Claim Missing Document
Check
Articles

Studi Eksperimental Simulasi Aliran Terhadap Kehilangan Energi dengan Menggunakan Ambang Lebar dan Ambang Tajam Syamsuddin, Khusnulnisa Firda; Musa, Ratna; Subhan, Andi Muhammad
Jurnal Flyover Vol. 4 No. 2 (2024): Agustus - Januari
Publisher : Magister Teknik Sipil PPs UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jfo.v4i2.2178

Abstract

Kehilangan energi dalam aliran saluran terbuka merupakan parameter penting dalam perencanaan dan desain bangunan air. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola aliran dan kehilangan energi pada dua jenis ambang, yaitu ambang lebar dan ambang tajam, melalui pendekatan eksperimental di laboratorium. Penelitian dilakukan dengan memvariasikan debit aliran dan konfigurasi sekat untuk mengamati respons hidraulik masing-masing jenis ambang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada ambang lebar, pola aliran mengalami transisi dari kondisi subkritis menuju kritis, kemudian superkritis, dan kembali ke subkritis, menunjukkan adanya kontrol geometri yang stabil terhadap aliran. Sebaliknya, pada ambang tajam, transisi aliran terjadi dari subkritis ke superkritis dan kembali ke subkritis tanpa melewati kondisi kritis yang jelas. Nilai kehilangan energi pada ambang lebar berkisar antara 0,0461 m hingga 0,0868 m, sedangkan pada ambang tajam berkisar antara 0,0449 m hingga 0,0937 m. Berdasarkan perbandingan tersebut, ambang lebar cenderung lebih efisien secara hidraulik karena memberikan transisi aliran yang lebih stabil dan mengurangi turbulensi. Temuan ini memberikan kontribusi terhadap pengambilan keputusan dalam pemilihan tipe ambang berdasarkan efisiensi energi aliran.
Evaluasi Kinerja Sistem Irigasi pada Daerah Irigasi Posso Kabupaten Gorontalo Utara Katili, Nining Puteri R; Musa, Ratna; SAR, Mas'ud
Jurnal Flyover Vol. 4 No. 2 (2024): Agustus - Januari
Publisher : Magister Teknik Sipil PPs UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jfo.v4i2.2180

Abstract

Sistem irigasi memegang peran krusial dalam menunjang ketahanan pangan, namun penurunan kinerja seringkali menghambat produktivitas pertanian, seperti yang terjadi di Kabupaten Gorontalo Utara. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja sistem irigasi Daerah Irigasi (DI) Posso, khususnya aspek prasarana fisik berdasarkan Peraturan Menteri PUPR No. 12/PRT/M/2015, serta menganalisis skala prioritas penanganan pemeliharaan/perbaikan. Menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dan metode Analytical Hierarchy Process (AHP), data dikumpulkan melalui observasi lapangan, survei kondisi, dan kuesioner dari responden yang kompeten. Hasil evaluasi kinerja prasarana fisik DI Posso menunjukkan nilai 23.15%, yang dikategorikan 'jelek dan perlu perhatian', mengindikasikan perlunya perbaikan berat atau penggantian segera. Analisis AHP mengidentifikasi Saluran Sekunder 14 sebagai prioritas utama penanganan, diikuti oleh Saluran Sekunder 13, Saluran Sekunder 9, dan Saluran Sekunder 7. Studi ini memberikan rekomendasi strategis untuk alokasi sumber daya yang efektif guna meningkatkan efisiensi distribusi air dan produktivitas pertanian di DI Posso.
Evaluasi Kapasitas Saluran Drainase Jongaya dengan Menggunakan Software HEC-RAS Riduan; Musa, Ratna; Latif, Andi Amin
Jurnal Flyover Vol. 4 No. 2 (2024): Agustus - Januari
Publisher : Magister Teknik Sipil PPs UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jfo.v4i2.2181

