Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Ketersediaan Air pada Daerah Irigasi Tabo-Tabo Kabupaten Pangkep Akasy, Andi Haris Munandar; AM., Nur Fadilah; Musa, Ratna; Haris, Muhammad; Mallombasi, Ali
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 1 No. 4 (2019): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Oktober 2019
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/zf221j36

Abstract

Kabupaten Pangkep merupakan daerah penghasil tanaman padi di Sulawesi Selatan serta lumbung padi nasional. Pada saat ini mengalami kekurangan air terutama saat musim kemarau. Di lain sisi, kebutuhan air cenderung membludak yang merupakan turunan dari bertambahnya jumlah penduduk, pembangunan yang semakin pesat, aktivitas penggunaan air yang semakin meluas, serta pencemaran air yang semakin mengkhawatirkan. Untuk menyiasati ketidakseimbangan permintaan dan ketersediaan air, dibutuhkan suatu strategi terukur dalam pengaturan suplai air. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi dan kuantitas kebutuhan air serta intensitas pola tanam satu tahun pada Daerah Irigasi Tabo – Tabo Kabupaten Pangkep. Data yang digunakan yaitu perbandingan debit dan curah hujan. Hal ini diperlukan agar dapat dipetakan rasio kebutuhan ketersediaan air baik saat surplus maupun defisit demi pendayagunaan air seoptimal mungkin dan antisipasi bencana. Pola tanam yang tepat menjadi objek dalam penelitian ini yaitu padi-padi palawija dengan kebutuhan air maksimum 2,4 liter/detik/ha. Potensi debit air sungai Pangkep menunjukkan siklus setahun debit yang tertinggi pada bulan Januari I sebesar 26,59 m3/detik dan debit terendah pada bulan September I sebesar 0,39 m3/detik. Dari hasil penelitian, penanaman palawija disarankan untuk dilakukan pada bulan dengan debit air yang kurang sedangkan untuk bulan yang mengalami defisit air, perlu adanya skema penyaluran air secara bergiliran.
Pengaruh Variasi Debit Terhadap Type Kolam Olak Akibat Bentuk Pelimpah Ogee Pada Saluran Terbuka (Uji Laboratorium) Putri, Amaliyah Rezkiyanti; Syamsuddin, Aulya Purwanengsy; Musa, Ratna; Haris, Muhammad; Mallombasi, Ali
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 1 No. 4 (2019): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Oktober 2019
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/64zvhw11

Abstract

Terdapat beberapaa penyebab aliran mengalami loncataan hidrolik salah satunya adalah melakukan pembendungan aliran yang mengakibatkan terjadinya perubahan elevasi bendung. Sehingga dapat mengakibatkan terjadinya terjunan dan perubahan aliran super kritis menjadi sub kritis. Untuk itu, dalam perencanaan bendung terdapat peredam energi berupa kolam olak. Tujuan percobaan ini untuk mengetahui jenis aliran yang terjadi pada bangunan pelimpah ogee 3:2 dan dapat diketahui tipe kolam olak berdasarkan nilai Fr dengan variasi debit dan sekat. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan tiga debit yang bervariasi yaitu 0,0020 m3/dtk, 0,0025 m3/dtk dan 0,0030 m3/dtk serta tiga sekat yang bervariasi yaitu 0,05 m, 0,05 m dan 0,075 m. Adapun percobaan yang dilakukan sebanyak 9 kali. Berdasarkan hasil perubahn ketinggian terjadi karena menggunakan bangunan pelimpah, debit dan sekat. Dimana pada debit 0,0030 m3/det dengan sekat 0,050 m terjadi pola aliran subkritis pada daerah hulu kemudian menjadi kritis pada bagian atas pelimpah, setelah itu didaerah transisi mengalami perubahan menjadi aliran superkritis kemudian setelah melewati daerah transisi aliran berangsur-angsur berubah menjadi normal kembali pada bagian hilir. Pada penelitian ini angka Froude tertinggi yaitu 1,2517 dimana pada kondisi ini model ogee 3:2 tidak diperlukan kolam olak.
Tinjauan Ketersediaan Air Baku pada Embung Marilaleng Kota Pare-Pare Chaerani, Andi Ummul; Khansa A, Dea Rosatikah; Musa, Ratna; Haris, Muhammad; Aminuddin, Muliadi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 3 No. 1 (2021): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Januari 2021
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/w9s5m567

