Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Religiusitas Dengan Resiliensi Individu Dalam Keluarga Pada Penyintas Covid-19 Di Kota Balikpapan Yustifah, Syarifah; Adriansyah, Muhammad Ali; Suhesty, Aulia
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 10, No 1 (2022): Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v10i1.7219

Abstract

The Covid-19 pandemic has had a major impact on family members in East Kalimantan, especially the city of Balikpapan with the highest number of positive Covid-19 cases. Family resilience can be formed through high religiosity so that family members can survive with all existing conditions. This study aims to empirically examine whether there is a relationship between family resilience and religiosity in Covid-19 survivors in Balikpapan City. The subjects of this study were 203 people who had tested positive for Covid-19 were selected using a purposive sampling technique. The measuring instrument used in this study is the Likert scale. The data analysis technique using the Pearson Product Moment correlation test resulted in a calculated r value of 0.635 and a P value = 0.000 (p < 0.05). This means that it has a strong relationship strength between the religiosity variable and the resilience variable which is indicated by a causal relationship where if there is an increase in the value of the religiosity variable, it will be followed by an increase in the value of the family resilience variable. Pandemi Covid-19 memberikan dampak yang besar bagi anggota keluarga di  Kalimantan Timur terutama kota Balikpapan dengan jumlah kasus positif Covid-19 tertinggi. Resiliensi keluarga dapat dibentuk melalui religiusitas yang tinggi agar anggota keluarga tetap dapat bertahan dengan segala kondisi yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empirik ada atau tidaknya hubungan antara resiliensi keluarga dan religiusitas pada penyintas Covid-19 Di Kota Balikpapan. Subjek penelitian ini adalah 203 orang yang pernah dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini yaitu skala likert. Teknik analisa data memakai uji korelasi Pearson Product Moment menciptakan nilai r hitung sebesar 0. 635 serta nilai P= 0. 000 (p <  0. 05). artinya memiliki kekuatan hubungan yang kuat antar variabel religiusitas dengan variabel resiliensi yang ditunjukan dengan hubungan sebab akibat dimana apabila terjadi penambahan nilai pada variabel religiusitas maka akan diikuti terjadinya penambahan nilai variabel resiliensi keluarga.
Hubungan Antara Efikasi Diri dengan Penyesuaian Diri pada Santri Baru di Pondok Pesantren Dinanti Yusriani; Muhammad Ali Adriansyah; Netty Dyan Prastika
Contemporary Education Review Vol. 1 No. 1 (2025): April
Publisher : PT. Citra Media Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69875/cer.v1i1.194

Abstract

Adjustment became a problem for new students of Islamic boarding school, especially those who didn’t have experience living in a dorm. This research was conducted to see the correlation between self efficacy and adjustment of the new students in Islamic Boarding School Hidayatullah Berau. This research was done using a quantitative approach. The subjects of this research were 53 new students of Islamic Boarding School Hidayatullah Berau which were chosen using Total Sampling method. The datas were collected using self efficacy scale and adjustment scale. Then, the collected datas were analyzed using pearson correlation product moment method. This research showed that there is a positive and significant correlation between self efficacy and adjustment of the new students in Islamic Boarding School Hidayatullah Berau with the value of calculated r > r table = 0.623 > 0.2706 dan p = 0.000 < 0.05. It means that if someone has high self-efficacy, they have the high ability to adjust, and vice versa
Konstruk Alat Ukur Adaptasi Lingkungan Muhliansyah Muhliansyah; Anindya Pinasthi Putri; Miranti Rasyid; Muhammad Ali Adriansyah; Diana Diana
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 8, No 2 (2019): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v8i2.3098

