Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pengaruh Kualitas Sistem, Kualitas Informasi, Kualitas Layanan Surat Keterangan Asal Ekspor Terhadap Kepuasan Eksportir di Wilayah Provinsi DKI Jakarta Hardyka Putri, Destya; Haryana, Arif; Rosa, Tina
JURNAL ADMINISTRASI & MANAJEMEN Vol 14, No 1 (2024): Jurnal Administrasi dan Manajemen
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jam.v14i1.4198

Abstract

Surat Keterangan Asal (SKA) atau Certificate of Origin adalah dokumen resmi yang menunjukkan negara asal suatu produk atau barang ekspor. Dokumen ini sangat penting dalam perdagangan internasional, termasuk dalam pemenuhan persyaratan pabean, penentuan tarif pajak impor, dan pemantauan perdagangan internasional. Pemerintah Indonesia mengembangkan layanan Sistem Penerbitan Surat Keterangan Asal Elektronik (e-SKA) untuk memberikan kemudahan bagi para eksportir dalam pengajuan untuk penerbitan SKA. Dalam implementasinya ternyata masih terdapat keluhan-keluhan dari eksportir pengguna Sistem e-SKA. Penelitian bertujuan untuk menganalisis variabel-variabel yang berpengaruh pada kepuasan eksportir pengguna sistem e-SKA, termasuk kualitas sistem, kualitas informasi, dan kualitas layanan dalam penerbitan SKA. Penelitian ini menggunakan data yang diperoleh melalui survei terhadap para eksportir di wilayah DKI Jakarta. Analisis data kuantitatif dilakukan dengan metoda regresi linearberganda dan analisis deskriptif.Dari analisis regresi diperoleh hasil bahwa variabel Kualitas Sistem, variabel KualitasInformasi, dan variabel Kualitas Layanan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Eksportir, baik pengaruh ketiga variabel secara simultan maupun pengaruh masing-masing variabel secara parsial. Kata Kunci : Kualitas Sistem, Kualitas Informasi, Kualitas Layanan, Kepuasan pengguna sistem,Surat Keterangan Asal Barang
Transformational Leadership and Job Satisfaction: A Study of Creative Industries in Asia. Marliana, Thika; Yanuar , Ignatius Erik Sapta; Sova, Maya; Rosa, Tina; Tamba, Mariati; Boonsawad, Panicha; Kurniawati, Indah
Darussalam: Journal of Psychology and Educational Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Yayasan Minang Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70363/djpe.v3i2.270

Abstract

This research explores the relationship between transformational leadership and job satisfaction in the creative industry in Asia, which is known for its unique dynamics and challenges. In this context, transformational leadership, characterized by the leader's ability to inspire, motivate, and empower employees, is viewed as a key factor in enhancing job satisfaction. This research aims to understand how elements of transformational leadership, such as a clear vision, effective communication, and attention to individual needs, can contribute to employees' feelings of satisfaction and engagement in their work. The research methods used include surveys and in-depth interviews with employees and leaders from various creative sectors, including art, media, and design. The collected data were analyzed to identify significant patterns and relationships between leadership practices and job satisfaction levels. The research results show that leaders who implement transformational leadership strategies not only succeed in creating a work environment that supports innovation and creativity but also enhance employee motivation and commitment. Most respondents reported that they felt more engaged and satisfied when working under leaders who adopted this approach. These findings provide valuable insights for organizations in designing effective leadership strategies in the creative sector, as well as highlighting the importance of paying attention to individual needs in the effort to achieve organizational goals. Thus, this research not only contributes to the academic literature on leadership and job satisfaction but also provides practical guidance for leaders and managers in enhancing job satisfaction in dynamic and creative environments. The recommendations generated from this research can help organizations in building a positive and productive work culture, thereby contributing to long-term success in the creative industry.
Analisis Penerapan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit Terhadap Manfaat (Net Benefit) Di Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat III Banda Aceh Sariman, Sariman; Kodyat, Alih Germah; Rosa, Tina
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI Vol 11, No 2 (2025): Jurnal Teknologi Informasi
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jti.v11i2.6715

