Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Farmers Field School (FFS): Meningkatkan Pengetahuan Dan Kesejahteraan Petani Desa Kaluku Tinggu Melalui Pendekatan Inovatif Nanda, Nanda; Lubis, Rafiqah Amanda; Mukhlis, Mukhlis; Nasution, Fery Endang; Sipahutar, Luky Wahyu; Siregar, Irmalia Fitri; Batubara, Melvariani Syari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/xc9fa062

Abstract

Program Farmers Field School (FFS) yang dilaksanakan di Desa Kaluku Tinggu, Sulawesi Tengah, bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesejahteraan petani lokal melalui penerapan teknologi pertanian ramah lingkungan. Program ini merupakan bagian dari Program Bertani Untuk Negeri yang difasilitasi oleh Yayasan Edufarmers Foundation International dan BPP Mantikole. Dalam pelatihan ini, petani diperkenalkan dengan berbagai teknologi inovatif, seperti pembuatan pupuk organik cair berbasis photosynthetic bacteria dan aplikasi pupuk tersebut di ladang jagung mereka. Metode yang digunakan adalah pelatihan langsung (hands-on training) yang mencakup sesi demonstrasi dan diskusi interaktif. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan petani: skor pemahaman petani sebelum pelatihan rata-rata adalah 60%, sementara setelah pelatihan meningkat menjadi 85%, dengan peningkatan sebesar 25%. Penerapan pupuk organik cair juga berhasil mengurangi ketergantungan petani pada pupuk kimia dan meningkatkan hasil panen sebesar 20%. Berdasarkan hasil ini, program ini terbukti memberikan dampak positif terhadap pengelolaan lahan pertanian dan kesejahteraan petani. Disarankan agar program ini dilanjutkan dengan pendampingan berkelanjutan dan diperluas ke desa-desa lain yang membutuhkan teknologi pertanian berkelanjutan
Pelatihan Pengolahan Kelor Cookies Di Desa Simatohir, Kecamatan Angkola Julu, Kota Padangsidimpuan Siregar, Irmalia Fitri; Siregar, Yani Sukriah; Novitasari, Wiwik; Lubis, Rafiqah Amanda; Harahap, Imelda Sari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/5ac6aq50

Abstract

Daun kelor merupakan pangan fungsional yang memiliki kandungan gizi tinggi. Jadi perlu ada suatu cara mengolah daun kelor tersebut agar lebih bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi. Untuk memaksimalkan daun kelor perlu dilakukan suatu terobosan baru dalam memanfaatkannya. Salah satunya dapat dilakukan dengan mengolahnya menjadi cookies. Daun kelor di Desa Simatohir belum dimanfaatkan secara optimal padahal tanaman ini mempunyai sejuta manfaat. Pemanfaatan kelor masih sebatas dikonsumsi sebagai sayuran atau pelengkap masakan sehari hari sehingga sangat monoton (membosankan) ditambah lagi banyak individu yang tidak suka mengkonsumsi sayuran. Daun kelor mempunyai potensi sebagai tanaman obat dengan kandungan berbagai macam nutrisi seperti sumber asam amino (protein, kalsium, vitamin A, B, dan C) yang penting untuk kesehatan. Selain itu daun kelor juga mimiliki kandungan asam amino dan antioksidan tinggi yang berfungsi penangkal radikal bebas. Metode pelaksanaan penelitian yaitu pertama pengumpulan bahan baku. Langkah kedua mengolah daun kelor menjadi bentuk olahan kukis. Pengabdian ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat melalui pemasaran produk berbahan baku daun kelor sebagai produk pangan fungsional di Desa Simatohir. Adapun kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada ibu Kelompok Wanita Tani ( KWT) tentang pembuatan pangan fungsional yaitu kukis
Sosialisasi Pencegahan Stunting Melalui Pemanfaatan Pangan Fungsional Berbahan Dasar Kelor Di Desa Simatohir, Kecamatan Angkola Julu, Kota Padangsidimpuan Siregar, Irmalia Fitri; Harahap, Fatma Suryani; Lubis, Nur Afifah; Silitonga, Yusnita Wahyuni; Batubara, Melvariani Syari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/99srgk30

