Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Analisis Hubungan Iklim (Curah Hujan, Kelembaban, Suhu Udara dan Kecepatan Angin) dengan Kasus ISPA di DKI Jakarta Tahun 2011 – 2015 Ernyasih Ernyasih; Fini Fajrini; Noor Latifah
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 7 No 3 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v7i3.125

Abstract

Perubahan iklim menimbulkan efek terhadap kesehatan manusia secara langsung maupun tidak langsung, efek langsung berupa efek ekstrim dingin dan panas. Curah hujan yang ekstrim dapat meningkatkan kasus penyakit ISPA. Kasus ISPA dari tahun ketahun meningkat berdasarkan SDKI 2007, sebesar 11.2%. Penelitian ini menggunakan studi ekologi untuk melihat hubungan iklim (curah hujan, kelembaban, suhu udara, kecepatan angin) dengan kasus ISPA di DKI Jakarta Tahun 2011 – 2015. Populasi adalah seluruh data penderita ISPA tahun 2011 – 2015 di DKI Jakarta. Ada hubungan yang signifikan antara Curah hujan (p = 0,013) dan mempunyai hubungan sedang (r = 0.318) serta berpola positif, kelembaban (p = 0,001) dan mempunyai hubungan sedang (r = 0.432) serta berpola positif, suhu udara (p = 0,017) dan mempunyai hubungan sedang (r = 0.307) serta berpola positif dengan kasus ISPA, dan tidak ada hubungan antara kecepatan angin (p = 0,059) dengan kasus ISPA. Diharapkan pembuatan taman kota atau penanaman kembali pohon-pohon di DKI Jakarta dapat mengurangi efek gas rumah kaca.
Pengaruh Tingkat Stres terhadap Kejadian Kekambuhan Gastritis pada Anak Sekolah Menengah Atas Noor Latifah Amin; Fini Fajrini; Nur Romdhona; Dihartawan Dihartawan; Muiz Al Bashir
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 12 No 05 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v12i05.2299

Abstract

Penyakit gastritis memiliki angka kejadian yang relatif tinggi di Indonesia. Banyak faktor yang mempengaruhi kekambuhan gastritis, salah satunya adalah stres. Siswa/i sekolah menengah atas memiliki beban yang berat dalam pendidikannya karena dalam rangka persiapan menuju tingkat perguruan tinggi yang memiliki persaingan yang ketat agar bisa masuk ke dalam perguruan tinggi yang berkualitas tinggi sehingga tidak mengurangi peluang terjadinya stres di kalangan siswa/i. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres dengan kekambuhan gastritis pada siswa/i SMKN 8 Kota Bekasi. Metode penelitian menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan desain potong lintang. Lokasi pengumpulan data di lakukan di SMKN 8 Kota Bekasi pada bulan November 2022. Responden merupakan siswa/i SMKN 8 Kota Bekasi sebanyak 280 orang dan sampel diambil dengan menggunakan purpossive sampling. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar siswa mengalami stres ringan (53,9%) dan sedang (42,9%) dengan sebagian besar mengalami kekambuhan gastritis yaitu sebanyak 159 siswa (56,8%). Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat stres dengan kejadian kekambuhan gastritis pada siswa/i SMKN 8 Kota Bekasi (nilai p = 0,000).
PENGARUH KEAKTIFAN BERORGANISASI DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR MAHASISWA 2025 Nabilah, Luthfiyyah; Fajrini, Fini
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 4 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v13i4.11406

