Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

POTENSI WARISAN BUDAYA YANG TERABAIKAN: EVALUASI PELESTARIAN DAN PENGELOLAAN KAWASAN BENTENG SANROBONE DI INDONESIA Andriani Hamda, Indra; Akbar, Muh; Suhasman, Suhasman
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 3 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i3.2025.969-977

Abstract

Kawasan Benteng Sanrobone merupakan salah satu kawasan yang kaya akan potensi sumberdaya arkeologi. Potensi arkeologi pada Kawasan Benteng Sanrobone antara lain Struktur Benteng Sanrobone, Struktur Bastion, Kompleks Makam Raja Sanrobone, Makam Kare Panca Belong, Makam Gaddong, Makam Tamma Danggang, Sumur Tua, Mesjid Tua Sanrobone dan meriam. Akan tetapi berdasarkan hasil observasi penulis, pelestarian dan pengelolaan Kawasan Benteng Sanrobone belum dilakukan secara maksimal. Oleh karena itu, penulis bermaksud meninjau kembali riwayat pelestarian yang sudah dilakukan oleh Pemerintah Pusat dan pengelolaan Pemerintah Daerah terhadap Kawasan Benteng Sanrobone, serta melakukan evaluasi terhadap pelestarian dan pengelolaan yang telah terealisasi dengan tetap mengacu pada UU No. 5 Tahun 1992 tentang Cagar Budaya dan UU No. 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya. Adapun tahap pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengumpulan data pustaka, survei lapangan, wawancara dan penyebaran kuesioner penelitian. Hasil dari keempat metode pegumpulan data yang dilakukan kemudian diolah dan diinterpretasi untuk mendapatkan satu kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa belum maksimalnya pelestarian dan pengelolaan Kawasan Benteng Sanrobone. Hal ini disebabkan oleh kurangnya upaya dari Pemerintah Daerah dalam pengelolaan Benteng Sanrobone, dan kurang maksimalnya koordinasi antar sektor dalam bidang kebudayaan.
BELAJAR MATEMATIKA DENGAN MENYENANGKAN MELALUI WORDWALL BERSAMA YAYASAN KASIH ANAK KANKER INDONESIA Sabir, Andi Rifqah; Akbar, Muh; Haslinda; Anggoro, Dendy Setyo; Saleh, Sitti Fithriani; Mutmainnah; Nurwanda
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal PkM PATIKALA
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v4i3.2728

Abstract

Community Service Activities (PkM) is one of the tri dharma of higher education which aims to increase student competence and awareness of problems in society. Community Service in the context of mathematics is an activity that aims to increase people's understanding and competence in using mathematics in everyday life. In the context of mathematics education, many students find it difficult and tend to get bored with this lesson. However, with a more enjoyable learning approach, students' motivation and understanding of mathematics material can increase. This activity aims to provide an interesting mathematics learning experience through the use of the Wordwall platform to children with cancer who live temporarily at the Patient Shelter Home of the Indonesian Cancer Children's Cancer Foundation (YKAKI). Children undergoing cancer treatment are given the opportunity to learn mathematics through educational games on Wordwall. This activity can help them keep learning math and reduce anxiety about their school learning. The impact of this activity shows that using Wordwall as a learning medium provides a fun and interactive experience, increases interest in learning mathematics, and fosters self-confidence in children with cancer in working on math problems. Therefore, the use of technology in mathematics learning can be an effective alternative for improving the quality of education, especially for children who have certain health conditions.
IN-SERVICE TRAINING PENYUSUNAN MODUL AJAR BERBASIS KURIKULUM MERDEKA BAGI GURU MADRASAH ALIYAH DI KOTA MAKASSAR Muharram; Akbar, Muh; Ichsan, Rayhani; Suryani, A. Irma; Majid, Ahmad Fudhail
ABDI KIMIA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2025): Jurnal Edisi Juni
Publisher : Jurusan Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/abdi.v2i2.8497

