Claim Missing Document
Check
Articles

Pemberdayaan Kader Cilik melalui Gerakan "Asik" Aktivitas Fisik Cegah Obesitas pada Anak Usia Sekolah Anggraini, Nourmayansa Vidya; Hutahaean, Serri; Fithri, Nayla Kamilia; Apriliana, Vionita; Lestari, Bonieta Dwi; Junita, Nita
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i3.13223

Abstract

ABSTRAK Masalah kesehatan masyarakat di Indonesia sangat beragam yang masih menjadi perhatian masyarakat hingga saat ini oleh pemerintah. Anak yang mengalami obesitas pada semua yang mengalami gangguan pertumbuhan ditandai dengan kelebihan lemak yang dapat terlihat jelas pada bentuk tubuh yang melebihi tinggi badan dan usianya. Dampak dari obesitas sangat besar bagi anak usia sekolah yang mengalami obesitas. Solusi yang ditawarkan adalah berupa pembetukan dan pemberdayaan kader cilik ASIK aktifitas fisik dalam pencegahan risiko obesitas pada anak usia sekolah. Hal ini berfungsi sebagai contoh dan perpanjangan tangan pemerintah untuk dapat mengingatkan dirinya sendiri, keluarga, teman dan orang sekitarnya untuk selalu melakukan aktifitas fisik guna terhindar dari risiko obesitas. Pemberdayaan kader cilik adalah menjadi suatu bagian strategi dan program pemerintah. Salah satu tujuan dari adanya pemberdayaan adalah untuk mewujudkan kesejahteraan warga sekolah. Hal ini sangat berperan penting dalam terpenuhinya kebutuhan hidup masyarakat. Metode pendekatan yang dilakukan berupa pembentukan dan pelatihan kader yang nantinya akan berfungi sebagai contoh dan perpanjangan tangan pemerintah untuk dapat mengingatkan dirinya, keluarga, teman-teman dan orang di sekitarnya untuk selalu melakukan aktifitas fisik guna pencegahan obesitas. Terdapat peningkatan pengetahuan kader cilik sebelum dan sesudah dilakukan sosialisasi, penyuluhan serta pelatihan. Sebelum dilakukan sosialiasi tingkat pengetahuan baik sebanyak 40% dan meningkat menjadi 80% setelah dilakukan sosialisasi. Sedangkan untuk tingkat pengetahuan kurang baik sebanyak 60% dan berkurang menjadi 20% setelah dilakukan sosialisasi. Kader kesehatan merupakan salah satu ujung tombak pembangunan bidang kesehatan berbasis pemberdayaan masyarakat. Peran kader kesehatan dalam pembangunan kesehatan sangatlah penting. Oleh karena itu, penting adanya pemberdayaan kader pada anak usia sekolah dalam hal menurunkan dan mencegah angka obesitas pada anak usia sekolah. Kata Kunci: Anak Usia Sekolah, Kader Kesehatan, Obesitas  ABSTRACT Public health problems in Indonesia are very diverse and are still of concern to the public today by the government. Children who are obese, all of whom have growth disorders, are characterized by excess fat which can be clearly seen in their body shape beyond their height and age. The impact of obesity is very large for school-age children who are obese. The solution offered is in the form of establishing and empowering ASIK child cadres for physical activity in preventing the risk of obesity in school-age children. This serves as an example and an extension of the government to remind itself, family, friends and those around them to always carry out physical activity to avoid the risk of obesity. Empowering young cadres is part of the government's strategy and program. One of the goals of empowerment is to realize the welfare of the school community. This plays a very important role in meeting the community's living needs. Social welfare is a system of social, material and spiritual life and subsistence that is filled with a sense of safety, decency and inner and outer tranquility, which makes it possible for every citizen to make efforts to fulfill physical, spiritual and social needs as well as possible for themselves, family and society by upholding human rights or obligations in accordance with Pancasila. The approach used is in the form of forming and training cadres who will later function as examples and extensions of the government to be able to remind themselves, their families, friends and those around them to always carry out physical activity to prevent obesity. Child cadres were recruited from 4th and 5th grade elementary school students with the aim of making them aware, motivated and willing to become child cadres for obesity prevention. Terdapat peningkatan pengetahuan kader cilik sebelum dan sesudah dilakukan sosialisasi, penyuluhan serta pelatihan. Sebelum dilakukan sosialiasi tingkat pengetahuan baik sebanyak 40% dan meningkat menjadi 80% setelah dilakukan sosialisasi. Sedangkan untuk tingkat pengetahuan kurang baik sebanyak 60% dan berkurang menjadi 20% setelah dilakukan sosialisasi. X Health cadres are one of the spearheads of development in the health sector based on community empowerment. The role of health cadres in health development is very important. Therefore, it is important to empower cadres of school-age children in terms of reducing and preventing obesity rates in school-age children. Keywords: School Age Children, Health Workers, Obesity
Optimalisasi Karang Taruna “Tirana" dalam Pencegahan dan Penurunan Kelebihan Berat Badan Pada Remaja di Masyarakat melalui Pengembangan Sistem Informasi Anggraini, Nourmayansa Vidya; Hutahaean, Serri; Fithri, Nayla Kamilia; Apriliana, Vionita; Lestari, Bonieta Dwi; Junita, Nita; Ningtiyas, Astuti; Anandita, Laura
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i11.16832