Abstract

Stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi dalam jangka panjang. Stunting bisa disebabkan oleh malnutrisi yang dialami ibu saat hamil, atau anak pada masa pertumbuhannya. Sosialisasi tentang stunting telah dilakukan di Desa Simatohir, Kecamatan Angkola Julu, Kota Padangsidimpuan pada tanggal 12 Januari 2025. Beberapa materi yang disampaikan saat sosialisasi adalah apa itu stunting, penyebabnya, dan cara pencegahannya. Kegiatan ini melibatkan kolaborasi antara tenaga kesehatan, mahasiswa KKN, dan pemerintah daerah dalam memberikan wawasan tentang pengenalan serta pencegahan stunting dengan pemanfaatan pangan fungsional daun kelor yang diolah menjadi kukis. Metode pelaksanaan meliputi ceramah interaktif, diskusi, serta demonstrasi pengolahan pangan fungsional (kukis) berbahan dasar kelor. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat desa Simatohir sangat partisipatif dalam sosialisasi yang dilaksanakan. Hal ini dapat dilihat dari sesi diskusi yang dibuka dan demonstrasi pengolahan kelor kukis yang dilaksanakan oleh Dosen beserta mahasiswa KKN
SOSIALISASI DAN PENDAMPINGAN PENGOLAHAN TEH KECOMBRANG (Etlingera elatior) DI DESA SITARATOIT KABUPATEN TAPANULI SELATAN Wahyuni Silitonga, Yusnita; Amanda Lubis, Rafiqah; Fitri Siregar, Irmalia
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 12 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i12.4325-4330

Abstract

Tanamaman kecombrang (Etlingera elatior) termasuk ke dalam tanaman herbal atau tanaman obat yang dapat digunakan sebagai ramuan tradisional. Selain sebagai obat tradisonal teh kecombrang juga dapat dijadikan sebagai pangan fungsional seperti teh herbal. Teh kecombrang telah berhasil diolah oleh beberapa dosen agroteknologi UM-tapsel dan telah disosialisasikan dan dilakukan pendampingan pengolahan dan pengemasan kepada ibu-ibu PKK desa Sitaratoit. Pengolahan teh kecombrang cukup sederhana yaitu bunga kecombrang dicuci bersih. Setelah itu mahkota dilepaskan satu per satu. Mahkota yang telah dilepas diiris kecil-kecil, kemudian dikering anginkan. Setelah itu dikeringkan dengan penjemuran dibawah sinar matahari atau menggunakan oven. Tujuan dari kegiatan sosialisasi dan pendampingan ini adalah untuk mengenalkan dan mendampingi ibu-ibu PKK desa sitaratoit tentang pengolahan teh kecombrang dengan harapan ibu PKK lebih kreatif dan melahirkan produk home industri.
MEMBANGUN KEMANDIRIAN EKONOMI KELOMPOK WANITA TANI MELALUI INISIASI BERWIRAUSAHA MINUMAN FUNGSIONAL BERBASIS BUAH LOKAL Amanda Lubis, Rafiqah; Fitri Siregar, Irmalia; Hamid Marpaung, Paisal; Nanda, Nanda; Syapudra Hsb, Emdra; Maulana, Irfahany
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 9 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i9.3676-3683