Abstract

Pertumbuhan penduduk yang pesat di Kota Makassar tidak diimbangi dengan pengembangan infrastruktur, yang menyebabkan berkurangnya daerah resapan air hujan dan meningkatnya limpasan permukaan. Salah satu daerah yang sering mengalami genangan adalah Kanal Jongaya, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sistem jaringan dan kapasitas saluran drainase pada kanal tersebut dengan menggunakan perangkat lunak HEC-RAS. Analisis dilakukan dengan pendekatan hidrologi dan hidraulika, termasuk perhitungan curah hujan rancangan menggunakan metode distribusi Log Pearson Type III dan penghitungan debit limpasan dengan metode rasional. Selanjutnya, kapasitas kanal dianalisis melalui simulasi HEC-RAS untuk mengetahui kemampuan saluran dalam menampung debit air hujan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas kanal saat ini tidak mampu menampung debit limpasan maksimum pada beberapa titik, yang menyebabkan terjadinya luapan dan genangan. Oleh karena itu, diperlukan evaluasi dan perencanaan ulang saluran drainase untuk meningkatkan kapasitas tampung air serta mengurangi risiko banjir di kawasan tersebut.
Kajian Peran P3A Sipakainga 1 terhadap Kinerja Jaringan Irigasi Saddang UPTD Langnga Kabupaten Pinrang Nirmalawaty, Dzun; Musa, Ratna; Latif, Andi Amin
Jurnal Flyover Vol. 4 No. 2 (2024): Agustus - Januari
Publisher : Magister Teknik Sipil PPs UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jfo.v4i2.2192

Abstract

Kabupaten Pinrang adalah satu daerah yang memiliki sistem irigasi yang luas dan merupakan salah satu lumbung padi utama di Sulawesi Selatan, namun permasalahan dalam pengelolaan jaringan irigasi menjadi kendala dalam tercapainya efisiensi penggunaan air yang optimal bagi petani. Dengan dibentuknya P3A yang merupakan kelembagaan pengelolaan irigasi yang menjadi solusi terhadap persalan-persoalan air irigasi yang muncul ditingkat usaha tani, termasuk dalam permasalahan penurunan hasil pertanian sebesar 60% di kecamatan Watang Sawitto Kelurahan Sipatokkong Kabupaten Pinrang.Penelitian ini bertujuan untuk mengukur dan mengetahui indeks kinerja jaringan irigasi di daerah irigasi Saddang UPTD Langnga serta mengetahui dan menganalisis peran P3A Sipakainga 1 terhadap kinerja jaringan irigasi. Metode yang digunakan yaitu pengumpulan data, analisis kuantitatif dan analisis kualitatif dan bersumber dari beberapa survey dari instansi terkait dan dilokasi penelitian. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa kinerja irigasi di daerah irigasi Saddang UPTD langnga tergolong baik dengan nilai index 75,88 sedangkan peran P3A Sipakainga 1 terhadap kinerja jaringan irigasi di daerah irigasi Saddang UPTD Langnga Kecamatan Watang Sawitto tergolong berkembang dengan nilai rata-rata indeks 71,47.
Kajian Geometrik dan Kapasitas Penampang Sungai Klagison Kota Sorong Menggunakan Metode HEC-RAS Priyanto, Rahayu Eka; Musa, Ratna; SAR, Mas'ud
Jurnal Flyover Vol. 4 No. 2 (2024): Agustus - Januari
Publisher : Magister Teknik Sipil PPs UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jfo.v4i2.2197

