Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN KONTROL DIRI TERHADAP KECANDUAN GAME ONLINE PADA REMAJA Fitri, Tasya Aulia; Putri, Triyana Harlia; Yulanda, Nita Arisanti
Tanjungpura Journal of Nursing Practice and Education Vol 3, No 2 (2021): December
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine, Tanjungpura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/tjnpe.v3i2.51615

Abstract

Latar Belakang: Dari tahun ke tahun terjadi peningkatan angka pengguna internet khusunya game online di Indonesia. Faktor yang menyebabkan individu mengalami kecanduan game online yaitu sebagai pelarian terhadap masalah, pengabaian kerjaan, serta kurangnya kemampuan untuk mengontrol diri. Metode: Penelitian kuantitatif desain korelasional dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 210 siswa SMA Negeri 2 Pontianak. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan uji Spearman rho. Hasil: Hasil uji korelasi menunjukkan hasil bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kontrol diri dengan kecanduan game online dengan nilai p = 0,000 (p 0,050) dan koefisien korelasi -0,550 yang menunjukkan arah korelasi yang berlawanan, artinya semakin rendah kontrol diri maka semakin tinggi kecanduan game online pada remaja tersebut. Kesimpulan:   Terdapat korelasi antara kontrol diri dan kecanduan game online pada remaja di SMA Negeri 2 Pontianak. Diharapkan bagi pemain game online lebih dapat mengendalikan dirinya atau mengarahkan kebiasaan bermain game online  ke arah yang lebih positif.
EDUKASI DAMPAK PERNIKAHAN DINI TERHADAP KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA PUTRI Rahmawati, Nadia; Arisanti Yulanda, Nita; Ligita, Titan; Litaqia, Wulida; Rahma, Alvina; Jonatan, Pendri; Heriye, Heriye
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 11 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i11.4911-4918

Abstract

Pernikahan dini menjadi salah satu isu sosial yang masih menjadi tantangan di berbagai negara, salah satunya Indonesia. Pernikahan dini terjadi oleh beberapa sebab diantaranya perilaku seks bebas pada remaja, faktor keluarga seperti status ekonomi, serta faktor lingkungan seperti kultur nikah muda. Dampak yang terjadi pada pernikahan dini pun cukup beragam diantaranya muncul masalah kesehatan reproduksi khususnya pada wanita, masalah kesehatan fisik anak yang dilahirkan, serta masalah kesehatan mental. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang dampak pernikahan dini khususnya pada siswa kelas XII SMA Muhammadiyah 1 Kota Pontianak. Metode yang digunakan dalam pemberian edukasi adalah metode ceramah dan diskusi dengan menggunakan media audiovisual. Peserta yang mengikuti kegiatan sebanyak 42 siswa remaja kelas XII. Kegiatan PKM ini dievaluasi menggunakan pretest dan posttest dengan pengisian kuesioner mengenai pengetahuan tentang dampak pernikahan dini bagi remaja, dari hasil tabulasi kuesioner diketahui terjadi peningkatan pengetahuan dari hasil pretest dan posttest sebesar 6,6. Sehingga, metode edukasi dengan menggunakan audiovisual dan diskusi cukup efektif mampu meningkatkan pengetahuan bagi remaja. Bagi tenaga kesehatan, pemberian edukasi kesehatan merupakan salah satu cara yang dapat digunakan untuk mengurangi dampak dari pernikahan dini. Untuk hasil yang lebih optimal, pemberian edukasi bisa dilakukan secara berkelanjutan dengan menggunakan poster edukasi dan video edukasi yang lebih menarik.
MENGENAL KANKER MELALUI EDUKASI PENCEGAHAN KANKER PADA ANAK SEKOLAH DASAR Ligita, Titan; Arisanti Yulanda, Nita; Rahmawati, Nadia; Winarianti, Winarianti; Konyan, Rizki; Pratiwi, Dinda
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 8 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i8.%p