Abstract

ABSTRAK Remaja merupakan aset sumber daya manusia masa datang yang perannya sangat penting dalam pembangunan suatu negara. Dampak dari kelebihan berat badan yang lain diantaranya adalah dapat menyebabkan penderitaan secara psikososial dan meningkatnya biaya kesehatan yang harus ditanggung individu dan keluarga dengan kelebihan berat badan. Masalah kelebihan berat badan harus segera diatasi supaya tidak berdampak pada penyakit tidak menular (PTM) yang akan muncul. Penatalaksanaan intervensi kelebihan berat badan badan pada remaja lebih baik dilakukan di sekolah, rumah, dan masyarakat. Perawat komunitas bisa melakukan pendidikan kesehatan kepada remaja supaya remaja bisa tahu perihal kelebihan berat badan. Promosi kesehatan merupakan salah satu upaya dalam peningkatan kesadaran individu dalam masalah kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan di wilayah kelurahan Kukusan, Kecamatan Beji, Depok. Hasil dari kegiatan adalah terjadi peningkatan pengetahuan dan tindakan karang taruna berkaitan dengan kelebihan berat badan pada remaja. Peran kader karang taruna dalam pembangunan kesehatan sangatlah penting. Perlu dilakukan pelatihan microteaching kepada para kader karang taruna supaya bisa melaksanakan kegiatan promosi kesehatan dengan efektif. Kata Kunci: Karang Taruna, Kelebihan Berat Badan, Remaja  ABSTRACT Adolescents are a future human resource asset whose role is crucial in the development of a nation. The effects of being overweight include psychosocial suffering and increased healthcare costs that must be borne by individuals and families affected by overweight. The problem of being overweight must be addressed immediately to prevent it from leading to non-communicable diseases (NCDs). Managing overweight interventions in adolescents is best carried out in schools, homes, and communities. Community nurses can provide health education to adolescents so that they become aware of issues related to being overweight. Health promotion is one of the efforts to increase individual awareness of health problems. Community service activities were carried out in the Kukusan urban village area, Beji sub-district, Depok. The results of these activities showed an increase in the knowledge and actions of youth groups regarding overweight issues in adolescents. The role of youth group leaders in health development is very important. Microteaching training needs to be provided to youth group leaders to effectively conduct health promotion activities. Keywords: Youth Group, Overweight, Adolescents
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN RISIKO OBESITAS PADA ANAK USIA SEKOLAH DI SDN GROGOL 02 DEPOK Azzahra, Fitrianih; Anggraini, Nourmayansa Vidya
Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia Vol 6 No 3 (2022): JURNAL KEPERAWATAN WIDYA GANTARI INDONESIA (JKWGI)
Publisher : Nursing Department, Faculty of Health, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52020/.v6i3.4789

Abstract

Anak usia sekolah dapat diartikan sebagai anak yang berusia 6-12 tahun dimana pada usia ini anak memperoleh pengetahuan dan keterampilan dasar untuk keberhasilan penyesuaian diri anak dalam kehidupan dewasanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan risiko obesitas pada anak usia sekolah di SDN Grogol 02 Depok. Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional dengan sampel sebanyak 193 responden dengan menggunakan metode probability sample. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji Chi Square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara aktivitas fisik dengan risiko obesitas (p value = 0,000). Saran dari peneliti ini adalah agar orang tua dapat menjaga pola makan dan kebiasaan aktivitas fisiknya, serta diharapkan juga anak usia sekolah dapat melakukan aktivitas fisik dengan olahraga ringan atau aktivitas lainnya. Juga mengatur makanan yang dikonsumsi sebagai upaya mencegah obesitas.
Pemberdayaan Kader Kesehatan Remaja dan Digitalisasi Sistem Informasi Remaja Unggul (Disimaregu) dalam Upaya Mewujudkan Remaja Bebas Obesitas Anggraini, Nourmayansa Vidya; Kamilia Fithri, Nayla; Naralia, T. Widya; Nasywa Chairani, Aulia; Ardhana Neswari, Firzanah; Rizqi Syavira, Ainur; Ayu Ari Santi, Made; Avita Ayu Nasution, Yunita
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 12 (2025): Volume 8 No 12 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i12.22271

