Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Prinsip Pengembangan Media Berdiferensi berbasis TPACK sebagai Aksentuasi Keterampilan Berbahasa Produktif Prasandha, Diyamon; Ahmad Fashiha Hastawan; Firstya Evi Dianastiti; Dilla Puspitasari
Indonesian Journal of Education and Learning Vol. 8 No. 1 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/ijel.v8i1.2379

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil prinsip pengembangan pembelajaran berdiferensiasi berbasis Technological Pedagogical Content Knowladge sebagai aksentuasi keterampilan berbahasa produktif dalam pembelajaran menulis teks deskripsi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian didapatkan berdasarkan hasil analisis kebutuhan yang dikombinasikan dengan empat teori prinsip pengembangan media pembelajaran yang dikemukakan oleh Richard Mayer. Empat teori prinsip pengembangan media pembelajaran tersebut meliputi prinsip kedekatan spasial (spatial contiguity principle), prinsip pemberian sinyal (signalling principle), prinsip segmentasi (segmenting principle), dan prinsip pra latihan (pre training principle). Penelitian ini dapat ditindak lanjuti sebagai acuan dalam pengembangan media pembelajaran berdiferensiasi berbasis TPACK sebagai penguatan keterampilan menulis teks deskripsi.
Pelatihan Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi untuk Meningkatkan Keterampilan Guru dalam Pembelajaran Jarak Jauh Syahroni, Mashud; Dianastiti, Firstya Evi; Firmadani, Fifit
International Journal of Community Service Learning Vol. 4 No. 3 (2020): August 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.313 KB) | DOI: 10.23887/ijcsl.v4i3.28847

Abstract

Masa pandemi Covid 19 mengakibatkan pembelajaran dilakukan secara jarak jauh atau daring. Ketersampaian materi ajar menjadi rendah dikarenakan peserta didik hanya mengerjakan tugas saja tanpa diberi penjelasan oleh guru. Kendala paling besar adalah kemampuan dan keterampilan guru dalam membuat dan menggunakan media pembelajaran. Mayoritas guru membutuhkan pelatihan pembuatan materi ajar berupa video guna pembelajaran jarak jauh. Tim pengabdian masyarakat Universitas Tidar berupaya menyelesaikan permasalahan di kedua sekolah mitra melalui program pelatihan media pembelajaran bagi guru. Tujuannya agar keterampilan guru dalam membuat materi ajar menggunakan media pembelajaran berbasis teknologi informasi dan internet dapat meningkat. Penggunaan media pembelajaran terutama yang berbasis teknologi informasi dan internet menjadi kebutuhan yang utama ketika guru melaksanakan pembelajaran jarak jauh. Subjek pelatihan ini adalah guru di SMA. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan klasikal. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian dengan pelatihan dan workshop. Pelaksanaan pengabdian berjalan dengan lancar. Tujuan kegiatan pengabdian dapat tercapai yaitu 1) Guru memperoleh pengetahuan baru terkait pembuatan materi ajar mengunakan media pembelajaran berbasis teknologi informasi dan internet. 2) Guru mampu membuat video pembelajaran sebagai materi ajar menggunakan media berbasis teknologi informasi dan internet. Terdapat peningkatan kemampuan dan keterampilan dalam penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi informasi dan internet guna mendukung proses pembelajaran secara daring. Guru-guru yang menjadi peserta pelatihan mampu membuat video pembelajaran sebagai materi ajar menggunakan media berbasis teknologi informasi dan internet.
PELATIHAN PENYUSUNAN ARTIKEL ILMIAH DENGAN TEMA PENGIMPLEMENTASIAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ARTIFICIAL INTELLEGENCE DI SEKOLAH Dianastiti, Firstya Evi; Ardiasri, Aptia; Nindyaningrum, Fitria Wiyarti; Purwantini, Mei; Adhinessa, Zahra Dwi
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 1 (2025): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i1.31918