Abstract

Academic achievement is one of the important indicators of success in the education process. Learning achievement, which reflects the results of learning efforts, can be measured through various parameters, such as the Achievement Index (IP). This IP value is obtained from the evaluation process during the study period, including the assignments given, the results of the mid and final semester exams, class participation, and the level of student activeness in learning. This research is a quantitative study using a Cross Sectional approach. The population in this study were all students of the Faculty of Public Health, Muhammadiyah University of Jakarta who were administrators of organizations, totaling 161 students. The sampling technique is using Total Sampling with a sample size of 161 Respondents. Data analysis methods using Univariate and Bivariate with Chi-Square test at 95% confidence level (α=0.05). The results showed that the variables associated with learning achievement were organizational activity (p=0,004) and learning motivation (p=0,002). Students are expected to maintain a balance between organizational and academic activities so that learning achievement is not neglected, the faculty can provide more support for students who are active in organizations by implementing more flexible academic policies, and further research is recommended to use a larger sample. Prestasi akademik menjadi salah satu indikator penting keberhasilan dalam proses pendidikan. Prestasi belajar, yang mencerminkan hasil usaha belajar, dapat diukur melalui berbagai parameter, seperti Indeks Prestasi (IP). Nilai IP ini diperoleh dari proses evaluasi selama masa studi, mencakup tugas-tugas yang diberikan, hasil ujian tengah dan akhir semester, partisipasi di kelas, serta tingkat keaktifan mahasiswa dalam pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta yang menjadi pengurus organisasi, yakni berjumlah 161 siswa. Teknik pengambilan sampel yaitu menggunakan Total Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 161 Responden. Metode analisis data menggunakan Univariat dan Bivariat dengan uji Chi-Square pada tingkat kepercayaan 95% (α=0,05). Hasil penelitian diperoleh bahwa variabel yang berhubungan dengan prestasi belajar adalah keaktifan berorganisasi (p=0,004) dan motivasi belajar (p=0,002). Mahasiswa diharapkan untuk tetap menjaga keseimbangan antara kegiatan organisasi dan akademik agar prestasi belajar tidak terabaikan, fakultas dapat memberikan dukungan lebih bagi mahasiswa yang aktif berorganisasi dengan menerapkan kebijakan akademik yang lebih fleksibel, dan penelitian selanjutnya dianjurkan menggunakan sampel lebih besar.
Perilaku Pengurangan Sampah Plastik pada Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta Alfira Damayanti; Fini Fajrini
Jurnal Medika Nusantara Vol. 3 No. 3 (2025): Jurnal Medika Nusantara
Publisher : Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59680/medika.v3i1.1699

Abstract

Plastic waste has become a global issue that has a significant impact on the environment and human health. Universities as higher education institutions are also one of the sources of considerable plastic waste due to the daily activities of students and staff. This study aims to identify factors that influence plastic waste reduction behavior among students of the Faculty of Public Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta. This research design uses a quantitative approach with a cross-sectional method. A total of 188 students became respondents who were selected by stratified random sampling. Data were collected through an online questionnaire and analyzed using the Chi-Square test with a 95% confidence level. The results showed that the majority of students had good knowledge (77.1%) and positive attitudes (60.1%), but plastic waste reduction behavior was still poor in 52.7% of respondents. A total of 52.1% of students considered government policies related to plastic waste reduction to be good, and statistical analysis showed a significant relationship between government policies and plastic waste reduction behavior (p = 0.026). In contrast, knowledge, attitude, and availability of infrastructure did not have a significant relationship (p > 0.05). The results of this study emphasize that policies have an important role in encouraging changes in behavior that are more concerned about the environment. This study suggests the need to improve supporting facilities, continuous education, and strengthening policy implementation to reduce the use of plastic waste.
ANALISIS HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN KARYAWAN TENTANG K3 DENGAN TINGKAT KECELAKAAN KERJA DI PT ARGO PANTES Widya Chandra; Fini Fajrini
Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi Vol. 2 No. 6 (2025): Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi (Edisi Juni 2025)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/jurmie.v2i6.598

Abstract

The rate of workplace accidents in the textile industry, particularly at PT Argo Pantes, has shown a significant increase, with 6 cases in one year, predominantly involving chemical exposure. Low Occupational Health and Safety (OHS) knowledge is one of the main contributing factors. This study aims to analyze the relationship between employees' OHS knowledge (covering cognitive, affective, and psychomotor aspects) and workplace accident rates, as well as the influence of age and work tenure.  The study used a cross-sectional design with a quantitative approach. The sample consisted of 60 employees from the KAI Unit of PT Argo Pantes, selected through total sampling. Data were collected using an OHS knowledge questionnaire and secondary data from workplace accident reports. Data analysis was performed using Pearson correlation, t-test, and ANOVA. There was a significant negative correlation between OHS knowledge and workplace accidents (r = -0.394; p = 0.002). About 60% of employees had low OHS knowledge, and the age group ≤35 years was more prone to accidents (p = 0.047). Work tenure did not have a significant effect (p = 0.053).  Improving OHS knowledge through multidimensional training can reduce the risk of workplace accidents, especially among younger employees. The company should develop simulation-based OHS training programs and strengthen supervision of Personal Protective Equipment (PPE) usage in high-risk areas.
HUBUNGAN POLUSI UDARA PM 2,5 TERHADAP JUMLAH PASIEN DENGAN PNEUMONIA BEKASI TAHUN 2019- 2023 Zulaiha, Siti; Ernyasih , Ernyasih; Fauziah, Munaya; Fajrini, Fini
ENVIRONMENTAL OCCUPATIONAL HEALTH AND SAFETY JOURNAL Vol. 5 No. 2 (2025): EOHSJ
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/eohjs.5.2.1-15