Abstract

Kanker terjadi dengan dimulainya perubahan genetik pada sel dan tumbuh menjadi massa (atau tumor), yang menyerang bagian tubuh lainnya dan menyebabkan kerusakan dan kematian jika tidak ditangani. Sebagian besar kanker pada anak tidak diketahui penyebabnya dan sangat sedikit kanker pada anak yang disebabkan oleh faktor lingkungan atau gaya hidup. Upaya pencegahan kanker pada anak harus berfokus pada perilaku yang dapat mencegah anak terkena kanker yang dapat dicegah saat dewasa. Untuk itu diperlukan pengenalan bahaya kandungan makanan yang dapat memicu kanker. Sehingga diperlukan kegiatan penyampaian informasi kepada  anak-anak mengenai apa saja makanan penyebab kanker serta bagaimana mencegah terjadinya kanker pada anak. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk melaporkan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan mengidentifikasi pengetahuan siswa sekolah dasar sebelum dan setelah diberikan edukasi mengenai pencegahan kanker. Mitra dalam kegiatan ini adalah Sekolah Islam Muhammad Al Fatih Pontianak. Sasaran yang dalam kegiatan ini adalah siswa sekolah dasar antara usia 10 hingga 12 tahun. Kegiatan ini berlangsung selama satu hari dan melibatkan hampir 40 peserta termasuk guru pendamping. Hasil dari kegiatan ini adalah terdapatnya gambaran peningkatan pengetahuan pada anak sekolah terkait pengenalan bahaya kanker.
EDUKASI KESEHATAN REPRODUKSI PADA REMAJA PUTRI DI SDN 51 SUNGAI RAYA Rahmawati, Nadia; Arisanti Yulanda, Nita; Ligita, Titan; Raga M, Sigit; Rahma W, Alvina; Jonatan, Pendri
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 8 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i8.3260-3264

Abstract

Berbagai tantangan kesehatan reproduksi sering dialami oleh remaja putri karena masa remaja yang ditandai dengan perubahan yang signifikan dalam biologis, kognitif, dan sosial. Edukasi mengenai kesehatan reproduksi berperan penting untuk menghindari perilaku berisiko dan menjaga kesehatan organ reproduksi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengedukasi remaja putri mengenai kesehatan reproduksi, khususnya dalam hal kebersihan organ reproduksi, penggunaan pembalut yang benar, dan pentingnya vaksinasi HPV untuk mencegah kanker serviks. Metode yang digunakan adalah ceramah melalui video edukasi, diskusi atau tanya jawab yang interaktif. Target edukasi dari kegiatan ini adalah 26 remaja putri di sekolah dasar. Data yang dikumpulkan dari kuesioner mengenai kesehatan reproduksi yang diisi oleh siswi sebelum dan sesudah edukasi menyatakan peningkatan rata-rata skor sebesar 18,75. Metode video edukasi yang interaktif terbukti efektif sebab mampu memikat minat remaja putri. Edukasi kesehatan yang disampaikan oleh tenaga kesehatan merupakan cara yang efektif untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan reproduksi.
Self Care Education Terhadap Kualitas Hidup Pasien Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) Nita Arisanti Yulanda; Ericha Rizki Ridhowati; Mita Mita; Anggelisa Larasati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada Vol 8 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Akademi Keperawatan Sandi Karsa (Merger) Politeknik Sandi Karsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35816/jiskh.v10i2.128

Abstract

Chronic obstructive pulmonary disease (COPD) is a disease characterized by symptoms of persistent breathing and limited air flow, so COPD patients often experience symptoms of shortness of breath. Poor quality of life of COPD patients is characterized by symptoms of cough that are experienced every day, phlegm, tightness, limited daily activity at home, worry about leaving the house due to lung conditions, and disturbed sleep patterns. The purpose of this study is to analyze the effect of self-care education on the quality of life of COPD patients. The research design uses a pre-experimental design, with a one group pretest-posttest design approach. COPD patient population registered at UPT. West Kalimantan Lung Health Services. The sampling technique used purposive sampling with criteria: stable COPD patients who underwent outpatients, aged less than 60 years, patients who could read and write. Total sample of 30 patients. The independent variable of self-care education and the dependent variable is quality of life a measured by the SGRQ questionnaire (Saint George’s Respiratory Questionnaire). Before being given self-care education respondents will be pretested and continued giving self-care education to COPD patients for 4 weeks with education as much as 9 meetings then posttest. Data from the pretest-posttest were analyzed using the Paired t-test with value of p = 0,000 which means there were significant differences in the quality of life of COPD patients before and after the intervention. Nurses are expected to be able to provide education in improving the quality of life of COPD
PENGARUH MODUL SUPPORTIVE EDUCATIVE TERHADAP PERAWATAN DIRI PASIEN PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIK Yulanda, Nita Arisanti; Mita, Mita
Journals of Ners Community Vol 10 No 2 (2019): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v10i2.898

