBASIS BUAH LOKAL Amanda Lubis, Rafiqah; Fitri Siregar, Irmalia; Hamid Marpaung, Paisal; Nanda, Nanda; Syapudra Hsb, Emdra; Maulana, Irfahany
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 9 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i9.3676-3683

Abstract

Kelompok Wanita Tani (KWT) Al-Ikhsan merupakan salah satu kelompok yang aktif di Desa Simatohir. Dalam upaya mendorong kemandirian ekonomi mitra, maka tim pelaksana pengabdian masyarakat menginisiasi mereka untuk berwirausaha minuman fungsional berbasis buah-buahan lokal yang ada di Kota Padangsidimpuan. Pengolahan buah lokal menjadi produk minuman fungsional selain berupaya untuk menjaga kelestarian buah lokal juga sekaligus sebagai solusi untuk mengatasi masalah limbah pertanian. Olahan buah lokal sangat berpotensi untuk dikembangkan karena olahannya masih sangat minim bahkan tidak ada. Diantaranya, buah salak, buah balakka dan haramonting dan buah lokal lainnya. Kegiatan ini bertujuan agar untuk : tercapainya kemandirian ekonomi bagi KWT Al-Ikhsan melalui berwirausaha, bertambahnya pengetahuan mitra tentang teknologi dalam mengolah potensi buah lokal menjadi bernilai ekonomis, mendukung peningkatan ekonomi keluarga melalui optimalisasi nilai tambah dari hasil panen pertanian, serta memperkaya pengetahuan dan kemampuan mitra dalam pemasaran yang memanfaatkan teknologi digital. Kegiatan ini sebagai salah satu bentuk pencapaian dalam penerapan program Merdeka Belajar  Kampus Merdeka (MBKM). Pelaksanaan program pengabdian masyarakat dilakukan melalui metode diskusi kelompok terfokus (FGD), yang melibatkan partisipasi aktif mitra dalam bentuk diskusi, sesi tanya jawab, pelatihan, dan praktik langsung. Dengan tahapan yaitu : Sosialisasi, Pelatihan, Teknologi, Pendampingan dan evaluasi. Luaran kegiatan ini adalah peningkatan kemandirian ekonomi, keterampilan ibu-ibu KWT dalam mengolah minuman fungsional, artikel ilmiah yang dimuat dijurnal pengabdian (Martabe, Sinta 4), Publikasi Media Massa dan Vidio Pelaksanaan yang dipublish melalui youtube.
SOSIALISASI PENGOLAHAN LIMBAH SALAK SEBAGAI UPAYA MENDORONG MASYARAKAT KREATIF DALAM MENCIPTAKAN PRODUK HOME INDUSTRY DI DESA PURWODADI Amanda Lubis, Rafiqah; Wahyuni Silitonga, Yusnita; Sari, Elda; Fitri Siregar, Irmalia; Mahmud, Amir; Sofian, Benny; Fuady Darma Harahap, Andes; Ginting, Nurmaini; Nasution, Yusriani; Puspita Yanty, Dini
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 7 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i7.2794-2799

Abstract

Sebagai oleh-oleh tradisional Padangsidimpuan, buah salak (Salacca Zalacca) telah lama terkenal sebagai buah paling terkenal di kota ini. Kesulitan salak adalah hanya dimanfaatkan daging buahnya saja; komponen lainnya terbuang dan tidak terpakai. Salak yang secara ilmiah dikenal dengan nama Salacca sumatrana Becc, merupakan produk daerah Padangsidimpuan dan Tapanuli Selatan, menurut banyak penelitian. Asam karbolik aktif yang ditemukan dalam salad dapat menghilangkan mineral dan kontaminan lainnya dari air. Menggunakan asam karbol aktif sebagai bagian dari sistem penyaringan air dapat meningkatkan rasa air dengan menghilangkan kontaminan seperti klorin serta bau dan warna yang tidak sedap. Dalam upaya untuk memperbaiki kehidupan orang-orang di sekitar kita, upaya kami berupaya untuk memperluas potensi limbah buah salak dengan menjadikannya dapat digunakan sebagai pembersih lantai yang ramah lingkungan. Menjalin kerjasama dengan pemerintah daerah, melakukan uji coba awal produksi produk, sosialisasi, dan memberikan dukungan dalam pengolahan produk merupakan beberapa langkah yang terkandung dalam kegiatan ini.
STRATEGI PENGEMBANGAN AISYIYAH DALAM MEWUJUDKAN KETAHANAN EKONOMI KELUARGA DI PADANGSIDMPUAN (STUDI KASUS RANTING SIBORANG, SIGIRING-GIRING, DAN SABUNGAN JAE) Siregar, Irmalia Fitri; Lubis, Rafiqah Amanda; Siregar, Indra Praja; Silitonga, Yusnita Wahyuni; Arrasyid, Harun; Lubis, Nur Afifah
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.30387

