Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Pelatihan Pendidikan Lingkungan Hidup Terhadap Sikap Peduli Anak Akan Kelestarian Lingkungan Muhammad Ali Adriansyah; Lisda Sofia; Rina Rifayanti
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 5, No 2 (2016): Volume 5, Issue 2, December 2016
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v5i2.2281

Abstract

Upaya Pencegahan terjadinya masalah lingkungan di masa depan memerlukan upaya nyata yang harus dilakukan untuk meningkatkan kualitas lingkungan, salah satunya dengan menumbuhkan sikap peduli lingkungan melalui pendidikan lingkungan kepada anak-anak sejak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan sikap peduli akan kelestarian lingkungan pada siswa SDN 002 Ujoh Bilang Mahakam Ulu dan SDN 042 Batu Besaung Samarinda setelah diberikan perlakuan pendidikan lingkungan hidup. Metode dalam penelitian ini adalah eksperimen. Sampel penelitian ini berjumlah 66 orang siswa. Data yang terkumpul dianalisis dengan uji t-test. Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak terdapat perbedaan sikap peduli akan kelestarian lingkungan pada SDN 002 Ujoh Bilang Mahakam Ulu yang mendapat perlakuan pendidikan lingkungan hidup dengan t = -0.044, sig = 0.966 > 0.050 dan mean = -0.107; tidak terdapat perbedaan sikap peduli akan kelestarian lingkungan pada SDN 042 Batu Besaung Samarinda yang mendapat perlakuan pendidikan lingkungan hidup dengan t = -0.868, sig = 0.391 > 0.050 dan mean = -1.026; tidak terdapat perbedaan pemahaman siswa terhadap sikap peduli akan kelestarian lingkungan sebelum dan sesudah mendapatkan pendidikan lingkungan hidup antara kelompok SDN 002 Ujoh Bilang Mahakam Ulu dan SDN 042 Batu Besaung Samarinda dengan t = -0.459, sig = 0648 > 0.050 dan mean = -1.075.
Pengaruh Terapi Berpikir Positif dan Cognitive Behavior Therapy (CBT) Terhadap Penurunan Kecemasan Pada Mahasiswa Universitas Mulawarman Muhammad Ali Adriansyah; Diah Rahayu; Netty Dyan Prastika
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 4, No 2 (2015): Volume 4, Issue 2, December 2015
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v4i2.2271

Abstract

Kecemasan adalah suatu keadaan emosi yang dipakai untuk menunjukkan respon emosional yang tidak sesuai dengan keadaan yang menimbulkan rasa takut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penurunan kecemasan pada mahasiswa Universitas Mulawarman setelah diberi terapi berfikir positif dan cognitive behavior therapy (CBT). Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan eksperimen. Penelitian eksperimen adalah penelitian yang memberikan perlakuan terhadap suatu sampel penelitian yang kemudian mengamati konsekuensi perlakuan tersebut terhadap obyek penelitian. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa yang mengalami kecemasan tingkat tinggi di Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman sejumlah 40 orang mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan ada penurunan kecemasan pada subjek setelah diberikan terapi berpikir positif dengan nilai U = 62.000 dan p = 0.000. Ada penurunan kecemasan pada subjek setelah diberikan cognitive behavioral therapy (CBT) dengan nilai U = 91.000 dan p = 0.003. Lebih lanjut cognitive behavioral therapy (CBT) mendapat mean post = 15.05 > mean post = 13.60 terapi berpikir positif. Hal ini bermakna cognitive behavioral therapy lebih efektif untuk menurukan kecemasan dibanding terapi berpikir positif
Kwangkai: Menguak Makna Ritual Puncak Adat Kematian Suku Dayak Benuaq Kalimantan Timur Ditinjau Dalam Perspektif Psikologi Teori Tindakan Beralasan Muhammad Ali Adriansyah; Zunea Farizka Azyzah Harro Uasni; Gigih Permadi Pulunggono; Rani Gemelly Uswatun Hasannah; Nurlita Adha Apriliani
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 6, No 2 (2017): Volume 6, Issue 2, December 2017
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v6i2.2372