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan alat ukur psikologi yang mengukur bagaimana adaptasi seseorang dengan berstandar psikometri yakni validitas, reliabilitas serta item-item yang baik. Partisipan dalam pengambilan data utama adalah 146 orang. Pendekatan utama yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan desain non-eksperimental dan bersifat deskriptif. Hasil uji keterbacaan terhadap responden yang merepresentasikan karakteristik populasi, peer review, dan expert judgement. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dipaparkan diatas dapat dikatakan bahwa alat ukur adaptasi lingkungan telah memenuhi standar psikometri. Beberapa rangkaian analisis telah dilakukan pertama, pengujian melalui empat orang expert judgement dimana jumlah item awal berjumlah 17 butir. Kemudian dilakukan uji validitas dan reliabilitas, dihasilakan item valid 16 butir dengan nilai Alpha Cronbach sebesar α=0766 dengan demikian dinyatakan handal. Kedua, 16 item disebarkan kepada 146 partisipan. Kemudian dianalisis dengan analisis faktor eksploratori, didapatkan bahwa alat ukur adaptasi lingkungan menghasilkan tiga dimensi yaitu intensity yang berjumlah 5 item, diversity berjumlah 3 item, dan clarity berjumlah 7 item. Sehingga dengan demikian total keseluruhan item alat ukur adaptasi lingkungan yang memenuhi standar psikometri adalah 15 item.
Hubungan Antara Empati Dengan Respect (Pada Mahasiswa Program Studi Psikologi Angkatan 2016 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman) Lisda Sofia; Rini Fitriani Permatasari; Muhammad Ali Adriansyah
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 8, No 1 (2019): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v8i1.2386

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara empati dengan respect pada mahasiswa program studi psikologi Angkatan 2016 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mualwarman dengan jumlah sampel sebanyak 46 mahasiswa yang dipilih dengan menggunakan teknik simple random sampling. Data yang didapat dianalisis dengan bantuan program Statistical Package for Social Sciences (SPSS) 21.0 for windows. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara empati dengan respect pada mahasiswa Program Studi Psikologi Angkatan 2016 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman. Hal tersebut ditunjukan dari hasil koefisiensi korelasi product moment sebesar 0.745 dengan signifikansi sebesar 0.000, oleh karena nilai signifikansi < 0.050, maka hipotesisnya yaitu ada hubungan antara empati dengan respect mahasiswa. Dengan harga koefisien korelasi bertanda positif, maka terdapat adanya arah hubungan yang searah, artinya semakin tinggi empati yang dimiliki oleh mahasiswa maka semakin tinggi juga respect yang dapat diberikan oleh mahasiswa Program Studi Psikologi Angkatan 2016 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman.
Pengaruh Pelatihan Pendidikan Lingkungan Hidup Terhadap Sikap Peduli Anak Akan Kelestarian Lingkungan Muhammad Ali Adriansyah; Lisda Sofia; Rina Rifayanti
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 5, No 2 (2016): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v5i2.2281

Abstract

Upaya Pencegahan terjadinya masalah lingkungan di masa depan memerlukan upaya nyata yang harus dilakukan untuk meningkatkan kualitas lingkungan, salah satunya dengan menumbuhkan sikap peduli lingkungan melalui pendidikan lingkungan kepada anak-anak sejak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan sikap peduli akan kelestarian lingkungan pada siswa SDN 002 Ujoh Bilang Mahakam Ulu dan SDN 042 Batu Besaung Samarinda setelah diberikan perlakuan pendidikan lingkungan hidup. Metode dalam penelitian ini adalah eksperimen. Sampel penelitian ini berjumlah 66 orang siswa. Data yang terkumpul dianalisis dengan uji t-test. Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak terdapat perbedaan sikap peduli akan kelestarian lingkungan pada SDN 002 Ujoh Bilang Mahakam Ulu yang mendapat perlakuan pendidikan lingkungan hidup dengan t = -0.044, sig = 0.966 > 0.050 dan mean = -0.107; tidak terdapat perbedaan sikap peduli akan kelestarian lingkungan pada SDN 042 Batu Besaung Samarinda yang mendapat perlakuan pendidikan lingkungan hidup dengan t = -0.868, sig = 0.391 > 0.050 dan mean = -1.026; tidak terdapat perbedaan pemahaman siswa terhadap sikap peduli akan kelestarian lingkungan sebelum dan sesudah mendapatkan pendidikan lingkungan hidup antara kelompok SDN 002 Ujoh Bilang Mahakam Ulu dan SDN 042 Batu Besaung Samarinda dengan t = -0.459, sig = 0648 > 0.050 dan mean = -1.075.
Pengaruh Daya Juang, Kecerdasan Emosional, dan Modal Sosial Terhadap Organizational Citizenship Behavior Dengan Persepsi Keadilan Organisasi Sebagai Variabel Moderasi Aji Ratna Kusuma; Muhammad Ali Adriansyah; Netty Dyan Prastika
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 2, No 2 (2013): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v2i2.2241