Abstract

Analisis ketersediaan air embung diperlukan sebagai upaya antisipatif dalam mengontrol surplus air hujan di musim penghujan untuk dialokasikan dalam memenuhi kebutuhan air pada musim kemarau. Embung marilaleng yang dibangun di Kota Pare Pare Provinsi Sulawesi Selatan beroperasi memenuhi kebutuhan air masyarakat. Analisis ini merupakan studi ketersediaan air baku pada Embung Marilaleng guna menukur kinerja eksisting embung dan mengukur ketersediaan air dalam pemenuhan kebutuhan layannya. Pengumpulan data meliputi data sekunder yang diperoleh dari instansi PUPR dan Badan Meteorologi dan Geofisika berupa data hidrologi penduduk baik data curah hujan maupun data klimatologi sementara untuk data primer berupa data ketersediaan air di lapangan. Metode analisis yang digunakan yaitu metode aritmatik dan metode water balance (neraca air). Dari hasil analisis diketahui bahwa kebutuhan air baku penduduk Kota Pare-Pare, cenderung stabil setiap bulannya namun air yg mengisi embung pada musim penghujan dan musim kemarau sangat jauh berbeda. maka dari itu dari table dan grafik water balance dapat dengan jelas terlihat kebutuhan air baku masyrakat di musism kemarau tidak dapat terpenuhi terutama di musim kemarau. Dari hasil analisis menggunakan neraca air, surplus ketersediaan air terkecil terjadi pada Bulan November sebesar 18,741 m3 dengan debit andalan sebesar 457,917 m3 sementara kebutuhan air baku penduduk setempat sebesar 439,176 m3.
Studi Operasi Jaringan pada Daerah Irigasi Kabupaten Gowa Asmar, Andi Muh. Taufan; Musa, Ratna; Aminuddin, Muliadi; Mallombasi, Ali
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 3 No. 1 (2021): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Januari 2021
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/afrc3y26

Abstract

Jaringan irigasi Daerah Irigasi Kampili Kabupaten Gowa pada saat ini baik tetapi sudah memprihatinkan dan medesak untuk direhabilitasi dikarenakan kondisi bangunan yang sudah sangat rapuh. Petunjuk dan tata cara serta kerangka manual memiliki peran penting dalam terselenggaranya operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan serta keberlanjutan sistem irigasi pada kegiatan operasi dan pemeliharaan Daerah Irigasi Kampili Kabupaten Gowa. Pengumpulan data meliputi data dimensi saluran dan bangunan. Pekerjaan penelusuran jaringan irigasi dilakukan untuk menginventarisasi dan mengidentifikasi kondisi jaringan irigasi, penyusunan rencana operasi dan pemeliharaan. Berdasarkan dari data operasinal alokasi air tahunan sungai Jeneberang diatas diketahui jumlah rata- rata ketersediaan air: 17.591 (m3/dtk) dan kebutuhan air irigasi Kampili: 11.743 (m3/dtk). Dapat disimpulkan bahwa kebutuhan air irigasi Kampili mencukupi di tahun 2020. Pengelolaan sistem irigasi pada objek penelitian telah berjalan dengan efektif dan efisein dimana setiap tahun dilakukan pendataan komponen aset irigasi baik dimensi, kondisi, dan kelancaran fungsi dan juga dilakukan pendataan ketersediaan air dan tingkat keterlayanan setiap wilayah irigasi yang nantinya hasil inventarisasi ini menjadi data dasar untuk menentukan program pemeliharaan aset irigasi D.I. Kampili untuk rentang waktu berikutnya.
Analisis Karakteristik Hujan Ekstrim Untuk Prediksi Debit Banjir Pada Bendungan Bili-Bili Kab. Gowa Saleh, Nur Azizah Arifuddin; Atisa, Apipa; Musa, Ratna
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 3 No. 2 (2021): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) April 2021
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/0sq3rv56