Abstract

Pasien dengan penyakit kronik akan menunjukkan penurunan tingkat kemampuan perawatan diri dalam mengenali dan mengelola gejala penyakitnya. Penurunan aktivitas pada kehidupan sehari-hari akibat sesak napas yang dialami pasien PPOK mengakibatkan makin memperburuk kondisi tubuhnya. Self care management merupakan suatu bantuan untuk mengontrol dan mengurangi sebagian besar gejala dan komplikasi dari kerusakan pernapasan dan mengajarkan pasien PPOK untuk mencapai suatu kemampuan aktivitas sehari - hari. Tujuan penelitian ini menganalisis pengaruh modul perawatan perawatan diri sebagai supportive educative terhadappengetahuan perawatan diri (self care), self efficacy dan perilaku perawatan diriPenelitian ini menggunakan desain quasy eksperimental pre-post test control group desaign. Besar sampel sejumlah 32 pasien. Tehnik pengambilan data secara purposive sampling. Variabel penelitian ini meliputi : supportive educative menggunakan modul, pengetahuan perawatan diri, self efficacy dan perilaku perawatan diri. Pengumpulan data menggunakan kuesioner pengetahuan perawatan diri, self efficacy, perilaku perawatan diri dan observasi perilaku perawatan diri. Data dianalisis menggunakan paired t-test.Hasil uji paired t test terdapat perbedaan secara signifikan pada kelompok intervensi yaitu pengetahuan perawatan diri (p=0,000),self efficacy (p=0,000) dan perilaku perawatan diri (p=0,000), sedangkan pada kelompok kontrol pengetahuan perawatan diri (p=0,633), self efficacy (p=0,164) dan perilaku perawatan diri (p=0,216).Kata kunci : PPOK, modul perawatan diri, pengetahuan perawatan diri, self efficacy dan perilaku perawatan diriDOI: 10.5281/zenodo.3561973
Experience Of Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD) Patients In Self-Care Ghifari, M. Ikhsan; Rahmah, R. A. Gabby Novikadarti; Neri, Ervina Lili; Yulanda, Nita Arisanti
Nursing Information Journal Vol. 5 No. 1 (2025): Nursing Information Journal
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/nij.v5i1.1140

Abstract

Self-care is a crucial aspect of COPD management, as it can improve quality of life. However, many COPD patients still face challenges in self-care due to various factors, one of which is social support. The purpose of this research is to explore in-depth the support and barriers to self-care in COPD patients. This study was a descriptive qualitative research with a phenomenological approach through in-depth interviews. Participants consisted of 6 people from RSUD Dr. Soedarso Pontianak selected by purposive sampling technique. The inclusion criteria were COPD patients diagnosed for approximately six months, able to participate in interviews, with adequate understanding of their condition, and residing in Pontianak. The exclusion criteria were patients with comorbid acute or chronic illnesses, those experiencing COPD exacerbations, or not residing in Pontianak. The research instruments used were a voice recorder (mobile phone), in-depth interview guidelines, and stationery. Data analysis used the Miles & Huberman analysis method. The study produced three main themes, namely the initial experience and process of self-care, support and expectations in self-care and barriers to self-care. This study shows that the experience of COPD patientsn self-care is influenced by supporting and inhibiting factors. Supporting factors include family role support, social environment, quality and expectations of health services that help patients in maintaining health and managing symptoms. Inhibiting factors, such as environmental influences, physical limitations, limitations in medication management and lack of social support and stress that worsen the patient's condition which hinders the patient's self-care process.
PENGARUH MODUL SUPPORTIVE EDUCATIVE TERHADAP PERAWATAN DIRI PASIEN PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIK Yulanda, Nita Arisanti; Mita, Mita
Journals of Ners Community Vol 10 No 2 (2019): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v10i2.898