Abstract

Sungai Klagison adalah sungai yang membelah kota Sorong, bermuara di selat Dampier dan melewati 3 Kecamatan yaitu Sorong Kota, Sorong Manoi dan Sorng Utara. Sungai Klagison memiliki panjang sungai utama 7.81 km dengan luas DAS 21.33 km2. Kejadian banjir di Kota Sorong, khususnya 3 Kecamatan Sorong Kota, Sorong Manoi dan Sorong Utara hampir setiap tahun terjadi disebabkan karena tingginya intensitas curah hujan, ditambah dengan penyempitan beberapa penampang sungai, pendangkalan akibat sedimentasi dari hulu, beberapa belokan disepanjang sungai sehingga volume air di Sungai Klagison meluap ke pemukiman dan perkantoran, menyebabkan kerugian Masyarakat. Untuk mengkaji permasalahan banjir tersebut, penulis melakukan Kajian Geometrik dan Kapasitas Penampang Sungai Klagison Kota Sorong menggunakan metode Hec-Ras. Tujuan penelitian adalah 1) Mengetahui kemampuan geometrik Sungai Klagison dalam menampung banjir, 2) Mengetahui besar debit banjir pada kondisi geometrik Sungai Klagison dan 3) Mengetahui debit banjir berapa menyebabkan muka air melebihi kapasitas penampang Sungai Klagison. Metode yang digunakan adalah 1) Analisa hidrologi mencakup analisa frekuensi curah hujan dengan metode distribusi Gumbel, Normal, Log Normal dan Log-Pearson type III. Analisa banjir rancangan menggunakan metode HSS Nakayasu. 2) Analisa Hidrolika menggunakan Aplikasi HEC-RAS. Hasil analisis hidrologi dan hidrolika diperoleh kesimpulan : 1. Geometrik Sungai Klagison tidak mampu menampung banjir dengan debit kala ulang Q25 = 198,48 m3/dtk, 2. Besarnya debit banjir kala ulang dengan metode HSS Nakayasu masing-masing Q2 = 94.58 me/dtk, Q5 = 138.04 m3/dtk, Q10 = 165.79 m3/dtk dan Q25 = 198.48 m3/dtk, 3. Saat banjir kala ulang Q2 = 94.58 m3/dt terjadi, muka air di penampang Sungai Klagison sudah meluap melebihi kapasitas tampungan dengan total panjang terdampak 2,4 km.
Kajian Debit Banjir Sungai terhadap Kala Ulang pada Sungai Wanggu di Kota Kendari Sulawesi Tenggara Saputra, Reksa Eko; Musa, Ratna; Ashad, Hanafi
Jurnal Flyover Vol. 4 No. 2 (2024): Agustus - Januari
Publisher : Magister Teknik Sipil PPs UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jfo.v4i2.2200

Abstract

Sungai Wanggu terletak di Kota Kendari dan Kabupaten Konawe Provinsi Sulawesi Tenggara dengan panjang 69.20 Km dan luas DAS 256.95 Km2. Kejadian banjir di Kota Kendari dan Kabupaten Konawe, khususnya di Kecamatan Kendari, Kendari Barat, Mandonga, Wua-Wua dan Kadia, yang hampir setiap tahun terjadi disebabkan karena tingginya intensitas curah hujan, ditambah dengan penyempitan beberapa penampang sungai dan pendangkalan akibat sedimentasi dari hulu, sampah-sampah organik berupa dahan pohon dan limbah rumah tangga, beberapa belokan disepanjang sungai sehingga volume air di Sungai Wanggu meluap dan merendam pemukiman, perkantoran, pertanian, perkebunan dan perikanan yang menyebabkan kerugian Masyarakat. Untuk mengkaji permasalahan banjir tersebut, penulis melakukan Kajian Debit Banjir Sungai Terhadap Kala Ulang Pada Sungai Wanggu Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara. Tujuan penelitian adalah 1) Mengetahui besar debit banjir tiap kala ulang di Sungai Wanggu, 2) Mengetahui debit banjir kala ulang berapa yang menyebabkan muka air melebihi kapasitas tampungan pada penampang Sungai Wanggu dengan menggunakan aplikasi HEC-RAS. Metode yang digunakan adalah 1) Analisa Hidrologi mencakup analisa frekuensi curah hujan dengan metode distribusi Gumbel, Normal, Log-Normal dan Log-Pearson type III. Analisa banjir rancangan menggunakan metode HSS Nakayasu. 2) Analisa Hidrolika menggunakan software HEC-RAS. Hasil analisis debit banjir kala ulang dipilih metode HSS Nakayasu dengan Q2 = 56.98 me/dtk, Q5 = 74.92 m3/dtk, Q10 = 86.47 m3/dtk dan Q25 = 99.44 m3/dtk.
Kajian Eksperimental Karakteristik Aliran melalui Pintu Crump De Gruyter dengan Variasi Bukaan Pintu dan Debit Pada Saluran Terbuka Amalia, A. Noor Magfirah; Musa, Ratna; SAR, Mas'ud
Jurnal Flyover Vol. 4 No. 2 (2024): Agustus - Januari
Publisher : Magister Teknik Sipil PPs UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jfo.v4i2.2203