Abstract

Hujan ekstrim merupakan salah satu fenomena alam yang dapat menyebabkan banjir di sungai akibat peningkatan limpasan. Dengan mengetahui pola hujan ekstrim maka dampak dari kejadian hujan ekstrim tersebut dapat diantisipasi sedini mungkin. Karakteristik hujan ekstrim sangat diperlukan dalam menghitung debit banjir rencana, khususnya digunakan untuk perencanaan infrastruktur bangunan air. Dalam penelitian ini, bertujuan untuk mengetahui informasi tentang karakteristik dari hujan ekstrim yang terjadi di Kab. Gowa khususnya daerah DAS Bendungan Bili-Bili. Selain itu, juga untuk mengetahui debit banjir rencana akibat terjadinya hujan ekstrim sehingga dapat mencegah terjadinya banjir pada daerah tersebut. Pada penelitian ini, menggunakan curah hujan jam-jaman interval 4 jam dan 48 jam untuk stasiun curah hujan Bili-Bili, stasiun curah hujan Malino dan stasiun curah hujan kampili mulai tahun 2017 sampai dengan tahun 2018. Selain itu, dalam penelitian ini juga menggunakan metode Log Person Tipe III untuk pemilihan jenis distribusinya, kemudian menggunakan Aternating Block Method (ABM) untuk melihat kedalaman curah hujan dalam hytograp, serta menggunakan metode HSS Nakayasu dan Metode Haspers untuk mengetahui debit banjir Maksimumnya. Diharapkan dengan adanya penelitian ini dapat memberi informasi mengenai terjadinya hujan ekstrim serta untuk mencegah terjadinya banjir.
Pengaruh Tinggi Mercu terhadap Panjang Ruang Olakan pada Type Vlughter Lestari, Dwi June Putri; Fauziah, Syarifah Nur; Musa, Ratna
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 3 No. 2 (2021): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) April 2021
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/zkshpk55

Abstract

Air yang jatuh bebas pada pelimpah akan bergerak secara perlahan hingga menjadi aliran superkritis, yang mengakibatkan terbentuknya loncatan hidrolis pada bagian hilir. Loncatan hidrolik digunakan sebagai peredam energy yang meliputi sebagian atau keseluruhan kolam yang dinamakan kolam olak. Pengkajian tentang hal ini dapat dilakukan melalui suatu penelitian terhadap aliran pada saluran terbuka berukuran kecil yang melewati pelimpah dengan model bangunan pelimpah type vlughter. Tujuan diadakannya penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh beda tinggi hulu dan hilir terhadap panjang kolam loncat air pada bangunan pelimpah type vlughter dengan variasi debit dan untuk menhetahui pengaruh perubahan tinggi mercu kolam olak terhadap panjang kolam loncat air pada bangunan pelimpah type vlughter dengan debit tetap. Pengaruh beda tinggi dihulu dan hilir terhadap panjang kolam loncat air dipengaruhi oleh tinggi mercu yang bervariasi dengan perubahan debit dimana semakin tinggi mercu dan semakin besar debit pengaliran maka semakin panjang kolam loncar air yang terjadi dan nilai beda tinggi hulu dan hilir semakin kecil hal ini di sebabkan oleh bentuk penampang saluran dan kemiringan yang tetap. Hasil dari penelitian untuk panjang kolam loncat air pada mercu 0,08 m debit 0,0015 m3/dtk didapatkan 1,19 m sedangkan untuk teoritis pada debit 0,0015 m3/dtk mercu 0,08 m didapatkan 0,2203 m menunjukkan adanya perbedaan antara penelitian di laboratorium dengan perhitungan secara tereori hal ini dikarenakan tidak adanya endsill pada kolam olak di laboratorium maka panjang kolam loncar air yang terjadi sangat jauh.
Studi Kinerja Jaringan Pipa Air Bersih Menggunakan Epanet 2.0 di Kecamatan Biringkanaya : Studi Kasus Perumnas Sudiang Kota Makassar Arnur, Irsyan; Prayoga, Muhammad Imam; Musa, Ratna; Haris, Muhammad; SAR, Mas’ud
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 5 No. 1 (2023): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Januari 2023
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/t2pfss90