Abstract

Implementasi Kurikulum Merdeka di tingkat satuan pendidikan menengah, termasuk Madrasah Aliyah (MA), memerlukan kesiapan guru dalam menyusun modul ajar yang kontekstual, adaptif, dan berpihak pada peserta didik. Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memberikan in-service training atau pelatihan penyusunan modul ajar berbasis Kurikulum Merdeka yang diselenggarakan untuk guru-guru MA di Kota Makassar. Data diperoleh melalui kuesioner yang diisi oleh 53 peserta pelatihan. Analisis deskriptif dilakukan untuk mengidentifikasi persepsi peserta terhadap aspek substansi materi, kompetensi narasumber, efektivitas media, dan dampak pelatihan. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas peserta merasa sangat puas terhadap seluruh aspek pelatihan. Sebanyak 87,5% responden menilai bahwa pelatihan ini sangat relevan dan mampu meningkatkan kompetensi pedagogik mereka. Pelatihan ini berperan penting dalam mendorong guru MA di Makassar untuk mampu menyusun modul ajar yang berkualitas, berorientasi pada capaian pembelajaran, dan selaras dengan nilai-nilai keislaman. Temuan ini menunjukkan pentingnya keberlanjutan program pelatihan sejenis sebagai bagian dari penguatan kapasitas guru dalam implementasi Kurikulum Merdeka.
Assessing Health Literacy of Elderly with Chronic Diseases during the COVID-19 Pandemic in Makassar City, Sulawesi Selatan, Indonesia Bahtiar, Bahtiar; Saputri, Wiwi; Paseleng, Roastika Salenda; Akbar, Muh; Abady, Restu
Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 9 No 1 (2021): Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.564 KB)

Abstract

The elderly are vulnerable to experience health problems and physical deterioration characterized by highrates of chronic diseases among the elderly. Health literacy ability becomes crucial for the elderly withchronic diseases to treat and maintain their health. This study was aimed to describe the literacy levels of theelderly with chronic diseases during the COVID-19 pandemic in Makassar. The method of study was adescriptive survey with a cross-sectional study. The research population is elderly with chronic diseases inMakassar city, and the samples are 124 elderly with age ≥60 years old and suffering chronic diseases morethan six months in two selected sub-district. The research was conducted a cross-sectional survey, anddescriptive univariate data analysis was used. The instrument was used Indonesia's health literacy shortform survey questionnaire (HLS-EU-SQ10-IDN). The result of this study reveals that the health literacylevels vary: insufficient criteria by 33.99%, problematic criteria by 49.2%, sufficient criteria by 16.1%, andperfect criteria by 0.8%. The results prove that the health literacy level of the elderly with chronic diseases isinsufficient. This study concluded that the dominant level of the health literacy of the elderly with chronicdiseases is inadequate and problematic. Health education program to improve their literacy is necessarilyimproved during the COVID-19 outbreak.
Tan Malaka dan Gagasan Kemerdekaan dalam Masa Pergerakan Nasional Akbar, Muh; Bahri, Bahri; Nurfadillah, Sabda
Lani: Jurnal Kajian Ilmu Sejarah dan Budaya Vol 6 No 2 (2025): Lani: Jurnal Kajian Sejarah dan Budaya
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/Lanivol6iss2page91-101