Abstract

Kelompok Wanita Tani (KWT) Al-Ikhsan merupakan salah satu kelompok yang aktif di Desa Simatohir. Dalam upaya mendorong kemandirian ekonomi mitra, maka tim pelaksana pengabdian masyarakat menginisiasi mereka untuk berwirausaha minuman fungsional berbasis buah-buahan lokal yang ada di Kota Padangsidimpuan. Pengolahan buah lokal menjadi produk minuman fungsional selain berupaya untuk menjaga kelestarian buah lokal juga sekaligus sebagai solusi untuk mengatasi masalah limbah pertanian. Olahan buah lokal sangat berpotensi untuk dikembangkan karena olahannya masih sangat minim bahkan tidak ada. Diantaranya, buah salak, buah balakka dan haramonting dan buah lokal lainnya. Kegiatan ini bertujuan agar untuk : tercapainya kemandirian ekonomi bagi KWT Al-Ikhsan melalui berwirausaha, bertambahnya pengetahuan mitra tentang teknologi dalam mengolah potensi buah lokal menjadi bernilai ekonomis, mendukung peningkatan ekonomi keluarga melalui optimalisasi nilai tambah dari hasil panen pertanian, serta memperkaya pengetahuan dan kemampuan mitra dalam pemasaran yang memanfaatkan teknologi digital. Kegiatan ini sebagai salah satu bentuk pencapaian dalam penerapan program Merdeka Belajar  Kampus Merdeka (MBKM). Pelaksanaan program pengabdian masyarakat dilakukan melalui metode diskusi kelompok terfokus (FGD), yang melibatkan partisipasi aktif mitra dalam bentuk diskusi, sesi tanya jawab, pelatihan, dan praktik langsung. Dengan tahapan yaitu : Sosialisasi, Pelatihan, Teknologi, Pendampingan dan evaluasi. Luaran kegiatan ini adalah peningkatan kemandirian ekonomi, keterampilan ibu-ibu KWT dalam mengolah minuman fungsional, artikel ilmiah yang dimuat dijurnal pengabdian (Martabe, Sinta 4), Publikasi Media Massa dan Vidio Pelaksanaan yang dipublish melalui youtube.
SOSIALISASI PENGOLAHAN LIMBAH SALAK SEBAGAI UPAYA MENDORONG MASYARAKAT KREATIF DALAM MENCIPTAKAN PRODUK HOME INDUSTRY DI DESA PURWODADI Amanda Lubis, Rafiqah; Wahyuni Silitonga, Yusnita; Sari, Elda; Fitri Siregar, Irmalia; Mahmud, Amir; Sofian, Benny; Fuady Darma Harahap, Andes; Ginting, Nurmaini; Nasution, Yusriani; Puspita Yanty, Dini
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 7 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i7.2794-2799

Abstract

Sebagai oleh-oleh tradisional Padangsidimpuan, buah salak (Salacca Zalacca) telah lama terkenal sebagai buah paling terkenal di kota ini. Kesulitan salak adalah hanya dimanfaatkan daging buahnya saja; komponen lainnya terbuang dan tidak terpakai. Salak yang secara ilmiah dikenal dengan nama Salacca sumatrana Becc, merupakan produk daerah Padangsidimpuan dan Tapanuli Selatan, menurut banyak penelitian. Asam karbolik aktif yang ditemukan dalam salad dapat menghilangkan mineral dan kontaminan lainnya dari air. Menggunakan asam karbol aktif sebagai bagian dari sistem penyaringan air dapat meningkatkan rasa air dengan menghilangkan kontaminan seperti klorin serta bau dan warna yang tidak sedap. Dalam upaya untuk memperbaiki kehidupan orang-orang di sekitar kita, upaya kami berupaya untuk memperluas potensi limbah buah salak dengan menjadikannya dapat digunakan sebagai pembersih lantai yang ramah lingkungan. Menjalin kerjasama dengan pemerintah daerah, melakukan uji coba awal produksi produk, sosialisasi, dan memberikan dukungan dalam pengolahan produk merupakan beberapa langkah yang terkandung dalam kegiatan ini.
STRATEGI PENGEMBANGAN AISYIYAH DALAM MEWUJUDKAN KETAHANAN EKONOMI KELUARGA DI PADANGSIDMPUAN (STUDI KASUS RANTING SIBORANG, SIGIRING-GIRING, DAN SABUNGAN JAE) Siregar, Irmalia Fitri; Lubis, Rafiqah Amanda; Siregar, Indra Praja; Silitonga, Yusnita Wahyuni; Arrasyid, Harun; Lubis, Nur Afifah
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.30387

Abstract

Ketahanan ekonomi menunjukkan kemampuan suatu keluarga menghadapi tantangan. sebagai contoh masa sebelum, saat, dan sesudah Idul Fitri, karena individu dituntut untuk mengikuti gaya hidup tertentu. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis faktor-faktor lingkungan internal dan eksternal keluarga (aisyiyah) dan strategi yang diperlukan untuk mewujudkan ketahanan ekonomi keluarga. Tahapan metode penelitian dilakukan dengan analisis data secara kualitatif dan kuantitatif. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan IFE/EFE, analisis SWOT dan analisis PHA. IFE/EFE untuk menganalisis fakor-faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi strategi aisyiyah dalam mewujudkan ketahanan ekonomi keluarga, SWOT untuk merumuskan alternatif strategi, dan PHA untuk merumuskan prioritas strategi pengembangan aisyiyah dalam mewujudkan ketahanan ekonomi keluarga