Abstract

Kemampuan PDAM sebagai penyedia air bersih umumnya masih terbatas, baik kualitas, jangkauan, maupun mutu pelayanan. Adapun upaya yang dilakukan PDAM dalam meningkatkan performanya adalah membangun Instalasi Pengolahan Air (IPA) yang berfungsi sebagai sarana untuk mengolah air baku menjadi air yang siap di gunakan sesuai standar air minum (SNI 01-0220-1987). Berdasarkan informasi yang kami dapatkan dari beberapa pelanggan PDAM di Perumnas Sudiang, rata - rata mengatakan efektivitas pelayanan PDAM saat ini masih tidak efektif karena jadwal pengaliran air yang hanya 7-12 jam saja sehari. Untuk mengatasi masalah di atas kami melakukan penelitian lebih lanjut tentang kinerja jaringan pipa PDAM. Dalam penelitian ini kami menggunnakan aplikasi Epanet 2.0 dan SPSS untuk mengukur kinerja jaringan dan kinerja tingkat pelayanan. Hasil dari Epanet menghasilkan kinerja jaringan pada mlm hari sebesar 66% artinya masi kurang bagus sedangkan jika siang hari air sama sekali tidak mengalir artinya kinerja jelek. Hasil dari SPSS tingkat pelayanan dari responden memilih jawaban kurang efektif sebesar 43,75% dan tidak efektif sebesar 40,63%.
Studi Karakteristik Aliran Melalui Pintu Romijn pada Abidin, Muh. Hasbir; Ashar; Musa, Ratna; Mallombasi, Ali; SAR, Mas’ ud
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 4 No. 2 (2022): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) April 2022
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/k3ka4v69

Abstract

Aliran yang melewati pintu romijn termasuk aliran saluran terbuka, yang memiliki berbagai karakteristik diantaranya berdasarkan bilangan Froude, berdasarkan perubahan aliran dan karakteristik berdasarkan panjang loncatan tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik aliran dan kehilangan energi sebelum dan setelah melewati pintu romijn. Penelitian menggunakan 5 variasi debit (0.00050 m³/dtk,0.00075 m³/dtk,0.00100 m³/dtk,0.00125 m³/dtk, dan 0.00150 m³/dtk) dan 5 variasi tinggi pintu (0.08 m,0.09 m,0.10 m,0.11 m, dan 0.12 m), perubahan kedalaman air diperoleh dengan stang pemutar secara menerus dan perlahan-lahan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik aliran sebelum melalalui pintu yaitu sub kritis dengan Fr terbesar terjadi pada debit 0,0015 m³/dtk dengan tinggi 0,08 m yaitu 0,1379 sementara Fr terkecil terjadi pada debit 0,0005 m³/dtk dengan tinggi 0,12 m yaitu 0,0496. Setelah melaui pintu aliran yang dihasilkan super kritis di sepanjang loncatan hidrolik, setelah loncatan kembali menjadi sub kritis, kehilangan energi terbesar terjadi di debit 0,0015 m³/dtk sebesar 0,2225 m/s dan yang terkecil pada debit 0,0005 m³/dtk sebesar 0,1005 m/s, jadi semakin tinggi debit yang digunakan maka semakin tinggi juga selisih kecepatannya sehingga kehilangan energi yang dihasilkan juga besar. Adapun saran penelitian selanjutnya sebaiknya membuat pintu dengan skala yang lebih besar agar debit yang digunakan besar pula, disarankan juga menghitung energi spesifik.
Studi Pemeliharaan Jaringan pada Daerah Irigasi Kampili Kabupaten Gowa Sahdana, Samsaimun; Musa, Ratna; Mallombasi, Ali; Latif, Andi Amin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 4 No. 2 (2022): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) April 2022
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/xh8b8f34