Abstract

Pasien dengan penyakit kronik akan menunjukkan penurunan tingkat kemampuan perawatan diri dalam mengenali dan mengelola gejala penyakitnya. Penurunan aktivitas pada kehidupan sehari-hari akibat sesak napas yang dialami pasien PPOK mengakibatkan makin memperburuk kondisi tubuhnya. Self care management merupakan suatu bantuan untuk mengontrol dan mengurangi sebagian besar gejala dan komplikasi dari kerusakan pernapasan dan mengajarkan pasien PPOK untuk mencapai suatu kemampuan aktivitas sehari - hari. Tujuan penelitian ini menganalisis pengaruh modul perawatan perawatan diri sebagai supportive educative terhadappengetahuan perawatan diri (self care), self efficacy dan perilaku perawatan diriPenelitian ini menggunakan desain quasy eksperimental pre-post test control group desaign. Besar sampel sejumlah 32 pasien. Tehnik pengambilan data secara purposive sampling. Variabel penelitian ini meliputi : supportive educative menggunakan modul, pengetahuan perawatan diri, self efficacy dan perilaku perawatan diri. Pengumpulan data menggunakan kuesioner pengetahuan perawatan diri, self efficacy, perilaku perawatan diri dan observasi perilaku perawatan diri. Data dianalisis menggunakan paired t-test.Hasil uji paired t test terdapat perbedaan secara signifikan pada kelompok intervensi yaitu pengetahuan perawatan diri (p=0,000),self efficacy (p=0,000) dan perilaku perawatan diri (p=0,000), sedangkan pada kelompok kontrol pengetahuan perawatan diri (p=0,633), self efficacy (p=0,164) dan perilaku perawatan diri (p=0,216).Kata kunci : PPOK, modul perawatan diri, pengetahuan perawatan diri, self efficacy dan perilaku perawatan diriDOI: 10.5281/zenodo.3561973
Family Experiences in Caring for Covid-19 Positive at Home: Phenomenology Study Fradianto, Ikbal; Mita, Mita; Yulanda, Nita Arisanti; Rahmawati, Nadia; Putri, Triyana Harlia; Andriyanto, Arief
Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Vol. 10 No. 1 (2024): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPREHENSIVE NURSING JOURNAL)
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33755/jkk.v10i1.523

Abstract

Aims: Covid-19, a global problem since 2019, has significantly increased in Indonesia since early 2020. Government policies restrict patients from outside activities, making home care a unique experience. This study aims to understand families' experiences in caring for positive Covid-19 patients. Methods: The method used is qualitative with a phenomenological study approach. There were 12 participants in this study with the criteria of accompanying patients who experienced Covid-19 <1 year and these companions cared for patients at home. The sampling technique used was purposive sampling, with in-depth interviews of 30-45 minutes and recorded and recorded. The data analysis technique used is the collaizi method. Results: The results of the study obtained six themes, namely understanding Covid-19 Disease, Information Sources for Covid-19 Treatment, Treatment Considerations, Psychological Burden, Difficulties in Home Care, and Social Support. Conclusions: This study found six themes related to family experience in caring for Covid-19 patients, so that the role of the family and social community is very important in caring for Covid-19 patients in dealing with changing conditions and situations.
Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Minum Obat pada Klien Halusinasi Karitas, Mirdayata Diana; Fahdi, Faisal Kholid; Yulanda, Nita Arisanti
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 3, No 11 (2023): Volume 3 Nomor 11 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v3i11.11879