Abstract

Abstrak: Artikel ini mengkaji secara mendalam pemikiran dan peran Tan Malaka dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia pada masa pergerakan nasional. Sebagai seorang revolusioner, intelektual kiri, dan nasionalis radikal, Tan Malaka menolak kompromi terhadap kolonialisme serta menentang sistem kapitalisme yang dianggapnya sebagai sumber ketimpangan sosial dan penindasan. Ia menegaskan pentingnya kesadaran kelas, pendidikan politik, dan pembentukan organisasi massa sebagai instrumen strategis untuk mencapai kemerdekaan sejati rakyat Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan historiografi kritis dan kerangka teori materialisme historis untuk menelaah karya-karya utamanya, terutama Menuju Republik Indonesia dan Madilog. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemikiran Tan Malaka tidak hanya memberikan arah ideologis bagi gerakan nasional, tetapi juga memengaruhi diskursus politik dan intelektual Indonesia di masa berikutnya. Meskipun perannya sering dimarginalkan dalam narasi sejarah resmi, gagasan-gagasannya tetap relevan dalam konteks politik, pendidikan, dan kesadaran sosial kontemporer. Artikel ini menegaskan bahwa pemikiran Tan Malaka merupakan warisan intelektual penting yang perlu direvitalisasi dalam upaya membangun masyarakat Indonesia yang kritis, mandiri, egaliter, dan berkeadilan sosial. Kata Kunci: Tan Malaka, Pergerakan Nasional, Kemerdekaan, Madilog, Republik Indonesia Abstrack: This article provides an in-depth examination of Tan Malaka's thoughts and role in Indonesia's struggle for independence during the national movement period. As a revolutionary, leftist intellectual, and radical nationalist, Tan Malaka rejected compromise with colonialism and opposed the capitalist system, which he considered a source of social inequality and oppression. He emphasized the importance of class consciousness, political education, and the formation of mass organizations as strategic instruments to achieve true independence for the Indonesian people. This study employs a qualitative method with a critical historiographical approach and a historical materialism theoretical framework to analyze his major works, particularly "Towards the Republic of Indonesia" and "Madilog.". Research results indicate that Tan Malaka's thinking not only provided ideological direction for the national movement but also influenced Indonesia's political and intellectual discourse in subsequent times. Although his role is often marginalized in official historical narratives, his ideas remain relevant in the context of contemporary politics, education, and social awareness. This article asserts that Tan Malaka's thought constitutes an important intellectual legacy that needs to be revitalized in efforts to build an Indonesian society that is critical, independent, egalitarian, and socially just. Keywords: Tan Malaka, National Movement, Independence, Madilog, Republic of Indonesia
Pemberdayaan Remaja melalui Pelatihan Kewirausahaan Ernawati, Ernawati; Amelia, Putri; Aulia, Sofi; Akbar, Muh; Sabrilillah, Ariel; Hibaratu, Zulkarnain Laba
Journal Social Engagement: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): September 2025
Publisher : akultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55638/sosial.v2i1.308

Abstract

Penelitian ini berfokus membahas tentang pelatihan kewirausahaan di kalangan anak remaja SMK. Pelatihan kewirausahaan merupakan salah satu strategi yang efektif dalam memberdayakan Remaja SMK, terutama dalam meningkatkan kemandirian ekonomi dan peran aktif dalam pembangunan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pelatihan kewirausahaan terhadap pemberdayaan remaja di sekolah SMK Darusallam Makassar. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, penyuluhan, dan dokumentasi bersama anak remaja SMK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan mampu meningkatkan keterampilan, pengetahuan bisnis, serta kepercayaan diri anak remaja dalam menjalankan usaha mandiri. Selain itu, terjadi peningkatan pendapatan keluarga dan partisipasi dalam kegiatan sosial ekonomi. Kesimpulannya, pelatihan kewirausahaan memberikan kontribusi nyata dalam pemberdayaan remaja, namun diperlukan pendampingan berkelanjutan dan akses modal usaha agar hasilnya optimal. Kata kunci: pemberdayaan remaja, kewirausahaan, pelatihan, usaha kecil  
PROMOTIONAL STRATEGY FOR REGIONAL INVESTMENT GROWTH IN JENEPONTO REGENCY Salam, Adnan Yahya; Arianto, Arianto; Akbar, Muh
Jurnal Maneksi (Management Ekonomi Dan Akuntansi) Vol. 14 No. 4 (2025): Jurnal Maneksi (Management Ekonomi Dan Akuntansi)
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/jm.v14i4.3391

Abstract

Introduction: This research investigates the investment promotion strategies carried out by the Investment and One-Stop Integrated Services Agency (DPMPTSP) of Jeneponto Regency, focusing on attracting and realizing investments in the renewable energy, tourism, and agricultural sectors. Methods: Adopting a qualitative method with a descriptive design, the study applies thematic analysis framed by two theoretical perspectives: Segmentation, Targeting, and Positioning (STP) and the Theory of Planned Behavior (TPB).Results: The findings reveal that promotional efforts include active engagement in both regional and international investment forums (such as SSIF and Dubai), the preparation of Investment Project Ready to Offer (IPRO) documents, the use of digital channels (official websites and social media platforms), and direct promotional activities through one-on-one meetings. The STP framework identifies and addresses specific investor segments with tailored messages, while TPB helps explain how attitudes, perceived social norms, and behavioral control shape investment intentions. Despite these initiatives, several obstacles remain, including budget limitations, insufficient human resource skills, weak inter-agency coordination, societal resistance, and regulatory uncertainty. Consequently, it is recommended that investment promotion strategies emphasize behavior-oriented approaches, strengthen professionalism, and enhance both regulatory and institutional frameworks. Such measures are expected to make Jeneponto’s investment promotion more effective, integrated, and sustainable in fostering regional economic growth. Keywords: investment promotion, STP (Segmentation, Targeting, Positioning), Theory of Planned Behavior, DPMPTSP, communication strategy, regional development.
The Revolt of the Crew of De Zeven Provincien and the Activities of the National Movement of 1930-1933 Akbar, Muh; Aman, Aman
Diakronika Vol 23 No 2 (2023): DIAKRONIKA
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/diakronika/vol23-iss2/258