Abstract

ABSTRAK                                                                            Permasalahan prioritas yang ditemukan yakni perihal kesulitan guru dalam membuat media pembelajaran interaktif dan mempublikasikan praktik baik hasil pembelajaran tersebut melalui artikel ilmiah. Oleh karena itu, program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk (1) meningkatkan keterampilan guru mitra dalam pengembangan multimedia interaktif berbasis artificial intelligence, dan (2) meningkatkan keterampilan guru mitra dalam menyusun artikel ilmiah dengan tema implementasi media pembelajaran di sekolah. Mitra sasaran dari program PkM ini adalah mitra non-produktif, yaitu para guru di SMK Negeri 5 Yogyakarta sejumlah 94 guru. Program pelatihan tersebut dilaksanakan selama tiga bulan pada bulan Oktober hingga Desember 2024. Pertemuan secara daring bauran dilaksanakan pada tanggal 25-26 November 2024. Kemudian pertemuan secara luring dilaksanakan pada tanggal 16 Desember 2024. Metode yang diterapkan dalam program PkM ini menggunakan model pembelajaran partisipatif dan project based learning (PjBL) dengan ceramah, diskusi interaktif, praktik, dan pendampingan terstruktur. Materi yang disampaikan adalah: (1) Padlet sebagai alternatif media pembelajaran interaktif berbasis AI; (2) penyusunan artikel ilmiah yang dilengkapi dengan materi pedoman pemilihan jurnal ilmiah bereputasi dan panduan pengiriman naskah ke jurnal. Hasil pelaksanaan program menunjukkan peningkatan pengetahuan guru terhadap AI yang dapat digunakan untuk menyusun media pembelajaran interaktif dan membantu penulisan artikel ilmiah. Saran yang dapat diberikan kepada tim pengabdi lainnya adalah masih perlu pelatihan tentang berbagai jenis AI penunjang pembuatan media pembelajaran interaktif selain Padlet. Kemudian, perlu pendampingan secara terstruktur dengan durasi waktu yang lebih lama untuk membantu guru menyusun artikel ilmiah secara utuh hingga sampai pada tahap mempublikasikannya. Kata kunci: artikel ilmiah; media pembelajaran interaktif; artificial intellegence ABSTRACT The primary problems identified were the difficulties faced by teachers in creating interactive learning media and publishing best practices of learning outcomes through scientific articles. Therefore, this community service program aimed to (1) improve the skills of partner teachers in developing interactive multimedia based on artificial intelligence, and (2) enhance their abilities in writing scientific articles on the implementation of learning media in schools. The target partners of this program are non-productive partners, namely teachers at SMK Negeri 5 Yogyakarta with a total of 94 teachers. The training program was implemented over a period of three months, from October to December 2024. Online sessions were conducted on November 25–26, 2024, followed by an offline meeting on December 16, 2024. The methods used in this community service program included participatory learning and project-based learning (PjBL), with activities such as lectures, interactive discussions, hands-on practice, and structured mentoring. The materials presented were: (1) the use of Padlet as an AI-based interactive learning media alternative, and (2) the preparation of scientific articles, supported by guidelines for selecting reputable scientific journals and submitting manuscripts. The results of the program showed an increase in teachers’ understanding of AI tools that can be used to develop interactive learning media and assist in writing scientific articles. It is recommended that future service programs continue to provide training on various types of AI tools to further support the creation of interactive learning media beyond Padlet. Additionally, structured and extended mentoring is needed to support teachers in fully developing scientific articles until they reach the publication stage. Keywords: scientific articles; interactive learning media; artificial intelligence
STANDARDISASI INSTRUMEN ASESMEN BIPA UNTUK UJI KEMAHIRAN BAHASA INDONESIA BAGI PENUTUR ASING Nindyaningrum, Fitria Wiyarti; Aptia Ardiasri; Mei Purwantini; Firstya Evi Dianastiti
FRASA: Jurnal Keilmuan, Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 6 No. 1 (2025): FRASA: JURNAL KEILMUAN BAHASA, SASTRA, DAN PENGAJARANNYA
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/frasaunimuda.v6i1.3525

Abstract

Kondisi bahasa Indonesia saat ini semakin dikenal oleh masyarakat global dari berbagai negara yang memiliki program pembelajaran BIPA. Hal tersebut merupakan hasil awal dari upaya pemerintah dan para pegiat BIPA dalam mewujudkan internasionalisasi bahasa Indonesia sesuai dengan amanah Undang-undang RI, No. 24, Tahun 2009. Hal tersebut memunculkan dampak berupa beberapa permasalahan yang salah satunya berkaitan dengan instrumen asesmen. Tidak hanya secara internal, pelaksanaan asesmen juga harus dilaksanakan secara ekternal agar kemampuan pelajar asing dapat diketahui secara komprehensif. Pengujian secara eksternal dapat ditempuh menggunakan instrumen asesmen UKBIPA. Oleh karena itu, perlu adanya standardisasi UKBIPA agar dapat dimanfaatkan sebagai tes penempatan (placement test) dan dasar evaluasi kemampuan pelajar asing.
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU BAHASA INDONESIA DALAM PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INOVATIF BERBASIS DIGITAL Sari, Esti Swatika; Dianastiti, Firstya Evi; Putri, Titis Kusumaningrum Witdaryadi; Tara, Silmi Nur Azizah
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 2 (2025): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i2.34519