Abstract

ABSTRAK Obesitas pada remaja merupakan salah satu masalah kesehatan yang berdampak jangka panjang terhadap kualitas hidup dan produktivitas generasi mendatang. Upaya pencegahan dan penanggulangan obesitas memerlukan pendekatan yang komprehensif, melibatkan edukasi, pendampingan, serta pemanfaatan teknologi digital. Artikel ini membahas program Pemberdayaan Kader Kesehatan Remaja yang dipadukan dengan Digitalisasi Sistem Informasi Remaja Unggul (DISIMAREGU) sebagai strategi inovatif dalam meningkatkan kesadaran dan perilaku hidup sehat di kalangan remaja. Metode yang digunakan meliputi pelatihan kader kesehatan remaja, pengembangan media edukasi digital, serta implementasi aplikasi DISIMAREGU sebagai sarana pencatatan, monitoring, dan edukasi gizi seimbang serta aktivitas fisik. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan kader kesehatan remaja, peningkatan keterlibatan remaja dalam kegiatan pencegahan obesitas, serta tersedianya sistem informasi digital yang mempermudah pemantauan status gizi dan perilaku hidup sehat. Program ini diharapkan menjadi model pemberdayaan dan inovasi digital yang berkelanjutan dalam mewujudkan remaja bebas obesitas dan mendukung terciptanya generasi sehat, produktif, dan berdaya saing. Kata Kunci: Remaja, Obesitas, Kader Kesehatan, Pemberdayaan, Digitalisasi Informasi. ABSTRACT Adolescent obesity is a significant health problem that has long-term impacts on the quality of life and productivity of future generations. Efforts to prevent and manage obesity require a comprehensive approach, involving education, guidance, and the utilization of digital technology. This article discusses the Adolescent Health Cadre Empowerment program integrated with the Digital Superior Adolescent Information System (DISIMAREGU) as an innovative strategy to enhance awareness and healthy lifestyle behaviors among adolescents. The methods employed include training adolescent health cadres, developing digital educational media, and implementing the DISIMAREGU application as a tool for recording, monitoring, and educating on balanced nutrition and physical activity. The results indicate increased knowledge among adolescent health cadres, greater adolescent participation in obesity prevention activities, and the availability of a digital information system that facilitates monitoring of nutritional status and healthy behaviors. This program is expected to serve as a sustainable model of empowerment and digital innovation in achieving obesity-free adolescents and supporting the development of a healthy, productive, and competitive generation. Keywords: Adolescents, Obesity, Health Cadres, Empowerment, Information Digitalization.
Co-Authors Afdila Afdila Agus Setiawan Agustina, Ayunda Nia Anandita, Laura Angel Sri Yuliningtias Anggraeni, Diah Tika Apriliana, Vionita Apriyanti, Efa Ardhana Neswari, Firzanah Ariantini, Anggrahita Dwi Asmara, Danadipa Asmarany , Nabilla Avita Ayu Nasution, Yunita Ayu Ari Santi, Made Ayuda Nia Agustina Azzahra, Fitrianih Bonieta Dwi Lestari Bonieta Dwi Lestari Bonieta Dwi Lestati Della Yunita Diah Ratnawati Diah Ratnawati Diah Ratnawati Diah Ratnawati Dosmaida Nababan Duma Lumban Tobing Elida Ulfiana Farah Aprilia Farahdina Bachtiar Fathmanda, Maharaufa Fithri, Nayla Kamilia Florensia, Lima Gading Ekapuja Aurizki Herbawani, Chahya Kharin Indah Cahyasari Junita, Nita Kamilia Fithri, Nayla Kartika Dwi Permatasari Kharisma Ekva Nanda Kristianingrum, Niko Dima Lestari, Bonieta Dwi Lestari, Pipit Lestarie Luhur Lutfi Riskyta Istikomah Lutfi Riskyta Istikomah Mahardika Pambudi, Muhammad Rayhan mareta dea rosaline Marwah, Safa Millenia, Ni Made Anggun Muchamad Rifki Nuryanta Muhammad Harits Saifulloh Muhammad Harits Saifulloh Mustika Widiyastuti Nababan, Dosmaida Nabila, Rahmatika Syifa Nadia Shahidda Nasywa Chairani, Aulia Ningtiyas, Astuti Nirmala Nirmala Nita Junita Nita Junita Noguchi-Watanabe, Maiko Nur Fitriah Efendy Nur Fitriah Efendy Nurcandra, Fajaria Nursalsabila, Nursalsabila Poppy Fitriyani Prasetyo Hadi Pratiwi , Devira Gite Putri, Rima Berlian Ramadhanti, Ismaya Ramandhani, Defina Ratnawati, Diah Rifai, Akbar Ridho Rima Berlian Putri Ritanti Ritanti Ritanti Ritanti Ritanti Ritanti, Ritanti Rizki Amalia Rizki Amalia Rizqi Syavira, Ainur ROSALINE, MARETA DEA Ruth M Bunga Wadu Ruth Mariana Bunga Wadu Salsabila, Talita Alifa Sang Ayu Made Adyani Sang Ayu Made Adyani Sang Ayu Made Adyani Sari, Dianis Wulan Serri Hutahaean Sigit Mulyono Siregar, Tatiana Suci Rahmanti, Septia Suci Wahyu Ismiyasa Sulistya Nur’aeni Wisudawati Suratmini, Dwi Sutanto Priyo Hastono T. Widya Naralia Talita Alifa Salsabila Teguh Firmansyah Teguh Firmansyah Utami Wahyuningsih Vionita Apriliana Vionita Apriliana Vionita Apriliana Vionita Apriliana Wahyudi, Chandra Tri Widyatuti Zhafirah Zhafarina