Claim Missing Document
Check
Articles

LANGUE DES JEUNES: THE USE OF GREETINGS BY E-SPORTS PLAYERS Aveny Septi Astriani; Lazuardy Akbar Fauzan; Yusuf Al-Arief
LiNGUA: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Vol 17, No 2 (2022): LiNGUA
Publisher : Laboratorium Informasi & Publikasi Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/ling.v17i2.17732

Abstract

One of the media used by teenagers to greet each other is electronic sports. Through e-sports, teenagers wave greetings and express their thoughts in words or sentences. The greeting is closely related to the name and designation used to address people. This qualitative descriptive study discusses e-sports players' greetings, especially those on the E-sport Podcast YouTube channel. The data were collected from five transcribed videos by note-taking. Then, they were analyzed using the theory of greeting according to the theory of Crystal (1997) and Kridalaksana (1980). Finally, the data were presented in tabulation for easy understanding. Based on the data analysis, the greetings used by e-sport players include personal names, pronouns, other nouns, kinship, and other words to show annoyance or anger.
ANALYSIS OF CONNOTATIVE MEANINGS IN THE SONGS ON THE KONSPIRASI ALAM SEMESTA ALBUM BY FIERSA BESARI Andin Primadani Putri; Syifa Fauziah Azhaar; Aveny Septi Astriani
Journal of Language and Literature Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/jll.2022.v10i2.7461

Abstract

Language is the most important communication tool in human life. Every language spoken by a human being has a meaning to be conveyed to its listeners. How to communicate is not only through a conversation, but can be through other media, one of which is with music or songs. Connotative meaning is present when someone wants to convey a language in a subtle way, without having to clearly talk about what you want to convey. The purpose of this study was conducted to find out the connotative meaning, not only in a conversation, but also in song lyrics. Song lyrics are one of the media that is widely used in expressing a feeling or thing to say, without having to say it directly. This research uses a qualitative descriptive method, which can be used in analyzing a connotative meaning in a song lyric. Fiersa Besari has an album entitled Konspirasi Alam Semesta. The story described in the album can be proven by the 14 song lyrics which are related and have connotative meanings. The title of the first song is entitled Konspirasi Alam Semesta, with song lyrics that describe a meeting. In the sentence Kepakkan sayapmu bawa aku terbang then in the sentence Pernahkah kau terjatuh secara sukarela? then in the sentence Cara mengeja rasa tak bernama, seketika itu pula jagat raya berhenti bergerak, jiwamu terbakar, ragamu lebur. The lyrics of the song have the meaning of someone who has feelings for someone of the opposite sex.
The Effect of Digital Literacy and Word Choice Mastery on Students' Writing Skills Aveny Septi Astriani; Dea Silvani; Sitti Syakira
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 8, No 5: MAY 2023
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v8i5.23422

Abstract

This study aims to investigate the effect of digital literacy skills and word choice mastery on students' writing skills. This descriptive qualitative research used survey in the form of questionnaires, multiple choice items, and writing practice as the data collection techniques. The obtained data were analysed by calculating the scores of digital literacy skills, word choice mastery, and writing skills practice, and then calculating the effect of those variables using multiple linear regression tests. The data were then processed through the steps of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The sample of this study were 55 college students who signed a writing contract at Siliwangi University. As a result, word choice mastery had an effect of 1.2%, digital literacy skills had an effect writing skill of 9%, while literacy skills and word choice mastery influenced writing skills of 11.6%.
Pelatihan Penerapan Model Transformasi Teks Cerita ke Bentuk Cerita Bergambar Bagi Guru SMK Titin Setiartin; Iis Lisnawati; Agi Ahmad Ginanjar; Aveny Septi Astriani; Ega Madani; Jembar Pangestu; Ades Yuliandari
JAMU : Jurnal Abdi Masyarakat UMUS Vol. 4 No. 01 (2023): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/jamu.v4i01.1311