Abstract

Pintu Crump De Gruyter merupakan salah satu jenis pintu hidrolik yang tidak hanya berfungsi untuk mengatur aliran air, tetapi juga dapat digunakan sebagai alat ukur debit yang efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji karakteristik aliran yang melewati pintu Crump De Gruyter pada saluran terbuka dengan variasi bukaan pintu dan debit, serta menganalisis hubungan antara variasi bukaan pintu dan tinggi muka air di atas ambang terhadap besarnya debit. Pengujian dilakukan secara eksperimental di laboratorium dengan tiga variasi bukaan pintu, yaitu 2 cm, 3 cm, dan 4 cm, serta tiga variasi debit. Parameter yang diamati meliputi tinggi muka air di atas ambang dan bilangan Froude. Hasil analisis menunjukkan bahwa setelah melewati pintu Crump De Gruyter, aliran berada dalam kondisi superkritis (Fr > 1), sedangkan pada bagian hulu dan hilir saluran, aliran bersifat subkritis (Fr < 1). Debit rata-rata hasil pengamatan adalah Q1 = 0,0061 m³/detik, Q2 = 0,0067 m³/detik, dan Q3 = 0,0072 m³/detik. Diperoleh hubungan bahwa semakin besar bukaan pintu, maka tinggi muka air di atas ambang cenderung menurun. Sementara itu, debit menunjukkan hubungan linear terhadap tinggi muka air di atas ambang.
Kajian Potensi Sedimen Di Sub-DAS Bionga-Bulota terhadap Upaya Penanganan Pendangkalan Danau Limboto Muhidin, Abd Hamid; Musa, Ratna; Latif, Andi Amin
Jurnal Flyover Vol. 4 No. 2 (2024): Agustus - Januari
Publisher : Magister Teknik Sipil PPs UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jfo.v4i2.2204

Abstract

-DAS Bionga-Bulota merupakan dua sub-daerah aliran sungai yang berbatasan dengan kontribusi signifikan terhadap masukan sedimen ke Danau Limboto. Karakteristik geomorfologi, kondisi tutupan lahan, dan intensitas curah hujan di wilayah Sub-DAS Bionga-Bulota menjadikannya area dengan potensi erosi dan produksi sedimen yang tinggi. Kondisi ini diperparah dengan adanya perubahan tata guna lahan yang masif, pembukaan lahan untuk pertanian dan pemukiman, serta praktik pertanian yang kurang memperhatikan aspek konservasi tanah dan air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa besar potensi sedimen di Sub-DAS Biyonga-Bulota; Mengetahui simulasi efektifitas bangunan pengendalian sedimen (chekdam) terhadap potensi transport sedimen Sungai Biyonga dan Sungai Bulota; Mengetahui evaluasi upaya penanganan pendangkalan Danau Limboto. Penelitan ini dilakukan dengan pendekatan deskriptif-kuantitatif berbasis pemodelan spasial untuk menghitung/memprediksi erosi dan sedimentasi pada suatu wilayah menggunakan analisis model USPED (Unit Stream Power Erosion and Deposition). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Hipotesis Utama terbukti tetapi tidak mutlak, disebabkan bangunan pengendalian sedimen/chekdam di Sub-DAS Biyonga-Bulota secara fungsional belum cukup efektif. (2) Hipotesis pendukung 1 tidak terbukti, hasil model menunjukkan bahwa tata letak dan kapasitas tampungan bangunan pengendali sedimen/chekdam tidak proporsional menyebabkan pengendalian transport sedimen belum cukup efektif. (3) Hipotesis Pendukung 2 tidak terbukti, hasil model menunjukan tidak terdapat hubungan antara jumlah bangunan pengendali sedimen dengan besarnya erosi dan sedimen yang terjadi.
Manajemen Resiko Terhadap Aspek Legal Dan Bisnis Dalam Pekerjaan Konstruksi Jembatan Penyeberangan Di Jalan Tol Hamid, Muh Afandhy; Hadi, Abd Karim; Musa, Ratna
Jurnal Flyover Vol. 1 No. 1 (2021): Februari - Juli
Publisher : Magister Teknik Sipil PPs UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jfo.v1i1.657