Abstract

ABSTRACT Mental health problems are currently experiencing an increasing trend. Long treatment makes some hallucinatory clients have low medication adherence. Analyze the relationship between family support and medication adherence in hallucinatory clients at the Poli Psikiatri Technical Implementation Unit Klinik Utama Sungai Bangkong. This study was a type of quantitative research with correlational design and cross sectional study approach. The number of research respondents was 30 outpatient clients at the Poli Psikiatri Technical Implementation Unit Klinik Utama Sungai Bangkong living with hallucination. The sampling technique used was consecutive sampling. Research instruments were employed to measure family support, namely Perceived Social Support-Family and to measure medication adherence, namely Morisky Medication Adherence Scale-8. The statistical test used in the research was the Spearman Rank correlation test with a p-value of 0.025 (p <0.05). This, indicates that there is a relationship between family support and medication adherence in hallucinatory clients. It can be concluded that, there is a relation between family support and medication adherence in people with hallucinaton at the Poli Psikiatri Technical Implementation Unit Klinik Utama Sungai Bangkong. Keywords: Family Support, Hallucinations, Medication Adherence  ABSTRAK Masalah kesehatan jiwa saat ini terus mengalami tren peningkatan. Pengobatan yang panjang membuat beberapa klien halusinasi memiliki kepatuhan minum obat rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada klien halusinasi di Poli Psikiatri UPT. Klinik Utama Sungai Bangkong. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain korelasional dan pendekatan cross sectional study. Responden penelitian berjumlah 30 orang klien rawat jalan di Poli Psikiatri UPT. Klinik Utama Sungai Bangkong dengan riwayat halusinasi. Teknik pengambilan sampel digunakan consecutive sampling. Instrumen penelitian untuk mengukur dukungan keluarga dengan Perceived Social Support-Family dan mengukur kepatuhan minum obat digunakan Morisky Medication Adherence Scale-8. Uji statistik yang digunakan pada penelitian adalah uji korelasi Spearman Rank dengan nilai p-value 0,025 (p<0,05) yang berarti ada hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada klien halusinasi. Adapun dalam penelitian ini terdapat hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada klien halusinasi di Poli Psikiatri UPT. Klinik Utama Sungai Bangkong.  Kata Kunci: Dukungan Keluarga, Halusinasi, Kepatuhan Minum Obat
Co-Authors Adiningsih, Berthy Sri Utami Agustian, Ardi Akhmad, Arif Nur Aliviah Anggelisa Larasati Anna, Theodora Elvia Annisa Mega Puspita Arief Andriyanto Arief Andriyanto Arief Andriyanto, Arief Arif Nur Akhmad Arina Nurfianti Arizki Rahman Hakim Asmalia, Nur Bahtiar Bahtiar Budiharto, Ichsan Cindiarty Kurnia Saputri Delia, Delia Dika Putri, Uray Weza Azalia Dinda Pratiwi Djoko Priyono Ericha Rizki Ridhowati Ervina Lili Neri Faisal Kholid Fahdi Fauzan, Suhaimi Fitri Fujiana Fitri, Tasya Aulia Fitriasari, Andikawati Fradianto, Ikbal Gabby Novikadarti Rahmah Ghifari, M. Ikhsan H Herman Hania, Uray Putri Hastuti, Maria Fudji Heriye Heriye Heriye Heriye, Heriye Herman . Ichsan Budiharto Ichsan Budiharto Jonatan, Pendri Karitas, Mirdayata Diana Keti Andriani Kharisma Aji Martadi Kharisma Aji Martadi Kharisma Aji Martadi Konyan, Rizki Kurniawan, Cahya Dwi Larasati, Anggelisa Litaqia, Wulida M. Ali Maulana M. Ikhsan Ghifari Maharani, Emalia Maulana, M. Ali Maulana, Muhammad Ali Mita Mita Mita Mita Mita Mita Mita, Mita Murtilita, Murtilita Nadia Rahmawati Nadia, Priska Liz Nur Akbar, Nur Pavita Arista Widya Pondi, Muhamad Pratiwi, Dinda Priyono, Djoko Puspita, Annisa Mega Raden Mohamad Herdian Bhakti Raga M, Sigit Rahma W, Alvina Rahma, Alvina Rahmawati, Nadia Ramadani, Siska Putri RARASARI, DHITIA Rasyid, Agung Nur Ratih Sulistianingrum Raudhatul Jannah, Siti Riski Konyan Riszky Safitri Rosaldi Millenianto Selviani, Selviani Suhendri Suhendri Sukarni Sukarni Sukarni Sukarni Sukmawati Sukmawati Sukmawati Sukmawati Sulistianingrum, Ratih Suptya, Adrian Putra Syafira, Kania Syifa Az-zahra Tari Dwi Sundari K Titan Ligita Triyana Harlia Putri Ucok Budiman Wibowo, Widya Astuti Widya, Pavita Arista Winarianti Winarianti Winarianti, Winarianti Wirdani Nurhidayati Yoga Pramana Zenita Indra Ramadhita