Abstract

Membaca apresiasi sastra merupakan salah satu kegiatan dalam pembelajaran bahasa Indonesia di Sekolah Menengah Kejuruan. Pembelajaran membaca apresiatif di SMK dinilai berbagai kalangan, masih kurang optimal, terutama dalam memilih dan menerapkan model pembelajaran yang cocok untuk peserta didik SMK. Oleh karena itu, melalui kegiatan ini dilakukan pelatihan “Penerapan Model Pembelajaran Transformasi Teks Cerita Rakyat melalui Penguatan Bentuk Cerita Bergambar (Komik). Model pembelajaran ini sangat membantu peserta didik dalam memunculkan potensi membaca kritis dan menulis kreatif mengubah cerita menjadi komik secara menyenangkan. Selanjutnya kreasi peserta didik berupa komik akan diujicobakan menjadi cerita animasi dengan menggunakan teknik sparkol. Pelatihan penerapan model pembelajaran transformasi teks cerita rakyat diberikan kepada Guru-Guru Mata Pelajaran Bahasa Indonesia di SMK Kota Tasikmalaya. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan wawasan dan keterampilan menyusun scenario pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Transformasi Teks Cerita Rakyat ke dalam Bentuk Cerita Bergambar (TTCRBCB).
ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA TATARAN MORFOLOGI LAMAN KOMPASIANA EDISI NOVEMBER TAHUN 2022 Abdul Djabar Zakaria; Aas Salamah; Mutiara Dwi Utami; Aveny Septi Astriani
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 1 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan analisis kesalahan berbahasa tataran morfologi laman Kompasiana edisi November 2022. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data penelitian ini bersumber berita-berita yang disajikan dalam laman Kompasiana edisi November 2022. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak dan catat. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode analisis data padan dan teknik analisis referensi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kesalahan dalam tataran morfologi ditemukan 42 kesalahan pada penggunaan afiks yang tidak tepat, 12 kesalahan penggunaan morfem yang tidak tepat, 7 kesalahan penghilangan afiks, 3 kesalahan penulisan kata ulang yang tidak tepat, 2 kesalahan penyingkatan morf mem-, men-, meng-, meny-, dan menge-, 1 kesalahan kata yang seharusnya luluh, tidak diluluhkan, 1 kesalahan penulisan kata majemuk yang tidak tepat, 1 kesalahan penggunaan partikel pun yang tidak tepat, dan 1 kesalahan penentuan bentuk dasar yang tidak tepat (kata baku).
ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA INDONESIA DALAM TEKS CERAMAH PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS Abdul Karim Amrullah; Gita Wulansari; Retna Ayu Ratu Gumilang; Aveny Septi Astriani
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 1 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) bentuk kesalahan berbahasa Indonesia dalam teks ceramah, meliputi kesalahan ejaan, diksi, kalimat, dan paragraf pada siswa Sekolah Menengah Atas; (2) faktor penyebab terjadinya kesalahan berbahasa dalam teks ceramah siswa; dan (3) upaya yang dilakukan untuk mengatasi kesalahan berbahasa tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis isi. Sampel penelitian ini adalah teks ceramah siswa kelas XI MIPA. Hasil penelitian ini sebagai berikut. Pertama, bentuk kesalahan berbahasa yang ditemukan dalam teks ceramah siswa kelas XI meliputi: kesalahan ejaan; kesalahan diksi; kesalahan penyusunan kalimat; dan kesalahan paragraf. Kedua, faktor penyebab kesalahan berbahasa dalam teks ceramah siswa disebabkan oleh empat faktor, antara lain: penguasaan kaidah kebahasaan siswa yang kurang; ketidaktelitian dalam menulis; kurangnya motivasi menulis; dan kurangnya kosakata siswa. Ketiga, upaya yang dilakukan untuk mengatasi kesalahan berbahasa dalam teks ceramah siswa, antara lain: melaksanakan pembelajaran menulis dengan pendekatan proses, meningkatkan penguasaan kaidah bahasa siswa dengan membaca, dan memperbanyak latihan menulis.
Pengaruh Budaya pada Penamaan Semantis Alat Musik Tradisional Tasikmalaya Moh. Hafidz Assidiq Syam; Muhammad Aghniya Tasaq; Jessica Nabila; Aveny Septi Astriani
Journal on Education Vol 6 No 2 (2024): Journal on Education: Volume 6 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i2.4585