Abstract

Dalam pelaksanaan kegiatan atau proyek tentunya tidak akan lepas dari permasalahan. Permasalahan yang paling sering muncul di dalam proyek adalah keterlambatan. Beberapa hal yang perlu di perhatikan dalam proyek konstruksi adalah terkait biaya, kualitas, dan waktu. Pada akhirnya risiko dapat timbul baik terduga maupun tidak terduga, risiko-risiko tersebut dapat di kelola dengan cara mengidentifikasi lalu mengkuantifikasi risiko yang mungkin dapat terjadi pada suatu proyek. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui berbagai resiko pelaksanaan konstruksi jembatan penyeberangan di Proyek Pembangunan Jalan Tol Semarang-Solo, Ruas Colomadu-Karanganyar dan untuk mengetahui nilai yang terjadi setelah diidentifikasi berdasarkan kemungkinan dan besaran dampak terjadinya. Metode Analisis yang digunakan adalah analisis hasil faktor risiko dan analisis ranking. Hasil dari penelitian ini adalah Setiap elemen risiko sebaiknya dialokasikan kepada pihak yang paling mampu mengelola risiko tersebut yaitu: 1) ketidakpastian kondisi dilapangan oleh penyedia jasa, 2) terhambatnya keuangan pihak kontraktor oleh penyedia jasa, 3) cuaca oleh pengguna jasa dan penyedia jasa, 4) produktivitas oleh penyedia jasa dan penyedia jasa
Kajian Pengendalian Banjir dengan Menggunakan Waduk Regulasi: Studi Kasus: DAS Wanggu Kota Kendari C Maddi, Haeruddin; Musa, Ratna; Ashad, Hanafi
Jurnal Flyover Vol. 1 No. 1 (2021): Februari - Juli
Publisher : Magister Teknik Sipil PPs UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jfo.v1i1.658