Abstract

ABSTRAKUrgensi permasalahan yang akan dijawab dari program Pengabdian kepada Masyarakat ini yaitu perihal media pembelajaran inovatif yang menjadi kebutuhan mendesak di era perkembangan teknologi 5.0, sebab interaksi dan keterlibatan siswa dalam proses belajar mengajar menjadi kunci untuk mencapai hasil yang optimal. Mitra pelaksanaan PkM ini adalah MGMP Bahasa Indonesia MTs Kabupaten Kebumen dengan target peserta pelatihan sejumlah 70 guru. Pelatihan dilaksanakan secara terstuktur dari tanggal 10 Juli 2025 hingga 30 Agustus 2025 dengan metode bauran (luring dan daring). Pelaksanaan PkM dibagi menjadi empat tahapan, yaitu:  (1) penyampaian materi, (2) demonstrasi, (3) diskusi dan monitoring pengembangan media pembelajaran, dan (4) evaluasi serta tindak lanjut. Luaran yang dihasilkan peserta pelatihan yaitu modul ajar yang dilengkapi dengan media pembelajaran inovatif yang telah dikembangkan. Hasil pelaksanaan program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berupa pelatihan pengembangan media pembelajaran inovatif Bahasa Indonesia bagi guru MTs di Kabupaten Kebumen menunjukkan hasil yang sangat baik. Evaluasi kegiatan memperlihatkan bahwa seluruh aspek evaluasi memperoleh skor tinggi dengan rerata nilai 4,35 hingga 4,75. Hal ini merepresentasikan bahwa pelatihan berjalan efektif, relevan, serta sesuai dengan kebutuhan guru. Saran yang dapat diberikan yakni perlu adanya pendampingan dan kolaborasi antar-guru untuk saling berbagi gagasan dan hasil pengembangan media pembelajaran inovatif sehingga aktivitas belajar mengajar Bahasa Indonesia pada MTs di Kabupaten Kebumen dapat berjalan dengan lebih bermakna. Kata kunci: kompetensi guru; media pembelajaran; bahasa indonesia; teknologi informasi dan komunikasi. ABSTRACTThe urgency of the problem that will be answered by this Community Service program is regarding innovative learning media which is an urgent need in the era of technological development 5.0, because student interaction and involvement in the teaching and learning process are the key to achieving optimal results. The partner for implementing this PkM is the MGMP Bahasa Indonesia MTs Kebumen Regency with a target of 70 training participants. The training was carried out in a structured manner from July 10, 2025 to August 30, 2025 with a blended method (offline and online). The implementation of PkM is divided into four stages, namely: (1) delivery of material, (2) demonstration, (3) discussion and monitoring of learning media development, and (4) evaluation and follow-up. The output produced by training participants is a teaching module equipped with innovative learning media that has been developed. The results of the implementation of the Community Service (PkM) program in the form of training on the development of innovative Indonesian language learning media for MTs teachers in Kebumen Regency showed very good results. The evaluation of the activity showed that all evaluation aspects obtained high scores with an average value of 4.35 to 4.75. This demonstrates that the training was effective, relevant, and aligned with teachers' needs. Suggestions include the need for mentoring and collaboration between teachers to share ideas and develop innovative learning media, thereby enhancing the meaningfulness of Indonesian language teaching and learning activities at MTs in Kebumen Regency. Keywords: teacher competency; learning media; Indonesian language; information and communication technology.
Prinsip Pengembangan Media Berdiferensi berbasis TPACK sebagai Aksentuasi Keterampilan Berbahasa Produktif Prasandha, Diyamon; Ahmad Fashiha Hastawan; Firstya Evi Dianastiti; Dilla Puspitasari
Indonesian Journal of Education and Learning Vol. 8 No. 1 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/ijel.v8i1.2379

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil prinsip pengembangan pembelajaran berdiferensiasi berbasis Technological Pedagogical Content Knowladge sebagai aksentuasi keterampilan berbahasa produktif dalam pembelajaran menulis teks deskripsi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian didapatkan berdasarkan hasil analisis kebutuhan yang dikombinasikan dengan empat teori prinsip pengembangan media pembelajaran yang dikemukakan oleh Richard Mayer. Empat teori prinsip pengembangan media pembelajaran tersebut meliputi prinsip kedekatan spasial (spatial contiguity principle), prinsip pemberian sinyal (signalling principle), prinsip segmentasi (segmenting principle), dan prinsip pra latihan (pre training principle). Penelitian ini dapat ditindak lanjuti sebagai acuan dalam pengembangan media pembelajaran berdiferensiasi berbasis TPACK sebagai penguatan keterampilan menulis teks deskripsi.
Penilaian Diri Guru terhadap Implementasi Pendekatan Pembelajaran Mendalam dalam Mata Pelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Menengah Pertama di Kota Yogyakarta Dianastiti, Firstya Evi; Suryaman, Maman; Putri, Titis Kusumaningrum Witdaryadi; Safitri, Ruli Nur
Jurnal Teknologi Pendidikan : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembelajaran Vol. 11 No. 2 (2026): April
Publisher : UNDIKMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtp.v11i2.19343