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara daya juang, kecerdasan emosional, dan modal social terhadap organizational citizenship behavior karyawan dengan persepsi keadilan organisasi sebagai variabel moderasi. Sampel dalam penelitian ini adalah karyawan PT. Pupuk Kalimantan Timur yang terletak di Bontang yang berjumlah 100 orang. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi moderasi atau path analisis. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara daya juang dengan organizational citizenship behavior karyawan dengan beta 0.224, t = 2.510, dan p = 0.014 < 0.050. Terdapat hubungan sangat signifikan antara kecerdasan emosi dengan organizational citizenship behavior karyawan dengan beta 0.297, t = 3.511, dan p = 0.001 < 0.050. Terdapat hubungan siginifkan antara modal sosial dengan organizational citizenship behavior karyawan dengan beta 0.186, t = 2.040, dan p = 0.044 < 0.050. Terdapat hubungan signifikan antara persepsi keadilan organisasi dengan organizational citizenship behavior karyawan dengan beta 0.222, t = 2.417, dan p = 0.018 < 0.050. Terdapat hubungan sangat signifikan antara daya juang dengan persepsi keadilan organisasi karyawan dengan beta 0.273, t = 2.863, dan p = 0.005 < 0.050. Terdapat ada hubungan sangat signifikan antara kecerdasan emosi dengan persepsi keadilan organisasi karyawan dengan beta 0.302, t = 3.408, dan p = 0.001 < 0.050. Terdapat hubungan signifikan antara modal sosial dengan persepsi keadilan organisasi karyawan dengan beta 0.213, t = 2.154, dan p = 0.034 < 0.050.
Pengaruh Pelatihan Meditasi dan Self Hypnosys Untuk Meningkatkan Empati Muhammad Ali Adriansyah; Tamyis Ade Rama; Agung Anggara; Muhammad Shidiq Kridani; Abdul Aziz Afani
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 5, No 1 (2016): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v5i1.2278

Abstract

Empati merupakan respon afektif dan kognitif yang kompleks pada distress emosional orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan rasa empati pada Mahasiswa Program Studi Psikologi Universitas Mulawarman setelah diberikan pelatihan meditasi dan self-hypnosis. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif ekperimen dengan mahasiswa Psikologi sebagai subjek penelitian. Subjek penelitian ini adalah 30 mahasiswa yang memiliki tingkat empati rendah di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Program Studi Psikologi Universitas Mulawarman sejumlah 30 orang mahasiswa. Hasil penelitian menunjukan ada peningkatan tingkat empati pada subjek setelah diberikan pelatihan meditasi dengan nilai F = 81,565 dan p = 0,000. Ada peningkatan rasa empati pada subjek setelah diberikan pelatihan self-hypnosis dengan nilai F = 71,825 dan p = 0,000.
Tinjauan Beban Kerja terhadap Keterikatan Kerja Tenaga Honorer yang Bekerja Tiada Henti di Masa Pandemi Muna Karhani; Muhammad Ali Adriansyah; Lisda Sofia
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 11, No 3 (2022): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v11i3.7983