Abstract

Kwangkai merupakan suatu proses pelaksanaan kegiatan adat kematian suku Dayak Benuaq yang memindahkan tulang-belulang dari pemakaman terdahulu dan dibawa ke rumah adat untuk bersama-sama di-adakan sebuah kegiatan ritual. Adapun tujuan penelitian yaitu untuk menggali dan menemukan makna terkait upacara Kwangkai yang didasari perspektif teori psikologi tindakan beralasan. Metode penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi yang mana metode ini untuk mengembangkan teori, mengetahui makna tersembunyi yang oleh sejumlah individu atau sekelompok orang dianggap berasal dari suatu fenomena beserta konteksnya yang khas dan unik serta bersifat ilmiah. Teknik analisa data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Dalam penelitian ini terdiri dari 4 subjek dan 6 informan yang turut serta berpartisipasi. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa ritual puncak adat Kwangkai sebagai suatu upacara kematian yang berkaitan dengan teori tindakan beralasan dimana intensi atau niat sebagai alasan esensial suku Dayak Benuaq untuk mengadakan kegiatan tersebut yang didasari oleh keyakinan untuk berupaya membalas jasa, mewujudkan kasih sayang dan sebagai bentuk pengorbanan terhadap para leluhur atau keluarga yang telah meninggal dunia, yang tertanam dalam sikap untuk menghargai dan menghormati mereka dan diwujudkan dalam perilaku untuk melaksanakan serangkaian tahap awal hingga akhir ritual atau upacara adat Kwangkai tersebut.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Moralitas Remaja Awal Muhammad Ali Adriansyah; Marwita Rahmi
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 1, No 1 (2012): Volume 1, Issue 1, Juni 2012
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v1i1.2122

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi moralitas remaja awal. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan empat subjek dan tujuh informan penelitian, diantaranya: kepala sekolah, pengasuh pondok pesantren, tokoh masyarakat dan orang tua masing-masing subjek penelitian. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumen. Hasil penelitian yang diperoleh dapat diambil kesimpulan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi remaja awal, yaitu (1) Penerapan pendidikan agama Islam di pesantren. dalam proses pembelajarannya, guru menyampaikan materi dengan jelas, sistematis, terdapat evaluasi pembelajaran dan metode pembelajaran bervariasi; (2) Interaksi sosial subjek cenderung memiliki sifat kurang terbuka, memendam masalah, pemalu dan terdapat faktor sugesti. Selanjutnya interaksi sosial guru hanya sekedar memberikan nasehat, tidak ada diskusi moral dan memberikan nasehat setelah subjek melakukan pelanggaran moral dengan cara tatap muka pribadi; dan (3) Pola pengasuhan yang diterapkan kepada subjek bersifat ambivalent.
Pendekatan Transpersonal Sebagai Tindakan Preventif “Domino Effect” Dari Gejala Fomo (Fear Of Missing Out) Pada Remaja Milenial Muhammad Ali Adriansyah; Rabiatul Munawarah; Nipta Aini; Puji Purwati; Muhliansyah Muhliansyah
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 6, No 1 (2017): Volume 6, Issue 1, June 2017
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v6i1.2361