Abstract

Pemeliharaan merupakan upaya yang ditempuh dalam menjaga kelestarian fisik suatu objek sehingga kelayakan fungsionalnya tetap terjaga. Penelitian ini dilakukan di D.I. Kampili Kabupaten Gowa yang merupakan salah satu bendung yang sumber airnya berasal dari sungai Jeneberang dan merupakan bendung tertua di Sulawesi Selatan. Bendung Kampili dibangun pada tahun 1930 dan berfungsi sebagai bendung irigasi yang mengairi sawah seluas lebih 4.000 ha di Kabupaten Gowa. Secara umum kondisi Bendung pada saat ini baik tetapi sudah memprihatinkan dan mendesak untuk direhabilitasi dikarenakan kondisi bangunan yang sudah sangat rapuh. Diperlukan setidaknya tiga instrumen untuk mempermudah pelaksanaan pemeliharaan irigasi yaitu blanko pemeliharaan irigasi, blanko inventarisasi, dan buku catatan pemeliharaan. Penelitian ini bertujuan untuk pengelolaan sistem irigasi dan hak guna air yang efektif dan efisien serta mewujudkan pemilihan tata cara pemeliharaan yang sistematis pada kegiatan pemeliharaan D.I Kampili Kab. Gowa. Data yang dikumpulkan meliputi data skema jaringan D.I Kampili, data hidrologi, data klimatologi, dan data daerah Irigasi Kampili. Dalam upaya mewujudkan keberlanjutan sistem irigasi yang optimal pada kegiatan operasi dan pemeliharaan D.I Kampili Kab. Gowa. Setiap tahunnya perlu dilakukan pengecekan jaringan irigasi untuk mencatat data jumlah, nilai aset, dimensi, tipe, kondisi dan fungsi setiap komponen aset irigasi termasuk data penyediaan air, dan wilayah pelayanan jaringan irigasi yang nantinya hasil pendataan tersebut bisa dimanfaatkan untuk pengelolaan dan pemeliharaan aset irigasi.
Studi Kapasitas dan Debit Banjir pada Sungai Tallo Kota Makassar Al-Qadri, M. Yoesril; Ichsan, Muhammad; Musa, Ratna; Haris, Muhammad; Latif, Andi Amin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 5 No. 2 (2023): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) April 2023
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/t9c4jm50