Abstract

Honorary workers have an excessive workload during Covid-19 which cause their work engagement decrease. This study aimed to determine the relationship between workload and work engagement during the Covid-19 on honorary workers. This study used a quantitative approach. The method of data collection was by interviewing and distributing questionnaire to respondents. Total population and samples were 906 and 100 honorary workers of Mulawarman University. Data analysis were done by correlation testing of Pearson Product Moment. There was a negative relationship between workload and work engagement during the Covid-19 on honorary workers (r count = -0.621 > r table = 0.195 and p = 0.000 < 0.050). Honorary workers should develop their character and ability to increase the work engagement through activities held by leaders (such as education, training, and capacity building) and the leaders provide reward for work performance. Tenaga honorer memiliki beban kerja yang berlebih saat Covid-19 yang menyebabkan keterikatan kerjanya menurun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan beban kerja dan keterikatan kerja di masa Covid-19 pada tenaga honorer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode pengumpulan data dengan cara wawancara dan menyebarkan kuesioner kepada responden. Jumlah populasi dan sampel sebanyak 906 dan 100 tenaga honorer Universitas Mulawarman.  Analisa data dengan melakukan uji korelasi Pearson Product Moment. Terdapat hubungan negatif antara beban kerja dan keterikatan kerja di masa Covid-19 pada tenaga honorer (r hitung = -0,621 > r tabel = 0,195 dan p = 0,000 < 0,050). Tenaga honorer sebaiknya mengembangkan karakter dan kemampuan untuk meningkatkan keterikatan kerja melalui kegiatan yang diadakan pimpinan (seperti pendidikan, pelatihan, dan capacity building) dan pimpinan memberikan reward atas prestasi kerja.
Pengaruh Terapi Berpikir Positif dan Cognitive Behavior Therapy (CBT) Terhadap Penurunan Kecemasan Pada Mahasiswa Universitas Mulawarman Muhammad Ali Adriansyah; Diah Rahayu; Netty Dyan Prastika
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 4, No 2 (2015): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v4i2.2271

Abstract

Kecemasan adalah suatu keadaan emosi yang dipakai untuk menunjukkan respon emosional yang tidak sesuai dengan keadaan yang menimbulkan rasa takut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penurunan kecemasan pada mahasiswa Universitas Mulawarman setelah diberi terapi berfikir positif dan cognitive behavior therapy (CBT). Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan eksperimen. Penelitian eksperimen adalah penelitian yang memberikan perlakuan terhadap suatu sampel penelitian yang kemudian mengamati konsekuensi perlakuan tersebut terhadap obyek penelitian. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa yang mengalami kecemasan tingkat tinggi di Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman sejumlah 40 orang mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan ada penurunan kecemasan pada subjek setelah diberikan terapi berpikir positif dengan nilai U = 62.000 dan p = 0.000. Ada penurunan kecemasan pada subjek setelah diberikan cognitive behavioral therapy (CBT) dengan nilai U = 91.000 dan p = 0.003. Lebih lanjut cognitive behavioral therapy (CBT) mendapat mean post = 15.05 > mean post = 13.60 terapi berpikir positif. Hal ini bermakna cognitive behavioral therapy lebih efektif untuk menurukan kecemasan dibanding terapi berpikir positif
Kwangkai: Menguak Makna Ritual Puncak Adat Kematian Suku Dayak Benuaq Kalimantan Timur Ditinjau Dalam Perspektif Psikologi Teori Tindakan Beralasan Muhammad Ali Adriansyah; Zunea Farizka Azyzah Harro Uasni; Gigih Permadi Pulunggono; Rani Gemelly Uswatun Hasannah; Nurlita Adha Apriliani
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 6, No 2 (2017): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v6i2.2372