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas dari pendekatan transpersonal terhadap gejala FoMO pada remaja milenial di Samarinda. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif eksperimen, desain penelitian yang digunakan adalah Pretest-Posttest Only Group Design. Jumlah sampel penelitian adalah 7 orang remaja yang terindikasi gejala FoMo. Alat pengumpul data pada penelitian ini menggunkan skala Fear of Miss-ing Out yang dibuat oleh Przybylski pada tahun 2013. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah analisis statistik uji t-test dengan menggunakan bantuan program komputer SPSS (Statistical Packages for Social Science) versi 21.0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan ada penurunan tingkat FoMo pada subjek setelah diberikan pelatihan pendekatan transpersonal dengan terlihat bahwa t hitung yang didapatkan adalah 3.555 dengan p = 0.012 (p < 0,05). Hal tersebut menunjukkan pelatihan yang diberikan dapat menurunkan rasa kecemasan pada subjeki. Pelatihan pendekatan trasnpersonal berhasil dilaksanakan dalam menurunkan tingkat FoMo subjek, dan diharapkan dapat mencegah dampak buruk lainnya yang merupakan domino effect dari gejala fear of missing out. Pendekatan Transpersonal diharapkan dapat membawa suatu kesadaran dan perubahan nilai-nilai spiritual remaja menjadi lebih baik.
Pengaruh Daya Juang, Kecerdasan Emosional, dan Modal Sosial Terhadap Organizational Citizenship Behavior Dengan Persepsi Keadilan Organisasi Sebagai Variabel Moderasi Aji Ratna Kusuma; Muhammad Ali Adriansyah; Netty Dyan Prastika
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 2, No 2 (2013): Volume 2, Issue 2, December 2013
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v2i2.2241

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara daya juang, kecerdasan emosional, dan modal social terhadap organizational citizenship behavior karyawan dengan persepsi keadilan organisasi sebagai variabel moderasi. Sampel dalam penelitian ini adalah karyawan PT. Pupuk Kalimantan Timur yang terletak di Bontang yang berjumlah 100 orang. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi moderasi atau path analisis. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara daya juang dengan organizational citizenship behavior karyawan dengan beta 0.224, t = 2.510, dan p = 0.014 < 0.050. Terdapat hubungan sangat signifikan antara kecerdasan emosi dengan organizational citizenship behavior karyawan dengan beta 0.297, t = 3.511, dan p = 0.001 < 0.050. Terdapat hubungan siginifkan antara modal sosial dengan organizational citizenship behavior karyawan dengan beta 0.186, t = 2.040, dan p = 0.044 < 0.050. Terdapat hubungan signifikan antara persepsi keadilan organisasi dengan organizational citizenship behavior karyawan dengan beta 0.222, t = 2.417, dan p = 0.018 < 0.050. Terdapat hubungan sangat signifikan antara daya juang dengan persepsi keadilan organisasi karyawan dengan beta 0.273, t = 2.863, dan p = 0.005 < 0.050. Terdapat ada hubungan sangat signifikan antara kecerdasan emosi dengan persepsi keadilan organisasi karyawan dengan beta 0.302, t = 3.408, dan p = 0.001 < 0.050. Terdapat hubungan signifikan antara modal sosial dengan persepsi keadilan organisasi karyawan dengan beta 0.213, t = 2.154, dan p = 0.034 < 0.050.
Pengaruh Pelatihan Meditasi dan Self Hypnosys Untuk Meningkatkan Empati Muhammad Ali Adriansyah; Tamyis Ade Rama; Agung Anggara; Muhammad Shidiq Kridani; Abdul Aziz Afani
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 5, No 1 (2016): Volume 5, Issue 1, June 2016
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v5i1.2278

Abstract

Empati merupakan respon afektif dan kognitif yang kompleks pada distress emosional orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan rasa empati pada Mahasiswa Program Studi Psikologi Universitas Mulawarman setelah diberikan pelatihan meditasi dan self-hypnosis. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif ekperimen dengan mahasiswa Psikologi sebagai subjek penelitian. Subjek penelitian ini adalah 30 mahasiswa yang memiliki tingkat empati rendah di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Program Studi Psikologi Universitas Mulawarman sejumlah 30 orang mahasiswa. Hasil penelitian menunjukan ada peningkatan tingkat empati pada subjek setelah diberikan pelatihan meditasi dengan nilai F = 81,565 dan p = 0,000. Ada peningkatan rasa empati pada subjek setelah diberikan pelatihan self-hypnosis dengan nilai F = 71,825 dan p = 0,000.
Vipassana Sebagai Upaya Preventif Bagi Penderita Fear Of Missing Out (FoMo) Muhammad Ali Adriansyah; Adella Saputri; Alda Nadhira Lawolo; Jasmine Syahadata Arsha
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 7, No 1 (2018): Volume 7, Issue 1, June 2018
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v7i1.2393