Abstract

Ketahanan ekonomi menunjukkan kemampuan suatu keluarga menghadapi tantangan. sebagai contoh masa sebelum, saat, dan sesudah Idul Fitri, karena individu dituntut untuk mengikuti gaya hidup tertentu. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis faktor-faktor lingkungan internal dan eksternal keluarga (aisyiyah) dan strategi yang diperlukan untuk mewujudkan ketahanan ekonomi keluarga. Tahapan metode penelitian dilakukan dengan analisis data secara kualitatif dan kuantitatif. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan IFE/EFE, analisis SWOT dan analisis PHA. IFE/EFE untuk menganalisis fakor-faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi strategi aisyiyah dalam mewujudkan ketahanan ekonomi keluarga, SWOT untuk merumuskan alternatif strategi, dan PHA untuk merumuskan prioritas strategi pengembangan aisyiyah dalam mewujudkan ketahanan ekonomi keluarga
Morphological Characterization and Nutritional Evaluation of Sidimpuan Salak (Salacca sumatrana Becc) Based on Flesh Color Yusnita Wahyuni Silitonga; Irmalia Fitri Siregar; Nasirsah; Nurmaini Ginting; Muhammad Nizar Hanafiah Nasution
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 8 (2025): August
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i8.12496

Abstract

Salak is a native Indonesian plant with various cultivars, one of which is the Sidimpuan salak originating from North Sumatra. Sidimpuan salak fruit has a distinctive taste, namely a fairly sweet but slightly sour taste, sticky, astringent, quite highs water content in the fruit, and various colors of the fruit flesh, namely white, red, and red tinge. This study aims to characterize the morphology of three types of Sidimpuan salak based on the color of the fruit flesh (white, red, red tinge) and compare the glucose content and vitamin C levels of the three types of salak. The method used in this study is a descriptive method and sample determination is done by purposive sampling. Glucose levels are analyzed using a UV-Vis spectrophotometer and vitamin C levels by the idiometry titration method. The results of the study showed that there are differences in morphological appearance between white, red, and red tinge salak. The morphological characteristics of the stems and leaves of red salak rank first, but the size and taste of white salak fruit are superior to red salak. The highest glucose levels were found in white snake fruit samples and the lowest in red snake fruit, while the highest vitamin C levels were found in red snake fruit and the lowest in red snake fruit. Variations in morphology, glucose content, and vitamin C in snake fruit are caused by genetic and environmental factors. The morphological and nutritional differences found in the three types of Sidimpuan snake fruit are predominantly due to genetic factors because the samples were obtained from the same environmental conditions.
PKM PENGOLAHAN KERUPUK BERBASIS LIMBAH PERIKANAN DI DESA SIMATOHIR, KECAMATAN ANGKOLA JULU, PADANGSIDIMPUAN Muharram Fajrin Harahap; Paisal Hamid Marpaung; Irmalia Fitri Siregar; Emi Erayati; Saud Martua Tsari; Frety Gita; Afrilia Sella Marito
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 8 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i8.3036-3046

Abstract

Kegiatan Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat Pemula (PKM P) ini telah dilaksanakan pada bulan September 2023 dengan tujuan untuk pemberdayaan masyarakat ekonomi mengarah produktif. dimana mitra KWT Al-Ikhsan Desa Simatohir memiliki kolam ikan yang dijadikan sebagai usaha bersama seluas 0,25 Ha. Target yang ingin dicapai adalah terbentuknya kelompok produsen kerupuk tulang ikan nila, perluasan jaringan pemasaran, dan peningkatan pendapatan.Metode dalam penyelesaian permasalahan mitra PKM terdiridari tahap-tahapan sebagai berikut: (a) Menjalin kerjasama dengan pemerintah dan masyarakat, (b) Sosialisasi program pendampingan pembuatan kerupuk tulang ikan, (c) Pelaksanaan program pendampingan pembuatan kerupuk tulang ikan yang didukung oleh Mitra KWT Al-Ikhsan dan PPL serta Tim Pengabdi untuk memastikan transfer pengetahuan berjalan baik dan, (d) Pemantauan, evaluasi dan pelaporan.Pelaksanaan program/kegiatan bersama mitra sasaran berlangsung dengan  antusias dan respon proaktif  saat diskusi  berlangsung. Keterlibatan langsung anggota KWT secara bersama-sama dalam proses pembuatan kerupuk tulang ikan juga sangat baik dan sampai saat dilakukan  pengujian/penilaian hasil produk yang dibuat dengan uji panelis mendapatkan hasil yang baik.
SOSIALISASI DAN PENDAMPINGAN PENGOLAHAN TEH KECOMBRANG (Etlingera elatior) DI DESA SITARATOIT KABUPATEN TAPANULI SELATAN Yusnita Wahyuni Silitonga; Rafiqah Amanda Lubis; Irmalia Fitri Siregar
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 12 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i12.4325-4330

Abstract

Tanamaman kecombrang (Etlingera elatior) termasuk ke dalam tanaman herbal atau tanaman obat yang dapat digunakan sebagai ramuan tradisional. Selain sebagai obat tradisonal teh kecombrang juga dapat dijadikan sebagai pangan fungsional seperti teh herbal. Teh kecombrang telah berhasil diolah oleh beberapa dosen agroteknologi UM-tapsel dan telah disosialisasikan dan dilakukan pendampingan pengolahan dan pengemasan kepada ibu-ibu PKK desa Sitaratoit. Pengolahan teh kecombrang cukup sederhana yaitu bunga kecombrang dicuci bersih. Setelah itu mahkota dilepaskan satu per satu. Mahkota yang telah dilepas diiris kecil-kecil, kemudian dikering anginkan. Setelah itu dikeringkan dengan penjemuran dibawah sinar matahari atau menggunakan oven. Tujuan dari kegiatan sosialisasi dan pendampingan ini adalah untuk mengenalkan dan mendampingi ibu-ibu PKK desa sitaratoit tentang pengolahan teh kecombrang dengan harapan ibu PKK lebih kreatif dan melahirkan produk home industri.