Abstract

Banjir merupakan masalah serius yang dihadapi daerah-daerah di Indonesia, salah satunya adalah Kota Kendari. Salah satu Daerah Aliran Sungai (DAS) yang rawan banjir dan merupakan daerah prioritas penanganan banjir di Kota Kendari adalah DAS Wanggu. Curah hujan yang tinggi disertai perubahan tata gunan lahan di DAS Wanggu mempengaruhi kemampuan resapan air oleh oleh tanah yang meningkatkan limpasan air permukaan yang mengakibatkan banjir. Melihat dari permasalahan yang terjadi maka dibutuhkan suatu upaya pengendalian banjir dengan merencanakan waduk regulasi untuk menampung debit limpasan dan mereduksi banjir. Pada studi ini, dilakukan analisis hidrologi guna mendapatkan debit banjir rancangan pada lokasi studi. Selanjutanya dilakukan analisis hidrolika untuk mengetahui kondisi banjir kala ulang 25 tahun untuk mengetahui seberapa besar dampak banjir dengan menggunakan bantuan program HEC-RAS 5.0.7. Dari hasil perhitungan debit banjir Q25 dengan metode HSS SCS CN, HSS SCS, HSS ITB-1 dan HSS ITB-2 berturut-turut sebesar 261,70 m3/dtk; 259,80 m3/dtk; 264,64 m3/dtk; dan 262,21 m3/dtk. Adapun pemotongan debit puncak banjir menggunakan kolam regulasi ialah sebesar 141,6 m3/dtk yang setara dengan reduksi debit banjir Q25 sebesar 54,12%. Waduk regulasi yang direncanakan berlokasi di Baruga dengan luas 45,54 Ha mampu menampung volume debit banjir Q25 sebesar 1.580.300,24 m3, dimana volume puncak debit banjir Q25 sebesar 351.276,48 m3.
Co-Authors Abidin, Muh. Hasbir Achmad, Taufik Ahmad Zulfikar Akasy, Andi Haris Munandar Al-Qadri, M. Yoesril Ali , Aisyah Madiana Ali, Aisyah Madiana Alimuddin, Dwisya Alika Nur Ramadhani AM., Nur Fadilah Amalia, A. Noor Magfirah Aminuddin, Muliadi Amir, Mursyid Amiruddin Annisa, Humairah Arifin, Winarno Arnur, Irsyan Asa'ad, Hanafi Ashar Asmar, Andi Muh. Taufan Atisa, Apipa Aunurrafiq Azis, Andi Adillah Firstania Baharuddin Ali Batari, Ummi Humairah Borahima, Adhim Budyarsih, Zaldza Prucha C Maddi, Haeruddin Chaerani, Andi Ummul Erwin, Robi Fachriadam, Muh Fadhil A.H, Achmad Faisal, Zulvyah Fatahillah, Andi Indra Fatmasari, Fifin Fauziah, Syarifah Nur Febriawan Firdaus, Muh Adhi Rajha Ahmad H, Ikhwanul Muslimin Hadi, Abd Karim Hamid, Muh Afandhy Hanafi Ashad Hanafi Ashad Haris, A. Muh. Fadel Hasni Hidayat, Muh Ikhsan Ibrahim, Fajar Yulian Iriani, Harbianti Rina Dwi Irjan Irjan Isman, Azzubair Bin Jamal, Ika Fatmawati Kadli, Muhammad Ansal Karim, Agus Salim Kasnawawi Katili, Nining Puteri R Khansa A, Dea Rosatikah Kurniawati, Ary Lambang Basri Said Latada, Helmi Latief , Andi Amin Latief, Andi Hasnandar Fadli Latif, Andi Amin Lestari, Dwi June Putri Mahendra, Muhammad Isra Mahyuddin, Desianti Makmur, Abdul Mallombasi, Ali Mallombassi, Ali Malombasi, Ali Maman Suryaman Maya. S. A, Jessy Ariesandy Mayasari Mohamad, Irwan Muh. Ikbar, La Ode. Muhammad Alam, Muhammad MUHAMMAD HARIS Muhammad Ichsan Muhidin, Abd Hamid Muliadi Musallamah, Andi Nasaruddin NINGSIH, SRI WIDIA Nirmalawaty, Dzun Nurwijayanti Pannai, Arifah Zahiyah Poleanto, Erfan Prayoga, Muhammad Imam Priyanto, Rahayu Eka Putri, Amaliyah Rezkiyanti Qalzum, Ummu Qasim*, Muhamad Rachman, Emmy Rahmawati Rasyid, St. Kurnia Utami Riduan Rizaldy, Achmad Rusmawati Rustan Efendi Sadar, A. Rezeki Nurul Ramadhani Sahdana, Samsaimun Sahitua, Aldi Saleh, Nur Azizah Arifuddin Salim, Rizky Auliarahman Salmiah, Endi Haskaer Hafid Samalagi, M. Taufan Rs. Saputra, Reksa Eko Sar, Mas ud SAR, Mas'ud SAR, Mas’ ud SAR, Mas’ud Sari, M.Arief Anantama Semariyati, Desy Sri Senna C., A. M. Ayrton Sibromalisi, Achmad Rizqi Sinyo, Nurjaenatul Janna Siti Hardiyanti Subhan, Andi Muhammad Sudwikatmono, Muh. Sulastri, Nur Arsy Risna Syamsu Rijal Syamsuddin Syamsuddin Syamsuddin, Aulya Purwanengsy Syamsuddin, Khusnulnisa Firda Syarif, Muhammad Yusuf Tahir, MUH Tamrin, Arisal Tanggulungan, Semuel Tantu, Andi Fitriani Trisutirta, Andi Muh. Umar , Muh. Haris Umar, Muh. Haris Umar, Muhammad Haris Waaritshasan S., Abdul Wahid, Awal Wahyuddin, M. Fikri Watono, Watono Wellang , Musyafir Wellang, Fuad Musafir Wellang, Musafir Wellang, Musyafir Wellang, Rahma Musafir Yuliana, Anny Yunus, Wahyudi Yusuf, Aldi Zaifuddin Zainal Zulmhi, Andi Muh Nizar