Abstract

This study aims to determine teachers' self-assessment of the implementation of the deep learning approach in Indonesian language learning. Method in this study using quantitative descriptive research. The teacher assessment scale instrument has been declared valid and reliable. The research subjects were 31 Indonesian language teachers in Yogyakarta City. In the aspect of Learning Partnerships, the largest percentage, namely 51.32% of public respondents stated they were very confident, while in private schools the answer was balanced, 50% stated they were very confident and able to develop elsewhere. The second aspect, in the Learning Environments, the largest percentage in both clusters chose very confident with 51.75% of public respondents and 52.78% of private respondents. Furthermore, in the third aspect of Pedagogical Practices, the largest percentage in both clusters chose very confident with 57.89% of public respondents and 56.94% of private respondents. Then, in the final aspect of Leveraging Digital, the largest percentage in both clusters chose very confident with 57.02% of public respondents and 58.33% of private respondents. Thus, it can be concluded that teacher respondents in both public and private schools in the Yogyakarta City area generally feel very confident in implementing the deep learning approach in the Indonesian language learning process. This study provides empirical evidence that teachers’ high readiness to implement deep learning approaches can enhance meaningful student learning, inform school-level innovation.
Penguatan Kompetensi Guru SMP di Kota Yogyakarta dalam Merancang Perangkat Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Deep Learning Suryaman, Maman; Dianastiti, Firstya Evi; Putri, Titis Kusumaningrum Witdaryadi; Safitri, Ruli Nur
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 8, No 2 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v8i2.4899

Abstract

Pemberlakukan Kurikulum Merdeka saat ini ditambahkan dengan pengimplementasian pendekatan deep learning. Namun, implementasi pendekatan deep learning di SMP Kota Yogyakarta masih menghadapi sejumlah permasalahan yang perlu diatasi agar dapat diterapkan secara optimal. Berdasarkan analisis terhadap berbagai kendala tersebut, terlihat bahwa kurangnya kesiapan guru, belum optimalnya penyusunan modul ajar, serta terbatasnya bahan bacaan yang mendorong pemecahan masalah menjadi hambatan utama. Untuk mengatasi permasalahan ini, diperlukan pelatihan dan pendampingan intensif bagi guru-guru Bahasa Indonesia SMP di Kota Yogyakarta. Pelatihan dan pendampingan guru ini mencakup pemahaman terkait strategi meaningful, mindful, dan joyful learning, serta penerapannya dalam modul ajar. Pelaksanaan pelatihan dilakukan melalui kerja sama dengan MGMP Bahasa Indonesia Kota Yogyakarta dan diikuti oleh 25 guru. Pelatihan dilaksanakan dengan tahapan yang meliputi: sosialisasi, pelatihan, pendampingan dan evaluasi, dan keberlanjutan program. Hasil post-test menunjukkan adanya peningkatan kompetensi pedagogik dan profesional guru terhadap pendekatan deep learning dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia. Setelah serangkaian program pelatihan, sebanyak 87,2% guru telah menjawab dengan benar keseluruhan soal dalam post-test. Berdasarkan angket evaluasi program salah satunya diperoleh hasil sebanyak 78% peserta sangat setuju bahwa pelatihan ini meningkatkan kesiapan guru untuk mengimplementasikan perangkat pembalajaran Bahasa Indonesia berbasis deep learning di sekolah. Kata kunci: Kompetensi Guru, Perangkat Pembelajaran, Bahasa Indonesia, Deep Learning.
The Landscape of Textbook Evaluation Research: A Bibliometric Analysis of Changing Media and Evaluative Approaches Dianastiti, Firstya Evi; Assidik, Gallant Karunia; Syahroni, Mashud
Jurnal VARIDIKA Volume 38 No 3, December 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/varidika.v38i3.14474

Abstract

This study aims to describe performance analysis and co-occurance analysis of “textbook evaluation” keywords based on bibliographic analysis. This research uses quantitative descriptive methods in the form of bibliometric analysis that used the Vosviewer application as the data processor and conducts using the PRISMA method. Research articles collected on the Scopus with a publication period of the last 12 years, from 2013 to 2025. The results of research based on (a) performance analysis and (b) the conceptual structure of the research based on the relationship between keywords The data analysis showed that medical science and language science were the two most researched subjects. Furthermore, from the research findings, it can be concluded that the research trend with textbook evaluation topic has two major themes; textbook content analysis and digital textbooks. The future researchers suggest examining the content of textbooks with changes in students' skills and/or attitudes or evaluating the content of textbooks with a particular learning approach. In terms of digital textbook topics, the development of digital textbooks that utilize the latest technology and the utilization of textbook evaluation is still very possible to be observed.