Abstract

This research aims to study more deeply how culture can influence the semantic naming of objects, in this case Karinding, Lodong Gejlig, and Tarawangsa. The method used in this research is descriptive qualitative. The data collection technique used is the document study technique. The data in this research are three traditional Tasikmalaya musical instruments, namely Karinding, Lodong Gejlig, and Tawarangsa. This research concludes that each object has various names depending on the culture or region where the object was created. Naming in all three includes imitation of sounds, mention of distinctive characteristics, mention of parts, materials, shortening, and new naming (Arbitrary). Not only that, the semantic naming that occurs in these three also cannot be separated from the role of culture and society where the musical instruments were created.
Semantik Dan Kearifan Lokal: Analisis Permainan Tradisional Kota Tasikmalaya Sebagai Warisan Budaya Aas Salamah; Dwi Sartika; Ghina Ayu Salsabila; Salsabila Putri Rahmawati; Aveny Septi Astriani
PUSTAKA: Jurnal Bahasa dan Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2024): Januari : Jurnal Bahasa dan Pendidikan
Publisher : BADAN PENERBIT STIEPARI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/pustaka.v4i1.1063

Abstract

This study aims to describe the lexical meaning contained in the names of traditional games. Traditional games analyzed by lexical semantic studies have six traditional game names, namely gobak sodor, egrang, ucing sumput, péclé, dam-daman, sapintrong, ucing baledog, and sorodot gaplok. This study used qualitative descriptive method. Qualitative research is research that produces descriptive data in the form of written or spoken words and observable behavior. This research data is the name of the traditional game. Data collection techniques in the form of literature research. While the research technique uses a reading and record technique. The results of this study contained several terms from six game names analyzed using lexical semantic studies, namely "gobak", "sodor", "egrang", "ucing", "sumput", "péclé", "méclé", "dam", "sakti", "lasut", "baledog", "hompimpah", "suten", "sorodot", and "gaplok".
Analisis Makna Tradisi Lisan Di Tasikmalaya Anjani Lintang Pertiwi; Retna Ayu Ratu Gumilang; Winda Murni; Wini Nurlela Sari; Aveny Septi Astriani
PUSTAKA: Jurnal Bahasa dan Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2024): Januari : Jurnal Bahasa dan Pendidikan
Publisher : BADAN PENERBIT STIEPARI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/pustaka.v4i1.1068

Abstract

This research is motivated by the rich and meaningful oral traditions in the city of Tasikmalaya. The aim of this study is to uncover the implicit and explicit meanings behind popular oral traditions in Tasikmalaya. The method employed in this research is the historical method, consisting of heuristics (searching and collecting sources), criticism (internal and external criticism), interpretation, and historiography. The research objects include the Manuscript Amanat Galunggung, the Sawer Tradition, Ambu Hawuk, and the Ki Rangga Gading fairy tale. Data collection was conducted through literature or library studies. The findings of the research reveal that oral traditions such as the Amanat Galunggung Manuscript, Sawer Panganten, Ambu Hawuk, and the Ki Rangga Gading fairy tale provide a profound understanding of moral values, advice or counsel, teachings of life, and the origins of place names in the context of Sundanese culture. This research is beneficial in providing in-depth insights into Sundanese culture, particularly oral traditions. Additionally, it contributes to the fields of knowledge, moral education, and cultural preservation
Penamaan Semantis pada Kuliner Khas Tasikmalaya Lisna Lestari; Ferani Siti Nurhanifah; Resti Sri Monika; Gita Wulansari; Aveny Septi Astriani
PUSTAKA: Jurnal Bahasa dan Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2024): Januari : Jurnal Bahasa dan Pendidikan
Publisher : BADAN PENERBIT STIEPARI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/pustaka.v4i1.1076