Abstract

Pneumonia merupakan penyebab kematian kedelapan secara umum dan menjadi penyebab kematian menular utama, dengan tingkat kematian mencapai 23% untuk pasien yang dirawat di unit perawatan intensif karena pneumonia berat. Polusi udara berpotensi meningkatkan keluhan pernapasan pneumonia, kunjungan ke unit gawat darurat, rawat inap, dan risiko kematian. Penelitian ini bertujuan mengamati hubungan antara polusi udara PM 2,5 dan pasien rawat inap pneumonia di rumah sakit di Kota Bekasi pada tahun 2019-2023. Penelitian ini menggunakan desain studi ekologi dengan pengumpulan data sekunder, khususnya rekam medis pasien pneumonia rawat inap dari 42 rumah sakit yang terdaftar di bawah pengawasan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Metode pengambilan sampel menggunakan sampel total. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara polusi udara PM 2,5 dan jumlah pasien pneumonia yang dirawat pada tahun 2019 dengan nilai p-value 0,05 dan r = -0,576 serta tahun 2019-2023 dengan p-value 0,005 dan r = -0,613, menunjukkan korelasi negatif antara tingkat PM 2,5 dan penerimaan pasien pneumonia. Pada tahun 2021, 2022, dan 2023, tidak terdapat korelasi yang signifikan. Terdapat hubungan antara tingkat PM 2,5 terhadap jumlah pasien rawat inap pneumonia, sehingga disarankan memasukkan variabel COVID-19 untuk memahami pengaruhnya terhadap tingkat rawat inap pasien pneumonia. Kata Kunci : PM 2,5, Pneumonia, Pasien Rawat Inap, Kota Bekasi --- Pneumonia is the eighth leading cause of death in general and the leading infectious cause of death, with mortality rates reaching 23% for patients admitted to intensive care units for severe pneumonia. Air pollution has the potential to increase pneumonia respiratory complaints, emergency department visits, hospitalizations, and mortality risk. This study aimed to observe the relationship between PM 2.5 air pollution and pneumonia hospitalizations in hospitals in Bekasi City in 2019-2023. This study used an ecological study design with secondary data collection, specifically medical records of hospitalized pneumonia patients from 42 hospitals registered under the supervision of the Ministry of Health of the Republic of Indonesia. The sampling method used a total sample. The results showed a relationship between PM 2.5 air pollution and the number of pneumonia patients admitted in 2019 with a p-value of 0.05 and r = -0.576 and 2019-2023 with a p-value of 0.005 and r = -0.613, indicating a negative correlation between PM 2.5 levels and pneumonia admissions. In 2021, 2022, and 2023, there was no significant correlation. There is a relationship between the level of PM 2.5 and the number of pneumonia hospitalizations, so it is recommended to include COVID-19 variables to understand its effect on pneumonia patient hospitalization rates Keywords : PM 2.5, Pneumonia, Patient Hospitalization, Bekasi City
Kepuasan Penggunaan Aplikasi Pelayanan Kesehatan Digital di Indonesia Afzalur Rahman, Daffa; Fini Fajrini
AN-NUR: Jurnal Kajian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): AN-NUR: Jurnal Kajian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/annur.6.2.165 - 173

Abstract

Perkembangan teknologi digital di bidang kesehatan telah mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan secara efisien dan fleksibel melalui berbagai aplikasi, seperti Mobile JKN, SATUSEHAT, dan Halodoc. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat kepuasan pengguna terhadap aplikasi pelayanan kesehatan digital di Indonesia melalui tinjauan pustaka dari sepuluh jurnal terkait. Hasil literature review menunjukkan bahwa sebagian besar pengguna merasa puas terhadap layanan yang diberikan, terutama dari segi kualitas layanan, informasi, sistem, dan kemudahan penggunaan. Namun, masih ditemukan beberapa kendala seperti keterbatasan pemahaman pengguna, kurangnya sosialisasi, dan masalah teknis pada sistem aplikasi. Diperlukan upaya peningkatan edukasi, pengembangan fitur layanan, serta perbaikan teknis dan keamanan data untuk meningkatkan kepuasan pengguna secara berkelanjutan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan masukan bagi pengembang aplikasi dan pemangku kebijakan dalam memperbaiki dan mengembangkan layanan kesehatan digital di Indonesia. Kata Kunci : Kepuasan pengguna, Aplikasi Kesehatan Digital, Mobile JKN, SATUSEHAT, Halodoc
Gambaran Rekrutmen dan Seleksi Karyawan di Bintaro Women And Children Clinic Tahun 2024 Arifah, Diva Rizqi; Luqman Effendi; Fini Fajrini; Ernyasih
AN-NUR: Jurnal Kajian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2024): AN-NUR: Jurnal Kajian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/annur.6.1.31-38