Abstract

Sungai Tallo adalah sungai yang membelah Kota Makassar. Sungai ini bermuara di Selat Makassar dan sungai ini melewati 3 kabupaten / kota, Kota Makassar, Kabupaten Gowa dan Kabupaten Maros. Sungai ini memiliki panjang 72 km. Tingginya curah hujan serta faktor manusia yang menyebabkan perubahan karakteristik terutama pada daerah hulu menjadikan air dari aliran Hulu Sungai Tallo ini pada musim hujan sering meluap. Persoalan ini muncul karena daya tampung DAS lebih rendah dari debit banjir dan daya tampung saluran sungai lebih kecil dari debit banjir. Untuk mengatasi persoalan diatas perlu ditinjau seberapakah kemampuan suatu DAS dapat menampung limpasan puncak yang terjadi dan kapasitas tampung sungai dalam menahan debit banjir tersebut. Hasil debit banjir rencana maksimum hidrograf satuan sintetik nakayasu berdasarkan data curah hujan kala ulang 2 tahun = 1104,45 m3/det, kala ulang 5 tahun = 1712,46 m3/det kala ulang 10 tahun = 2104,28 m3/det, kala ulang 25 tahun = 2576,97 m3/det, kala ulang 50 tahun = 2911,34 m3/det kala ulang 100 tahun = 3229,68 m3/det dibandingkan dengan Q maksimum = 3,1958 m3/det. Debit banjir rencana pada kala ulang 50 tahun = 2911,34 m3/det dibandingkan dengan Q kapasitas sungai = 2,8312 m3/det
Co-Authors Abidin, Muh. Hasbir Achmad, Taufik Ahmad Zulfikar Akasy, Andi Haris Munandar Al-Qadri, M. Yoesril Ali , Aisyah Madiana Ali, Aisyah Madiana Alimuddin, Dwisya Alika Nur Ramadhani AM., Nur Fadilah Amalia, A. Noor Magfirah Aminuddin, Muliadi Amir, Mursyid Amiruddin Annisa, Humairah Arifin, Winarno Arnur, Irsyan Asa'ad, Hanafi Ashar Asmar, Andi Muh. Taufan Atisa, Apipa Aunurrafiq Azis, Andi Adillah Firstania Baharuddin Ali Batari, Ummi Humairah Borahima, Adhim Budyarsih, Zaldza Prucha C Maddi, Haeruddin Chaerani, Andi Ummul Erwin, Robi Fachriadam, Muh Fadhil A.H, Achmad Faisal, Zulvyah Fatahillah, Andi Indra Fatmasari, Fifin Fauziah, Syarifah Nur Febriawan Firdaus, Muh Adhi Rajha Ahmad H, Ikhwanul Muslimin Hadi, Abd Karim Hamid, Muh Afandhy Hanafi Ashad Hanafi Ashad Haris, A. Muh. Fadel Hasni Hidayat, Muh Ikhsan Ibrahim, Fajar Yulian Iriani, Harbianti Rina Dwi Irjan Irjan Isman, Azzubair Bin Jamal, Ika Fatmawati Kadli, Muhammad Ansal Karim, Agus Salim Kasnawawi Katili, Nining Puteri R Khansa A, Dea Rosatikah Kurniawati, Ary Lambang Basri Said Latada, Helmi Latief , Andi Amin Latief, Andi Hasnandar Fadli Latif, Andi Amin Lestari, Dwi June Putri Mahendra, Muhammad Isra Mahyuddin, Desianti Makmur, Abdul Mallombasi, Ali Mallombassi, Ali Malombasi, Ali Maman Suryaman Maya. S. A, Jessy Ariesandy Mayasari Mohamad, Irwan Muh. Ikbar, La Ode. Muhammad Alam, Muhammad MUHAMMAD HARIS Muhammad Ichsan Muhidin, Abd Hamid Muliadi Musallamah, Andi Nasaruddin NINGSIH, SRI WIDIA Nirmalawaty, Dzun Nurwijayanti Pannai, Arifah Zahiyah Poleanto, Erfan Prayoga, Muhammad Imam Priyanto, Rahayu Eka Putri, Amaliyah Rezkiyanti Qalzum, Ummu Qasim*, Muhamad Rachman, Emmy Rahmawati Rasyid, St. Kurnia Utami Riduan Rizaldy, Achmad Rusmawati Rustan Efendi Sadar, A. Rezeki Nurul Ramadhani Sahdana, Samsaimun Sahitua, Aldi Saleh, Nur Azizah Arifuddin Salim, Rizky Auliarahman Salmiah, Endi Haskaer Hafid Samalagi, M. Taufan Rs. Saputra, Reksa Eko Sar, Mas ud SAR, Mas'ud SAR, Mas’ ud SAR, Mas’ud Sari, M.Arief Anantama Semariyati, Desy Sri Senna C., A. M. Ayrton Sibromalisi, Achmad Rizqi Sinyo, Nurjaenatul Janna Siti Hardiyanti Subhan, Andi Muhammad Sudwikatmono, Muh. Sulastri, Nur Arsy Risna Syamsu Rijal Syamsuddin Syamsuddin Syamsuddin, Aulya Purwanengsy Syamsuddin, Khusnulnisa Firda Syarif, Muhammad Yusuf Tahir, MUH Tamrin, Arisal Tanggulungan, Semuel Tantu, Andi Fitriani Trisutirta, Andi Muh. Umar , Muh. Haris Umar, Muh. Haris Umar, Muhammad Haris Waaritshasan S., Abdul Wahid, Awal Wahyuddin, M. Fikri Watono, Watono Wellang , Musyafir Wellang, Fuad Musafir Wellang, Musafir Wellang, Musyafir Wellang, Rahma Musafir Yuliana, Anny Yunus, Wahyudi Yusuf, Aldi Zaifuddin Zainal Zulmhi, Andi Muh Nizar