Abstract

Sistem informasi manajemen rumah sakit (SIM-RS) dapat menyediakan informasi dibutuhkan dalam proses pengambilan keputusan pada berbagai level di rumah sakit yang mana dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam pengambilan keputusan manajemen rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan SIM-RS terhadap manfaat (Net Benefit) dalam pelayanan di RS Bhayangkara TK III Banda Aceh. Penelitian ini adalah penelitian analitik kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional menggunakan analisis jalur (path analysis) terhadap 137 staf di RS Bhayangkara TK III Banda Aceh yang memenuhi kriteria inklusi penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh langsung yang positif dan signifikan antara kualitas sistem, kualitas informasi dan kualitas layanan terhadap kepuasan pengguna SIM-RS, serta pengaruh langsung kepuasan pengguna terhadap manfaat SIM-RS. Selanjutnya, terdapat pengaruh tidak langsung yang positif dan signifikan antara kualitas sistem, kualitas informasi, dan kualitas layanan terhadap manfaat yang dimediasi oleh kepuasan pengguna. Kesimpulan penelitian ini adalah kualitas sistem, kualitas informasi, dan kualitas layanan memiliki pengaruh langsung yang positif dan signifikan terhadap kepuasan pengguna, serta memiliki pengaruh tidak langsung yang positif dan signifikan terhadap manfaat yang dimediasi oleh kepuasan pengguna. Disarankan agar rumah sakit dapat meningkatkan kualitas sistem, informasi, dan layanan SIM-RS agar memperoleh manfaat yang lebih besar terhadap rumah sakit karena manfaat SIM-RS sangat dipengaruhi oleh kepuasan pengguna dalam penelitian ini. Kata Kunci: SIM-RS, Kepuasan Pengguna, Manfaat Pelayanan
Evaluasi Implementasi Rekam Medis Elektronik Dalam Menurunkan Klaim Pending BPJS Rawat Inap di Rumah Sakit Bhayangkara Balikpapan Pangkong, Ami Noviana; Kodyat, Alih Germas; Rosa, Tina
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI Vol 11, No 2 (2025): Jurnal Teknologi Informasi
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jti.v11i2.6712

Abstract

Tingginya klaim pending BPJS akibat kekurangan dokumen dan kesalahan koding menjadi tantangan dalam pengelolaan klaim di RS Bhayangkara Balikpapan. Untuk mengatasi masalah tersebut, implementasi RME berbasis SIMRS Khanza di rawat inap yang dimulai pada Agustus 2024 diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan klaim BPJS. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana implementasi RME berdampak pada penurunan klaim pending BPJS rawat inap di RS Bhayangkara Balikpapan. Jenis penelitian ini kualitatif dengan pendekatan diagnosis tingkat organisasi. Data diambil pada Desember 2024. Data primer dikumpulkan dengan wawancara mendalam pada 20 informan. Sedangkan data sekunder diambil dari laporan BAHV klaim BPJS rawat inap pelayanan Januari sampai Oktober 2024. Analisis interaktif dilakukan dengan triangulasi data primer dan sekunder untuk mendapatkan data yang valid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi RME memberikan kemudahan pengumpulan dokumen dan meningkatkan akurasi koding INA-CBG sehingga berhasil menurunkan klaim pending dari 18,7% menjadi 14,3%, serta mempercepat waktu pengajuan klaim 1-2 hari dibanding metode manual. Namun kendala teknis (jaringan tidak stabil, keterbatasan komputer, dan keterbatasan fitur SIMRS) serta kendala non-teknis (resistensi staf dan kurangnya kompetensi SDM) masih menjadi hambatan. Kesimpulan, RME efektif menurunkan klaim pending melalui perbaikan administrasi dan efisiensi waktu. Disarankan optimalisasi fitur SIMRS, penguatan infrastruktur teknologi, pelatihan staf dan pendampingan DPJP senior serta evaluasi berkala dapat dilakukan untuk mendukung keberlanjutan sistem dalam meningkatkan pengelolaan klaim BPJS secara menyeluruh. Kata kunci : RME, Klaim Pending BPJS, Rawat Inap.