Abstract

Penelitian ini menggunakan rancangan eskperimen two gruop yang bertujuan untuk melihat pengaruh meditasi vipasnaa terhadap fear of missing out. Subjek pada penelitian ini adalah 30 mahasiswi yang mengalami fear of missing out dalam kategori parah. Subjek penelitian ini selanjutnya dibagi dalam dua kelompok yaitu 15 mahasiswi yang diberikan meditasi vippasana dan 15 mahasiswi lainnya diberikan materi meditasi dasar. Metode pengumpulan data menggunakan skala fear of missing out. Teknik analiasa data menggunakan uji paired sample t test. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat penurunan tingkat fear of missing out pada mahasiswa mendapatkan perlakuan meditasi vipassana.
Future Orientation Meningkatkan Work Readiness Mahasiswa Menghadapi Pemindahan Ibu Kota Fajar Tabrani; Rabiatul Adhawiyah; Zenia Sofie Afifah; Muhammad Ali Adriansyah
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 9, No 1 (2020): Volume 9, Issue 1, Maret 2020
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v9i1.3592

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pengaruh pelatihan orientasi masa depan untuk meningkatkan kesiapan kerja mahasiswa menghadapi pemindahan ibu kota. Rancangan penelitian yang digunakan adalah pre test-post test control group design. Subjek penelitian sebanyak 40 mahasiswa yang terbagi ke dalam 20 mahasiswa kelompok eksperimen dan 20 mahasiswa kelompok kontrol. Kesiapan kerja diukur dengan menggunakan skala kesiapan kerja yang diadaptasi dan dimodifikasi peneliti dari Ayuningtyas (2015). Analisis data menggunakan Wilcoxon dan Mann-Whitney U Test dengan menggunakan Software SPSS 21 for Windows. Hasil analisis menggunakan uji Wilcoxon yang membandingkan skor kesiapan kerja pada kelompok eksperimen antara sebelum dan sesudah pelatihan menunjukan nilai Z = -3.808, p = 0.000 (p < 0.05) artinya ada perbedaan skor kesiapan kerja sebelum dan sesudah diberikan perlakuan pelatihan orientasi masa depan, sehingga terdapat peningkatan kesiapan kerja yang signifikan setelah diberikan perlakuan pelatihan orientasi masa depan. Hasil analisis menggunakan Mann-Whitney U Test menunjukan nilai Z = -4.031, p = 0.000 (p < 0.05) artinya ada perbedaan tingkat kesiapan kerja antara kelompok eksperimen yang diberikan perlakuan pelatihan orienatasi masa depan dengan kelompok kontrol yang tidak diberikan perlakuan pelatihan orientasi masa depan.
Kecerdasan Finansial Dengan Tren Gaya Kepemimpinan Anak Muda yang Berwirausaha Oni Parlian; Muhammad Ali Adriansyah
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 10, No 1 (2022): Volume 10, Issue 1, Maret 2022
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v10i1.6964