Abstract

World history records that at the end of 1920, the global community was hit by a very dramatic economic depression, which resulted in protests by the people as a result of cuts in the wages of civil servants in all circles, both Dutch and Indigenous nationalities, by 17%, wage cuts were part of the efforts government to reduce the gap between government revenues and spending when the economic depression has caused government revenues in an emergency. The relationship between the rebellion of the Crew of De Zeven Provincien and the activities of the national movement during the reign of Governor-General Jhr. B.C. De Jonge. After the uprising immediately, the Dutch East Indies government, under the leadership of Governor-General Jhr. B.C. De Jonge carried out reactionary and violent politics against the activities of the national movement. Movement organizations were increasingly under pressure from the colonial government, and some radical and revolutionary movement figures were even arrested. The research method used is the historical method, namely heuristics, source criticism, interpretation, and historiography, and this research uses library research where the researcher examines several sources related to this research. Thus, it can be concluded that in the De Zeven Provincien Crew Mutiny in 1933, Governor General Jhr. B.C. De Jonge put more pressure on the national movement organization in Indonesia.
Analisis Faktor Pendukung dan Penghambat Strategi Komunikasi GenPI Luwu Utara di Media Sosial Terhadap Peningkatan Jumlah Wisatawan Risdayanti, Risdayanti; Akbar, Muh; Farid, Muhammad
Indonesia Berdaya Vol 5, No 3 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024878

Abstract

GenPI Luwu Utara memiliki potensi yang kuat dalam membangun identitasnya terhadap pengembangan serta promosi destinasi wisata yang menarik, dengan fokus pada keunikan budaya lokal, alam, atau kegiatan wisata yang spesifik dan bernilai. Memanfaatkan teknologi dan platform digital untuk memperluas jangkauan promosi. Dukungan dari pemerintah daerah, serta kerjasama dengan stakeholder lokal seperti pengelola objek wisata, hotel, restoran, dan lainnya, dapat memperkuat promosi dan fasilitas yang tersedia. Kurangnya kesadaran masyarakat lokal tentang pentingnya pariwisata berkelanjutan, serta pendidikan tentang cara memanfaatkan media sosial secara efektif untuk promosi pariwisata, juga dapat menjadi penghambat. Perubahan tren dalam perilaku konsumen dan teknologi baru yang berkembang pesat memerlukan adaptasi terus-menerus dalam strategi komunikasi. Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui wawancara mendalam terhadap pengurus Genpi. GenPI Luwu Utara dapat mengidentifikasi kekuatan dan potensi penghambat dalam strategi komunikasi mereka di media sosial. Langkah-langkah yang tepat dalam mengatasi hambatan dan memanfaatkan pendukung dapat membantu meningkatkan jumlah wisatawan yang berkunjung, serta mempromosikan keindahan dan keunikannya sebagai destinasi wisata.
SIFAT BERLEBIH LEBIHAN DALAM BERAGAMA (KAJIAN MA’NĀ CUM-MAGHZĀ TERHADAP QS. AL-NISĀ’/4:171) Irmayanti, Sitti Hastuti; Akbar, Muh; Safrudin, Moh
EL-MAQRA' Vol 4 No 2 (2024): November
Publisher : IAIN KENDARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/elmaqra.v4i2.9818