Abstract

Rekrutmen dan seleksi adalah aspek penting dari manajemen sumber daya manusia di organisasi mana pun. Rekrutmen adalah proses mengidentifikasi dan menarik kandidat yang cocok untuk posisi pekerjaan, sementara seleksi melibatkan penyaringan dan perekrutan kandidat yang paling berkualitas. Proses rekrutmen dan seleksi yang tepat sangat penting untuk memastikan bahwa organisasi/perusahaan memiliki tenaga kerja yang terampil dan termotivasi. Proses rekrutmen yang baik dapat membantu perusahaan menemukan calon karyawan yang sesuai dengan kebutuhan organisasi mereka. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode wawancara mendalam dan gambaran deskriptif untuk mengetahui gambaranrekrutmen dan seleksi karyawan di Bintaro Women And Children Clinic Tahun 2024. Informan dalam penelitian ini manajer SDM sebagai informan kunci, asisten apoteker,dan asisten poliklinik sebagai informan utama. Bintaro Women And Children Clinicmemanfaatkan media online untuk menerbitkan lowongan kerja.Proses rekrutmen dan seleksi dilakukan melalui beberapa tahap hingga calon karyawan dinyatakan lolos sebagai karyawan tetap.Bintaro Women And Children Clinic melakukan rekrutmen dan seleksi dengan 4 tahap dimulai dari mengirimkan lamaran melalui email, interview, test tertulis dan penawaran gaji.Pengiriman lamaran kerja calon karyawan baru sebaiknya diadakan tidak hanya melalui email saja.Kata Kunci : rekrutmen, seleksi, karyawan 
Gambaran Persepsi Pasien Pelayanan Rawat Jalan Non BPJS Terhadap Kepuasan Pasien di Rumah Sakit Permata Pamulang 2024 Oktaviani, Nabila; Triana Srisantyorini; Fini Fajrini; har
AN-NUR: Jurnal Kajian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2024): AN-NUR: Jurnal Kajian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/annur.6.1.50-64

Abstract

Mewujudkan kepuasan pasien bukanlah suatu hal yang mudah, tidak mungkin tercapai dalam waktu yang  hanya sementara. Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah kepuasan pasien merupakan strategi yang berjangka panjang yang membutuhkan komitmen menyangkut dana maupun sumber daya manusianya. Peneliti dilakukan untuk mengetahui kepuasan pasien rawat jalan di Rumah Sakit Permata Pamulang Tangerang Selatan Tahun 2024. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian Cross Sectional. Pasien rawat jalan di Rumah Sakit Permata Pamulang Tangerang Selatan telah tercapai kepuasan dengan hasil bukti fisik (tangibles) sebanyak 100% puas, kehandalan (reliability) sebanyak 92%, ketanggapan (responsiveness) sebanyak 94%, jaminan (assurance) sebanyak 96%, dan empati (emphaty) sebanyak 84%. Rumah Sakit Permata Pamulang sudah memberikan pelayanan rawat jalan sesuai dengan harapan pasien dalam dimensi kualitas, yang meliputi bukti fisik (tangibles), kehandalan (reliability), ketanggapan (responsiveness), jaminan (assurance), empati (emphaty). Hasil penelitian ini dapat ditindak lanjuti oleh pihak rumah sakit agar dapat meningkatkan pelayanan rawat jalan yang masih belum memenuhi standar meliputi kehandalan (reliability), ketanggapan (responsiveness), dan, empati (emphaty). 
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Pengelolaan Sampah Rumah Tangga pada Ibu Rumah Tangga di Sekitar Tempat Pembuangan Akhir Rawa Kucing Kota Tangerang Tahun 2025 Ahda Ahda; Ernyasih Ernyasih; Andriyani Andriyani; Munaya fauziah; Fini Fajrini
Journal of Educational Innovation and Public Health Vol. 4 No. 3 (2026): Juli: Journal of Educational Innovation and Public Health
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/innovation.v4i3.9652

Abstract

Background: Waste management remains one of the environmental issues requiring serious attention, particularly in the area surrounding the Rawa Kucing Final Disposal Site (TPA), Tangerang City. Although the Rawa Kucing Final Disposal Site has implemented a controlled landfill system, waste management practices in the surrounding residential areas remain far from optimal. Objective: This study aims to identify the factors associated with waste management among housewives living around the Rawa Kucing Final Disposal Site (TPA) in 2025. Methods: This study employed a cross-sectional design with univariate and bivariate analyses. Data were collected through questionnaires distributed to housewives residing around the Rawa Kucing Final Disposal Site. The variables examined included age, education, income, knowledge, attitudes, the availability of facilities and infrastructure, and the waste management behavior of housewives. Results: The findings revealed that age, education, knowledge, and attitudes significantly influenced the waste management behavior of housewives. Housewives with higher educational attainment, better knowledge, and more positive attitudes toward health tended to demonstrate better waste management behavior. Conclusion: Age, education, knowledge, and attitudes were found to significantly influence the waste management behavior of housewives.