Abstract

This study point of this research can be found from the relation between financial intelligence and the trend of young entrepreneurial leadership styles in Samarinda city. This research tells with relationship between variables, testing theories, generalizing socialunder study. The idea of this research is were young people who were doing entrepreneurship in the city of Samarinda, aged 19 to 26, with a data size of 70 people. Collection source method utilising financial intelligence ratio and leadership ratio. Thehelp from the statistical package planning for social scinences (SPSS) program 21.0 forwindows. The results showed that there significant relations between financial intelligence and the trend of youth leadership, with the velue of r count= 0.306> r table = 0.254 and p = 0.010.  Poin penelitian ini dapat diketahui dari hubungan kecerdasan finansial dengan tren gaya kepemimpinan anak muda yang berwirausaha di kota Samarinda. Riset ini menggunakan pendekatan dimana secara jelas menggunakan hubungan antar variabel, menguji teori, menggeneralisasi fenomenasosial yang diteliti. subjek dalam penelitian ini adalah anak muda yang sedang berwirausaha di kota Samarinda yang berusia sekitar 19 sampai 26 tahun dengan jumlah sampel 70 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah skala kecerdasan finansial dan skala kepemimpinan. Data yang terkumpul dianalisis dengan uji korelasi parsial Pearson Product Moment dengan bantuan program program Statistical Package for Special Science (SPSS) 21.0 for Windows. Hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan positif dan signifikan antara kecerdasan finansial dengan tren gaya kepemimpinan anak muda dengan nilai r hitung = 0.306> r Tabel = 0.254 dan p = 0.010.
Co-Authors Abdul Aziz Afani Achmad Fadli Achmad Fahriannur Adella Saputri Adie Hasthina Agung Anggara Alda Nadhira Lawolo Andi Lailatul Cahaya Andra Riyandi Dwitama Anindya Pinasthi Putri Anindya Pinasthi Putri Annisa Afifah Febrianti Ardiya Salsabila Arif Wicaksa Arwin Sanjaya Aulia Suhesty Bramantika Oktavianti Dea Citra Pratiwi Debby Chintia Herrin Devira Maharani Dian Apriliyani Dian Dwi Nur Rahmah Dian Dwi Nur Rahmah Dian Dwi Nur Rahmah Dian Rahayu Diana Diana Diana Diana Diana Diana Diana Diana Elda Trialisa Putri Elda Trialisa Putri Elling Rikza Nadzifah Erika Yohana Pakpahan Fajar Tabrani Febrianur, Hana Giska Fergie Fernando Hesfie Firda Apriliana Ghea Vembi Cevaranie Pramujie Gigih Permadi Pulunggono Hairani Lubis Haris, Muhammad Ichsan Hendro Margono Indah Dwi Puspita R.C Inggrid Delta Sintara Irpan Irpan Jasmine Syahadata Arsha Julian, Antoni Lidia Dwi Larasati Linda Aprida Margono, Hendro Marisa Harlin Marwita Rahmi Maskan Abdul Fatah Milalia Rizqi Aulia Miranti Rasyid Moutiq Nur Kalbu Muhamad Uyun Muhammad Alfaeisyahri Fahlevi Muhammad Fadhlurohman Muhammad Ghiffari Muhammad Iqbar Muhammad Qori Hasan Muhammad Shidiq Kridani Muhammad Sultan Muhammad Taufiq Rahman, Muhammad Taufiq Muhliansyah Muhliansyah Muhliansyah Muhliansyah Muhliansyah Muhliansyah Muhliansyah Muhliansyah Muhliansyah, Muhliansyah Muna Karhani Nipta Aini Noor Hafizah Nurdin, Nurafifah Nurlita Adha Apriliani Oni Parlian Prastika, Netty Dyan Princess Yustisia Tri Sanhadi Puji Purwati Purnawarman, Andi Rabiatul Adhawiyah Rabiatul Munawarah Rahayu, Diah Rahayu, Diah Rahmah, Dian Dwi Nur Ramadhani, Ayunda Rani Gemelly Uswatun Hasannah Rara Anggraeni Ratna Dyah Rena Khairunniza Rifayanti, Rina Riki Khrishananto Rini Fitriani Permatasari Salasiah Salasiah Seger Handoyo Sheikh Adnan Ahmed Usmani Shinta Aprillia Pramesti Sofia, Lisda Sumarni Sumarni Syarifah Yustifah Tamyis Ade Rama Tondang, Edoardo Windharti, Dharma Sri Zenia Sofie Afifah Zunea Farizka Azyzah Harro Uasni