Abstract

Kwangkai merupakan suatu proses pelaksanaan kegiatan adat kematian suku Dayak Benuaq yang memindahkan tulang-belulang dari pemakaman terdahulu dan dibawa ke rumah adat untuk bersama-sama di-adakan sebuah kegiatan ritual. Adapun tujuan penelitian yaitu untuk menggali dan menemukan makna terkait upacara Kwangkai yang didasari perspektif teori psikologi tindakan beralasan. Metode penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi yang mana metode ini untuk mengembangkan teori, mengetahui makna tersembunyi yang oleh sejumlah individu atau sekelompok orang dianggap berasal dari suatu fenomena beserta konteksnya yang khas dan unik serta bersifat ilmiah. Teknik analisa data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Dalam penelitian ini terdiri dari 4 subjek dan 6 informan yang turut serta berpartisipasi. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa ritual puncak adat Kwangkai sebagai suatu upacara kematian yang berkaitan dengan teori tindakan beralasan dimana intensi atau niat sebagai alasan esensial suku Dayak Benuaq untuk mengadakan kegiatan tersebut yang didasari oleh keyakinan untuk berupaya membalas jasa, mewujudkan kasih sayang dan sebagai bentuk pengorbanan terhadap para leluhur atau keluarga yang telah meninggal dunia, yang tertanam dalam sikap untuk menghargai dan menghormati mereka dan diwujudkan dalam perilaku untuk melaksanakan serangkaian tahap awal hingga akhir ritual atau upacara adat Kwangkai tersebut.
Co-Authors Abdul Aziz Afani Achmad fadli, Achmad Adella Saputri Adie Hasthina Agung Anggara Aini, Nipta Alda Nadhira Lawolo Andra Riyandi Dwitama Anggraeni, Rara Annisa Afifah Febrianti Ardiya Salsabila Arif Wicaksa Arwin Sanjaya Aulia Suhesty Aulia, Milalia Rizqi Bramantika Oktavianti Cahaya, Andi Lailatul DIAN APRILIYANI Dian Dwi Nur Rahmah Dian Dwi Nur Rahmah Dian Dwi Nur Rahmah Dian Rahayu Diana Diana Diana Diana Diana Diana Diana Diana Dinanti Yusriani Elling Rikza Nadzifah Fahriannur, Achmad Fajar Tabrani Febrianur, Hana Giska Fergie Fernando Hesfie Firda Apriliana Ghea Vembi Cevaranie Pramujie Ghiffari, Muhammad Gigih Permadi Pulunggono Hafizah, Noor Haris, Muhammad Ichsan Hendro Margono Herrin, Debby Chintia Inggrid Delta Sintara Iqbar, Muhammad IRPAN IRPAN, IRPAN Jasmine Syahadata Arsha Julian, Antoni Khairunniza, Rena Khrishananto, Riki Larasati, Lidia Dwi Linda Aprida Lubis, Hairani Maharani, Devira Marisa Harlin Maskan Abdul Fatah Miranti Rasyid Moutiq Nur Kalbu Muhamad Uyun Muhammad Alfaeisyahri Fahlevi Muhammad Fadhlurohman Muhammad Qori Hasan Muhammad Shidiq Kridani Muhammad Sultan, Muhammad Muhammad Taufiq Rahman, Muhammad Taufiq Muhliansyah Muhliansyah Muhliansyah Muhliansyah Muhliansyah Muhliansyah Muhliansyah, Muhliansyah Muna Karhani Munawarah, Rabiatul Nur Rahmah, Dian Dwi Nurdin, Nurafifah Nurlita Adha Apriliani Pakpahan, Erika Yohana Parlian, Oni Prastika, Netty Dyan Pratiwi, Dea Citra Princess Yustisia Tri Sanhadi Puji Purwati, Puji Purnawarman, Andi Puspita R.C, Indah Dwi Putri, Anindya Pinasthi Putri, Elda Trialisa Rabiatul Adhawiyah Rahayu, Diah Rahayu, Diah Rahmah, Dian Dwi Nur Rahmi, Marwita Ramadhani, Ayunda Rani Gemelly Uswatun Hasannah Ratna Dyah Rifayanti, Rina Rini Fitriani Permatasari Salasiah Salasiah Seger Handoyo Sheikh Adnan Ahmed Usmani Shinta Aprillia Pramesti Sofia, Lisda Sumarni Sumarni Tamyis Ade Rama Tondang, Edoardo Wahyu Retno ningsih, Shavira Ayu Windharti, Dharma Sri Yustifah, Syarifah Zenia Sofie Afifah Zunea Farizka Azyzah Harro Uasni