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menelusuri konsep sifat berlebih lebihan dalam penafsiran tafsir klasik dan kontemporer terhadap QS. al-Nisā/4:171, menganalisa penafsiran al-Nisā’/4:171 perspektif ma’nā cum-maghzā, serta mengetahui relevansi guluw dalam QS. al-Nisā’/4:171 di era kekinian. Penelitian ini berbasis kualitatif atau library search (kepustakaan) dengan menggunakan pendekatan teks dan konteks melalui kerangka ma’nā cum-maghzā yang digagas oleh Sahiron Syamsuddin yaitu dengan mendeskripsikan guluw pada abad ke-7, Intratekstual dan Intertekstualitas (analisis linguistik), melihat historis secara mikro maupun makro dan mengungkap signifikansi ayat. Adapun hasil temuan dengan tinjauan analisis tekstual mengungkap guluw dalam QS. al-Nisā’/4:171 menjelaskan tentang sikap berlebih-lebihan, melampaui batas, keterlaluan, pemujaan, dan pengukultusan sehingga menjadikan seorang Nabi menjadi Tuhan yang mereka sembah. Dengan tinjauan analisis historis pada QS. al-Nisā’/4:171 menunjukkan awal mula munculnya perilaku tersebut karena adanya rasa kesombongan yang ada di hati para pemuka agama sehingga menyembunyikan kebenaran yang sebenarnya dari kaumnya para Ahl Al-Kitab. Kemudian, melalui analisis tekstual dan konteks historis, sikap guluw yang terjadi di era kekinian ini dapat dilihat dari berlebihan dalam bermahabbah kepada seorang Habib, Kyai, dan Ustadz. Bahkan tak jarang sampai mengkultuskan mereka. Implikasi dari kajian tersebut bahwa QS. al-Nisā’/4:171 sebenarnya mampu menjadi solusi di tengah-tengah permasalahan masyarakat. Larangan untuk tidak bersikap berlebih-lebihan (guluw) dan anjuran untuk menyampaikan kebenaran yang terdapat pada QS. al-Nisā’/4:171 harus dikaji lagi agar memperoleh maksud utama ayat untuk konteks kekinian.
Co-Authors . Darniati A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abady, Restu Abdul Kadir Abdul Karim Agriani, Suci Ahmad Fudhail  Majid Alumidin, Andi Aman Aman Amelia, Putri Amirullah -, Amirullah Andika, Adik Putra Andriani Hamda, Indra Anggoro, Dendy Setyo Ardin Ardin, Ardin Arianto Arianto Astuti, Ade Dwi Aulia, Sofi Bahri bahri Bahtiar Bahtiar Bur, Syakina Chatarina Umbul Wahyuni Datu, Fredy Sulo Daud Andang Pasalli, Daud Andang didatunisa, Muja Erma Erma Ernawati Ernawati Fattah, Mubarak Fauzan, Andi Rifqi Firmansyah Firmansyah Hari Yeni Haslinda Hasmin, Moh. Yusuf Yusuf Hibaratu, Zulkarnain Laba Hidayat, Yasser Iqbal Sultan, Muh Iqbal, Moehammad Irmayanti, Sitti Hastuti Juni, Juni Kahar Kahar, Kahar Kasmiryani Ar, Siti Nur Alifya Khasanah, Amelia Uswatun Kholid, Moh Idham Kurniawan Kurniawan Lai, Muh Kamil Burhan Maghfira Wali, Nurhani Mandatary, Syuratno Mau, Muliadi Muhamad Rusdi Muhammad Fajrin, Muhammad Muhammad Farid Muharram Nababan, Dewi S Nababan, Dewi Sriastuti Nasrum, Widya Ameliya Nurfadillah, Sabda Nursyam, Aisyah Nurwanda Pamuttu, Dina Limbong Paseleng, Roastika Salenda Patiung, Lista Putri, Devita Arista Rayhani Ichsan Rezeki, Apriyani Putri Rezkiana, Dwita Risdayanti, Risdayanti Riwu, David Wadu Doko Sabir, Andi Rifqah Sabrilillah, Ariel safrudin, Moh Salam, Adnan Yahya Saleh, Sitti Fithriani Saputri, Wiwi Sarea, Muh Syahrul Satria Mandala Sirwanti Sirwanti, Sirwanti Sobirin Sobirin Suhasman, Suhasman Sultan, Moeh Iqbal Suryani, A. Irma Suryaningsih Suryaningsih Tuti Bahfiarti Zahrah, Nurul