Abstract

This study aims to examine and describe semantic analysis in typical Tasikmalaya culinary. This research is a qualitative descriptive research. Data were obtained using the literature study method and the listen method on naming typical Tasikmalaya culinary lexemes. The results showed that naming in typical Tasikmalaya culinary can be lexical, specific, contextual and non-differential.
Co-Authors Aas Salamah Aas Salamah Abdul Djabar Zakaria Abdul Djabar Zakaria Abdul Karim Amrullah Abdul Karim Amrullah Ades Yuliandari Agi Ahmad Ginanjar Agung, Syahrun Ahmad Taufik Ai Fuadzah Al-Arief, Yusuf Andin Primadani Putri Angelina Sepiani Kusmawati Anggi Andini Anggraeni, Arti Anjani Lintang Pertiwi Annashr, Nissa Noor Arya Fatahillah Astri Fauziah Hindasah Aulia Afifah Aulia Gita Ayuningtyas Aulia, Hilwa Hamya Chica Chaswati Chika Laras Pramestuti Dea Silvani Dea Silvani Dinda Nurdiana Dwi Anggi C Dwi Sartika Dzuhrisa, Mahanda Ega Madani Elsa Sri Lunawati Ertinawati, Yuni Eulis Siti Nurallawiah Fadisha Mutia Rahma fauzan, lazuardy akbar Febrianti, Indri Amalia Febrisanti, Resti Ferani Siti Nurhanifah Fikri Hakim Galang Diva Erlangga Ghina Ayu Salsabila Ginanjar, Agi Ahmad Gita Wulansari Gita Wulansari Hakim, Fikri Handayani Nila Praja Handayani Nila Praja Hilwa Hamya Aulia Husnul, Nisatami Ichsan Fauzi Rachman Indri Apriliani Jatnika Irenne Edelwis Rondonuwu Jembar Pangestu Jessica Nabila Kartadireja, Welly Nores Lailasari, Sekar Lazuardy Akbar Fauzan Leti Sundawati Lisna Lestari Maryani, Sri Mila Maulidiyah Milla Amellia Milna Lidia Sari Milna Widya Moh. Hafidz Assidiq Syam Muhammad Aghniya Tasaq Muhammad Irgi Fahrezi Muhsiyana Nurul Aisyiyah Mutiara Dwi Utami Mutiara Dwi Utami Muzdalipah, Ipah Nazwa Azizah Genuita Neng Aropah Wasilah Neng ira Hoerunisa Nisrina Farida Margana Nita Khairunnisa Nurdiana, Dinda Nurfajar, Muhammad Ilham Pitrianti, Siti Putri Angel Lestari Putri, Citra Kania Budi Putri, Devita Etika Raden Mohamad Herdian Bhakti Radita Rahmawati Rahmayudika, Fitra Resti Febrisanti Resti Sri Monika Retna Ayu Ratu Gumilang Retna Ayu Ratu Gumilang Riska Sarofah, Riska Risqi Sri Mulyati Rizka Maulidania Salsabila Putri Rahmawati Salsabilla Pridasa Sari Khairinisa Savadila Adinda Mynur Setiawan, Joni asep Shinta Rosiana Silviyuni Meliawati Siti Asiah Siti Ratna Ningsih Sitti Syakira Sitti Syakira Syifa Fauziah Azhaar Titin Setiartin Vanessa Viviana Shodiq Via Rosdiana Sari Wapa Kamilatul Huda Widianingsih, Ai Winda Murni Wini Nurlela Sari Yanti, Krisna Yanuar, Reyhandra Habib Yunianto, Andi Eka Yusuf Al-Arief Zahra Izzatul Jannah Zubaedah Mahdiyah